Manajemen risiko asuransi

12,497
-1

Published on

Published in: Education
0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
12,497
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
296
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Manajemen risiko asuransi

  1. 1. MANAJEMEN RISIKO ASURANSI Kelompok : Mela Dwi Purwati Dina Juliani Ike Nur Elmia Vivi Maya Nur Aini
  2. 2. Definisi Risiko Risiko adalah ketidakpastian. “ketidakpastian akan terjadinya suatu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian ekonomis” Bentuk-bentuk risiko antara lain : 1. Risiko murni, 2. Risiko spekulatif, 3. Risiko partikular 4. Risiko fundamental
  3. 3. Manajemen Resiko Manajemen risiko adalah proses pengelolaan risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha atau aktivitas perusahaan.
  4. 4. Fungsi Manajemen Risiko Menetapkan kebijaksanaan dan strategi manajemen risiko, Membangun budaya risiko dalam perusahaan Menetapkan kebijaksanaan risiko internal dan struktur unit usaha Mendesain dan mengkaji ulang manajemen risiko Koordinasi berbagai macam kegiatan fungsional Cepat tanggap terhadap risiko Menyiapkan laporan tentang risiko kepada dewan direksi Pemusatan perhatian kepada pekerjaan pemeriksaan internal Jaminan manajemen risiko telah dilaksanakan dengan benar Mempermudah identifikasi risiko
  5. 5. Tujuan Manajemen Risiko Menghindari kerugian sebelum terjadi risiko Menghindari kerugian setelah terjadi risiko Mengurangi pengeluaran, Mencegah perusahaan dari kegagalan, menaikkan keuntungan perusahaan, Menekan biaya produksi dan sebagainya.
  6. 6. Tahapan-Tahapan dalamManajemen Resiko Identifikasi risiko Analisa dan Evaluasi risiko ditinjau dari severity (nilai risiko) dan frekuensinya. Pengendalian risiko, dimana dalam Pengendalian risiko ini terbagi menjadi dua :
  7. 7. Pengendalian Resiko Pengendalian Fisik (Risiko dihilangkan/diminimalisir) Menghilangkan risiko berarti menghapuskan semua kemungkinan terjadinya kerugian. Pengendalian Finansial (Risiko ditahan, risiko ditransfer) Menahan risiko berarti menanggung keseluruhan atau sebagian dari risiko, misalnya dengancara membentuk cadangan dalam perusahaan untukmenghadapi kerugian yang bakal terjadi (retensi sendiri)
  8. 8.  Sedangkan pengalihan/transfer risiko dapat dilakukan dengan memindahkan risiko/kerugian yang mungkin terjadi kepada pihak lain, contohnya mengalihkan risiko kepada perusahaan asuransi.
  9. 9. Kerugian atas Asset:Penyebab kerugian : Ketidakpastian Ekonomi; yaitu kejadian- kejadian yang timbul sbg akibat kondisi dan perilaku pelaku ekonomi (ex: perubahan sikap konsumen) Ketidakpastian Alam; yaitu yang disebabkan oleh alam (ex: badai, banjir, gempa bumi) Ketidakpastian Kemanusiaan; yaitu yang disebabkan oleh perilaku manusia (ex: perang, pencurian, penggelapan)
  10. 10. Wujud dari Risiko Berupa kerugian atas harta/kekayaan/penghasilan (ex: diakibatkan oleh kebakaran) Berupa penderitaan seseorang (ex: sakit/cacat karena kecelakaan) Berupa tanggung jawab hukum (ex: risiko dr perbuatan yg merugikan orang lain) Kerugian karena perubahan keadaan pasar (ex: terjadinya perubahan selera konsumen)
  11. 11. Resiko yang Biasa DialamiPerusahaan: Kerusakan fisik dari harta kekayaan perusahaan misalnya dikarenakan kebakaran Kehilangan pendapatan atau kerugian lainnya akibat terganggunya operasi perusahaan Kerugian akibat adanya tuntutan hukum dari pihak lain yang merasa dirugikan Kerugian yang timbul karena penipuan, penggelapan oleh karyawan Kerugian akibat ketidakpastian yang menimpa karyawan perusahaan, misal: kematian, cacat krn kecelakaan
  12. 12. Asuransi Salah satu teknik penanggulangan risiko melalui pembiayaan adalah dengan mengasuransikan suatu risiko kepada perusahaan asuransi. Asuransi artinya transaksi pertanggungan yang melibatkan dua pihak, penanggung dan tertanggung.
  13. 13.  Penanggung menjamin pihak tertanggung untuk mendapat penggantian atas kemungkinan terjadinya kerugian atas peristiwa yang belum dapat ditentukan kapan terjadinya. Sebagai kontraprestasinya, tertanggung diwajibkan membayar sejumlah uang kpd penanggung, yang besarnya sekian persen dari nilai pertanggungan yang biasa disebut premi.
  14. 14. Karakteristik Asuransi Pengumpulan kerugian Pembayaran kerugian pada angka mujur Pemindahan risiko Perlindungan terhadap kerugian (ganti rugi)
  15. 15. Ciri-Ciri Resiko yang dapatdiasuransikan antara lain : Dapat dinilai dengan uang. Serupa dan dalam jumlah yang memadai. Harus bersifat murni. Kerugian terjadi dengan kebetulan dan tidak direncanakan. Tidak bertentangan dengan kepentingan umum. Premi asuransi yang dikenakan cukup wajar. Pihak yang mengasuransikan harus memiliki insurable interest.
  16. 16. Kaitan Manajemen Risiko danAsuransi Manajemen risiko berusaha untuk mengidentifikasi risiko-risiko murni atau ancaman terjadinya kerugian murni yang dihadapi perusahaan atau organisasi untuk kemudian menggunakan berbagai macam metode termasuk asuransi untuk menghadapi ancaman kerugian

×