Your SlideShare is downloading. ×
0
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Sensori persepsi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Sensori persepsi

17,494

Published on

Materi Sensor Persepsi

Materi Sensor Persepsi

Published in: Education
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
17,494
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
377
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB SISTEMSENSORI PERSEPSI Oleh: Agus leo firdaus
  • 2. PROSES SENSORI,PERSEPSI DANFAKTOR2 YANG MEMPENGARUHI STIMULASI SENSORI DAN PERSEPSI
  • 3. 1. PROSES SENSORI Proses sensoris adalah proses masuknya rangsang melalui alat indera ke otak (serebral)kemudian kembali melaluisaraf motoris dan berakhir dengan perbuatan.
  • 4. COUNT.... Sel saraf sensoris disebut juga sel saraf indera, karena berfungsi membawarangsangan (impuls) dari indera ke saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang)Jalannya proses sensori hingga di persepsikan : Rangsangan→reseptor→saraf sensori→sumsum tulang belakang dan otak→saraf motoris→efektor→persepsi
  • 5.  Sel saraf atau neuron merupakan satuan kerja utama dari sistem saraf yang berfungsi menghantarkan impuls listrik yang terbentuk akibat adanya suatu stimulus (rangsang). Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke sel saraf yang lain atau ke jaringan lain.
  • 6. Count...Saraf sensori seperti : Olfaktorius, berfungsi Menerima rangsang dari hidung dan menghantarkannya ke otak untuk diproses sebagai sensasi bau Optik, berfungsi Menerima rangsang dari mata dan menghantarkannya ke otak untuk diproses sebagai persepsi visual Vestibulokoklearis, berfungsi sebagai sensori sistem vestibular, mengendalikan keseimbangan dan sebagai sensori koklea yaitu menerima rangsang untuk diproses di otak sebagai suara.
  • 7. Saraf motorik seperti : Okulomotor, berfungsi menggerkakkan sebagian besar otot mata Troklearis, berfungsi menggerakkan beberapa otot mata Abdusen, berfungsi abduksi mata Aksesorius, berfungsi mengendalikan pergerakan kepala Hipoglossus, berfungsi mengendalikan pergerakan lidah
  • 8.  Fungsi sel saraf sensorik adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat.
  • 9. COUNT... Reseptor atau alat penerima rangsangan merupakan suatu struktur yang yang mampu mendeteksi rasangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor merupakan alat penghasil tanggapan yang pada sistem kerjanya Reseptor berdasarkan jenis rangsang: 1. Kemoreseptor, merupakan efektor yang peka terhadap rangsangan yang berupa bahan kimia. Contoh: bau. 2. Mekanoreseptor, merupakan efektor yang peka terhadap rangsangan yang berupa deformasi mekanik. Contoh: sentuhan dan suara. 3. Termoreseptor, merupakan efektor yang peka terhadap rangsangan yang berupa suhu (baik itu suhu
  • 10.  4. Fotoreseptor, merupakan efektor yang peka terhadap rangsangan yang berupa cahaya. Contoh: cahaya matahari. 5. Elektroreseptor, merupakan efektor yang peka terhadap rangsangan yang berupa listrik. Misalnya dimiliki oleh hewan aqutik, yaitu belut listrik. Digunakan sebagai alat untuk mempertahankan diri. 6. Magnetoreseptor, merupakan efektor yang peka terhadap rangsangan yang berupa medan magnet. Contoh: medan magnet bumi (navigasi arah utara dan selatan), misalnya dimiliki oleh lebah madu yang digunakan untuk menemukan makanan.
  • 11. COUNT... Berdasarkan lokasi sumber rangsang : 1. Interoreseptor adalah reseptor untuk menerima rangsangan dari dalam tubuh 2. Eksteroreseptor adalah reseptor yang berfungsi untuk menrima rangsangan dari luar tubuh seperti reseptor penerima gelombang suara (pada alat pendengaran) & cahaya (pada alat penglihatan).
  • 12. COUNT... ALAT-ALAT TUBUH SENSORIS Di dalam tubuh manusia terdapat bermacam - macam reseptor untuk mengetahui rangsangan dari luar atau disebut juga ekstraseptor. Ekstraseptor sering disebut juga alat indera. Ada lima macam alat indera pada tubuh manusia yaitu, indera penglihatan, indera penciuman, indera peraba, indera pendengaran, indera pengecap. Alat indera berfungsi untuk mensensor keadaan diluar , apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita cium, apa yang kita rasakan, apa yang kita dengar dapat mempengaruhi perilaku keadaan sesesorang.
  • 13. Count... informasi sensori untuk mencapai kesadaran dapat diperoleh dari beberapa indra yaitu : Mata (visual) Telinga (auditory) Hidung (olfactory) Lidah (gustatory) Kulit (tactile)
  • 14. LANJUTAN• 1 Penglihatan Indera penglihatan adalah mata. Mata adalah organ indera yang kompleks. Di mata terdapat reseptor khusus cahaya yang disebut fotoreseptor. Terjadinya proses pengamatan adalah sebagai berikut : Sumber cahaya → kornea →aquos humor pada kamera okuli anterior → pupil → aquos humor pada kamera okuli posterior →lensa kristalina → korpus vitreum → retina →nervus optikus → otak → terjadi kesan-kesan apa yang kita lihat.
  • 15. Count,,,,,• Ada tiga bentuk pengamatan melalui indera penglihatan, yaitu: A. Pengamatan warna,terdiri atas warna dasar (merah, kuning, dan biru) dan warna yang memengarui perasaan ke jiwaan.• Contoh ; o Warna hijau memberi suasana tenang o Warna orange menimbulkan suasana riang
  • 16. LANJUTANB. Pengamatan bentik, yaitu benda terlihat bulat, lonjong, runcing, kubus, dan balok. Orang yang mudah menerima kesan melalui mata tersebut di sebut tipe visul.C. Pengamatan ruang, termasuk jarak( mis. berada di ruang kelas, ruang terbuka, dan tempat yang berjarak dari satu tempat ke tempat lain)
  • 17. LANJUTAN• 2 Penciuman Hidung pembau yang terdapat pada mukosa ( selaput lender ) hidung hanya dapat di rangsang oleh gas. Menurut W.F Ganong manusia dapat mengenal 2000 sampai 4000 bau yang berbeda. Saraf yang menerima rangsangan pembau, yaitu : a. Nervus olfactorius, rangsangan adalah wangi- wangian, bensol, lisol, dan gas yang busuk b. Nervus trigeminus, rangsangannya adalah minyak kayu putih, kamper, kloroform dan ether. Bau dapat mempengaruhi perilaku sesorang, misalnya dekat orang yang wangi, menimbulkan keinginan mendekat atau sebaliknya.
  • 18. 3. Peraba Kulit merupakan indra untuk stimulus mekanik (raba dan tekan), panas, dingin, dan nyeri. Menurut hasil penelitian tiap rasa mempunyai tempat yang berbeda-beda pada kulit kita. Rasa panas, dingin, nyeri, tidak tedapat satu pada kulit kita. Macam-macam reseptor pada kulit: a. Corpus cula tactus dari meisne, terdapat pada papilla terutama pada puncak bibir,puncak jari, dan papilla mamae. Rangsangan yang diterima adalah tactil (rabaan). b. Corpus cula Ruffini, terdapat pada batas subkutis (bawah kulit) dan corium (kulit jangat). Rangsangan yang diterima adalah panas. c. Corpus cula bullo idea Krousa, terdapat pada corium. Rangsangan yang diterima adalah panas. d. Corpus cula Lamellasa paceni, terdapat di subkutis terutama di ujung jari yang berfungsi untuk meraba benda. e. Rangsangan nyeri, terdapat pada ujung-ujung saraf (reseptor) yang terdapat hampir seluruh jaringan tubuh.
  • 19. 4. Pendengaran Menurut W.F ganong (1991) di dalam telinga terdapat dua reseptor sensorik untuk pendengaran dan keseimbangan. Proses pengamatan suara melalui tiga bagian di telinga. Yaitu : a. Telinga bagian luar ( Acusticus eksternus) b. Telinga bagian tengah (Acusticus medialis) c. Telinga bagian dalam (Meatus acusticus internus) Perilaku seseorang dapat dipengaruhi oleh bunyi atau suara, yaitu: 1 Mendengar lagu-lagu mars, membuat kita jadi semangat 2 Mendengar lagu-lagu dangdut membuat kita ingin berjoget 3 Mendengar lagu-lagu slow membuat kita jadi tenang. 4 Mendengar lagu-lagu melayu membuat kita menjadi ngantuk. 5 Mendengar ledakan keras membuat kita jadi terkaget.
  • 20. 5. Pengecap Rangsangan kimia yang berasal dari luar tubuh kita diterima oleh reseptor kimia atau disebut kemoreseptor. Kemoreseptor kita terhadap lingkungan luar adalah berupa tunas pengecap yang berupa lidah. Agar suatu zat dapat dirasakan, zat itu harus larut dalam kelembaban mulut sehingga dapat menstimulasi kuncup rasa atau tunas pengecapan. Pada lidah terdapat 3 macam papil sebagai berikut : a. Papil bentuk benang, merupakan papil peraba dan tersebar diseluruh permukaan lidah. b. Papil seperti huruf V, tersusun dalam lengkungan yang dilingkari oleh suatu saluran pada daerah dekat pangkal lidah dan merupakan papil pengecap. c. Papil berbentuk palu, terdapat pada daerah tepi-tepi lidah, juga merupakan papil pengecap.
  • 21. Proses penerimaan input dapat dilihat pada tabel berikut ini: INFORMATIONdari input vestibular,proprioseptif, taktil, REGISTRATION visual, auditory,olfactory, gustatory ORIENTATION INTERPRETATION ORGANIZATION EXECUTION
  • 22. Proses sensorik diawali dengan penerimaan input (registration), yaitu individu menyadari akan adanya input. Proses selanjutnya adalah (orientation), yaitu tahap dimana individu memperhatikan input yang masuk. Tahapberikutnya, kita mulai mengartikan input tersebut (interpretation). Selanjutnya adalah tahap (organization), yaitu tahap dimana otak memutuskan untuk memperhatikan atau mengabaikan input ini. Tahap terakhir adalah (execution), yaitu tindakan nyata yang dilakukan terhadap input sensorik tadi (Williamson dan Anzalone, 1996)
  • 23. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES SENSORISProses sensoris akan berlangsung dengan baikapabila memenuhi factor – factor sebagai berikut:a. Keadaan indra yang sehat dan sempurna yangakan mememgaruhi kesempurnaan prosessensoris.b. Perhatian yang tertuju pada objeknya yangemudahkan persepsi dan apabila perhatiankurang akan mengganggu konsentrasi sehinggaproses sensoris tidak sempurna.c. Rangsangan yang sangat lemah ataupunsangat kuat akan mengganggu proses sensoris.d. Saraf dan pusat saraf dalam keadaan baik dansehat.
  • 24. 2. PENGERTIAN PERSEPSI• Persepsi adalah proses mencapai kesadaran atau pemahaman lingkungan dengan mengorganisir dan menafsirkan informasi sensorik.
  • 25. LANJUTAN• persepsi merupakan suatu proses bagaimana seseorang menyeleksi, mengatur dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi dan pengalaman-pengalaman yang ada dan kemudian menafsirkannya untuk menciptakan keseluruhan gambaran yang berarti.
  • 26. MACAM-MACAM PERSEPSI• Persepsi visual adalah Persepsi yang visual didapatkan dari indera penglihatan.• Persepsi auditori adalah Persepsi yang auditori didapatkan dari indera pendengaran yaitu telinga.• Persepsi perabaan adalah Persepsi pengerabaan didapatkan dari indera taktil yaitu kulit.• Persepsi penciuman adalahPersepsi penciuman atau olfaktori didapatkan dari indera penciuman yaitu hidung.• Persepsi pengecapan adalah Persepsi pengecapan atau rasa didapatkan dari indera pengecapan yaitu lidah.
  • 27. • Proses persepsi dimulai dengan sebuah objek di dunia nyata, disebut stimulus atau objek distal. Melalui cahaya, suara atau proses lain fisik, objek merangsang organ-organ sensorik tubuh. Organ-organ indera mengubah energi masukan ke dalam saraf aktivitas proses yang disebut transduksi. Pola baku aktivitas saraf disebut stimulus proksimal Sinyal-sinyal saraf dikirim ke otak dan diproses,sehingga muncul persepsi.
  • 28. • Walgito (dalam Hamka, 2002) menyatakan bahwa terjadinya persepsi merupakan suatu yang terjadi dalam tahap-tahap berikut: 1) Tahap pertama, merupakan tahap yang dikenal dengan nama proses kealaman atau proses fisik, merupakan proses ditangkapnya suatu stimulus oleh alat indera manusia. 2) Tahap kedua, merupakan tahap yang dikenal dengan proses fisiologis, merupakan proses diteruskannya stimulus yang diterima oleh reseptor (alat indera) melalui saraf-saraf sensoris. 3) Tahap ketiga, merupakan tahap yang dikenal dengan nama proses psikologik, merupakan proses timbulnya kesadaran individu tentang stimulus yang diterima reseptor. 4) Tahap ke empat, merupakan hasil yang diperoleh dari proses persepsi yaitu berupa tanggapan dan perilaku.
  • 29. • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi• Menurut robbin Faktor-faktor persepsi adalah: 1) Pelaku persepsi (perceiver) 2) Objek atau yang dipersepsikan 3) Konteks dari situasi dimana persepsi itu dilakukan
  • 30. TRIMS,,,,,,PERHATIANNYA

×