Disampaikan oleh : Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan PengelolaSumberdaya Kawasan Segara Anakan Kabupaten                ...
Terdapat 4 Cagar Alam dibawah                                                  pengelolaan Ditjen PHPA (Cagar             ...
   Kawasan Segara Anakan adalah ekosistem       estuari yang memiliki hutan mangrove          yang terluas dan terlengkap...
PERIKANANTerdapat sekitar 45 jenis ikan, yang 17 jenisdiantaranya adalah bersifat tidak menetap(migratory ) selain potensi...
MANGROVETutupan vegetasi Hutan Mangrove di SegaraAnakan cukup luas sampai ke bataspemukiman pendudukTerdapat 26 jenis mang...
POTENSI PARIWISATAWisata mangrove yang ada disekitar perairan pada alur antaraMajingklak (Pengandaran) menujuCilacap (Pake...
Valuasi Ekonomi Laguna / Total Economic Value (TEV)Laguna Segara Anakan (Rupiah per Tahun)                         Value T...
   Penataan Ruang Pulau Nusakambangan   Penataan Kawasan Hutan Pulau    Nusakambangan   Optimalisasi Pemberantasan Ille...
USULAN KONKRET : Rancangan Induk Pengembangan Nusakambangan  dan Segara Anakan Sebagai Kawasan Minawisata  berikut DED. ...
Pengembangan Pemanfaatan Sagara Anakan dan Pulau Nusakambangan
Pengembangan Pemanfaatan Sagara Anakan dan Pulau Nusakambangan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengembangan Pemanfaatan Sagara Anakan dan Pulau Nusakambangan

1,216

Published on

Konsep pengembangan wilayah dan pemanfaatan sumberdaya segara anakan untuk kesejahteraan masyarakat cilacap dan sekitarnya

Published in: Travel, Technology
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,216
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengembangan Pemanfaatan Sagara Anakan dan Pulau Nusakambangan

  1. 1. Disampaikan oleh : Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan PengelolaSumberdaya Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap
  2. 2. Terdapat 4 Cagar Alam dibawah pengelolaan Ditjen PHPA (Cagar alam Nusakambangan Barat seluas 928 ha, Nusakambangan Timur seluas 277 ha, Wijaya Kusuma seluas 0,5 ha dan Karangbolong seluas 1 ha.Sebagai Barrier/pelindung bagi kota Cilacap dari Gelombang Samudera Hindia Kawasan resapan air/penyedia air bersih bagi penduduk sekitar Kawasan Segara Anakan (Kec. Kampung Laut) Laboratorium Alam bagi Kegiatan penelitian
  3. 3.  Kawasan Segara Anakan adalah ekosistem estuari yang memiliki hutan mangrove yang terluas dan terlengkap di Jawa ( 8.495 Ha)  Laguna Segara Anakan sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan tempat mencari makan bagi berbagai jenis ikan dan udang, kontribusi terhadap produksi perikanan tangkap US $ 8,3 jt / Rp. 76 M/th Segara Anakan sebagai muara sungai  besar dan kecil, seperti sungai Citanduy, Ciberem dan Cikonde, secara geografik memiliki peranan penting menjaga keseimbangan ekologis dan iklim mikro serta hidrologis bagi wilayah setempat dan sekitarnya yang didukung oleh dua kanal dari arah timur dan barat disisi Pulau Nusakambangan yaitu Plawangan Timur (eastern outlet) dan Plawangan Barat (western outlet)  Sebagai Kawasan Strategis Nasional ( PP 26/2008-RTRWN)
  4. 4. PERIKANANTerdapat sekitar 45 jenis ikan, yang 17 jenisdiantaranya adalah bersifat tidak menetap(migratory ) selain potensi kerang bakau (Geliona sp )dan kepiting bakau ( Sylla spp ) dan ikan Sidat(Anguilla sp)Lahan Budidaya tambak rakyat ( bandeng, udangwindu ) yang pengembangannya diatur dengan TataRuang Segara Anakan
  5. 5. MANGROVETutupan vegetasi Hutan Mangrove di SegaraAnakan cukup luas sampai ke bataspemukiman pendudukTerdapat 26 jenis mangrove yang ada diKawasan Segara Anakan diantaranya : Api-api ( Avicennia alba), Bogem (Sonneratiaalba), Bakau (Rhizophora mucronata),Tancang (Brugueira gymnorizha), Seruni(Brugueira carryophyloides), Nyirih (Carapaoboyata), Dungun (Heritiera littoralis), Bintaro(Carbera manghas), Nyuruh (Carapamolluccensis)Luas hutan mangrove di Kawasan segaraAnakan sekitar 8.495 ha (Citra Satelit SPOT 5Tahun 2008)
  6. 6. POTENSI PARIWISATAWisata mangrove yang ada disekitar perairan pada alur antaraMajingklak (Pengandaran) menujuCilacap (Paket Pancimas ).Gua-gua alam yang ada di PulauNusakambangan,Pantai Rancababakan, Permisanpada Pantai Pesisir PulauNusakambangan.Wisata Hutan Payau
  7. 7. Valuasi Ekonomi Laguna / Total Economic Value (TEV)Laguna Segara Anakan (Rupiah per Tahun) Value Type Value (IDR per year)Use Valuea. Direct Use Value - Fish Resource (sumberdaya ikan) 145.541.493.124 - Windu Shrimp Resource (udang windu) 663.557.862.429 - Krosok/Peci Shrimp Resource (udang krosok/peci) 53.110.908.303 - Crab Resource (kepiting) 29.316.141.960 - Agriculture (pertanian) 6.280.864.030 - Mangrove for firewood (kayu bakar) 3.239.599.500b. Indirect Use Value 264.765.467.353 Option Value 3.371.733.960 Non Use Value - Existence Value 4.065.372.318 - Bequest Value 3.313.665.516Total Economic Value 1.176.563.108.493Sumber : Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economics Kementerian Kelautan dan Perikanan
  8. 8.  Penataan Ruang Pulau Nusakambangan Penataan Kawasan Hutan Pulau Nusakambangan Optimalisasi Pemberantasan Illegal Logging dan Okupasi Lahan (perambahan liar) Pengukuhan dan Penetapan Tata Batas Kawasan Hutan oleh Menteri Kehutanan RI Pengembangan Minawisata
  9. 9. USULAN KONKRET : Rancangan Induk Pengembangan Nusakambangan dan Segara Anakan Sebagai Kawasan Minawisata berikut DED. Pengembangan sarana dan prasarana pada Desa- Desa Yang Berada Di Pulau Nusakambangan ( Jalan , Air Bersih, Penerangan, Perahu Tempel 10 Unit, Cool Box, Pengembangan Silvofishery dan bantuan Benih ikan dan udang). Pengembangan Pusat Penelitian Alam Pulau Nusakambangan dan Segara Anakan. Pengembangan sarana destinasi wisata
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×