1                                    MODUL 1                          Alur Seleksi dengan C++Teori Singkat       C++ merup...
2keyboard tanpa diakhiri <enter>. Namun, untuk program ini dimaksudkan agarprogram berhenti agar hasilnya dalam jendela DO...
3       Operator penaikan dan penurunan, merupakan operator yang merupakanpenulisan singkat dari operasi penaikan dan penu...
4       Operator relasional digunakan untuk membandingkan dua buah operand.Hasil pembandingan ini berupa nilai kebenaran t...
5contoh:       if (berat > 70)            cout << “Anda gemuk” << endl;       else            cout << “Makannya tambah bia...
6              }              cout<<”hasilnya : “<<z<<endl;              getchar();       }Praktek•   Buka program dari ic...
7    getchar();}1. Modifikasilah program di atas dengan struktur switch.2. Buatlah program yang dapat menghitung luas, kel...
8                                  MODUL 2                                  PerulanganTeori Singkat    Seringkali di dalam...
9yaitu kondisi apakah bilangan <= 100; jika ya maka diteruskan ke pernyataanif di bawahnya. Selanjutnya dikerjakan bagian ...
10main(){  int bilangan = 0;  do    {    bilangan++;    if (bilangan%2==0)      cout<<bilangan<<" ";    } while(bilangan <...
111. Modifikasilah program di atas dengan struktur for.2. Buatlah program untuk menghitung karakter yang dimasukkan dari k...
12                                  MODUL 3                                     FungsiTeori Singkat       Suatu program ya...
13}Suatu fungsi yang memberikan hasil, maka tipe void di depan pengenal fungsidiganti dengan tipe lain. Hasil fungsi diker...
14    *c = a + b:}void main(){  int a = 3;  int hasil;  Tambah(a, 4, &hasil); //pemanggilan fungsi  cout << “hasil = “ << ...
15    int c = 0;    int i = a;    if((a % 2) == 0)      i = a + 1;    while (i <= b)      {      c += i;      i +=2;      ...
16                                   MODUL 4                              Struktur dan KelasTeori Singkat       Seringkali...
17class TBarang{public:  char kode[6];           // kode barang bertipe string 5 karakter  int jumlah;  int harga;};Sedang...
18public:  void IsiData(char kd[], int jml, int hrg);};void TBarang::IsiData(char kd[], int jml, int hrg)  {    strcpy(kod...
19  {      strcpy(kode, kd);      jumlah = jml;      harga = hrg;  }void TBarang::Cetak(){    cout << "kode barang   = " <...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Cc++

2,467
-1

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,467
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
114
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Cc++

  1. 1. 1 MODUL 1 Alur Seleksi dengan C++Teori Singkat C++ merupakan perluasan bahasa C dengan tambahan fasilitas kelas (Class).Dengan fasilitas ini, maka C++ mendukung teknik pemrograman berorientasi objek(object oriented programming). Pengembang aplikasi (application development)dengan C++ dikeluarkan oleh sejumlah vendor, dua diantaranya adalah yangdikeluarkan oleh Microsoft dan Borland. Panduan praktikum ini menggunakansoftware C++ Builder versi 3 atau yang lebih tinggi. Program C++ berupa sekumpulan fungsi. Bahkan program utama jugaberbentuk fungsi, yaitu fungsi main(). Kode C++ bersifat case sensitive, artinyamembedakan antara huruf kapital dengan huruf kecil. Jadi, sintak main() tidaksama dengan Main(). Pada modul ini Anda akan menggunakan aplikasi konsol (consoleapplication), yaitu aplikasi dalam jendela seperti DOS yang berjalan di sistem operasiWindows. Perhatikan program berikut.1. #include <iostream.h>2. void main()3. {4. // tulis di layar5. (* pesan Saya sedang belajar C++ *)6. cout << “Saya sedang belajar C++” << endl;7. getchar();8. }KeteranganBaris 1 adalah penyertaan file header iostream.h ke dalam program. Programutama C++ berupa fungsi main() seperti baris 2. Kode program dalam fungsi inidiapit oleh kurung kurawal “{“ dan “}” seperti baris 3 dan baris 4. Baris 4 dan baris 5adalah gaya penulisan komentar dalam C++. Komentar dalam satu baris dapat diawalidengan karakter //, atau diapit oleh “(*” dan “*)”. Baris 6 adalah pernyataan untukmenuliskan pesan di layar. Baris 7 adalah fungsi untuk mengambil satu karakter dari
  2. 2. 2keyboard tanpa diakhiri <enter>. Namun, untuk program ini dimaksudkan agarprogram berhenti agar hasilnya dalam jendela DOS dapat dilihat. Yang perlu diingat,bahwa setiap pernyataan harus diakhir dengan karakter “;”. Apabila dikehendakipernyataan dapat ditulis dalam beberapa baris.Tipe Data Dasar Tipe ukuran Range (bits) unsigned char 8 0 s/d 255 char 8 -128 s/d 127 short int 16 -32,768 s/d 32,767 unsigned int 32 0 s/d 4,294,967,295 int 32 -2,147,483,648 s/d 2,147,483,647 unsigned long 32 0 to 4,294,967,295 enum 32 -2,147,483,648 s/d 2,147,483,647 long 32 -2,147,483,648 s/d 2,147,483,647 float 32 3.4 E-38 s/d 1.7 E+38 double 64 1.7 E-308 s/d 3.4 E+308 long double 80 3.4 E-4932 s/d 1.1 E+4932 near pointer 32 tidak teraplikasi far pointer 32 tidak teraplikasiDeklarasi variabel berbentuk: tipe pengenal;contoh: int jumlah; float panjang, lebar; char nilai; Operator aritmetika adalah operator yang digunakan untuk operasi-operasiyang bersifat matematis. Operator Arti Tipe Data Contoh + Tambah Numeris z = x + y; - kurang Numeris z = y - x; * kali Numeris z = y * x; / bagi Numeris z = z / x; % modulus Bilangan bulat z = y % x;
  3. 3. 3 Operator penaikan dan penurunan, merupakan operator yang merupakanpenulisan singkat dari operasi penaikan dan penurunan nilai data dengan satu.Bentuk: variabel++; //post-increment (naikkan di akhir) ++variabel; //pre-increment (naikkan di awal) variabel--; //post-decrement --variabel; //pre-decrementcontoh: x++ dan ++x sama dengan x=x+1 x-- dan --x sama dengan x=x-1Operator ini dapat berlaku baik untuk tipe int maupun float.Operator penugasan khusus, adalah untuk menyingkat penulisan statementpenugasan. Bentuk pendek Bentuk panjang x += y x=x+y x -= y x=x-y x *= y x=x*y x /= y x=x/y x %= y x=x%y Operator logika digunakan untuk memanipulasi operasi-operasi yang bersifatlogika yaitu hanya punya dua nilai true atau false. Dalam C++ nilai true dituliskandengan 1 sedangkan nilai false dituliskan dengan 0; Operator logika terdiri sebagaiberikut: Operator C++ Arti Contoh && AND if (a>0 && a<10) || OR if (a<0 || a>10) ! NOT if (!(a<0 || a>10))
  4. 4. 4 Operator relasional digunakan untuk membandingkan dua buah operand.Hasil pembandingan ini berupa nilai kebenaran true (1) atau false (0) Operator Arti Contoh relasional < Kurang dari if (a < 0) <= Kurang dr / sama if (a >= 0) > Lebih dari if (a > 100) >= Lebih dr / sama if (a >= 85) == Sama dengan if (a == 0) != Tidak sama dgn if (a != ‘n’) ?: Penugasan kondisional a = (x<1)? 1 : x;Alir Program Seleksi Aliran Seleksi digunakan untuk mengarahkan pencabangan aliran eksekusiprogram. Eksekusi program diarahkan sesuai kondisi yang mengendalikannya. Aliranseleksi dalam C++ dinyatakan dalam bentuk if dan switch. Aliran ini digunakanuntuk menentukan alur jalannya eksekusi program. Alur eksekusi program ditentukandari nilai kebenaran kondisi yang ditentukan.Jika (kondisi) bernilai benar maka perintah dikerjakan, jika (kondisi) salah makatidak mengerjakan perintah apapun. if (kondisi) {perintah}contoh: if (berat > 70) cout << “Anda gemuk” << endl;Jika (kondisi) bernilai benar maka {perintah 1} dikerjakan, jika (kondisi) salah makadikerjakan {perintah 2}. if (kondisi) {Perintah 1} else {Perintah 2}
  5. 5. 5contoh: if (berat > 70) cout << “Anda gemuk” << endl; else cout << “Makannya tambah biar gemuk” << endl; Bentuk seleksi yang lain adalah menggunakan switch. Penggunaan switchmerupakan bentuk penulisan yang lebih sederhana sebagai pengganti seleksi ifbertumpuk. Perintah ini sangat bermanfaat jika seleksi if bertumpuk yang akandiperiksa cukup banyak, sehingga penulisan if-else kurang praktis. Jika salah satu <konstanta k> dipenuhi maka {Perintah k} akan dikerjakan.Jika semua konstanta tidak dipenuhi maka akan dikerjakan {Perintah lain} switch (variable) { case <konstanta 1> : {Perintah 1}; [break;] case <konstanta 2> : {Perintah 2}; [break;] ..... ..... case <konstanta n> : {Perintah n}; [break;] default : {Perintah lain}; }Contoh program berikut digunakan untuk menyederhanakan penulisan if-else padaprogram if-else bertumpuk. // program if-else bertumpuk #include<iostream.h> void main() { char op; double x, y, z; cout<<“Masukkan operand1 operator operand2 : “; cin >> x >> op >> y; switch (op) { case ‘+’: z = x + y; break; case ‘-’: z = x - y; break; case ‘*’: z = x * y; break; case ‘/’: if (y != 0) z = x / y; break; default: cout<<”operator salah”<<endl;
  6. 6. 6 } cout<<”hasilnya : “<<z<<endl; getchar(); }Praktek• Buka program dari icon C++ Builder• Pilih menu File | New• Pilihlan icon Console App (Console Wizard)• Tulislah program berikut, gantilah bentuk fungsi main() yang sudah ada dalam editor dengan bentuk dalam program berikut. (kode lain, misalnya #include …, jangan dihapus).• Setelah selesai, jalankan dengan menu Run | Run atau F9.// beberapa baris ini mungkin sudah ada, JANGAN dihapus#include <vcl.h>#pragma hdrstop#pragma argsused//-------------------------------------------------------#include <iostream.h> // tambahkan baris ini//-----------------------------------------------------void main(){ char jenis; int panjang, lebar, luas, jari; float luaslingkar; cout << "Pilih Persegi panjang<P> atau Lingkaran<L>: "; cin >> jenis; //ambil data dari keyboard if (jenis == P || jenis == p) { cout << "panjang = "; cin >> panjang; cout << "lebar = "; cin >> lebar; luas = panjang * lebar; cout << "Luas = " << luas << endl; } else if (jenis == L || jenis == l) { cout << "jari-jari = "; cin >> jari; luaslingkar = 3.14 * jari * jari; cout << "Luas = " << luaslingkar << endl; } else cout << "salah pilih" << endl;
  7. 7. 7 getchar();}1. Modifikasilah program di atas dengan struktur switch.2. Buatlah program yang dapat menghitung luas, keliling, dan diagonal persegipanjang. Diagonal dihitung dengan rumus: diagonal = akar(panjang2 + lebar2). akar dapat dikerjakan dengan fungsi sqrt(). Masukan berupa panjang dan lebar. Program berupa pilihan untuk luas, keliling, dan diagonal.
  8. 8. 8 MODUL 2 PerulanganTeori Singkat Seringkali di dalam program disuruh mengerjakan perintah secara berulang.Struktur perulangan (kalang) digunakan untuk mengulang perintah program secaraberulang-ulang (iterasi). Struktur perulangan dalam C++ adalah • for • while • do-whilePada dasarnya, tiga struktur kalang di atas dapat saling menggantikan, artinyaprogram yang ditulis dalam salah satu struktur dapat ditulis dalam bentuk strukturlain.Kalang for mempunyai bentuk: for (<inisialisasi_var.kendali>; <tes_kelanjutan>; <modifikasi_var.kendali>) { Perintah }Contoh program berikut adalah untuk menghasilkan bilangan genap antara 1 sampai100 menggunakan struktur kalang for:#include<iostream.h>void main(){ int bilangan; for(bilangan=0;bilangan<=100;bilangan++) { if(bilangan%2==0) cout << bilangan << " "; } getchar();} Pada bagian pertama dari for, statemen bilangan = 0; dikerjakanpertama kali dan hanya dikerjakan sekali. Kemudian diteruskan ke bagian kedua,
  9. 9. 9yaitu kondisi apakah bilangan <= 100; jika ya maka diteruskan ke pernyataanif di bawahnya. Selanjutnya dikerjakan bagian ketiga, yaitu bilangan++.Perulangan diteruskan ke bagian kedua, pernyataan if, bagian ketiga, bagian kedualagi, dst. Jika bagian kedua bernilai salah (tidak), maka perulangan dihentikan. Kalang while akan memeriksa kondisi pada awal kalang.Bentuk: while (kondisi) { Perintah }Selama (kondisi) bernilai benar maka blok {Perintah} akan dikerjakan.Pengerjaan blok {Perintah} akan dihentikan jika (kondisi) bernilai salah.Contoh program berikut adalah penggunaan kalang while untuk menghasilkanbilangan genap antara 1 sampai 100.#include<iostream.h>void main(){ int bilangan = 0; while (bilangan < 100) { bilangan++; if (bilangan%2==0) cout<<bilangan<<" "; } getchar();} Kalang do-while akan menguji kondisi iterasi pada akhir kalang. Kalang inimelakukan iterasi setidaknya satu kali.Bentuk: do { Perintah } while (kondisi)Kerjakan blok {Perintah}, dan ulangi selama (kondisi) bernilai benar.Contoh berikut adalah program untuk menghasilkan bilangan genap antara 1 sampai100 menggunakan kalang do-while#include<iostream.h>
  10. 10. 10main(){ int bilangan = 0; do { bilangan++; if (bilangan%2==0) cout<<bilangan<<" "; } while(bilangan < 100);getchar();}Praktek• Buka program dari icon C++ Builder• Pilih menu File | New• Pilihlan icon Console App (Console Wizard)• Tulislah program berikut, gantilah bentuk fungsi main() yang sudah ada dalam editor dengan bentuk dalam program berikut. (kode lain, misalnya #include …, jangan dihapus).• Setelah selesai, jalankan dengan menu Run | Run atau F9.// beberapa baris ini mungkin sudah ada, JANGAN dihapus#include <vcl.h>#pragma hdrstop#pragma argsused//-------------------------------------------------------#include <iostream.h> // tambahkan baris ini//-------------------------------------------------------void main(){ int batas; cout << "masukkan batas perhitungan: "; cin >> batas; int jumlah = 0; int kali = 1; int bil = 1; while (bil <= batas) { jumlah += bil; kali *= bil; bil++; } cout << "Hasil penjumlahan = " << jumlah << endl; cout << "Hasil perkalian = " << kali << endl; getchar();}
  11. 11. 111. Modifikasilah program di atas dengan struktur for.2. Buatlah program untuk menghitung karakter yang dimasukkan dari keyboard. Pemasukan karakter dengan fungsi getchar(). Penggunaan: char karakter = getchar(); Akhir pemasukan dengan tombol <enter>. Tombol <enter> sama dengan nilai 13. Gunakan struktur perulangan do-while.
  12. 12. 12 MODUL 3 FungsiTeori Singkat Suatu program yang cukup panjang dapat saja ditulis dalam satu fungsimain(). Namun, agar langkah program dapat ditulis dengan baik, program biasanyadipecah kedalam sejumlah subprogram. Subprogram dalam C++ berbentuk fungsi.Dalam C++ tidak dikenal prosedur. Secara sederhana, sekelompok pernyataan dapatdiambil, diapit kurung kurawal, dan dinamai, maka menjadi fungsi. Fungsi yanghanya mengerjakan tugas tertentu dan tidak menghasilkan nilai, maka fungsi itubertipe hasil void. Fungsi seperti ini bertindak sebagai prosedur dalam bahasa lain.Perhatikan contoh berikut.void Tambah(){ int a, b, c; a = 3; b = 4; c = a + b: cout << c;}void main(){ Tambah(); //pemanggilan fungsi getchar();}Ada kalanya fungsi mempunyai parameter, maka dalam pemanggilannya juga perludisertai parameter dengan jumlah dan tipe yang sama dengan pada saat didefinisikan.void Tambah(int a, int b){ int c; c = a + b: cout << c;}void main(){ int a = 3; Tambah(a, 4); //pemanggilan fungsi getchar();
  13. 13. 13}Suatu fungsi yang memberikan hasil, maka tipe void di depan pengenal fungsidiganti dengan tipe lain. Hasil fungsi dikerjakan dengan pernyataan return.int Tambah(int a, int b){ int c; c = a + b: return c;}void main(){ int a = 3; int d; d = Tambah(a, 4); //pemanggilan fungsi cout << “d = “ << d << endl; getchar();}Pelewatan parameter kedalam fungsi adalah dengan cara bagaimana parameter aktual(parameter yang terdapat dalam pemanggilan fungsi) dilewatkan ke parameter formal(parameter yang terdapat dalam definisi fungsi).Pelewatan parameter mempunyai jenis • pelewatan secara nilai • pelewatan secara pointer • pelewatan secara referensiPelewatan secara nilai adalah parameter aktual dikopikan ke parameter formal,sehingga perubahan yang terjadi pada parameter formal tidak mempengaruhiparameter aktual. Parameter dalam fungsi Tambah() di atas (parameter a dan b)dilewatkan secara nilai.Pelewatan secara pointer adalah parameter berupa pointer. Karena pointer menunjukke variabel lain, maka parameter aktual dapat dipengaruhi oleh perubahan nilaivariabel yang ditunjuk oleh parameter formal. Berikut, parameter c dalam fungsiTambah() dilewatkan secara pointer.void Tambah(int a, int b, int* c){
  14. 14. 14 *c = a + b:}void main(){ int a = 3; int hasil; Tambah(a, 4, &hasil); //pemanggilan fungsi cout << “hasil = “ << hasil << endl; getchar();}Pelewatan secara referensi berperilaku parameter formal sebagai nama alias dariparameter aktualnya. Jadi, perubahan yang terjadi pada parameter formal akanmenjadi hasil di parameter aktualnya. Pelewatan parameter secara referensi ditandaidengan karakter & setelah tipe parameter. Berikut, parameter c dalam fungsiTambah() dilewatkan secara referensivoid Tambah(int a, int b, int& c){ c = a + b:}void main(){ int a = 3; int hasil; Tambah(a, 4, hasil); //pemanggilan fungsi cout << “hasil = “ << hasil << endl; getchar();}PraktekProgram berikut terdapat fungsi Tambah() yang menjumlah semua bilangan ganjilmulai dari isi variabel awal sampai dengan isi variabel akhir. Jika awal bernilai genapmaka penjumlahan dimulai dari awal+1.#include <iostream.h>void Tambah(int a, int b){
  15. 15. 15 int c = 0; int i = a; if((a % 2) == 0) i = a + 1; while (i <= b) { c += i; i +=2; } cout << "Hasil = " << c << endl;}void main(){ int awal, akhir, hasil; cout << "Awal = "; cin >> awal; cout << "Akhir = "; cin >> akhir; Tambah(awal, akhir); getchar();}1. Modifikasilah fungsi Tambah() agar menghasilkan nilai (return value) dari penjumlahan itu. Dan pemanggilan fungsi Tambah() dalam main() tentunya juga berubah.2. Buatlah fungsi untuk menghasilkan nilai perpangkatan AB. Perpangkatan dapat dikerjakan dengan rumus: pangkat = exp(B * log(A)) Mungkin Anda perlu menyertakan file header math.h A dan B bertipe float sebagai parameter fungsi. Hasil pangkat ditulis sebagai parameter ketiga berupa pointer. Deklarasi fungsi: void Pangkat(float A, float B, float* hasil) Panggillah fungsi ini dari fungsi main().
  16. 16. 16 MODUL 4 Struktur dan KelasTeori Singkat Seringkali terjadi sejumlah data yang saling berkaitan, misalnya, kode barang,jumlah barang, dan harga satuan. Masing-masing data ini biasanya berbeda tipenya.Sejumlah data dengan tipe berbeda seperti ini dapat dikumpulkan menjadi satukesatuan membentuk struktur. Data itu di dalam struktur disebut field. Deklarasistruktur:struct TipeStruktur{ tipe field1; tipe field2; . . .};Untuk kasus barang di atas deklarasinya adalah:struct TBarang{ char kode[6]; // kode barang bertipe string 5 karakter int jumlah; int harga;};Sedangkan deklarasi variabel adalah:TBarang barang;Untuk mengakses variabel barang ini, misalnya:barang.jumlah = 8;strcpy(barang.kode, “BRG01”); // mengisi field kode dengan BRG01cout << barang.harga << endl; Tipe struktur (struct) dapat digantikan dengan tipe kelas (class) denganfieldnya diberi sifat public. Untuk kelas, istilah field diganti dengan anggota.Deklarasi struktur TBarang di atas bila digantikan dengan tipe kelas menjadi:
  17. 17. 17class TBarang{public: char kode[6]; // kode barang bertipe string 5 karakter int jumlah; int harga;};Sedangkan untuk deklarasi variabel kelas dan cara mengaksesnya sama dengan tipestruktur. Jadi antara struktur dengan kelas dapat saling menggantikan. Jika anggotaanggota hanya berupa data (seperti contoh di atas) dipakai tipe struktur. Secara umumpenggunaan kelas adalah bila anggotanya juga berupa fungsi. Anggota berupa dataseringkali diberi sifat private, sedangkan bila anggota berupa fungsi seringkali diberisifat public. Anggota dengan sifat private, artinya bahwa data itu hanya dapat diaksesdi dalam kelas itu sendiri, tidak dapat diakses lewat variabel kelas. Sedangkananggota yang diberi sifat public dapat juga diakses dari luar keas itu, misalnya lewatvariabel kelas itu.Untuk kasus kelas TBarang di atas, jika ditambahkan anggota berupa fungsi IsiData,yaitu untuk mengisi anggota data adalah:class TBarang{private: char kode[6]; // kode barang bertipe string 5 karakter int jumlah; int harga;public: void IsiData(char kd[], int jml, int hrg) { strcpy(kode, kd); jumlah = jml; harga = hrg; }};Fungsi anggota IsiData juga dapat ditulis definisi fungsinya di luar kelas, yaitu:class TBarang{private: char kode[6]; // kode barang bertipe string 5 karakter int jumlah; int harga;
  18. 18. 18public: void IsiData(char kd[], int jml, int hrg);};void TBarang::IsiData(char kd[], int jml, int hrg) { strcpy(kode, kd); jumlah = jml; harga = hrg; }Variabel bertipe kelas (dalam pemrograman berorientasi objek disebut instan) dapatditunjuk oleh pointer. Sedangkan untuk mengakses anggota digunakan notasi:pointer->anggotaPerhatikan contoh berikut.TBarang barang; // instan kelas TBarangTBarang* brg; // pointer ke kelas TBarangbrg = &barang; // brg disuruh menunjuk ke barang// mengakses fungsi IsiData dari instan barangbarang.IsiData(“BRG01”, 8, 2000);// mengakses fungsi IsiData dari pointernyabrg->IsiData(“BRG01”, 8, 2000);Praktek1. Tulislah program berikut lewat ConsoleWizard pada C++Builder.#include <string.h>#include <iostream.h>//-------------------------------------------------------#pragma argsusedclass TBarang{private: char kode[6]; // kode barang bertipe string 5 karakter int jumlah; int harga;public: void IsiData(char kd[], int jml, int hrg); void Cetak();};void TBarang::IsiData(char kd[], int jml, int hrg)
  19. 19. 19 { strcpy(kode, kd); jumlah = jml; harga = hrg; }void TBarang::Cetak(){ cout << "kode barang = " << kode << endl << "jumlah barang = " << jumlah << endl << "harga barang = " << harga << endl;}void main(){ TBarang barang; barang.IsiData("BRG01", 8, 2000); barang.Cetak(); getchar();}2. Modifikasilah fungsi main sehingga data mengenai barang (kode, jumlah, harga) dimasukkan dari keyboard (lewat cin). Baru kemudian panggillah fungsi IsiData.3. Tambahkan fungsi anggota JumlahHarga, yang menghitung harga x jumlah.4. Tambahkan ke dalam fungsi main, variabel pointer ke TBarang dan menunjuk ke instan barang. Panggilah fungsi anggota dari TBarang lewat pointernya.

×