Bela negara

13,084 views
12,938 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
13,084
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bela negara

  1. 1. BELA NEGARABela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggisuatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen darisuatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut.Secara fisik, hal ini dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisikatau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisikkonsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsadan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.Landasan konsep bela negara adalah adanya wajibmiliter. Subyek dari konsep iniadalah tentara atau perangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilihatau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajibmiliter). Beberapa negara(misalnya Israel, Iran) dan Singapura memberlakukan wajib militer bagi warga yangmemenuhi syarat (kecuali dengan dispensasi untuk alasan tertentu seperti gangguan fisik,mental atau keyakinan keagamaan). Sebuah bangsa dengan relawan sepenuhnya militer,biasanya tidak memerlukan layanan dari wajibmiliter warganya, kecuali dihadapkan dengankrisis perekrutan selama masa perang.Di beberapa negara, seperti AmerikaSerikat, Jerman, Spanyol dan Inggris, belanegara dilaksanakan pelatihan militer, biasanya satu akhir pekan dalam sebulan. Merekadapat melakukannya sebagai individu atau sebagai anggota resimen,misalnya Tentara Teritorial BritaniaRaya. Dalam beberapa kasus milisi bisa merupakanbagian dari pasukan cadangan militer, seperti AmerikaSerikat National Guard.Di negara lain, seperti Republik China (Taiwan), RepublikKorea, dan Israel, wajib untukbeberapa tahun setelah seseorang menyelesaikan dinas nasional.Sebuah pasukan cadangan militer berbeda dari pembentukan cadangan, kadang-kadangdisebut sebagai cadangan militer, yang merupakan kelompok atau unit personel militer tidakberkomitmen untuk pertempuran oleh komandan mereka sehingga mereka tersedia untukmenangani situasi tak terduga, memperkuat pertahanannegara.
  2. 2. Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepadaNegara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar1945dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara danSyarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang[1].Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaanberkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus,hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.[2]Tercakup di dalamnya adalah bersikapdan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.Unsur Dasar Bela Negara1. Cinta Tanah Air2. Kesadaran Berbangsa & bernegara3. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara4. Rela berkorban untuk bangsa & negara5. Memiliki kemampuan awal bela negaraContoh-Contoh Bela Negara :1. Melestarikan budaya2. Belajar dengan rajin bagi para pelajar3. Taat akan hukum dan aturan-aturan negara4. Dll.Dasar hukumBeberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara :1. Tap MPR No.VI Tahun 1973 tentang konsep WawasanNusantara dan Keamanan Nasional.2. Undang-Undang No.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.3. Undang-Undang No.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI.Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988.4. Tap MPR No.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI.5. Tap MPR No.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI.6. Amandemen UUD 45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27 ayat 3.7. Undang-Undang No.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.8. Undang-Undang No.56 tahun 1999 tentang Rakyat Terlatih
  3. 3. Pendidikan Bela NegaraSalah satu solusi jangka panjang menjaga keutuhan, keamanan, dan kenyamanan hidupberbangsa dan bernegara, setiap negara membutuhkan fundamental ekonomi, budaya, danpertahanan keamanan nasional yang kuat dan kokoh. Tanpa fundamental ketahanan nasionalyang kuat, ancaman keamanan dan kenyamanan bangsa sangat rentan. Untuk itu, solusinyaadalah pendidikan kewarganegaraan melalui pendidikan bela negara.Pendidikan bela negara ini menjadi penting, karena pertama kebutuhan legal. Secara hukum,khususnya merujuk Pasal 30 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kewajiban belanegara. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan bela negara menjadi sesuatu hal yang legaldan dipayungi konstitusi negara yang sangat kuat.Kedua, sebagaimana merujuk pada penjelasan di atas, pendidikan bela negara menjadisesuatu yang wajib, sejalan dengan kenyataan empiris yang berkembang saat ini, yaitu jikadikaitkan dengan kondisi empiris Indonesia yang berada pada persimpangan kepentingandunia. Realitas empiris inilah yang menjadi satu kebutuhan Indonesia untuk melakukanreorientasi sistem ketahanan nasional.Ketiga, kepentingan masa depan, khususnya dikaitkan dengan potensi ancaman di masa yangakan datang. Negara besar yang kuat secara militer dan atau kuat secara ekonomi-politik,merupakan ancaman yang potensial sebagai terorisme negara di masa yang datang. Sebagaicontoh kasus penyerangan ke Irak. Kendati tidak mengantongi izin PBB, AS yang merasakuat secara ekonomi dan militer, kemudian melaksanakan penyerangan ke Irak. Haldemikian, menjadi preseden dan indikasi bahwa negara yang kuat secara ekonomi danmiliter, potensial menjadi terorisme negara kepada negara-negara lain. Denganmengatasnamakan melawan terorisme, negara besar dapat menjadi negara teroris.Pengertian Bela NegaraBela Negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggisuatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen darisuatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut.Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepadaNegara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalammenjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.
  4. 4. Pengertian Bela Negara ( UU No 3 tahun 2002 Pasal 9 ayat 1 )Sikap dan prilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara KesatuanRepublik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjaminkelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.Landasan konsep Bela NegaraLandasan konsep bela negara adalah adanya wajib militer. Subyek dari konsep ini adalahtentara atau perangkat pertahanan negara lainnya, baik sebagai pekerjaan yang dipilih atausebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer).Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negaradan Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran belanegara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorbanmembela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hinggayang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.Unsur Dasar Bela NegaraCinta Tanah AirKesadaran Berbangsa & bernegaraYakin akan pancasila sebagai ideologi negaraRela berkorban untuk bangsa & negaraMemiliki kemampuan awal bela negaraBerdasarkan UUD 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa “Tiap-tiap warga negaraberhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.” Dan “syarat-syarattentang pembelaan diatur oleh UU.” Jadi sudah jelas, mau tidak mau kita wajibikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman, gangguan, danhambatan baik yang datang dari dalam maupun dari luar.Dasar hukum dan peraturan tentang wajib bela negaraTap MPR No.VI Tahun 1973 tentang konsep wawasan nusantara dankeamanan Nasional.Undang-Undang No.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok PerlawananRakyat.
  5. 5. Undang-Undang No.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok HankamNegara RI. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988.Tap MPR No.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRITap MPR No.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI danPOLRI.Amandemen UUD ’45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27 ayat 3.Undang-Undang No.3 tahun 2002 tentang pertahanan negaraLandasan hukum bela negaraa. Landasan Idiil ; Pancasilab. Landasan Konstitusional ; UUD 1945 (Amandemen)Pasal 27 (3) ; Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upayapembelaan NegaraPasal 30 (1 &2) ;(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dankeamanan negara(2) Usaha pertahanan keamanan negara dilaksanakan melalui Sishankamrata (TNI sebagaikomponen Utama dan Rakyat sebagai komponen Pendukung).c. Landasan Operasional ; UU No. 3 Tahun 2002 (lihat Pengertian Bela Negara ).Wujud bela negara ( UU No 3 Tahun 2002 )a. Pendidikan Kewarganegaraanb. Pelatihan dasar kemiliteran secara wajibc. Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarelad. Pengabdian sesuai profesiContoh-Contoh Bela Negara :Melestarikan budayaBelajar dengan rajin bagi para pelajarTaat akan hukum dan aturan-aturan negaraArti penting pembelaan negaraa. Sebagai syarat berdirinya suatu negarab. Untuk melindungi kedaulatan negarac. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah negarad. Untuk semua warga negara agar memiliki kewajiban dan hak yang jelas dalam ikut sertapembelaan terhadap negara.Alasan bela negaraa. Menghormati dan menghargai para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan
  6. 6. b. Ingin memajukan Negarac. Mempetahankan Negara jangan sampai dijajah kembalid. Meningkatkan harkat dan martabat bangsa di mata dunia internasional.Bentuk-bentuk bela negaraa. Secara FisikSegala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan cara berpartisipasi secaralangsung dalam upaya pembelaan negara (TNI Mengangkat senjata, Rakyat Berkarya nyatadalam proses Pembangunan).b. Secara Non FisikSegala upaya untuk mempertahankan NKRI dengan cara meningkatkan kesadaran berbangsadan bernegara, menanamkan kecintaan pada tanah air serta berperan aktif dalam upayamemajukan bangsa sesuai dengan profesi dan kemampuannya.Wujud bela negara bagi pelajara. Lingkungan Keluarga ; Memahami hak dan kewajiban dalam keluarga, menjaga keutuhandan keharmonisan keluarga, Demokratis, menjaga nama baik keluarga dllb. Lingkungan Sekolah ; Patuh pada aturan sekolah, berkata dan bersikap baik, bertanggungjawab atas tugas yang diberikan, tidak ikut tawuran dllc. Lingkungan Masyarakat ; Aktif dalam kegiatan masyarakat, rela berkorban untukkepentingan masyarakatd. Lingkungan berbangsa dan bernegara ; Menghormati jasa Pahlawan, beranimengemukakan pendapat, melestarikan adat dan budaya asli daerah.Pengertian pertahanan negaraSegala usaha untuk mempertahakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dankeselamatan bangsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dannegaraPengertian ancamanSetiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam maupun luar negeri yang dinilai membahayakankedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa.Jenis-jenis ancamana. Ancaman Militer ; Ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisiryang dinilai dapat mengancam kedaulatan negara.SpionaseSabotaseAksi teror bersenjata
  7. 7. AgresiPelanggaran wilayahBentrokan bersenjataPerang saudarab. Ancaman Non Militer ; Ancaman yang mengganggu sendi-sendi kehidupan berbangsa danbernegaraAksi radikalismeKonflik komunalTerorismeGerakan separatisKejahatan lintas negaraKegiatan imigrasi lengkapGangguan keamananPolusiBencana alam
  8. 8. Referensi:http://id.wikipedia.org/wiki/Bela_negarahttp://organisasi.org/kewajiban-bela-negara-bagi-semua-warga-negara-indonesia-pertahanan-dan-pembelaan-negarahttp://djoko137.blogspot.com/http://belanegarari.wordpress.com/2009/03/25/pendidikan-bela-negara/

×