B. VOC dan Sistem
Kolonialisme
Kolonialisme/penjajahan = anak dr
kapitalisme
Kapitalisme adalah cara berekonomi yg
ditanda...
Kolonialisme modern
Kapitalisme muncul pertama di Eropa
Barat pd abad XVI – XVII, bersamaan dg
tuntutan akan kebebasan ma...
 Penjajah pertama adalah armada
dagang, yg th 1602 membentuk VOC
(Vereenigde Oost Indische Compagnie),
 VOC tdk mengambi...
Utk tingkatkan pendapatan dr sistem
penyerahan wajib, di berbagai daerah
VOC kembangkan sistem penanaman
wajib komoditi k...
Tanah Partikelir
 VOC menjual tanah pd pihak swasta,
yg kemudian dikenal “tanah partikelir”,
 Di tanah partikelir, pemod...
Kekuasaan Daendels
 1799 VOC dibubarkan krn bangkrut.
 VOC pailit krn: kecurangan
pembukuan, korupsi, pegawai lemah,
sis...
Awal Mula Pajak Tanah & Sewa
Tanah Saat itu di Eropa berkemb paham
liberal  dasar kebebasan &
kesejahteraan umum
Rafles...
Raffles berpedoman 3hal
1. Kerja wajib /rodi dan penyerahan wajib
dihapuskan.
2. Peran Bupati sbg pemungut pajak
dihapusd...
Ketentuan sistim sewa tanah
1. Pajak Tanah Sawah:
 Gol I, ½ hasil panenan
 Gol II, 2/5 hasil panenan
 Gol III, 1/3 hasi...
Perubahan revlosusioner?
 Peubahan azasi: unsur paksaan atas
rakayt diganti sistim kontrak atas da
sar sukarela kedua bel...
Tanam Paksa (1830-
1870) Van Den Bosch, terjadi kesulitan
keuangan; krn biaya perang, kecuali itu
neg Belanda sedang meng...
Penyelewengan Tanam paksa
1. Penyediaan tanah utk tanaman eksport tdk
scr sukarela, ttp dg paksaan;
2. bagian tanah yg dit...
Lanjutan…
 Sistem tanam paksa sangat menguntungkan
pem.
 Petan menderita  menyediakan tanah utk
tanaman ekspor, dan ten...
Agrarische Wet 1870 (UU
Agraria
UU ini muncul krn tuntutan para
pengusaha swasta utk membuka
perkebunan yg lebih luas, tt...
POLITIK ETIS (1900-1942)
Pergantian abad 19 ke 20 ditandai
adanya peningkatan kemajuan &
kemakmuran di neg Belanda.
Mrk ...
Perubahan aturan tanah
partikelir
 diakuinya hak2 penduduk atas tanah & hasil
kerjanya, contohnya:
1. Raad Van Justitie (...
Dampaknya bagi petani…
 beban petani makin berat krn harus
memenuhi tuntutan bupati (penguasa
feodal), dan kepentingan ka...
Kolonialisme modern
Kolonialisme modern
Kolonialisme modern
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kolonialisme modern

4,048

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,048
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kolonialisme modern

  1. 1. B. VOC dan Sistem Kolonialisme Kolonialisme/penjajahan = anak dr kapitalisme Kapitalisme adalah cara berekonomi yg ditandai oleh: 1. Pemilikan pribadi alat produksi (tanah) oleh pemodal 2. Adanya hubungan majikan-buruh yg digaji dg uang 3. Produksi ditujukan utk keuntungan & pelipat- gandaan modal
  2. 2. Kolonialisme modern Kapitalisme muncul pertama di Eropa Barat pd abad XVI – XVII, bersamaan dg tuntutan akan kebebasan masa revolusi Prancis abad XVII, yg mana kekuasan raja digulingkan kaum liberal  revolusi industri abad XVI-XVII memacu proses produksi ekspansi tanah jajahan kolonialisme modern.  Sistem kolonial ini ditandai 4 ciri pokok: dominasi, eksploitasi, diskriminasi, & dependensi (Kartodirdjo, Surjo, 1991):  Berbeda dg kolonialisme kuno, yg bertuj: kejayaan (glory), kekayaan (gold), & agama (gospel)
  3. 3.  Penjajah pertama adalah armada dagang, yg th 1602 membentuk VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie),  VOC tdk mengambil alih kekuasaan para raja, ttp menuntut pengakuan & penyerahan hasil bumi/ pertanian .  sistem leveransi (penyerahan wajib barang2 & dibeli dg harga ttt), dan sistem kontingensi (penyerahan barang yg ditentukan jumlahnya). Dalam hal ini yg paling dirugikan adalah petani
  4. 4. Utk tingkatkan pendapatan dr sistem penyerahan wajib, di berbagai daerah VOC kembangkan sistem penanaman wajib komoditi kopi. Yg terkenal adalah “perkebunan kopi ala priyangan” (petani membuka hutan dg kerja paksa utk tanam kopi)  VOC memba yar upah petani, namun banyak diselewengkan bupati Sistem Priyangan ini kemudian jadi dasar sistem tanam paksa pd 1830 oleh pem kolonial.
  5. 5. Tanah Partikelir  VOC menjual tanah pd pihak swasta, yg kemudian dikenal “tanah partikelir”,  Di tanah partikelir, pemodal sbg tuan tanah dan berusaha cari keuntungan sebesar-besarnya  Rakyat membayar pajak, cukai, penyerahan hasil, kerja rodi dll  sering hrs mencuri, merampok, bahkan membunuh utk mengatasi rasa lapar.  Banyak terjadi ger. Sosial .
  6. 6. Kekuasaan Daendels  1799 VOC dibubarkan krn bangkrut.  VOC pailit krn: kecurangan pembukuan, korupsi, pegawai lemah, sistem monopoli, serah wajib, & kerja paksa yg membawa penderitaan penduduk  Kekuasaan beralih pada pem Hindia Belanda- Daendels.  Daendels kerja paksa.
  7. 7. Awal Mula Pajak Tanah & Sewa Tanah Saat itu di Eropa berkemb paham liberal  dasar kebebasan & kesejahteraan umum Rafles dipengaruhi rev. perancis dg semboyan: Kebebasan, persamaan dan persaudaraan. Sistim penyerahan wajib dan kerja paksa dihapus. Ingin memberikan kepastian hukum dan kebebasan berusaha. Pemikiran rafles= Hogendorp (pejabat Belanda) rakyat diberi kebebasan menentukan tanaman yang akan di tanam.
  8. 8. Raffles berpedoman 3hal 1. Kerja wajib /rodi dan penyerahan wajib dihapuskan. 2. Peran Bupati sbg pemungut pajak dihapusdijadiakn sbg bagian integral dari sistim pemerinbtahan. 3. Anggapan bahwa pemerintah pemilik tanah maka petani penggarap= penyewa (tenant)  membayar sewa tanah(land rent). Sistim sewa tanah/ landelijk stelsel: 1. kebebasan dan kepastian hukum pada petani. 2. Menjamin arus pendapatn negara secara mantap
  9. 9. Ketentuan sistim sewa tanah 1. Pajak Tanah Sawah:  Gol I, ½ hasil panenan  Gol II, 2/5 hasil panenan  Gol III, 1/3 hasil panenan 2. Pajak Tanah Tegalan:  Gol I, 2/5 hasil panenan  Gol II, 1/3 hasil panenan  Gol III, ¼ hasil panenan Pajak diberikan berpa uang/ barang (padi&beras)
  10. 10. Perubahan revlosusioner?  Peubahan azasi: unsur paksaan atas rakayt diganti sistim kontrak atas da sar sukarela kedua belah pihak.  Perubahan bukan perubahan ekonomi semata  perubahan sistim sosial budaya  ikatan adat kehidupan masyarakat barat.  Ekonomi feodal diganti lalu lintas pertukaran bebas.
  11. 11. Tanam Paksa (1830- 1870) Van Den Bosch, terjadi kesulitan keuangan; krn biaya perang, kecuali itu neg Belanda sedang menggalakkan industri  Van Den Bosch terapkan sistem tanam paksa (cultuurstelsel)  Sistem ini mrpkn gabungan dr penyerahan wajib (VOC) dg sistem pajak tanah.  ciri pokok adalah rakyat harus bayar pajak dlm bentuk barang (hasil tani), bukan uang  Jenis tanaman yg diwajibkan: kopi, tebu, indigo
  12. 12. Penyelewengan Tanam paksa 1. Penyediaan tanah utk tanaman eksport tdk scr sukarela, ttp dg paksaan; 2. bagian tanah yg ditanami bkn 1/5, ttp lebih luas (1/3 atau 1/2) bagian, bahkan sering seluruh desa 3. Pembayarn hsl tanamn lebih kcl dr ketentuan 4. Kegagalan panen yg mestinya jd beban pem, dibebankan pada penduduk 5. Sistm perangsang utk peg pem agar dpt kerja dg baik, prakteknya terjadi penyalahgunaan wewenang yg makin rugikan penddk
  13. 13. Lanjutan…  Sistem tanam paksa sangat menguntungkan pem.  Petan menderita  menyediakan tanah utk tanaman ekspor, dan tenaga kerja yg berat utk pekerjaan pem, tanpa upah (kerja paksa).  Sistem ini mengenalkan ekonomi uang, melalui pembayaran upah tanaman (petani) dan insentif pejabat (pejabat)  Atas desakan kaum liberal, th 1870 sistem tanam paksa diganti sistem perusahaan swasta; dan sistem kerja paksa diganti sistem kerja upah bebas.
  14. 14. Agrarische Wet 1870 (UU Agraria UU ini muncul krn tuntutan para pengusaha swasta utk membuka perkebunan yg lebih luas, ttp merasa terhalang oleh sistem tanam paksa Ketentuan 2 hal : 1. memberi kesempatan pd para pengusha swasta utk buka perkebunan 2. melindungi hak2 rakyat atas tanahnya. Agrarische Wet ini selanjutnya menjadi dasar bg semua peraturan agraria di Indnesia.  UU ini bersifat dualistispengusaha asing berlaku hukum barat, sedang bg rakyat hukum adat
  15. 15. POLITIK ETIS (1900-1942) Pergantian abad 19 ke 20 ditandai adanya peningkatan kemajuan & kemakmuran di neg Belanda. Mrk menyoal ttg hutang2 kekayaan yg disedot ke Belanda, & itu hrs dikembalikan. Pol Etis (pol balas budi) yakni: emigrasi, irigasi, dan edukasi Pd 1904 didirikan lumbung desa, bank kredit rakyat, & pegadaian, juga pengawasan thdp penjualan candu pd rakyat. Hal itu utk kurangi sumber penderitaan rakyat spt: lintah darat, paceklik, kekurangan modal, dll
  16. 16. Perubahan aturan tanah partikelir  diakuinya hak2 penduduk atas tanah & hasil kerjanya, contohnya: 1. Raad Van Justitie (pengadilan) Surabaya (22/ 1/1913): pduduk tanah partikelir punya hak perseorangan turun temurun; 2. 7/6/1916, Pengadilan Surabaya menyatakan: pddk berhak atas tanah, dan hak benda yg dpt dipindahkan pd orang lain. 3. 12/9/1917 nyatakan: pddk tanah partikelir berhak atas tanah pekarangan yg didiami, & berhak pakai tanah pertanian lainnya dg kewajiban thdp tuan tanah. 
  17. 17. Dampaknya bagi petani…  beban petani makin berat krn harus memenuhi tuntutan bupati (penguasa feodal), dan kepentingan kaum kolonial.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×