0
STANDAR PERSYATARAN MINIMAL & STANDAR PENAMPILAN MINIMAL H.SURANI,M.KES PRODI KEBIDANAN CURUP POLTEKKES KEMENKES BENGKULU
STANDAR PERSYATARAN MINIMAL <ul><li>Yang merupakan standar persyaratan minimal merupakan keadaan minimal yang harus dipenu...
Standar masukan <ul><li>Standar masukan atau struktur ditetapkan persyaratan minimal unsur masukan yang perlu disediakan u...
Standar Lingkungan <ul><li>Standar Lingkungan ditetapkan persyaratan minimal unsur lingkungan yang diperlukan untuk dapat ...
Standar proses <ul><li>Pada standar proses ditetapkan persyaratan minimal unsur proses yang harus dilakukan untuk menyelen...
STANDAR PENAMPILAN MINIMAL <ul><li>Yang dimaksud dengan standar penampilan minimal adalah yang menunjuk pada penampilan pe...
Secara umum dimensi kepuasan dibedakan atas dua macam : <ul><li>Kepuasan yang mengacu pada penerapan standar dan kode etik...
<ul><li>Ukuran-ukuran yang dimaksud pada dasarnya mencakup penilaian terhadap kepuasan pasien mengenai: </li></ul><ul><li>...
<ul><li>2. Kepuasan yang mengacu pada penerapan semua persyaratan pelayanan kesehatan. </li></ul><ul><li>Ukuran kepuasan p...
<ul><li>ukuran-ukuran pelayanan kesehatan yang bermutu lebih bersifat luas, karena didalamnya tercakup penilaian kepuasan ...
INDIKATOR <ul><li>Untuk mengukur tercapai tidaknya standar yang telah ditetapkan, maka digunakan indikator (tolok ukur), y...
<ul><li>1.  Indikator persyaratan minimal </li></ul><ul><li>Yaitu indikator persyaratan minimal yang menunjuk pada ukuran ...
<ul><li>2. Indikator penampilan minimal </li></ul><ul><li>Yaitu indikator penampilan minimal yang menunjuk pada ukuran ter...
<ul><li>Berdasarkan uraian di atas agar mudah dipahami, apabila ingin diketahui (diukur) adalah faktor-faktor yang mempeng...
KRITERIA <ul><li>Indikator dispesifikasikan dalam berbagai kriteria dari standar yang telah ditetapkan, baik unsur masukan...
Timo Kasiak...bik.....
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Standard persyataran minimal & standard penampilan minimal

10,619

Published on

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
10,619
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
199
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Standard persyataran minimal & standard penampilan minimal"

  1. 1. STANDAR PERSYATARAN MINIMAL & STANDAR PENAMPILAN MINIMAL H.SURANI,M.KES PRODI KEBIDANAN CURUP POLTEKKES KEMENKES BENGKULU
  2. 2. STANDAR PERSYATARAN MINIMAL <ul><li>Yang merupakan standar persyaratan minimal merupakan keadaan minimal yang harus dipenuhi untuk dapat menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu. </li></ul><ul><li>Standar persyaratan minimal terdiri dari 3 unsur </li></ul>
  3. 3. Standar masukan <ul><li>Standar masukan atau struktur ditetapkan persyaratan minimal unsur masukan yang perlu disediakan untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu, contohnya, personel, pasien, peralatan, bahan, gedung, pencatatan, keuangan dll </li></ul><ul><li>Standar struktur seperti tenaga kesehatan yang kompeten, peralatan pemeriksaan, oabat,kamar pemeriksaan, pasien waktu konsultasi harus ditentukan </li></ul>
  4. 4. Standar Lingkungan <ul><li>Standar Lingkungan ditetapkan persyaratan minimal unsur lingkungan yang diperlukan untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu , yakni garis-garis besar kebijakan, pola organisasi serta sistem manajemen yang harus dipatuhi oleh setiap pelaksana kesehatan. </li></ul><ul><li>Standar lingkungan ini populer dengan sebutan standar organisasi dan manajemen ( standard of organization and management ). </li></ul>
  5. 5. Standar proses <ul><li>Pada standar proses ditetapkan persyaratan minimal unsur proses yang harus dilakukan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu , yakni tindakan medis dan non medis pelayanan kesehatan. </li></ul><ul><li>Standar proses ini dikenal dengan nama standar tindakan ( standard of conduct ). Karena baik atau tidaknya mutu pelayanan kesehatan sangat ditentukan oleh kesesuaian tindakan standar proses </li></ul>
  6. 6. STANDAR PENAMPILAN MINIMAL <ul><li>Yang dimaksud dengan standar penampilan minimal adalah yang menunjuk pada penampilan pelayanan kesehatan yang masih dapat diterima. </li></ul><ul><li>Standar ini, karena menunjuk pada unsur keluaran, disebut dengan nama standar keluaran ( standard of output ) , atau populer pula dengan sebutan standar penampilan ( standard of performance . </li></ul><ul><li>Untuk mengetahui apakah mutu pelayanan kesehatan yang diselenggarakan masih dalam batas-batas yang wajar atau tidak, perlulah ditetapkan standar keluaran. </li></ul>
  7. 7. Secara umum dimensi kepuasan dibedakan atas dua macam : <ul><li>Kepuasan yang mengacu pada penerapan standar dan kode etik profesi. </li></ul><ul><li>Ukuran kepuasan pemakai jasa pelayanan kesehatan terbatas hanya pada kesesuaian dengan standar dan kode etik profesi. Suatu pelayanan kesehatan disebut sebagai pelayanan kesehatan yang bermutu apabila penerapan standar dan kode etik profesi dapat memuaskan pasien. </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Ukuran-ukuran yang dimaksud pada dasarnya mencakup penilaian terhadap kepuasan pasien mengenai: </li></ul><ul><li>a. Hubungan tenaga kesehatan/perawat-pasien ( Nurse-patient relationship ). </li></ul><ul><li>b. Kenyamanan pelayanan ( Amenitis ). </li></ul><ul><li>c. Kebebasan melakukan pilihan ( Choice ). </li></ul><ul><li>d. Pengetahuan dan kompetensi teknis ( Scientifik knowledge and technical skill ). </li></ul><ul><li>e. Efektifitas pelayanan ( Effectives ). </li></ul><ul><li>f. Keamanan tindakan ( Safety ). </li></ul>
  9. 9. <ul><li>2. Kepuasan yang mengacu pada penerapan semua persyaratan pelayanan kesehatan. </li></ul><ul><li>Ukuran kepuasan pemakai jasa pelayanan kesehatan dikaitkan dengan penerapan semua persyaratan pelayanan kesehatan. Suatu pelayanan kesehatan disebut sebagai pelayanan kesehatan yang bermutu apabila penerapan semua persyaratan pelayanan dapat memuaskan pasien. </li></ul>
  10. 10. <ul><li>ukuran-ukuran pelayanan kesehatan yang bermutu lebih bersifat luas, karena didalamnya tercakup penilaian kepuasan pasien mengenai: </li></ul><ul><li>a. Ketersediaan pelayanan kesehatan ( Available ). </li></ul><ul><li>b. Kewajaran pelayanan kesehatan ( Appropriate ). </li></ul><ul><li>c. Kesinambungan pelayanan kesehatan ( Continue ). </li></ul><ul><li>d. Penerimaan pelayanan kesehatan ( Acceptable ). </li></ul><ul><li>e. Ketercapaian pelayanan kesehatan ( Accesible ). </li></ul><ul><li>f. Keterjangkauan pelayanan kesehatan ( Affordable ). </li></ul><ul><li>g. Efesiensi pelayanan kesehatan ( Efficient ). </li></ul><ul><li>h. Mutu pelayanan kesehatan ( Quality ). </li></ul>
  11. 11. INDIKATOR <ul><li>Untuk mengukur tercapai tidaknya standar yang telah ditetapkan, maka digunakan indikator (tolok ukur), yaitu yang menunjuk pada ukuran kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Makin sesuai sesuatu yang diukur dengan indikator, makin sesuai pula keadaannya dengan standar yang telah ditetapkan. Sesuai dengan jenis standar dalam program menjaga mutu, maka indikatorpun dibedakan menjadi : </li></ul>
  12. 12. <ul><li>1. Indikator persyaratan minimal </li></ul><ul><li>Yaitu indikator persyaratan minimal yang menunjuk pada ukuran terpenuhi atau tidaknya standar masukan, lingkungan dan proses. Apabila hasil pengukuran berada di bawah indikator yang telah ditetapkan pasti akan besar pengaruhnya terhadap mutu pelayanan kesehatan yang diselenggarakan. </li></ul>
  13. 13. <ul><li>2. Indikator penampilan minimal </li></ul><ul><li>Yaitu indikator penampilan minimal yang menunjuk pada ukuran terpenuhi atau tidaknya standar penampilan minimal yang diselenggarakan. Indikator penampilan minimal ini sering disebut indikator keluaran. Apabila hasil pengukuran terhadap standar penampilan berada di bawah indikator keluaran maka berarti pelayanan kesehatan yang diselenggarakan tidak bermutu </li></ul>
  14. 14. <ul><li>Berdasarkan uraian di atas agar mudah dipahami, apabila ingin diketahui (diukur) adalah faktor-faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan ( penyebab ), maka yang dipergunakan adalah indikator persyaratan minimal. Tetapi apabila yang ingin diketahui adalah mutu pelayanan kesehatan ( akibat ) maka yang dipergunakan adalah indikator keluaran (penampilan) </li></ul>
  15. 15. KRITERIA <ul><li>Indikator dispesifikasikan dalam berbagai kriteria dari standar yang telah ditetapkan, baik unsur masukan, lingkungan, proses ataupun keluaran. Berdasarkan uraian di atas mutu pelayanan kesehatan suatu fasilitas pemberi jasa dapat diukur dengan memantau dan menilai indikator, kriteria dan standar yang terbukti sahih dan relevan dengan : masukan, lingkungan, proses dan keluaran. </li></ul>
  16. 16. Timo Kasiak...bik.....
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×