Bab 16

10,699 views
10,514 views

Published on

Published in: Sports, Business
3 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
10,699
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
56
Actions
Shares
0
Downloads
452
Comments
3
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab 16

  1. 1. BAB 16 MENGELOLA ECERAN, PERDAGANGAN BESAR, DAN LOGISTIK PASAR
  2. 2. <ul><li>ECERAN : </li></ul><ul><li>Semua kegiatan yang tercakup dalam penjualan barang/jasa langsung kepada konsumen akhir u/ penggunaan pribadi atau non-pribadi </li></ul><ul><li>PENGECER : </li></ul><ul><li>Setiap usaha atau bisnis yang volume penjualan utamanya berasal dari eceran </li></ul>
  3. 3. JENIS-JENIS PENGECER <ul><li>Toko </li></ul><ul><li>Non-Toko </li></ul><ul><li>Organisasi eceran </li></ul>
  4. 4. PENGECER TOKO <ul><li>Toko barang Khusus,( spesial store), Lini produk yang sempit </li></ul><ul><li>Toserba (Department Store) , Beberapa lini produk </li></ul><ul><li>Pasar Swalayan (Super Market) Usaha yang relatif besar, biaya rendah, margin rendah, volume tinggi </li></ul><ul><li>Toko konvenies , toko yang relatif kecil terletak dekat permukiman, dibuka berjam-jam, 7 hari seminggu, </li></ul><ul><li>Toko Diskon, barang dagangan standar yang di jual dengan harga yang lebih murah, </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Pengecer potongan harga , barang dagangan yang di beli dibawah harga pedagang beswar biasa, dan di jual di bawah harga eceran </li></ul><ul><li>Toko besar , ruang penjualan besar yang di tujukan u/ memenuhi kebutuhan konsumen u/ jemis makanan dan barang-barang yang rutin di beli </li></ul>PENGECER TOKO
  6. 6. TINGKAT LAYANAN <ul><li>Swalayan , Landasan semua usaha diskon, pelanggan menemukan, membandingkan, memilih sendiri guna menghemat uang </li></ul><ul><li>Swapilih, Pelanggan dapat mencari barangnya sendiri walaupun dapat meminta bantuan </li></ul><ul><li>Layanan terbatas , pengecer menjual banyak barang belanja, pelanggan memerlukan lebih banyak informasi dan bantuan </li></ul><ul><li>Layanan lengkap, wiraniaga siap membantu menemukan, membandingkan dan memilih </li></ul>
  7. 7. ECERAN NON TOKO <ul><li>Penjualan Langsung , penjualan dari rumah kerumah atau melalui pesta penjualan yang di jual kepada banyak orang. </li></ul><ul><li>Pemasar langsung , mencakup telemarketing, pemasaran tanggapan langsung dari televisi, dan belanja elektronik </li></ul><ul><li>Penjajaan otomatis , berupa mesin-mesin penjaja (Vending machine) </li></ul><ul><li>Jasa pembelian , pengecer tanpa toko yang melayani pelanggan khusus, seperti karyawan organisasi besar yang telah sepakat unutk memberikan diskon. </li></ul>
  8. 8. ECERAN KORPORAT <ul><li>Toko-toko jaringan korporat </li></ul><ul><li>Jaringan sukarela </li></ul><ul><li>Koperasi pengecer </li></ul><ul><li>Koperasi konsumen </li></ul><ul><li>waralaba </li></ul><ul><li>Konglomerat perdagangan </li></ul>
  9. 9. MODEL UNTUK MENDAPATKAN KEBERHASILAN <ul><li>Pendekatan merk yang kuat , mempromosikan merk-merk sendiri dalam toko sendiri dari pada merk tertentu manapun </li></ul><ul><li>Toko Showcase, tidak hanya menjual merk orang lain tapi sering membuat penjaja merk itu bertanggung jawab atas saham, staf, bahkan tempat penjualan </li></ul>
  10. 10. KEPUTUSAN PEMASARAN <ul><li>Pasar sasaran , pengecer mengiris-iris pasar menjadi pasar yang lebih bagus dan memperkenalkan lini toko baru u/ memberikan perangkat tawaran yang lebih relevan </li></ul><ul><li>Keragaman produk-produk perolehan produk, keragaman produk sesuai dengan harapan belanja dari pasar sasarannya. </li></ul>
  11. 11. STRATEGI DIVERENSIASI PRODUK <ul><li>Tonjolkan merk nasional eksklusif yang tidak tersedia di pengecer saingan </li></ul><ul><li>Tonjolkan merk paling pribadi </li></ul><ul><li>Tonjolkan acara penjualan yang sangat sukses </li></ul><ul><li>Tonjolkan barang dagangan kejutan </li></ul><ul><li>Tonjolkan barang dagangan terakhir </li></ul><ul><li>Menawarkan layanan yang menyesuaikan barang dagangan </li></ul><ul><li>Menawarkan beragam barang dagangan dengan sasaran yang sangat khusus </li></ul>
  12. 12. LAYANAN DAN ATMOSFER TOKO <ul><li>Layanan pra pembelian , penerimaan telepon, iklan, kamar pas, tukar tambah. </li></ul><ul><li>Layanan purna pembelian , pengiriman, penyerahan, pembungkusan, dll </li></ul><ul><li>Layanan tambahan , tempat parkir, restoran, kantor belakang,dll </li></ul>
  13. 13. <ul><li>KEPUTUSAN HARGA </li></ul><ul><li>Kebanyakan pengecer menetapkan harga yang lebih rendah untuk produk yang berfungsi menarik pengunjung. </li></ul><ul><li>KEPUTUSAN KOMUNIKASI </li></ul><ul><li>Pengecer menggunakan berbagai macam komunikasi untuk menghasilkan lalulintas pengunjung dan pembeli </li></ul>
  14. 14. KEPUTUSAN TEMPAT <ul><li>Distrik bisnis umum , pusat kota yang padat lalu lintas </li></ul><ul><li>Pusat perbelanjaan regional , mall-mall besar pinggir kota </li></ul><ul><li>Pusat belanja lingkungan, mall-mall yang lebih kecil </li></ul><ul><li>Pertokoan strip mall, sekelompok toko dalam bangunan panjang </li></ul><ul><li>Dalam toko yang lebih besar , menempatkan unit baru yang lebih kecil sebagai ruang konsesi didalam toko yang lebih besar </li></ul>
  15. 15. KECENDERUNGA DALAM ECERAN <ul><li>Perkembangan utama yang perlu di perhitungkan </li></ul><ul><li>Bentuk dan kombinasi eceran baru </li></ul><ul><li>Pertumbuhan persaingan antar jenis </li></ul><ul><li>Persaingan antar eceran </li></ul><ul><li>Pertumbuhan pengecer raksasa </li></ul><ul><li>Kemerosotan pengecer pasar menengah </li></ul><ul><li>Investasi yang makin tumbuh dalam tehnologi </li></ul><ul><li>Kehadiran global pengecer utama </li></ul>
  16. 16. PERDAGANGAN BESAR <ul><li>Perdagangan besar di gunakan, jika mereka lebih efisien dalam melakukan fungsi berikut </li></ul><ul><li>Penjualan dan promosi </li></ul><ul><li>Memecah jumlah yang sangat besar </li></ul><ul><li>Pergudangan </li></ul><ul><li>Pengangkutan </li></ul><ul><li>Pembiayaan </li></ul><ul><li>Penanggung resiko </li></ul><ul><li>Informasi pasar </li></ul><ul><li>Jasa menagement konsultasi </li></ul>
  17. 17. JENIS PERDAGANGAN BESAR <ul><li>Niaga , dimiliki secara independent dan kepemilikan atas barang dagangan </li></ul><ul><li>Layanan penuh , menyimpan persediaan, memiliki tenaga penjualan, menawarkan kredit, melakukan pengiriman, dan bantuan managemen </li></ul><ul><li>Layanan terbatas , pedagang besar tunai menjual lini terbatas barang-barang yang cepat bergerak kepada para pengecer kecil untuk mendapat uang tunai </li></ul><ul><li>Pialan g dan agen, memudahkan pembelian dan penjualan dan menerima komisi 2-6% </li></ul>
  18. 18. JENIS PERDAGANGAN BESAR <ul><li>Cabang, kantor produsen dan pengecer, operasi perdagangan dilakukan oleh para penjual atau pembeli sendiri dan bukan melalui pedagang besar yang indipendent </li></ul><ul><li>Pedagang besar khusus , praktik pertanian, pabrik, dan terminal minyak borongan, perusahaan pelelangan. </li></ul>
  19. 19. KEPUTUSAN PEMASARAN PERDAGAN BESAR <ul><li>Pasar sasaran, memilih berdasar ukuran, jenis pelanggan, kebutuhan pelayanan </li></ul><ul><li>Keragaman produk dan layanan, mendapat tekanan besar u/ menyediakan lini lengkap dan mempertahankan persediaan yang memadai u/ dikirimkan segera </li></ul><ul><li>Keputusan harga , menaikan harga pokok barang sebesar persentase konvensional </li></ul><ul><li>Keputusan promosi , mengandalkan tenaga penjualan u/ mencapai tujuan promosinya </li></ul><ul><li>Keputusan tempat , mengembangkan gudang yang diotomatisasi dan sistem informasi yang maju </li></ul>
  20. 20. LOGISTIK <ul><li>Perencanaan infrastuktur guna memenuhi permintaan, kemudian mengimplementasikan dan mengontrol aliran fisik bahan dan barang-barang jadi dari titik asal ke titik penggunaan. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan </li></ul>
  21. 21. 4 LANGKAH PERENCANAAN LOGOSTIK PASAR <ul><li>Memutuskan masalah nilai perusahaan tersebut kepada pelanggan-pelanggannya </li></ul><ul><li>Memutuskan rancangan saluran terbaik dan strategi jaringan unutk mencapai pelanggan </li></ul><ul><li>Mengembangkan keunggulan operasi dalam memperkirakan penjualan, managemen pergudangan, manajemen transportasi dan managemen bahan </li></ul><ul><li>Mengimplementasikan jalan keluar dengan sistem informasi, peralatan, kebijakan, dan prosedur terbaik </li></ul>
  22. 22. MENGHITUNG BIAYA LOGISTIK <ul><li>M=T+FW+VW+S </li></ul><ul><li>M= Total biaya logistik untuk sistem yang di usulkan </li></ul><ul><li>T= Total biaya penggangkutan untuk sistem yang di usulkan </li></ul><ul><li>FW= Total biaya tetap penggudangan untuk sistem yang diusulkan </li></ul><ul><li>VW= Total biaya tidak tetap penggudangan untuk sistem yang di usulkan </li></ul><ul><li>S= Total biaya kehilangan penjualan karena penundaan pengiriman rata-rata karena sistem yang diusulkan </li></ul>
  23. 23. KEPUTUSAN LOGISTIK PASAR <ul><li>Bagaimana sebaiknya pesanan ditangani </li></ul><ul><li>Dimana sebaiknya persediaan sebaiknya ditempatkan </li></ul><ul><li>Berapa banyak persediaan sebaiknya disimpan </li></ul><ul><li>Bagaimana sebaiknya barang dikirim </li></ul>
  24. 24. PERTANYAAN <ul><li>Jelaskan jenis-jenis pengecer toko </li></ul>
  25. 25. PERTANYAAN <ul><li>Jelaskan strategi diferensiasi produk </li></ul>
  26. 26. PERTANYAAN <ul><li>Jelaskan empat langkah perencanaan logistik pasar </li></ul>
  27. 27. PERTANYAAN <ul><li>Jelaskan berbagai keputusan tempat dalam pengelolaan eceran </li></ul>
  28. 28. PERTANYAAN <ul><li>Jelaskan jenis-jenis perdagangan besar </li></ul>
  29. 29. PERTANYAAN <ul><li>Jelaskan cara menghitung biaya logistik </li></ul>

×