• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Contoh Karya Tulis Study Tour
 

Contoh Karya Tulis Study Tour

on

  • 20,862 views

 

Statistics

Views

Total Views
20,862
Views on SlideShare
20,862
Embed Views
0

Actions

Likes
3
Downloads
162
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Contoh Karya Tulis Study Tour Contoh Karya Tulis Study Tour Document Transcript

    • By : xDLMx_dhansheiA3Yang Meliputi Kota-kota berikut :Cirebon, Yogyakarta, SemarangDisusun oleh: DEDE ADI NUGRAHA ANTON SUDARWANTO MOCH EDWIN OP FACHRI NURIMANUDIN AZIS USADI MUHAMMAD SANDI MKarya Tulis ini dibuat untuk memenuhi laporan kegiatan Study Tour dan sekaligus memenuhisalah satu tugas Mata Pelajaran Bahasa IndonesiaPEMERINTAH KABUPATEN MAJALENGKADINAS PENDIDIKANSMA NEGERI 1 SUKAHAJITahun Pelajaran 2012-2013
    • By : xDLMx_dhansheiA3LEMBAR PENGESAHANDalam laporan karya tulis berdasarkan Study Tour SMAN 1 Sukahajipada tahun 2012, penulis mengangkat judul“Laporan Study Tour yang meliputi kota-kota berikut : Cirebon,Yogyakarta, Semarang”Telah diterima dan disahkanOleh :Guru Pembimbing Yang BersangkutanDudung Abdul Hamid, S.Pd Peneliti/PenyusunNIP: -Mengetahui :Kepala SekolahDrs. Entis Diat TW, S.Pd.INIP: -
    • By : xDLMx_dhansheiA3KATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telahmelimpahkan rahmat dan hidayah-Nya serta karunian-Nya sehingga kami dapatmenyelesaikan karya tulis yang berjudul “ Laporan Kegiatan Studi Tour ” inidengan baik tanpa ada halangan.Laporan Kegiatan Studi Tour ini berisi tentang seluruh kegiatan studi Tour yangdilaksanakan siswa-siswi Kelas XI SMAN 1 Sukahaji.Terselesaikannya laporan ini tentu tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Olehkarena itu, kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada:1. Kepada tim/kelompok yang sangat kompak dalam pengerjaan karya tulis inidengan baik.2. Narasumber terpecaya dalam pengerjaan ini yang sudah banyak membantu.3. Bapak Dudung Abdul Hamid, S.PdLaporan ini disusun untuk melengkapi tugas mata pelajaran BahasaIndonesia. Selain itu, kami berharap semoga laporan karya wisata ini dapatbermanfaat bagi semua pihak dan menjadi referensi untuk menambah wawasandan ilmu pengetahuan.Oleh karena itu, kami mengharap segala kritik dan saran yang membangundan dapat menjadikan laporan ini jauh lebih baik lagi. Kami mohon maaf setulus-tulusnya atas kesalahan maupun kekurangan dalam penyusunan laporan ini.Semoga dengan kami membuat karya ilmiah ini dapat bermanfaat danmemberikan motivasi bagi para pembacanya, khususnya bagi kami dan bagi paragenerasi muda yang akan datang.Penyusun,
    • By : xDLMx_dhansheiA3DAFTAR ISILEMBAR PENGESAHANKATA PENGANTARDAFTAR ISIBAB I PENDAHULUANI. Latar BelakangII. Pembatasan MasalahIII. Tujuan dan Manfaat PenulisanIV. Metode PenelitianBAB II PEMBAHASANI. CIREBON1. Masjid Kasepuhana. Sejarahb. ArsitekII. YOGYAKARTA1. Pantai Parangtritisa. Sejarahb. Keistimewaanc. Lokasi dan Fasilitas2. Taman Pintara. Sejarahb. Visi dan Misic. Tujuand. Maskote. Logo3. Malioboroa. Pengenalanb. Keterangan4. Borobudura. Profilb. Sejarahc. Namad. Strukture. Relieff. Tahapan Pembangunan CandiIII. SEMARANG1. Lawang Sewua. Sejarahb. Penjara Bawah TanahBAB III PENUTUPA. KesimpulanB. SaranC. LampiranDAFTAR PUSTAKA
    • By : xDLMx_dhansheiA3BAB IPENDAHULUANI. Latar BelakangKegiatan study tour selain bertujuan untuk rekreasi juga bertujuan untuk menambahpengetahuan siswa. Study tour sebenarnya adalah kegiatan belajar diluar jam efektif sekolah.atau juga bisa disebut belajar sambil bermain. Suatu kegiatan belajar yang dilakukan di luarruangan dengan mengamati objek secara langsung. Sistem ini bertujuan untuk melatih daya pikirpara siswa.Kegiatan study tour merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan mutu lulusanSMA sesuai dengan Permen Diknas RI Nomor 39 tahun 2008 tentang wisata siswa pada SeksiPembinaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara dan Tentang Pembuatan Karya Tulis padaSeksi Bidang kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Study tour menjadi sarana agar para siswabisa meningkatkan daya fikir dan kreatifitas mereka.Setiap tahunnya SMAN 1 Sukahaji selalu mengadakan kegiatan study tour. Study tourhanya diperuntukkan bagi siswa-siswi kelas XI. Guru menugaskan para siswa agar membuatlaporan kegiatan study tour ini setelah selesai melakukan kegiatan studi lapangan/study tour.Laporan kegiatan study tour sangat berguna bagi para siswa khususnya dimasa yang akan datang.Siswa akan mendapat banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Siswa juga mendapatkenangan yang tidak terlupakan bersama teman-teman dan guru-guru mereka.II. Pembatasan MasalahPenulis akan menjelaskan pembatasan masalah atau ruang lingkup pembahasan ini.Ruang lingkup pembahasan ini adalah keunggulan dan kelebihan obyek wisata yang ada diYogyakarta, serta hubungannya dengan dunia pendidikanYang dimaksud dengan keindahan dan keunikan obyek wisata ini ada hubungannyadengan dunia pendidikan adalah tentang ciri khas dan kesan-kesan yang dapat memberikanmanfaat atau menambah banyak wawasan dan pengetahuan.Dengan demikian penulis banyak mengambil manfaat dan mengetahui yangsesungguhnya ap ayang tersimpan dari obyek wisata tersebut.III. Tujuan dan Manfaat PenulisanPada dasarnya manusia dalam segala kegiatan hidupnya masing-masing mempunyaitujuan yang hendak dicapai, sebab tujuan tersebut mempunyai peranan yang sangat pentingdalam menentukan langkah-langkah yang harus diupayakan, sehingga kegiatan tersebut menjadiefektif dan efisien.Tujuan dan manfaat penulis membuat Karya Tulis adalah :1. Penulis dapat menjelaskan dan menguraikan dari keindahan dan keunikan obyek wisatatersebut.2. Penulis dapat menjelaskan tentang pengaruh dan manfaat dari obyek wisata tersebutdengan dunia pendidikan.3. Penulis dapat menjelaskan tentang apa yang sebenarnya tersimpan dalam obyek wisatatersebut.
    • By : xDLMx_dhansheiA34. Menambah wawasan atau pengetahuan yang luas khususnya bagi penulis sendiri danumum bagi para pembaca yang budiman.5. Penulis dapat belajar dan mengasah otak dari apa yang kita lihat, kita dengar, dan kitabaca untuk menimbulkan suatu gagasan atau ide dalam menciptakan / mengembangkansuatu bakat / kemampuan seseorang.6. Penulis dapat mengenang peristiwa-peristiwa dahulu dan mengajak kita untuk berfikirlebih luas dalam mengatasi dan memperbaikinyaIV. Metode PenelitianUntuk mengumpulkan sejumlah data dalam penelitian ini, penulis mempergunakanteknik-teknik sebagai berikut:a. ObservasiYaitu mengumpulkan data dengan cara mengadakan pengamatan masalah ataumengadakan penyelidikan langsung ke tempat yang dijadikan objek penelitian. Dengan tehnikini, penulis berusaha terjun ke lapangan untuk melihat langsung kenyataan yang ada.b. WawancaraYaitu merupakan proses tanya jawab lisan, dimana dua orang atau lebih berhadapan fisik,saling bertemu. Alasan menggunakan tehnik ini karena yang dijadikan sumber sangat terbatas,serta memungkinkan untuk diwawancarai. Data yang diperlukan perlu penjelasan dan perluadanya komunikasi timbal balik antara penanya dan orang yang ditanya.c. Melalui internetYaitu mengumpulkan data dengan mencari di internet agar lebih akurat dan bisamelengkapi karya tulis yang kami buat ini.
    • By : xDLMx_dhansheiA3BAB IPEMBAHASANI. CIREBON1. Masjid Kasepuhan (Masjid Agung Sang Cipta Rasa)A. Sejarah Masjid Kasepuhan (Masjid Agung Sang Cipta Rasa)Masjid Agung Sang Cipta Rasa merupakan masjid tertua di Cirebon. Masjid ini terletakdi sebelah barat alun-alun Keraton Kasepuhan Cirebon dan dibangun sekitar tahun 1480 M. WaliSongo berperan besar terhadap pembangunan masjid ini. Sunan Gunung Jati yang bertindaksebagai ketua pembangunan masjid ini menunjuk Sunan Kalijaga sebagai arsiteknya.Nama masjid ini sendiri diambil dari kata “sang” yang artinya keagungan, “cipta” yang artinyadibangun, dan “rasa” yang artinya digunakan.Pembangunan masjid ini melibatkan 500 pekerja dari Demak, Majapahit, dan Cirebon sendiri.Selain itu, yang cukup menarik, didatangkan Raden Sepat (Raden Sepet). Raden Sepatmerupakan arsitek Majapahit yang menjadi tahanan perang Demak-Majapahit. Raden Sepatdidatangkan dari Demak. Tindakan ini dilakukan oleh Demak sebagai imbalan kepada Cirebonkarena telah membantu mengirim pasukan dalam penyerangan ke Majapahit.Raden Sepat berperan dalam membawa tukang-tukang dari Majapahit. Bahkan, menurut ceritadalam babad dikatakan bahwa serambi utama masjid itu berasal dari kota Majapahit. RadenSepat merancang ruang utama masjid berbentuk bujur sangkar dengan luas 400 meter persegi.Tempat imam menghadap barat dengan tingkat kemiringan 30 derajat arah barat laut.Intinya, masjid ini mempunyai lima ruangan, yaitu satu ruangan utama, tiga serambi, dan saturuang belakang. Pada ruang utama terdapat sembilan pintu. Sembilan pintu ini melambangkanWali Songo. Di bagian mihrab terdapat ukiran berbentuk bunga teratai yang dibuat oleh SunanKalijaga. Di bagian mihrab juga terdapat ubin yang bertanda khusus yang melambangkan tigaajaran pokok agama, yaitu iman, islam, dan ihsan. Di masjid ini juga terdapat tempat wudhuyang airnya tak pernah kering dan sumur zam-zam yang ramai dikunjungi orang kala Ramadantiba.
    • By : xDLMx_dhansheiA3Bagian atas masjid disangga oleh empat pilar yang dibuat dari tatal, yaitu pecahan kayu kecil-kecil yang disatukan sehingga kuat untuk menjadi satu tiang utama. tiang tatal (saka tatal) inidibuat oleh Sunan Kalijaga. Saka tatal melambangkan kesatuan atau kegotong-royongan. Daribeberapa sudut pandang, gaya bangunan masjid sedikit menyerupai gaya bangunan tradisisebelum Islam.Dalam buku Sejarah Nasional Indonesia Jilid III, Gaya bangunan dan beberapa ukiran yangmenunjukkan kelanjutan tradisi sebelum Islam salah satunya bertujuan untuk menarik perhatianmasyarakat yang belum masuk Islam atau yang baru saja masuk Islam sehingga mereka senangmengunjungi masjid yang gayanya masih mengingatkan unsur bangunan candi.Keunikan lain dari masjid ini adalah tidak mempunyai kubah. Tidak adanya kubah di MasjidAgung Sang Cipta Rasa ini diawali oleh cerita kumandang adzan pitu (adzan tujuh). Menurutinformasi dari buku Babad Cirebon, adzan tujuh atau dikenal dengan sebutan adzan pitu berawalsejak masa awal perkembangan Islam di Cirebon.Konon di Masjid Agung Sang Cipta Rasa dahulu ada musibah yang menyebabkan tiga orangmuadzin tewas berturut-turut secara misterius. Ketika masjid ini didirikan, memangmasyarakatnya sebagian besar belum memeluk agama Islam. Mereka menolak pembangunanmasjid ini. Penolakan itu diwujudkan melalui kekuatan sihir yang menyebabkan kematianmisterius tiga muadzin masjid ini. Banyak warga yang resah karena masalah ini.Akhirnya para wali meminta petunjuk Allah atas masalah yang terjadi. Para wali menganggapada satu kekuatan yang menolak Islam berkembang di daerah Cirebon. Sunan Kalijaga mendapatpetunjuk untuk segera mengumandangkan adzan yang diserukan oleh tujuh orang muadzinsebelum sholat. Pada saat akan melaksanakan shalat Subuh, adzan pitu (tujuh) dikumandangkan.Bersamaan dengan itu, dentuman besar terdengar dari kubah masjid. Seketika binasalah kekuatangaib yang disebarkan oleh makhluk halus bernama Menjangan Wulung. Ternyata selama iniMenjangan Wulung bertengger di atas kubah tersebut. Setelah Menjangan Wulung dapatdikalahkan, pemiliknya masuk Islam.Menurut cerita, karena ledakan dahsyat tersebut, kubah masjid terlempar ke Banten. Itu sebabnyamengapa hingga saat ini Masjid Agung Sang Cipta Rasa tidak mempunyai kubah sedangkanMasjid Agung Banten memiliki dua kubah. Sampai sekarang tradisi adzan pitu masihdilaksanakan. Kalau dahulu adzan pitu itu dikumandangkan ketika shalat Subuh, saat ini adzanpitu dikumandangkan pada saat shalat Jumat, oleh tujuh orang dengan berpakaian serba putih.B. Arsitek Masjid Kasepuhan (Masjid Agung Sang Cipta Rasa)Masjid Agung Sang Cipta Rasa terletak di sebelah utara Keraton Kasepuhan. Masjid initerdiri dari dua ruangan, yaitu beranda dan ruangan utama. Untuk menuju ruangan utama,terdapat sembilan pintu, yang melambangkanWali Songo. Masyarakat Cirebon tempo dulu
    • By : xDLMx_dhansheiA3terdiri dari berbagai etnik. Hal ini dapat dilihat pada arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasayang memadukan gaya Demak,Majapahit, dan Cirebon.Kekhasan masjid ini terletak pada atapnya yang tidak memiliki memolo berupa kubah,sebagaimana yang lazim ditemui pada atap masjid-masjid di Pulau Jawa. Konon, dahulunyamasjid ini berkubah. Namun, saat azan pitu (tujuh) salat Subuh digelar untuk mengusir AjiMenjangan Wulung, kubah tersebut pindah ke Masjid Agung Banten yang sampai sekarangmasih memiliki dua kubah. Karena cerita tersebut, sampai sekarang setiap salat Jumat di MasjidAgung Sang Cipta Rasa digelar Azan Pitu. Yakni, azan yang dilakukan secara bersamaan olehtujuh orang muazin berseragam serba putih.Pada bagian mihrab masjid, terdapat ukiran berbentuk bunga teratai yang dibuat oleh SunanKalijaga. Selain itu, di bagian mihrab juga terdapat tiga buah ubin bertanda khusus yangmelambangkan tiga ajaran pokok agama, yaitu Iman, Islam, dan Ihsan. Konon, ubin tersebutdipasang oleh Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, dan Sunan Kalijaga pada awal berdirinyamasjid.Di beranda samping kanan (utara) masjid, terdapat sumur zam-zam atau Banyu Cis Sang CiptaRasa yang ramai dikunjungi orang, terutama pada bulan Ramadhan. Selain diyakini berkhasiatuntuk mengobati berbagai penyakit, sumur yang terdiri dari dua kolam ini juga dapat digunakanuntuk menguji kejujuran seseorang.II. YOGYAKARTA1. Pantai ParangtritisA. SejarahSejarah nama Parangtritis bisa dibilang cukup menarik. Konon, ada seorang pelarian dariKerajaan Majapahit bernama Dipokusumo yang melakukan semedi di kawasan ini. Ketikasedang bersemedi, ia melihat air yang menetes (tumaritis) dari celah-celah batu karang (parang).Kemudian ia memberi nama daerah tersebut Parangtritis yang berarti air yang menetes dari batu.Pantai Parangtritis diyakini merupakan perwujudan dari kesatuan trimurti yang terdiri dariGunung Merapi, Keraton Jogja, dan Pantai Parangtritis itu sendiri. Masyarakat setempatmeyakini Pantai Parangtritis merupakan bagian dari daerah kekuasaan Ratu Selatan atau yangdikenal dengan nama Nyai Roro Kidul. Menurut mereka, Nyai Roro Kidul menyukai warnahijau, oleh karena itu wisatawan yang berkunjung ke Parangtritis disarankan tidak memakai baju
    • By : xDLMx_dhansheiA3berwarna hijau. Selain sarat dengan kisah misteri Nyai Roro Kidul, Pantai Parangtritis jugadikisahkan sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaatsetelah Panembahan Senopati selesai menjalani pertapaan. Selain terkenal sebagai tempatrekreasi, Parangtritis juga merupakan tempat keramat. Banyak pengunjung yang datang untukbermeditasi. Pantai ini merupakan salah satu tempat untuk melakukan upacara Labuhan dariKeraton Jogjakarta.B. KeistimewaanParangtritis adalah sebuah pantai yang landai dan mempesona dikombinasikan denganbukit berbatu, bukit pasir, dengan pasir berwarna hitam. Pantai Parangtritis yang cantik memilikibanyak fenomena yang menarik, baik pemandangan alamnya maupun kisah supranaturalnya.Ombak Parangtritis selalu membawa kayu dan bambu menuju darat yang mungkin berasal daripantai lain di dekatnya. Beberapa kayu diambil dan dibawa oleh penduduk setempat untukkemudian digunakan di rumah mereka sendiri. Pantai Parangtritis juga merupakan sebuahkawasan wisata yang sempurna untuk menikmati matahari tenggelam (sunset) yang sangatromantis.Komplek yang termasuk kawasan wisata Pantai Parangtritis meliputi: Pantai Parangtritis, PantaiParangkusumo, Pantai Depok, Dataran Tinggi Gembirowati, Petilasan Parangkusumo,Pemandian Parangwedang, Makam Syeh Maulana Magribi, Makam Syeh Bela Belu, Makam KiAgeng Selohening, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Depok, dan Gumuk Pasir (barchan). DiParangkusumo terdapat kolam permandian air panas (belerang) yang diyakini dapatmenyembuhkan berbagai penyakit dalam. Kolam ini diketemukan dan dipelihara oleh SultanHamengku Buwono VII. Adanya komplek kerajinan kerang, hotel bertaraf Internasional (Queenof South), serta penyewaan paralayang, dokar wisata, kuda, dan motor ATV (All-terrainVechile), juga para penjual jagung bakar dan jajanan-jajanan tradisional lainnya di Parangtritisikut menyemarakkan pariwisata di wilayah ini.Anda juga dapat sedikit naik ke bukit kecil yang berada di sisi utara Pantai Parangtritis. Di sanabanyak tersedia warung-warung kecil yang menawarkan pemandangan pantai yang menakjubkandari atas bukit. Sambil menikmati sebutir kelapa muda dan jajanan ringan khas, Anda dapatmerasakan angin pantai yang kencang berhembus sambil menyaksikan pemandangan sepanjanggaris Pantai Parangtritis yang terlihat semua dari atas bukit tersebut. Jika Anda menginginkanmedan yang lebih menantang, Anda bisa juga mengungjungi Bukit Parangndog, yang terletak disebelah timur Pantai Parangtritis, pada perbatasan antara Kabupaten Bantul dan KabupatenGunungkidul. Di Bukit Parangndog ini, terdapat sebuah tempat yang dikhususkan untuk olahragaparalayang dan gantole. Untuk mencapai kawasan tersebut medannya cukup berat danmenantang, namun sesampainya di atas, semua akan terbayar lunas dengan pemandangansamudera luas tanpa batas dan tak terhalang apapun, cocok sebagai tempat untuk menantimatahari tenggelam. Selain itu, Anda juga akan disambut oleh warung sederhana dengan sapaanIbu penunggunya yang ramah. Di situ juga merupakan tempat parkir motor dan mobil. Denganberjalan kaki naik ke atas diantara bebatuan kapur, Anda akan mencapai tempat yang digunakanuntuk take off gantole.C. Lokasi dan FasilitasKawasan wisata Pantai Parangtritis terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek,Kabupaten Bantul, Jogjakarta, sekitar 27 km sebelah selatan Kota Jogjakarta dengan jalan yangrelatif datar sehingga sangat mudah dicapai. Dari arah Kota Yogyakarta terdapat dua jalur yang
    • By : xDLMx_dhansheiA3dapat dilalui untuk mencapai kawasan ini. Jalur yang pertama adalah jalur lurus Jogjakarta –Jalan Parangtritis – Kretek – Parangtritis. Jalur ini merupakan jalur utama yang biasa digunakanwisatawan maupun masyarakat luas pada umumnya. Jalur yang kedua adalah jalur Jogjakarta –Imogiri – Siluk – Parangtritis. Jalur ini memang lebih jauh namun menjanjikan panorama alamyang juga jauh lebih indah dan menakjubkan. Sepanjang perjalanan naik turun bukit tersebut(jangan khawatir karena jalannya sudah lebar dan beraspal halus) mata Anda akan dimanjakandengan areal persawahan yang luas menghijau, sungai yang mengalir indah, serta deretan bukitkarst. Dari atas bukit, Anda akan bisa menyaksikan pemandangan pohon-pohon yang menghijaudari bukit-bukit di bawahnya. Udara dijamin sangat sejuk dan segar, terlebih jika Anda pergipada waktu pagi hari atau sore hari. Selain itu Anda juga akan melewati lokasi Makam Raja-RajaImogiri.Fasilitas di kawasan wisata ini sudah cukup lengkap. Di sekitar pantai, terdapat banyaksekali hotel dan penginapan dengan berbagai range harga, termasuk hotel dan penginapan yangterletak di atas bukit yang menawarkan pemandangan pantai yang sangat indah. Di sekitarkawasan pantai, Anda juga bisa menemukan berbagai macam toko souvenir dan oleh-oleh khasJogjakarta (Bantul), toko-toko kelontong, dan warung-warung makan. Khusus mengenaimakanan, sebaiknya Anda tidak melewatkan wisata kuliner di Pantai Depok yang menyediakanikan dan makanan laut segar lainnya, langsung dibeli dan dimasak di tempat, dengan pilihanbumbu masakan yang sangat lezat. Anda bisa membeli berbagai jenis ikan, udang, cumi-cumi,atau kepiting di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Depok dan menyewa jasa masak (yang sekaligusmenyediakan tempat makan lesehan, nasi, sambal, lalapan, dan berbagai jenis minumantermasuk kelapa muda segar) di warung-warung yang berjejer di sepanjang Pantai Depok.Menyantap seafood segar dan fresh from the kitchen ditemani sebutir kelapa muda sambilmenyaksikan pemandangan laut sungguh merupakan pengalaman tak terlupakan. Dan jangankhawatir soal harga, karena harga seafood segar dan mantap di Pantai Depok ini relatif murahdan terjangkau. Di Pantai Depok juga terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macamjajanan khas pantai, seperti ikan goreng, undur-undur goreng, peyek ikan , dan sebagainya.Tersedia juga di sini rujak (buah-buahan segar dengan bumbu manis pedas) dengan harga yangsangat terjangkau.Kawasan wisata Pantai Parangtritis juga menyediakan lahan parkir yang luas dan penyewaankamar mandi. Sedangkan di bibir pantai Anda bisa menyewa dokar (kereta kuda), motor ATV,kuda, maupun paralayang yang sangat menantang adrenalin. Berfoto-foto di kawasan gumukpasir membuat Anda seolah-olah sedang berfoto-foto di gurun pasir di Afrika, tak heran tempatini sering digunakan untuk foto-foto prewedding. Disarankan Anda tidak berenang terlalu kedalam, karena ombak Pantai Parangtritis cukup berbahaya.Tiket masuk kawasan wisata Pantai Parangtritis (meliputi seluruh kompleks) adalah Rp. 3000, -per orang ditambah biaya asuransi sebesar Rp. 250, - per orang. Sedangkan retribusi untuksepeda motor adalah Rp. 500, -, mobil Rp. 1000, -, dan bus pariwisata Rp. 2000, -. Untukmenyewa kuda atau dokar, Anda bisa membayar Rp. 20.000, - untuk satu kali putaran bolakbalik, dan untuk menyewa mobil ATV tarifnya adalah sekitar Rp. 50.000, - hingga Rp. 100.000,- per setengah jam.
    • By : xDLMx_dhansheiA32. Taman PintarA. SejarahSejak terjadinya ledakan perkembangan sains sekitar tahun 90-an, terutama TeknologiInformasi, pada gilirannya telah menghantarkan peradaban manusia menuju era tanpa batas.Perkembangan sains ini adalah sesuatu yang patut disyukuri dan tentunya menjanjikankemudahan-kemudahan bagi perbaikan kualitas hidup manusia.Menghadapi realitas perkembangan dunia semacam itu, dan wujud kepedulian terhadappendidikan, maka Pemerintah Kota Yogyakarta menggagas sebuah ide untuk Pembangunan"Taman Pintar".Disebut "Taman Pintar", karena di kawasan ini nantinya para siswa, mulai pra sekolah sampaisekolah menengah bisa dengan leluasa memperdalam pemahaman soal materi-materi pelajaranyang telah diterima di sekolah dan sekaligus berekreasi.Dengan Target Pembangunan Taman Pintar adalah memperkenalkan science kepada siswa mulaidari dini, harapan lebih luas kreatifitas anak didik terus diasah, sehingga bangsa Indonesia tidakhanya menjadi sasaran eksploitasi pasar teknologi belaka, tetapi juga berusaha untuk dapatmenciptakan teknologi sendiri.Bangunan Taman Pintar ini dibangun di eks kawasan Shopping Center, dengan pertimbangantetap adanya keterkaitan yang erat antara Taman Pintar dengan fungsi dan kegiatan bangunanyang ada di sekitarnya, seperti Taman Budaya, Benteng Vredeburg, Societiet Militer dan GedungAgung.Relokasi area mulai dilakukan pada tahun 2004, dilanjutkan dengan tahapan pembangunanTahap I adalah Playground dan Gedung PAUD Barat serta PAUD Timur, yang diresmikan dalamSoft Opening I tanggal 20 Mei 2006 oleh Mendiknas, Bambang Soedibyo.Pembangunan Tahap II adalah Gedung Oval lantai I dan II serta Gedung Kotak lantai I, yangdiresmikan dalam Soft Opening II tanggal 9 Juni 2007 oleh Mendiknas, Bambang Soedibyo,bersama Menristek, Kusmayanto Kadiman, serta dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri SultanHamengku Buwono X.Pembangunan Tahap III adalah Gedung Kotak lantai II dan III, Tapak Presiden dan GedungMemorabilia.
    • By : xDLMx_dhansheiA3Dengan selesainya tahapan pembangunan, Grand Opening Taman Pintar dilaksanakan padatanggal 16 Desember 2008 yang diresmikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.B. Visi dan MisiVisiSebagai wahana ekspresi, apresiasi dan kreasi sains yang terbaik se-Asia Tenggara dalamsuasana yang menyenangkanMisi Pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang sains dan teknologi Penyediaan alat peraga pembelajaran yang berkualitas Menumbuhkembangkan minat anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi,percobaan dan permainan yang menyenangkanMottoMencerdaskan dan Menyenangkan (dengan pendekatan Niteni, Niroake, Nambahi)Kebijakan MutuTaman Pintar bertekad memberikan pelayanan wisata pendidikan dengan alat peragapembelajaran yang terbaik demi kepuasan pelanggan.C. Tujuan Menyediakan sarana pembelajaran sains bagi siswa yang mendukung kurikulum pendidikan. Memotivasi anak dan generasi muda untuk mencintai sains Membantu guru dalam mengembangkan pengajaran di bidang sains Memberi alternatif wisata sainsD. MaskotMaskot Taman Pintar adalah burung hantu bernama Tepi.Burung Hantu adalah spesies burung yang banyak melakukan aktivitas di malam haridengan kepekaan yang dimilikinya ia mempelajari alam sekitar dengan merasakan semuakejadian alam yang ada di sekelilingnya.Makna MaskotBurung Hantu sebagai lambang ilmu pengetahuan mampu mewakili fungsi Taman Pintarsebagai wahana apresiasi, ekspresi dan kreasi sains bagi para pelajar di Kota Yogyakarta.Sayap yang mengepak terbuka, simbol untuk menyambut semua pelajar untuk berproses diTaman Pintar.
    • By : xDLMx_dhansheiA3Mata yang membelalak lebar mencerminkan semangat untuk belajar yang tidak mengenal lelah.Blangkon sebagai identitas lokal Taman Pintar yang berada di Kota YogyakartaTas sebagai salah satu atribut yang identik dengan pelajar .Model eksekusi dengan ilustrasi menampilkan kesan muda, dinamis serta penuh fantasi.Warna coklat melambangkan kehangatan dari proses apresiasi dan ekspresi sains di TamanPintar.E. LogoMerupakan penyederhanaan bentuk dari FIREWORKS (Kembang Api)Makna LogoKembang api adalah simbolisasi dari intelegensi dan imajinasi.Dalam Bahasa JAWA, kembang api menggambarkan MLETHIK = PINTAR = PADHANGMAK BYAAR = PINTAR.KEMBANG API merupakan sesuatu yang menyenangkan, MENGHIBUR, sesuai dengan VISITAMAN PINTAR sebagai wahana ekspresi, apresiasi dan kreasi sains dalam suasana yangmenyenangkan.Gambar LOGO yang muncul ke luar mengandung makna OUTWARD LOOKING, selalumelihat ke luar untuk terus belajar mengikuti dinamika perubahan di luar dirinya.Gambar LOGO tampak seperti matahari mengandung makna menyinari sepanjang masa.Jari jemari kembang api melambangkan KESELARASAN antara INTELEGENSI danSOCIALLIFE, diharapkan pengguna Taman Pintar mempunyai IQ, SQ, dan EQ.Efek PERSPEKTIF adalah simbolisasi "sesuatu yang tinggi", CITA-CITA, pengharapan bahwaTaman Pintar akan membantu generasi muda Indonesia, khususnya Yogyakarta dalam meraihcita-citanya.Miring ke kanan sebagai visualisasi pergerakan ke arah yang lebih baik.Warna gabungan HIJAU - BIRU melambangkan PERTUMBUHAN TAK TERBATAS.
    • By : xDLMx_dhansheiA33. MalioboroA. PengenalanBerasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga, Malioboro menjadi kembangyang pesonanya mampu menarik wisatawan. Tak hanya sarat kisah dan kenangan, Malioborojuga menjadi surga cinderamata di jantung Kota Jogja.MalioboroMenyusuri Jalan Karangan Bunga dan Surga Cinderamata di Jantung Kota JogjaSebelum berubah menjadi jalanan yang ramai, Malioboro hanyalah ruas jalan yang sepi denganpohon asam tumbuh di kanan dan kirinya. Jalan ini hanya dilewati oleh masyarakat yang hendakke Keraton atau kompleks kawasan Indische pertama di Jogja seperti Loji Besar (BentengVredeburg), Loji Kecil (kawasan di sebelah Gedung Agung), Loji Kebon (Gedung Agung),maupun Loji Setan (Kantor DPRD). Namun keberadaan Pasar Gede atau Pasar Beringharjo disisi selatan serta adanya permukiman etnis Tionghoa di daerah Ketandan lambat launmendongkrak perekonomian di kawasan tersebut. Kelompok Tionghoa menjadikan Malioborosebagai kanal bisnisnya, sehingga kawasan perdagangan yang awalnya berpusat di Beringharjodan Pecinan akhirnya meluas ke arah utara hingga Stasiun Tugu.Melihat Malioboro yang berkembang pesat menjadi denyut nadi perdagangan dan pusatbelanja, seorang kawan berujar bahwa Malioboro merupakan baby talk dari "mari yok borong".Di Malioboro Anda bisa memborong aneka barang yang diinginkan mulai dari pernik cantik,cinderamata unik, batik klasik, emas dan permata hingga peralatan rumah tangga. Bagipenggemar cinderamata, Malioboro menjadi surga perburuan yang asyik. Berjalan kaki di bahujalan sambil menawar aneka barang yang dijual oleh pedagang kaki lima akan menjadipengalaman tersendiri. Aneka cinderamata buatan lokal seperti batik, hiasan rotan, perak,kerajinan bambu, wayang kulit, blangkon, miniatur kendaraan tradisional, asesoris, hinggagantungan kunci semua bisa ditemukan dengan mudah. Jika pandai menawar, barang-barangtersebut bisa dibawa pulang dengan harga yang terbilang murah.Selain menjadi pusat perdagangan, jalan yang merupakan bagian dari sumbu imajiner yangmenghubungkan Pantai Parangtritis, Panggung Krapyak, Kraton Yogyakarta, Tugu, dan GunungMerapi ini pernah menjadi sarang serta panggung pertunjukan para seniman Malioboro pimpinanUmbu Landu Paranggi. Dari mereka pulalah budaya duduk lesehan di trotoar dipopulerkan yangakhirnya mengakar dan sangat identik dengan Malioboro. Menikmati makan malam yangromantis di warung lesehan sembari mendengarkan pengamen jalanan mendendangkan lagu"Yogyakarta" milik Kla Project akan menjadi pengalaman yang sangat membekas di hati.
    • By : xDLMx_dhansheiA3Malioboro adalah rangkaian sejarah, kisah, dan kenangan yang saling berkelindan di tiapbenak orang yang pernah menyambanginya. Pesona jalan ini tak pernah pudar oleh jaman.Eksotisme Malioboro terus berpendar hingga kini dan menginspirasi banyak orang, sertamemaksa mereka untuk terus kembali ke Yogyakarta. Seperti kalimat awal yang ada dalam sajakMelodia karya Umbu Landu Paranggi "Cintalah yang membuat diriku betah sesekali bertahan",kenangan dan kecintaan banyak orang terhadap Malioboro lah yang membuat ruas jalan ini terusbertahan hingga kini.B. KeteranganKarnaval dan acara yang berlangsung di Kawasan Malioboro biasanya bersifat insidentaldengan waktu pelaksanaan yang tidak menentu. Namun ada beberapa kegiatan yang rutindiselenggarakan setiap tahun seperti Jogja Java Carnival yang selalu dilaksanakan tiap bulanOktober, Festival Kesenian Yogyakarta pada bulan Juni hingga Juli, serta Pekan KebudayaanTionghoa yang dilaksanakan berdekatan dengan perayaan tahun baru China (Imlek).4. BorobudurA. ProfilCandi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orangmendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini.Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah,Borobudur memang memikat hati.Jauh sebelum Angkor Wat berdiri di Kamboja dan katedral-katedral agung ada di Eropa,Candi Borobudur telah berdiri dengan gagah di tanah Jawa. Bangunan yang disebut UNESCOsebagai monumen dan kompleks stupa termegah serta terbesar di dunia ini ramai dikunjungi olehpeziarah pada pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11. Umat Buddha yang inginmendapatkan pencerahan berduyun-duyun datang dari India, Kamboja, Tibet, dan China. Tidakhanya megah dan besar, dinding Candi Borobudur dipenuhi pahatan 2672 panel relief yang jikadisusun berjajar akan mencapai panjang 6 km! Hal ini dipuji sebagai ansambel relief Buddhaterbesar dan terlengkap di dunia, tak tertandingi dalam nilai seni.Relief yang terpahat di dinding candi terbagi menjadi 4 kisah utama yakni Untukmengikuti alur jalinan kisah yang terpahat pada dinding candi, pengunjung harus berjalanmengitari candi searah jarum jam atau yang dikenal dengan istilah pradaksina. Masuk melaluipintu timur, berjalan searah jarum jam agar posisi candi selalu ada di sebelah kanan, hingga tiba
    • By : xDLMx_dhansheiA3di tangga timur dan melangkahkan kaki naik ke tingkat berikutnya. Hal ini dilakukan berulang-ulang hingga semua tingkat terlewati dan berada di puncak candi yang berbentuk stupa induk.Sesampainya di puncak, layangkanlah pandangan ke segala arah maka akan terlihat deretanPerbukitan Menoreh, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, dan GunungMerbabu yang berdiri tegak mengitari candi. Gunung dan perbukitan tersebut seolah-olahmenjadi penjaga yang membentengi keberadaan Candi Borobudur.Berdasarkan prasasti Kayumwungan yang bertanggal 26 Mei 824, Candi Borobudurdibangun oleh Raja Samaratungga antara abad ke-8 hingga abad ke-9, berbarengan dengan CandiMendut dan Candi Pawon. Proses pembangunan berlangsung selama 75 tahun di bawahkepemimpinan arsitek Gunadarma. Meski belum mengenal komputer dan peralatan canggihlainnya, Gunadarma mampu menerapkan sistem interlock dalam pembangunan candi. Sebanyak60.000 meter kubik batu andesit yang berjumlah 2.000.000 balok batu yang diusung dari SungaiElo dan Progo dipahat dan dirangkai menjadi puzzle raksasa yang menutupi sebuah bukit kecilhingga terbentuk Candi Borobudur.Borobudur tidak hanya memiliki nilai seni yang teramat tinggi, karya agung yang menjadibukti peradaban manusia pada masa lalu ini juga sarat dengan nilai filosofis. Mengusungkonsep mandala yang melambangkan kosmologi alam semesta dalam ajaran Buddha, bangunanmegah ini dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni dunia hasrat atau nafsu (Kamadhatu), duniabentuk (Rupadhatu), dan dunia tanpa bentuk (Arupadhatu). Jika dilihat dari ketinggian, CandiBorobudur laksana ceplok teratai di atas bukit. Dinding-dinding candi yang berada di tingkatanKamadatu dan Rupadatu sebagai kelopak bunga, sedangkan deretan stupa yang melingkar ditingkat Arupadatu menjadi benang sarinya. Stupa Induk melambangkan Sang Buddha, sehinggasecara utuh Borobudur menggambarkan Buddha yang sedang duduk di atas kelopak bungateratai.Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno,keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernamaHudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yangselesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudursendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementarabeberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawahdigunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkatdi atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yangmenghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuaimahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mestimelalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikatnafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapatmembebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patungBudha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalamstupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebasdari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana,tempat Budha bersemayam.Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya.Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintumasuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda,yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saatitu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistempertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yangwaktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).
    • By : xDLMx_dhansheiA3Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha.Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajariajaran Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candiyang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung diEropa ini.Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salahsatu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepalabiara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enamnaskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut "The Lamp for the Pathto Enlightenment" atau yang lebih dikenal dengan namaBodhipathapradipa.Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimanakondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur.Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karenaletusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan Amawa berarti lautan susu. Kataitu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudurtertimbun lahar dingin Merapi.Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjrudunia memasukan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selainmenikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, sepertiKaranganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisapergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Tungguapa lagi? Tak perlu khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknyasama sekali.Menikmati kemegahan Candi Borobudur tidak hanya cukup dengan berjalan menyusurilorong dan naik ke tingkat teratas candi. Satu hal yang jangan dilewatkan adalahmenyaksikan Borobudur Sunrise dan Borobudur Sunset dari atas candi. Siraman cahaya mentaripagi yang menerpa stupa dan arca Buddha membuat keagungan dan kemegahan candi lebihterasa. Sedangkan berdiri di puncak candi di kala senja bersama deretan stupa dan menyaksikansinar matahari yang perlahan mulai lindap akan menciptakan perasaan tenang dan damai.B. SejarahBorobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke-9. Candi Borobudur dibangunoleh para penganut agama Buddha Mahayana pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra.Candi ini dibangun pada masa kejayaan dinasti Syailendra. Pendiri Candi Borobudur yaitu RajaSamaratungga yang berasal dari wangsa atau dinasti Syailendra. Kemungkinan candi inidibangun sekitar tahun 824 M dan selesai sekitar menjelang tahun 900-an Masehi pada masapemerintahan Ratu Pramudawardhani yang adalah putri dari Samaratungga. Sedangkan arsitekyang berjasa membangun candi ini menurut kisah turun-temurun bernama Gunadharma.Candi ini selama berabad-abad tidak lagi digunakan. Kemudian karena letusan gunungberapi, sebagian besar bangunan Candi Borobudur tertutup tanah vulkanik. Selain itu, bangunanjuga tertutup berbagai pepohonan dan semak belukar selama berabad-abad. Kemudian bangunancandi ini mulai terlupakan pada zaman Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke-15.Pada tahun 1814 saat Inggris menduduki Indonesia, Sir Thomas Stamford Raffles mendengaradanya penemuan benda purbakala berukuran raksasa di desa Bumisegoro daerah Magelang.Karena minatnya yang besar terhadap sejarah Jawa, maka Raffles segera memerintahkan H.C.Cornelius, seorang insinyur Belanda, untuk menyelidiki lokasi penemuan yang saat itu berupabukit yang dipenuhi semak belukar.Cornelius dibantu oleh sekitar 200 pria menebang pepohonan dan menyingkirkan semakbelukar yang menutupi bangunan raksasa tersebut. Karena mempertimbangkan bangunan yang
    • By : xDLMx_dhansheiA3sudah rapuh dan bisa runtuh, maka Cornelius melaporkan kepada Raffles penemuan tersebuttermasuk beberapa gambar. Karena penemuan itu, Raffles mendapat penghargaan sebagai orangyang memulai pemugaran Candi Borobudur dan mendapat perhatian dunia. Pada tahun 1835,seluruh area candi sudah berhasil digali. Candi ini terus dipugar pada masa penjajahan Belanda.Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1956, pemerintah Indonesia meminta bantuanUNESCO untuk meneliti kerusakan Borobudur. Lalu pada tahun 1963, keluar keputusan resmipemerintah Indonesia untuk melakukan pemugaran Candi Borobudur dengan bantuan dariUNESCO. Namun pemugaran ini baru benar-benar mulai dilakukan pada tanggal 10 Agustus1973. Proses pemugaran baru selesai pada tahun 1984. Sejak tahun 1991, Candi Borobudurditetapkan sebagai World Heritage Site atau Warisan Dunia oleh UNESCO.C. NamaBanyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwanama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya "gunung" (bhudara) dimana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyatlainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan "para Buddha" yang karena pergeseranbunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata "bara" dan"beduhur". Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di manabara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinyaialah "tinggi", atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti "di atas". Jadi maksudnya ialahsebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.Sejarawan J.G. de Casparis memperkirakan bahwa Bhūmi Sambhāra Bhudhāra dalambahasa sansekerta yang berarti "Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa",adalah nama asli Borobudur.D. StrukturCandi Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri 10 tingkat, berukuran 123 x 123meter, tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkatpaling bawah digunakan sebagai penahan.10 tingkat itu terdiri dari;enam tingkat berbentuk bujursangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya,yang menghadap kea rah barat. Selain itu tersebar di semua tingkat-tingkatannya beberapa stupa.Jumlah stupa di kompleksnya tersebut 594.Borobudur yang bertingkat sepuluh menggambarkan secara jelas filsafat mazhabMahayana. Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattvayang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha. Kamadhatu, bagian dasar Borobudur, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Rupadhatu, empat tingkat di atasnya, melambangkan manusia yang telah dapatmembebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut,patung Budha diletakkan terbuka. Arupadhatu, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yangberlubang-lubang. Melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, danbentuk. Arupa, bagian paling atas yang melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam
    • By : xDLMx_dhansheiA3Di masa lalu, beberapa patung Buddha bersama dengan 30 batu dengan relief, dua patungsinga, beberapa batu berbentuk kala, tangga dan gerbang dikirimkan kepada Raja Thailand,Chulalongkorn yang mengunjungi Hindia Belanda (kini Indonesia) pada tahun 1896 sebagaihadiah dari pemerintah Hindia Belanda ketika itu.Borobudur tidak memiliki ruang-ruang pemujaan seperti candi-candi lain. Yang ada ialahlorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit. Lorong-lorong dibatasi dindingmengelilingi candi tingkat demi tingkat. Di lorong-lorong inilah umat Buddha diperkirakanmelakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Bentuk bangunan tanparuangan dan struktur bertingkat-tingkat ini diduga merupakan perkembangan dari bentuk pundenberundak, yang merupakan bentuk arsitektur asli dari masa prasejarah Indonesia.Struktur Borobudur bila dilihat dari atas membentuk struktur Mandala.Struktur Borobudur tidak memakai semen sama sekali, melainkan sistem interlock yaitu sepertibalok-balok Lego yang bisa menempel tanpa lem.E. ReliefDi setiap tingkatan dipahat relief-relief pada dinding candi. Relief-relief ini dibaca sesuaiarah jarum jam atau disebut mapradaksina dalam bahasa Jawa Kuna yang berasal dari bahasaSansekerta daksina yang artinya ialah timur. Relief-relief ini bermacam-macam isi ceritanya,antara lain relief-relief cerita jātaka.Pembacaan cerita-cerita relief ini senantiasa dimulai, dan berakhir pada pintu gerbang sisitimur di setiap tingkatnya, mulainya di sebelah kiri dan berakhir di sebelah kanan pintu gerbangitu. Maka secara nyata bahwa sebelah timur adalah tangga naik yang sesungguhnya (utama) danmenuju puncak candi, artinya bahwa candi menghadap ke timur meskipun sisi-sisi lainnyaserupa benar.Secara runtutan, maka cerita pada relief candi secara singkat bermakna sebagai berikut :a. KarmawibhanggaSalah satu ukiran Karmawibhangga di dinding candi Borobudur (lantai 0 sudut tenggara)Sesuai dengan makna simbolis pada kaki candi, relief yang menghiasi dinding batur yangterselubung tersebut menggambarkan hukum karma. Deretan relief tersebut bukan merupakancerita seri (serial), tetapi pada setiap pigura menggambarkan suatu cerita yang mempunyaikorelasi sebab akibat. Relief tersebut tidak saja memberi gambaran terhadap perbuatan tercelamanusia disertai dengan hukuman yang akan diperolehnya, tetapi juga perbuatan baik manusiadan pahala. Secara keseluruhan merupakan penggambaran kehidupan manusia dalam lingkaranlahir - hidup - mati (samsara) yang tidak pernah berakhir, dan oleh agama Buddha rantaitersebutlah yang akan diakhiri untuk menuju kesempurnaan.b. LalitawistaraMerupakan penggambaran riwayat Sang Buddha dalam deretan relief-relief (tetapi bukanmerupakan riwayat yang lengkap ) yang dimulai dari turunnya Sang Buddha dari sorga Tusita,dan berakhir dengan wejangan pertama di Taman Rusa dekat kota Banaras. Relief ini berderetdari tangga pada sisi sebelah selatan, setelah melampui deretan relief sebanyak 27 pigura yangdimulai dari tangga sisi timur. Ke-27 pigura tersebut menggambarkan kesibukan, baik di sorgamaupun di dunia, sebagai persiapan untuk menyambut hadirnya penjelmaan terakhir SangBodhisattwa selaku calon Buddha. Relief tersebut menggambarkan lahirnya Sang Buddha di
    • By : xDLMx_dhansheiA3arcapada ini sebagai Pangeran Siddhartha, putra Raja Suddhodana dan Permaisuri Maya dariNegeri Kapilawastu. Relief tersebut berjumlah 120 pigura, yang berakhir dengan wejanganpertama, yang secara simbolis dinyatakan sebagai Pemutaran Roda Dharma, ajaran Sang Buddhadi sebut dharma yang juga berarti "hukum", sedangkan dharma dilambangkan sebagai roda.c. Jataka dan AwadanaJataka adalah cerita tentang Sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta.Isinya merupakan pokok penonjolan perbuatan baik, yang membedakan Sang Bodhisattwa darimakhluk lain manapun juga. Sesungguhnya, pengumpulan jasa/perbuatan baik merupakantahapan persiapan dalam usaha menuju ketingkat ke-Buddha-an.Sedangkan Awadana, pada dasarnya hampir sama dengan Jataka akan tetapi pelakunyabukan Sang Bodhisattwa, melainkan orang lain dan ceritanya dihimpun dalam kitabDiwyawadana yang berarti perbuatan mulia kedewaan, dan kitab Awadanasataka atau seratuscerita Awadana. Pada relief candi Borobudur jataka dan awadana, diperlakukan sama, artinyakeduanya terdapat dalam deretan yang sama tanpa dibedakan. Himpunan yang paling terkenaldari kehidupan Sang Bodhisattwa adalah Jatakamala atau untaian cerita Jataka, karya penyairAryasura dan jang hidup dalam abad ke-4 Masehi.d. GandawyuhaMerupakan deretan relief menghiasi dinding lorong ke-2,adalah cerita Sudhana yangberkelana tanpa mengenal lelah dalam usahanya mencari Pengetahuan Tertinggi tentangKebenaran Sejati oleh Sudhana. Penggambarannya dalam 460 pigura didasarkan pada kitab suciBuddha Mahayana yang berjudul Gandawyuha, dan untuk bagian penutupnya berdasarkan ceritakitab lainnya yaitu Bhadracari.F. Tahapan Pembangunan Candia. Tahap pertamaMasa pembangunan Borobudur tidak diketahui pasti (diperkirakan antara 750 dan 850 M). Padaawalnya dibangun tata susun bertingkat. Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. tetapikemudian diubah. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar.b. Tahap keduaPondasi Borobudur diperlebar, ditambah dengan dua undak persegi dan satu undak lingkaranyang langsung diberikan stupa induk besar.c. Tahap ketigaUndak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan dihilangkan dan diganti tigaundak lingkaran. Stupa-stupa dibangun pada puncak undak-undak ini dengan satu stupa besar ditengahnya.d. Tahap keempatAda perubahan kecil seperti pembuatan relief perubahan tangga dan lengkung atas pintu.
    • By : xDLMx_dhansheiA3III. SEMARANG1. Lawang SewuA. SejarahLawang Sewu adalah nama sebuah bangunan kuno yang letaknya persis di tengah kotaSemarang, tepatnya di daerah Tugu Muda. Disebut "lawang sewu" (pintu seribu) karenabangunan peninggalan jaman Belanda ini memang memiliki pintu yang banyak sekali.Lawang sewu dibangun tahun 1908, yang dikerjakan oleh arsitek Belanda ProfesorKlinkkaner dan Quendaag. Tahun 1920, gedung ini mulai dipakai sebagai kantor pusatNederlandsch Indische Spoor-weg Maatschapij (NIS), sebuah maskapai atau perusahaan keretaapi pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1864.Jalur pertama yang dilayani saat itu adalah Semarang - Yogyakarta. Pembangunan jalur itudimulai 17 Juni 1864, ditandai dengan pencangkulan pertama oleh Gubernur Jendral HindiaBelanda Sloet van Den Beele. Tiga tahun kemudian, yaitu 19 Juli 1868 kereta api yangmengangkut penumpang umum sudah melayani jalur sejauh 25 km dari Semarang ke Tanggung.Saat itu arsitek yang mendapat kepercayaan untuk membuat desain adalah Ir P de Rieau.Ada beberapa cetak biru bangunan itu, antara lain A 387 Ned. Ind. Spooweg Maatschappij yangdibuat Februari 1902, A 388 E Idem Lengtedoorsnede bulan September 1902, dan A 541 NISMSemarang Voorgevel Langevlenel yang dibuat tahun 1903. Ketiga cetak biru tersebut dibuat diAmsterdam.Dengan beroperasinya jalur tersebut, NIS membutuhkan kantor untuk melaksanakanpekerjaan-pekerjaan administratif. Lokasi yang dipilih kemudian adalah di ujung Jalan Bojong(kini Jalan Pemuda). Lokasi itu merupakan perempatan Jalan Pandanaran, Jalan Dr Soetomo, danJalan Siliwangi (kini Jalan Soegijapranata).Namun sampai Sloet Van Den Beele meninggal, pembangunan gedung itu belum dimulai.Pemerintah Belanda kemudian menunjuk Prof Jacob K Klinkhamer di Delft dan BJ Oudanguntuk membangun gedung NIS di Semarang dengan mengacu arsitektur gaya Belanda.
    • By : xDLMx_dhansheiA3Lokasi yang dipilih adalah lahan seluas 18.232 meter persegi di ujung Jalan Bojong,berdekatan dengan Jalan Pandanaran dan Jalan Dr Soetomo. Tampaknya posisi itu kemudianmengilhami dua arsitektur dari Belanda tersebut untuk membuat gedung bersayap, terdiri atasgedung induk, sayap kiri, dan sayap kanan.Sebelum pembangunan dilakukan, calon lokasi gedung tersebut dikeruk sedalam 4 meter.Selanjutnya galian itu diurug dengan pasir vulkanik yang diambil dari Gunung Merapi.Pondasi pertama dibuat 27 Februari 1904 dengan konstruksi beton berat dan di atasnyakemudian didirikan sebuah dinding dari batu belah. Semua material penting didatangkan dariEropa, kecuali batu bata, batu gunung, dan kayu jati.Setiap hari ratusan orang pribumi menggarap gedung ini. Lawang Sewu resmi digunakan tanggal1 Juli 1907. Dalam perkembangannya, Lawang Sewu juga terkait dengan sejarah pertempuranlima hari di Semarang yang terpusat di kawasan proliman (Simpanglima) yang saat ini dikenalsebagai Tugu Muda.Saat meletus Pertempuran Lima Hari di Semarang, 14-18 Agustus 1945, Lawangsewu dansekitarnya menjadi pusat pertempuran antara laskar Indonesia dan tentara Jepang.Pada peristiwabersejarah tersebut, gugur puluhan Angkatan Muda Kereta Api (AMKA). Lima di antaranyadimakamkan di halaman depan Lawang Sewu. Mereka adalah:Noersam, Salamoen, Roesman,RM Soetardjo, dan RM Moenardi.Untuk memperingati mereka, di sebelah kiri pintu masuk (gerbang) didirikan sebuah tuguperingatan bertuliskan nama para pejuang Indonesia yang gugur.Perusahaan kereta api kemudian menyerahkan halaman depan seluas 3.542,40 meter persegipada Pemda Kodya Semarang. Sedangkan makam lima jenasah di halaman itu, 2 Juli 1975dipindah ke Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal dengan Inspektur Upacara Gubernur JatengSoepardjo Roestam.Menelusuri lebih dalam Lawang SewuMengapa banyak orang menyebutnya Lawang Sewu, bahwa bangunan tersebut memilikibanyak pintu. Jika diartikan pintu dalam bahasa Jawa „Lawang‟ sedangkan „Sewu‟ itu seribuberarti “Pintu seribu”, entah siapa yang menamakan dan menghitung pintu-pintu itu!, yang jelasnama Lawang Sewu sudah melekat di setiap orang Indonesia sampai saat ini.Kami pun mencoba melangkahkan kaki untuk masuk kedalam gedung. Dari pintu utama kamilangsung dihadapkan sebuah tangga besar menuju lantai 2. Di bagian tangga terpasang sebuahkaca grafir yang menutupi jendela dengan ukiran yang indah . Memang, awal yang dirasakansaat memasuki bangunan ini agak sedikit berbeda, lorong-lorong yang minimnya pencahayaanmembuat suasana agak sedikit mistis.Akan tetapi, semua itu disambut oleh keindahan pemandangan hiasan kaca-kaca patri yangpenuh warna warni di puncak anak tangga. Dinding dan tiang-tiang yang masih kokohmelengkapi kemegahan struktur bangunan itu. Terpesona akan semua itu, kami melanjutkanmenelusuri bagian ruangan yang lain. Memasuki bagian atas dan berdiri disalah satu balkonnya,terlihat kesibukan kendaraan-kendaraan dijalan raya serta disuguhi pemandangan taman kota ditengah bundaran jalan.
    • By : xDLMx_dhansheiA3B. Penjara Bawah TanahSetelah puas menelusuri bagian atas, kami pun turun dan mengelilingi bagian dasarbangunan. Pintu-pintu tinggi yang berjajar dibagian sayap gedung, mengingatkan seperti apakesibukan pada waktu itu. Adapula sebuah ruangan yang katanya berisi peninggalan jamanBelanda. Pintunya sangat kokoh sehingga belum berhasil dijebol hingga saat ini. Jadi adakemungkinan di dalamnya masih banyak tersimpan uang dan harta benda lainnya. Benarkahdemikian?Melihat seluruh kondisi fisik eksterior maupun interiornya meski kurang terawat, decak kagumpun ada dalam diri. Bangunan bersejarah Lawang Sewu tetap menyisakan keelokan arsitekturdimasa lalu.Puas berkeliling dibagian dasar ruangan, kami pun ketempat dimana terdapat penjara bawahtanah. Cukup dengan uang Rp 5000,-/orang kami bisa melihat ruangan-ruangan yang dahulunyasebagai tempat penjara dan penyiksaan tahanan.Penjara yang dimaksud berlokasi dibawah tanah, mempunyai kedalam 3 meter daripermukaan. kami ditemani oleh pemandu untuk menelusuri lorong selebar kurang lebih 1,5meter dengan ketinggian langit-langit 2 meter tanpa ada cahaya. Dengan bantuan senter besarkami memulai perjalanan, aroma yang sumpek serta genangan air mengawali penelelusuran ini,namun semua itu tidak menjadi kendala bagi kami, untuk mengetahui apa saja yang ada di sini(penjara). Dengan rasa sedikit takut, pemandu mulai menunjukan kamar-kamar disebelah kirimaupun kanan lorong. Dahulu disini adalah tempat penyiksaan bagi para tahanan oleh pihakBelanda dan Jepang.Berikutnya, sampai pada ruangan yang berisi bak-bak beton yang tingginya mencapai 1 meter.Tempat ini juga digunakan untuk menyiksa para tahanan dengan dipaksa berjongkok dengandirendam air setinggi leher sementara bagian atasnya ditutup jeruji besi.Dengan cara penyiksaan itu ruangan ini diberi nama penjara jongkok. Sulit dibayangkan, sepertiapa para pejuang kita di perlakukan seperti itu!.Dalam penelusuran selanjutnya, kami ditunjukansekat jejeran batu bata yang ukurannya 1x1 meter bentuknya seperti lemari.Sekat-sekat sempit inilah yang disebut penjara berdiri di tempat ini biasanya diisi 5 sampai 6tahanan setelah disiksa dengan tertutup jeruji besi dan dibiarkan berdiri hingga mati lemas.
    • By : xDLMx_dhansheiA3Ruangan terakhir yang kami jumpai adalah ruang eksekusi. Tampak satu meja terbuat daribaja tertanam dilantai. Disinilah para tahanan dieksekusi mati dengan di penggal kepalanya.Ruangan ini cukup membuat merinding, saat membayangkan kejadian kala itu, dimana paratahanan di eksekusi.Tak terasa hampir 20 menit kami berjalan menelusuri lorong itu, dan akhirnya bisamenghirup udara segar kembali. Merupakan sebuah pengalaman bagi kami, semua perasaantercampur aduk antara takut, tegang sekaligus menyenangkan.Sebenarnya masih ada lorong lain yang pada saat itu digunakan oleh para pejuang kemerdekaanuntuk meloloskan diri dari kejaran musuh. Lorong itu menghubungkan antara Lawang Sewu,SMAN 3 Semarang dan SMAN 1 Semarang. Sayangnya lorong sudah ditutup dan tidak tahukeberadaanya.Belum lagi di temukannya kerangka-kerangka manusia disalah satu ruangan bawah tanahdengan jumlah yang sangat banyak, kemudian kisah pembantaian serta kekejaman perang yangpernah terjadi di Lawang Sewu.Sebelumnya bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagaikantor Jawatan Kereta Api Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selainitu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam)IV/Diponegoro dan Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Perhubungan Jawa Tengah.Selain itu, pada masa perjuangan gedung ini juga memiliki catatan sejarah tersendiri yaituketika berlangsung peristiwa pertempuran lima hari di Semarang, di gedung tua ini menjadilokasi pertempuran yang hebat pada tahun 1945 tepatnya tanggal 8 september, antara AngkatanMuda Kereta Api Indonesia yang berusaha merebut kembali bangunan ini dari tangan Kempetaidan Kido Butai Jepang.Oleh karena itu, Pemerintah Kota Semarang dengan SK Wali Kota 650/50/1992, memasukanLawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yangpatut dilindungi.Seperti itulah pesona Lawang Sewu, walaupun tidak semua bangunan tersebut terawat dandigunakan kembali, tapi setidak-tidaknya jejak sejarah bangsa kita masih sangat mudah ditemuidi kota itu. Bangunan-bangunan tersebut mungkin beruntung karena berdiri di atas kota di manapemerintahnya masih tetap menghargai keberadaannya. Sungguh mengagumkan, bangunan tuayang masih eksis hingga sekarang.Setelah apa yang kami alami sejak awal sampai akhir dalam perjalanan wisata bersejarah ini,sudah dapat disimpulkan bahwa Lawang Sewu adalah tempat wisata bersejarah di Indonesiayang begitu indah, megah dan penuh makna serta membuat jantung berdebar.
    • By : xDLMx_dhansheiA3BAB IIIPENUTUPA. KesimpulanBerdasarkan pemaparan diatas maka dapat disimpulkan bahwa kota-kotadi atas memiliki banyak sekali tempat wisata yang unik dan mengagumkan,tempat-tempat bersejarah dan tempat-tempat yang indah. Dan semua itu sangatberkaitan erat dengan pendidikan, karena dengan mengetahui tempat-tempatwisata tersebut kita bisa tahu sejarah dan menambah ilmu pengetahuan.B. SaranUntuk pemerintah1. Petugas pemeliharaan Candi Borobudur kinerja nya lebih di tingkatkan,agarcandi lebih terpelihara bersih.2. Bisa lebih merawat dan memperkenalkan lagi kepada masyarakat indonesiatentang tempat-tempat bersejarah.3. Menambah sarana dan prasarana di setiap tempat wisata.4. Lebih meningkatkan keamanan di sekitar tempat wisata agar pengunjunglebih merasa aman.C. LampiranTeam Penyusun :Dede Adi Nugraha Anton Sudarwanto(dhanshei) (Igest)
    • By : xDLMx_dhansheiA3Muhammad Sandi M Moch Edwin OPAzis Usadi Fachri Nurimanudin
    • By : xDLMx_dhansheiA3DAFTAR PUSTAKAwww.google.comhttp://www.slideshare.net/dhansheiwww.dhanshei.blogspot.comhttp://www.elevensocials2.blogspot.comDhan_di@rocketmail.com,