Pengenalan SDH

2,143 views
2,067 views

Published on

Published in: Technology
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,143
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
98
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengenalan SDH

  1. 1. PENGENALAN FIBER OPTIK
  2. 2. <ul><li>Jenis Serat Optik </li></ul><ul><li>Berdasarkan sifat karakteristiknya maka jenis serat optik secara garis besar dibagi menjadi 3 yaitu : </li></ul><ul><li>Multimode </li></ul><ul><li>b. Single mode </li></ul><ul><li>c. Duct cable </li></ul><ul><li>  </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Multimode </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Single mode </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Dalam fiber optik ini terbagi menjadi 3 lapisan diantaranya : </li></ul><ul><li>Jacket berfungsi sebagai pelindung core inti agar tidak terkena hujan </li></ul><ul><li>clading sebagai lapisan kedua dan, </li></ul><ul><li>core sebagai lapisan inti pada fo </li></ul>
  6. 6. Pengukuran serat optik <ul><li>Dalam melaksanakan instalasi maupun pemeliharaan jaringan kabel optik sangat diperlukan pengukuran untuk menjamin bahwa jaringan kabel optik memenuhi spesifikasi dan dapat menyalurkan informasi dengan baik. Salah satu jenis alat ukur yang paling banyak dipakai pada saat instalasi maupun pemeliharaan adalah Optical Time Domain Reflectometer (OTDR ) </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Alat ukur ini banyak dipakai karena kemampuannya yaitu untuk mengukur berbagai jenis loss kabel, menentukan jenis kerusakan, menentukan letak/jarak kerusakan, serta kemampuannya mengukur dalam rentang jarak yang cukup jauh. Perangkat OTDR mampu menampilkan bentuk gelombang pada layar pada saat sebuah serat optik diukur. </li></ul>
  8. 8. Prinsip keja fiber optik <ul><li>Prinsip dasar sistem komunikasi serat optik adalah dengan mentransmisikan sinyal informasi dalam bentuk sinyal optik sehingga dapat disalurkan melalui serat optik. Pada sistem komunikasi serat optik, sinyal yang digunakan adalah dalam bentuk pulsa cahaya </li></ul>
  9. 9. Persiapan alat perkakas <ul><li>Rol kabel udara </li></ul><ul><li>Tali penarik kabel udara 0.5 </li></ul><ul><li>Alat anti pulir </li></ul><ul><li>Alat penarik kabel ( track tang ) </li></ul><ul><li>Dongkrak </li></ul>
  10. 10. Pemasangan alat bantu sebelum pemasangan <ul><li>Pemasangan penjepit kabel ( Pole clamp/suspention clamp ) pada setiap tiang posisi pemasangan disesuaikan dengan tinggi kabel yang dikehendaki dari tanah dengan mengingat kelenturan kabel itu sendiri. </li></ul><ul><li>pemasangan rol kabel udara </li></ul><ul><li>Rol kabel pada setiap tiang yang akan direntangkan kabel udara, denagn pemasangan 20 cm s/d 30 cm diats klem penjepit kabel pada setiap tiang. </li></ul>

×