Proses dan Metode Perencanaan Program Kesehatan Masyarakat

19,232 views
18,841 views

Published on

Published in: Education, Technology, Business
0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
19,232
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
641
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • The HNP Lifecycle – what is it and how can it be used in program design? This slide describes what the lifecycle is – the main stages. The lifecycle is often divided into infancy (the first year of life) with a neonatal period up to 28 days, followed by the rest of the childhood years, the school age period of life, early adolescence, adulthood and aging. The reproductive period covers adolescence and adulthood. Each of these periods carry its own risks. At each stage, poor are at increased risk of diseases, disability and death compared to rich. Why a life “cycle” and not just a lifespan? The lifecycle comes full circle when the reproductive period of a women results in pregnancy and child birth. The concept of a lifecycle emphasizes the intergenerational effects – that the health and nutrition outcomes at one stage of life determines to some extent the outcomes of a later stage of life – and into the next generation. Several examples will be given in upcoming slides. For example, the education, health and nutritional status of a woman – before and during pregnancy -- are key determinants for the health and nutritional outcomes of her infant – including the survival of the newborn. The lifecycle is not a new concept; only the increased applications of it in the context of improving HNP outcomes of the poor.
  • Proses dan Metode Perencanaan Program Kesehatan Masyarakat

    1. 1. Proses dan Metode Perencanaan Program Kesehatan Masyarakat Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan FKMUI
    2. 2. Pokok Bahasan <ul><ul><li>Pengertian dan Urgensi Perencanaan </li></ul></ul><ul><ul><li>Problem Solving Cycle (PSC) </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis Situasi </li></ul></ul>
    3. 3. TUJUAN KHUSUS <ul><ul><li>Memahami urgensi perencanaan dalam penyusunan program kesehatan masyarakat </li></ul></ul><ul><ul><li>Memahami pentingnya dan mampu melakukan langkah-langkah analisis situasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Memahami besaran dan peta persebaran masalah kesehatan masyarakat </li></ul></ul>
    4. 4. Perencanaan <ul><li>Hani Handoko, 1997: </li></ul><ul><ul><li>Ada pada semua jenis kegiatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya yang berkaitan dengan: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Apa yang harus dilakukan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Bagaimana melakukan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kapan melakukannya </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Siapa yang melakukan </li></ul></ul></ul>
    5. 5. Urgensi Perencanaan <ul><li>Hani Handoko, 1997: </li></ul><ul><ul><li>Protective Benefits: mengurangi kemungkinan kesalahan dalam pembuatan keputusan </li></ul></ul><ul><ul><li>Positive benefits: meningkatkan sukses pencapaian tujuan organisasi </li></ul></ul>
    6. 6. SIKLUS PEMECAHAN MASALAH Problem Solving Cycle (PSC)
    7. 7. Tahap-tahap dalam PSC Problem Solving Cycle Analisis Situasi Identifikasi Masalah Prioritas Masalah Tujuan Alternatif Pemecahan Masalah Rencana Operasional Pelaksanaan & Penggerakkan Pemantauan Pengawasan & Pengendalian Evaluasi
    8. 8. Problem Solving Cycle <ul><ul><li>Pendekatan integral dan komprehensif dalam penyusunan rencana dan program </li></ul></ul><ul><ul><li>Membantu memberikan pemahaman situasi dan masalah yang dihadapi </li></ul></ul><ul><ul><li>Terdiri atas berbagai teknik dan metode kerja </li></ul></ul><ul><ul><li>Road-map pengembangan program </li></ul></ul>
    9. 9. ANALISIS SITUASI KESEHATAN
    10. 10. POKOK BAHASAN <ul><ul><li>Analisis Situasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah Kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Sumber Informasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Identifikasi masalah </li></ul></ul>
    11. 11. ANALISIS SITUASI <ul><ul><li>Kegiatan mengumpulkan dan memahami informasi tentang suatu situasi yang berguna untuk menetapkan masalah; </li></ul></ul><ul><ul><li>Bertujuan untuk memperoleh gambaran dan dinamika permasalahan secara jelas serta faktor-faktor yang mempengaruhi masalah tersebut. </li></ul></ul>
    12. 12. CARA ANALISIS <ul><ul><li>Menggunakan informasi dari sistem informasi yang sudah ada; </li></ul></ul><ul><ul><li>Memanfaatkan data-data diperkirakan sudah cukup representatif untuk suatu daerah; </li></ul></ul><ul><ul><li>Menggunakan berbagai Pendekatan dan Model: sistem, supply-demand, HL Blum, Milton Roemer, dll. </li></ul></ul><ul><ul><li>Memperhatikan berbagai faktor yg mempengaruhi kesehatan </li></ul></ul>
    13. 13. DETERMINANTS OF HEALTH (HL. Blum, 1981) Health Status Heredity Environment Medical Service Life Style
    14. 14. DETERMINANTS OF HEALTH M. Roemer, 1993 HEALTH STATUS: Physical, Mental, and Social Well being CHARACTERISTIC OF INDIVIDU : Age, Sex, immunity, Genetic, Background, Habit, etc. SOCIAL ENVIRONMENT : Education, Occupation, Income, Relationships, Urbanization, etc. PHYSISCAL ENVIRONMENT : Geography, Climate, Housing, Food, Water, etc. HEALTH SERVICES : Promotion, Prevention, Protection, Treatment, Rehabilitation, etc.
    15. 15. Pendekatan Sistem PROSES Pelaksanaan Yankes dan Penunjang INPUT: Sumber daya dan Masyarakat OUTPUT Cakupan Program OUTCOME Derajat Kesehatan LINGKUNGAN
    16. 16. Supply – Demand Dynamic Supply Side Demand Side Program dan Pelayanan Kesehatan serta Penunjang (non kesehatan) Masyarakat dan Lingkungan
    17. 17. Ringkasan: Analisis Situasi Kebijakan kes. nasional Rencana Pemb. Daerah Renstra Kes. Daerah Surveilans Susenas Data daerah Laporan RSUD Lap Puskesmas Pemahaman thd Situasi & Trend Kesehatan Suatu Daerah Lap Swasta Penelitian Sektor lain Kependudukan Identifikasi Masalah Kesehatan
    18. 18. SUMBER INFORMASI <ul><ul><li>Sumber data dan informasi yang dipergunakan : </li></ul></ul><ul><li>- Laporan Puskesmas (SP2TP) </li></ul><ul><li>- Laporan Rumah Sakit </li></ul><ul><li>- Data Kependudukan: dr kantor statistik </li></ul><ul><li>setempat, kecamatan, kelurahan) </li></ul><ul><li>- Data Susenas. </li></ul><ul><li>- Hasil-hasil survey </li></ul>
    19. 19. Hasil Analisis <ul><ul><li>Informasi dan pemahaman tentang situasi pembangunan sosial yang berlangsung: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Variabel </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Indikator </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Besaran </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Dinamika </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Dll </li></ul></ul></ul>
    20. 20. Cara Penyajian <ul><ul><li>Deskriptif: narasi dengan kalimat yang tepat dan mencukupi </li></ul></ul><ul><ul><li>Alat bantu: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Tabel </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Diagram </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Gambar </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Model </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Ilustrasi </li></ul></ul></ul>
    21. 21. Misal Membuat analisis situasi berdasarkan pendekatan HL Blum seperti yang menjadi model dalam Profil Kesehatan selama ini. Apa saja yang harus dicakup, dianalisis dan dilaporkan?
    22. 22. 1. Faktor Lingkungan Kesehatan <ul><ul><li>Akses terhadap air bersih </li></ul></ul><ul><ul><li>Jamban/ tempat BAB </li></ul></ul><ul><ul><li>Sampah </li></ul></ul><ul><ul><li>Lantai Rumah </li></ul></ul><ul><ul><li>Breeding places </li></ul></ul><ul><ul><li>Polusi </li></ul></ul><ul><ul><li>Sanitasi tempat umum </li></ul></ul><ul><ul><li>Bahan Beracun Berbahaya (B3)  peptisida, hormonal, dsb. </li></ul></ul><ul><ul><li>Kebersihan TPU (Tempat Pelayanan Umum) </li></ul></ul>
    23. 23. 2. Perilaku Kesehatan <ul><ul><li>Konsep sehat/sakit: health belief --> </li></ul></ul><ul><ul><li>Life style : </li></ul></ul><ul><li>a. alkohol </li></ul><ul><li>b. rokok </li></ul><ul><li>d. promiscuity : tempat-tempat berisiko </li></ul><ul><li>STD </li></ul><ul><li>e. narkoba </li></ul><ul><li>f. olah raga ?? </li></ul><ul><li>3. Health seeking behavior  Kalau tidak sakit parah tidak akan pergi ke puskesmas </li></ul>Analisis Data Susenas
    24. 24. Faktor perubahan perilaku <ul><ul><li>Faktor predisposisi (predisposing factors) yaitu pengetahuan, kepercayaan, sikap, nilai dan persepsi </li></ul></ul><ul><ul><li>Faktor yang memungkinkan (enabling factors) yaitu kesediaan sumber daya, keterjangkauan dan ketrampilan petugas </li></ul></ul><ul><ul><li>Faktor penguat (reinforcing factors) yaitu sikap dan perilaku petugas kesehatn, keluarga, teman sejawat, orang tertentu dan lain-lain. </li></ul></ul>
    25. 25. 3. Faktor Pelayanan Kesehatan <ul><ul><li>Kinerja/cakupan </li></ul></ul><ul><ul><li>SDM: jumlah (belum semua puskesmas ada dokternya), jenis, distribusi </li></ul></ul><ul><ul><li>Sarana: jumlah (8 puskesmas dan 16 puskesmas pembantu), jenis (hanya memberikan pelayanan dasar), distribusi </li></ul></ul><ul><ul><li>Pembiayaan: Anggaran Kesehatan 11 milyar tahun 2004, naik dari 9 milyar 2003. Walau sudah meningkat, tetapi masih kurang. </li></ul></ul>District Health Account (DHA)
    26. 26. 4. Faktor Kependudukan/ Demografi <ul><ul><li>Jumlah penduduk </li></ul></ul><ul><ul><li>Pertumbuhan penduduk </li></ul></ul><ul><ul><li>Struktur umum </li></ul></ul><ul><ul><li>Distribusi spasial </li></ul></ul><ul><ul><li>Mobilitas: “pulang-balik”: Masalah di Jabotabek </li></ul></ul><ul><ul><li>Jml penduduk miskin (Gakin) </li></ul></ul><ul><ul><li>Jml kelompok khusus/rentan: </li></ul></ul><ul><li>a. Bumil </li></ul><ul><li>b. Persalinan </li></ul><ul><li>c. Bayi </li></ul><ul><li>d. Balita </li></ul><ul><li>e. Anak sekolah </li></ul><ul><li>f. Tenaga kerja </li></ul><ul><li>g. Usila </li></ul>Kantor Statistik BKKBN Vital Statistik
    27. 27. SISTEMATIKA LAPORAN HASIL ANALISIS SITUASI <ul><ul><li>Gambaran umum wilayah: administrasi, batas wilayah, kondisi geografi, tata guna lahan dll. </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis Derajat/Masalah Kesehatan: morbiditas dan mortalitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis Lingkungan Kesehatan: fisik, sosial, kimia, air bersih, sampah, dll. </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis Perilaku Kesehatan: kepercayaan, perilaku, kebiasaan, dll. </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis Faktor Keturunan: Analisis Kependudukan spt: jumlah, kepadatan, pertumbuhan, proporsi muda/tua, dll </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis Program dan Pelayanan Kesehatan: sarana yankes, cakupan program, dll. </li></ul></ul><ul><ul><li>Daftar Masalah </li></ul></ul>
    28. 28. Alat Bantu Penyajian Analisis Analisis Profil Kesehatan dg cara menyajikan ke-5 domain dalam pendekatan HL Blum 1 lembar kertas LS MC HS D E Atau 5 lembar kertas
    29. 29. Analisis Situasi <ul><li>Kerjakan Individual </li></ul><ul><ul><li>Masalah kesehatan apa saja yang mungkin dihadapi oleh masyarakat dalam suatu kelurahan di Jakarta/Depok? </li></ul></ul><ul><ul><li>Informasi apa saja yang akan dicari? </li></ul></ul><ul><ul><li>Siapa saja yang akan anda jadikan sumber informasi? </li></ul></ul><ul><ul><li>Langkah apa saja yang akan anda lakukan untuk mendapatkan informasi itu? </li></ul></ul>
    30. 30. Analisis Masalah Kesehatan di Puskesmas <ul><ul><li>Informasi kesehatan apa saja yang dapat diperoleh dari sebuah puskesmas? </li></ul></ul><ul><ul><li>Informasi apa saja yang akan dicari? </li></ul></ul><ul><ul><li>Siapa saja yang akan anda jadikan sumber informasi? </li></ul></ul><ul><ul><li>Langkah apa saja yang akan anda lakukan untuk mendapatkan informasi itu? </li></ul></ul>
    31. 31. Analisis Masalah Kesehatan di Kelurahan-Desa <ul><ul><li>Informasi kesehatan apa saja yang dapat diperoleh dari Kantor Kelurahan/Balai Desa? </li></ul></ul><ul><ul><li>Informasi apa saja yang akan dicari? </li></ul></ul><ul><ul><li>Siapa saja yang akan anda jadikan sumber informasi? </li></ul></ul><ul><ul><li>Langkah apa saja yang akan anda lakukan untuk mendapatkan informasi itu? </li></ul></ul>
    32. 32. MISAL: Analisis Profil Kesehatan Demographic: 1. Population 2. Growth rate 3. Density 4. Age groups 5. Urban : Rural 6. Migration 7. Etc. Health Status: 1. Mortalitas IMR, MMR, U5MR, LE 2. Morbiditas Infectious, water based, food based degenerative etc. Health Service: 1. Health worker 2. Ratio HW : Population 3. Health facility - Hospital - Puskesmas 4. Program Achievement 5. Funding, etc Environment: 1. Geographic 2. Physical 3. Biology 4. Social 5. Economy 6. Water Supply 7. Public Facility 8. Etc. Life Style 1.Health concept 2.Health belief 3.Health seeking Behavior 4.Food consump tion pattern 5. Habbit 6. Etc
    33. 33. MISAL: Analisis Status Kesehatan Demographic: 1. Population 2. Growth rate 3. Density 4. Age groups 5. Urban : Rural 6. Migration 7. Etc. Health Status: High IMR Health Service: 1. Health worker 2. Ratio HW : Population 3. Health facility - Hospital - Puskesmas 4. Program Achievement 5. Funding, etc Environment: 1. Geographic 2. Physical 3. Biology 4. Social 5. Economy 6. Water Supply 7. Public Facility 8. Etc. Life Style 1.Health concept 2.Health belief 3.Health seeking Behavior 4.Food consump tion pattern 5. Habbit 6. Etc
    34. 34. MISAL: Analisis Penyakit Tertentu Demographic: 1. Population 2. Growth rate 3. Density 4. Age groups 5. Urban : Rural 6. Migration 7. Etc. Health Status: High Death due to Drug OD Health Service: 1. Health worker 2. Ratio HW : Population 3. Health facility - Hospital - Puskesmas 4. Program Achievement 5. Funding, etc Environment: 1. Geographic 2. Physical 3. Biology 4. Social 5. Economy 6. Water Supply 7. Public Facility 8. Etc. Life Style 1.Health concept 2.Health belief 3.Health seeking Behavior 4.Food consump tion pattern 5. Habbit 6. Etc
    35. 35. Tugas Pekan Lalu <ul><li>1. Setiap mahasiswa menganalisis Profil Kesehatan dan menyajikan dalam bentuk tadi, dengan pilihan: </li></ul><ul><ul><li>Profil kesehatan umum  Good ! </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis status kesehatan  Better ! </li></ul></ul><ul><ul><li>Analisis penyakit tertentu  Best ! </li></ul></ul><ul><li>2. Membuat Daftar Masalah dari analisis itu </li></ul>
    36. 36. PEMETAAN MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT
    37. 37. Misal: PETA MASALAH KESEHATAN <ul><ul><li>Distribusi masalah menurut wilayah </li></ul></ul><ul><ul><li>Distribusi masalah menurut siklus hidup </li></ul></ul><ul><ul><li>Distribusi masalah menurut penyebab </li></ul></ul>
    38. 38. SIKLUS KEHIDUPAN Tahapan Utama Siklus Kehidupan Source: Child and Adolescent Health and Development Department (CAH), WHO 7days 28 days 1 year Birth 5 years 10 years 20 years Early neonatal period Perinatal period Neonatal period Pregnancy Adulthood Infancy Adolescence Childhood Reproductive period Aging Death &quot;Pre-school years &quot;School-age&quot;
    39. 39. Dasar Pemikiran Pendekatan Siklus Kehidupan <ul><ul><li>Intervensi Kesehatan mmlk dampak Kumulatif manfaat,biaya dipengaruhi upaya sebelumnya </li></ul></ul><ul><ul><li>Penetapan prioritas intervensi utk perbaikan berkesinambungan </li></ul></ul><ul><ul><li>Intervensi satu generasi bermanfaat bagi generasi berikut </li></ul></ul><ul><ul><li>Identifikasi Risiko utama utk memutus siklus kemiskinan kesehatan </li></ul></ul>
    40. 40. Manfaat Pendekatan Siklus Kehidupan <ul><ul><li>Menilai Risiko dan Kesenjangan </li></ul></ul><ul><ul><li>Identifikasi Intervensi Pokok </li></ul></ul><ul><ul><li>Identifikasi pengaruh luar kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Penetapan prioritas </li></ul></ul>
    41. 41. Identifikasi Masalah 1 Perumusan masalah kesehatan secara spesifik: 1. Pernyataan adanya kesenjangan secara kualitatif dan kuantitatif 2. Batasan tempat, orang, dan waktu 3. Pemahaman dinamika masalah
    42. 42. Identifikasi Masalah 2 <ul><li>Perumusan masalah pada determinan </li></ul><ul><li>Kesehatan : </li></ul><ul><ul><li>Masalah lingkungan kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah perilaku kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah pelayanan kesehatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Masalah kependudukan/KB </li></ul></ul>
    43. 43. Langkah Pertama Memahami peta dan karakteristik wilayah Output : Peta wilayah yang diberi tanda berdasarkan batas wilayah, pembagian administrasi pemerintahan,topografi dan karakteristik wilayah, dll.
    44. 44. Langkah Kedua Memahami distribusi pelayanan umum: sarana yankes, jalan dan transportasi Output: Peta wilayah berdasarkan sarana jalan-transportasi umum dan pelayanan kesehatan
    45. 45. Langkah Ketiga Memahami distribusi masalah kesehatan menurut penduduk dan kelompok umur Output : Peta distribusi masalah kesehatan menurut penduduk dan kelompok umur
    46. 46. Langkah Keempat Memahami kinerja dan permasalahan Program Kesehatan Output: Peta kinerja program kesehatan menurut wilayah dan kemungkinan penyebab terjadinya ketimpangan antar wilayah desa dan antar kecamatan
    47. 47. Langkah Kelima <ul><li>Penyimpulan masalah </li></ul><ul><li>Output: </li></ul><ul><ul><li>Peta lengkap masalah pelayanan kesehatan pada penduduk </li></ul></ul><ul><li>2. Daftar masalah pelayanan kesehatan pada penduduk </li></ul>

    ×