KESEHATAN ANAK REMAJA
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

KESEHATAN ANAK REMAJA

on

  • 760 views

 

Statistics

Views

Total Views
760
Views on SlideShare
760
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
225
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • 1.PERTUKARAN CAIRAN TUBUH DENGAN ORANG DENGAN HIV+. <br /> VAGINAL, ANAL, ORAL, DARAH <br /> 2.MENGGUNAKAN ALAT SUNTIK SECARA BERSAMA DENGAN ORANG YANG HIV+ <br /> NARKOBA DAN TATOO <br /> 3.PENULARAN DARI IBU KE ANAK <br /> MASA KEHAMILAN, MELAHIRKAN , PEMBERIAN ASI <br />
  • Anda tidak akan terkena HIV dari kontak sosial… misalnya penggunaan toilet, peralatan makan, telepon genggam, komputer, manual pelatihan dsb, yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi HIV. Anda akan tertular HIV apabila ada pertukaran cairan tubuh, berbagi penggunaan jarum yang telah terkontaminasi, dan penularan dari ibu kepada anaknya. <br />

KESEHATAN ANAK REMAJA Presentation Transcript

  • 1. DR. ZAKIAH UPF PKM RANGKAPAN JAYA BARU
  • 2.  Anak : 0-21 & blm menikah (UU.N0.24/1979) Anak Usia Sekolah : 5-24 Th ( termasuk TK/RA ) Remaja : usia 10 - 19 tahun (WHO)  Masa peralihan  Banyak Masalah Kesehatan :    Fisik  Psikososial : anak - dewasa
  • 3. PROSES TUMBUH KEMBANG REMAJA 1. 2. 3. Kelompok 10-19 tahun Masa peralihan dari kanak-kanak sampai menjelang dewasa Masa rawan dan kritis dalam perkembangan emosi dan perilaku belum stabil
  • 4. 5
  • 5. 6
  • 6. MASA AKIL BALIQ Remaja putri • • • • tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan payudara membesar pinggul melebar haid
  • 7. MASA AKIL BALIQ Remaja putra • • Tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan Suara berubah • • Jakun membesar Mengalami mimpi basah
  • 8. ALAT REPRODUKSI
  • 9.  Infeksi  Gonore  Keputihan  HIV  – AIDS Seks bebas Diinginkan  Kehamilan Tidak
  • 10. tanpa keluhan, hanya keputihan (kental kekuningan), bisa disertai sakit bak bak sakit/panas, keluar nanah, ujung penis merah & bengkak
  • 11. HIV AIDS CARA-CARA PENULARAN
  • 12. KONTAK SOSIAL TIDAK AKAN MENULARKAN HIV
  • 13. Makan bersama Berjabat tangan Gigitan nyamuk/serangga 23
  • 14.  KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN
  • 15. DORONGAN SEKSUAL Faktor yang dapat mempengaruhi : 1. Menonton film porno 2. Melihat gambar porno 3. Mendengar cerita porno 4. Berduaan di tempat sepi 5. Berkhayal tentang seksual 6. Menggunakan zat perangsang (narkoba)
  • 16. SEKS BEBAS AKIBAT 1. Kehilangan keperawanan dan keperjakaan 2. Tertular dan menularkan penyakit menular seksual 3. Kehamilan yang tidak diinginkan 4. Kawin terpaksa
  • 17. SEKS BEBAS CARA MENGHINDAR 1. Rajin beribadah 2. Mampu menahan dorongan seksual sebelum menikah 3. Beraktifitas positif
  • 18. KEHAMILAN REMAJA Perkembangan fisik belum siap untuk melahirkan karena panggulnya masih belum sempurna
  • 19. KEHAMILAN REMAJA AKIBAT 1. Putus sekolah 2. Dikucilkan teman 3. Kelahiran anak yang tidak diinginkan 4. Pengguguran kandungan 5. Bayi lahir cacat 6. Berat bayi lahir rendah
  • 20. CARA MENGENDALIKAN 1. 2. 3. Taat beribadah Remaja memahami tugas utamanya : belajar Mengisi waktu sesuai dengan bakat, minat dan ketrampilan
  • 21. PENGARUH TEMAN !! 1. 2. 3. Untuk berbagi pikiran dan perasaan Bisa memberikan pengaruh baik dan buruk Salah memilih teman, merugikan masa depan
  • 22. TEMAN YANG BAIK 1. 2. 3. Membawa pengaruh baik kepada kita Setia di kala senang dan susah Dapat dipercaya
  • 23. DEFINISI : Bahan atau zat kimia yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh (diminum, dihisap, disuntikkan) dapat mengubah pikiran, perasaan, suasana hati atau perilaku seseorang. Dan penggunaannya tersebut akan menimbulkan ketagihan/ketergantungan. NARKOBA NAPZA Narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya. Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya
  • 24. NARKOTIKA ( UU RI no 22 thn 1997)  Sediaan yang berasal dari tanaman :Candu (Papaver Somniverum), Ganja (Canabis Sativa), Koka (Erythroxylon Coca)  Bahan-bahan lain yang alami atau sintetis maupun semi sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti Morfin atau Kokain.  Menyebabkan ketergantungan atau ketagihan.
  • 25. PSIKOTROPIKA ( UU RI no 5 thn 1997) Zat/obat baik alami atau sintetis yang bukan narkotika, yang berhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.
  • 26. Bahan atau zat yang berpengaruh psikoaktif, diluar yang disebut Narkotika dan Psikotropika. TERDIRI DARI: 1. Minuman beralkohol: berpengaruh menekan SSP, mengandung Etil alkohol/Etanol. Terdiri dari 3 golongan: Golongan A: Kadar Etanol 1 – 5% (Bir) Golongan B: Kadar Etanol 5 – 20% (Anggur/Wine) Golongan C: Kadar Etanol 20 – 40% (Wishkey, Vodka, Manson, dll) 2. Inhalansia/Gas yang dihirup: Bahan mudah menguap, ada dalam berbagai alat rumah tangga atau kantor. Misal: Lem, Thinner, Aseton, Bensin. 3. Nikotin atau Tembakau Misal: Rokok.
  • 27. Individu: Lingkungan: •Coba-coba •Ingin diterima dlm kelompok •Ikut tren •Kenikmatan sesaat •Cari perhatian •Identitas diri •Pelarian dr masalah •Membangkitkan keberanian •Ikut tokoh idolla •Keluarga tak harmonis •Pengaruh teman •Pergeseran norma •Pengaruh teman •Lingkungan cuek •Lingkungan rawan •Pendidikan agama rendah Zat: •Merubah Pikiran •Merubah suasana hati •Merubah perasaan •Merubah perilaku •Menimbulkan ketergantungan •Mudah didapat
  • 28. ROKOK, MERUGIKAN KESEHATAN ! 1. 2. Perokok aktif : orang yang menghisap rokok Perokok pasif : orang yang berada di sekitar perokok aktif yang turut menghisap asap rokok
  • 29. Zat berbahaya dalam rokok : nikotin, tar, CO, dan zat kimia lainnya bersifat racun. Mengakibatkan penyakit saluran pernapasan, sistem peredaran darah, sistem syaraf, alat pencernaan, alat reproduksi dan kanker di berbagai organ tubuh.
  • 30. PENGARUH DAN PEMICU PENGGUNAAN NAPZA 1. 2. Faktor internal : tidak percaya diri, pemurung, pencemas, disebabkan karena merasa kurang bahagia dalam lingkungan keluarga, kurang mendapat bekal keimanan dan ketrampilan dalam menangkal hal-hal yang tidak sehat Faktor eksternal : bujukan dari teman, berbagai tantangan dan ancaman
  • 31. DAMPAK SOSIAL 1. 2. 3. Dikucilkan dari pergaulan luar karena membentuk kelompok sendiri di antara mereka. Hubungan sosial dengan keluarga dan teman-teman di lingkungan sekolah atau tempat tinggalnya menjadi renggang. Kebutuhan akibat NAPZA : mencuri, berbohong, menjual barang yang ada di dalam rumahnya, hubungan dengan keluarga makin buruk
  • 32. KONSEKUENSI HUKUM, TINDAKAN KRIMINAL ! UU narkotika dan UU psikotropika mengatur tentang produksi, transito, pengangkutan, import, eksport, penyaluran, penyerahan, dll ( ada sanksi ).
  • 33.  OVERWEIGHT&OBESITAS  ANEMIA
  • 34. 1. D I E T Makan teratur dengan gizi seimbang Kurangi karbihidrat, makanan berlemak, gula & makanan yang manis Makan banyak sayur & buah-buahan Hindari Alkohol
  • 35. 2. O L A H R A G A Teratur ½ - 1 jam minimal 3x seminggu Pilih yang sesuai dengan usia & kondisi kesehatan Tingkatkan kegiatan fisik sesuai dengan yang dilakukan sehari-hari
  • 36. 5 L yaitu : LETIH LESU LEMAH LELAH LALAI
  • 37. 1. 2. 3. 4. 5. Remaja lebih suka makanan jajanan yang kurang bergizi. Remaja sering maka di luar rumah bersama teman-teman sehingga waktu makan tidak teratur. Remaja sering tidak makan pagi karena tergesagesa. Remaja putri sering menghindari beberapa jenis bahan makanan , seperti telur dan susu. Standar “langsing” tidak jelas untuk remaja.