• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kingdom fungi
 

Kingdom fungi

on

  • 6,152 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,152
Views on SlideShare
6,106
Embed Views
46

Actions

Likes
1
Downloads
81
Comments
0

1 Embed 46

http://dhianhariani.wordpress.com 46

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kingdom fungi Kingdom fungi Presentation Transcript

    • KINGDOM FUNGI
    • Memahami prinsip-prinsip pengelompokkanmakhluk hidup. Menyajikan ciri umum filum dalam Kingdom Fungi, dan peranannya dalam kehidupan.
    • • Menjelaskan ciri-ciri umum Philum dalam Kingdom Fungi• Membandingkan reproduksi pada jamur• Membuat laporan tertulis hasil pengamatan jenis-jenis jamur di lingkungan sekitarnya (dengan foto/gambarnya).
    • 1. Eukariotik (memiliki membran inti sel) 2. Umumnya multiseluler, ada juga yang uniseluler. 3. Reproduksi dengan pembentukkan spora 4. Tubuh disusun oleh benang- benang yang disebut hifa.Hifa -hifa bersatu membentuk miselium. Ada pula yang miseliumnya berkembang membentuk tubuh buah. 5. Habitat di tempat yang lembab.
    • Badan Buah Sel PenghasilHifa Spora Miselium
    • Anggota Fungi mendapatkan nutrisi melalui 3 cara :1. Saprofit. Menguraikan sisa bagian makhluk hidup yang sudah mati. 2. Parasit. Mengambil nutrisi dari makhluk yang masih hidup. 3. Simbiosis. Hidup bersama makhluk hidup lainnya.
    • Diklasifikasikan berdasarkan cara spora dihasilkan. Ada 4 kelompokFungi, yaitu : 1. Zygomicotina 2. Ascomicotina 3. Basidiomicotina 4. Deuteromicotina
    • Contohnya : Jamur tempe / Rhizopus orizae.Ciri Umum Zygomicotina.• Heterotrof saprofit• Tubuh disusun oleh hifa dan miselium.• Hifa tidak bersekat.• Spora dihasilkan oleh sporangium.• Reproduksi menghasilkan spora dilakukan melalui 2 cara : 1. Aseksual : dilakukan saat kondisi lingkungan mendukung. 2. Seksual : dilakukan bila kondisi lingkungan kurang mendukung
    • Contohnya : Jamur oncom / Neurospora crassa.Ciri Umum Ascomicotina.• Heterotrof saprofit• Ada yang uniseluler (mis : Saccharomyces) dan multiseluler.• Tubuh disusun oleh hifa dan miselium, dan ada yang memiliki tubuh buah.• Hifa bersekat.• Spora dihasilkan oleh konidiospora bila secara aseksual dan sel askus bila spora dihasilkan secara seksual.• Reproduksi menghasilkan spora dilakukan melalui 2 cara : 1. Aseksual : dilakukan saat kondisi lingkungan mendukung. 2. Seksual : dilakukan bila kondisi lingkungan kurang mendukung
    • Anggota Jamur Ascomicotina.(a) Ascomicotina dengan tubuh buah of Aleuria aurantia. (b) Tubuh buah Morchella esculenta, biasanya tumbuh dekat dengan anggrek. (d) Neurospora crassa atau (c) Tuber melanosporum jamur oncom (SEM).
    • Contoh : Jamur Merang / Volvariella volvacheaCiri Umum Basidiomicotina.• Heterotrof saprofit• Multiseluler.• Tubuh disusun oleh hifa dan miselium dan tubuh buah.• Hifa bersekat.• Spora dihasilkan oleh sel basidium melalui reproduksi secara seksual.• Reproduksi menghasilkan spora dilakukan melalui 2 cara : 1. Aseksual : dilakukan saat kondisi lingkungan mendukung. 2. Seksual : dilakukan bila kondisi lingkungan kurang• mendukung
    • Jamur MerangVolvariela volvaceae
    • Contoh Anggota Jamur Basidiomicotina. b. Dictyphora spa. Amanita muscaria, jamur yang sangat beracun d. Puffballs memancarkan sporanya c. Jamur kayu, tumbuh pada kayu Yang sudah mati
    • Jamur Kuping :Auricularia polythrica
    • Bawah tudung jamur Sel BasidiumBasidiomicotina inilah sporadihasilkan oleh sel basidium Spora
    • Yaitu kelompok jamur yang belum diketahui cara reproduksiseksualnya.• Semua jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya dimasukkan ke dalam kelompok ini.
    • Simbiosis Fungi dengan Algae (Lichen)• Fungi jenis tertentu dapat bersimbiosis dengan algae uniseluler membentuk lichen (lumut kerak).• Simbiosis ini bersifat menguntungkan. 1. Bagi algae : mendapatkan suplai air dan mineral. 2. Bagi Fungi : mendapatkan hasil fotosintesis berupa nutrisi.
    • Simbiosis Fungi dengan Akar Tanaman (Mikoriza)• Mikoriza merupakan simbiosis antara fungi dengan akar tanaman.• Simbiosis ini menguntungkan bagi keduanya. 1. Bagi tanaman : meningkatkan penyerapan air dan mineral. 2. Bagi fungi : mendapatkan nutrisi dari tanaman.
    • • Peranan Menguntungkan • Peran Merugikan1. Sebagai pengurai. 1. Menyebabkan penyakit2. Dapat dikonsumsi. pada manusia.3. Menghasilkan obat- 2. Menyebabkan kerusakan obatan. pada tanaman.4. Dapat meningkatkan kesuburan tanaman.
    • Fungi memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi.Fungi memiliki habitat di tempat-tempat lembab, seperti di :tanah, batang pohon, dan pada makanan yang terkontaminasi.Berdasarkan spora (alat reproduksi), fungi dikelompokkandalam :-Zygomycotina-Ascomycotina-Basidiomycotina-Deuteromycotina