• Save
Kebijakan Pembelajaran Dengan e-Learning di Lembaga Pendidikan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Kebijakan Pembelajaran Dengan e-Learning di Lembaga Pendidikan

on

  • 1,626 views

Kebijakan Pengembangan Lembaga Pendidikan: ...

Kebijakan Pengembangan Lembaga Pendidikan:
1. Kebijakan antara Lembaga Pendidikan, masyarakat dan pemerintah didasarkan kepada suatu keinginan proses peningkatan kualitas pendidikan dengan sumber daya yang ada.
2. Lembaga Pendidikan menangkap esensi kebijakan makro pendidikan untuk kemudian melalui proses perencanaan, harus merumuskannya ke dalam kebijakan mikro dalam bentuk program-program prioritas sesuai visi dan misinya
3. Lembaga Pendidikan menjadi mandiri tetapi masih dalam kerangka acuan kebijakan nasional yang memadai, memiliki tanggung jawab terhadap pengembangan sumber daya yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dan masyarakat.

>>Penerapan Pembelajaran Dengan Media Baru tidak hanya menambahkan sesuatu, tetapi mengubah segalanya. Sistem baru biasanya melawan sistem yang sudah ada. Hal ini bersaing dengan waktu, uang, perhatian, prestise, dan pandangan dunia pendidikan<<

Statistics

Views

Total Views
1,626
Views on SlideShare
1,624
Embed Views
2

Actions

Likes
1
Downloads
4
Comments
0

1 Embed 2

http://www.linkedin.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Kebijakan Pembelajaran Dengan e-Learning di Lembaga Pendidikan Kebijakan Pembelajaran Dengan e-Learning di Lembaga Pendidikan Presentation Transcript

  • “Kebijakan Pembelajaran dengan E-Learning di Lembaga Pendidikan” Pendidikan”1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 1
  • MISI PENDIDIKANMenyehatkan PENDIDIKAN Mencerdaskan siswa PENDIDIKAN dituntut untuk menguasai substansi akademis, kurikulum, ilmu pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan pada umumya. PENDIDIKAN harus mendorong pendidik untukMembangun sikap, moral, meningkatkan kualitas akademik dan profesionalnya pribadi Penguasaan Iptek dan Informasi 1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 2
  • Proses dan Peran Pendidikan Tatap muka atau dengan menggunakan media Serangkaian Memberikan kegiatan bantuan terhadap komunikasi antara perkembangan manusia dewasa anak seutuhnya dengan anak didik Pendidikan1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 3
  • Pendidikan Berubah Perubahan dalam Perubahan sosial struktur dan fungsi masyarakat.1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 4
  • Hal-hal yang berkaitan dengan perubahan sosial Nilai-nilai sosial Lapisan dalam Pola-pola masyarakat perilaku Lembaga Organisasi kemasyarakatan1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 5
  • FAKTOR PENYEBAB PERUBAHAN SOSIAL Laju penduduk Penemuan baru Pertentangan Pemberontakan1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 6
  • Bentuk-bentuk perubahan sosial Lambat & Cepat Kecil & Besar Perubahan sosial Intended Change Unintended Change (Perubahan yang (Perubahan yang tidak dikehendaki) dikehendaki)1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 7
  • Permasalahan Pendidikan saat ini Pertama Tingkat perubahan yang terjadi sangat cepat dan ketika kita tidak memikirkannya, Pendidikan menjadi tidak relevan1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 8
  • Permasalahan Pendidikan saat ini Kedua Berkembang birokrasi yang secara alami sangat resisten terhadap perubahan Pendidikan1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 9
  • Kebijakan Umum Pengembangan Pendidikan Renstranas Diknas 2009-2014 Pembelajaran Melaksanakan pendidikan dengan memanfaatkan TIK1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 10
  • Kebijakan Pengembangan Lembaga Pendidikan Kebijakan antara Lembaga Pendidikan, masyarakat dan pemerintah didasarkan kepada suatu keinginan proses peningkatan kualitas pendidikan dengan sumber daya yang ada. Lembaga Pendidikan menangkap esensi kebijakan makro pendidikan untuk kemudian melalui proses perencanaan, harus merumuskannya ke dalam kebijakan mikro dalam bentuk program-program prioritas sesuai visi dan misinya Lembaga Pendidikan menjadi mandiri tetapi masih dalam kerangka acuan kebijakan nasional yang memadai, memiliki tanggung jawab terhadap pengembangan sumber daya yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan belajar siswa dan masyarakat. Renstranas Diknas1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 11 2009-2014
  • Visi & Misi Lembaga Pendidikan: Suatu KonsensusAdalah aspirasi kepala Lembaga Pendidikan, wakilkepala Lembaga Pendidikan, guru, tenagakependidikan, dan masyarakat yang akan dijadikanpenyelenggaraan program Lembaga Pendidikandengan alasan yang jelas dan konsisten dengannilai-nilai Lembaga Pendidikan Mendefinisikan misi Lembaga Pendidikan sangat penting, sebab ia membatasi operasional dengan penekanan program pada kualitas yang dipersyaratkan fokus pada prioritas. Harus merupakan konsensus pimpinan maupun personal Lembaga Pendidikan lainnya dan masyarakat yang terkait dengan Lembaga Pendidikan sehingga semua elemen penyelenggara Lembaga Pendidikan mudah memahami ide-ide dasar visi, misi dan tujuan yang hendak dicapai1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 12
  • MODEL DASAR PEMBELAJARAN Individual LearningMenggambarkan perubahan keahlian, knowledge, perilaku dan Sistem nilai yang diperoleh pegawai melalui belajar mandiri, instruksi via teknologi, pencerahan dan observasi. Team LearningMenggambarkan peningkatan keahlian, pengetahuan dan kompetensi yg dapat di dalam kelompok melalui proses pengambilan keputusan, refleksi, umpan balik dan membuat perubahan untuk mengadaptasi perubahan. Organization LearningMenghasilkan peningkatan kemampuan intelektual dan produksi melalui komitmen terus menerus yang terjadi via pencerahan yang dibagi , pengetahuan dan model mental.1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 13
  • Guru Sebagai Ujung Tombak MendesakUjung tombak Upaya dilakukanterlaksananya ‘memperkaya’ untuk pendidikan kompetensi menanggulangi berkualitas dan kreatifitas permasalahan adalah guru guru di atas.1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 14
  • Prinsip Pengembangan ICT Menjadi Laskar Pelangi dalam Dunia Pendidikan pt1-5m37 Bertautan Berdaya dan Terpadu Mampu Biaya Handal Jangkau (Coherent Beradaptasi Terjangkau (reliabel) Luas and (Adaptable) (Low Cost) (Scalable) Integrated)1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 15
  • Perubahan Paradigma Pendidikan melaluipenerapan Teknologi Informasi Komunikasidan PTJJ DARI KE teacher-centered instruction student-centered instruction single-path progression multipath progression single media Multimedia isolated work collaborative work passive learning TIK information exchange factual thinking active/inquiry-based learn knowledge-based decision critical thinking making information delivery informed decision making Referensi : PUSTEKOM KEMDIKNAS1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 16
  • PenerapanImplementasi Pembelajaran Dengan e-Learning Media Baru tidak hanya menambahkan sesuatu, tetapi mengubah segalanya. Dhanarajan Sistem baru biasanya melawan sistem yang (2006) sudah ada. Hal ini bersaing dengan waktu, uang, perhatian, prestise, dan pandangan dunia pendidikan.1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 17
  • Start darimana ? E-Learning Membutuhkan Dukungan Kebijakan Fokus Orang Proses Teknologi1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 18
  • Hal yang Perlu di Perhatikan Dukungan untuk guru dan siswa Akses & penggunaan ICT (latar belakang, Penilaian kinerja guru penggunaan lap-top, online & offline) Perubahan Keterbatasan akƟvitas/peran guru → infrastruktur (termasuk lebih menuntut waktu bandwidth) (terutama di awal) Mengubah konten menjadi bahan berbasis Web1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 19
  • The Policy Construction Process (Weimer & Vining) Analyze yourself • We need to develop a strategy for doing analysis; first • Analysis of the analysis • Linear thinkers tend to solve Linear and problem by moving sequentially through a series of logical steps. • Nonlinear thinkers tend to view Non-linear problems configuratively, moving back and forth over steps • Linear thinkers should adopt nonlinear thinking strategies and Never a right or vice versa • Analyst should simultaneously utilize a wrong answer linear and nonlinear thinking when conducting policy analysis.1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 20
  • Tujuh Tahap Proses Desain Kebijakan Penetapan tujuan Tahap pengkajian dan sasaran Penyusunan model persoalan kebijakan Penentuan kriteria Penilaian alternatif Perumusan pemilihan alternatif kebijakan alternatif kebijakan kebijakan Perumusan rekomendasi William N. Dunn (2008) kebijakan1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 21
  • (Weimer & Vining, p.205) PROBLEM ANALYSIS 1. Understanding the problem a) Receiving the problem: assessing SOLUTION ANALYSIS the symptoms. 4. Choosing evaluation b) Framing the criteria problem: analyzing 5. Specifying policy market and alternatives COMMUNICATION government 6. Evaluating: Conveying useful failures. predicting impacts Advice to client c) Modeling the of alternatives and problem: valuing them in identifying policy terms of criteria variables. 7. Recommending 2. Choosing and explaining actions. relevant goals and constraints 3. Choosing a solution method. A summary of Steps in the INFORMATION GATHERING RationalistIdentifying and organizing relevant data, theories and facts; using facts as evidence Mode about future consequences of current and alternative policies. 1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 22
  • Choosing a Solution Methods Yes No Benefit Cost Efficiency Can Efficiency Analysis Only Monetized Qualitative Benefit Cost No AnalysisOther Goals in Yes Efficiency Yes Can Other Goals Yes “Modified” Addition to Plus Others Monetized Benefit Cost Efficiency Goal Analysis Can Efficiency & Other Goals Cost Quantified No Effectiveness Yes No Efficiency Analysis + 2 Others Goal Multi-Goal Analysis Weimer & Vining, p.219) 1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 23
  • Kata Penutup1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 24
  • Tuan Rumah Pengetahuan Guru harus Peran pendidik 1 2 menjadi penyaji sekarang seperti menu sehat tuan rumah pendidikan, pengetahuan biarkan peserta yang didik memilih mempersilahkan menu yang tamunya masuk mereka ke ruang ilmu inginkan yg mereka minati1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 25
  • Koki Pembelajaran Pendidik sebagai koki Kurikulum itu seperti nasi putih pembelajaran harus membuat sebag ai syarat minimal yang resep lauk pauk kurikulum yang mesti ada di meja makan bervariasi sehingga murid akan pembelajaran. lahap dalam belajar1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 26
  • "Present class is not necessary limited by the wall but the teacher it self is place and resources of learning"1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 27
  • Terima Kasih Atas Perhatiannya1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 28
  • Pendidikan Berkualitas Determine & Stake holdersMission Evaluate Survey Objectives Alumni Alumni Assesment Formulate & Graduate Objectives Evaluate Assesment Outcomes Formulate & Courses & Outcomes Evaluate Students Curriculum Assesment Conduct & Professional Graduated Curriculum Evaluate Students Components & Work Courses Support & Faculty Facilities Resources1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 29
  • Strategic Questions: Which factors influence the education outcomes of students? • Enrolment rate (general) • Enrolment rate by programme Access • Distribution of students across Individual schools factors • Participation rate; Drop-out rate School levelParticipation • Grade repetition rate Factors • Achievement Scores at different System levelPerformance levels of education factors • Transition rates1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 30
  • Which strategic policies can influence these factors to improve the education? Access System level factors School level POLICIES Participation factors Individual Factors Performance1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 31
  • System level factorsAccess Participation Performance• school catchment • second chance schools • external student• school choice or recognition system of assessment• school fees (regionally/ experiential learning • school / teacher (nationally determined) • grade repetition policy evaluation • long schooling time (curricular/extra-curricular) • national curriculum or teaching guidelines responsive to linguistic and cultural diversity • tracking system • preschool education and care system1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 32
  • School level factorsAccess Participation PerformanceSchool School Community• placement assessment • induction/integration program • ethnic residence• school admission • language support • share responsibility in• recommendation • peers (discrimination) creating better to schools • teachers (expectation, communicationCommunity pedagogy, stereotypes, etc) channels b/w school,• support for academic • curriculum adaptation of parents & community guidance cultural & linguistic diversity School Community • ability grouping • area of residence • concentration of immigrants at school @Comlabs1-Mar-12 Presentasi E-Learning 33
  • Individual factorsAccess Participation PerformanceStudent Student Family Parents• demography status • age • generation • expectation for • age of arrival • learning children • gender at homeStudent Family Parents• language competencies • family structure • occupation status• length of stay • family size/siblings • education level• country of origin • aspiration for child’s• academic performance education 1-Mar-12 Presentasi E-Learning @Comlabs 34• aspirations