Rpp ipa kls viii 4
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Rpp ipa kls viii 4

on

  • 4,895 views

 

Statistics

Views

Total Views
4,895
Views on SlideShare
4,895
Embed Views
0

Actions

Likes
6
Downloads
215
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Rpp ipa kls viii 4 Rpp ipa kls viii 4 Document Transcript

  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIIII.2.1 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Kompetensi Dasar : 2.4. Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. Indikator : 1. Membandingkan macam organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia. 2. Menjelaskan fungsi jantung, fungsi pembuluh darah dan darah dalam sistem peredaran darah. 3. menjelaskan proses pembekuan darah pada manusia 4. Menjelaskan penggolongan darah dan tranfusi darah 5. Mendata contoh penyakit yang berhubungan dengan sistem peredaran darah yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Alokasi Waktu : 4 x 40’ Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian tentang darah. 2. Menyebutkan fungsi darah. 3. Menyebutkan komponen darah. 4. Menyebutkan macam-macam sel darah. 5. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme dari macam-macam sel darah. 6. Menjelaskan proses pembekuan darah. 7. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme plasma darah. 8. Menyebutkan alat peredaran darah. 9. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme jantung. 10. Menyebutkan macam-macam pembuluh darah. 11. Menjelaskan karakteristik, fungsi, dan mekanisme pembuluh darah. 12. Membedakan sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar. 13. Menyebutkan golongan darah berdasarkan perbedaan aglutinogen dan aglutinin yang terkandung dalam darah. 14. Menjelaskan proses transfusi darah. 15. Menyebutkan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah. 16. Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah. Materi Pembelajaran : Sistem Peredaran Darah Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Observasi, ceramah Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan (15’) ° guru mengecek absensi siswa. ° Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, KKM dan model pembelajaran yang akan digunakan ° Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik dengan mengajukan pertanyaan ‘Pernahkah kalian memperhatikan darah? Bagaimana warna darah dan apa yang terjadi ketika terluka? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian darah.(eksplorasi) . Peserta didik berdiskusi mengenai fungsi darah.(eksplorasi) . perwakilan peserta didik diminta menyebutkan komponen darah pada manusia (sel-sel darah dan plasma darah). (elaborasi) . Peserta didik mendiskusikan karakteristik, fungsi, dan mekanisme dari macam-macam sel darah (sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah). (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) . Guru menjelaskan proses terjadinya pembekuan darah.(eksplorasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan karakteristik, fungsi, dan mekanisme dari plasma darah. (eksplorasi) . perwakilan perserta didik diminta menyebutkan alat-alat peredaran darah pada manusia. (elaborasi) . Peserta didik mendiskusikan karakteristik, fungsi, dan mekanisme jantung. (eksplorasi) . Wakil peserta didik diminta menyebutkan macam-macam pembuluh darah(elaborasi) . Peserta didik berdiskusi mengenai karakteristik, fungsi, dan mekanisme pembuluh darah.(eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.( elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
  • PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi peserta didik . Guru membahas PR yang belum dipahami peserta didik . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik dengan mengajukan pertanyaan ‘apa yang akan dilakukan jika ada orang yang kekurangan darah?’ b. Kegiatan Inti ( 50” ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan sistem peredaran darah pada manusia.(eksplorasi) . Peserta didik mendiskusikan perbedaan sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar. (elaborasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan macam-macam golongan darah berdasarkan perbedaan aglutinogen (antigen) dan aglutinin (antibodi) yang terkandung dalam darah.(eksplorasi) . Peserta didik mendiskusikan syarat-syarat transfusi darah. (elaborasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) . Wakil peserta didik diminta menyebutkan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia. (elaborasi) . Guru menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia. (konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah untuk mendata contoh kelainan dan penyakit pada system peredaran darah manusia. . Guru menberi tugas agar setiap kelompok pada materi selanjutnya membawa akar tumbuhan dikotil dan monokotil. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 2.4.Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan. 1. Membandingkan macam organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia. Tes tulis isay 1, 2 2. Menjelaskan fungsi jantung, fungsi pembuluh darah dan darah dalam sistem peredaran darah. Tes tulis isay 3, 4 3. menjelaskan proses pembekuan darah pada manusia Tes tulis isay 5, 6 4. Menjelaskan penggolongan darah dan tranfusi darah Tes tulis isay 7, 8 5. Mendata contoh penyakit yang berhubungan dengan sistem peredaran darah yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari- hari. Tes tulis isay 9, 10 Penugasa n Tugas Rumah b. Soal Isay 1. Bagian darah yang berfungsi menjaga tubuh dari infeksi penyakit adalah .... 2. Oksigen dalam darah diangkut oleh…. 3. Pembuluh arteri mempunyai katup sebanyak… 4. Denyut terasa, jika terluka darah memancar adalah sifat dari pembuluh darah…. 5. Jika pembuluh darah luka trombosit akan pecah dan mengeluarkan…. 6. Vitamin yang berperan dalam pembekuan darah adalah vitamin…. 7. Golongan darah O disebut golongan darah…. 8. Golongan darah A terjadi karena dalam plasma darah terdapat….. 9. Penyakit… ditandai dengan darah sukar membeku. 10. Varises adalah penyakit karena…. Tugas Rumah Buatlah daftar nama penyakit yang berhubungan dengan sistem peredaran darah yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. c. Kunci Jawaban dan Pensecoran isay 1. Leukosit 2. Eritrosit 3. Satu 4. Nadi / arteri 5. Trombokinase 6. K 7. Donor universal 8. aglotonogen β 9. Hemofili 10. Pelebaran pembuluh darah kaki Skor : setiap no 1
  • Tugas Rumah kriteria penilaian skor Banyak jenis penyakit Lebih dari 10 70 6 - 9 60 Kurang dari 6 50 Ketepatan pengumpulan tugas Tepat waktu 15 Tidak tepat waktu 10 Kerapian Tapi 15 Kurang rapi 12 d. Nilai Akhir Jumlah skor isai x 10 nilai maksimal : 10 x 10 = 100 Skor tugas rumah nilai maksimal : 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 71- 88 2. Discavery Biologi, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal: 2-12 3. carta sistem peredaran darah Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.2 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 6. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. Kompetensi Dasar : 6.1 Mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Indikator : 1. Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan di akar, batang, dan daun. 2. Menunjukkan letak epidermis, korteks, dan stele pada tumbuhan 3. Menjelaskan fungsi jaringan tertentu yang dijumpai pada tumbuhan. 4. Menjelaskan struktur bunga dan buah Alokasi Waktu : 4 x 40’ Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan morfologi (struktur luar) akar. 2. Menjelaskan anatomi (struktur dalam) akar. 3. Menyebutkan fungsi akar. 4. Membedakan batang tumbuhan dikotil dan monokotil. 5. Melihat jaringan pengangkut pada batang. 6. Menyebutkan fungsi batang. 7. Menjelaskan morfologi (struktur luar) daun. 8. Menjelaskan anatomi (struktur dalam) daun. 9. Menyebutkan fungsi daun. 10. Membedakan fungsi jaringan xilem dan jaringan floem. 11. Menyebutkan struktur bunga yang lengkap. 12. Mengamati bagian-bagian bunga. 13. Menyebutkan fungsi bunga. 14. Menjelaskan struktur buah. 15. Membedakan buah tunggal, dan buah majemuk. 16. Menjelaskan struktur biji. Materi Pembelajaran : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, unjuk kerja Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek tugas kelompok peserta didik. . Guru mengingatkan kembali pengetahuan awal peserta didik misalnya jaringan apa saja yang terdapat pada tumbuhan? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi dalam kelompok tentang morfologi (struktur luar) akar. (eksplorasi) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai anatomi (struktur dalam) akar. (eksplorasi) . Secara bergilir setiap kelompok mengamati dan menggambar anatomi akar dari mikroskop yang telah disiapkan guru. (eksplorasi) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi akar. (elaborasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan proses pengangkutan air dan mineral serta pengangkutannya. (eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan morfologi (struktur luar) batang.(eksplorasi) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan anatomi (struktur dalam) batang. (eksplorasi) . Secara bergilir setiap kelompok mengamati anatomi batang dari mikroskop yang telah disiapkan guru. (eksplorasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan batang tumbuhan dikotil dan monokotil. (elaborasi) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan fungsi batang. (elaborasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) . Guru menjelaskan struktur berkas pengangkut pada tumbuhan. c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
  • PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan (15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru menbahas tugas rumah yang belum dipahai peserta didik. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya apa perbedaan daun jagung dan daun mahoni? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Peserta didik (dibimbing guru) mengamati dan mendiskusikan morfologi (struktur luar) daun. (eksplorasi) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai anatomi (struktur dalam) daun. (eksplorasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan perbedaan fungsi jaringan xilem dan jaringan floem. (eksplorasi) . Peserta didik mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pengangkutan pada tumbuhan. (eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (konsfirmasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (elaborasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan struktur bunga yang lengkap. (eksplorasi) . Wakil peserta didik diminta menyebutkan fungsi bunga. (konsfirmasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (konsfirmasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (elaborasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan struktur buah. (eksplorasi) . Peserta didik mendiskusikan perbedaan buah tunggal, buah agregat, dan buah majemuk. (eksplorasi) . Peserta didik berdiskusi mengenai struktur biji. (eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (konsfirmasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (elaborasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 6.1 Mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. 1. Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan di akar, batang, dan daun. Tes tulis isay 1, 2, 3, 4, dan 5 2. Menunjukkan letak epidermis, korteks, dan stele pada tumbuhan Tes Unjuk kerja Tes identifikasi III. 1 dan 2 3. Menjelaskan fungsi jaringan tertentu yang dijumpai pada tumbuhan. Tes tulis uraian II. 1 4. Menjelaskan struktur bunga dan buah. Tes tulis uraian II. 2 b. Soal I. Isay 1. Hasil fotosintesis diangkut oleh…. 2. Cadangan makanan pada akar disimpan pada jaringan…. 3. Sel palisade berfungsi untuk…. 4. Pertumbuhan sekunder pada batang dikotil terbentuk karena aktifitas dari jaringan…. 5. Pita kaspari berfungsi untuk ….. II. Uraian 1. Deskripsikan fungsi jaringan meristem pada bagian ujung akar! 2. Gambar dan sebutkan bagian – bagian dari bunga lengkap! III. Unjuk kerja 1. Berdasarkan carta struktur akar berikut ini, tunjukkan letak kortek dan letak epidermis 2. Isi tabel berikut dengan mengisi nama bagian akar dan fungsinya. Nama bagian akar Fungsi Epidermis . . . . . . .( a ) . . . . . . . .( b ) . . . . . Berperan dalam pertukaran gas Endodermis . . . . .( c ) . . . . . . Stele akar . . . . .( d ) . . . . . . Xilem . . . . .( e ) . . . . . . Floem . . . . ( f ). . . . . . .
  • c. Kunci Jawaban dan Pensecoran Isay 3. Floem 2. Korteks 3. Fotosintesis 4. Cambium 5. Seleksi zat ( skor 5 ) Uraian 1. Jaringan meristem pada akar berada pada ujung akar dan berfungsi untuk memperpanjang akar serta mementukan arah pertumbuhan akar. ( skor 4 ) 2. Gambar bunga lengkap : putik, benangsari, mahkota, kelopak, tangkai, bakal buah. ( skor 5 ) Unjuk kerja 1. Korteks no : epidermis no : ( skor 4 ) 2. A. melindungi jaringan di dalamnya, b) lentisel, c) menyeleksi zat, d) letak pembuluh angkut, e) mengangkut air an garam mineral ke daun, f) mengangkut hasil fotosintesis ddari daun (skor 12) d. Nilai Akhir jumlah skor x 10/3 nilai maksimal 100 Sumber Belajar a. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 87-98 b. Discavery Biologi kelas 8 semester 2, hal: 13-29 c. Carta struktur tumbuhan d. Mikroskop dan preparat anatomi akar dan batang e. Lingkungan ( macam – macam akar, daun, batang, bunga dan buah ) Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.3 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 6. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. Kompetensi Dasar : 6.2 Mendeskripsikan proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau. Indikator : 1. Menunjukkan bagian daun yang berperan dalam fotosintesis. 2. Melakukan dan membuat laporan hasil percobaan fotosintesis. 3. Mengetahui bukti adanya proses fotosintesis 4. Mengetahui bahan yang diperlukan dan zat yang dihasilkan dalam fotosintesis. 5. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian fotosintesis. 2. Mengetahui sejarah penemuan fotosintesis oleh para ahli sains. 3. Menjelaskan bagian tumbuhan yang berperan dalam proses fotosintesis. 4. Menjelaskan proses fotosintesis. 5. Menuliskan reaksi fotosintesis. 6. Mengetahui apakah pati (amilum) dihasilkan dalam daun pada proses fotosintesis tumbuhan hijau. 7. Mengetahui apakah cahaya matahari diperlukan dalam proses fotosintesis. 8. Menjelaskan hasil fotosintesis sebagai sumber energi dan penghasil oksigen. 9. Mengetahui bahwa pada proses fotosintesis terbentuk gas oksigen (O2). 10. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis. 11. Mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap laju fotosintesis. Materi Pembelajaran : Fotosintesis Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek PR dan membahas yang belum dipahami siswa. . Guru mengingatkan kembali pengetahuan awal peserta didik misalnya bagaimana cara tumbuhan memperoleh makan/nutrisi? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian fotosintesis. (eksplorasi) . Peserta didik memperhatikan sejarah penemuan proses fotosintesis oleh para ahli sains yang disampaikan oleh guru. (eksplorasi) . Peserta didik mendiskusikan bagian tumbuhan yang berperan dalam proses fotosintesis. (eksplorasi) . Wakil peserta didik diminta menyebutkan tempat terjadinya proses fotosintesis. (elaborasi) . Peserta didik berdiskusi tentang terjadinya proses fotosintesis. (eksplorasi) . Wakil peserta didik diminta menuliskan reaksi fotosintesis secara sederhana. (elaborasi) . peserta didik mendiskusikan factor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis. (eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . guru memberi tugas kelompok untuk persiapan praktikum dan menjelaskan cara kerja praktikum. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru mengecek kesiapan praktikum. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya apa saja yang dihasilkan dalam proses fotosintesisi? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Setiap kelompok mempersiapkan alat dam bahan untuk praktikum (toples, gelas, air , hydrilla). . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru. (eksplorasi)
  • . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan fotosintesis sebagai sumber energi dan penghasil oksigen. (eksplorasi) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan hasil dari fotosintesis. (eksplorasi) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan hasil fotosintesis. (konsfirmasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal.(konsfirmasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (elaborasi) . Peserta didik mengamati hasil percobaan. (eksplorasi) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan. (eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 6.2 Mendeskripsikan proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau. 1. Menunjukkan bagian daun yang berperan dalam fotosintesis. Tes tulis isay I.1 2. Melakukan dan membuat laporan hasil percobaan fotosintesis. Tes Unjuk kerja Uji petik kerja produk 3. Mengetahui bukti adanya proses fotosintesis Tes tulis uraian 1 4. Mengetahui bahan yang diperlukan dan zat yang dihasilkan dalam fotosintesis. Tes tulis uraian 2 5. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis. Tes tulis Uraian 3 b. Soal Isay 1. Fotosintesis di daun terjadi pada bagian…. Uraian 1. Sebutkan 2 faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis. 2. Sebutkan bahan yang diperlukan untuk fotosintesis! 3. Factor apa saja yang dapat mempercepat fotosintesis? Unjuk kerja Melakukan dan membuat laporan uji fotosintesis menghasilkan gas c. Kunci Jawaban dan Pensecoran Isay 1 : palisade ( skor 1 ) Uraian 1. Kelembapan udara, air, kadar CO2 di udara, klorofil, intensitas cahaya ( skor 4 ) 2. CO2, air, sinar matahari, klorofil ( skor 4 ) 3. Ketersediaan air, kadar CO2, jumlah klorofil, intensitas cahaya yang cukup ( skor 4 ) Unjuk kerja Persiapan alat dan bahan ( skor 5 ) Kekompakan ( skor 5 ) Proses eksperimen ( skor 10 ) Laporan ( skor 17 ) d. Nilai Akhir Jumlah skor x 2 Nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 99- 101
  • 2. Discavery Biologi, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:30-36 3. alat dan bahan praktikum Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.4 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 6. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. Kompetensi Dasar : 6.3 Mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan. Indikator : 1. Mendeskripsikan macam-macam gerak pada tumbuhan. 2. Menjelaskan perbedaan gerak tropisme dengan gerak nasti. 3. Melakukan dan membuat laporan hasil percobaan gerak tropisme dan atau nasti Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan mekanisme gerak pada tumbuhan. 2. Menyebutkan rangsangan yang mempengaruhi terjadinya gerak pada tumbuhan. 3. Menjelaskan perbedaan gerak higroskopis dan gerak esionom. 4. Menyebutkan contoh gerak higroskopis. 5. Menyebutkan macam-macam gerak esionom. 6. Menjelaskan pengertian gerak nasti. 7. Menyebutkan contoh gerak nasti. 8. Menjelaskan pengertian gerak tropisme. 9. Menjelaskan perbedaan gerak tropisme positif dan gerak tropisme negatif. 10. Menyebutkan contoh gerak tropisme. 11. Menjelaskan pengertian gerak taksis. 12. Menyebutkan contoh gerak taksis. Alokasi Waktu : 3 X 40’ Materi Pembelajaran : Gerak pada Tumbuhan Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek PR dan membahas yang belum dipahami siswa. . Guru mengingatkan kembali pengetahuan awal peserta didik misalnya bagaimana cara tumbuhan menanggapi rangsang? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. (eksplorasi) . Peserta didik (dibimbing guru) jalan-jalan ke halaman sekolah untuk mengamati berbagai macam gerak pada tumbuhan. (eksplorasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan mekanisme gerak pada tumbuhan. (eksplorasi) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan gerak higroskopis dan gerak esionom. (eksplorasi) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak higroskopis. (elaborasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) . Peserta didik (dibimbing guru) mengamati beberapa jenis tumbuhan untuk mengetahui gerak yang dilakukan akibat dari berbagai rangsangan yang diberikan. (eksplorasi) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengertian gerak nasti. (elaborasi) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak nasti. (elaborasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. (elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi)
  • . peserta didik menyiapkan percobaan gerak foto tropisme dan geotropisme (menanam tumbuhan) . guru mengajak peserta didik ke halaman sekolah untuk melakukan percobaan tigmonasti pada tumbuhan putri malu. ( eksplorasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru. ( eksplorasi ) . Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( elaborasi, konsfirmasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan. ( elaborasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru mengecek kesiapan praktikum. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya apa saja yang dihasilkan dalam proses fotosintesisi? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing guru) mengelilingi halaman sekolah untuk mengamati berbagai macam gerak pada tumbuhan. ( eksplorasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian gerak tropisme. ( elaborasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan gerak tropisme positif dan gerak tropisme negatif. ( eksplorasi ) . Peserta didik mengamati hasil percobaan tropisme. ( eksplorasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mengamati gerak yang dilakukan oleh tumbuhan yang bersulur. (eksplorasi) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengertian gerak taksis. ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh gerak taksis. ( elaborasi ) . Guru memberi informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 6.3 Mengidentifikasi macam-macam gerak pada tumbuhan. 1. Mendeskripsikan macam- macam gerak pada tumbuhan. Tes tulis isay 1 2. Menjelaskan perbedaan gerak tropisme dengan gerak nasti. Tes tulis isay 2 3. Melakukan dan membuat laporan hasil percobaan gerak tropisme dan atau nasti Tes Unjuk kerja Uji petik kerja produk b. Soal Isay 1. Tumbuhnya akar ke bawah merupakan gerak .... 2. Perbedaan gerak tropisme dengan gerak nasti yaitu ... Unjuk kerja Eksperimen gerak nasti atau tropisme Melakukan dan membuat laporan uji nasty c. Kunci Jawaban dan Pensecoran Isay 1. Geotropism positif ( skor 1 )
  • 2. Gerak tropisme, arah gerak dipengaruhi arah datangnya rangsang. Gerak nasty, arah gerak tidak dipengaruhi arah datangnya rangsang ( skor 4 ) Unjuk kerja Persiapan eksperimen ( skor 1 ) Pelaksanaan eksperimen ( skor 2 ) Laporan hasil eksperimen ( skor 2 ) d. Nilai Akhir Jumlah skor x 10 Nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 102- 103 2. Discavery Biologi, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:37-43 3. Lingkungan(tanaman merambat, putri malu, tanaman polong – polongan, bunga pukul empat, pohon turi, tumbuhan lumut dan paku,spirogyra, dll) 4. alat dan bahan peaktikum (tumbuhan puri malu, gelas bekas air mineral, tanah, biji kacang, kotek api, alat tulis, air) Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.5 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 6. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan. Kompetensi Dasar : 6.4 Mengidentifikasi hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Indikator : 1. Menjelaskan perbedaan hama dan penyakit pada tanaman. 2. Mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian hama. 2. Menyebutkan jenis-jenis hama. 3. Menjelaskan cara memberantas hama yang tepat. 4. Menjelaskan pengertian penyakit tanaman. 5. Menjelaskan cara penyebaran penyakit pada tanaman. 6. Menyebutkan beberapa penyakit pada tanaman dan penyebabnya. 7. Menjelaskan karakteristik beberapa penyakit pada tanaman. Alokasi Waktu : 2 x 40’ Materi Pembelajaran : Hama dan Penyakit pada Tumbuhan Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Observasi Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek PR dan membahas yang belum dipahami siswa. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya hama apa saja yang sering menyerang tanaman padi di daerahmu? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing guru) mengelilingi halaman sekolah untuk mengamati berbagai macam tanaman. ( eksplorasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian hama. ( eksplorasi ) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai jenis-jenis hama (hama tanaman terdiri dari hewan mamalia, serangga, dan burung). ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan contoh-contoh hama. ( elaborasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mengamati beberapa jenis tanaman untuk mengetahui terserang hama atau tidak. ( eksplorasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara memberantas hama yang tepat. (eksplorasi) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian penyakit tanaman. ( elaborasi ) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai penyebaran penyakit pada tanaman (melalui angin, air, dan serangga). ( elaborasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan penyakit pada tanaman dan penyebabnya. ( elaborasi ) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) . Guru menjelaskan karakteristik beberapa penyakit pada tanaman.( elaborasi ) c. Kegiatan Penutup (15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
  • . Guru memberikan tugas kelompok berupa observasi. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 6.4 Mengidentifikasi hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari- hari. 1. Menjelaskan perbedaan hama dan penyakit pada tanaman. Tes tulis uraian 3. Mendata contoh hama dan penyakit pada organ tumbuhan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penugasa n observasi b. Soal tes uraian Apa perbedaan antara hama tanaman dan penyakit tanaman? Berikan contohnya. tugas Buatlah sebuah laporan tertulis mengenai hama dan penyakit pada tanaman yang merusak hasil panen dengan 3 orang temanmu. Jelaskan selengkap-lengkapnya tentang hama dan penyakit tersebut, mulai dari: - ciri-cirinya - pola penyebarannya - gejala dan organ pada tanaman yang diserang - cara mengatasinya Kalian dapat membuat laporan tertulis dengan melakukan wawancara kepada petani kemudian disajikan semenarik mungkin. Kunci Jawaban dan Pensecoran Uraian Hama : makhluk hidup yang mengganggu tanaman baik tanaman budidaya maupun hasil panen Penyakit : mikrorganisme yang menyebabkan terganggunya proses fisiologis tanaman ( skor 20 ) Tugas proyek Ketepatan pengumpulan ( skor 10 ) Kesesuaian disi dengan tugas ( skor 30 ) Kelengkapan data ( skor 30) Cara penyajian ( skor 10 ) c. Nilai Akhir Jumlah skor. Nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 104- 105 2. Discavery Biologi, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:44-48 3. lingkungan, contoh hama dan penyakit pada tanaman Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.6 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 4 Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan. Kompetensi Dasar : 4.3 Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan. Indikator : 1. menjelaskan pengertian zat aditif dalam makanan 2. Mengidentifikasikan fungsi bahan kimia yang terdapat dalam makanan. 3. Menjelaskan bahan-bahan kimia alami dan buatan yang dapat digunakan dalam bahan makanan 4. Menunjukkan contoh makanan yang menggunakan bahan kimia alami dan buatan. 5. Menyebutkan contoh bahan kimia dalam makanan Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian bahan aditif. 2. Menyebutkan fungsi bahan aditif. 3. Membedakan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan. 4. Menjelaskan pengertian bahan pewarna. 5. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan pewarna. 6. Menjelaskan pengertian bahan pemanis. 7. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan pemanis. 8. Menjelaskan pengertian bahan pengawet. 9. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan pengawet. 10. Menjelaskan pengertian bahan penyedap. 11. Menyebutkan bahan-bahan kimia alami dan buatan pada bahan penyedap. 12. Membedakan bahan pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap yang tercantum dalam kemasan makanan. 13. Menjelaskan cara pemakaian bahan kimia secara aman. Alokasi Waktu : 4 X 40’ Materi Pembelajaran : Bahan Kimia dalam Makanan Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Ceramah, observasi Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek tugas yang diberikan. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya zat warna apa yang digunakan dalam klepon? Kenapa air teh yang kita buat sehari basi sedangkan teh botol tidak cepat basi? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian bahan aditif. ( eksplorasi ) . Perwakilan peserta didik diminta menyebutkan fungsi bahan aditif. ( elaborasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan. ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan. ( elaborasi ) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) . Guru membagi tugas kelompok: - 1 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pewarna.
  • - 2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pemanis. - 1 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan pengawet. - 2 kelompok diberi tugas menjelaskan jenis, kegunaan, dan mekanisme bahan kimia pada bahan penyedap. . Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. ( konsfirmasi ) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (elaborasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal dan tugas kelompok untuk mengumpulkan kemasan makanan. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . Guru mengecek absensi siswa. . guru mengecek tugas dan menjelaskn kembali yang belum dipahami peserta didik. . Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya missal dengan bertanya apa contoh bahan pewarna buatan yang sering digunakan dalam makanan? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) . Guru mempresentasikan langkah kerja untuk mengelompokkan bahan-bahan kimia yang tercantum dalam kemasan makanan. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan diskusi sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan guru. ( eksplorasi ) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) . Peserta didik diminta menuliskan masing-masing lima contoh bahan pewarna, bahan pemanis, bahan pengawet, dan bahan penyedap. ( elaborasi ) . Perwakilan peserta didik diminta menyebutkan jawaban yang telah ditulis. ( elaborasi ) . Guru memeriksa penulisan masing-masing lima contoh bahan pewarna, bahan pemanis, bahan pengawet, dan bahan penyedap yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan mengenai pemakaian bahan kimia secara aman. ( eksplorasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih makanan dalam kemasan. ( eksplorasi ) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi) . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. (konsfirmasi) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 4.3 Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan 1. menjelaskan pengertian zat aditif dalam makanan Tes tulis uraian 1 2. Mengidentifikasikan fungsi bahan kimia yang terdapat dalam makanan. Tes tulis uraian 2 3. Menjelaskan bahan-bahan kimia alami dan buatan yang dapat digunakan dalam bahan makanan Penugasan observasi 4. Menunjukkan contoh makanan yang menggunakan bahan kimia alami dan buatan. Tes tulis uraian 3 5. Menyebutkan contoh bahan kimia dalam makanan Penugasan observasi
  • b. Soal uraian 1. Apa yang dimaksud dengan zat aditif? 2. Sebutkan contoh-contoh bahan pewarna alami dan bahan pewarna buatan. 3. Sebutkan makanan yang menggunakan pengawet buatan dan pengawet alami! ( masing – masing 3) Tugas observasi Kumpulkan kemasan yang mencantumkan komponen penyusunnya. Buatlah laporan tentang bahan kimia alami dan bahan kimia buatan serta fungsi bahan yang ada pada kemasan tersebut. c. Kunci Jawaban dan Pensecoran Uraian 1. Zat aditif adalah bahan tanbahan ( bukan bahan utama ) tang diberikan pada makanan baik bertujuan untuk menambah citarasa maupun memperbaiki mutu makanan. ( skor 5 ) 2. Pewarna alami : kunyit, daun suji, kluwek Pewarna buatan : eritrosin, tartrazin, biru berlian ( skor 6 ) 3. Alami : manisan, asinan, ikan asin, acar Buatan : permen, saos, minuman kenasan ( skor 6 ) Tugas observasi Jumlah komponen penyusun ( skor 3 ) Ketepatan isi ( skor 5 ) d. Nilai Akhir Jumlah skor x 4 Nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 127- 132 2. Discavery Biologi, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:49-54 3. Kemasan makanan Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.7 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan. Kompetensi Dasar : 4.4 Mendeskripsikan sifat atau pengaruh zat adiktif dan psikotropika. Indikator : 1. Menjelaskan pengertian zat adiktif dan zat psikotropika. 2. Menyebutkan contoh zat adiktif dan pskotropika 3. Mendata zat aditif dan psikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan 4. Menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial. 5. Menjelaskan cara menghindarkan diri dari zat aditif dan psikotropika Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian zat adiktif. 2. Menyebutkan contoh zat adiktif. 3. Menjelaskan pengaruh merokok bagi kesehatan. 4. Menyebutkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dalam rokok. 5. Menjelaskan pengaruh minuman keras bagi kesehatan. 6. Menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh minuman keras. 7. Menjelaskan pengertian zat psikotropika. 8. Menyebutkan golongan obat-obatan psikotropika. 9. Membedakan obat stimulan, obat depresan, dan obat halusinogen. 10. Menjelaskan dampak negatif obat-obatan psikotropika bagi kesehatan. 11. Menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh obat-obatan psikotropika. 12. Menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan zat psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial. Materi Pembelajaran : Zat Adiktif dan Psikotropika Metode Pembelajaran : Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . Guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek tugas yang diberikan. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya apa bahaya dari rokok? b. Kegiatan Inti (skor 50’ ) . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian zat adiktif. ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan zat adiktif. ( elaborasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan pengaruh merokok bagi kesehatan. ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dalam rokok. ( elaborasi ) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai pengaruh minuman keras bagi kesehatan. ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh minuman keras. ( elaborasi )
  • . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) . Peserta didik (dibimbing guru) mendiskusikan pengertian zat psikotropika. ( eksplorasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan golongan obat-obatan psikotropika. ( elaborasi ) . Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan obat stimulan, obat depresan, dan obat halusinogen. ( eksplorasi ) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai dampak negatif obat-obatan psikotropika bagi kesehatan. ( elaborasi ) . Wakil tiap kelompok diminta menyebutkan penyakit yang disebabkan oleh obat-obatan psikotropika. ( elaborasi ) . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. ( elaborasi ) . Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) . Guru menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan zat psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial. ( eksplorasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang kinerja dan kerja samanya baik. . Peserta didik (dibimbing guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 4.4 Mendeskripsikan sifat atau pengaruh zat adiktif dan psikotropika. 1. Menjelaskan pengertian zat adiktif dan zat psikotropika. Tes tulis uraian 1 2. Menyebutkan contoh zat adiktif dan pskotropika Tes tulis uraian 2 3. Mendata zat aditif dan psikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan Tes tulis uraian 3 4. Menjelaskan dampak negatif zat adiktif dan psikotropika bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial. Tes tulis uraian 4 5. Menjelaskan cara menghindarkan diri dari zat aditif dan psikotropika. Tes tulis uraian 5 b. Soal uraian 1. Apa yang dimaksid zat aditif dan spikotropika? 2. Sebutkan 3 contoh zat aditif dan spikotropika! 3. Sebutkan 3 contoh zat aditif dan psikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan! 4. Jelaskan dampak negatif rokok dan minuman keras bagi kesehatan manusia. 5. Bagaimana cara menghindari diri dari penggunaan zat aditif dan psikotropika? c. Kunci Jawaban dan Pensecoran 1. Zat aditif dan spikotropika adalah zat yang jika dikonsumsi atau masuk ke tubuh akan menyebabkan ketergantungan ( skor 5 ) 2. Ganja, ekstasi, alcohol ( skor 5 ) 3. Alcohol, morfin, kodein ( Skor 5 ) 4. Alcohol akan menyebabkan gangguan lambung dan syaraf. Nikotin pada rokok menyebabkan ketergantungan, tar menyebabkan kanker, gas CO akan mengganggu pernafasan ( skor 5 ) 5. Menpertebal iman, memperlancar komunikasi dan menambah rasa kasih saying dalam keluarga, menghindari an tidak bergaul dengan pengguna narkoba, jangan pernah mencoba narkoba. ( skor 5 ) d. Nilai Akhir Jumlah skor x 4 Nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 140- 144 2. Discavery Biologi, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:55-62 3. Lingkungan
  • Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. Pt Desty Erni, S. Si. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.8 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 7. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari. Kompetensi Dasar : 7.1. Mendeskripsikan konsep getaran dan gelombang serta parameter- parameternya. Indikator : 1. Mengidentifikasi getaran pada kehidupan sehari-hari. 2. Mengukur periode dan frekuensi suatu getaran. 3. Membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal. 4. Mendeskripsikan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian getaran. 2. Menyebutkan contoh getaran dalam kehidupan sehari-hari. 3. Mengamati getaran. 4. Membedakan antara simpangan dan amplitudo. 5. Menjelaskan pengertian periode suatu getaran. 6. Menentukan periode getaran. 7. Mengamati kaitan antara periode dan amplitudo. 8. Menjelaskan pengertian frekuensi suatu getaran. 9. Menjelaskan hubungan antara periode dan frekuensi suatu getaran. 10.Menjelaskan pengertian gelombang. 11.Mengamati gelombang pada tali. 12.Menjelaskan gelombang membawa energi selama perambatannya. 13.Membedakan antara gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. 14.Menjelaskan pengertian gelombang transversal. 15.Menyebutkan contoh gelombang transversal. 16.Menjelaskan pengertian istilah-istilah yang berkaitan dengan gelombang transversal. 17.Menjelaskan pengertian gelombang longitudinal. 18.Menyebutkan contoh gelombang longitudinal. 19.Menjelaskan pengertian kecepatan rambat gelombang. 20.Menjelaskan pengertian panjang gelombang. 21.Menjelaskan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. 22.Menjelaskan pemantulan gelombang. 23.Menjelaskan penerapan konsep gelombang dalam kehidupan sehari-hari. Alokasi Waktu : 8 x 40’ Materi Pembelajaran : Getaran dan Gelombang Metode Pembelajaran : Eksperimen, Observasi, Ceramah
  • Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) . Guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek tugas yang diberikan. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya apa yang terjadi jika senar gitar dipetik? b. Kegiatan Inti ( 5’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian getaran. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh getaran dalam kehidupan sehari- hari. ( elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara simpangan dan amplitudo getaran. ( ekplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian periode getaran. ( elaborasi ) • Peserta didik menyiapkan percobaan menghitung periode ( statif, tali, bandul, stop watch). • Peserta didik melakukan percobaan menghitung periode. ( eksplorasi ) • Guru mengecek percobaan siswa dan menbimbing kelompok yang belum melakukan percobaan dengan benar. ( elaborasi dan konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan periode suatu getaran yang disampaikan oleh guru. ( elaborasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan periode suatu getaran untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konfirmasi, elaborasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek absensi siswa. • guru mengecek tugas dan menjelaskn kembali yang belum dipahami peserta didik. • Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya misal dengan bertanya Bagaimana kaitan antara periode dan amplitudo? b. Kegiatan Inti ( skor 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kaitan antara periode dan amplitudo. ( eksplorasi ) • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil seutas tali. • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati kaitan antara periode dan amplitudo. • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) • Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. ( elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian frekuensi. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan cara menentukan frekuensi suatu getaran yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan hubungan antara frekuensi dengan periode suatu getaran. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan frekuensi suatu getaran yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan frekuensi suatu getaran untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan
  • bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek absensi siswa. • guru mengecek tugas dan menjelaskn kembali yang belum dipahami peserta didik. • Guru mengkaitkan pengetahuan peserta didik missal dengan bertanya: Apakah yang terjadi ketika sebutir kerikil dilempar ke permukaan air kolam yang tenang? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gelombang. ( eksplorasi ) • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil seutas tali kurang lebih 3 m dan potongan kertas. • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati gelombang pada tali dan gelombang pada air kolam. • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konfirmasi, elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru bahwa gelombang membawa energi selama perambatannya. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan perbedaan gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gelombang transversal. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh gelombang transversal dalam kehidupan sehari-hari. ( elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan istilah-istilah yang berkaitan dengan gelombang transversal. ( elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( elaborasi dan konsfirmasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEEMPAT a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek absensi siswa. • guru mengecek tugas dan menjelaskn kembali yang belum dipahami peserta didik. • Guru mengkaitkan pengetahuan peserta didik misal dengan bertanya: apa yang terjadi dengan suara kita ketika kita berteriak di depan tebing yang tinggi? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gelombang longitudinal. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh gelombang longitudinal dalam kehidupan sehari-hari. ( elaborasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. ( elaborasi, eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan cepat rambat gelombang yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan cepat rambat gelombang untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan gelombang. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi konsep gelombang dalam kehidupan sehari-hari. ( eksplorasi )
  • • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 7.1. Mendeskripsikan konsep getaran dan gelombang serta parameter- parameternya. 1. Mengidentifikasi getaran pada kehidupan sehari-hari Tes tulis uraian 2. Mengukur periode dan frekuensi suatu getaran Tes unjuk kerja Uji petik kerja prosedur 3. Membedakan karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Tes tulis uraian Tes unjuk kerja Uji petik kerja prosedur 5. Mendeskripsikan hubungan antara periode, frekuensi, cepat rambat gelombang, dan panjang gelombang. Tes tulis uraian b. Soal uraian 1. Gerakan bolak-balik secara berkala di sekitar posisi setimbangnya disebut .... 2. Apa yang membedakan gelombang transversal dengan gelombang longitudinal? Berikan contohnya masing-masing. 3. Sebuah vibrator dengan frekuensi 6 Hz dimasukkan ke dalam tangki air menghasilkan panjang gelombang 0,02 m. Maka cepat rambat gelombangnya adalah .... Tes unjuk kerja Eksperimen menentukan periode getaran. Eksperimen mengamati gelombang transversal pada tali dan air a. Kunci Jawaban dan Pensecoran Uraian 1. Getaran ( skor 2 ) 2. Gelombang transversal : gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarnya, gelombang nerbentuk lembah dan bukit. Contoh gelombang pada tali Gelombang longitudinal : belombang yang arah rambatnya searah dengan arah gerarnya, gelombang berupa rapatan dan renggangan. Contoh suara ( skor 6 ) 3. Diketahui : F = 6 Hz λ = 0,02 m Ditanya : V ( skor 2 ) Jawab : V = λ . F = 0,02 . 6 = 0,12 m/s ( skor 4 ) Jadi cepat rambat gelombang 0,012 m/s ( skor 1 ) Tes unjuk kerja 1. Periode getaran Persiapan ( skor 1 ) Pelaksanaan ( skor 4 ) Hasil ( skor 6 ) 2. Mengamati gelombang tranversal ( skor 4 ) b. Nilai Akhir Jumlah skor x 10/3 Skor total 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 237- 254 2. Discavery Fisika, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:2-17 3. alat dan bahan praktikum.
  • Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.9 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 7. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari. Kompetensi Dasar : 7.2. Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari. Indikator 1. Memaparkan karakteristik gelombang bunyi. 2. Mengidentifikasi syarat terdengarnya bunyi 3. Membedakan infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. 4. Menunjukkan gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari. 5. Memberikan contoh pemanfaatan dan dampak pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi. Tujuan Pembelajaran :Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian bunyi. 2. Menyelidiki penyebab timbulnya bunyi. 3. Menjelaskan syarat terjadi dan terdengarnya bunyi. 4. Menjelaskan pengertian cepat rambat bunyi. 5. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat bunyi. 6. Menentukan cepat rambat bunyi pada beberapa medium. 7. Membedakan pengertian infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. 8. Menyebutkan contoh infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. 9. Menyebutkan pemanfaatan bunyi ultrasonik dalam kehidupan sehari-hari. 10.Menjelaskan faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya bunyi. 11.Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kuat lemahnya bunyi. 12.Menjelaskan pengertian resonansi. 13.Menjelaskan terjadinya resonansi pada garpu tala. 14.Mengamati terjadinya resonansi pada bandul sederhana. 15.Menjelaskan aplikasi konsep resonansi pada alat musik. 16.Menjelaskan masalah yang ditimbulkan resonansi. 17.Menjelaskan syarat terjadinya pemantulan bunyi. 18.Menemukan hukum pemantulan bunyi. 19.Menyebutkan jenis-jenis bunyi pantul. 20.Membedakan antara gaung, gema dan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli. 21.Menjelaskan manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Materi Pembelajaran :Bunyi Metode Pembelajaran : Observasi, Ceramah, Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) - Guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek tugas yang diberikan. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dendan bertanya Apakah syarat terjadi dan terdengarnya bunyi? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bunyi. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh bunyi dalam kehidupan sehari- hari. ( elaborasi ) • Peserta didik mendiskusikan syarat terjadi dan terdengarnya bunyi. ( eksplorasi, elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian cepat rambat bunyi. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat bunyi. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan cepat rambat bunyi yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan cepat rambat bunyi untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) • c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek presensi siswa • Guru mengecek tugas peserta didik dan menjelaskan kembali yang belum dipahami peserta didik. • Guru mengkaitkan pengetahuan awal speserta ddik midsalnya dengan bertanya “Berapakah batas kemampuan pendengaran manusia? Faktor apakah yang mempengaruhi tinggi rendahnya bunyi?” b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan batas kemampuan pendengaran manusia. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam kelas mendiskusikan perbedaaan pengertian infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. ( eksplorasi ) • Perwakilan dari peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. ( elaborasi ) • Peserta didik mendiskusikan pemanfaatan bunyi ultrasonik dalam kehidupan sehari-hari. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta menyampaikan hasil diskusi ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor yang mempengaruhi tinggi rendah dan kuat lemahnya bunyi. ( elaborasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor yang mempengaruhi kualitas bunyi. ( eksplorasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek presensi peserta didik. • Guru membahas tugas rumah dan menjelaskan kenbali jika ada peserta didik yang belum paham.
  • • Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik dengan bertanya: Mengapa kaca jendela rumah dapat bergetar jika ada suara petir? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian resonansi. ( eksplorasi ) • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati terjadinya resonansi pada bandul sederhana. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) • Peserta didik dengan kelompoknya diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. ( elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi konsep resonansi pada alat musik. ( eksplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai masalah yang ditimbulkan oleh resonansi. ( elaborasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEEMPAT a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek presensi peserta didik. • Guru membahas tugas rumah dan menjelaskan kembali jika peserta didik yang belum paham. • Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya: Mengapa suara orang yang di ruang tertutup terdengar lebih keras jika dibandingkan di lapangan terbuka? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan bunyi. ( eksplorasi, elaborasi ) • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah jam weker yang mengeluarkan bunyi detak cukup jelas, dua buah karton yang digulung menyerupai tabung, dan sebuah balok kayu yang keras sebagai pemantul. • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menemukan hukum pemantulan bunyi. • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. ( elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis bunyi pantul. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara gaung, gema, dan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh gaung, gema, dan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli. ( elaborasi ) • Peserta didik dengan kelompoknya mendiskusikan manfaat bunyi pantul dalam kehidupan sehari-hari. ( eksplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan kedalaman laut yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan kedalaman laut untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan
  • bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 7.2. Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari- hari 1. Memaparkan karakteristik gelombang bunyi. Tes tulis isay 1 2. Mengidentifikasi syarat terdengarnya bunyi. Tes tulis isay 2 3. Membedakan infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. Tes tulis isay 3 4. Menunjukkan gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari Tes unjuk kerja kerja prosedur 5 6. Memberikan contoh pemanfaatan dan dampak pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi Tes tulis uraian 4 b. Soal 1. Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh .... 2. Sarat suatu bunyi dapat didengar adalah…, …., ….. 3. Kelelawar dapat mengetahui letak mangsanya karena menggunakan bunyi…. 4. Jelaskan penerapan konsep pemantulan bunyi dalam perancangan suatu gedung pertunjukkan musik 5. Eksperimen mengamati terjadinya resonansi pada bandul sederhana dan atau alat music sederhana. c. Kunci Jawaban dan Pensecoran 1. Amplitudo ( skor 1 ) 2. Ada sumber bunyi, ada medium perambatan dan ada penerima/ telinga yang sehat ( skor 3 ) 3. Ultrasonic ( skor 1 ) 4. Pada gedung pertunjukan music bagian dinding dan lantai diberi peredam bunyi ( asbes dan karpet ). Hal ini bertujuan agar saat konser music tidak ada gena maupun gaung yang dapat merusak bunyi asli. ( skor 5 ) 5. Pengamatan resonansi Persiapan ( skor 1 ) Pelaksanaan ( skor 5 ) Laporan hasil pengamatan ( skor 4 ) d. Nilai Akhir Jumlah skor x 5 Nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 255- 274 2. Discavery Fisika, Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal:18-52 3. lingkungan, alat dan bahan praktikum. Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.10 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 7. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari. Kompetensi Dasar : 7.3. Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa. Indikator : 1. Merancang dan melakukan percobaan untuk menunjukkan sifat-sifat perambatan cahaya. 2. Menjelaskan hukum pemantulan yang diperoleh melalui percobaan. 3. Menjelaskan hukum pembiasan yang diperoleh berdasarkan percobaan. 4. Mendeskripsikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin datar, cermin cekung, dan cermin cembung. 5. Mendeskripsikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa cembung dan lensa cekung 6. Melukis terbentuknya bayangan pada cermin cekung, cermin cembung, lensa cekung dan lensa cembung. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat 1. Menjelaskan pengertian cahaya. 2. Mengamati perambatan cahaya dan peristiwa terbentuknya bayang-bayang umbra dan penumbra. 3. Menyebutkan bunyi hukum pemantulan. 4. Membedakan pemantulan teratur dan pemantulan tidak teratur. 5. Menyebutkan syarat agar benda dapat dilihat oleh mata. 6. Menjelaskan pengertian pembiasan. 7. Menyebutkan bunyi hukum pembiasan (hukum Snellius). 8. Mengamati arah perambatan cahaya yang melewati dua medium. 9. Menjelaskan pengertian indeks bias. 10. Menentukan indeks bias suatu medium.
  • 11. Menjelaskan pengertian pemantulan sempurna. 12. Menjelaskan syarat terjadinya pemantulan sempurna. 13. Menyebutkan contoh pemantulan sempurna dalam kehidupan sehari-hari. 14. Menjelaskan peristiwa fatamorgana. 15. Membedakan bayangan nyata dan bayangan maya. 16. Menjelaskan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin datar. 17. Menyebutkan tiga sinar istimewa pada cermin cekung. 18. Menjelaskan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin cekung. 19. Menjelaskan hubungan antara jarak benda, jarak bayangan, dan jarak fokus. 20. Menjelaskan pengertian perbesaran bayangan. 21. Menyebutkan manfaat cermin cekung dalam kehidupan sehari-hari. 22. Menyebutkan tiga sinar istimewa pada cermin cembung. 23. Menjelaskan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin cembung. 24. Menyebutkan manfaat cermin cembung dalam kehidupan sehari-hari. 25. Menjelaskan pengertian lensa. 26. Membedakan lensa cembung dan lensa cekung. 27. Menyebutkan tiga sinar istimewa pada lensa cembung. 28. Menjelaskan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa cembung. 29. Menyebutkan manfaat lensa cembung dalam kehidupan sehari-hari. 30. Menyebutkan tiga sinar istimewa pada lensa cekung. 31. Menjelaskan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa cekung. 32. Menyebutkan manfaat lensa cekung dalam kehidupan sehari-hari. Materi Pembelajaran : Cahaya Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Eksperimen, Ceramah Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) - Guru mengecek absensi siswa. . Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar, guru mengecek tugas yang diberikan. . Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik misalnya dengan bertanya Apakah syarat agar benda dapat dilihat oleh mata? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian cahaya. ( eksplorasi ) • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil alat dan bahan eksperimen ( kertas putih, bola kecil, lampu senter. • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati perambatan cahaya dan peristiwa terbentuknya bayang-bayang umbra dan penumbra. ( elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan cahaya. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bunyi hukum pemantulan cahaya. ( elaborasi ) • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan pemantulan teratur dan pemantulan tidak teratur. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan syarat agar benda dapat dilihat oleh mata. ( eksplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian pembiasan cahaya. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan hukum pembiasan cahaya (hukum Snellius). ( elaborasi ) • Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati arah perambatan cahaya yang melewati dua medium. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi elaborasi ) • Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan. ( elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang
  • baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • guru mengecek presensi peserta didik. • Guru memeriksa tugas rumah dan menerangkan kembali jika ada peserta didik yang belum paham. • Guru mengkaitkan pengetahuan awah peserta didik misalnya dengan bertanya Sebutkan sifat- sifat bayangan pada cermin datar. b. Kegiatan Inti ( 50” ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian indeks bias.( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan indeks bias beberapa zat. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan indeks bias suatu medium yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan indeks bias suatu medium untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, eladorasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru melukis pembiasan cahaya yang melibatkan medium udara dan tidak melibatkan medium udara. ( eksplorasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian pemantulan sempurna. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyebutkan syarat terjadinya pemantulan sempurna. ( elaborasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh pemantulan sempurna dalam kehidupan sehari-hari. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai peristiwa fatamorgana. (eksplorasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan cahaya pada cermin datar. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan bayangan nyata dan bayangan maya. ( elaborasi) • Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah cermin datar, sebuah karton putih berukuran A4, dan beberapa buah jarum pentul. • Guru mempresentasikan langkah kerja untuk membandingkan jarak benda dengan jarak bayangan pada cermin datar. • Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan sifat-sifat bayangan pada cermin datar. ( eksplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KETIGA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek absensi peserta didik • Guru membahas tugas rumah dan memerangkan kembali jika ada yang belum paham • Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik dengan bertanya Mengapa pada spion mobil, obyek lebih dekat dari pada bayangan yang terlihat? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan cahaya pada cermin cekung. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sifat pemantulan sinar-sinar istimewa pada cermin cekung. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin cekung yang disampaikan oleh guru. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai hubungan antara jarak benda, jarak
  • bayangan, dan jarak fokus. ( eksplorasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian perbesaran bayangan. (eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan perbesaran bayangan pada cermin cekung yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat cermin cekung dalam kehidupan sehari-hari. ( eksplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan cahaya pada cermin cembung. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sifat pemantulan sinar-sinar istimewa pada cermin cembung. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin cembung yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan manfaat cermin cembung dalam kehidupan sehari-hari. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan perbesaran bayangan pada cermin cembung yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan perbesaran bayangan pada cermin cekung dan cermin cembung untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. PERTEMUAN KEEMPAT a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek presensi peserta didik. • Guru membahas tugas rumah dan menerangkan kembali jika peserta didik ada yang belum paham. • Guru mengkaitkan pengetahuan awal peserta didik dengan bertanya Apakah fungsi lensa cekung pada teropong? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian lensa. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan jenis-jenis lensa. ( elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan lensa cembung dan lensa cekung. ( elaborasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sifat pembiasan sinar-sinar istimewa pada lensa cembung. ( elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa cembung yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat lensa cembung dalam kehidupan sehari-hari. ( elaborasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan perbesaran bayangan pada lensa cembung yang disampaikan oleh guru. ( elaborasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pembiasan cahaya pada lensa cekung. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan sifat pembiasan sinar-sinar istimewa pada lensa cekung. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa cekung yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan manfaat lensa cekung dalam kehidupan sehari-hari. ( elaborasi ) • Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan perbesaran bayangan pada lensa cekung yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Guru memberikan beberapa soal menentukan perbesaran bayangan pada lensa cembung dan lensa cekung untuk dikerjakan oleh peserta didik. ( elaborasi ) • Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan
  • bimbingan. ( konsfirmasi, elaborasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. • Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 7.3. Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa 1. Merancang dan melakukan percobaan untuk menunjukkan sifat-sifat perambatan cahaya. Tes unjuk kerja kerja prosedur 4 2. Menjelaskan hukum pemantulan yang diperoleh melalui percobaan Tes tulis uraian 1 3. Menjelaskan hukum pembiasan yang diperoleh berdasarkan percobaan. Tes unjuk kerja kerja prosedur 5 4. Mendeskripsikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada cermin datar, cermin cekung, dan cermin cembung. Tes tulis uraian 2 5. Mendeskripsikan proses pembentukan dan sifat-sifat bayangan pada lensa cembung dan lensa cekung Tes tulis uraian 3 6. Melukis terbentuknya bayangan pada cermin cekung, cermin cembung, lensa cekung dan lensa cembung penugasa n Tugas individu 6 b. Soal uraian 1. Sebutkan hukum pementulan cahaya! 2. Sebuah benda setinggi 5 cm terletak di depan cermin cembung (f = 5 cm). Benda itu membentuk bayangan maya pada jarak 10 cm di belakang cermin. Tentukan jarak benda dari cermin dan perbesaran bayangannya 3. Sebuah lilin setinggi 10 cm terletak 5 cm di depan sebuah lensa cekung yang memiliki fokus 15 cm. Tentukan: a. letak bayangan b. perbesaran bayangan c. tinggi bayangan. Tes unjuk kerja 4. Eksperimen mengamati perambatan cahaya dan peristiwa terbentuknya bayang-bayang umbra dan penumbra 5. Eksperimen kelompok untuk mengamati arah perambatan cahaya yang melewati dua medium Penugasan 6. Gambarkan bayangan yang terbentuk jika benhda berada pada jarak 5 cm dari lensa cekung berfokus 8 cm C. Kunci Jawaban dan Pensecoran 1. sinar darang, garis normal, sinar pantul berada pada satu bidang datar Sudut datang sama dengan sudut pantul ( skor 4 ) 2. Diketahui : H = 5 cm F = -5 cm S’ = -10 cm Ditanya : a) S b) M ( skor 2 ) Jawab : a) 1/f = 1/ s + 1/ s’ ( skor 1 ) 1/5 = 1/s + 1/-10 1/s = -1/10 +1/5 1/s = -1/10 +2/10
  • 1/s = 1/10 S = 10/1 S = 10 cm ( skor 2 ) B) M = |S’/S| ( skor 1 ) = 10 / 10 = 1 ( skor 1 ) Jadi jarak benda 10 cm dan perbesaran bayangan 1 ( skor 1 ) 3. Diketahui : H = 10 cm S = 5 cm F = 15 cm Ditanya : a) S’ b) M c) H’ ( skor 2 ) jawab : a) 1/F = 1/S + 1/S’ ( skor 1 ) 1/15 = 1/5 +1/S’ 1/ S’ = 1/5 -1/ 15 = 3/15 – 1/ 15 = 2/ 15 S’ =15/2 = 7,5 cm ( skor 2 ) b) M = |S’/S| ( skor 1 ) M = 7,5 / 5 M = 1, 5 ( skor 1 ) c) M = |H’/H| ( skor 1 ) 1,5 = H’/10 H’ = 1,5 x 10 H’ = 15 cm ( skor 1 ) Jadi jarak bayangan 7,5 cm Perbesaran bayangan 1,5 x Tinggi bayangan 15 cm ( skor 1 ) 4. Eksperimen umbra dan penumbra ( skor 2 ) 5. Eksperimen perambatan cahaya pada 2 medium ( skor 2 ) 6. Tugas Ketepatan pengumpulan tugas ( skor 1 ) Ketepatan gambar ( skor 5 ) Ketepatan perhitungan jarak bayangan, perbesaran dan tinggi bayangan ( skor 5 ) Kesesuaian gambar dengan perhitungan ( skor 3 ) d. Nilai Akhir jumlah skor x 2,5 nilai maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 275-308 2. Discavery Fisika Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal: 31-52 3. alat dan bahan praktikum. Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.
  • RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO. VIII.2.11 Satuan Pendidikan : SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas / Semester : VIIII (Delapan) / 2 Standar Kompetensi : 7. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari. Kompetensi Dasar : 7.4 Mendeskripsikan alat-alat optik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator 1. Menjelaskan fungsi mata sebagai alat optik . 2. Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina. 3. Menjelaskan beberapa cacat mata dan penggunaan kaca mata. 4. Menyelidiki ciri-ciri kamera sebagai alat optik. 5. Menjelaskan konsep lup sebagai alat optik. 6. Menjelaskan cara kerja beberapa produk teknologi yang relevan, seperti : mikroskop, berbagai jenis teropong, dan periskop. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian alat optik. 2. Menjelaskan fungsi bagian-bagian mata sebagai alat optik. 3. Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina. 4. Menjelaskan daya akomodasi mata. 5. Membedakan antara daya akomodasi maksimum dan tanpa akomodasi. 6. Membedakan antara titik dekat (punctum proksimum) dan titik jauh (punctum remotum). 7. Menjelaskan beberapa cacat mata dan penanggulangannya. 8. Menjelaskan keterbatasan mata. 9. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kamera. 10. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja lup.
  • 11. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja mikroskop. 12. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja teropong. 13. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja periskop. Materi Pembelajaran : Alat-alat Optik Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, Eksperimen, Ceramah Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek absensi peserta didik. • Guru menyampaikan indicator pencapaian belajar. • Guru mengkaitkan pengetahuan awal dengan bertanya Mengapa kita dapat melihat benda yang berada pada berbagai jarak dengan jelas? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian alat-alat optik. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai fungsi bagian-bagian mata sebagai alat optik. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan proses pembentukan bayangan benda pada retina yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian daya akomodasi mata. ( elaborasi ) • Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara daya akomodasi maksimum dan tanpa akomodasi. ( eksplorasi ) • Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan antara titik dekat (punctum proksimum) dan titik jauh (punctum remotum). ( eksplorasi ) • Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor-faktor yang menyebabkan cacat mata. ( eksplorasi ) • Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa contoh cacat mata. (elaborasi) • Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa contoh cacat mata dan penanggulangannya. ( eksplorasi ) • Peserta didik memperhatikan beberapa contoh keterbatasan mata yang disampaikan oleh guru. ( eksplorasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan ( 15’ ) • Guru mengecek presensipeserta didik. • Guru mengecek tugas rumah dan menjelaskan kembali jika ada yang belum paham. • Guru megkaitkan pengetahuan awal dengan bertanya, Bagaimana cara mengamati benda kecil dengan menggunakan lup agar mata tidak cepat lelah? b. Kegiatan Inti ( 50’ ) • Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja alat-alat optik. • Guru membagi tugas kelompok: − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kamera. − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja lup. − 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja mata. ( eksplorasi ) • Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain. ( elaborasi ) • Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. ( konsfirmasi ) c. Kegiatan Penutup ( 15’ ) • Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. • Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Pendidikan Karakter Rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, percaya diri, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta ilmu, Takwa Penilaian Hasil Belajar a. Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Indikator Penilaian Teknik Bentuk Instrumen No. Soal 7.4 Mendeskripsikan alat- 1. Menjelaskan Tes unjuk isay 1
  • alat optik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. fungsi mata sebagai alat optik. kerja 2. Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina Tes tulis isay 2 3. Menjelaskan beberapa cacat mata dan penggunaan kaca mata Tes unjuk kerja isay 3 4. Menyelidiki ciri-ciri kamera sebagai alat optik Tes tulis uraian 4 5. Menjelaskan konsep lup sebagai alat optik Tes tulis uraian 5 6. Menjelaskan cara kerja beberapa produk teknologi yang relevan, seperti : mikroskop, berbagai jenis teropong, dan periskop. penugasa n Tugas kelompok 6 b. Soal 1. Benda akan terlihat jelas oleh mata jika bayangan jatuh pada .... 2. Bayangan yang dibentuk oleh lensa mata bersifat .... 3. Orang yang tidak bisa membedakan garis vertical dan horizontal dapat ditolong dengan kacanata berlensa…. 4. Jelaskan cara kamera menangkap gambar. 5. Mengapa lup harus memiliki panjang fokus yang pendek? 6. Membuat model periskop C. Kunci Jawaban dan Pensecoran 1. retina ( skor 1 ) 2. nyata, terbalik, diperkecil ( skor 3 ) 3. silindris ( skor 1 ) 4. sinar datang akan masuk ke kamera dan dibiaskan oleh lensa. Dayangan yang terjadi harus tepat jatuh pada film ( layar ), agar bayangan bisa tepat berada pada layar jarak lensa kamera harus disesuaikan engan jarak benda. ( skor 5 ) 5. karena untuk mendapat bayangan bena harus berada diantara focus dan lensa. ( skor 4 ) 6. ketepatan waktu pengumpulan ( skor 1 ) Kerapian ( skor 5 ) Ketepatan hasil ( skor 10 ) d. Nilai Akhir jumlah skor x 5 skor maksimal 100 Sumber Belajar 1. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar. Karim, Saeful; dkk. 2008. DIKNAS, Jakarta. Hal : 308-320 2. Discavery Fisika Tim MGMP kab. Wonosobo. Hal: 53-60 3. lingkungan, alat dan bahan praktikum. Wonosobo, 8 Juli 2010 Kepala SMP Rifa’iyah 01 Sapuran Tim Guru Mata Pelajaran M. Rifaiyah, S. Pd.I N. Himawati, S. P.t Desty Erni, S. Si.