GSM/UMTS network architecture tutorial (Indonesia)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

GSM/UMTS network architecture tutorial (Indonesia)

on

  • 5,248 views

Presentasi dalam Bahasa Indonesia

Presentasi dalam Bahasa Indonesia

Statistics

Views

Total Views
5,248
Views on SlideShare
5,245
Embed Views
3

Actions

Likes
2
Downloads
199
Comments
0

2 Embeds 3

http://www.slashdocs.com 2
http://www.techgig.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

GSM/UMTS network architecture tutorial (Indonesia) Presentation Transcript

  • 1. Tutorial DasarArsitekturJaringan GSM/UMTS
    ejlp12@gmail.com, 30 July 2009
  • 2. 1G
    Generasipertama (1G) merupakansistemseluler analog.
    Jaringankomersialmulai 1998
    Nordic Mobile Telephone (NMT) di Scandinavia danbeberapanegaradiEropa
    Advanced Mobile Phone Service (AMPS) di US, Australia, Asia
    Total Access Communications System (TACS) di UK danbeberapanegaradiEropa
  • 3. 2G
    Sistem wireless digital
    Kapasitas, utilitasspektrum, kualitassuarameningkat . Konsumsidayamenurun
    Standarisasi core network
    Mulaidikembanganlayanan data
  • 4. 2G
    4 standarutama yang banyakdipakaiadalah:
    Global System for Mobile (GSM) communications danturunanannya. GSM sepertijuga AMPS, menggunakanteknologi TDMA
    Digital AMPS (disebutjuga D-AMPS, US-TDMA, IS-136, atau TDMA)
    Code-Division Multiple Access (CDMA) 2000 1x atau IS-95Jaringan IS-95 dikenaljugadengannamaCdmaOnedikembangkanoleh Qualcomm
    Personal Digital Cellular (PDC) atau PHSPertama kali bernamaJapanesse Digital Celullar (JDC) yang merupakanstandar 2G diJepang
  • 5. GSM
    Padadasarnya GSM menggunakan band 900 MHz, tetapibeberapaturunan GSM menggunakan band 1800 dan 1900, yaitu:
    Digital Cellular/Communication(?) System 1800 (DCS-1800 atau GSM-1800)
    Personal Communication System-1900 (PCS-1900 atau GSM-1900)
    European Telecommunications Standards Institute (ETSI) jugamembuatspesifikasiuntuk GSM-400 dan GSM-800
  • 6. Digital cordless systems
    System initidakmemilikikomponenjaringan (network component), biasanyahanyaterdiridarisebuah base station dansejumlah handset.
    Lingkupareanya pun terbatasbiasanyahanyasatu area gedung.
    CT2,
    Digital Enhanced Cordless Telecommunications (DECT),
    Personal Handyphone System (PHS).
  • 7. 2.5G
    GSM
    Peningkatan data rate per user (25kbps)
    Layanan Data (GPRS) denganpenambahan packet-switched core network
    CDMA IS-95B (64kbps)
  • 8. 2.75G/GSM
    EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) or EGPRS (Enhanced GPRS)
    Perbaikanpadajaringanakses radio GERAN (GSM EDGE Radio Access Network)
    Perbaikanmodulasi 8-Phase Shift Keying (8PSK)
    kecepatanlebihtinggi 126-473,8 kbps
    kapasistastransmisi data lebihtinggi
    Kualitas audio streaming, video steraming, on line gaming. high speed download, hiqh speed network connection, push to talk, dll
  • 9. 3G
    Visi
    Universal global roaming
    Mendukungkomunikasi multimedia (voice, data & video)
    Peningkatan data rates
    384 kbps saatbergerak
    2 Mbps saat ‘diam’
    Increased capacity (more spectrally efficient)
    IP architecture
  • 10. 3G Standard (IMT-2000)
    IMT-SC* Single Carrier (UWC-136): EDGE
    GSM evolution (TDMA); 200 KHz channels; sometimes called “2.75G”
    IMT-MC* Multi Carrier CDMA: CDMA2000
    Evolution of IS-95 CDMA, i.e. cdmaOne
    IMT-DS* Direct Spread CDMA: W-CDMA
    New from 3GPP; UTRAN FDD
    IMT-TC** Time Code CDMA
    New from 3GPP; UTRAN TDD
    New from China; TD-SCDMA
    IMT-FT** FDMA/TDMA (DECT legacy)
  • 11. 3G/UMTS
    Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) distandarisaioleh 3GPP
    Teknologi W-CDMA (Wideband Code-Division Multiple Access)
    Peningkatankecepatanaksessampai 384 kbps danterus
    1920- 1980 Mhzuntuk down link, 2120-2180 Mhzuntuk up link
    Using Wideband-AMR (Adaptive Multi-rate) for voice codec makes quality enchancement
  • 12. 3G/CDMA 2000
    Distandarisasioleh 3GPP2
    CDMA2000 1x (IS-2000 and IS-856)
    menggunakan 1.25 MHz,
    data rates sampai 144 kbps (1X RTT)
  • 13. CDMA Evolution
  • 14. 3.5G
    UMTS/HSDPA
    3GPP Release 5
    CDMA 1xEV-DO Revision B atau CDMA2000 3x
  • 15. 3.75G
    UMTS/HSUPA/HSPA
    3GPP Release 6
    CDMA 2000 1X EV-DV (Evolution of Data Voice) atau CDMA Release C & D (EV-DV)
    Tahun 2005 Qualcomm menghentikanpemengembangan EV-DV.
  • 16. GSM, UMTS, IMS and beyond
  • 17. GSM Architecture – Phase 1
  • 18. GSM Sub-System
    Arsitektur GSM terdiridari 3 Sub-System yaitu:
    Mobile Station (MS) atauteleponselular
    ME (IMEI) + SIM (IMSI)
    Base Station Sub-System (BSS)
    mengontrolhubungan radio (radio link) dengan MS
    Network Sub-System (NS) atau Network Switching Sub System (NSS)
    Operation Sub-System (OSS)
  • 19. BTS
    tranceiver yang mendefinisikansebuahsel (cell)
    menanganihubungan radio link dengan MS (pemrosesansinyal, transimisinyal, encoding dan decoding suara)
    berkomunikasidengan BSC menggunakanAter interface
  • 20. BSC
    mengatur radio resource yang ditanganiolehsatu BTS ataulebih (RRM)
    menangani radio-channel setup, frequency hopping, handover antar BSC
  • 21. MSC
    perangkatdasar switching (call handling)
    mengelola logical radio-link channel yang dibutuhkansaat call terjadi
    mengelola signaling protocol antara MSC-BSS
    mengatur inter-BSS atau inter-MSC handovers
    mengumpulkan data untuk charging
    sebuah MSC biasanyamenaganibanyak BSC
  • 22. AuC
    Menyimpan parameter-parameter untukotentikasipelangganketikamenggunakanjaringan GSM, yaitu:
    Authentication Keys (Ki),
    Algoritma A3
    Algoritma A8
    Menghasilkan 3 parameter otentikasi
    Signed Response (SRES),
    RAND,
    CipherKey (Kc)
    Parameter otentikasitersebutkemudiandisimpannyadi VLR
    RAND = 128-bit random yang di-generate olehAuC
    SRES = 32-bit one-way hash dari RAND danKi yang dikalkulasidenganAlgoritma A3
    Kc = 64-bit dari RAND danKi yang dikalkulasidenganAlgoritma A8
  • 23. HLR
    Menyimpan data pelanggan, secarapermanendiantaranya
    IMSI, MSISDN
    supplementary service yang digunakan
    pembatasanlayanan (service restrictions)
    informasitentanglayananteleservicesdan bearer
    lokasiterkinidari MS untuk call routing
    Beberapa data diupdatesecaraberkalamisalnyalokasi subscriber (VLR, Cell ID)
  • 24. VLR
    VLR menyimpansementaradari
    data pelangganlokalataupelanggan roaming (MSISDN, TMSI)
    location area dimana MS teregister
    copy data dari subscriber dari HLR
    data yang digunakanuntukproses encryption
    Men-generate MSRN
  • 25. GSM Architecture – Phase 2/2+
  • 26. Pembagian domain
    SC Domain
    PS Domain
  • 27. SGSN (Serving GPRS Support Node)
    Penyimpansementara data subscriber (seperti VLR)
    Mobility management (attach/detach, location update)
    Otentifikasi, enkripsi
    Logical link management, Tunneling
    Routing packet (downlink)
    Charging/Billing
  • 28. GGSN
    Penghubungke external PS networks (internet ataujaringan X.25)
    GTP Tunneling (menambahkanataumenghilangkan GTP dan layer protokoldibawahnya)
  • 29. Additional Elements
    DNS Servers
    WAP Gateway
    Boarder Gateway
    SMSC
    MMSC
    RBT Server
  • 30. UMTS Release 99
    Difinalisasipadatahun 2000
    GSM RAN (Radio Access Network) digantikan UTRAN (UMTS Radio Access Network), yaitu
    Menggunakan WCDMA sebagai air interface, tapijugamendukung GSM/EDGE/GPRS radio-access network.
    Pita frekuensi (bandwidth) yang lebihlebar
    Macrodiversity, soft handover
    UL/DL konfigurasi RAB yang lebihfleksibel
    Dedicated and shared resource usage
    Handovers dari/ke GSM
  • 31. UMTS Release 4
    Hampirtidakadaperubahanpada FDD
    Diperkenalkan Low ChipRate TDD
    Mendukung MMS
    Pemisahanantara user-plane (Transport) dan control-plane pada domain CS.
    Pemisahantersebutdilakukandenganmemperkenalkanarsitektur Mobile Switching Server yaitumenggunakan MGW (Media Gateway) sebagaielemen yang mengatur user-plane dan MSS (Mobile Switching Server) sebagaielemen yang pengotrol MGW.
    Domain CS dapatberbasis IP (tidaklagiharus TDM/ATM)
  • 32. UMTS R4 Architecture
  • 33. UMTS Release 5
    HSDPA menggunakan
    Hybrid Automatic Repeat Request (HARQ),
    link adaptation,
    ordemodulasi yang lebihtinggiuntukmeningkatkanefisiensispektralyaitumenggunakan 16QAM
    Hybrid ARQ
    Turbo Codes
    Core network mengalamiperubahanyaituadanyaarsitektur IMS (IP Multimedia Solution) denganmemperkenalkanjaringan yang berbasis IP danelemen-elemenfungsionalbaru yang mendukung VoIP (Voice overIP) yang menggunakanprotokol SIP (Session Initiation Protocol).
    IP UTRAN (Layer 2 antara RNC dan GGSN tidakharusberbasis ATM)
  • 34. UMTS R5/IMS Architecture
  • 35. UMTS Release 6
    HSUPA denganmenggunakan Enhanced Dedicated Channel (E-DCH)
    Multicast and broadcast service menggunakan Multimedia Broadcast/Multicast Service (MBMS)
    Extended location based services (LBS), with built in anonymization
    PS streaming service with adaptation to available network resources (GERAN/GPRS, UTMS, WLAN)
    DRM
    Charging Management Framework (for extended payment system)
  • 36. UMTS Release 7
    Disebutjuga HSPA+ atau HSPA Evolved
    Ordemodulasi yang lebihtinggi (HOMs)
    Multi-antenna techniques (MIMO)
    Arsitektur RAN: "one tunnels solution" (OTS), mulaimenuju Flat Architecture
    Optimasipada VoIP lewat HSPA
  • 37. 4G
    IMT-Advanced
  • 38. UMTS Release 8 danselanjutnya
    LTE
    LTE-Advanced