Pkn xii

3,517 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,517
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
165
Actions
Shares
0
Downloads
113
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pkn xii

  1. 1. PANCASILA SEBAGAIIDEOLOGI TERBUKASITI YOHANA,S.Pd M.MPd
  2. 2. TUJUAN1. Mampu menguraikan kedudukan Pancasila Sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.2. Mampu menjelaskan pengertian dan fungsi ideologi7. Mampu menjelaskan Pancasila sebagai ideologi nasional yang bersifat terbuka.9. Mampu mengidentifikasi implementasi Pancasila sebagai ideologi bangsa/nasional bersifat terbuka.. Normatif
  3. 3. lanjutan 5.Mampu mengidentifikasi Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan.. 6 Mampu menjelaskan hubungan dasar negara dengan konstitusi 7Mampu menunjukkan contoh sikap positif terhadap dasar negara dan konstitusi negara Normatif
  4. 4. Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. Sebagai dasar negara, maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada Pancasila. Namun berdasarkan kenyataan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila tersebut sudah dipraktikkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia hingga sekarang (Alhaj, 2000:3). Normatif
  5. 5. Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dijadikan tuntunan dan pegangan dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia Indonesia, dalam hubungannya dengan Tuhan, masyarakat, dan alam semesta Normatif
  6. 6. PENGERTIAN IDEOLOGI Heuken: Ideologi adalah kesatuan gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupan baik individual maupun sosial, termasuk bernegara. WJS Poerwodarminto: Ideologi adalah asas pendapat atau keyakinan yang dipakai untuk dasar pemerintahan. Panyarikan Faham ideologi akan menjadi motivasi atau dorongan untuk perjuangan dan kebangsaan nasional dalam rangka mencapai tujuan hidup berbangsa itu sendiri Normatif
  7. 7. Ideologi = mewujudkan cita-cita sekelompok masyarakat Dibetuklah kekuatan bersama (Sospol); Terikat keyakinan bhwa ideologi yang di anut benar dan baik Mencapai tujuan lahirilah dan batiniah Normatif
  8. 8. FUNGSI IDEOLOGI sebagai sarana untuk memformulasikan dan mengisi kehidupan manusia secara individual, membantu manusia dalam upaya untuk melibatkan diri di berbagai sektor kehidupan masyarakat, memberikan wawasan umum mengenai eksistensi manusia, masyarakat dan berbagai institusi yang ada dalam masyarakat, Normatif
  9. 9. lanjutan melengkapi struktur kognitif manusia, menyajikan suatu formulasi yang berisi panduan untuk mengarahkan berbagai pertimbangan dan tindakan manusia baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat Normatif
  10. 10. IDEOLOGI NASIONAL BERSIFAT TERBUKA Pancasila sebagai ideologi terbuka, artinya peka terhadap perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan tidak menutup diri terhadap nilai dan pemikiran yang positif bagi pembinaan budaya bangsa, sehingga dengan demikian menganggap proses akulturasi sebagai gejala wajar (Soerjanto, 1989:12 Normatif
  11. 11. MAKNA IDEOLOGI PANCASILA Sebagai pandangan hidup atau falsafah bangsa yang dijadikan dasar negara Karena ideologi digali dari sosio-budaya yg memiliki nilai-nilai luhur dan diyakini kebenarannya Pancasila sbg Ideologi Nasional telah disepakati dalam konsensus nas 1966 Normatif
  12. 12. NILAI DASAR PANCASILA (GROUNDNORM,WELTANSCHAUNG Nilai fundamental abadi tidak dapat dirubah tidak boleh diubah* Nilai Instrumental penjabaran nilai fund. kreatif dinamis Normatif
  13. 13. Nilai Fundamental Pancasila Dalam Pokok-Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 tidak lain adalah penuangan jiwa Proklamasi 17-8-45 ialah jiwa Pancasila.(Notonagoro) Penjelasan autentik Pembukaan mengandung 4 pokok-pokok pikiran. Pokok pikiran merup suasana kebatinan dari UUD Negara Indonesia Normatif
  14. 14. Nilai Fundamental Pancasila Dalam Alinea Pembukaan UUD 1945 Alinea pertama memuat dalil obyektif dan pernyataan Subyektif. Alinea kedua: Kebanggan dan penghargaan atas perjuangan mencapai kemerdekaan Alinea ketiga: Kemerdekaan bangsa Indonesia atas rahmat Allah Alinea keempat: Motivasi riil, matriil serta spirituil Normatif
  15. 15. FUNGSI IDEOLOGI PANCASILA Sebagai nilai yang diyakini kebenaran dan kebaikannya Sumber motivasi perjuangan mencapai cita-2 nasional Pemberi semangat hidup (elenvital) yakni menjadi landasan harga diri dan martabat bangsa Indonesia Pedoman hidup kenegaraan dan kemasyarakatan Aah perjuangan dan pembangunan nasional dan pemersatu potnsi dan gerak nasional Kriteria normatif setiap warga negara dalam bertingkah laku Pengejawantahan watak dan kepribadian nasional Normatif
  16. 16. PENGERTIAN IDEOLOGI TERBUKA DAN TERTUTUP Bila dapat berinteraksi Pendukung ideologi secara dinamis dengn merasa sudah cukup perkembangan menjawaban masyarakat, tantangan dalam Hal ini disebbkan kehidupan ideologi sbg suatu bermasyarakat, pemikiran dan berbangsa dan penafsiran yg diadakan bernegara sesuai sosio budaya masyarakat. Normatif
  17. 17. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA Pancasila sebagai ideologi terbuka artinya peka terhadap perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan tidak menutup tehadap nlai dan pemikiran positif bagi pembinaan budya bangsa, shg dengan demikian menganggap proses akulturasi sebagai gejala yang wajar (Soerjanto, 1989) Normatif
  18. 18. FAKTOR PENDORONG UTAMA PEMIKIRANPANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA Adalah pembangunan nasional itu merupakan pengamalan Pancasila (GBHN 1988) TAP No. IV/MPR/1999 Bab III Visi dan Misi, khususnya sub B Tentang Misi: “ Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”. Normatif
  19. 19. PENGAMALAN PANCASILASECARA SERASI DAN SEBAGAI KESATUAN YANG UTUH Pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mencakup tangg jwb bersama dari semua gol beragama, kepercayaan untuk scr terus menerus dan bersama- sama meletakan landasan moral, etika dan spiritual yang kokoh bagi pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila ketidak adilan dari muka bumi Normatif
  20. 20.  Sila kedua mencakup peningkatan martabat serta hak dan kewajiban asasi warga negara serta penghapusan penjajahan, kesengsaraan dan ketidakadilan dari muka bumi Sila ketiga mencakup peningkatan pembinaan bangsa di semua bidang kehidupan manusia, masyarakat, bangsa dan negara shg makin kuat rasa kesetiakawanan dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Normatif
  21. 21.  Pengamalan Sila Kelima mencakup upaya untuk menumbuhkembangkan ekonomi yang cukup tinggi yang dikaitkan dengn pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya kemak-muran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam sistem ekonomi yang disusun sebgai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Normatif
  22. 22. FAKTOR LAIN YANG MENDORONGPANCSILA SEBAGAI IDEOLOGITERBUKA Era Globalisasi abad XX Tinjauan Historis: Ambruknya Uni Soviet yang menggunakan ideologi komunisme Dekrit Presiden 5 Juli 1959, namun belum dilaksanakan secara konsekuen, dan terjadi penyimpangan. Tekad bangsa Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi nasional dan terbuka TAP No. IV/MPR/1999 tentang GBHN 1999-2000 Normatif
  23. 23. IMPLIKASI PENERIMAAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA Tinjauan Historis : Pancasila merup pencerminan puncak perjuangan mencapai kemerdekaan, diawali dgn menggunakan org modern Budi Utomo 20 Mei 1908. Perjuangan bgs memberikan corak khas kepada Pancasila sbg penceminan bangsa yang mendambakan kemerdekaan (Soerjanto, 1989). Tinjauan Kultural: Nilai Pancasila bertumpu pd sosio-budaya bangsa dari Sabang – Merauke. Para pendiri negara dgn daya refleksi mendalam, terbuka dan menyerap, menghargai dan memilih nilai-nilai luhur. Refleksi mendalam dan keterbukaan termuat pada pasal 18, dan 32 Normatif
  24. 24.  Tinjauan Politis: Pancasila merupakan hasil kompromi bangsa Indonesia yang berbhinneka, suatu konsensus bangsa Indonesia yang mampu menjamin persatuan dan kesatuan bangsa menuju masyarakat adil dan makmur berdasar Pancasila. Berdasar tinjauan politis ini, maka Persatuan dan Kesatuan merupakan suatu keharusan,yg merupakan nilai fundamenal Pancasila. Normatif
  25. 25. TERIMA KASIH Normatif

×