RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SMK NEGERI
Kelas/Semester : X TKJ/2 (Genap)
Mata Pelajaran : Pe...
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran prosedur instalasi sistem operasi berbasis GUI
2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok...
Sistem operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan system dengan perintah-perintah
yang berupa text. Lain halny...
20. Pada Installing Devices → perhatikan gambar, instalasi diperkirakan selesai selama 39
menit → tunggu...
21. Pada Regio...
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Kegiatan
Inti
1. Secara bersama-sama siswa mengamati/menyaksikan
video tentang i...
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Inti video tentang instalasi sistem opearasi Linux Debian
yang ditayangkan oleh ...
No Aspek yang dinilai
Teknik
Penilaian
Waktu
Penilaian
Instrumen
Penilaian
Keterangan
1. Aktif Pengamatan Proses
Diskusi
L...
8. Windows 7, Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi
32-bit dan 64-bit.
9. Windows 8, adalah nama dari versi ...
Waktu Pengamatan : ............................................................................................
Indikator ...
N0 NAMA
INDIKATOR
PersiapanInstalasi
PelaksanaanInstalasi
HasilInstalasi
PelaporanTertulis
Rubrik Penilaian Tugas Praktiku...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Rpp kd 11

560

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
560
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
75
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Rpp kd 11"

  1. 1. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMK NEGERI Kelas/Semester : X TKJ/2 (Genap) Mata Pelajaran : Perakitan Komputer Tema : Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI Pertemuan Ke : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 8 x 45 menit (2 pertemuan @ 4 x 45 menit) Tahun Pelajaran : 2013/2014 A. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan ma- salah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung. B. Kompetensi Dasar 1.1. Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya. 1.2. Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam. 1.3. Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari- hari. 2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi. 2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan. 3.11.Memahami prosedur instalasi sistem operasi berbasis GUI. 4.11.Menyajikan hasil instalasi sistem operasi berbasis GUI. C. Indikator Pencapaian Kompetensi Kognitif: 1. Menyebutkan dan menjelaskan jenis sistem operasi 2. Menjelaskan prosedur instalasi sistem operasi berbasis GUI Psikomotorik: 1. Melakukan instalasi sistem operasi berbasis GUI 2. Membuat laporan hasil instalasi sistem operasi berbasis GUI Afektif:
  2. 2. 1. Terlibat aktif dalam pembelajaran prosedur instalasi sistem operasi berbasis GUI 2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok 3. Membaca dan memahami informasi yang disajikan dalam gambar dan kata-kata 4. Bekerja dengan cermat dan teliti 5. Bekerja sesuai dengan prosedur (SOP) 6. Mampu bekerja dalam dinamika kelompok/tim 7. Mampu bekerja sesuai dengan standar kualitas dan spesifikasi yang diakui 8. Mampu bekerja secara mandiri untuk melakukan instalasi sistem operasi berbasis GUI D. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1: 1. Diberikan modul menginstalasi sistem operasi, secara berkelompok (3 orang) siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan jenis-jenis sistem operasi. 2. Diberikan modul menginstalasi sistem operasi, secara berkelompok (3 orang) siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan jenis-jenis sistem operasi berbasis GUI, serta dapat menjelaskan prosedur instalasi sistem operasi Windows. 3. Disediakan komputer dan driver sistem operasi Windows, secara individu siswa dapat melakukan instalasi sistem operasi Windows. 4. Secara individu siswa dapat menyusun laporan proses dan hasil pekerjaannya menggunakan format laporan yang diberikan guru. Pertemuan 2: 1. Diberikan modul menginstalasi sistem operasi, secara berkelompok (3 orang) siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan jenis-jenis sistem operasi. 2. Diberikan modul menginstalasi sistem operasi, secara berkelompok (3 orang) siswa dapat menyebutkan dan menjelaskan jenis-jenis sistem operasi berbasis GUI, serta dapat menjelaskan prosedur instalasi sistem operasi Linux Debian. 3. Disediakan komputer dan driver sistem operasi Linux Debian, secara individu siswa dapat melakukan instalasi sistem operasi Linux Debian. 4. Secara individu siswa dapat menyusun laporan proses dan hasil pekerjaannya menggunakan format laporan yang diberikan guru. E. Materi Pembelajaran Prosedur Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI 1.Pengertian sistem operasi Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelolaan seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) kepada pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan, serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer dapat lebih optimal. 2.Jenis sistem operasi Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).
  3. 3. Sistem operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan system dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan sistem operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Itulah sebabnya mengapa sistem operasi yang berbasis GUI seringkali disebut “User Friendly”. 3.Instalasi dan konfigurasi dasar sistem operasi a. BIOS Setup (Setting BIOS) b. Instalasi Windows XP 1. Pastikan Master Windows XP Bootable CD-ROM telah dimasukkan ke CD-ROM Drive dan Boot Sequence pada BIOS Setup CD-ROM Drive posisi First Drive. 2. Tunggu, dan setelah muncul gambar berikut → tekan sembarang keyboard untuk memulai instalasi… 3. Pada Windows Setup → proses deteksi konfigurasi hardware komputer → tunggu… 4. Tampilan jendela Windows XP Professional Setup Untuk melanjutkan proses installasi windows XP, tekan tombol enter pada keyboard 5. Pada Windows XP Licensing Agreement tekan tombol F8 pada keyboard untuk melanjutkan 6. Pada Windows XP Professional Setup → Unpartitioned space/harddisk baru (untuk melanjutkan instalasi harddisk harus dipartisi terlebih dahulu) → tekan tombol C pada keyboard untuk membuat partisi baru (create a partition…). Tujuan dalam membagi partisi yaitu untuk memecah harddisk menjadi 2 atau memisahkan antara data dan system 7. Untuk instalasi Windows XP alangkah baiknya kita lakukan minimal dua partisi; partisi pertama untuk sistem operasi dan program aplikasi, sedangkan partisi kedua untuk data. Untuk besaran/ukuran partisi disesuaikan dengan kebutuhan 8. Pada Create partition of size → masukkan kapasitas harddisk untuk Drive C (partisi yang pertama) Jika telah dibuat besaran/ukuran partisi, langkah selanjutnya tekan enter pada keyboard 9. Partisi pertama berhasil terbentuk 10. Gunakan panah bawah untuk membuat partisi ke dua → tekan tombol C pada keyboard (create a partition…) 11. Karena hanya dua partisi yang kita bentuk → tekan Enter saja 12. Instalasi membuat drive secara otomatis yaitu C dan E (Drive D untuk CD-ROM Drive). Kita dapat mengubah Drive tersebut lewat Menu Computer Management (akan kita lakukan setelah instalasi Windows XP selesai) 13. Pastikan yang disorot adalah partisi pertama/Drive C: 14. Ada empat pilihan format, NTFS (Quick), FAT (Quick), NTFS, dan FAT 15. Pilih Format the partition using the NTFS file System (Quick) karena kita menginginkan Windows XP dengan sistem keamanan yang baik dan dengan proses format yang cepat 16. Pada Windows XP Professional Setup → Setup is formating →tunggu sampai selesai (100%) 17. Pada Windows XP Professional Setup → Setup is copying files…→tunggu sampai (100%) 18. Pada Windows XP Professional Setup → Restart Computer…→tunggu 19. Setelah restart untuk pertama kalinya, muncul logo dari Windows XP Professional → tunggu
  4. 4. 20. Pada Installing Devices → perhatikan gambar, instalasi diperkirakan selesai selama 39 menit → tunggu... 21. Pada Regional and Language Options → next 22. Pada Personalize Your Software -> isikan nama pada kolomnya (terserah Anda mau mengisikan nama apa) begitupun Organization. Setelah terisi klik next. 23. Setelah itu masukkan Product key → Isi → Next. Product key: ---- 24. Setelah itu beri nama komputer pada kolom computer name. (terserah namanya) Contoh: Computer name: Komp01 25. Untuk Type an Administrator password, boleh diisi atau tidak. Setelah itu klik next. 26. Pada Date and Time setting lakukan konfigurasi dengan setting setempat. Begitu juga Time Zone. Jika sudah klik next. 27. Pada Date and Time Settings → pada Time Zone → Bangkok, Hanoi, Jakarta → Next. 28. Proses Installing Network → tunggu. 29. Pada Networking Settings → pilih Typical settings → Next. 30. Pada Workgroup or Computer Domain → “No, this computer…”→Next. 31. Setelah itu tunggu Proses Copying files (menginstall seluruh komponen sampai selesai) → tunggu. 32. Jika semua proses telah selesai , komputer akan melakukan restart secara otomatis. → tunggu. 33. Setelah itu akan tampil Display Settings, terjadi proses instalasi VGA card → OK. 34. Pada Monitor Settings → OK. 35. Kemudian, akan muncul kembali logo Windows XP Professional →tunggu. 36. Pada Welcome to Microsoft Windows → Next. 37. Pada help protect your computer pilih Not right now ->next. 38. Pada Ready to register…→ “No, not at…”→ Next. 39. Pada Who will use this computer? harus diisikan minimal satu username → Isikan → Next. Contoh: Your name: TesKomp 40. Tampil layar Thank you yang berarti installasi telah berhasil dilakukan. Kemudian klik Finish untuk mengakhiri. 41. Kemudian tampil layar welcome. Tunggu... 42. Tampilan awal windows XP (Desktop). Dengan tampilnya layar Desktop, maka pengguna sudah dapat melakukan pekerjaan atau aktivitas di komputer. F. Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Saintifik 2. Model : Problem Based Learning (PBL) 3. Metode : Diskusi kelompok, tanya jawab, praktikum G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Pertemuan ke 1 Pendahuluan 1. Persiapan psikis dan fisik membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama. 2. Guru memberikan HES moment: penggunaan pakaian praktek dan peralatan keselamatan kerja lainnya, dan cara melaksanakan pekerjaan secara aman. 3. Guru menginformasikan kompetensi/tujuan pembelajaran dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. 4. Guru memberi gambaran garis besar materi yang akan dipelajari. 10’
  5. 5. Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Kegiatan Inti 1. Secara bersama-sama siswa mengamati/menyaksikan video tentang instalasi sistem opearasi Windows yang ditayangkan oleh guru. 2. Siswa membentuk kelompok belajar @ 3 siswa. 3. Secara berkelompok siswa mempelajari modul yang diberikan guru untuk mempelajari jenis-jenis sistem operasi dan mempelajari prosedur instalasi sistem operasi berbasis GUI dan meminta bimbingan guru apabila ada yang kurang jelas. 4. Di bawah bimbingan guru, secara berkelompok siswa menyusun langkah-langkah instalasi dan konfigurasi dasar sistem operasi Windows. 5. Secara individu siswa melakukan instalasi sistem operasi Windows sesuai dengan SOP dan meminta bimbingan guru apabila mengalami kesulitan/masalah. 6. Menggunakan lembar observasi guru melakukan pengamatan terhadap diskusi siswa dan pengamatan terhadap pelaksanaan pekerjaan siswa yang mencakup aspek (a) persiapan instalasi, (b) pelaksanaan instalasi, dan (c) hasil instalasi. 7. Secara acak siswa yang ditunjuk oleh guru menyampaikan laporan hasil instalasi sistem operasi Windows yang telah dilakukan. 8. Secara individual siswa membuat laporan hasil instalasi sistem operasi Windows dan mengumpulkannya kepada guru. 155’ Penutup 1. Guru mengajak para siswa untuk merefleksi belajarnya: apa yang sulit dipelajari, masalah apa yang dirasakan, bagaimana kesuksesan dan/atau kegagalan dalam pekerjaannya. 2. Guru mendiskusikan berbagai permasalahan belajar siswa dengan para siswa. 3. Guru memberikan umpan balik secara lisan terhadap permasalahan dan hasil kerja siswa. 4. Guru menjelaskan secara singkat topik belajar pada pertemuan berikutnya. 15’ Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Pertemuan ke 2 Pendahuluan 1. Persiapan psikis dan fisik membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama. 2. Guru memberikan HES moment: penggunaan pakaian praktek dan peralatan keselamatan kerja lainnya, dan cara melaksanakan pekerjaan secara aman. 3. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. 4. Guru memberi gambaran garis besar materi yang akan dipelajari. 10’ Kegiatan 1. Secara bersama-sama siswa mengamati/menyaksikan 155’
  6. 6. Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Inti video tentang instalasi sistem opearasi Linux Debian yang ditayangkan oleh guru. 2. Siswa membentuk kelompok belajar @ 3 siswa. 3. Secara berkelompok siswa mempelajari modul yang diberikan guru untuk mempelajari jenis-jenis sistem operasi dan mempelajari prosedur instalasi sistem operasi berbasis GUI dan meminta bimbingan guru apabila ada yang kurang jelas. 4. Di bawah bimbingan guru, secara berkelompok siswa menyusun langkah-langkah instalasi dan konfigurasi dasar sistem operasi Linux Debian. 5. Secara individu siswa melakukan instalasi sistem operasi Linux Debian sesuai dengan SOP dan meminta bimbingan guru apabila mengalami kesulitan/masalah. 6. Menggunakan lembar observasi guru melakukan pengamatan terhadap diskusi siswa dan pengamatan terhadap pelaksanaan pekerjaan siswa yang mencakup aspek (a) persiapan instalasi, (b) pelaksanaan instalasi, dan (c) hasil instalasi. 7. Secara acak siswa yang ditunjuk oleh guru menyampaikan laporan hasil instalasi sistem operasi Linux Debian yang telah dilakukan. 8. Secara individual siswa membuat laporan hasil instalasi sistem operasi Linux Debian dan mengumpulkannya kepada guru. Penutup 1. Guru mengajak para siswa untuk merefleksi belajarnya: apa yang sulit dipelajari, masalah apa yang dirasakan, bagaimana kesuksesan dan/atau kegagalan dalam pekerjaannya. 2. Guru mendiskusikan berbagai permasalahan belajar siswa dengan para siswa. 3. Guru memberikan umpan balik secara lisan terhadap permasalahan dan hasil kerja siswa. 4. Guru menjelaskan secara singkat topik belajar pada pertemuan berikutnya. 15’ H. Alat dan Sumber Belajar 1. Alat: Komputer dan driver sistem operasi 2. Media: Komputer, driver sistem operasi, dan LCD 3. Sumber: ITE Ver 3.1 Cisco Networking Academy Program Ningrum, A. 2013. Modul Perakitan Komputer: Digunakan untuk kalangan sendiri. Malang: SMKN 6 Malang, tidak diterbitkan. www.ilmukomputer.com I. Penilaian Proses dan Hasil Belajar 1. Penilaian proses diskusi dan instalasi
  7. 7. No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian Instrumen Penilaian Keterangan 1. Aktif Pengamatan Proses Diskusi Lembar Pengamatan Penilaian Sikap 2. Jujur 3. Disiplin 4. Tanggung jawab 5. Toleran 6. Bekerjasama 7. Persiapan instalasi Pengamatan Proses Praktikum Lembar Pengamatan Penilaian Psikomotorik8. Pelaksanaan instalasi 9. Hasil instalasi dan konfigurasi 10. Pelaporan tertulis 2. Penilaian Pemahaman Prosedur Instalasi Sistem Operasi Berbasis GUI Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Soal 1. Menyebutkan dan menjelaskan jenis sistem operasi Tes Tulis Uraian 1. Sebutkan macam-macam sistem operasi! 2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam sistem operasi yang termasuk keluarga Windows! 3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam sistem operasi yang termasuk keluarga Linux! Kunci Jawaban : No. Soal Jawaban Skor 1. POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE. 1 2. 1. Windows 1x, bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. 2. Windows 2x, sebagian besar popularitasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. 3. Windows 3x, selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS- DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. 4. Windows 95, diperkenalkan dengan menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager),. 5. Windows 98, menambahkan dukungan pada Internet Explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi Internet, Digital Versatile Disk (DVD), Windows Driver Model (WDM) yang menggantikan model Virtual Device Driver (VxD) serta Windows NetMeeting 3. 6. Windows XP, adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). 7. Windows Vista, adalah versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center. 9
  8. 8. 8. Windows 7, Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit. 9. Windows 8, adalah nama dari versi terbaru Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan Intel dan AMD. 3. 1. Debian, merupakan distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan binary *.deb dalam paket instalasi programnya. 2. BSD, yang merupakan singkatan dari Barkeley Software Distributions merupakan nama distribusi source code yang berasal dari Universitas California Barkeley yang berasal dari pengembangan UNIX AT&T Research. Beberapa distro BSD dikembangkan berdasarkan source code yang dikenal sebagai 4.4BSD-Lite. 3. Suse, merupakan distribusi dari YaST (Yet another Setup Tools) yang digunakan untuk mengkonfigurasi sistem. Merupakan salah satu distro Linux dari perusahaan Novell atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System- Etwicklungsgesellschaft mbH, Nurnberg). Merupakan distribusi pertama yang proses instalasinya menggunakan bahasa Indonesia. 4. Slackware, bisa dikatakan Linux untuk advanced, hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan slackware, semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) sudah teruji, mungkin tua tapi tetap stabil. Slackware menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang di install oleh user teroptimasi dengan sistem user. Slackware menggunakan libc5 dalam binary/librarynya dan filenya menggunakan .tgz. 5. Redhat, merupakan distro pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah, dulu merupakan distro paling popular di Indonesia. Distro berbasis Redhat menggunakan binary RPM (Redhat Package Management). 5 Skor perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal Mengetahui Malang, Desember 2013 Kepala Sekolah SMKN Guru Mata Pelajaran (……………………….) Ainun Kusuma Ningrum, S.Pd NIP. Lampiran 1 Lembar Pengamatan Sikap LEMBAR PENGAMATAN SIKAP Mata Pelajaran :.................................................................................................. Kelas/Semester :.................................................................................................... Tahun Ajaran :....................................................................................................
  9. 9. Waktu Pengamatan : ............................................................................................ Indikator perkembangan sikapreligius,tanggung jawab,peduli,responsif, dansantun 1. BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam diskusi dan menyelesaikan tugas 2. MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam diskusi dan menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten 3. MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam diskusi dan menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten 4. MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam diskusi dan menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten Bubuhkan tanda V pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan. No. Nama Siswa Aktif Jujur Disiplin Tanggug jawab Toleran Bekerjasama BT MT MB MK BT MT MB MK BT MT MB MK BT MT MB MK BT MT MB MK BT MT MB MK 1. 2. 3. Keterangan Skor: Kriteria Nilai: Baik sekali = 4 A = 90-100 : Baik Sekali Baik = 3 B = 70-89 : Baik Cukup = 2 C = 50-69 : Cukup Kurang = 1 D = <50 : Kurang Skor Perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal Lampiran 2 Lembar Penilaian Psikomotorik Siswa LEMBAR PENILAIAN PSIKOMOTORIK SISWA
  10. 10. N0 NAMA INDIKATOR PersiapanInstalasi PelaksanaanInstalasi HasilInstalasi PelaporanTertulis Rubrik Penilaian Tugas Praktikum No. ASPEK KRITERIA DAN SKOR 3 2 1 1. PERSIAPAN INSTALASI Jika siswa dapat mengkonfigurasi BIOS Setup sesuai dengan prosedur yang benar dan tepat. Jika siswa hanya dapat melakukan 3 tahapan konfigurasi BIOS Setup. Jika siswa hanya dapat melakukan salah satu tahapan konfigurasi BIOS Setup. 2. PELAKSANAAN INSTALASI Jika siswa dapat melakukan instalasi sistem operasi sesuai dengan prosedur yang benar dan tepat. Jika siswa hanya dapat melakukan sebagian prosedur instalasi sistem operasi. Jika siswa hanya dapat melakukan beberapa prosedur instalasi sistem operasi. 3. HASIL INSTALASI Jika hasil instalasi siswa lengkap dan sukses. Jika hasil instalasi siswa cukup lengkap dan sukses. Jika hasil instalasi siswa kurang lengkap dan tidak sukses. 4. PELAPORAN TERTULIS Jika sistimatika penulisan benar, kerapian laporan, bahasa komunikatif. Jika sistimatika penulisan benar, kerapian laporan, namun bahasa kurang komunikatif Jika penulisan kurang sistimatis, bahasa kurang komunikatif, laporan kurang rapi Skor perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal

×