• Save
DR. Taufik Hasan - Aplikasi Pendukung Interoperabilitas Dokumen untuk Indonesia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

DR. Taufik Hasan - Aplikasi Pendukung Interoperabilitas Dokumen untuk Indonesia

on

  • 975 views

 

Statistics

Views

Total Views
975
Views on SlideShare
975
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
0
Comments
2

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as OpenOffice

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Silakan Pak Solikin, semoga bermanfaat.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Pak Taufik Hasan dan Bpk.Dirjen Aptika Kominfo mohon ijin kami share di milis Aptikom. Saat ini milis Aptikom kurang lebih memiliki member 1200 yang tersebar dari berbagai PT bid Informatika dari seluruh Nusantara.

    Bpk/Ibu Kel Besar Aptikom yang berbahagia

    Pernahkan terfikirkan di benak kita bahwa suatu saat nanti file-file dokumen (terutama dokumen yang sangat penting dan berharga) milik kita bahkan milik perusahaan atau Negara tidak dapat di buka ?, contohnya dokumen yang kita ketik dahulu kala dengan menggunakan WordStar atau WordPerfect atau aplikasi lainnya.

    Tidak pernah terbayang (saat itu) bahwa dokumen yang kita ketik dengan salah satu aplikasi yaitu misal WordStar atau WordPerfect saat ini tidak dapat di buka !!....

    Saat ini kita dengan leluasa mengetik dokumen menggunakan software proprietary (sebutan untuk jenis software yang dimiliki secara ekslusif oleh pihak tertentu. Penggunaan software proprietary harus mendapatkan lisensi).

    Pernahkah terbayangkan bahwa karena satu dan lain alasan, misal nasibnya seperti WordStar atau WordPerfect, atau perusahaannya bangkrut atau tidak mengembangkan lagi, atau atas nama (pengaruh) Negara meng-embargo Negara kita, seperti halnya ketika militer Negara kita di embargo oleh Negara adidaya lalu ketika pesawat F-16 milik kita rusak, maka kita tidak dapat melakukan perbaikan apapun karena semua perihal tentang pesawat tersebut di keep oleh perusahaan yang berada di Negara adidaya tersebut. Tidak menutup kemungkinan suatu saat Negara adidaya akan meng-embargo Negara melalui software yang di jualnya sehingga dampaknya semua file dokumen yang kita miliki (misal dokumen kontrak/perjanjian dan lain-lain) tidak dapat di buka.

    Pokok-pokok fikiran tersebutlah yang mengemuka pada Seminar Nasional GERAKAN NASIONAL INDID (Interopabilitas Dokumen untuk Indonesia) yang di selenggarakan oleh DitKaminfo Kementrian Kominfo pada hari Selasa, 2 Juli 2013 di Bandung.

    Gerakan Nasional Indid adalah suatu gerakan OPEN DOKUMEN bukan gerakan Open Source. Jika OpenSource adalah source code (kode program) nya yang di open, maka Open Dokumen adalah formatnya yang di open.

    Nah untuk menghindari hal tersebut maka kita harus menggunakan file ODF, Mengapa ODF?, karena format yang sudah di adopsi badan standar dunia seperti ISO/IEC. Negara yang sudah mengadopsi ODF seperti negara-negara Eropa (Jerman,Perancis, Spanyol, dll), Amerika, Asia, Afrika. Bahkan ODF di tetapkan sebagai standar bagi NATO untuk ke 28 negara anggotanya.

    Banyak aplikasi pendukung ODF seperti OpenOffice.org, KOffice, Caligra, Microsoft Office (2007-SP2), LibreOffice, NeoOffice (2.2.5), “GnomeOffice”, Zoho, GoogleDoc. Untuk kemudahan apa yang disarankan untuk di pakai ?

    Salah satu rekomendasi dari Seminar tersebut, seperti yang di paparkan oleh DR.Taufik Hasan adalah LibreOffice, mengapa LibreOffice? Karena Multiplatform (Linux/Unix, Windows, Mac, Solaris), Aplikasi lengkap untuk perkantoran dan lain-lain. Selengkapnya silahkan simak di http://www.slideshare.net/ditkaminfo/aosi-indid. -- 5 --

    LibreOffice 4.0.4, Anda mau ?? silahkan kirim permintaan via email.

    Warm Regards,

    Solikin
    DE (Direktur Eksekutif) Aptikom
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

DR. Taufik Hasan - Aplikasi Pendukung Interoperabilitas Dokumen untuk Indonesia DR. Taufik Hasan - Aplikasi Pendukung Interoperabilitas Dokumen untuk Indonesia Presentation Transcript

  • Deklarasi Gerakan Nasional INDIDDeklarasi Gerakan Nasional INDID Aplikasi PendukungAplikasi Pendukung Interoperabilitas Dokumen untukInteroperabilitas Dokumen untuk Indonesia (INDID)Indonesia (INDID) Taufik Hasan Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) Bandung, 2 Juli 2013
  • Gerakan Nasional INDID 2 Mengapa Harus Interoperable? ● Keberlangsungan berkomunikasi ● Efisiensi waktu: tidak perlu konversi ● Efisiensi biaya: tidak perlu beragam aplikasi ● Kelanggengan dokumen, tidak tergantung aplikasi (usability and long term access, WordStar, WP!), penting untuk dokumen negara dan kontrak ● Membangun ecosystem beragam dari pemasok (mendorong terbentuknya harga yang kompetitif) Aplikasi apa yang sesuai??Aplikasi apa yang sesuai??
  • Gerakan Nasional INDID 3 Mengapa ODF? ● Format yang sudah diadopsi Badan Standar Dunia (ISO/IEC: ISO/IEC 26300:2006) ● Dapat dipenuhi banyak pengembang aplikasi (vendor), mendorong kompetisi dalam pengadaan. ● Banyak negara sudah menetapkan sebagai format dokumen untuk keperluan publik
  • Gerakan Nasional INDID 4 Negara Yang Mengadopsi ODF ● Eropa: – Jerman, Prancis, Spanyol, Belanda, Portugal, Italia, Finlandia, dll ● Amerika: Argentina, AS, Brasil, Kanada, Venezuela, Uruguay dll ● Asia: – Malaysia (2006!), HongKong (2007), Jepang (2007), India (2007), Indonesia (2011), dll ● Afrika: – Afrika Selatan (2007) ● NATO: standar wajib untuk seluruh 28 anggota
  • Gerakan Nasional INDID 5 Negara Yang Mengadopsi ODF
  • Gerakan Nasional INDID 6 Tantangan Penerapan ODF
  • Gerakan Nasional INDID 7 Aplikasi Pendukung ODF ● OpenOffice.org ● KOffice ● Calligra ● MicrosoftOffice (2007-SP2) ● LibreOffice ● NeoOffice (2.2.5) ● “GnomeOffice” ● Zoho, GoogleDoc Untuk kemudahan, apa yang disarankan untuk dipakai?Untuk kemudahan, apa yang disarankan untuk dipakai?
  • Gerakan Nasional INDID 8 Tuntutan Aplikasi Pendukung ODF ● Mendukung penuh standar yang ada, dan kemungkinan perubahannya, dengan mudah ● Mendukung efisiensi waktu dan biaya ● Mudah diperoleh dan dukungan luas ● Didukung oleh pengembang dunia ● Adanya dukungan komunitas lokal, terutama pada tahap awal adopsi
  • Gerakan Nasional INDID 9 Proposal Aplikasi: LibreOffice ● Mengapa LibreOffice? – Multi-platform: Linux/Unix, Windows, Mac, Solaris – Aplikasi lengkap untuk perkantoran (OfficeSuite) – Didukung lembaga yang kuat (The Document Foundation, TDF) – Diadopsi oleh banyak pengguna – Didukung oleh para pengembang (dibundel hampir semua distro Linux)
  • Gerakan Nasional INDID 10 TDF Composition of the Advisory Board Current members of the Advisory Board are (unless otherwise stated, since June 2011) ● Google ● Red Hat ● SUSE ● Freies Office Deutschland e.V. ● Software in the Public Interest (SPI) ● Free Software Foundation (FSF) ● Intel - from February 2012 on ● Lanedo - from November 2012 on ● MIMO (Inter-Ministry Mutualisation for an Open Productivity Suite) - from June 2013 on ● King Abdulaziz City for Science and Technology (KACST) - from June 2013 on
  • Gerakan Nasional INDID 11 LibreOffice Adotion
  • Gerakan Nasional INDID 12 Terima Kasih Apapun Aplikasinya, ....…Apapun Aplikasinya, ....… ODF dan PDF FormatnyaODF dan PDF Formatnya