AD, AS DAN INFLASI AGGREGATE DEMAND (AD) Total permintaan barang dan jasa di perekonomian
KURVA AD <ul><li>Menggambarkan hubungan negatif antara Y dan P </li></ul><ul><li>Kurva AD dibuat dengan asumsi bahwa varia...
P Y AD
<ul><li>PENURUNAN KURVA AD  </li></ul><ul><li>DARI KURVA AE    </li></ul>Y AE AE O AE 1 Y1 P O P 1 Y 0 Y1 Y0   Y 45 O AD
<ul><li>Pergerakan sepanjang kurva AD </li></ul><ul><li>disebabkan oleh perubahan P </li></ul><ul><li>Pergeseran kurva AD ...
<ul><li>AGGREGATE SUPPLY (AS) </li></ul><ul><li>Total penawaran barang dan jasa di </li></ul><ul><li>perekonomian </li></u...
P AS Y
<ul><li>Pergerakan sepanjang kurva AS  </li></ul><ul><li>disebabkan oleh perubahan P </li></ul><ul><li>Pergeseran kurva AS...
KESEIMBANGAN TINGKAT  HARGA P P O Y AD AS Y O
KURVA AS JANGKA PANJANG <ul><li>Menghubungkan P dan Y setelah upah </li></ul><ul><li>dan semua biaya disesuaikan untuk </l...
INFLASI <ul><li>Kenaikan tingkat harga secara keseluruhan </li></ul><ul><li>DEFLASI </li></ul><ul><li>Penurunan tingkat ha...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Demand Shocks </li></ul><ul><li>Adalah inflasi yang disebabkan o...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Penyebab AD bergeser : </li></ul><ul><li>1. menurunnya pajak </l...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>No Monetary Validation </li></ul>AD 0 AD 1 AS 0 Y* E 0 E 1 ’ P 0...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Monetary Validation </li></ul>Y* E 0 E 1 E 2 ’ Y P AD 0 AD menin...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Supply Shock </li></ul><ul><li>Penyebab inflasi dari sisi penawa...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Bergesernya SRAS ke kiri bisa menyebabkan LRAS bergeser, bisa ju...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>SRAS bergeser ke kiri krn meningkatnya hg bhn baku atau BBM  -> ...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Isolated Shock (tidak berulang/hanya terjadi satu kali) </li></u...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Monetary Validation </li></ul>Y* Y 1 AD 0 AD 1 SRAS 0 SRAS 1 E 0...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Repeated Supply Shock </li></ul><ul><li>biasanya disebabkan oleh...
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>No Monetary Validation </li></ul>AD 0 SRAS 0 SRAS 1 Y* Y Y
Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Monetary Validation </li></ul>Y* E 0 E 2 E 1 Y 1 Y P AD 0 AS 0 K...
<ul><li>KERUGIAN INFLASI : </li></ul><ul><li>Menurunkan daya beli </li></ul><ul><li>Mengubah distribusi income </li></ul><...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pe Makro 10 Ad Dan Inflasi

4,649
-1

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,649
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
150
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pe Makro 10 Ad Dan Inflasi

  1. 1. AD, AS DAN INFLASI AGGREGATE DEMAND (AD) Total permintaan barang dan jasa di perekonomian
  2. 2. KURVA AD <ul><li>Menggambarkan hubungan negatif antara Y dan P </li></ul><ul><li>Kurva AD dibuat dengan asumsi bahwa variabel G dan T dan Ms tidak berubah </li></ul>
  3. 3. P Y AD
  4. 4. <ul><li>PENURUNAN KURVA AD </li></ul><ul><li>DARI KURVA AE </li></ul>Y AE AE O AE 1 Y1 P O P 1 Y 0 Y1 Y0 Y 45 O AD
  5. 5. <ul><li>Pergerakan sepanjang kurva AD </li></ul><ul><li>disebabkan oleh perubahan P </li></ul><ul><li>Pergeseran kurva AD </li></ul><ul><li>disebabkan oleh perubahan G, T atau Ms </li></ul>
  6. 6. <ul><li>AGGREGATE SUPPLY (AS) </li></ul><ul><li>Total penawaran barang dan jasa di </li></ul><ul><li>perekonomian </li></ul><ul><li>KURVA AS JANGKA PANJANG </li></ul><ul><li>Menggambarkan hubungan antara </li></ul><ul><li>aggregate output (Y) dan P </li></ul>
  7. 7. P AS Y
  8. 8. <ul><li>Pergerakan sepanjang kurva AS </li></ul><ul><li>disebabkan oleh perubahan P </li></ul><ul><li>Pergeseran kurva AS disebabkan oleh : </li></ul><ul><li>1. Perubahan P input </li></ul><ul><li>2. Pertumbuhan ekonomi </li></ul><ul><li>3. Stagnasi/penurunan investasi </li></ul><ul><li>4. Kebijakan publik </li></ul><ul><li>5. Iklim, perang, bencana alam </li></ul>
  9. 9. KESEIMBANGAN TINGKAT HARGA P P O Y AD AS Y O
  10. 10. KURVA AS JANGKA PANJANG <ul><li>Menghubungkan P dan Y setelah upah </li></ul><ul><li>dan semua biaya disesuaikan untuk </li></ul><ul><li>menghilangkan pengangguran atau </li></ul><ul><li>kekurangan tenaga kerja -> </li></ul><ul><li>proporsi kenaikan P = proporsi kenaikan upah dan biaya lain </li></ul>
  11. 11. INFLASI <ul><li>Kenaikan tingkat harga secara keseluruhan </li></ul><ul><li>DEFLASI </li></ul><ul><li>Penurunan tingkat harga secara umum </li></ul><ul><li>PENYEBAB INFLASI : </li></ul><ul><li>Demand pull inflation </li></ul><ul><li>Cost push (supply side) inflation </li></ul>
  12. 12. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Demand Shocks </li></ul><ul><li>Adalah inflasi yang disebabkan oleh adanya excess demand (penyebabnya dari sisi permintaan), sering disebut “demand-shock inflation” atau “demand –side inflation” atau “demand inflation”. </li></ul><ul><li>Demand inflation terjadi karena bergesernya AD ke kanan pada saat Y-full employment. </li></ul>
  13. 13. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Penyebab AD bergeser : </li></ul><ul><li>1. menurunnya pajak </li></ul><ul><li>2. meningkatnya pengeluaran autonomous, misalnya Investasi, G atau net export. </li></ul><ul><li>3. Meningkatnya money supply </li></ul>
  14. 14. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>No Monetary Validation </li></ul>AD 0 AD 1 AS 0 Y* E 0 E 1 ’ P 0 P 1 AS 1 E 1 Y 1 1 Adanya excess demand Menyebabkan upah naik Lebih cepat dari pada Produktivitas, shg Menyebabkan AS turun. Jika pemerintah memper Tahankan Ms konstan, mk AS bergeser sampai Inflationary-gap hilang. Hsl akhir: terjadi kenaikkan Hg dan Y pd tingkat Y Potensial P Y
  15. 15. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Monetary Validation </li></ul>Y* E 0 E 1 E 2 ’ Y P AD 0 AD meningkat -> inflationary Gap -> upah naik lebih cepat dr pada produktivitas -> SRAS turun Pemerintah menambah JUB -> AD meningkat AD 1 AD 2 AD 3 P 0 P 1 P 2 P 3 AS 0 AS 1
  16. 16. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Supply Shock </li></ul><ul><li>Penyebab inflasi dari sisi penawaran sering disebut “Suplly – Shock Inflation” atau “Supply-Side Inflation” atau “Cost-push Inflation” </li></ul><ul><li>Penyebab SRAS bergeser ke kiri : </li></ul><ul><li>- meningkatnya biaya impor bahan baku </li></ul><ul><li>- meningkatnya upah per unit output, meningkatnya upah per unit output bisa disebabkan oleh expectation tentang inflasi. </li></ul>
  17. 17. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Bergesernya SRAS ke kiri bisa menyebabkan LRAS bergeser, bisa juga tidak. </li></ul><ul><li>Misalnya: </li></ul><ul><li>SRAS bergeser ke kiri krn meningkatnya upah relatif lebih cpt dr pd produktivitas -> cost of production meningkat -> P meningkat pd setiap tingkat output ->LRAS tidak bergeser . ->disebut NOMINAL SHOCK </li></ul>
  18. 18. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>SRAS bergeser ke kiri krn meningkatnya hg bhn baku atau BBM -> disebut REAL SHOCK </li></ul><ul><li>Perusahaan hrs mengeluarkan uang lebih banyak untuk input yg sama atau untuk output yg sm, uang yg hrs dikeluarkan lebih banyak -> potensial output ↓ -> LRAS ↓ </li></ul>
  19. 19. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Isolated Shock (tidak berulang/hanya terjadi satu kali) </li></ul><ul><li>No Monetary Validation </li></ul>Y* Y 1 AD LRAS SRAS 0 SRAS 1 E 0 E 1 P 0 P 1 SRAS bergeser ke kiri -> P↑ -> Recessionary Gap -> upah Dan biaya faktor produksi ↓ -> unit cost ↓ -> SRAS bergeser Ke kanan -> P↓ dan Y↑. SRAS akan bergeser terus sampai dengan ke Y potensial
  20. 20. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Monetary Validation </li></ul>Y* Y 1 AD 0 AD 1 SRAS 0 SRAS 1 E 0 E 1 ’ E 2 P 0 P 1 P 2 Kondisi mula2 perekonomian Berada pada Y* (Y full employment) Ada supply shock ,AS bergeser ke kiri -> terjadi recessionary gap Artinya ada pengangguran. Jika pemerintah melakukan akomodasi moneter maka AD bergeser ke kanan. Hsl akhir Y kembali ke Y full employment, tetapi dg tingkat Hg yg lbh tinggi
  21. 21. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Repeated Supply Shock </li></ul><ul><li>biasanya disebabkan oleh serikat buruh yg kuat yg mampu meningkatkan upah meskipun tdk ada kelebihan permintaan TK dan bahkan kelebihan penawaran TK yg cukup besar. </li></ul><ul><li>Misalnya : </li></ul><ul><li>- terjadi kenaikkan harga bahan baku impor + kenaikan harga BBM </li></ul><ul><li>- Espekatasi akan adanya inflasi, menyebabkan upah meningkat. </li></ul>
  22. 22. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>No Monetary Validation </li></ul>AD 0 SRAS 0 SRAS 1 Y* Y Y
  23. 23. Pengaruh Inflationary Shocks Terhadap Price dan Y <ul><li>Monetary Validation </li></ul>Y* E 0 E 2 E 1 Y 1 Y P AD 0 AS 0 Kondisi mula-mula pada E 0 Ada desakan biaya upah (wage-cost push inflation) Menyebabkan SRAS bergeser Ke kiri. Pemerintah meningkatkan JUB Menyebabkan AD bergeser ke kanan Jika serikat buruh kuat (meminta Kenaikkan upah) mk AS bergeser Ke kiri lagi Jika pemerintah menambah JUB, AD bergeser ke kanan. Jika hal ini berlanjut terus menerus Mk akan terjadi STAGFLASI
  24. 24. <ul><li>KERUGIAN INFLASI : </li></ul><ul><li>Menurunkan daya beli </li></ul><ul><li>Mengubah distribusi income </li></ul><ul><li>Dampak pada orang yang meminjamkan uang </li></ul><ul><li>Biaya administrasi dan inefisiensi </li></ul><ul><li>Meningkatkan resiko dan memperlambat pertumbuhan ekonomi </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×