Your SlideShare is downloading. ×
0
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Kecerdasan emosi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Kecerdasan emosi

12,013

Published on

1 Comment
7 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
12,013
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
893
Comments
1
Likes
7
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. ARISTOTLE’S CHALLENGE Siapa pun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal yang mudah. ARISTOTLE, The Nicomachean Ethic
  • 2. <ul><li>Kesadaran diri : </li></ul><ul><li>preferences, resources, and intuitions. </li></ul><ul><li>Kesadaran diri emosi : Recognising one’s emotions and their effects </li></ul><ul><li>Akurasi penilaian diri : Knowing one’s strengths and limits </li></ul><ul><li>Kepercayaan diri : Sureness about one’s self- worth and capabilities </li></ul>Kecerdasan Emosional : 1 Kesadaran Diri
  • 3. <ul><li>Kontrol diri : Managing disruptive emotions and impulses (&gt;20 Yrs) </li></ul><ul><li>Kehati-hatian &amp; Integritas : Taking responsibility </li></ul><ul><li>Adaptasi : Flexibility in handling change </li></ul><ul><li>Inisiatif &amp; inovasi : Readiness to act on opportunities and openness to new ideas </li></ul><ul><li>Kemampuan motivasi : Striving to improve or meet a standard of excellence </li></ul>Kecerdasan Emosional: 2 Manajemen Diri
  • 4. <ul><li>Kesadaran : of others’ feelings, needs, concerns </li></ul><ul><li>Empati : Sensing others’ feelings and perspective </li></ul><ul><li>Orientasi pelayanan : Anticipating, recognizing, meeting customers’ needs </li></ul><ul><li>Pengembangan orang lain : Sensing what others need to develop </li></ul><ul><li>Kesadaran politik : Reading a group’s emotional currents and power relationships </li></ul>Kecerdasan Emosional: 3 Kesadaran Sosial
  • 5. <ul><li>Kepemimpinan : Inspiring/guiding others </li></ul><ul><li>Pengaruh : Wielding effective persuasion </li></ul><ul><li>Komunikasi : Clear/convincing </li></ul><ul><li>Katalisator : Initiating/managing change </li></ul><ul><li>Manajemen konflik : Negotiating disagreements </li></ul><ul><li>Kolaborasi/Membangun ikatan : Co-operating with others &amp; strengthening relationships </li></ul><ul><li>Kemampuan tim : Creating group synergy in pursuing collective goals </li></ul>Kecerdasan Emosional: 4 Manajemen Sosial
  • 6. KECERDASAN EMOSIONAL
  • 7. <ul><li>IQ </li></ul><ul><li>Alat untuk memprediksi SAT (School Attitude Test/Tes bakat) : berkisar pada kecakapan logis matematis dan linguistik verbal, kognitif. </li></ul><ul><li>LARI : Logika, Analisis, Rasio, dan Intelektual. Ketrampilan bicara, penguasaan matematika, bekerja dengan angka-angka berfikir analisis, memecahkan masalah dengan menerapkan pengetahuan yang sudah diketahui sebelumnya, terampil di dunia pemikiran tapi canggung di dunia pribadi. </li></ul>INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) dan EMOTIONAL INTELLIGENCE (EQ) Daniel Goleman
  • 8. Curiga manjing ing warangka
  • 9. PENGELOMPOKAN EMOSI EQ, Daniel Goleman, 411-412 <ul><li>Amarah: beringas, mengamuk, benci. </li></ul><ul><li>2. Kesedihan: pedih, sedih, muram, ditolak. </li></ul><ul><li>3. Rasa takut: ngeri, gugup, takut. </li></ul><ul><li>4. Kenikmatan: senang, gembira, bahagia. </li></ul><ul><li>5. Cinta: penerimaan, persahabatan. </li></ul><ul><li>6. Terkejut: terkesiap, takjup, terpana. </li></ul><ul><li>7. Jengkel: hina, jijik, muak, benci. </li></ul><ul><li>8. Malu: rasa malu, kesal hati. </li></ul>
  • 10. PERBEDAAN EQ DAN IQ <ul><li>IQ relatif permanen </li></ul><ul><li>Logika dan analisis </li></ul><ul><li>20% berperan pd keberhasilan </li></ul><ul><li>Pengembangan EQ, usaha seumur hidup </li></ul><ul><li>Titik berat pd emosi dan biologi </li></ul><ul><li>&gt; 80 % berperan pd keberhasilan </li></ul>
  • 11. PENGERTIAN EQ <ul><li>Kemampuan mengenali dan mengelola perasaan sendiri dan orang lain serta menggunakan perasaan-perasaan itu untuk memadukan pikiran dan tindakan. </li></ul><ul><li>(SALOVEY) </li></ul>
  • 12. DEFINISI EQ <ul><li>KE/EQ adalah kemampuan merasakan, memahami dan secara efektif menerapkan daya serta kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi, koneksi, dan pengaruh yang manusiawi. </li></ul>
  • 13. KE / EQ <ul><li>Adalah kemampuan mengenali perasaan diri dan orang lain, kemampuan memotivasi diri dan kemampuan mengelola emosi baik diri sendiri maupun hubungan dengan orang lain. </li></ul>
  • 14. INTELEGENT QUOTIENT (IQ) <ul><li>FUNGSI : memecahkan masalah-masalah kognitif, misalnya menganalisis, merencanakan, menghitung, dll. </li></ul><ul><li>IQ bersifat ‘ genetik ’ dioptimalkan ‘ lingkungan’ . </li></ul>
  • 15. <ul><li>ASPEK-ASPEK TARAF KECERDASAN: </li></ul><ul><li>Daya nalar/logika berpikir </li></ul><ul><li>Daya mengingat </li></ul><ul><li>Daya antisipasi </li></ul><ul><li>Kemampuan memahami konsep bahasa </li></ul><ul><li>Kemampuan memahami konsep hubungan </li></ul><ul><li>Kemampuan analisa sintesa </li></ul><ul><li>TARAF KECERDASAN </li></ul><ul><li>-100 : Rata-rata rendah </li></ul><ul><li>100-110 : Rata-rata </li></ul><ul><li>110-120 : Rata-rata atas </li></ul><ul><li>120-130 : Superior </li></ul><ul><li>130- : Sangat superior </li></ul>
  • 16. <ul><li>PRIA BER IQ TINGGI </li></ul><ul><ul><li>Penuh ambisi dan produktif, tekun, cenderung bersikap kritis dan meremehkan, pilih-pilih dan malu-malu, kurang menikmati seksualitas, kurang ekspresif, menjaga jarak, secara emosional membosankan dan dingin. </li></ul></ul><ul><li>WANITA BER IQ TINGGI </li></ul><ul><ul><li>Mempunyai keyakinan intelektual yang tinggi, cenderung mawas diri, mudah cemas, gelisah dan merasa bersalah, ragu-ragu dalam mengungkapkan kemarahannya secara terbuka. </li></ul></ul>
  • 17. EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) <ul><li>FUNGSI : Mengatasi masalah emosional dan sosial, seperti mengendalikan amarah, membina dan mempertahankan relasi, bertanggung jawab, merealisasi motivasi prestasi. </li></ul><ul><li>EQ lebih dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan lingkungan. </li></ul>
  • 18. PRIA BER - EQ TINGGI <ul><li>Secara sosial mantap. </li></ul><ul><li>Mudah bergaul. </li></ul><ul><li>Tidak mudah gelisah dan takut. </li></ul><ul><li>Bertanggungjawab. </li></ul><ul><li>Humoris. </li></ul><ul><li>Bermoral. </li></ul><ul><li>Simpatik dan hangat dalam berhubungan. </li></ul><ul><li>Kehidupan emosionalnya kaya dan wajar. </li></ul><ul><li>Nyaman dengan dirinya dan orang lain. </li></ul>
  • 19. WANITA BER – EQ TINGGI <ul><li>Tegas dan berani mengungkapkan perasaannya secara langsung dan wajar. </li></ul><ul><li>Berfikir positif, mudah bergaul dan ramah. </li></ul><ul><li>Mudah menerima orang baru. </li></ul><ul><li>Nyaman dengan dirinya, ceria, terbuka terhadap pengalamannya, sensual, dan spontan. </li></ul>
  • 20. EQ MENURUT USIA
  • 21. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS <ul><li>Pengertian dan fungsi kecerdasan emosi </li></ul><ul><li>Perbedaan EQ dan IQ </li></ul><ul><li>Tingkat EQ pribadi </li></ul><ul><li>Tipe-tipe EQ </li></ul><ul><li>Peranan EQ </li></ul><ul><li>Ciri-ciri/ gaya EQ yang baik </li></ul><ul><li>Strategi EQ dalam aspek konsensus dan konflik </li></ul><ul><li>Strategi EQ dalam lingkup kerja </li></ul><ul><li>Dampak kepribadian terhadap EQ </li></ul>
  • 22. <ul><li>LIMA RANAH EQ : </li></ul><ul><li>1. INTRA PERSONAL </li></ul><ul><ul><ul><ul><li>Inner self ( Batiniah, diri terdalam) </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Seberapa puas terhadap diri sendiri dan prestasinya dalam hidup. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Sekses dalam ranah ini berarti kita dapat mengungkapkan perasaan, bisa hidup dan bekerja mandiri, memiliki rasa percaya diri dll. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kesadaran diri : mampu mengenali perasaan. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Sikap asertif : mampu menyampaikan perasaan dan pikirannya. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kemandirian : mampu berdikari. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penghargaan diri : tahu kekuatan dan kelemahan diri. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Aktualisasi diri : mampu mewujudkan potensi diri yang dimiliki dan senang dari prestasi yang diraih. </li></ul></ul></ul>
  • 23. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Setelah mengikuti pembelajaran ini peserta memiliki pemahaman tentang strategi kecerdasan emosional dan pengendalian dalam lingkungan tugas dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja kepemimpinan administrasi publik yang produktif dan efektif.
  • 24. <ul><ul><ul><li>2. INTER PERSONAL </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Empati </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Tanggungjawab </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Hubungan antar pribadi </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>3. PENYESUAIAN DIRI </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Uji relitas, </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Sikap fleksibel, </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Pemecahan masalah, </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>4. PENGENDALIAN STREES </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Ketahanan menanggung strees, </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Pengendalian Impuls </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>5. SUASANA HATI </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Optimis, bersikap positif dan realistis. </li></ul></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Mensyukuri kehidupan, menyukai dirinya sendiri dan orang lain. </li></ul></ul></ul></ul></ul>
  • 25. 3. MEMBANGUN KEMBALI DINDING DALAM DIRI Howard Gardner (1983 ) <ul><li>Tipe-tipe KE/EQ </li></ul><ul><li>Peranan KE Kepemimpinan </li></ul><ul><li>Ciri-ciri Gaya Emosional yang </li></ul><ul><li>Sesuai </li></ul>
  • 26. TIPE – TIPE EQ QUIT T ER CAMPER CLIMBER STOULTZ QUITTER - CAMPER - CLIMBER TIPE – TIPE DAN CIRI-CIRI EQ
  • 27. QUIT T ERS , pribadi yang selalu menghindar dari persoalan karena tidak merasa mau /mampu mengatasi persoalan. TIPE – TIPE DAN CIRI-CIRI EQ <ul><li>CIRI-CIRINYA </li></ul><ul><li>minimal drive </li></ul><ul><li>kualitas rendah </li></ul><ul><li>mengambil risiko yang sedikit </li></ul><ul><li>kurang kreatif </li></ul><ul><li>menghindari masalah </li></ul>
  • 28. TIPE – TIPE EQ CAMPERS , pribadi yang selalu ingin dalam suasana aman, selalu ingin segera keluar dari ketegangan sebagai konsekuensi proses pencapaian tujuan. TIPE – TIPE DAN CIRI-CIRI EQ <ul><li>CIRI-CIRINYA </li></ul><ul><li>mempunyai inisiatif </li></ul><ul><li>doronganya cukup </li></ul><ul><li>hanya melakukan sesuatu yang perlu </li></ul><ul><li>saja </li></ul>
  • 29. TIPE – TIPE EQ CLIMBERS , pribadi yang selalu ingin mendaki untuk mencapai puncak, dengan mengerahkan segenap potensi dirinya yang mampu diaktualisasikan. TIPE – TIPE DAN CIRI-CIRI EQ <ul><li>CIRI-CIRINYA </li></ul><ul><li>ingin selalu melakukan perbaikan </li></ul><ul><li>terus berkembang dan memberikan </li></ul><ul><li>kontribusi </li></ul><ul><li>bekerja dengan visi </li></ul><ul><li>pemimpin yang baik </li></ul><ul><li>membuat sesuatu terjadi </li></ul>
  • 30. TIPE – TIPE EQ JOHN ROBERT POWER Sbg penonton ( people who watch thing happen ) Sbg obyek ( people to whom things happen ) Sbg orang buta ( people who don’t know what is happening ) Sbg pelaku ( people who makes things happening )
  • 31. PERANAN KECERDASAN EMOSI <ul><li>KE berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh, karena berkait langsung dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin, yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. </li></ul>
  • 32. PERANAN KECERDASAN EMOSI <ul><li>Integritas kepemimpinan dalam membangun ‘civil society’ . </li></ul><ul><li>Pribadi yang unggul </li></ul><ul><li>* Kemampuan melihat trend </li></ul><ul><li>* Kemampuan melakukan inovasi perilaku. </li></ul><ul><li>* Kemampuan memupuk keunggulan (ex c ellence) pada tingkat perorangan, kelompok, organisasi. </li></ul>
  • 33. CIRI–CIRI / GAYA EMOSIONAL YANG SESUAI <ul><li>Berfikir serba sistem (thinking system). </li></ul><ul><li>Efektif dan efisien dalam menggunakan energi pribadi. Satunya kata dengan perbuatan. </li></ul><ul><li>Mampu memecahkan berbagai masalah dengan pembelajaran organisasi (organizational learning). </li></ul>
  • 34. 4. STRATEGI KECERDASAN EMOSI DALAM ASPEK KONSENSUS DAN KONFLIK Howard Gardner (1983 ) <ul><li>Lima langkah Strategi </li></ul><ul><li>Pengelolaan Diri </li></ul><ul><li>Alat pengorganisasian Diri </li></ul><ul><li>Lima langkah Proses </li></ul><ul><li>Pengelolaan Diri </li></ul><ul><li>Dampak Kepribadian Terhadap </li></ul><ul><li>KE/EQ </li></ul>
  • 35. LIMA LANGKAH STRATEGI MENANGGAPI PENGELOLAAN SERTA PENGENDALIAN DIRI <ul><li>Santai / rileks. </li></ul><ul><li>Kenali emosi anda (mengapa merasa seperti itu). </li></ul><ul><li>Mengendalikan diri, padukan watak, paradigma, kesadaran diri, kreatifitas dan imajinasi, serta keinsyafan terhadap kaidah. </li></ul><ul><li>Bersikaplah sungguh-sungguh (kesabaran dan kesungguhan). </li></ul><ul><li>Merasa Positif </li></ul>
  • 36. ALAT PENGORGANISASIAN DALAM DIRI <ul><li>Intuisi , penglihatan dari dalam diri. </li></ul><ul><li>Logika dan analisa , kemampuan melihat gambaran masalah secara keseluruhan </li></ul><ul><li>Imajinasi dan kreatifitas , kemampuan mencari jalan yang lebih baik </li></ul><ul><li>Emosi , kondisi psikologis dan biologis serta kecenderungan bertindak. </li></ul>
  • 37. LIMA LANGKAH PROSES DALAM PENGELOLAAN DIRI <ul><li>Kesadaran bahwa emosi itu ada &amp; berpengaruh pada sikap kita </li></ul><ul><li>Analisa, apa, mengapa, bilamana &amp; bagaimana </li></ul><ul><li>Kesungguhan dlm diri menghadapi tantangan </li></ul><ul><li>Strategi, tujuan &amp; teknik komunikasi yg efektif </li></ul><ul><li>Evaluasi, feed back </li></ul>
  • 38. DAMPAK KEPRIBADIAN TERHADAP EQ <ul><li>Gaya Belajar Pribadi (Learning Style) </li></ul><ul><li>Aplikasi Gaya Belajar dan EQ </li></ul><ul><li>* Paradigma Pribadi (pandangan) </li></ul><ul><li>* Pengkondisian Pribadi (pengharapan, </li></ul><ul><li>visi, lingkungan) </li></ul><ul><li>* Kepemimpinan Diri (kendali, misi, norma, </li></ul><ul><li> perilaku) </li></ul><ul><li>* Pengelolaan Diri (karakter) </li></ul>
  • 39. 5. KEPEMIMPINEN DAN DINAMIKA KECERDASAN EMOSI DI TEMPET KERJA <ul><li>Strategi KE dalam Lingkup </li></ul><ul><li>Tugas </li></ul><ul><li>Pengendalian Emosional Dalam </li></ul><ul><li>Menjalankan Tugas </li></ul>
  • 40. STRATEGI EQ DALAM LINGKUP TUGAS <ul><li>Rahasia PMHTM (Pikiran, Mata, Hidung, telinga, Mulut) </li></ul><ul><li>Keterampilan EQ demi keberhasilan di tempat kerja </li></ul>
  • 41. RAHASIA PMHTM Kerjasama Panca Indera Dan Mental Model <ul><li>Pikiran </li></ul><ul><li>Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dapat meningkatkan atau mengurangi potensi kita. </li></ul>1
  • 42. RAHASIA PMHTM Kerjasama Panca Indera Dan Mental Model <ul><li>Mata </li></ul><ul><li>Dapat memberikan kejelasan dan fokus pada suatu situasi. </li></ul>2 2
  • 43. RAHASIA PMHTM Kerjasama Panca Indera Dan Mental Model <ul><li>Hidung </li></ul><ul><li>Merasakan kebaikan dan keburukan indra penciuman kita, sering tidak kita perhitungkan. </li></ul>3
  • 44. RAHASIA PMHTM Kerjasama Panca Indera Dan Mental Model <ul><li>Telinga </li></ul><ul><li>Memungkinkan kita mendengar, namun sungguhkah kita mendengarkan? </li></ul>4
  • 45. RAHASIA PMHTM Kerjasama Panca Indera Dan Mental Model <ul><li>Mulut </li></ul><ul><li>Apa yang diucapkannya dapat menentukan kita benar atau salah. </li></ul>5
  • 46. EMPAT KETRAMPILAN EQ Demi Keberhasilan di Tempat Kerja <ul><li>Menunda kepuasan </li></ul><ul><li>Disiplin diri </li></ul><ul><li>Latihan komunikasi </li></ul><ul><li>Mendengarkan sebagai jantung komunikasi </li></ul>
  • 47. CONTOH ORGANISASI TIDAK MEMILIKI EQ <ul><li>Mitra kerja tdk bekerjasama saling bantu </li></ul><ul><li>Manajer mengumbar amarahnya </li></ul><ul><li>Tidak mengakui kerja keras, hanya mengkritik kesalahan </li></ul><ul><li>Tertekan dan bosan </li></ul><ul><li>Pegawai saling merendahkan usaha masing-masing </li></ul><ul><li>Dll </li></ul>
  • 48. HAMBATAN DALAM MEMBANGUN EQ <ul><li>Perasaan dan tindakan tidak sehat </li></ul><ul><li>Kerangka berpikir menghancurkan dalam hubungan </li></ul><ul><li>Persengkokolan </li></ul><ul><li>Rasa tidak aman dan terancam </li></ul><ul><li>Kecemburuan </li></ul><ul><li>Gunjingan </li></ul><ul><li>Pengkondisian negatif / samar </li></ul><ul><li>Tidak membiarkan sesuatu berlalu </li></ul>
  • 49. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>Lebih banyak cara menjadi cerdik melalui Kecerdasan Emosional </li></ul><ul><li>EQ anda lebih penting dp IQ anda </li></ul><ul><li>IQ tdk dpt diubah, EQ dpt menjadi lebih baik </li></ul><ul><li>Pemahaman dir i dan hasrat tumbuh, langkah awal menuju pengembangan EQ </li></ul><ul><li>Emosi memiliki kecerdasan </li></ul><ul><li>Pengembangan EQ, usaha seumur hidup </li></ul>
  • 50. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>LEBIH BANYAK CARA MENJADI CERDIK MELALUI KECERDASAN EMOSIONAL </li></ul><ul><li>Interpersonal </li></ul><ul><li>Memecahkan pertentangan dengan harmonis </li></ul><ul><li>Hubungan penuh arti </li></ul><ul><li>Bahagia </li></ul>1
  • 51. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>EQ ANDA LEBIH PENTING DP IQ ANDA </li></ul><ul><li>IQ penting dalam pasar global, tapi IQ tanpa EQ membuat kita seperti komputer </li></ul><ul><li>Pelanggan tidak hanya butuh mutu, tapi juga bagaimana mereka diperlakukan </li></ul>2
  • 52. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>IQ TDK DPT DIUBAH, EQ DPT MENJADI LEBIH BAIK </li></ul><ul><li>Memotivasi diri adalah kunci keberhasilan </li></ul><ul><li>Dengan EQ tinggi orang memiliki kemauan untuk profesional </li></ul>3
  • 53. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>PEMAHAMAN DIR I DAN HASRAT TUMBUH, LANGKAH AWAL MENUJU PENGEMBANGAN EQ </li></ul><ul><li>Mampu mengakui dan mengenali emosi </li></ul><ul><li>Memahami penyebab perasaan agar menghadapinya secara efektif </li></ul>4
  • 54. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>EMOSI MEMILIKI KECERDASAN </li></ul><ul><li>Emosi adalah adalah inti dari tempat kerja </li></ul><ul><li>Apakah pegawai saling memperhatikan menghargai, membantu? </li></ul>5
  • 55. ENAM KAIDAH KEBERHASILAN EQ <ul><li>PENGEMBANGAN EQ, USAHA SEUMUR HIDUP </li></ul><ul><li>Latihan yang intensif, ketabahan, kerja keras, perencanaan, kejujuran terus menerus. </li></ul><ul><li>Posisi dalam hidup, status ekonomi, usia tidak menghambat seseorang menjadi pemimpin. </li></ul>6
  • 56. KUESIONER KECERDASAN EMOSI EQ MAP <ul><li>Ketrampilan emosi </li></ul><ul><li>Kecakapan emosi </li></ul><ul><li>Nilai dan keyakinan emosi </li></ul>
  • 57. KETRAMPILAN EMOSI <ul><li>Kesadaran diri emosi </li></ul><ul><li>Ekpresi emosi </li></ul><ul><li>Kesadaran emosi terhadap orang lain </li></ul>
  • 58. KECAKAPAN EMOSI <ul><ul><li>Intensionalitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Kreativitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Ketangguhan </li></ul></ul><ul><ul><li>Hubungan antar pribadi </li></ul></ul><ul><ul><li>Ketidakpuasan konstruktif </li></ul></ul>
  • 59. NILAI DAN KEYAKINAN <ul><ul><li>Belas kasihan </li></ul></ul><ul><ul><li>Sudut pandang </li></ul></ul><ul><ul><li>Intuisi </li></ul></ul><ul><ul><li>Radius kepercayaan </li></ul></ul><ul><ul><li>Daya pribadi </li></ul></ul><ul><ul><li>Integritas </li></ul></ul>
  • 60. KEPRIBADIAN <ul><li>Totalitas individu, karakter, </li></ul><ul><li>bakat, dan sikap yang relatif permanen yang membedakan dengan orang lain. </li></ul><ul><li>Bisakah kepribadian dirubah? </li></ul><ul><li>Apa alasan Anda? </li></ul>
  • 61. PERSEPSI Bagaimana kita memandang orang lain merupakan cermin kita memandang diri sendiri.
  • 62. PERSEPSI Suatu proses yang ditempuh individu untuk mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka agar memberikan makna bagi lingkungan mereka. ( ROBBIN S )
  • 63. 4 (EMPAT) KACA MATA YANG MENGHALANGI PANDANGAN PADA ORANG LAIN PATRICIA PATTON <ul><li>KACA MATA KUDA </li></ul><ul><li>KACAMATA PLUS </li></ul><ul><li>KACA MATA MINUS </li></ul><ul><li>KACA MATA BLACK SPOT </li></ul>
  • 64. PERILAKU Respon/ tanggapan terhadap lingkungan sebagai perwujudan sikap.
  • 65. TUJUAN HIDUP <ul><li>Apa yang bernilai bagiku ? </li></ul><ul><li>Apa yang aku impikan dalam hidup ? </li></ul>
  • 66. SUDAHKAH IMPIAN ANDA TERWUJUD? Mengapa ? Sumber kendali: Internal Ekternal
  • 67. HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU KONSEP DIRI KEPRIBADIAN SISTEM NILAI LINGKUNGAN SIKAP PERILAKU
  • 68. KUALITAS EQ DITANDAI <ul><li>Ketrampilan pengendalikan perasaan (kemarahan dan kecemasan) </li></ul><ul><li>Ketrampilan membaca perasaan orang lain </li></ul><ul><li>Ketrampilan menunda kepuasan </li></ul>
  • 69. HASIL <ul><li>Menjadi lebih baik </li></ul><ul><li>Menyukai dan disukai orang lain </li></ul>
  • 70. INTELEGENT QUOTIENT (IQ) <ul><li>FUNGSI : memecahkan masalah-masalah kognitif, misalnya menganalisis, merencanakan, menghitung, dll. </li></ul><ul><li>IQ bersifat ‘ genetik ’ dioptimalkan ‘ lingkungan’ . </li></ul>
  • 71. EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) <ul><li>FUNGSI : Mengatasi masalah emosional dan sosial, seperti mengendalikan amarah, membina dan mempertahankan relasi, bertanggung jawab, merealisasi motivasi prestasi. </li></ul><ul><li>EQ lebih dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dan lingkungan. </li></ul>
  • 72. SPIRITUAL QUOTIENT (SQ) <ul><li>Kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri kita yang berhubungan dengan kearifan di luar ego, atau jiwa sadar (bukan hanya mengetahui nilai, tetapi menemukan nilai. </li></ul><ul><li>SQ menjadikan manusia yang utuh secara intelektual, emosional, dan spiritual. </li></ul><ul><li>SQ mengintegrasikan semua kecerdasan. </li></ul><ul><li>SQ memungkinkan menemukan cara pengungkapan melalui agama formal, walaupun beragama tidak menjamin SQ tinggi. </li></ul>
  • 73. IQ EQ SQ
  • 74. MENGAPA PERLU ESQ ? IQ EQ SQ HASIL BUTA HATI DIKTATOR KORUPTOR PETAPA MANUSIA HARAPAN BAIK BURUK
  • 75. BAGAIMANA MENGGABUNGKAN 3 KECERDASAN SEKALIGUS? Aktifitas Fisik IQ dan Emosi EQ harus mengorbit pada SQ sebagai pusat orbit
  • 76. EQ SQ SELAMA INI TERJADI PEMISAHAN ANTARA EQ DAN SQ manusia manusia manusia Tuhan
  • 77. Spiritual Quotient (SQ) (Jalaluddin Rumi, Penyair Sufi abad 13) <ul><li>Aku bukan seorang Kristiani, Yahudi bukan pula Majusi </li></ul><ul><li>Aku bahkan bukan pula seorang Muslim </li></ul><ul><li>Aku tidak dimiliki oleh tanah, lautan yang dikenal atau tidak </li></ul><ul><li>Alam tidak dapat mengajari aku sebagai miliknya, demikian juga langit </li></ul><ul><li>Tidak pula Cina, India dan Bulgaria </li></ul><ul><li>Tempat kelahiranku tidak ada dimanapun </li></ul><ul><li>Aku tidak punya tanda dan tidak memberi tanda </li></ul><ul><li>Kau katakan melihat mulut,mata dan hidungku, mereka bukan milikku </li></ul><ul><li>Aku adalah Kehidupan itu sendiri </li></ul><ul><li>Aku telah melempar dualitas seperti kain lap yg telah usang. </li></ul><ul><li>Aku melihat dan mengenal seluruh waktu dan seluruh dunia </li></ul><ul><li>Sebagai satu, satu dan selalu satu </li></ul><ul><li>Maka apa yg mesti kukatakan agar kau mengakui siapa yg berbicara? </li></ul><ul><li>Akuilah itu dan ubahlah segalanya !!! </li></ul><ul><li>Ini adalah suaramu sendiri yang menggemakan dinding-dinding Tuhan. </li></ul>
  • 78. Terima kasih dan semoga bermanfaat
  • 79. MANFAAT EQ <ul><ul><li>Emosi penting sebagai “Energi peng a ktif” </li></ul></ul><ul><ul><li>untuk nilai-nilai etika profesi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Membangkitkan intuisi dan rasa ingin </li></ul></ul><ul><ul><li>tahu untuk antisipasi masa depan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Membantu IQ untuk pengambilan </li></ul></ul><ul><ul><li>keputusan </li></ul></ul>
  • 80. 2. KONSEPSI DASAR KECERDASAN EMOSIONAL Howard Gardner (1983 ) <ul><li>Pengertian dan Fungsi KE/EQ </li></ul><ul><li>Perbedaan IQ dan EQ </li></ul>

×