Kelompok II :
1.Auliya Febby (06)
2.Deo Triantama (07)
3.Devy .N. (08)
4.Dina Abriyanti (09)
5.Dinda Hawatie .P. (10)
POLIO
SEJARAH
PENYEBAB
JENIS
GEJALA
PENGOBATAN MENGHINDARI &
MENCEGAH
PENULARAN
SEJARAH
Polio sudah dikenal sejak zaman pra-sejarah.
Lukisan dinding di kuil-kuil Mesir kuno
menggambarkan orang-orang seh...
PENYEBAB
Poliovirus adalah virus kecil yang terdiri atas tiga strain berbeda dan
amat menular. Virus akan menyerang sistem...
Back
JENIS-JENIS POLIO
• POLIO NON-PARALISIS
Polio non-paralisis menyebabkan demam, muntah, sakit perut,
lesu, dan sensitif.Ter...
• POLIO BULBAR
Polio ini akan menyerang saraf yang berhubungan dengan pergerakan
bola mata, muka, pendengaran, proses mene...
GEJALA POLIO
Tanda dan gejala pada penderita polio berbeda-beda, tergantung luas infeksi
yang terjadi pada tubuh manusia. ...
PENULARAN
Penyakit polio menular melalui kontak antar manusia.
Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang
m...
Back
PENGOBATAN
 Memberikan tindakan pergejala, misalnya menurunkan suhu badan ketika
demam tinggi dan mengobati pilek/flu yan...
MENCEGAH PENYAKIT POLIO
Satu - satunya jalan yang bisa dilakukan
untuk mencegah penyakit polio ini adalah
dengan mendapatk...
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Virus (Biologi)

484

Published on

Published in: Science
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
484
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Virus (Biologi)

  1. 1. Kelompok II : 1.Auliya Febby (06) 2.Deo Triantama (07) 3.Devy .N. (08) 4.Dina Abriyanti (09) 5.Dinda Hawatie .P. (10)
  2. 2. POLIO SEJARAH PENYEBAB JENIS GEJALA PENGOBATAN MENGHINDARI & MENCEGAH PENULARAN
  3. 3. SEJARAH Polio sudah dikenal sejak zaman pra-sejarah. Lukisan dinding di kuil-kuil Mesir kuno menggambarkan orang-orang sehat dengan kaki layu yang berjalan dengan tongkat. Kaisar Romawi Claudius terserang polio ketika masih kanak-kanak dan menjadi pincang seumur hidupnya.Virus polio menyerang tanpa peringatan, merusak sistem saraf menimbulkan kelumpuhan permanen, biasanya pada kaki.Sejumlah besar penderitameninggal karena tidak dapat menggerakkan otot pernapasan. Ketika polio menyerang Amerika selama dasawarsa seusai Perang Dunia II,penyakit itu disebut ‘momok semua orang tua’,karena menjangkiti anak-anak terutama yang berumur di bawah lima tahun. Di sana para orangtua tidak membiarkan anak mereka keluar rumah, gedung bioskop dikunci, kolam renang, sekolah&bahkan gereja tutup. Back
  4. 4. PENYEBAB Poliovirus adalah virus kecil yang terdiri atas tiga strain berbeda dan amat menular. Virus akan menyerang sistem saraf dan kelumpuhan dapat terjadi dalam hitungan jam. Polio menyerang tanpa mengenal usia, lima puluh persen kasus terjadi pada anak berusia antara 3 hingga 5 tahun. Masa Inkubasi polio dari gejala pertama berkisar dari 3 hingga 35 hari. Polio adalah penyakit menular yang dikategorikan sebagai penyakit peradaban. Polio menular melalui kontak antarmanusia. Polio dapat menyebar luas diam-diam karena sebagian besar penderita yang terinfeksi poliovirus tidak memiliki gejala sehingga tidak tahu kalau mereka sendiri sedang terjangkit. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi feses. Setelah seseorang terkena infeksi, virus akan keluar melalui feses selama beberapa minggu dan saat itulah dapat terjadi penularan virus.Gambar
  5. 5. Back
  6. 6. JENIS-JENIS POLIO • POLIO NON-PARALISIS Polio non-paralisis menyebabkan demam, muntah, sakit perut, lesu, dan sensitif.Terjadi kram otot pada leher dan punggung, otot terasa lembek jika disentuh. • POLIO PARALISIS SPINAL Bagi penderita yang sudah memiliki kekebalan, biasanya akan terjadi kelumpuhan pada kaki. Namun bagi penderita yang belum memiliki kekebalan / blm divaksinasi biasanya akan menyerang ke seluruh bagian saraf tulang belakang dan batang otak sehingga bisa mengakibatkan kelumpuhan seluruh anggota gerak badan. Next
  7. 7. • POLIO BULBAR Polio ini akan menyerang saraf yang berhubungan dengan pergerakan bola mata, muka, pendengaran, proses menelan dan berbagai fungsi di kerongkongan, pergerakan lidah dan rasa, serta saraf tambahan yang mengirim sinyal ke jantung, usus, paru-paru, dan pengatur pergerakan leher. Tanpa alat bantu pernafasan, jenis polio ini bisa menyebabkan kematian. Back
  8. 8. GEJALA POLIO Tanda dan gejala pada penderita polio berbeda-beda, tergantung luas infeksi yang terjadi pada tubuh manusia. Dan berikut ini beberapa gejala penyakit polio: • Infeksi subklinis: tanpa gejala atau gejala berlangsung selama kurang dari 72 jam, timbul demam ringan, sakit kepala, tidak enak badan, nyeri tenggorokan, tenggorokan tampak merah dan muntah. • Poliomielitis non-paralitik : gejala berlangsung selama 1-2 minggu, akan timbul demam sedang, sakit kepala, kaku kuduk, muntah, diare, kelelahan yang luar biasa, rewel, nyeri atau kaku punggung, lengan, tungkai, perut, kejang dan nyeri otot, nyeri leher, nyeri leher bagian depan,kaku kuduk, nyeri punggung, nyeri tungkai (otot betis), ruam kulit atau luka di kulit yang terasa nyeri, kekakuan otot. • Poliomielitis paralitik, timbul demam 5-7 hari sebelum gejala lainnya, kemudian akan muncul gejala seperti: sakit kepala, kaku kuduk dan punggung, kelemahan otot asimetrik, onsetnya cepat. segera berkembang menjadi kelumpuhan, lokasinya tergantung kepada bagian korda spinalis yang terkena, perasaan ganjil/aneh di daerah yang terkena (seperti tertusuk jarum), peka terhadap sentuhan (sentuhan ringan bisa menimbulkan nyeri), sulit untuk memulai proses berkemih, sembelit, perut kembung, gangguan menelan, nyeri otot, kejang otot, terutama otot betis, leher atau punggung, ngiler, gangguan pernafasan, rewel atau tidak dapat mengendalikan emosi, refleks Babinski positif. Back
  9. 9. PENULARAN Penyakit polio menular melalui kontak antar manusia. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita penyakit polio atau bisa juga dari air liur penderita penyakit polio. Kemudian virus menginfeksi bagian usus yang kemudian memasuki aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat sehingga bisa menyebabkan melemahnya otot serta terkadang menyebabkan kelumpuhan. Next
  10. 10. Back
  11. 11. PENGOBATAN  Memberikan tindakan pergejala, misalnya menurunkan suhu badan ketika demam tinggi dan mengobati pilek/flu yang dideritanya.  Meminimalkan efek samping serangan poliovirus.  Meningkatkan daya tahan tubuh penderita dengan memberikan vitamin yang tepat.  Memberikan terapi pada penderita yang di duga akan mengalami kelumpuhan parah, seperti dengan menjalani fisioterapy, sehingga pasien yang ototnya lemah tidak sampai lumpuh total, walau jalannya sedikit pincang. Terapi tersebut dapat berupa latihan jalan, pemanasan, pijat dan beraneka ragam latihan dengan menggunakan alat. Mencegah penyakit ini dengan kecukupan asupan gizi pada balita guna meningkatkan daya tahan tubuh, dan tidak tinggal diarea yang overcrowded dan terlalu kumuh demi mengurangi resiko penularan poliovirus. Back
  12. 12. MENCEGAH PENYAKIT POLIO Satu - satunya jalan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit polio ini adalah dengan mendapatkan vaksinasi polio. Vaksinasi polio diberikan kepada bayi yang baru lahir kemudian dilanjutkan saat bayi berumur 2, 4, dan 6 bulan
  13. 13. TERIMA KASIH
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×