Atma Concept Of The Tbhrm

1,178 views
1,094 views

Published on

Published in: Business, Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,178
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
48
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Atma Concept Of The Tbhrm

  1. 1. Talent-Based Human Resources Management Session - 1 Basic Concept Agustinus A. Wirawan
  2. 2. TUJUAN PRESENTASI • Memperkenalkan suatu strategi alternatif dalam pengembangan SDM dalam rangka membangun kompetensi SDM sampai level kelas dunia. • Menjelaskan landasan konsep dari Talent-Based Human Resources Management.
  3. 3. Prasyarat untuk Optimal Do not be a Yesbutter
  4. 4. Current HRM Trends: Business Competitions Talent Management War for Talent
  5. 5. Talent Pool Berisi para Calon Pemimpin Masa Depan Asumsinya: Kesuksesan suatu organisasi tergantung pada PEMIMPIN
  6. 6. Apa yang kita miliki sekarang: Kebanggaan Profesi 16% 30% 54% Tidak Bangga Bangga Tidak Bangga & Merusak
  7. 7. Re-thinking The HR Management Concept
  8. 8. MENGAPA RE-THINKING ? Re-thinking = Merubah Paradigma Paradigma Pola Pikir Sikap & Tindakan
  9. 9. Piala Eropa 2004 - Belanda vs Ceko Siapa Bintang Lapangan ?
  10. 10. Striker atau Pengumpan ?
  11. 11. RUBBEN : Gelandang Kiri – Belanda PENGUMPAN KELAS DUNIA
  12. 12. Bagaimana kekuatan sebuah team sepakbola jika pelatih team tersebut dalam mengasah kemampuan seluruh pemainnya diarahkan untuk menjadi PENCETAK GOAL saja?
  13. 13. Keberhasilan suatu perusahaan bukan ditentukan oleh kehebatan seorang SUPERMAN Melainkan ditentukan oleh kekuatan sebuah SUPERTEAM
  14. 14. Building The Superteam Re-thinking the HRM # 1: Orientasi Pengembangan SDM : Building the future leaders Building Company Competencies
  15. 15. New Paradigm for Company : Identify potential candidates – not just for the future leaders but also for build company competencies Leaders & Specialists (20%) (80%)
  16. 16. Tantangannya…………… Bagaimana membangun Leaders & Specialists Kelas Dunia ?
  17. 17. Apa yang “dibeli” Philip Morris ? • Rokok ? • Pabrik ? • Merek ? • Distribusi ? • People ?
  18. 18. Jie Sam Soe Dibutuhkan orang khusus dengan BAKAT ISTIMEWA serta latihan bertahun-tahun untuk mampu mengenali racikan rahasia 234 hanya dari aromanya Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk men-develop orang khusus dengan bakat istimewa untuk mencapai level World-Class Competence People Berapa lama waktu dibutuhkan untuk men-develop orang biasa dengan bakat tidak istimewa agar bisa mencapai level World-Class Competence People ?
  19. 19. Pesan Moral : Dibutuhkan orang khusus dengan BAKAT ISTIMEWA … Mencari Potential Candidate berarti harus melihat pada kapasitas dari POTENTIAL TALENT-nya
  20. 20. Re-thinking the HRM # 2: Dasar Pengelolaan SDM : Competence Based H RM Talent Based H RM © 2004, Pande N. Agus Jaya
  21. 21. Apa itu Competence? Karakteristik individu yang dapat memprediksi kinerja yang unggul dalam suatu peran di organisasi Competence tertentu. Karakteristik tersebut sering muncul dalam berbagai situasi dengan memberikan hasil yang baik. (Prof. Dr. David McClelland)
  22. 22. Competence-Based HRM Focus : Attitude & Behavior Orientasi : Memotret faktor-faktor sukses dari Role Model, kemudian merekrut, men-develop, dan meng- encourage semua orang untuk memiliki karak- teristik sesuai dengan faktor-faktor sukses tersebut.
  23. 23. New Paradigm for Company : © - Introducing TALENTBASED HRM Competence COMPETENCE-BASED HRM Potential Talent TALENT-BASED HRM © 2004, Pande N. Agus Jaya
  24. 24. © Talent-Based HRM © 2004, Pande N. Agus Jaya Focus : Potential Talent yang bersangkutan Orientasi : Mengenali Potential Talent setiap orang, kemudian men-develop dan meng- encourage orang tersebut sesuai dengan Potential Talent- nya sehingga memiliki kompetensi sampai level kelas dunia.
  25. 25. Mengapa harus Talent-Based HRM …..?
  26. 26. Why Focus On TALENT? Speed Orang yang beraktivitas pada Talent-nya memiliki kemampuan belajar yang lebih cepat. Productivity and Precision Orang yang beraktivitas pada Talent-nya mampu bekerja lebih cepat dan menghasilkan kualitas output yang lebih baik Longevity and Attendance Orang yang beraktivitas pada Talent-nya bisa bertahan lebih lama serta tidak “mangkir” dari tugasnya.
  27. 27. Weakness Fixing: The Wrong Assumptions 1. Semua orang bisa sukses menjadi pemimpin perusahaan. * Jika kita berusaha keras, pasti bisa. * Jika kita sungguh2 menginginkannya, pasti dapat. * Jika kita pegang terus impian kita, pasti akan jadi kenyataan. 2. Semua perilaku pemimpin yang sukses bisa dipelajari. 3. Memperbaiki kelemahan kita akan mendorong menuju Kesuksesan.
  28. 28. Strengths Building: The Right Assumptions 1. Orang bisa menjadi yang terbaik pada bidangnya masing2. 2. Beberapa perilaku sukses memang bisa dipelajari, namun banyak perilaku yang hampir tidak mungkin dipelajari. Ada perbedaan antara Bakat dengan Keahlian & Pengetahuan. 3. Mengatasi kelemahan adalah untuk mencegah kegagalan. Kesuksesan dicapai dengan membangun keunggulan yang telah dimilikinya.
  29. 29. TALENT-BASED HR MANAGEMENT SYSTEM FOR DEVELOPING WORLD-CLASS COMPETENT PEOPLE SUMMARY © 2004, Pande N. Agus Jaya Talent-Based Recruitment System, Talent Organization Development, & Competence Development System Interest Willingness = Motivation Talent-Based Developing Career Development the Real Leader System (great motivator) Talent-Based Leadership Development System
  30. 30. The Essence of HR System HR System sebagai pemicu timbulnya perilaku – perilaku yang positif. HR System sebagai maintainer atas perilaku – perilaku positif tersebut. HR System sebagai pembentuk budaya perusahaan. GKD Group Human Resources On Becoming a World-Class Company
  31. 31. In order to hire highly Potential People …….. Introduce Talent-Based Recruitment System TALENT-BASED Competence RECRUITMENT SYSTEM Menggali yang ada di dalam (exploring) Potential Talent • Jangka Pendek: • Talent sebagai Leader Ibarat berlian yang • Talent sebagai Specialist belum diasah • Jangka Panjang: Secemerlang ber- lian.
  32. 32. Talent-Based Recruitment System Manpower Define source People Characters of the required Needs Candidates Identification people For What Talent Job Title ? Exploring Job Characters Ability Interview, Identification test etc What are the job dealing with? Success Rate naik dari 2-3% menjadi 6-8% Matching Rate naik dari 60% menjadi 90%
  33. 33. PROFESSIONAL ENGINEER Dalam SISTEM atau TEKNOLOGI : • Kreatif memikirkan Continuous Improvement • Inovatif memikirkan terobosan-terobosan baru • Berkoordinasi dengan semua pihak untuk meng- sinkronisasikan & mengimplementasikan hasil pemikirannya • Belajar tiada henti untuk menjadi yang terbaik 80% Managing Task, 20% Managing People
  34. 34. OPERATIONAL LEADER • Menjamin ACTUAL = PLANNING (output, process, & input) • Mengembangkan SDM sehingga mampu : • menjalankan sistem • bekerja mengikuti sistem • Memastikan semua orang menjalankan sistem dan bekerja mengikuti sistem, secara KONSISTEN • Membangun semangat SDM sehingga memiliki kemauan untuk menjadi yang terbaik 80% Managing People, 20% Managing Task
  35. 35. PROFESSIONAL LEADER Professional Engineer + Leadership Talent Operational Leader + Conceptual Thinking 50% Managing Task, 50% Managing People
  36. 36. BUSINESS LEADER Operational Leader + Business Talent Professional Leader + Business Talent 50% Managing Business, 50% Managing People
  37. 37. Every Job Title has unique Job Character It needs specific Talent to make it WORK Operational Leader Top Leader Marketing Integrator / Coordinator Entrepreneur Graphic / Product Designer Equipment Designer System Specialist Applicable Concept Developer Business Strategy Developer
  38. 38. In order to manage people interest …….. Introduce Talent-Based Career Path System TALENT-BASED CAREER PATH SYSTEM Competence Mengapresiasi Potential Talent Potential Talent • Talent sebagai Leader • Talent sebagai Specialist Unlimited Opportunity To Grow
  39. 39. Talent-Based Career Path System Business Leader Top Professional Leader Mngt Business Leader Leadership Talent Division Head Professional Leader Professional Engineers (Specialist) Professional Leader Department Head Operational Leader Section Head Operational Leader Foreman Operational Leader Strong Leadership Moderate or Lack of Talent Leadership Talent
  40. 40. Strong Leadership Talent • Extrovert • 80% Dealing with People • Logic & Realistic • Lead People • Concern on Deadline • Project Manager • Concern on Detail • Control • Target Oriented • Focus
  41. 41. In order to develop highly competent people …….. Introduce Talent-Based Competence Development System TALENT-BASED COMPETENCE DEVELOPMENT SYSTEM Competence Start with Potential Talent Potential Talent • Talent sebagai Leader • Talent sebagai Specialist On Becoming a World-Class Competent People
  42. 42. TALENT-BASED COMPETENCE DEVELOPMENT SYSTEM Fokus mendalami satu bidang sesuai dg talentanya sampai mencapai kompetensi level world-class Shifting Paradigm Tua-tua macan Tua-tua kelapa Karir Struktural Karir Profesional Rotasi untuk memenuhi Rotasi untuk pengembangan kebutuhan organisasi kompetensi • Clear Development Target • Specific Time Frame
  43. 43. Competence : Tidak sekedar BISA / MAMPU tapi sudah menjadi bagian dari karakternya yang selalu muncul menjadi HABITS ( Habit Behavior ) sehingga orang tsb selalu WELL PERFORM Competence Assessment : The best assessor : Atasan langsung Atasan Langsung = mampu meng-assess habit Assessment Center saat ini = meng-assess behavior Habits = Kebiasaan Behavior = Perilaku
  44. 44. Talent-Based Competence Development Strategy D SR. GENERAL MGR. CHIEF EXECUTIVE ENG D C DIVISION C 6 6 B GENERAL MGR. SENIOR CHIEF ENG’R B A DIVISION People Specialist B P A D SR. MANAGER CHIEF ENGINEER D 5 C DEPT / DIVISION L L C 5 B MANAGER B A DEPARTMENT SENIOR ENGINEER A F SECTION / DEPT SR. SUPERVISOR O ENGINEER F E E 4 D SUPERVISOR L ASSOCIATE ENG’R D 4 C C SECTION B JR. SUPERVISOR JR. ENGINEER B A A OL: Operational Leader Start with PL: Professional Leader BL: Business Leader LEADER TALENT SPECIALIST Layer Explanation Senior General Mgr Chief Executive Eng’r Inventing beyond world class best practices General Manager Senior Chief Engineer Innovate = improvement from world class best practices Senior Manager Chief Engineer Merge several world class best practices Manager Senior Engineer Duplicates world class best practices Senior Supervisor Engineer Implement new systems / technologies up to ready for mass production Supervisor Associate Engineer Improvement against existing operation systems / technologies Junior Supervisor Junior Engineer Familiar with existing operations systems / technologies
  45. 45. CAREER NEEDS BUSINESS NEEDS LEARNING Usia 20-an Mencari POTENTIAL CANDIDATES MENDALAMI EXPERTISE Usia 30 Men-develop THE POTENTIAL CANDIDATES MAKE USE OF EXPERTISE Usia 40 Meng-encourage THE STARS u/ memikul tg. jawab yg lebih besar Tampil sebagai Top Performer u/ Candidates sudah expert & mature, mencapai Top Career, krn punya serta masih energik & memiliki energi, maturity, & experience semangat yg tinggi KONSOLIDASI Usia 50-an Persiapan untuk ALIH GENERASI
  46. 46. SHIFTING PARADIGM In Career Objective Lama : Mencapai suatu pangkat / jabatan tertentu Baru : Mencapai suatu level kompetensi tertentu Promosi pangkat / jabatan adalah suatu REWARD atas progress pencapaian career objective tersebut
  47. 47. Reward System Developing Promotion System Performance Competence Based Based Performance as Competence as Initial Filter Initial Filter Competence as Performance as Final Decision Final Decision
  48. 48. Non-Mathematics Formula Performance Competence x Motivation (Drive) Increase Performance can be done through : Increase Competence as well as Increase Motivation Performance Competence Motivation (Drive) Increase Competence cannot be done through : Increase Performance nor Decrease Motivation
  49. 49. Reward System Suggestion for Promotion System Using Competence Based rather than Performance Based Its fostering people to develop their competence up to world-class level
  50. 50. In order to build company competencies …….. Introduce Talent-Based Organization Development System TALENT-BASED ORGANIZATION DEVELOPMENT SYSTEM Competence From Superman To Superteam Potential Talent Setting-up combination of Complement Talents
  51. 51. Talent-Based Organization Development System Leading with Heart Leading with Head Leading with Hand = Real Leader = Senior Specialist = Junior Specialist
  52. 52. Talent-Based Organization Development System Leading with Heart Leading with Head = Professional Leader = Global Specialist = Detail Specialist = Implementation Specialist
  53. 53. In order to develop great motivator for motivating willingness …….. Introduce Talent-Based Leadership Development System DEVELOPING LEADER Strong Leadership Talent Strong Personal Values : • Believe in System • Strive for Excellent • Trust to People • Eagerness to Learn
  54. 54. BUILDING A WORLD-CLASS CULTURE Dilakukan oleh para LEADER bukan dengan cara “menetes” dari atas ke bawah, tetapi dilakukan dengan mengajak semua orang bekerja mengikuti sistem. BUDAYA DIBANGUN OLEH SISTEM Sistem Perilaku Budaya World-Class World-Class System Culture
  55. 55. LOOKING FOR HIGH POTENTIAL HR PROFESSIONAL A Talent-Based Approach Dealing with Business Strategy Strategic Focus Strategic Inspiring Talent World-Class World-Class Talent IF.. Strategic Change EF…. Partner Agent Dealing with Dealing with System Process People People World-Class World-Class IPO.. Operational Employee EP.. Expert Champion System People Talent Talent Operational Focus Dealing with People Dev, Career Mngt, & Operational Control
  56. 56. Talent Interest Willingness Mengenali Potential Talent anda akan menentukan apakah anda akan menjadi BIBIT UNGGUL atau tidak Obsesi & Drive anda akan menentukan apakah Bibit Unggul anda akan tumbuh SUBUR atau tidak

×