Logam alkali tanah

2,394 views
2,210 views

Published on

Data didalam ppt seperti isi didalam buku cetak Earlangga

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,394
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
114
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Logam alkali tanah

  1. 1. SMAN 1 SUMBERREJO Anggota Kelompok Rawiri Yunia Ratna Ibrahim Amin M. Dini Rohmah Tri M. Vike Ela Asprila Fitra Rizki Fauzi XII IPA 1 2013/2014 (03) (20) (15) (25) (22)
  2. 2. ALKALI TANAH
  3. 3. Golongan IIA (Alkali Tanah)
  4. 4. Kelimpahan Logam Alkali Tanah Di Alam Ca Mg : 3,4 % : 1,9 % Ba Sr : 0,04 % : 0,03 %
  5. 5. Sifat Logam Alkali Tanah Logam alkali tanah yaitu unsur-unsur golongan IIA, kereaktifannya dibawah alkali, namun dengan 2 elektron valensi (ns²) yang dimilikinya, logam alkali tanah pun mudah melepaskan elektronnya membentuk senyawa dengan tingkat oksidasi +2. Semua logam alkali tanah pada suhu kamar berwujud padat, berwarna putih perak, kecuali Berilium yang berwarna abu-abu. Logam alkali tanah di alam terdapat dalam bentuk senyawa yang tidak larut di dalam tanah.
  6. 6. Unsur-unsur golongan IIA disebut juga alkali tanah sebab unsurunsur tersebut bersifat basa dan banyak ditemukan dalam mineral tanah. Logam alkali tanah umumnya reaktif, tetapi kurang reaktif jika dibandingkan dengan logam alkali.
  7. 7. END SIFAT-SIFAT KIMIA SIFAT-SIFAT FISIS PEMBUATA N ALKALI TANAH KEGUNAA N KELARUTAN SENYAWA ALKALI TANAH
  8. 8. Sifat-sifat Be Mg Ca Sr Ba No. atom 4 12 20 38 56 Konfigurasi elektron [He]2s2 [Ne]3s2 [Ar]4s2 [Kr]5s2 [Xe]6s2 Titik cair 0C 1278 649 839 769 725 Titik didih 0C 2970 1090 1484 1384 1640 Jari-jari logam Å 1,11 1,60 1,97 Jari-jari ion Å 0,31 0,65 0,99 1,13 1,35 Ionisasi [M(p)→M2+(g) + 2 e-] Pertama, kJ/mol Kedua, kJ/mol Ketiga, kJ/mol 899 1757 14848 738 1451 7733 590 1145 4912 590 1064 4210 503 965 3430 Keelektronegatifan (Skala Pauling) 1,5 1,2 1,0 1,0 0,9 Kekerasan (Skala Mohs) ≈5 2,0 1,5 1,8 ≈2 Warna Nyala Tidak Ada Tidak Ada JinggaMerah Merah Hijau 2,17
  9. 9. Konfigurasi Elektron Unsur logam alkali tanah (IIA) ini terdiri dari Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra. Golongan ini mempunyai sifat-sifat yang mirip dengan golongan IA. Perbedaannya adalah bahwa golongan IIA ini mempunyai konfigurasi elektron ns2 dan merupakan reduktor yang kuat. Meskipun lebih keras dari golongan IA, tetapi golongan IIA ini tetap relatif lunak, perak mengkilat, dan mempunyai titik leleh dan kerapatan lebih tinggi (Mc. Murry dan Fay, 2000: 220). • 4Be • 12Mg • 20Ca • 38Sr • 56Ba • 88Ra ALKALI TANAH : [He] 2s2 : [Ne] 3s2 : [Ar] 4s2 : [Kr] 5s2 : [Xe] 6s2 : [Rn] 7s2
  10. 10. KONFIGURASI Berelium (Be) ELEKTRON = 1s 2s • • Magnesium (Mg) • Kalsium (Ca) • Stronsium (Sr) • Barium (Ba) • Radium (Ra) 2 2 = 1s2 2s2 2p6 3s2 = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6 6s2 4f14 5d10 6p6 7s2 ALKALI TANAH
  11. 11. Jari-jari Logam dan Ionik (pm) Makin ke bawah jari-jari atom maka nilainya makin besar, berarti makin mudah melepaskan elektron. Unsur Jar. Logam Jar. ionik Berillium 111 31 Magnesium 160 65 Kalsium 197 99 Strontium 215 113 Barium 217 135 Radium - 162 ALKALI TANAH
  12. 12. Titik cair dan didih Titik cair (leleh) dan titik didih logam alkali menurun dari atas ke bawah dalam sistem periodik. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom yang bertambah panjang. oC) ( Unsur Titik cair Titik didh Berillium 1278 2970 Magnesium 649 1090 Kalsium 839 1484 Strontium 769 1384 Barium 725 1640 Radium 700 1737 ALKALI TANAH
  13. 13. 3) (Kg/m Kerapatan (Densitas) Be 1850 Mg 1740 Ca 1540 Sr 2620 Ba 3510 Ra Dibanding logam alkali keraptan alkali tanah lebih besar. 5000 Dipengaruhi oleh masa atom, jari-jari atom, keraptan atom per unit sel ALKALI TANAH
  14. 14. Energi Ionisasi (Kj/mol) unsur Ionisasi I Ionisasi II Ionisasi III Berillium 899 1757 14848 Magnesium 738 1451 7733 Kalsium 590 1145 4912 Strontium 590 1064 4210 Barium 503 965 3430 Radium 509 978 - Energi ionisasi kedua dari unsur-unsur golongan IIA relatif rendah sehingga mudah membentuk kation +2. Akibatnya, unsurunsur cukup reaktif. ALKALI TANAH
  15. 15. Keelektronegatifan (skala Pauling) Keelektronegatifan rata-rata Be 1,57 Mg 1,31 Ca 1,00 Sr 0,95 Ba 0,89 Ra 0,90 golongan ini juga rendah dikarenakan ukuran atomnya dan jarak yang relatif besar antara elektron terluar dengan inti. Dengan harga keelektronegatifan yang kecil, maka atom logam alkali dan alkali tanah cenderung melepaskan elektron dan membentuk bilangan oksidasi positif dengan atom nonlogam. ALKALI TANAH
  16. 16. Harga Potensial Reduksi Standart (Volt) M2+ + 2e- M Harga potensial reduksi standar dari atas ke bawah semakin negatif. Hal ini menunjukkan semakin mudahnya melepas elektron (sifat reduktor semakin kuat dari Be sampai Ba). Be – 1,85 Mg Ca – 2,37 Sr Ba Ra – 2,89 – 2,87 – 2,91 - ALKALI TANAH
  17. 17. Warna Nyala • Logam Ca • Logam Ba • Logam Sr Masing-masing warna mempunyai panjang gelombang tertentu dan ini berarti energi yang dibebaskannya juga tertentu. Cara pengamatan dapat dilakukan dengan membakar senyawa yang mengandung unsur tersebut, kemudian diamati warna nyala api yang terjadi. Pada pemanasan/pembakaran senyawa alkali pada nyala api menyebabkan unsur alkali tereksitasi dengan memancarkan radiasi elektromagnetik sehingga memberikan warna nyala berilium (putih), magnesium (putih), kalsium (jingga merah), stronsium (merah), dan barium (hijau). ALKALI TANAH
  18. 18. Reaksi dengan Oksigen Semua logam alkali tanah dapat bereaksi dengan oksigen membentuk oksida yang mudah larut dalam air. 2M(s) + O2(g) 2MO(s) M = alkali tanah Contoh: 2Ba(s) + O2(g) 2BaO(s) Bila oksigen berlebih dan pada tekanan tinggi terjadi peroksida. Ba(s) + O2(g) BaO2(s) (berlebih) Kelarutan oksidanya semakin besar dari atas ke bawah. ALKALI TANAH
  19. 19. Reaksi dengan Air Magnesium bereaksi lambat dengan air, kalsium stronsium, dan barium bereaksi lebih cepat dengan air membentuk basa dan gas hidrogen. Ca(s) + 2H2O(l) Ca(OH)2(aq) + H2(g) Kalsium hidroksida ALKALI TANAH
  20. 20. Reaksi dengan Hidrogen Alkali tanah bereaksi dengan gas hidrogen membentuk hidrida dengan ikatan ion. Ca(s) + H2(g) CaH2(s) Kalsium hidroksida Hidrida alkali tanah dapat bereaksi dengan air menghasilkan basa dan gas hidrogen. CaH2(s) + 2H2O(l) Ca(OH)2(aq) + H2(g) ALKALI TANAH
  21. 21. Reaksi dengan nitrogen menjadi senyawa nitrida 3M(s) + N2(g)  M3N2(s) 3Mg + N2  Mg3N2 Magnesium nitrida ALKALI TANAH
  22. 22. Reaksi dengan Asam Alkali tanah bereaksi dengan asam menghasilkan garam dan gas hidrogen. Reaksi semakin hebat dari atas ke bawah. Mg(s) + 2HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g) Berilium bersifat amfoter (dapat bereaksi dengan asam dan basa). Reaksi berilium dengan basa kuat adalah sebagai berikut: Be(s) + 2NaOH(aq) + 2H2O(l) Na2Be(OH)4(aq) + H2(g) ALKALI TANAH
  23. 23. Reaksi dengan Halogen Semua alkali tanah dapat bereaksi dengan halogen membentuk garam dengan ikatan ion kecuali berilium. Secara umum dapat dituliskan: M + X2 MX2 Contoh: Ca(s) + Cl2(g) CaCl2(s) ALKALI TANAH
  24. 24. Hidroksida Ksp KELARUTAN BASA ALKALI TANAH DAN Be(OH)2 Mg(OH)2 Ca(OH)2 Sr(OH)2 GARAMNYA 2 × 10–18 1,8 × 10–11 5,5 × 10–6 3,2 × 10–4 Ba(OH)2 5 × 10–3 Dari data Ksp di atas terlihat harga Ksp dari Be(OH)2 ke Ba(OH)2 makin besar, berarti hidroksida alkali tanah kelarutannya bertambah besar dengan naiknya nomor atom. Be(OH)2 dan Mg(OH)2 sukar larut, Ca(OH)2 sedikit larut, Sr(OH)2 dan Ba(OH)2 mudah larut. Be(OH)2 bersifat amfoter (dapat larut dalam asam dan basa kuat). Be(OH)2(s) + 2H+(aq) Be2+ + 2H2O(l) Be(OH)2(s) + 2H–(aq) BeO22– + 2H2O(l) ALKALI TANAH
  25. 25. Harga Hasil Kali Kelarutan Senyawa Logam Alkali Tanah Dari tabel Ksp di atas terlihat hasil kali kelarutan garam sulfat berkurang dari BeSO4 sampai BaSO4 berarti kelarutan garam sulfatnya dari atas ke bawah semakin kecil. Kelarutan garam kromat dari BeCrO4 sampai BaCrO4. Semua garam karbonatnya sukar larut, semua garam oksalatnya sukar larut kecuali MgC2O4 yang sedikit larut. ALKALI TANAH
  26. 26. ALKALI TANAH
  27. 27. ALKALI TANAH
  28. 28. Dengan elektrolisis leburan garamnya NaCl (l)  Na+ (l) + Cl- (l) Katoda Na+ (l) + e-  Na (s) Anoda Cl- (l)  1/2 Cl2 (g) + e--------------------------------------------------------Na+ (l) + Cl- (l)  Na (s) + 1/2 Cl2 (g) ALKALI TANAH
  29. 29. ALKALI TANAH
  30. 30. By: KELOMPOK 4

×