Your SlideShare is downloading. ×
0
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
5 Konsep Kewirausahaan Rev
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

5 Konsep Kewirausahaan Rev

30,855

Published on

Published in: Education, Technology
3 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
30,855
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
1,018
Comments
3
Likes
5
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  1. KONSEP KEWIRAUSAHAAN
  2. Background <ul><li>Lapangan kerja baru pada periode stagnasi/krisis diciptakan bukan oleh perusahaan besar, tapi oleh usaha kecil dan menengah </li></ul><ul><li>Di Amerika ( 1960-1980) menurut The Economist 600.000 perusahaan baru didirikan tiap tahun </li></ul><ul><li>Laju pertumbuhan usaha kecil 3x lebih tinggi dari pertumbuhan perusahaan besar dari kelompok ”Fortune 500” </li></ul>
  3. Kenapa ? <ul><li>Inovasi </li></ul><ul><li>Entrepreneurship </li></ul><ul><li>Dan </li></ul><ul><li>Entrepreneurial Management </li></ul>
  4. Process of creating something new with value, by devoting the necessary time and effort, assuming the accompanying financial, psychological and social risks,and receiving the resulting rewards of monetary, personal satisfaction and independence. Entrepreneurship ?
  5.  
  6. <ul><li>Entrepreneurial Feeling </li></ul><ul><li>Internal Locus of Control - having a control over their live. </li></ul><ul><li>Feeling about Independence - being one’s own boss - and Need for Achievement -individual’s need to be recognized. </li></ul><ul><li>Feeling about risk </li></ul>
  7. Sumber Peluang Inovasi <ul><li>The Unexpected </li></ul><ul><li>The Incongruity </li></ul><ul><li>Process Need </li></ul><ul><li>Change </li></ul><ul><ul><ul><li>Struktur Industri dan struktur pasar </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Demografi </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Persepsi, “mood” dan makna </li></ul></ul></ul><ul><li>New Knowledge </li></ul>
  8. Prinsip Inovasi <ul><li>Dimulai Dengan Analisis Peluang </li></ul><ul><li>Bersifat Konseptual Dan Perseptual </li></ul><ul><li>Sederhana Dan Terpusat </li></ul><ul><li>Mulai Dengan Yang Kecil </li></ul><ul><li>Ditujukan Untuk Menjadi Leader </li></ul>
  9. Persyaratan <ul><li>Berorientasi Pada Pasar </li></ul><ul><li>Bekerja Hanya Pada Satu Bidang Saja </li></ul><ul><li>Membangun Berdasarkan Kekuatan Sendiri </li></ul>
  10. Entrepreneur ? <ul><li>Orang yang memulai/mendirikan usaha sendiri ( bisnis ) dengan ciri tertentu yaitu: </li></ul><ul><ul><ul><li>menciptakan sesuatu yang baru </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>menciptakan sesuatu yang berbeda </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>mengubah nilai nilai </li></ul></ul></ul><ul><li>Mencari perubahan, merespons perubahan dan memanfatkannya sebagai peluang </li></ul>
  11. PROSES MENJADI ENTREPREUNEUR USAHA BARU DIMULAI PARTIAL SOCIAL ALIENATION: ANGGOTA DARI KELOMPOK PENGUSAHA MINORITAS IMIGRAN KECENDERUNGAN SECARA FISIK /PHISIKOLOGI N-Ach YANG TINGGI INTERNAL LOCUS OF CONTROL FAKTOR-FAKTOR DARI WILLIAMSON DAMPAK DARI DEMONSTRASI ORGANISASI INKUBATOR CONTOH DARI YANG LAIN-MENTOR/ADVISOR ORANG TUA MEMEMPUNYAI USAHA PERISTIWA YANG MENDORONG FRUSTASI PEKERJAAN BERHENTI PEMBUBARAN PERIODA PILIHAN BEBAS KELUARGA SUAMI/ISRI MENDUKUNG ATAU SINGLE/JANDA/CERAI DUKUNGAN FINANSIAL MODAL PRIBADI/KELUARGA MODAL TEMAN/SWASTA INSTITUSI FINANSIAL KREDI T SUPPLIER IDENTIFIKASI KESEMPATAN USAHA DUKUNGAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN/BUDAYA AKUNTING/HUKUM DSB PELAYANAN PELAYANAN PEMBEKALAN DARI PEMERINTAH PEKERJA, TRANSPORTASI DSB IKLIM KEWIRAUSAHAAN
  12. STATISTIK USIA ENTREPREUNEUR LEVEL KAPASITAS UNTUK MEMULAI SUATU USAHA KAPASITAS PERSONIL PERIODE PILIHAN BEBAS UMUR 15 20 25 30 35 40 45 PENINGKATAN KOMPETENSI, PENGALAMAN DAN KEPERCAYAAN DIRI PENINGKATAN FINANSIAL/OBLIGASI DOMESITK, PERPINDAHAN KE NILAI-NILAI NON-KARIIR
  13. KARAKTERISTIK ENTREPRENEUR SUKSES <ul><li>KESEHATAN FISIK YANG BAIK </li></ul><ul><li>KEMAMPUAN KONSEPTUAL DAN PEMECAHAN MASALAH YANG SUPERIOR </li></ul><ul><li>MEMPUNYAI PEMIKIRAN YANG LUAS </li></ul><ul><li>MEMPUNYAI KEPERCAYAAN DIRI YANG TINGGI DAN TOLERANSI PADA KEINGINAN </li></ul><ul><li>MEMPUNYAI DAYA DORONG YANG KUAT </li></ul><ul><li>MEMPUNYAI KEBUTUHAN DASAR UNTUK MENGONTROL DAN MENGATUR </li></ul><ul><li>MEMPUNYAI KEINGINAN UNTUK MENGAMBIL RESIKO YANG MENENGAH </li></ul><ul><li>SANGAT REALISTIK </li></ul><ul><li>MEMILIKI KETRAMPILAN DI DALAM DIRI (INTERPERSONAL) YANG MENENGAH </li></ul><ul><li>MEMILIKI STABILITAS EMOSI YANG CUKUP </li></ul>
  14. Peran dan Fungsi Entrepreneur <ul><li>PERTUMBUHAN INDUSTRI TEKNOLOGI BARU DALAM ABAD 19 DAN AWAL ABAD 20 </li></ul>USAHA DARI PENEMU YANG BERJIWA ENTREPREUNEUR (INVENTOR-ENTREPRENEURS) INDIVIDU YANG MERUPAKAN ILMUWAN YANG KREATIF DAN ATAU ENGINEER DAN BISNISMAN YANG KREATIF NOBEL (SWEDIA DAN DINAMIT), LINDE (JERMAN DAN LIQUID AIR DISTILATION), BRINS (PRANCIS DAN OKSIGEN INDUSTRI), SOLVAY (BELGIA DAN SODA AMONIA), PERKIN (INGGRIS DAN ANILENE DYES), BELL (SKOTLANDIA-AMERIKA UTARA DAN TELEPON), EDISON ( AMERIKA SERIKAT DAN LISTRIK), DAN MARCONI (ITALI-INGGRIS DAN RADIO)
  15. Peran dan Fungsi Entrepreneur (2) <ul><li>ABAD 20  PENINGKATAN INSTITUSIONALISASI DAN PROFESIONALISME DARI R&D DI UNIVERSITAS , PEMERINTAHAN DAN LABORATORIUM INDUSTRI </li></ul>PERAN DARI PENEMU YANG BERJIWA ENTREPREUNEUR (INVENTOR-ENTREPRENEURS) MENGALAMI PENURUNAN PERUSAHAAN BARU YANG BERPERAN DALAM PERTUMBUHAN INDUSTRI BARU BERTEKNOLOGI TINGGI DITEMUKAN OLEH INDIVIDU DARI PERUSAHAAN BESAR, LABORATORIUM PEMERINTAH DAN UNIVERSITAS  SPIN OFF PHENOMENON KESUKESAN DITENTUKAN OLEH SIKAP ENTREPRENEUR DARI PENEMU
  16. PERAN EKONOMI DALAM BISNIS KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI <ul><li>GEE DAN TAYLOR : </li></ul><ul><li>PERUSAHAAN-PERUSAHAAN INOVATIF TERCATAT LEBIH BAIK DALAM MENGHASILKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PEKERJAAN </li></ul><ul><li>KEMAMPUAN EKONOMI SUATU NEGARA UNTUK TUMBUH DAN MEMPERTAHANKAN DAYA SAING INTERNASIONAL DITENTUKAN OLEH INOVASI TEKNOLOGI </li></ul><ul><li>MANSFIELD : </li></ul><ul><li>SOCIAL RETURN ( YAITU , KEUNTUNGAN SOSIAL) DARI INOVASI DUA KALI LIPAT DIBANDINGKAN DENGAN PRIVATE RETURN ( YAITU, ROI UNTUK PERUSAHAAN YANG MEMPERKENALKAN INOVASI) </li></ul>
  17. PERAN EKONOMI DALAM BISNIS KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI (2) <ul><li>KAMIEN DAN SCHWARTZ: </li></ul><ul><li>PERUSAHAAN-PERUSAHAAN KECIL MEMAINKAN PERANAN VITAL DALAM PROSES PERUBAHAN TEKNOLOGI </li></ul><ul><li>SHAPERO </li></ul><ul><li>1000 PERUSAHAAN-PERUSAHAAN TERBESAR DI AMERIKA SERIKAT DIKALAHKAN PERFORMANSINYA OLEH PERUSAHAAN- PERUSAHAAN KECIL </li></ul>HASIL STUDI KOMPARATIF DARI PERUSAHAAN YANG SUDAH MATANG DAN BESAR, BANYAK BERINOVASI DENGAN PERUSAHAAN –PERUSAHAAN MUDA BERTEKNOLOGI TINGGI YANG DIBUAT ANTARA 1969-1974
  18. PERAN EKONOMI DALAM BISNIS KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI (3) <ul><li>PERTUMBUHAN YANG SUPERIOR DARI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN KECIL DIMUNGKINKAN KARENA MEREKA MENUNJUKAN CATATAN KEINOVASIAN YANG SUPERIOR  DIDUKUNG OLEH STUDI DI INGGRIS </li></ul><ul><li>GIBBONS DAN WATKINS MENDISKUSIKAN KEMAMPUAN KOMPETITIF DARI PERUSAHAAN KECIL  BERAGUMENTASI BAHWA PERUSAHAAN –PERUSAHAAN BESAR LEBIH SULIT UNTUK BEREAKSI TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI </li></ul><ul><li>FREEMAN MENEMUKAN BAHWA PERUBAHAAN KECIL MEMBUAT KONTRIBUSI YANG SIGNIFIKAN TERHADAP INOVASI DI BANYAK INDUSTRI. </li></ul><ul><li>LAPORAN BOLTON MENYIMPULKAN BAHWA PERUBAHAAN KECIL MEMBUAT KONTRIBUSI YANG PENTING TERHADAP INOVASI DI INGGRIS </li></ul>
  19. PERAN EKONOMI DALAM BISNIS KECIL BERTEKNOLOGI TINGGI (4) <ul><li>PENGANGGURAN YANG SERINGKALI DICIPTAKAN OLEH KEGAGALAN BISNIS BERUKURAN KECIL HARUS DITEMPATKAN DALAM CATATAN PERTUMBUHAN KESUKSESAN PERUSAHAAN . </li></ul><ul><li>BAGAIMANAPUN ARGUMEN MEMILIKI VALIDITAS YANG TERBATAS , DENGAN 2 ALASAN </li></ul><ul><li>TINGKAT KEMATIAN DARI BISNIS BERTEKNOLOGI TINGGI YANG MUNCUL (20-30%) JAUH LEBIH RENDAH DARI SEMUA PERUSAHAAN YANG BERUKURAN KECIL (LEBIH DARI 80%) </li></ul><ul><li>S EPERTI HALNYA MANSFIELD YANG MENUNJUKKAN BAHWA KEUNTUNGAN SOSIAL DARI INOVASI LEBIH BANYAK DARI PRIVATE BENEFITS, SHAPERO BERARGUMEN BAHWA KEGAGALAN BISNIS MENGHASILKAN KEBAIKAN SEPERTI PEMBELAJARAN </li></ul><ul><li>INDIVIDUAL  ENTREPRENEURSHIP DALAM TEKNOLOGI ADALAH PROSES TRIAL AND ERROR, PROSES BELAJAR SAMBIL MELAKUKAN (LEARNING BY DOING)  SPIN OFF PHENOMENON </li></ul>
  20. <ul><li>Changes from present lifestyle: </li></ul><ul><li>Work environment </li></ul><ul><li>Disruption </li></ul>Form a New Company <ul><li>Desirable </li></ul><ul><li>Cultural </li></ul><ul><li>Family </li></ul><ul><li>Teachers </li></ul><ul><li>Possible </li></ul><ul><li>Government </li></ul><ul><li>Background </li></ul><ul><li>Marketing </li></ul><ul><li>Financing </li></ul><ul><li>Role models </li></ul>
  21.  
  22.  
  23.  
  24. Framework Of Technopreneur <ul><li>Technopreneur </li></ul><ul><li>Technology Market </li></ul><ul><li>Action </li></ul><ul><li>Product Business Consumer </li></ul>
  25. Technopreneur ? <ul><li>Orang Yang Memulai/mendirikan Usaha Sendiri( Bisnis ) Yang Berbasiskan Pada Inovasi Teknologi </li></ul><ul><li>Technology Driven </li></ul>
  26. Karakteristik Inovasi Teknologi <ul><li>Memerlukan Lead Time Cukup Lama </li></ul><ul><li>Tidak Pernah Didasari Oleh Satu Pengetahuan Tetapi Oleh Beberapa Pengetahuan Yang Konvergen. </li></ul><ul><li>Tidak Bisa Dilakukan Dengan Coba-Coba </li></ul><ul><li>Memerlukan Manajemen Wirausaha </li></ul>
  27. Aktivitas Inovasi Teknologi <ul><li>Scientific Suggestion </li></ul><ul><li>Design Concept </li></ul><ul><li>Verification </li></ul><ul><li>Laboratory Demonstration </li></ul><ul><li>Prototype to full scale </li></ul><ul><li>Commercial Introduction </li></ul><ul><li>Widespread adoption </li></ul><ul><li>Non Directional Fundamental </li></ul><ul><li>Research </li></ul><ul><li>Directed Applied Research </li></ul><ul><li>Primary Development </li></ul><ul><li>Secondary Development </li></ul><ul><li>Design Engineering </li></ul><ul><li>Laboratory Demonstration </li></ul><ul><li>Design Engineering </li></ul><ul><li>Design of production system </li></ul><ul><li>Quality and Reliability Eng. </li></ul><ul><li>Design of Technical After </li></ul><ul><li>Sales Service </li></ul><ul><li>Provision of After Sales </li></ul><ul><li>Service </li></ul><ul><li>Increamental poduct Improv </li></ul><ul><li>Market Monitoring </li></ul><ul><li>Initial Market definition </li></ul><ul><li>Patenting </li></ul><ul><li>Development of market </li></ul><ul><li>plan </li></ul><ul><li>Design of user education </li></ul><ul><li>and advisory services </li></ul><ul><li>Test Marketing </li></ul><ul><li>Refining Product market </li></ul><ul><li>concept </li></ul><ul><li>Market Launch </li></ul><ul><li>Provision of user education </li></ul><ul><li>and Advisory Services </li></ul><ul><li>Licensing </li></ul>Process R&D -Production Market
  28. Inovasi Teknologi Nondirected Fundamental Research Directed Applied Research Primary Development Secondary Development Design Engineering Tertiary Development & Design Prototype Production Full Production Marketing Patents & Licensing Contract R&D Reliability Engineering & Quality Control After Sales Service Education & Advisory Services Test Marketing Product Market Definition New Product Development
  29. Inovasi dan Manajemen Operasi Test Market Current Production Operations Operation Management Innovation Management Research Development & Design Prototype Production Full Production Future Market Research Product Market Definition New Product Development Current Marketing Operations New Product Lunch Technological Market
  30. INOVASI TEKNOLOGI & TEKNOPRENEUR PROSES EVALUASI INOVASI TEKNOLOGI & TEKNOPRENEUR
  31. Karakteristik Technopreneur <ul><li>N-Ach Yang Tinggi </li></ul><ul><li>Memiliki kemampuan konseptual dan problem solving yang tinggi </li></ul><ul><li>Memiliki wawasan dan cara pikir yang luas </li></ul><ul><li>Percaya diri yang tinggi dan tolerans </li></ul><ul><li>Moderate risks taker </li></ul><ul><li>Realistic </li></ul><ul><li>Moderate interpersonal skill </li></ul><ul><li>Sufficient emotional stability </li></ul>
  32. Industrial Cooperation <ul><li>Basic Modality </li></ul><ul><li>3 K Model </li></ul>
  33. Basic Modality <ul><li>Moral Competency Network </li></ul><ul><ul><li>- Trust - Expertise - Relation </li></ul></ul><ul><ul><li>(Amanah) </li></ul></ul><ul><ul><li>- Attitude - Knowledge - Information </li></ul></ul>
  34. 3 K Model <ul><li>Kenal </li></ul><ul><li>Komunikasi </li></ul><ul><li>Kontrak </li></ul>
  35. Kenal <ul><li>Partner Need Actor </li></ul><ul><li>Candidate Problem Process </li></ul><ul><li>- Individu - Product - User </li></ul><ul><li>- Institution - Service - Buyer </li></ul><ul><li>- Problem - Dec. Maker </li></ul>
  36. Komunikasi <ul><li>Speak by partner’s language </li></ul><ul><li>Need and Contribution </li></ul><ul><li>AIDA model: </li></ul><ul><ul><li>Awareness </li></ul></ul><ul><ul><li>Interest </li></ul></ul><ul><ul><li>Decision </li></ul></ul><ul><ul><li>Action </li></ul></ul><ul><li>Continue/Regular </li></ul>
  37. Kontrak <ul><li>Institution Process Content </li></ul><ul><li>- Individual - Direct Appt. </li></ul><ul><li>- Institutional - Selection </li></ul><ul><li>- Competitive </li></ul>
  38. Content of Contract <ul><li>Problem and Objective </li></ul><ul><li>Out-put and Scope of Work </li></ul><ul><li>Right and Obligation </li></ul><ul><li>Duration </li></ul><ul><li>Performance Measure </li></ul><ul><li>Term of Payment </li></ul>
  39. Key Success Factors <ul><li>Customer Focus </li></ul><ul><li>Trust base (Amanah) </li></ul><ul><li>Competence </li></ul><ul><li>Focus (Khusyu’) </li></ul><ul><li>Urge to excel </li></ul>
  40. Tugas 1 : Individu <ul><li>Cari prospektus perusahaan , kemudian lakukan analisa terhadap : </li></ul><ul><li>1. Naure of Business Activity of business </li></ul><ul><li>2. Stakeholder </li></ul><ul><li>3. Business Function </li></ul><ul><li>4. Corporate Government </li></ul><ul><li>5. Process Management Business </li></ul>

×