Sistem reproduksi manusia

5,465 views

Published on

reproduksi manusia

Published in: Sports
2 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
5,465
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
216
Actions
Shares
0
Downloads
578
Comments
2
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem reproduksi manusia

  1. 1. SISTEM REPRODUKSIPADA MANUSIA
  2. 2. ReproduksiSetiap mahluk hidup selalu bereproduksi, MENGAPA ?
  3. 3. ReproduksiMahluk hidup bereproduksi bertujuan mempertahankan keberadaan jenisnya. Demikian juga manusiaProses reproduksi diatur oleh sistem reproduksiManusia memiliki dua jenis, yaitu laki-laki dan perempuan.Keduanya memiliki sitem reproduksi yang berlainan dan saling membutuhkan
  4. 4. Ciri - Ciri Kelamin Sekunder Pria Dada terlihat lebih bidang. Tumbuh kumis,janggut dan rambut-rambut halus disekitar kemaluan. Tumbuh jakun. Suara lebih berat. Alat kelamin membesar Mimpi basah
  5. 5. Ciri-Ciri Kelamin Sekunder Wanita Membesarnya pinggul dan payudara. Tumbuh rambut-rambut halus disekitar kemaluan. Menstruasi.
  6. 6. Ciri-Ciri Kelamin Primer ?
  7. 7. Alat-alat Reproduksi pada ManusiaLaki-laki Organ-organ reproduksi pria mulai berkembang pada masa anak laki-laki menginjak usia 9-15 tahun dan akan berhenti perkembangannya pada usia 20 tahun. Alat-alat reproduksi pada pria meliputi :- Sepasang testis- Saluran-saluran kelamin- Kelenjar-kelenjar tambahan- Penis
  8. 8. Alat-alat Reproduksi pada ManusiaLaki-lakiAlat reproduksi laki- laki terdiri dari:- Sepasang testis- Saluran-saluran kelamin- Kelenjar-kelenjar tambahan- Penis
  9. 9. Alat-alat Reproduksi pada Laki-lakiTestis: kelenjar kelamin penghasil sperma dan hormon testosteron
  10. 10. Alat-alat Reproduksi pada Laki-lakiSaluran kelamin- Vasa eferentia: menampung sperma- Epididimis: mengabsorpsi sperma hingga kental dan menyimpan sperma sementara (3 minggu)- Vasdeferens: saluran penghubung epididimis dengan uretra pada penis. Dibagian ujungnya terdapat saluran ejakulasiUretra merupakan saluran untuk mengeluarkan sperma dan urine
  11. 11. Alat-alat Reproduksi pada Laki-lakiKelenjar tambahan:- Vesika seminalis:Merupakan kantong semen (mani) yang dindingnya menghasilkan cairanlendir yang mengandung fruktosa, asam askorbat dan asam amino sebagai makanan dan pelindung sperma sebelum membuahi ovumSemen (mani) adalah cairan yang terdiri dari sperma dan cairan yang dihasilkan oleh beberapa kelenjar
  12. 12. Alat-alat Reproduksi pada Laki-lakiKelenjar tambahan:- Kelenjar prostat: Menghasilkan cairan basa berwarna putih susu. Cairan ini berfungsi untuk menetralkan sifat asam pada saluran vasa eferentia dan cairan pada vagina sehingga sperma dapat bergerak dengan aktif
  13. 13. Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki Kelenjar tambahan:- Kelenjar cowperi (bulbouretralis): Penghasil cairan pelicin
  14. 14. Alat-alat Reproduksi pada Laki-lakiPenis:Merupakan alat kelamin luar yang berfungsi untuk memasukan sperma kedalam tubuh wanita.
  15. 15. Alat-alat Reproduksi pada Laki-lakiSistem reproduksi laki-laki berhubungan erat dengan sistem ekskresi urineriaTestis menghasilkan jutaan sperma setiap hari mulai dari masa pubertas sampai meninggal dunia. Jika tidak dikeluarkan, sel-sel sperma akan mati dan diserap kembali oleh tubuh
  16. 16. Jaringan Epitelium Sel Induk Sperma (Spermatogonium) yaitu calon sperma Sel Sertoli yang berfungi memberi makan sperma Sel Leydig yang berfungsi menghasilkan hormon testosteron.
  17. 17. Proses pembentukan sperma manusiadipengaruhi oleh hormon-hormon berikut ini :1. Hormon Gonadotropin Hormon ini dihasilkan oleh hipotalamus(di bagian dasar otak) yang merangsangkelenjar hipofisis bagian depan (anterior) agarmengeluarkan hormon FSH dan LH.2. FSH (Follicle Stimulating Hormone) FSH berfungsi mempengaruhi danmerangsang perkembangan tubulusseminiferus dan sel sertoli untuk menghasilkanABP (Androgen Binding Protein atau proteinpengikat androgen) yang memacupertumbuhan sperma.
  18. 18. 3. LH (Luteinizing Hormone)Berfungsi merangsang sel-sel interstisial (selleydig) agar mensekresikan hormon testosteron(androgen).4. Hormon TestostronBerfungsi merangsang perkembangan organseks primer pada saat embrio belum lahir,mempengaruhi perkembangan alat reproduksidan ciri kelamin sekunder.
  19. 19. Alat-alat Reproduksi ManusiaAlat reproduksi pada wanita berupa:- Sepasang ovarium- Oviduk/tuba fallopii)- Uterus- Vagina- Alat reproduksi wanita bagian luar disebut vulva yang terdiri atas sepasang bibir kemaluan, yaitu bibir luar (labia mayor), dan bibir dalam (labia minor), selanjutnya ada klitoris (kelentit), lubang saluran kencing, lubang saluran vagina, selaput dara (himen)
  20. 20. Alat-alat Reproduksi Manusia
  21. 21. Alat-alat Reproduksi PerempuanOvarium (indung telur):Merupakan kelenjar kelamin yang memproduksi ovum (sel telur) dan menyekresi hormon estrogen dan progesteron
  22. 22. Alat-alat Reproduksi PerempuanOviduk/tuba Fallopii (saluran telur):Berfungsi menyalurkan sel telur ke uterus (rahim) dengan gerakan peristaltik dan dibantu oleh gerakan silia pada dindingnya.
  23. 23. Alat-alat Reproduksi PerempuanUterus (rahim):Tempat berkembangnya embrio. Selama kehamilan volume uterus mampu mengembang hingga 500 kali
  24. 24. Alat-alat Reproduksi PerempuanVagina:Tempat penis pada saat kopulasi dan sebagai jalan keluar bayi pada proses kelahiran
  25. 25. Alat-alat Reproduksi PerempuanOrgan kelamin luar:- klitoris/klentit: struktur yang sama dengan penis- Vulva: terdiri atas labium mayor (bibir besar) dan labium minor (bibir kecil)- Lubang saluran kencing- Lubang vagina: bagian terluar vagina- Fundus: bagian lipat paha
  26. 26. Pembentukan Sel Kelamin Pembentukan Sperma (spermatogenesis)Terjadi di dalam testis.Spermatogonium bersifat diploid dan selalu membelah diri secara metosis sehingga berjumlah banyak.Sebagian spermatogonium membesar menjadi spermatosit primer.Spermatosit primer terus membelah diri secara meiosis membentuk spermatosis sekunder.
  27. 27. Pembentukan Sel KelaminSpermatosit sekunder membelah diri kembali secara meiosis menjadi spermatid.Spermatid berdiferensiasi menjadi spermaTiap-tiap sperma memiliki jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom spermatogonium
  28. 28. Struktur SpermaStruktur sperma terdiri dari tiga bagian berikut ini :1. Kepala ; mengandung inti sel, pada bagian ujungnya terdapat akrosom yang dibentuk dari badan golgi. Akrosom menghasilkan enzim, yaitu enzim hialoronidase dan proteinase yang berfungsi membantu sperma menembus sel telur.2. Bagian tengah ; terdapat mitokondria tempat berlangsungnya oksidasi sel untuk membentuk energi sehingga sperma dapat bergerak aktif.3. Ekor ; sebagai alat gerak sperma agar dapat mencapai ovum.
  29. 29. SPERMA…Sperma yang terbentuk akan mengalir kesaluran pengumpul yang disebut epididimis.Dari epididimis, sperma meniggalkan testismelalui vas deferensia, kemudian ditampung didalam kantong sperma (vasikula seminalis).Dari kantong sperma, sperma dialirkan melaluisaluran penyembur (duktus ejakulatoris).Sperma mendapat tambahan cairan darikelenjar prostat. Cairan prostat merupakanmedia sperma, yang memberi makan spermadan menjaga pH sperma.
  30. 30. Pembentukan Sel Kelamin Pembentukan Ovum (oogenesis)Terjadi di dalam ovarium.Oogonium bersifat diploid.Oogonium membelah diri secara mitosis sehingga berjumlah banyak.Oogonium berkembang menjadi oosit primer.Oosit primer membelah diri secara meiosis menjadi oosit sekunder dan badan kutub pertama
  31. 31. Pembentukan Sel KelaminOosit sekunder mengandung kuning telur dan sitoplasma, badan kutub pertama merupakan inti sel yang kemudian membelah diri menjadi duaOosit sekunder membelah diri secara meiosis menjadi otid dan badan kutub ke duaOtid berkembang menjadi ovum yang haploidSetiap oosit primer menghasilkan satu ovum.
  32. 32. Pembentukan Sel Kelamin
  33. 33. ovulasiOvum akan bergerak ke rahim, dan dinding rahim menjadi tebal seperti spon penuh dengan pembuluh darah yang siap menerima zigot
  34. 34. Fertilisasi/Proses Pembuahan
  35. 35. Fertilisasi/Proses PembuahanFertilisasi adalah proses peleburan antara satu sel sperma dengan satu sel telur (ovum) yang sudah matang
  36. 36. Fertilisasi/Proses PembuahanSel telur yang telah dibuahi berubah menjadi zigot dan menempel pada dinding rahim
  37. 37. Kehamilan- Setelah zigot terbentuk, zigot langsung membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16 dan seterusnya- Dalam waktu bersamaan dinding rahim menebal penuh dengan pembuluh darah siap menerima zigot- Zigot menempel pada dinding rahim untuk berkembang- Zigot berubah menjadi embrio
  38. 38. Kehamilan- Terbentuk plasenta dan tali pusat sebagai penghubung antara embrio dengan ibunya.
  39. 39. Kehamilan- Embrio dikelilingi cairan amnion untuk melindungi dari bahaya benturan
  40. 40. Kehamilan- Usia 4 bulan, embrio mulai membentuk mata, tangan dan kaki
  41. 41. Kehamilan- Usia 6 bulan,embrio berukuran 1,5 cm. Otak, mata, telinga dan jantung sudah berkembang. Tangan dan kaki beserta jari-jarinya mulai terbentuk
  42. 42. Kehamilan- Usia 8 bulan embrio sudah memiliki organ lengkap. Embrio berubah menjadi janin (fetus)
  43. 43. Kehamilan- Setelah usia kehamilan mencapai kira- kira 9 bulan 10 hari, bayi siap dilahirkan
  44. 44. Kehamilan
  45. 45. PERKEMBANGAN EMBRIO a. Triwulan I, mulai zigot terbentuk sampai janin berusia tiga bulan ; perkembangan terpusat pada perkembangan fungsi-fungsi organ, seperti otak, jantung, paru-paru. b. Triwulan II (bulan empat, lima, dan enam) pertumbuhan terpusat pada anggota tubuh yaitu kaki, tangan, dan jari-jari. c. Triwulan III, pembentukan sebagian besar organ telah lengkap.
  46. 46. PERKEMBANGAN EMBRIO
  47. 47. SELAPUT PADA EMBRIO a. Kantong kuning telur, pelebaran endodermis dan berisi persediaan makanan bagi embrio hewan ovipar. b. Amnion, kantong yang berisi cairan amnion yang terbentuk dua belas hari setelah kehamilan. Berfungsi melindungi janin dari benturan dan tekanan. Cairan amnion kurang lebih sebanyak 800 ml. Pada saat akan lahir, amnion pecah dan cairan amnion keluar melalui vagina berupa air ketuban.
  48. 48. SELAPUT PADA EMBRIO… c. Alantois, berfungsi sebagai organ nutrisi, respirasi, dan pembuangan sisa metabolisme. Pada manusia, akan terjadi rudimentasi sehingga berupa kantong kecil akan berkembang menjadi tali pusat. d. Korion, kantong yang menyelimuti embrio dan kantong lain. berupa dinding berjonjot (trofoblas & mesodermis). Trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus dan membentuk plasenta (ari-ari).
  49. 49. SELAPUT PADA EMBRIO… e. Plasenta, berperan dalam pertukaran gas, untuk memasukkan makanan, dan mengeluarkan sisa-sisa metabolisme fetus. Plasenta terbentuk seperti cakram dengan diameter 20 cm dan tebal 2,5 cm. Pada waktu hari ke-28 dari fertilisasi, plasenta berukuran kurang dari 1 mm
  50. 50. MenstruasiBila ovum tiadak dibuahi, dinding rahim yang telah menebal dan penuh dengan pembuluh darah, akan rusak dan luruh/runtuh. Bersama-sama dengan ovum, jaringan tersebut dikeluarkan melalui vagina dalam proses menstruasi (haid)
  51. 51. SIKLUS MENSTRUASI
  52. 52. Manfaat ASI ASI pertama (kolostrum) dan berwarna kuning merupakan susu yang bersih dan makanan yang paling cocok untuk bayi, serta mengandung zat kekebalan untuk melindungi bayi dari penyakit menular. Mengandung gizi yang berrnilai tinggi untuk pertumbuhan kecerdasan bayi. Mudah dicerna. Dapat mempererat hubungan batin antara bayi dan ibunya.
  53. 53. Kontrasepsi Kontrasepsi permanen ;  Pada laki-laki disebut vasektomi  Pada wanita disebut tubektomi. Kontrasepsi non-permanen  Tanpa menggunakan alat bantu  Menggunakan alat bantu.
  54. 54. Penyakit pada Sistem ReproduksiGonorhea (kencing nanah)Penyebab: bakteri Neisseria gonorrhoeae, ditularkan melalui hubungan seksual.Akibat: radang pada organ reproduksi yang menyebabkan kemandulan, mata, persendian dan selaput otak pada bayiTanda dan gejala: terdapat nanah pada ujung saluran kencing dan terasa panas (terbakar) saat buang air kecil
  55. 55. Penyakit pada Sistem ReproduksiSifilisPenyebab: bakteri Treponema pallidum ditularkan melalui hubungan seksualAkibat: kerusakan organ reproduksi. Pada stadium lanjut, sifilis menyerang hati, susunan syaraf dan otak
  56. 56. Penyakit pada Sistem ReproduksiHerpes genitalPenyebab: virus herpes simpleksserotipe 2 ditularkan melalui hubungan seksualAkibat: gangguan pada organ reproduksi, kulit dan menyebabkan kanker rahim
  57. 57. Penyakit pada Sistem ReproduksiKeputihan (fluor albus)Penyebab: parasit seperti jamur Candida albicans, protozoa Trichomonas vaginalis, bakteri dan virus. Candida albicans menyukai lingkungan yang mengandung gula dan hangat, sering ditemukan pada wanita hamil dan penderita diabetes melitusAkibat: gangguan pada organ reproduksi wanita
  58. 58. Penyakit pada Sistem ReproduksiAids (Acquired Immune Deficiency Syndrome)Penyebab: virus HIV (Human Immunodedeficiency Virus)Akibat: hilangnya daya kekebalan tubuh terhadap penyakit karena virus ini menyerang sel-sel darah putihPenyebaran: kontak cairan tubuh dengan penderita AIDS. Orang yang terinfeksi virus HIV akan menderita AIDS setelah 6 bulan atau lebih tergantung daya tahan tubuh.
  59. 59. Tingkat Pertumbuhan PopulasiTingkat pertumbuhan populasi dipengaruhi oleh: natalitas, mortalitas, emigrasi dan imigrasi. P = (l – m) + (i – e) P = Pertumbuhan populasi l = laju kelahiran m = laju kematian i = jumlah imigrasi e = jumlah emigrasi

×