Your SlideShare is downloading. ×
Teleskop
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Teleskop

314
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
314
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
22
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Alt-azimuth mount memiliki dua sumbu rotasi, sumbu horizontal dan sumbu vertikal. Untuk titik teleskop pada sebuah objek, Anda putar di sepanjang cakrawala (azimuth sumbu) ke posisi horizontal objek, kemudian miringkan teleskop, di sepanjang sumbu ketinggian, ke posisi vertikal objek.

    Equatorial fork memiliki dua tegak lurus sumbu rotasi miring pada sudut yang sama seperti bumi yang bersumbu rotasi.

    German Equatorial, terlihat sejajar dengan kutub-kutub bumi, gunung khatulistiwa dapat memungkinkan teleskop untuk mengikuti secara mulus, busur-gerak seperti bintang di langit
  • Menggunakan lensa kaca cembung atau lensa konveks untuk membiaskan atau membelokkan cahaya dan membawa cahaya ke dalam fokus. Kaca lensa cembung ini sering disebut sebagai lensa objektif. Benda yang diamati terletak di titik jauh tak hingga, sehingga bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif tepat berada pada titik fokusnya (lensa cembung dirancang khusus untuk menjadi tebal di pusat dan tipis di tepi. Desain ini memungkinkan cahaya untuk menjadi bengkok pada satu titik fokus). Bayangan yang dibentuk lensa objektif merupakan benda bagi lensa okuler. Lensa okuler berfungsi sebagai lup.

    Lensa objektif mempunyai fokus lebih panjang daripada lensa okuler (lensa okuler lebih kuat daripada lensa objektif). Hal ini dimaksudkan agar diperoleh bayangan yang jelas dan besar. Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif selalu bersifat nyata, terbalik, dan diperkecil. Bayangan yang dibentuk lensa okuler bersifat maya, terbalik, dan diperkecil terhadap benda yang diamati.
  • Cermin cekung dirancang sedemikian sehingga bagian tertipis lensa terjadi di tengah lensa, berkebalikan dengan lensa cembung. Cermin cekung utama pada teleskop reflektor digunakan untuk mengumpulkan dan memantulkan cahaya untuk menghasilkan gambar. Karena cermin memantulkan cahaya kembali ke dalam tabung, cermin datar sekunder di jalan fokus cermin utama untuk membelokkan gambar keluar melalui sisi tabung sebagai lensa mata. Lensa mata (eyepiece) kemudian menyebar atau memperbesar citra yang terbentuk.
  • cermin sekunder yang memantulkan cahaya melalui lubang di cermin utama ke lensa mata.
  • Hubble dilengkapi antena dan komputer. Para ilmuwan mengirimkan perintah secara terperinci beberapa kali sehari. Perintah itu diubah menjadi kode yang dapat dimengerti komputer pada teleskop Hubble. Teleskop itu memiliki dua buah cermin cekung. Cermin utama bergaris tengah 2,4 meter dan satu lagi bergaris tengah 0,3 meter.
    Teleskop itu juga dilengkapi kamera dan spektograf. Kamera itu tidak menggunakan film seluloid, tetapi detektor elektronik mirip pada kamera digital. Detektor elektronik mengumpulkan cahaya bintang dan galaksi yang tertangkap cermin. Lalu, spektrograf menguraikan sinar itu menjadi spektrum warna-warni pelangi seperti dilakukan prisma. Sinar itulah yang dikirim ke bumi dan dipelajari para ilmuwan. Dari sinar itu, para ilmuwan dapat memperkirakan kondisi fisik benda langit yang diteliti. Misalnya, temperatur dan usia benda langit, unsur kimia yang terkandung.
  • Transcript

    • 1. TELESKOP Nama Kelompok 5 Nisrina Wahyu Utami (13030224017) Rijalul Haq (13030224019) Hendrik Prayitno (13030224021) Dita Puji Issriza (13030224023) Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya 2014
    • 2. Pengertia n Jenisny a Perbesera n Animasi
    • 3. Teleskop adalah Teropong bintang memiliki dua buah lensa cembung yaitu sebagai lensa objektif (dekat dengan benda) dan lensa okuler (dekat dengan mata)
    • 4. Teleskop biasanya digunakan untuk : •untuk melihat benda-benda luar angkasa •untuk meneliti keadaan galaksi •untuk mengetahui rasi bintang HOME
    • 5. Jenis Teleskop Teleskop Refraktor Teleskop Reflektor Teleskop Katadioptrik Teleskop Hubble HOME
    • 6. Teleskop Refraktor Teleskop refraktor (bias) terdiri atas dua lensa cembung, yaitu sebagai lensa objektif dan okuler. Sinar yang masuk ke dalam teropong dibiaskan oleh lensa BACK
    • 7. Teleskop Reflektor Teleskop reflektor merupakan teropong bintang yang disusun dari bahan cermin cekung, cermin datar dan lensa. Fungsi lensa obyektif diganti dengan cermin cekung.
    • 8. Teleskop Cassegrain Teleskop Gregorian Teleskop Newtonian BACK
    • 9. Teleskop Katadioptrik teleskop gabungan dari refraktor dan reflektor, dimana menggunakan lensa di satu sisi dan menggunakan cermin di sisi yang lain. BACK
    • 10. Teleskop Ruang Angkasa “Hubble” Hubble berada sekitar 600 kilometer di atas permukaan bumi. Ia mengelilingi bumi dengan kecepatan 8 kilometer per detik. Untuk mengelilingi bumi satu kali putaran, Hubble memerlukan waktu sekitar 97 menit. Jadi dalam sehari, Hubble mampu mengelilingi bumi 16 kali tanpa henti BACK HOME
    • 11. Perbesaran Teleksop Teleskop Refraktor Tanpa Akomodasi 𝑀 = − 𝑓𝑜𝑏 𝑓𝑜𝑘 Akomodasi Maksimum 𝑀 = 𝑓𝑜𝑏 𝑠 𝑜𝑘 Teleskop Reflektor 𝑀 = 𝑓𝑜𝑏 𝑓𝑜𝑘