20121105 majalah detik_49

1,071 views
971 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,071
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
12
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

20121105 majalah detik_49

  1. 1. lampung bocah dari pujian untukmembara penjara australia james bond ik kom k mpo i dirataks di A HL AN I S KAN DMELAWAN EDISI 49 05 NOVEMBER 2012
  2. 2. majalah detik Table of Contents Favorite Back Share FBHome Table of Contents Gunakan icon berikut Memutar ipad: sebagai petunjuk membaca Untuk melihat majalah majalah ini dalam tampilan horizontal atau vertikal Kebawah Galeri Image Tap Audio Rubrik: Geser kekiri dan kekanan untuk melihat rubrik Close Video 3600 Geser 360 View Artikel: Geser keatas dan kebawah Putar Map untuk membaca artikel Kumpulan edisi yang sudah dan belum didownload Pindah halaman lewat scroll Menampilkan majalah yang sedang dibaca
  3. 3. Edisi 49 5 - 11 november 2012 Nasional Cerita Miring Rombongan Haji Menag Kolega Suryadharma Ali melenggang tenang di tengah antrean panjang calon haji. Padahal antrean haji mencapai dua juta. Jatah siapa yang mereka ambil? album SBY Raih Penghargaan Ratu Inggris , HUT ke-48Fokus Partai Golkar, Remy Soetansyah WafaDahlan Iskan Melawan InternasionalDahlan Iskan kembali bersitegang dengan DPR. Kali ini Sang Taipan di Tubir JurangDahlan digoyang lewat audit investigatif BPK terkaitinefisiensi di PLN tahun 2009/2012. Ia melawan. people The Rolling Stones, Rio Dewanto, Chelsea OliviaKriminal gaya hidupPecah Perang Karena Colekan Hilang Gairah Bercinta Ribuan orang menyerang Desa interview Balinuraga. Mereka menyerang dari Agus Martowardojo: Pecah Perang Karena Colekan segala arah. Belasan orang tewas. Siapa Bilang MRT Batal? Ribuan orang menyerang Desa Pemicunya isu pelecehan terhadap wkwkwk Balinuraga, ribuan banyaknya. seorang gadis. Mereka menyerang dari segala arah. Belasan orang tewas. Pemicunya isu pelecehan terhadap seorang gadis. Polisi Ditabrak Penerjun PayungLAPSUS musikBalada Bocah ABK Dalam Sihir Balada Chicago i k bisnis kompok Rihat Dulu Pakcik! iram ksiCover: Kiagus Aulianshah d i ta Film @majalah_detik d Skyfall Kerennya Terlalu! LensaTap Pada konten untuk membaca artikel Badai Sandy Pemimpin Redaksi: Arifin Asydhad Wakil Pemimpin Redaksi: Iin Yumiyanti Redaksi: Deden Gunawan, M Rizal, Irwan Nugroho, Ken Yunita, Mulat Esti Utami, Silvia Galikano, Bahtiar Rifai, Evi Tresnawati, Monique Shintami, Isfari Hikmat, Rahmayoga Wedar, Aryo Bhawono, Hans Henricus Tim Foto: Dikhy Sasra, Ari Saputra, Haris Suyono, Agus Purnomo Product Management: Rohalina Gunara, Sena Achari, Eko Tri Hatmono Creative Designer: Mahmud Yunus, Kiagus Aulianshah, Galih Gerryaldy, Desy Purwaningrum Kontak Iklan: Arnie Yuliartiningsih, Email: sales@detik.com Telp: 021-79177000, Fax: 021-79187769-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------Direktur Utama: Budiono Darsono Direktur: Nur Wahyuni Sulistiowati, Heru Tjatur, Warnedy Kritik dan Saran:appsupport@detik.com Alamat Redaksi: Gedung Aldevco Octagon Lantai 2, Jl. Warung Jati Barat Raya No.75Jakarta Selatan, 12740 Telp: 021-7941177 Fax: 021-7944472 Email: redaksi@majalahdetik.comMajalah detik dipublikasikan oleh PT Agranet Multicitra Siberkom, Grup Trans Corp. Majalah detik 23 - 29 APRIL 2012
  4. 4. AlbumSBY Raih PenghargaanRatu Inggris R atu Inggris, Elizabeth II memberikan gelar penghargaan Dari Kiri: Pangeran Philip, “Knight Grand Cross in the Order of Bath” kepada Pre- Ani Bambang siden SBY dalam kunjungan kenegaraan di awal bulan Yudhoyono, Ratu Elizabeth II dan November. Penghargaan kelas tertinggi dari Order Bath SBY ini diberikan untuk kalangan militer maupun masyarakat sipil ber-Dan Kitwood - WPAPool /Getty Images prestasi. Penghargaan ini diberikan pertama kali oleh Raja George I pada 1725. Penghargaan serupa pernah diberikan kepada Mantan Pre- siden Amerika Serikat, Ronald Reagan; Presiden Prancis, Jacques Chirac; dan Presiden Turki, Abdullah Gul. Kunjungan ke Inggris ini dalam rangka memenuhi undangan Ratu Elizabeth II, sekaligus merupakan undangan kedua setelah Presiden Sukarno pada tahun 1979. (NIQ) Majalah detik 5 - 11 november 2012
  5. 5. Album HUT ke-48 Partai Golkar M enginjak usianya yang pada Rabu 31 Oktober malam ke-48, Partai Golongan lalu. Tahun ini Golkar meng- Karya (Golkar) meng- usung tema “Suara Golkar Sua- gelar perayaan ulang tahunnya ra Rakyat Indonesia”. Perayaan di Hall A, Pekan Raya Jakarta meriah dengan pergelaran tari- tarian dan pertunjukan musik. Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Aburizal Bakrie hadir ditemani oleh istri, Tatty Murni- ati, beserta anak dan cucunya. Turut hadir Wakil Presiden Bo- ediono, dan sejumlah pimpinan parpol seperti Ketum Partai Hanura, Wiranto dan Ketum PKBIB, Yenny Wahid. Termasuk sejumlah pejabat Golkar. (NIQ)ANTARA/Wahyu Putro A Remy Soetansyah Wafat P engamat musik sekaligus wartawan senior, Remy Soetansyah tutup usia pada Selasa 30 Oktober lalu di Rumah Sakit Pusat Pertamina karena serangan stroke. Al- marhum meninggal pada pukul 19.10 WIB. Serangan stroke mendera sejak Senin malam menyanyikan lirik ciptaannya sebelumnya, dan ini merupakan yaitu Nicky Astria dan Ahmad kali kedua setelah serangan Albar. Serta puisi “Surat Kepa- stroke pertama yang terjadi da Mabuk” karangannya per- pada dua tahun lalu. nah dibawakan oleh Iwan Fals. Remy dikenal sebagai war- Almarhum meninggal pada usia tawan senior yang juga banyak 54 tahun dan meninggalkan menciptakan lirik lagu dan pu- seorang istri serta beberapa isi. Beberapa artis yang pernah orang anak. (NIQ) Majalah detik 5 - 11 november 2012
  6. 6. fokus dahlan iskan melawanSeteruDua BabakDahlan-SenayanDahlan Iskan kembalibersitegang dengan DPR.Kali ini dahlan digoyanglewat audit investigatifBPK terkait inefisiensi dipln tahun 2009/2010.Reporter: Hans Henricus, Bahtiar Rifai,Elvan Dhany Sutrisno dan Aryo BhawonoHasan Alhabshy/detikfoto Majalah detik 5 - 11 November 2012
  7. 7. fokus dahlan iskan melawan R abu, 24 Oktober 2012. Hari mulai beranjak malam saat satu per satu kursi di ruang rapat Komisi VII DPR di Senayan, Jakarta mulai ter- isi. Sejumlah tamu undangan dari BP Migas, Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina juga sudah memadati ruang tunggu. Namun rapat tak kunjung dimulai. Padahal anggota Komisi VII sudah tak sabar mengikuti rapat beragenda klarifikasi Mantan Dirut Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai pemborosan di PLN senilai Rp 37,6 triliun pada 2009/2010 itu. Rapat ini sebenarnya dijadwalkan digelar dua hari sebelumnya, Senin 22 Oktober 2012, tetapi ha- rus ditunda karena sang aktor utama mantan Dirut PLN, Dahlan Iskan berha- langan hadir. Dahlan yang kini menjabat Menteri Badan Usaha Milik Ne- gara (BUMN) itu tengah mendampingi Presiden melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta. Gerutuan mulai terde- ngar saat Dahlan Iskan tak kunjung tampil. Geru- tu itu berubah jadi amarah setelah dipastikan mantanTap untuk melihat video jumpapers Dipo Alam. bos Jawa Pos itu kembali tidak memenuhi undangan DPR. Apalagi setelah diketahui tamu yang ditunggu ternyata lebih memilih mengurus ternak sapi milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) di Jambi. Program ini memang salah satu program yang dirintis Dahlan un- tuk mendongkrak kinerja sejumlah PTPN yang masih merugi. Majalah detik 5 - 11 November 2012
  8. 8. fokus dahlan iskan melawanDahlan Iskan mengendaraimobil listrik menuju gedungBadan Pengkajian danPenerapan Teknologi (BPPT).Jhoni Hutapea/detikfoto “Semua teman-teman marah karena kok memen- tingkan sapi?" cerita Ketua Komisi VII, Sutan Bhatoe- gana. Dahlan juga tidak berusaha menutupi alasan ketida- khadirannya. "Saya tidak datang tadi malam karena saya ke Jambi, urus sapi," katanya usai mengikuti rapat di kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, keesokan harinya. Dahlan berkilah kunjungan ke Jambi ini telah lama diagendakan, sementara undangan dari Komisi VII baru diterima beberapa hari sebelumnya. Sedangkan alasan lainnya masih disimpan. Undangan kepada Dahlan ternyata salah alamat, karena undangan itu ditujukan kepada Menteri BUMN dan bukan kepada mantan Dirut PLN. Padahal seba- gai Menteri BUMN mitra Dahlan seharusnya Komisi VI, bukan Komisi VII. Namun Komisi VII DPR tak mau disalahkan. Apalagi agenda yang dibahas dinilai sangat penting, karena menyangkut potensi kerugian negara yang nilainya puluhan triliun rupiah. "Ini perkara besar, tulisannya saja PLN kehilangan kesempatan untuk berhemat, sebenarnya itu artinya kerugian negara. Kalau sudah kerugian negara ini Majalah detik 5 - 11 November 2012
  9. 9. fokus dahlan iskan melawan Dahlan Iskan sedang mengobrol santai dengan koleganya. istimewa sudah tindak pidana, jadi jangan main-main," tegas Ketua Panitia Kerja (Panja) Sektor Hulu Listrik Komisi VII DPR, Effendi Simbolon. Ego anggota DPR yang terhormat terusik. Apalagi beberapa hari sebelumnya Dahlan membuat ulah. Ia melempar isu panas dengan menyatakan, ada sejum- lah anggota dewan yang suka minta jatah ke BUMN. Anggota dewan pun meradang. Dahlan dinilai telah mencoreng muka Senayan. Panja Sektor Hulu Listrik yang dibentuk November 2010, pun menjadikan audit investigatif BPK terhadap PLN yang menyebut ada potensi kerugian hingga Rp 37,6 triliun pada 2009/2010 sebagai senjata. Kebetul- an saat itu perusahaan setrum negara ini dipimpin Dahlan. Audit yang sudah masuk ke Senayan, sejak Sep- tember 2011 ini, sebenarnya tak secara langsung menyebut PLN bertanggung jawab atas inefisiensi ini. Namun DPR yang telanjur geram ingin segera balik ‘menyerang’ Dahlan.  “Panja sudah hampir menyelesaikan tugasnya, se- Majalah detik 5 - 11 November 2012
  10. 10. fokus dahlan iskan melawan hingga para pihak yang terkait dimintai klarifi- kasi, termasuk Pak Dah- lan selaku mantan Dirut PLN,” ujar Sutan kepada majalah detik. DPR bersikeras memin- ta  klarifikasi, terutama dari Dahlan karena dini- lai  penting sebelum Panja mengakhiri tugasnya dan merumuskan rekomen- dasi. Undangan pun kem- bali dikirim. Meski sedang reses, DPR tetap bernafsu ‘menyidang’ Dahlan. Rapat itu bakal digelar pada 13 November 2012. Jika Dahlan kembali mangkir, Senayan mengancam akan memang- gil paksa. Kali ini, Dahlan sudah me-Surat edaran Seskab DipoAlam. nyanggupi akan hadir dan menjelaskan semuanya. Pun jika diminta untuk mengungkap nama-nama anggota dewan yang suka meminta jatah dari BUMN. Dahlan pun menantang. Menurutnya audit investigatif untuk mengungkap inefisiensi di PLN itu justru datang dari dirinya. “Anda ingat kalau meliput Komisi VII DPR, waktu itu saya ungkap dengan sangat antusias dan berkali-kali sampai setengah menangis bahwa telah terjadi ine- fisiensi itu? Nah dari situ kemudian Komisi VII minta kepada BPK untuk memeriksa,” ujarnya saat ditemui majalah detik usai senam di Monas. Dahlan bahkan menyebut inefisiensi di PLN bisa dua kali lipat diban- ding temuan BPK. Majalah detik 5 - 11 November 2012
  11. 11. fokus dahlan iskan melawan Ini bukan kali pertama Dahlan menghadapi se- rangan DPR. Sebelum- nya ia juga menghadapi ancaman interpelasi karena mengganti jajar- an direksi BUMN Energi, tanpa melalui prosedur yang seharusnya. Namun niatan ini kandas di tengah jalan, pasalnya sejumlah anggota dewan yang sudah membubuhkan tanda ta- ngannya tiba-tiba menarik dukungan.  Dahlan pun tak bebas dari gangguan. Ia terus diusik. Sejumlah anggota Komisi VI yang menjadi mitra kerja Dahlan dikabarkan tengah mendorong evaluasi terhadap kinerja Dahlan. Sepak terjang Dahlan yang sering di luar kelaziman, se- perti mengepel toilet bandara misalnya dinilai hanya untuk pencitraan. “Kalau jadi menteri jangan lebay-lah. Yang biasa- biasa sajalah,” kritik anggota Komisi VI, Refrizal.  Meroketnya popularitas Dahlan Iskan membuat gusar politikus Senayan. Dahlan Iskan coba diganjal dengan berbagai cara. Dahlan pun tak menampik adanya upaya untuk mendongkelnya dari Kabinet In- donesia Bersatu II. Temuan BPK mengenai inefisiensi di PLN ini, bisa membuka pintu ke situ. Majalah detik 5 - 11 November 2012
  12. 12. fokus dahlan iskan melawan Bermula dari Kongkalikong Seteru babak kedua ini berawal dari surat edaran Sekretaris Kabinet ber- nomor SE-542/Seskab/ IX/2012 tentang penga- walan APBN 2013/2014 dengan Mencegah Prak- tik Kongkalikong tertang- gal 28 September 2012. Dalam surat yang dituju- kan kepada seluruh Ke- menterian dan Lembaga Pemerintah Non-Kemen-SBY dan Dahlan Iskan saat terian ini, Seskab meminta seluruh Menteri Anggotapelantikan.Foto/Rumgapers Kabinet Indonesia Bersatu II dan Kepala Lembaga Negara Non-Kementerian untuk menolak kongkali- kong dengan anggota DPR/DPRD dan rekanan dalam perencanaan dan pembahasan RAPBN 2013. Atas dasar surat edaran ini, Dahlan kemudian me- merintahkan semua direksi BUMN untuk berani menolak anggota DPR yang suka meminta jatah ke BUMN. Perintah ini terutama ditujukan kepada BUMN yang akan mendapat suntikan penyertaan modal ne- gara (PMN). Pada tahun 2012/2013, sejumlah BUMN memang akan mendapat suntikan modal. Sebut saja PT PAL yang akan disuntik Rp 648 miliar, PT Merpati Nusan- tara Airlines Rp 561 miliar, PT Askrindo Persero Rp 800 miliar, dan PT Jamkrindo Rp 1,2 triliun. Pencairan PMN ini dikhawatirkan akan dijadikan objek pemeras- an oleh para ‘preman’ Senayan. Perintah ini oleh Dahlan kemudian dilaporkan ke- pada Presiden SBY. Tak lupa ia melampirkan SMS ini ke Seskab Dipo Alam. Masalah timbul belakangan, setelah SMS ini bocor ke media. Situasi makin panas Majalah detik 5 - 11 November 2012
  13. 13. fokus dahlan iskan melawan setelah beredar 18 inisial nama anggota DPR yang disebut-sebut sering minta jatah ke BUMN. Kementerian BUMN membantah telah menyebarkan SMS ini. Namun Dahlan menyatakan siap membuka identitas peminta jatah jika memang DPR meminta secara resmi. Hanya menurutnya jumlah para prem- an itu tidak lebih dari 10 orang. “Saya sudah menyam- paikan bahwa sangat bersedia membeberkan. Sangat bersedia,” tegasnya. Kisruh ini telah dilaporkan kepada Presiden SBY. Di Lanud Halim Perdanakusuma sebelum memulai kunjungan kerja ke London, Inggris, Presiden tampak serius menyimak laporan pria kelahiran 17 Agustus 1951 itu. Presiden memang belum angkat suara, tetapiJika Dahlan menurut sumber majalah detik, Istana siap pasangkembali mangkir, badan untuk Dahlan.Senayan Bahkan Seskab Dipo Alam, yang pernah mengartu-mengancam akan kuningkan Dahlan, kini berbalik mendukung Dahlan. “Kalau saya dalam posisi Pak Dahlan, saya akan me-memanggil paksa. lakukan hal yang sama,” ujar mantan aktivis itu.  Dukungan juga datang dari jajaran BUMN yang se- lama ini menjadi sapi perah, termasuk BUMN bidang konstruksi yang jadi langganan dimintai jatah atas proyek-proyek yang dimenanginya. “Pasti saya setuju dan dukung sepenuhnya,” tegas Dirut PT Adhi Karya Tbk, Kiswodarmawan. Namun banyak pihak yang khawatir semua ini ha- nya sensasi sesaat yang akan berakhir antiklimaks. Dahlan berjanji akan membeberkan identitas para pemeras BUMN itu, Senin 5 November ini. Namun itu dinilai tak cukup. Menurut Undang-Undang, Dahlan harus melaporkan orang tersebut ke lembaga yang berwenang karena perbuatan orang-orang itu bisa dikategorikan tindak pidana. “Jika tidak, Dahlan Iskan bisa dianggap menyembunyikan sebuah kejahatan,” tegas Oce Madril dari Pukat UGM. (AMI/YOG) Majalah detik 5 - 11 November 2012
  14. 14. fokus dahlan iskan melawanheboh dahlanbisa sia-siaEnggak ada guna juga Dahlan membuka nama 10 anggota DPR yang memerasBUMN ke DPR. Pastilah DPR membantah. Dahlan sudah tahu jawabannya.Reporter: Bahtiar Rifai, Isfari Hikmat, “Kalau soal support. Kami sendiri sudah katakan, KHans Henricus ANTARA/Widodo S. Jusuf kami support!” alimat itu dengan mantap meluncur dari bibir Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, Kamis 1 November 2012. Dukungan yang dimaksud Dipo adalah dukungan untuk Men- teri Negara BUMN Dahlan Iskan. Lantas Dipo pun memuji Dahlan. Menteri BUMN itu menjadi menteri pertama yang mengindahkan Surat Majalah detik 5 - 11 November 2012
  15. 15. fokus dahlan iskan melawan Edaran (SE) 542/Seskab/IX/2012 tentang Pengawalan Politikus Partai Demokrat  Juhaini Alie - Komisi X  APBN 2013-2014 Dengan Mencegah Praktik Kongka- likong yang terbit pada 28 September 2012. “Dibuka saja Dahlanlah yang melapor kepada Presiden Susilo kalau memang Bambang Yudhoyono (SBY) soal adanya 10 anggota ada anggota DPR yang melakukan pemerasan terhadap BUMN. DPR meminta upeti ke BUMN, Siapa nama 10 pemeras itu? Dahlan tidak mau meng- biar semua klir. Terkait ungkapkan meskipun sudah mengantongi namanya. inisial JA biarkan saja. “Saya punya lisnya, enggak sampai 15, sekitar 10 Saya baru di Komisi VII, oranglah,” ujar Dahlan pada Selasa, 30 Oktober 2012. saya tidak takut karena Dahlan mendapatkan nama itu, setelah menanyai saya baru di Komisi VII.”
 satu per satu Direksi BUMN. Ternyata, banyak direksi Politikus Partai Demokrat BUMN yang pernah “dipalak” oknum anggota DPR. Sutan Bhatoegana - Komisi Ia geregetan dengan oknum anggota DPR itu karena VII sudah tidak tahu malu. Mereka juga memalak BUMN yang tidak memiliki uang. Bahkan pemalak itu meng- “Enggak mau saya me- ajari direksi BUMN agar memakai tangan ketiga untuk nanggapi (soal memberikan uang pada oknum Senayan itu. inisial SG me- “Biar vendor (rekanan BUMN) saja yang bayar, nanti meras BUMN). Ngapain baru BUMN bayar ke vendor. Jadi oknum itu mengajari menanggapi yang enggak Direksi. Itu kan menunjukkan kalau dia ngebet banget jelas? Sudah saya bilang, dapat uang,” cetusnya. buat apa menanggapi Pernyataan Dahlan soal anggota DPR memalak yang gelap, sedangkan yang terang saja masih BUMN itu tak ayal menambah ketegangan hubung- banyak PR-nya.” an dengan DPR. Pasalnya, sebelumnya, Panja Sektor Hulu Listrik Komisi VII DPR berniat melakukan pe- Politikus Golkar Bambang manggilan terhadap Dahlan Iskan. Mereka ingin me- Soesatyo - Komisi III minta keterangan Dahlan atas hasil temuan inefisiensi anggaran PT PLN oleh Badan Pemeriksa Keuangan “Saya barus- an mendapat (BPK) sebesar Rp 37,5 triliun. BBM (Blac- Ketegangan Dahlan dan Senayan semakin memun- kBerry Messe- cak dengan beredarnya 18 inisial anggota DPR yang nger) dari Dahlan disebut sebagai pemeras BUMN. Nama tersebut Iskan yang mengklarifi- antara lain AK, IM, SN, NW, BS (Golkar); PM, EV, CK kasi bahwa nama-nama (PDIP); AR, IR, SUR (PKS); FA (HANURA); ALM, NAS, yang ada di kantongnya (PAN); JA, SG, MJ (PD); MUZ (GERINDRA). tidak terkait sama sekali Majalah detik 5 - 11 November 2012
  16. 16. fokus dahlan iskan melawan dengan saya. Jadi, soal inisial BS yang beredar itu dia tidak tahu siapa yang menyebarkannya. Yang pasti katanya, tidak terkait dengan Bambang Soesatyo. Politikus Golkar Nusron Wahid - Komisi XI “Mengenai inisial NW, saya sudah Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta. kontak dan ANTARA/Puspa Perwitasari konfirmasi langsung ke Mas Dahlan tidak ada Namun nama-nama yang identik dengan inisial itu nama saya. Inisial-inisial ramai-ramai memberi bantahan. Mereka pun menan- itu kata beliau dari pa- tang Dahlan agar membukanya kepada publik. brik kebohongan politik. Meski ditegaskan dua masalah itu merupakan dua Saya juga dengan tegas hal yang berbeda dan tidak terkait, aroma politis tidak meminta Mas Dahlan ayal terasa kental dalam ketegangan antara Dahlan selaku Meneg BUMN dengan DPR itu. Pernyataan Dahlan soal pemalakan membongkar politikus yang melakukan tindak- terhadap BUMN seperti serangan balasan pada DPR an tersebut.” yang akan meminta keterangan Dahlan soal pembo- rosan di PLN. Politikus PDIP Peneliti Pusat Kajian Anti-Korupsi (PUKAT) UGM, Tjahjo Kumolo - Komisi I Oce Madril khawatir data pemerasan anggota DPR “Nama saya terhadap BUMN bakal menguap begitu saja dibarter pakai T, Tjahjo dengan ‘perdamaian’ antara Dahlan dan DPR. Apalagi Kumolo. hingga kini, Dahlan tidak kunjung melaporkan nama- Saya tidak nama itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). tahu ada inisial Juru Bicara KPK Johan Budi mengaku belum mene- CK tersebut. Sebutkan, rima laporan Dahlan soal pemerasan anggota DPR. 10 jangan tanya saya. Tanya nama anggota DPR itu memang masih disimpan rapat siapa yang membuat inisial dong. Jadi sebut- oleh Dahlan. Ia akan membeberkannya kepada Badan kan nama dengan jelas Kehormatan DPR pada Senin, 5 November 2012. siapa,” Pengungkapan kepada BK DPR diprediksi akan sia- sia belaka. Dahlan harusnya melaporkan dugaan pe- Majalah detik 5 - 11 November 2012
  17. 17. fokus dahlan iskan melawan Politikus PAN Alimin Abdullah - Komisi VII  “Sekarang saja kita mau panggil dia (Dahlan Iskan). Katanya bukan dari dia sumber- nya, makanya enggak tahu yang kalian ributkan itu sumbernya mana? Masa yang tidak ada Anggota dewan melakukan interupsi saat mengikuti rapat sumbernya harus saya paripurna DPR. ANTARA/Ismar Patrizki tanggapi? Oh iya, jang- an bikin orang pusing, merasan oleh anggota DPR terhadap BUMN kepada habisi waktu. Saya harus terima banyak telepon penegak hukum. Kasus penyalahgunaan kewenangan tapi bertanya (soal inisial semacam ini sudah memenuhi unsur korupsi. Apalagi ALM) yang enggak jelas Dahlan mengaku sudah memiliki bukti berupa rekam- dasarnya.” an. “Makanya ini untuk menghindari nuansa politisasi dalam penyebutan oknum itu maka Dahlan tidak ada Politikus Gerindra Ahmad Muzani - Komisi I urusan dengan DPR. Enggak ada guna juga dia mem- buka itu ke DPR. Pastilah DPR membantah, Dahlan “Saya tidak sudah tahu jawabannya,” ungkap Oce. mau menang- Aksi peras BUMN oleh DPR memang sudah jadi gapi hal dari cerita usang. Namun tidak semua percaya, BUMN sumber yang menjadi korban. Pengamat Politik UI, Andrinof Cha- tidak jelas. (soal inisial MUZ)” niago menganggap DPR maupun BUMN sama-sama merasakan keuntungan dalam praktik kongkalikong ini. “Ya keduanya sebagai pelaku, hanya statusnya ber- beda. BUMN terdorong untuk mendapatkan proyek, dewan tetap melihat itu sebagai peluang untuk men- dapatkan upeti karena dilihat sebagai BUMN. Jadi ya disuruh cari duit, disuruh memberikan upeti,” jelas Andrinof. (ARY/YOG) Majalah detik 5 - 11 November 2012
  18. 18. fokus dahlan iskan melawan Kronologi Dahlan Iskan vs DPR Mei SEPTEMBER Panja dan pimpin- Hasil audit BPK ditemu- an BPK sepakat kan fakta PLN kehilangan mengaudit PLN, BP melakukan penghematan Migas, PT Perusa- sebesar Rp 37,5 triliun. Panja haan Gas Negara (PGN), dan sektor hulu listrik komisi VII menilai Kementerian ESDM. hal ini sebagai sebuah inefisiensi PLN.2011 2012 28 September akhir 2011 Sekretaris Kabinet Dipo Panja Sektor hulu listrik melakukan Alam mengeluarkan surat pertemuan kembali membahas hasil edaran nomor SE-542/ audit. Panja memberikan kesempat- Seskab/IX/2012. Isinya, pengawalan an kepada PLN, BP Migas, PGN, dan APBN 2013-2014 dengan mencegah Kementerian ESDM untuk melakukan praktik kongkalikong. perbaikan sesuai hasil audit. Awal Oktober 8 Oktober Menteri BUMN Dahlan Panja Sektor hulu listrik melakukan Iskan melaporkan praktik pertemuan kembali membahas hasil upeti kepada Presiden SBY audit. Panja memberikan kesempat- lewat layanan pesan sing- an kepada PLN, BP Migas, PGN, dan kat. Dahlan mengaku menerus- Kementerian ESDM untuk melakukan kan SMS itu ke Dipo Alam perbaikan sesuai hasil audit. 23 oktober 22 OKTOBER Komisi VII DPR memanggil Kabar Dahlan Iskan melapor ke Se­ kembali Dahlan Iskan dan Men- kretaris Kabinet Dipo Alam soal upeti teri ESDM Jero Wacik beserta DPR mulai berembus. Pada saat yang direksi PLN, BP Migas, PGN, sama, Dahlan tidak memenuhi panggil- untuk datang pada keesokan an Komisi VII DPR. Alasannya, Dahlan harinya, 24 Oktober 2012. mengikuti kunjungan kerja Presiden SBY ke Yogyakarta. 24 oktober Rapat komisi VII DPR kembali batal karena Dahlan Iskan tidak 30 oktober datang. Alasannya bertemu dengan Dahlan Iskan meng- Pemda Jambi membahas kelanjut- aku telah mengan- an soal program sapi dan microfi- tongi 10 nama anggo- nance. Komisi VII memanggil kem- ta DPR yang meminta bali setelah masa reses selesai. upeti ke BUMN. 31 Oktober memanggil Dahlan Senin 5 No- vember atau Kamis 8 November. Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Komisi VII DPR meminta izin se- Santoso mengatakan Badan cara lisan kepada pimpinan DPR Kehormatan (BK) DPR akan untuk menggelar rapat luar biasa memanggil Dahlan Iskan untuk untuk meminta keterangan Dah- menjelaskan soal upeti anggota lan Iskan soal audit BPK, setelah DPR. Rencananya, BK DPR akan masa reses. Majalah detik 05 - 11 November 2012 Majalah detik 5
  19. 19. FOKUS DAHLAN ISKAN MELAWANBERSENJATA PANSUS,MEMERASRP 2 MILIARPERMINTAAN UPETIKEPADA BUMNSUDAH JADI TRADISISEJUMLAH POLITISI.ADA YANG DAPAT JATAHBULANAN, BAHKAN ADAPULA YANG SENGAJAMEMALAK. HReporter: Irwan Nugroho dan Deden OTBONAR Sinaga bingung. Ia tiba-tiba dimintaGunawan ke sebuah ruangan di gedung DPR. Saat itu, 18DOK. DETIKFOTO Februari 2010, ia yang masih menjabat sebagai Dirut PT Jamsostek (Persero) baru saja usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR. Hotbonar mengaku disuruh menemui ETS, salah se- orang anggota Komisi IX DPR dari PDIP. Dari penelusur- an majalah detik, ETS diduga kuat adalah Erwin Tunggul Setiawan. Tidak dinyana, di ruangan itu Erwin meng- ancam akan membentuk Pansus DPR karena ada inves- tasi Jamsostek yang mengalami penurunan. Penurunan investasi yang dimaksud Erwin adalah soal saham Jamsostek di Bank Persyarikatan waktu itu, yang semula sebesar Rp 36 miliar atau sebesar 20,9 persen, turun menjadi 9 persenan. Saat RDP, Erwin memang lebih menyoroti soal penu- MAJALAH DETIK 5 - 11 NOVEMBER 2012
  20. 20. FOKUS DAHLAN ISKAN MELAWAN runan saham di Bank Persyarikatan. Padahal agenda utama RDP kala itu membahas soal rencana inves- tasi Jamsostek ke Bank Bukopin. Awalnya, politisi kelahiran Jambi 20 Desember 1958 itu bertanya, “Saudara Dirut, apakah benar nomor HP saudara 081XXXXX?”. Pertanyaan itu langsung dija- wab “benar” oleh Hotbonar. Kemudian Erwin di forum rapat membacakan isi SMS-nya. “Isinya soal penurunan investasi di Bank Persyarikatan,” ungkap Hotbonar saat ditemui majalah detik. Rupanya pertanyaan itu berlanjut seusai rapat. BegituHotbonar Sinaga RDP yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan selesai pu-JAMSOSTEK.CO.ID kul 14.00 WIB, Hotbonar kemudian ditanya masalah yang sama oleh Erwin. Hanya saja pertanyaan itu dilakukan di sebuah ruangan di DPR satu jam setelah RDP usai. "Selain ETS, ada juga MN dan seorang politikus Partai Golkar dalam ruangan itu," kata Hotbonar. MN diduga kuat adalah M. Nasir, politikus Partai Demokrat. Namun ia lupa siapa nama politikus Golkar yang ada di ruangan itu. Nah, di ruangan itulah Erwin langsung mengancam akan membentuk Pansus DPR terkait penurunan inves- tasi Jamsostek di Bank Persyarikatan. Sementara politi- kus PD dan Golkar hanya diam saja. Usai mengancam, Erwin kemudian coba memberi ‘solusi’. “Ini anggota DPR ada sekian orang. Kalau setiap orang dikasih dana, itu paling tidak membutuhkan dana Rp 1 sampai Rp 2 miliar. Itu untuk 40 orang anggota ko- misi IX lo,” ujar Erwin kepada Hotbonar saat itu. Hotbonar tidak langsung mengiyakan permintaan fulus Erwin. Ia menjelaskan, sejak dirinya masuk JamsostekM. Nasir pada 2007, tidak ada dana taktis di BUMN yang meng-FOTO: ANTARA urusi uang para pekerja itu. Kalaupun ada, imbuh Hot- bonar, uang pribadi dari koceknya sendiri. Namun ketika disebut uang pribadi yang siap digelontorkan hanya Rp 100 juta, Erwin langsung tertawa “Sedikit amat, hehe- he…” Kata-kata Erwin itulah yang sampai saat ini diingat MAJALAH DETIK 5 - 11 NOVEMBER 2012
  21. 21. FOKUS DAHLAN ISKAN MELAWAN Hotbonar. Alhasil pertemuan khusus antara Hotbonar dan tiga politikus DPR yang membahas soal upeti belum deal. Sebab Erwin mengajukan angka Rp 2 miliar, sementara Hotbonar hanya sanggup merogoh kocek pribadinya Rp 100 juta. Untuk membuat Erwin dan kawan-kawan tidak “mur- ka”, Hotbonar kemudian mengulur waktu hingga bebera- pa waktu ke depan. Kesempatan itu digunakan Hotbonar untuk konsultasi kepada mantan pimpinan KPK, ErryKalau setiap Riyana Hadjapamengkas. “Sudah, enggak usah khawatir, itu bukan kerugian. You nanti lapor saja ke KPK,” begituorang dikasih kata Erry kepada Hotbonar.dana, itu Kemudian ia juga diberi arahan oleh Handoyo, yangpaling tidak saat itu menjabat Deputi bidang Pengaduan Masyarakat di KPK. Bahkan Handoyo berjanji akan mengirim orangmembutuhkan KPK menghadiri RDP antara Jamsostek dan Komisi IXdana Rp 1 berikutnya, yang digelar Juni 2010. Namun saat RDPsampai Rp berikutnya, Erwin sudah tidak duduk lagi di DPR.2 miliar. Itu Selain berkonsultasi ke KPK, permintaan uang oleh Erwin juga dilaporkan Hotbonar ke petinggi PDIP juga.untuk 40 orang “Tapi salah seorang Ketua DPP PDIP cuma bilang ‘Ohanggota komisi itu orang istrinya lagi sakit kanker dirawat di Singapu-IX lo ra, mungkin karena itu dia butuh duit banyak’” ungkap Hotbonar menirukan ucapan Ketua DPP PDIP, Mindo Sianipar. Sianipar yang dikonfirmasi majalah detik mengaku tak tahu benar tidaknya perbuatan Erwin itu. Namun, ia mengungkapkan Erwin kini sudah tak lagi di DPR. "Dia bukan lagi anggota dewan," katanya. Dicopot gara-gara memeras? Politikus PDIP, Ribka Tjiptaning yang juga sebagai Ketua Komisi IX DPR sejak 2009 hingga sekarang, me- nyebutkan, Erwin di-PAW (Pergantian Antar-Waktu) par- tainya karena kasus penggelembungan suara di daerah pemilihannya.  MAJALAH DETIK 5 - 11 NOVEMBER 2012
  22. 22. FOKUS DAHLAN ISKAN MELAWAN Meski sudah tidak ada lagi Erwin, bukan berarti Hot- bonar lolos dari rongrongan politikus DPR. Pasalnya, di lain waktu muncul M Nasir. Pria ini adalah kakak mantan bendahara umum PD yang kini dipenjara dalam kasus korupsi Wisma Atlet M Nazaruddin. Beberapa hari setelah RDP Jamsostek dan Komisi IX DPR yang kedua, bulan Juni 2010, Nasir meminta Hotbo- nar bertemu di Hotel Hilton (kini bernama Hotel Sultan). Dalam pertemuan itu, Nasir rupanya menagih uang yang sempat disampaikan koleganya, Erwin pada FebruariPolitikus PDIP, Ribka lalu. “Sudah ada duitnya, Pak?”. Namun permintaan ituTjiptaning diacuhkan Hotbonar. Ia mengaku tidak punya duit sebe-DPR.GO.ID sar yang diminta, yakni Rp 2 miliar. Gagal dapat uang, Nasir tidak patah arang. Ia meminta proyek pengadaan di Jamsostek. Bukan itu saja, Nasir langsung tancap gas dengan mengenalkan beberapa orang yang diklaimnya mampu menyiapkan pengadaan hardware komputer dan sebagainya. “Saya itu orangnya tidak pernah frontal mengatakan ‘Tidak’. Awalnya saya mengatakan ‘oke saya  penuhi’, tapi ujung-ujungnya ti- dak saya penuhi, karena memang enggak ada proyek di Jamsostek,” ujarnya. Hingga kini Erwin dan Nasir belum bisa dikonfirmasi. Telepon genggamnya tidak diangkat saat dihubungi ma- jalah detik. Dikirimi pesan singkat pun, tidak direspon. Ribka pun sudah mencoba menghubungi Erwin, namun belum berhasil. "Persoalan itu (pemerasan), saya susah juga karena saya telepon dia tidak didengar," terang Rib- ka di Gedung DPR, Senayan Namun kasus Nasir sudah diketahui jajaran Partai Demokrat. Nasir pun akan dimintai klarifikasi ."Sekarang masih di daerah kan reses. Nanti kalau sudah kembali (ke Jakarta) akan dimintai klarifikasi ketua fraksi, Ibu Nurhayati," kata Wakil Ketua Umum II Partai Demokrat Max Sopacua. Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu saat di- MAJALAH DETIK 5 - 11 NOVEMBER 2012
  23. 23. FOKUS DAHLAN ISKAN MELAWAN konfirmasi majalah detik mengungkapkan permintaan proyek yang dilakukan politikus ke BUMN sudah menjadi tradisi. “Biasanya yang melakukan intervensi atau mintaPermintaan proyek berasal dari partai penguasa,” jelas Said Didu. Permintaan upeti atau proyek di BUMN, kata Said,proyek yang biasanya dilakukan oleh politikus yang jadi “tim sukses”dilakukan salah satu direksi BUMN. Karena merasa berjasa, sangpolitikus ke politikus selalu meminta jatah.BUMN sudah Sementara politikus di DPR yang bukan dari partai penguasa, memang suka minta upeti, tapi kebanyakanmenjadi tradisi. hanya coba-coba. Maksudnya kalau dikasih ya diambil, kalau tidak ya sudah. “Tapi orang partai penguasa kalau ditolak bisa me- lakukan macam-macam. Kan mereka bisa melakukan intervensi sampai ke tingkat menteri,” begitu kata Said. Kesaksian Hotbonar dan Said Didu memperkuat bukti bahwa ada anggota DPR yang menjadikan BUMN seba- gai sapi perahan, seperti yang diungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan. (DEN/YOG) Gaya Senayan Peras BUMN 1. Meminta jatah bulanan ke BUMN secara rutin. 2. Model insidental, yakni parpol meminta upeti atau sumbangan untuk menyelenggarakan acara-acara besar dan kongres. 3. Model ‘bagi hasil’ proyek.  “Pola bagi hasil ini seperti yang terjadi di kasus Hambalang dan Wisma Atlet Palembang,” kata Koordinator ICW, Apung Widadi. 4. Dari 141 BUMN, ada BUMN yang sengaja dibuat pailit atau merugi agar mendapatkan subsidi dari negara. Skenario penyelamatan BUMN, tidak jarang hanya menjadi dalih anggota DPR untuk mengejar upeti. SUMBER: INDONESIA CORRUPTION WATCH (ICW) MAJALAH DETIK 5 - 11 NOVEMBER 2012
  24. 24. fokus dahlan iskan melawanSetengah MenangisKarena ListrikDahlan Iskan membantah keluarganya ikut proyek PLN.Namun, ia mengakui pemborosan yang terjadi di perusahaanpelat merah itu. Penyakit kronis yang tak kunjung sembuh. AReporter: Hans Henricus, Isfari Hikmat, njing menggonggong, kafilah berlalu.Monique Shintami, dan Bahtiar Rifai Ibarat pepatah itulah sikap yang kini dianutistimewa Azrul Ananda (35). Ia tak mau ambil pusing namanya terbawa-bawa dalam pusara kon- flik antara Menteri BUMN Dahlan Iskan dan kalangan politikus di Gedung DPR. Anak sulung Dahlan itu disebut-sebut ikut dalam proyek pengadaan genset untuk menyokong penyedi- Majalah detik 5 - 11 November 2012
  25. 25. fokus dahlan iskan melawan aan listrik PLN. Tak hanya Azrul, nama ibunya juga diisukan terlibat dalam bisnis itu. “Saya santai saja. Tidak stres sama sekali,” ujarnya kepada majalah detik, Jumat, 2 November 2012. Azrul pun tak berusaha mencari tahu dari mana isu yang sumir itu. Sebab, ia merasa kabar itu tak benar sama sekali. Jangankan berbisnis setrum, mengin- jakkan kaki ke Kantor PLN pun, ia dan keluarga besar Dahlan tak pernah. “Saya orang koran. Enggak tertarik sama yang begi- tu-begitu. Saya bukan pedagang, saya bukan makelar. Saya ini kerja di koran dan bikin basket,” ujar DirekturSaya orang PT Jawa Pos Koran itu.koran. Enggak Dahlan yang ditanya mengenai kabar itu juga sedikit bersungut. Ia meminta oknum yang menyebarkan isutertarik sama itu untuk memberi bukti. Saat ditunjuk menjadi Dirutyang begitu- PLN, Dahlan mengaku istrinya justru melarang me-begitu. Saya nerima jabatan itu.bukan pedagang, “Dia menangis, melarang keras saya jadi Dirut PLN karena nanti bisa masuk penjara,” katanya kepadasaya bukan majalah detik, Selasa, 30 Oktober 2012.makelar. Saya Di DPR, soal genset itu memang menjadi bahanini kerja di koran serangan Komisi VII ke Dahlan terkait audit BPK yang menyebut PLN mengalami pemborosan Rp 37 triliun.dan bikin basket. DPR menuding pemborosan luar biasa itu akibat se- ringnya Dahlan menyewa genset. Anggota Komisi VII Alimin Abdullah mengatakan, sewa genset dari Cina itu dilakukan PLN tanpa mem- beritahu DPR. Sudah begitu, genset itu kini banyak yang rusak. “Seharusnya dihindari. Genset pakai ba- nyak BBM, makin boros,” kata Alimin. Di dalam audit BPK, diketahui PLN memang menye- wa diesel untuk tiga wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu Paok Motong, Labuhan, Niu, pada tahun 2009. Pengadaan diesel itu mengalami keterlambatan. Belakangan daya pembangkit juga dikurangi, namun Majalah detik 5 - 11 November 2012
  26. 26. fokus dahlan iskan melawan nilai kontrak tak diubah. Akibatnya, PLN harus membayar kontrak lebih tinggi, Rp 27,751 miliar. Pemborosan PLN juga terjadi pada tak terpe- nuhinya pasokan gas di pembangkit listrik  dual firing (gas dan BBM). Hal itu membuat pembangkit listrik harus dioperasikan dengan  high speed diesel (HSD) atau solar, yang harganya lebih mahalAzrul Ananda dibandingkan gas.istimewa Contohnya di PLTG/U Muara Tawar dan Muara Ka- rang, yang mengaliri listrik ke Jakarta dan sekitarnya. Akibat harus memakai BBM, Muara Tawar kehilangan kesempatan berhemat nyaris Rp 2 triliun pada 2009- 2010. Pemborosan lebih jumbo terjadi pada PLTG/U Muara Karang, yaitu sekitar Rp 11 triliun. Contoh lain pemborosan PLN terjadi pada penger- jaan proyek 10.000 MW tahap I. BPK mengendus se- abrek masalah dalam proyek itu. Mulai dari proses tender yang menyimpang, penyelesaian yang molor dari jadwal, hingga rusaknya pembangkit sebelum di- operasikan. Hal itu menyebabkan PLN menanggung ketidakhematan yang luar biasa. Bukannya membantah, Dahlan justru terang-te- rangan mengakui hasil audit itu. Bahkan, seharusnya BPK dapat menemukan jumlah pemborosan PLN yang lebih besar dari ‘sekadar’ Rp 37 triliun. “Bisa sampai dua kali lipat,” kata dia. Lewat blog-nya, Dahlan menulis, banyak pemboros- an PLN lainnya yang belum masuk hitungan BPK. Misalnya, di Senipah, Kalimantan Timur, sedang diba- Majalah detik 5 - 11 November 2012
  27. 27. fokus dahlan iskan melawan ngun PLTG berkapasitas 80 MW. Proyek itu mengha- dapi kendala besar selama bertahun-tahun. Semen- tara, PLTG itu penting untuk menerangi Kaltim. “Selama ini terjadi inefisiensi triliunan rupiah di Kal- tim. Itu tidak ditemukan oleh BPK,” tulis Dahlan. Sebagai daerah yang kaya dengan sumber gas, Jambi termasuk provinsi yang mengalami krisis lis- trik paling parah. Gas itu belum dimanfaatkan dengan optimal oleh PLN. Perusahaan pelat merah itu masih mengembangkan pembangkit listrik ber-BBM. Jelas tak efisien. “BPK juga tidak menemukan inefisiensi di JambiDahlan mengaku itu,” ucapnya lagi.bukannya tidak Menurut bekas bos Jawa Pos tersebut, inefisiensi PLN itu sebenarnya juga membuatnya gelisah. Ia per-melakukan nah menumpahkan curahan hati atas persoalan itusesuatu untuk dalam rapat dengan Komisi VII, 18 Mei 2010.mengatasi “Berkali-kali sampai saya setengah menangis,” katapenyakit kronis di pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, 17 Agustus 1951, itu.PLN itu. Bahkan, lanjut dia, dari rapat itulah sebetulnya audit investigatif BPK bermula. Rapat menyimpulkan agar DPR meminta BPK mengaudit keuangan PLN tahun 2009-2010. Ternyata, BPK pun kini menemukan hal yang sama dengan temuannya. “Sebetulnya (temuan itu) datangnya dari saya. BPK itu resminya saja,” kata Dahlan. Dahlan mengaku bukannya tidak melakukan sesua- tu untuk mengatasi penyakit kronis di PLN itu. Dalam proyek PLTG di Senipah, ia berkunjung ke daerah itu dan membereskan kerumitan birokrasi, yang mem- buat pembangunan PLTG tersendat. Hasilnya, proyek itu dapat berjalan. Di hari yang sama dengan panggilan kedua Komisi VII DPR, Dahlan menyempatkan diri melihat proyek itu lagi. Kebetulan, saat itu ia sedang mendampingi Majalah detik 5 - 11 November 2012
  28. 28. fokus dahlan iskan melawanTap untuk melihat videoDahlan ber-Gangnam Style ditengah-tengah ribut denganDPR. kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Pontianak. Proyek itu nyaris rampung. “Tiga bulan lagi proyek itu sudah menghasilkan lis- trik. Efisiensi triliunan rupiah segera terwujud,” kata- nya. Masalah agak berbeda terjadi pada inefisiensi PLTG/U Muara Tawar dan Muara Karang. Dahlan mengatakan, saat itu, pemerintah memutuskan jatah gas untuk PLN dialihkan ke industri, karena industri kehilangan pasokan gas. PLN dihadapkan pada dua pilihan dilematik: beralih ke BBM atau memadamkan listrik Jakarta selama berbulan-bulan. Opsi kedua jelas tak mungkin diambil, sebab mati listrik sebentar saja, warga Jakarta sudah pasti mengamuk. Maka, Dahlan memilih opsi pertama. Ia mengamini, akibat pemakaian BBM di kedua PLTG/U itu, PLN mengalami pemborosan triliunan rupiah. Namun, kerugian lebih besar akan dialami jika krisis gas industri sampai terjadi. “Pabrik-pabrik bisa tutup, dan karyawannya akan di-PHK,” katanya. Kalau keputusan untuk tak memadamkan listrik di Majalah detik 5 - 11 November 2012
  29. 29. fokus dahlan iskan melawan Jakarta itu salah, Dahlan siap menanggung risikonya. Begitu pula dengan seluruh inefisiensi yang terjadi di PLN selama dia memimpin. Bila bersalah secara hukum, Dahlan pun rela dipenjara. “Kalau saya masuk penjara akan saya jalani deng- an gagah berani, tanpa mengeluh, tanpa menangis,” terangnya. Wakil Ketua Komisi VII, Effendi Simbolon mengang- gap pemborosan PLN itu bukan perkara enteng. Ine- fisiensi itu telah membuat negara harus menanggung rugi. Dan merugikan negara adalah perbuatan yang bisa digolongkan sebagai tindak pidana.Bayangkan, “(Bailout Bank) Century saja Rp 6 triliun sangat besarbangun PLTG dampaknya. Ini Rp 37 triliun lo,” ujar politikus PDIP itu di gedung DPR, 23 Oktober 2012, lalu.tapi pipa gasnya Tak sedikit yang mendukung Dahlan. Wakil Menteritidak ada. Ada ESDM Rudi Rubiandini misalnya. Dia berpendapat,lagi pipa dan dalam kasus Muara Tawar dan Muara Karang, bukangasnya ada, hanya Jakarta saja yang terancam gelap gulita. Bila pembangkit itu tak dihidupkan dengan BBM, pema-tapi PLTG-nya daman listrik bisa menjangkau Sumatera.rusak. Rudi mengatakan, inefisiensi PLN yang tercantum di audit BPK itu memang dipandang dengan cara berbe- da-beda. Ada pihak yang melihatnya sebagai korupsi, tapi ada juga yang memandangnya dari sisi herois- me. “Tergantung cara pandang masing-masing,” ka- tanya. Pengamat Energi dari Reformainer Institute, Pri Agung Rahkmanto mengatakan, siapapun yang me- mimpin PLN pasti akan dituding melakukan inefi- siensi. Sebab, penyakit itu sudah terjadi sejak lama. Inefisiensi timbul karena tak matangnya perencanaan dalam membangun PLTG. “Bayangkan, bangun PLTG tapi pipa gasnya tidak ada. Ada lagi pipa dan gasnya ada, tapi PLTG-nya ru- sak,” ujarnya. (WAN/YOG) Majalah detik 5 - 11 November 2012
  30. 30. fokus dahlan iskan melawanDahlan Iskan:Kalau Masuk Penjara,Saya Jalani dengan Gagah “Kalau saya masuk penjara akan saya jalani dengan gagah berani, tanpa mengeluh, tanpa menangis.” Reporter: Hans Henricus Hasan Alhabshy/detikfotoD ahlan Iskan yakin tidak me- lakukan penye- lewengan saatmenjadi Dirut Perusaha-an Listrik Negara (PLN).Meski terjadi inefisiensi,seperti hasil audit BadanPemeriksa Keuangan(BPK), ia memastikantidak ada korupsi. “Ini kan tidak apa-apa,bukan korupsi, bukanpenyelewengan. Kalausaya masuk penjara akansaya jalani dengan gagahberani, tanpa mengeluh,tanpa menangis,” kataDahlan. Majalah detik 5 - 11 November 2012
  31. 31. fokus dahlan iskan melawan Ia pun membantah istri dan anaknya terlibat dalam tender pengadaan genset proyek jaringan listrik kerja sama dengan pengusaha Cina. Proyek inilah yang disebut-sebut menyebabkan inefisiensi di PLN. Selain masalah audit BPK, Dahlan pun bicara panjang lebar soal upeti BUMN ke Senayan. Berikut wawancara Hans Henricus dari majalah detik deng- an Dahlan yang dijumpai usai senam pagi di pelataran Monas, Selasa 30 Oktober 2012:  Bagaimana sikap Anda soal hasil audit BPK ter- hadap PLN? Temuan BPK itu pada dasarnya adalah temuan saya juga. Anda ingat kalau meliput komisi VII DPR, pada waktu itu saya ungkap dengan sangat antusias dan berkali-kali sampai setengah mena- ngis bahwa telah terjadi inefisiensi itu. Dari situ kemudian komisi VII min- ta kepada BPK untuk memeriksa. Jadi, datangnya dariTap untuk melihat video saya, bukan dari BPK. BPK itu resminya saja. BPK menilai inefisiensi itu mencapai Rp 37 triliun, apakah benar seperti itu yang terjadi? Lebih dari itu, seharusnya BPK bisa menemukan lebih banyak, bisa sampai dua kali lipat. Apa benar itu terjadi karena kesalahan kebijakan saat Anda menjabat Dirut PLN? Misalnya pengadaan genset dari Cina? Komisi VII tahu semuanya. Genset memang berapa harganya? Masa genset harganya sampai Rp 37 triliun. Inefisiensi itu terjadi karena masalah pasokan gas.  Majalah detik 5 - 11 November 2012
  32. 32. fokus dahlan iskan melawan Pengadaan genset saat Anda menjabat Dirut PLN dianggap sebagai kesalahan kebijakan Anda? Apa? Apa? informasinya seperti apa? Ya ungkapkan! Ungkapkan! Komisi VII sudah memanggil Anda dua kali untuk menjelaskan masalah itu, kenapa tidak datang? Siapa yang memanggil? Saya enggak merasa di- panggil. Komisi VII akan kembali mengundang Anda untuk membahas soal masalah audit BPK itu? Saya belum pernah diundang, undangan itu kan sa- lah. Mereka berkoar-koar, mereka enggak tahu kalau undangan itu salah. Salahnya di mana Pak?Anda kalau menyebut anak saya, dia Enggak tahu, tanya sen-itu bersumpah tidak akan menginjak diri ke sana.kantor PLN, dan sampai terakhir Beredar kabar istrisaya meninggalkan PLN. dan anak Anda terlibat dalam tender pengadaan genset proyek jaringan listrik kerja sama dengan pengusaha Cina? Buktikanlah! Istri saya itu menginjakkan kaki di PLN saja tidak mau. Anak saya itu bersumpah selama saya menjadi Dirut PLN, dia tidak akan menginjakkan kaki di kantor PLN, itu anak saya dan itu adalah pemimpin redaksi yang idealis. Saya ambil gaji saja tidak, nga- pain ngobjek begitu? pakai mobilnya PLN saja tidak, pakai mobil saya sendiri, bensin beli sendiri, hand- phone sendiri, rumah sendiri, saya enggak menempati rumah dinas, ngapain ngobjek begitu? Anda kalau menyebut anak saya, dia itu bersumpah tidak akan menginjak kantor PLN, dan sampai ter- akhir saya meninggalkan PLN, dia tidak pernah meng- injakkan kantor PLN mana pun, apakah PLN pusat atau PLN daerah. Apalagi istri saya, saat saya mau menjadi Dirut PLN saja dia menangis, dia melarang Majalah detik 5 - 11 November 2012
  33. 33. fokus dahlan iskan melawan keras saya menjadi Dirut PLN karena nanti saya bisa masuk penjara seperti itu.  Kalau perkiraan istri Anda soal masuk penjara itu benar bagaimana? Karena Kasus PLN itu? Ini kan tidak apa-apa, bukan korupsi, bukan penye- lewengan. Kalau saya masuk penjara akan saya jalani dengan gagah berani, tanpa mengeluh, tanpa mena- ngis. Itu bagian tanggung jawab sebagai pemimpin? Iyalah. Kecuali saya korupsi atau saya memakan uang, tapi ini kan untuk rakyat yang hasilnya jelas. Kalau kebijakan itu enggak saya lakuk- an, Jakarta itu padam, dan padamnya itu tidak satu-dua hari, padamnya bisa berbulan-bulan. Ya terserah kalau komisi VII menyuruh, seperti Pak Effendi Simbolon katanya di televisi menyatakan, siapa yang menyuruh menyelesaikan byar pet? Ya sudah, biar saja byarTap untuk melihat video pet. Setelah surat edaran Seskab nomor 542 terbit, Anda langsung memerintahkan BUMN untuk tidak memberikan upeti pada DPR, apa alasannya? Program utama saya ketika dilantik menjadi Menteri BUMN kan bagaimana memajukan BUMN. Salah satu penghambat BUMN adalah direksinya tidak kompak. Nah mengapa direksi tidak kompak? Penyebab uta- manya ada intervensi. Intervensi itu bisa datang dari luar BUMN atau intervensi yang diundang oleh direksi itu dan menyebabkan ketidakkompakan.  Majalah detik 5 - 11 November 2012
  34. 34. fokus dahlan iskan melawan Apa Anda punya bukti kuat dengan tudingan-tu- dingan untuk DPR itu? Lah, masa aku omong kalau enggak ada bukti? Apa Anda merasa tersudut karena Senayan me- nuntut pembuktian? Lo, kenapa tersudut? Saya sudah menyampaikan sangat bersedia membeberkan. Sangat bersedia. Kenapa sampai sekarang belum membuka? Ya, kapan diundang ke DPR? Kenapa harus menunggu diundang? Karena sejak awal saya tidak punya niat mengung- kap hal-hal ini. Bukan watak saya untuk mengung- kap-ungkap seperti itu. Selama dua tahun di PLNKalau diminta DPR secara resmi, pun saya tidak pernahkemudian disuruh mengungkapkan mengungkapkan hal se-itu, akan dengan senang hati saya perti itu. Sudah satu tahunungkapkan. di Kementerian BUMN, tidak juga pernah meng- ungkapkan hal seperti itu. Namun tiba-tiba wartawan tahu dan kemudian bertanya kepada saya, ya saya kan enggak mungkin enggak jawab, tetapi kalau saya kemukakan sekarang nanti dikira saya yang berinisiatif. Kalau diminta DPR secara resmi, kemudian disuruh mengungkapkan itu, akan dengan senang hati saya ungkapkan, karena berarti ada yang memerintahkan saya untuk meng- ungkapkan. Kalau enggak ada yang memerintahkan saya tidak akan ungkapkan, karena saya sudah lapor kepada atasan saya, Presiden. Setelah surat Seskab terbit, Anda langsung SMS ke Dipo Alam untuk melapor soal upeti kepada DPR? Saya SMS Presiden, saya lapor Presiden dan kopinya saya berikan Pak Dipo. Tapi itu sebelum ada masalah audit BPK ini, kira-kira tiga minggu lalu. Isi laporan Anda kepada Presiden apa? Majalah detik 5 - 11 November 2012
  35. 35. fokus dahlan iskan melawanDahlan Iskan memberi motivasipada acara kuliah umum diSMA Negeri 3 Yogyakarta.ANTARA/Sigid Kurniawan Itu kan laporan saya sebagai bawahan kepada atas- an, enggak akan saya ungkap. Kan tidak etis laporan kepada Presiden saya ungkapkan di sini.  Senin 29 Oktober lalu, Anda ke kantor Presiden untuk minta izin mengungkap soal upeti BUMN ke- pada DPR? Enggak. Saya sudah sampaikan beberapa waktu yang lalu sebelum masalah temuan BPK itu muncul.  Siapa anggota DPR yang minta bagian? Partai apa atau mungkin ada inisial dan komisinya? Saya siap mengemukakan kalau diminta DPR untuk mengungkapkan. Bukannya Ketua DPR sudah minta untuk meng- ungkapkan? Kirim surat kepada saya bahwa diminta datang ke DPR untuk mengungkapkan, akan saya ungkapkan dengan senang hati.  Berarti harus sesuai prosedur? Ya iyalah, supaya bisa dibuktikan bahwa saya di- minta untuk mengungkapkan. Karena bukan niat saya mengungkapkan yang begitu. Yang saya niatkan adalah membentengi BUMN dan saya sudah cukup Majalah detik 5 - 11 November 2012
  36. 36. fokus dahlan iskan melawan Kalau bisa, yang Anda cek pengaduan saya kepada Presiden adalah tanggalnya, sebelum masalah audit BPK itu diungkap. membentengi BUMN. Tanggapan Anda soal SMS yang konon dari Humas BUMN soal inisial anggota DPR pemeras? Ya SMS kan bisa ditambah-tambahi, tapi saya tidak tahu apakah itu betul atau tidak. Yang jelas, saya tidak mempublikasikan itu. Apakah menurut Anda SMS itu memang dari Ke- menterian BUMN? Saya kira tidak. Berapa BUMN yang sudah melapor tentang masa- lah upeti ini? Banyak.  BUMN besar seperti Pertamina dan Telkom juga melapor? Banyaklah pokoknya. Rata-rata yang diminta biasanya berapa? Banyak. Modus mintanya seperti apa? Minta bagian dari proyek BUMN begitu? Ya minta bagianlah. Kadang-kadang. Apakah menurut Anda masalah audit PLN meru- pakan upaya pengalihan isu dari pernyataan Anda soal upeti kepada DPR? Kalau bisa, yang Anda cek pengaduan saya kepada Presiden adalah tanggalnya, sebelum masalah audit BPK itu diungkap, laporan saya kepada Presiden tang- gal berapa? Dari situ Anda bisa tahu bahwa masalah audit ini tidak ada hubungannya. (IYE/YOG) Majalah detik 5 - 11 November 2012
  37. 37. [ lensa ]Ratusan rumah di Tuckerton, New Jersey, AS terendam akibat terjangan badai Sandy. Gambar diambil Selasa30 Oktober 2012. Badai Sandy yang menerjang pantai timur AS, memaksa Obama menyatakan keadaandarurat di New York dan New Jersey. REUTERS/U.S.Coast Guard/Handout Badai sandyTap untuk melihat foto lebih besar Majalah detik 5 - 11 november 2012
  38. 38. [ lensa ]Amukan badai Sandy di Southampton, New York, AS. Kekuatan badai Sandy memuncak pada Senin 29 Okto-ber 2012. Akibatnya transportasi publik lumpuh. Untuk pertama kalinya dalam 27 tahun terakhir pasar sahamWall Street tidak beroperasi. Kerugian akibat badai ini diperkirakan mencapai US$ 50 miliar. REUTERS/LucasJackson Badai sandyTap untuk melihat foto lebih besar Majalah detik 5 - 11 november 2012
  39. 39. [ lensa ]Puluhan rumah hangus terbakar akibat kebakaran hebat yang dipicu badai Sandy di Breezy Point, New York.Rabu, 31 Oktober 2012 warga mulai membenahi rumah mereka yang hancur akibat badai yang menewaskan64 orang dan memporak-porandakan sejumlah kota itu. REUTERS/Adrees Latif (UNITED STATES - Tags: ENVI-RONMENT DISASTER) Badai sandyTap untuk melihat foto lebih besar Majalah detik 5 - 11 november 2012
  40. 40. [ lensa ]Kegelapan menyelimuti Kota New York, AS. Badai Sandy yang menghantam pantai timur Amerika memutusaliran listrik dan melumpuhkan aktivitas di sejumlah kota termasuk New York dan Washington DC. Ribuanwarga harus mengungsi. REUTERS/Gary He Badai sandyTap untuk melihat foto lebih besar Majalah detik 5 - 11 november 2012

×