Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Ilmu politik kelompok kepentingan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Ilmu politik kelompok kepentingan

  • 1,246 views
Published

 

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,246
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
10
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. ILMU POLITIK KELOMPOK KEPENTINGAN1.) Yang Paling cocok corak kepentingan bagi bangsa Indonesia adalah corak kepentingan Populis yang lebih merakyat dan memberikan rakyat kebebasannya. Nilai-nilai kerakyatan merupak hal utama yang sangat penting yang berlaku serta baik bagi masyarakat model Indonesia. betapa pentingnya nilai-nilai kerakyatan disertai ide dasar yang merupakan konsistensi apa yang diucapkan serta dilaksanakan.2.) Dalam tatanan serta budaya masyarakat Indonesia adalah lebih mengutamakan corak kepentingan Kerakyatan/ Populis, hal tersebut telah tampak dari berbagai cara serta pola hidup masyarakat desa yang ada di Indonesia yang selalu mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi dengan jalan musyawarah mufakat serta gotong royong. Terlebih saat ini masyarakat Indonesia menganut sistem Demokrasi yang memberikan hak bagi siapa saja untuk turut berperan aktif dalam membangun bangsa dan Negara selain itu Demokrasi memiliki prinsip “Dari Rakyat, oleh Rakyat dan untuk Rakyat”. Jadi menurut hemat kami sistem perwakilan kepentingan yang cocok bagi bangsa Indonesia dalah sistem kerakyatan. Karena dengan begitu rakyat dapat berperan aktif tanpa tekanan maupun intervensi yang mengekang kebebasan Rakyat itu sendiri.3.) Contoh corak pluralis a. Penggunaan nama negara oleh suku yang dominan seperti di Thailand yang mayoritas adalah suku Thai , jadi menggunakan nama Negara Thai namun suku keturunan Tiong Hoa masih tetap menggunakan nama Negara Siam bukan Thailand namun karenan mereka minoritas maka mereka kalah suara dengan yang dominan. Lalu negara-negara pecahan Uni Soviet ,yang nama negaranya merupakan nama suku mayorias yang hidup dan berkembang dalam wilayah tersebut contoh Ozbekistan yang mayoritas dihuni suku Ozbek. Kazakhstan yang mayoritas adalah suku Kazakh dan masih banyak lagi.
  • 2. 4.) Contoh corak korporatis a. Program keluarga Berencana yang digagas oleh presiden Soeharto semasa orde baru, lalu adanya kelompok profesi yang lambat laun manjdi partai politik yaitu Golkar.5.) Contoh corak korporatis a. Program keluarga Berencana yang digagas oleh presiden Soeharto semasa orde baru, lalu adanya kelompok profesi yang lambat laun manjadi partai politik yaitu Golkar. b. Dalam pembuatan undang-undang tentang pornografi, terjadi perbedaan kepentingan antara individu, kelompok tertentu dan negara-bangsa, sehingga pada waktu penyusunan undang-undang tentang pornografi mengalami situasi konflik yang berkepanjangan. Masing-masing pihak berargumentasi sesuai dengan kepentingannya. Dalam mencari solusi mengenai konflik semacam ini maka perlu adanya suatu acuan baku. Misal bahwa segala peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia harus merupakan penjabaran dari prinsip dan nilai yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Segala perturan perundang-undangan diterbitkan demi kepentingan seluruh rakyat, bukan kepentingan sekelompok masyarakat. Inilah acuan kritik terhadap segala produk hukum yang berlaku di Indonesia. c. Presiden Soeharto yang muncul berusaha menampung politik yang bercorak budaya Nusantara pada masa pemerintahannya. Politik korporatisme yang diterapkannya, yang digambarkan dalam akomodasi berbagai kelompok masyarakat di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), termasuk partai politik, adalah bukti nyata. Dengan sistem politik yang menghindari kompetisi politik, apalagi secara terbuka, stabilitas nyatanya bisa ditegakkan. Sampai tingkat tertentu, ekonomi berdasarkan budaya Nusantara, yaitu kooperasi, juga dihidupkan, meskipun yang menonjol sejak 1968 tetap saja model ekonomi liberal dan pasar bebas --tentu tidak seintens yang sekarang ini. Indonesia sejak akhir 1970-an mengalami pertumbuhan 7%-8% yang karenanya disebut- sebut sebagai the newly industrilizing countries (NICs).
  • 3. d. Lembaga Kajian Agama & Sosial (LKAS) yang dibentuk oleh individu – individu yang memiliki kepentingan dalam membela bangsa Palestina dari Israel. Meningkatkan peran umat islam dari luar Palestina secara kesuluruhan dan lebih terintegrasi agar dapat menarik perhatian dunia dan pada akhirnya dapat mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak untuk menghentikan agresi Israel ke Palestina.6.) Contoh Corak Kelompok Kepentingan a. Berdirinya banyak LSM yang memiliki kepentingan terhadap kebijakan apa yang di laksanakan pemerintah agar sesuia dengan tujuan maupaun tuntutan kepentingan LSM yang bersangkutan. Seperti green Peace yang menginginkan kelestarian Lingkungan dengan menekan pemerintah suatu negara agar menerapkan kebijakan yang lebih ramah terhadap lingkungan.