913

268 views
160 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
268
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

913

  1. 1. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009) ISSN: 1907-5022Yogyakarta, 20 Juni 2009 MEMANFAATKAN KOMPUTER UNTUK PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Agus Widyantoro1, Arwan Ahmad Khoiruddin2 1 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni,Universitas Negeri Yogyakarta Karangmalang, Yogyakarta 55281 2 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km. 14 Yogyakarta 55501 E-mail: agus_wiwied@yahoo.comABSTRAKKegiatan pembelajaran di dalam kelas mempunyai peranan yang penting bagi keberhasilan peserta didik.Hanya melalui kegiatan pembelajaran yang efektif prestasi peserta didik akan dapat dicapai. Kemajuanteknologi telah banyak memberikan kontribusi dalam berbagai hal termasuk dalam rangka membantupeningkatan efektivitas pembelajaran. Paper ini mencoba membahas dua hal yang dapat dilakukan oleh guruuntuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, yaitu memanfaatkan komputer dalam kegiatan pembelajaran danmemanfaatkan komputer untuk refleksi diri.Kata Kunci:efektivitas, pembelajaran, refleksi diri1. PENDAHULUAN - Media dapat memberikan konteks situasi. - Media dapat memberikan input yang otentik Mutu pendidikan di Indonesia sampai saat ini - Mediai membantu guru menyajikan materimasih belum seperti yang diharapkan. Salah satu secara efisiencontoh masalah mutu pendidikan di Indonesia dapatdilihat dari laporan tentang Indeks Pembangunan Ketiga hal di atas merupakan contoh alasanPendidikan (EDI) tahun 2007 (Wisnu, 2007). Posisi mengapa media perlu digunakan dalam kegiatanIndonesia berada pada peringkat 62 berada di bawah pembelajaran Bahasa Inggris.Malaysia yang berada pada peringkat 56. Penggunaan media komputer dalam kegiatan Mengingat bahwa mutu pendidikan sangat pembelajaran juga menjadikan peserta didik dapatditentukan oleh mutu kegiatan pembelajaran di senang dengan kegiatan pembelajaran yangdalam kelas, perlu ada upaya-upaya untuk dilakukan (Charles & Charles, 2004: 155).meningkatkan efektivitas kegiatan pembelajaran. Diantara langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah 2.1 Konteks situasidengan memanfaatkan media komputer dalam Salah satu keuntungan menggunakan media,kegiatan pembelajaran dan mendorong guru untuk terutama media komputer dalam kegiatanselalu melakukan refleksi diri agar dapat melihat pembelajaran Bahasa Inggris adalah bahwa materikekurangan-kekurangan yang ada pada kegiatan yang disajikan dengan media komputer dapatpembelajarannya dan mencari solusi untuk menyajikan konteks situasi. Dalam pembelajaranmengatasi permasalahan yang dialami di dalam Bahasa Inggris, peserta didik perlu mengetahuikelas. Bahkan salah satu kompetensi guru, yaitu konteks situasi di mana suatu ungkapan digunakan.kompetensi pedagogik, mensyaratkan kemampuan Dalam kegaitan pembelajaran Bahasa Inggrisguru untuk memanfaatkan teknologi informasi dan dikenal ada ungkapan-ungkapan yang digunakankomunikasi untuk kepentingan pembelajaran. dalam situasi formal dan ada juga yang digunakan Makalah ini bertujuan untuk memaparkan dalam situasi informal. Situasi semacam ini tidakpemanfaatan komputer untuk kegiatan pembelajaran mudah diajarkan kepada peserta didik. Untukdan untuk kegiatan refleksi diri bagi guru. mengatasi kesulitan ini, guru dapat memanfaatkan media komputer.2. MEDIA KOMPUTER DALAM Peran media komputer adalah dapat menyajikan PEMBELAJARAN INGGRIS konteks situasi yang nyata yang dapat mendukung keberhasilan pembelajaran. Penyajian tersebut dapat Penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan dilakukan, misalnya dengan gambar atau film yangpembelajaran merupakan satu faktor yang sangat disajikan melalui media komputer.penting. Brinton (2001) memberikan beberapaalasan mengapa guru perlu menggunakan media 2.2 Input yang otentikdalam kegiatan pembelajaran bahasa asing, antara Gagasan yang muncul pada beberapa dekadelain: terakhir terkait dengan pembelajaran Bahasa Ingris A-35
  2. 2. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009) ISSN: 1907-5022Yogyakarta, 20 Juni 2009adalah penggunaan bahan atau input yang otentik. Langkah yang dipandang membantu guru danBahan yang otentik adalah bahan yang tidak tidak menimbulkan kegelisahan di kalangan gurudimaksudkan atau tidak dikembangkan untuk adalah dengan melakukan kegiatan refleksi diri.keperluan pembelajaran. Sebagai contoh, artikel Bahkan berdasarkan mandat yang diberikan olehdalam majalah atau koran merupakan bahan yang Undang-Undang No 14 tahun 2005 pasal 7 ayat 1,otentik karena artikel tersebut tidak ditujukan untuk guru sebagai tenaga profesional memiliki tanggungkeperluan pembelajaran bahasa. jawab atas pelaksanaan tugas profesional. Salah satu Pemanfaatan bahan otentik sangat bermanfaat tanggung jawab profesinal guru adalah dengankarena bahan-bahan yang dirancang secara khusus mengajar secara efektif dan hal ini dimulai denganuntuk kegiatan pembelajaran sering kali tidak sesuai mencermati apakah kegiatan pembelajaran yangdengan harapan. Ketika peserta didik dihadapkan dilaksanakan sudah efektif atau belum dan kalaudengan bahan yang otentik, mereka tidak dapat belum, langkah-langkah apa yang harus dilakukanmemahami bahan tersebut dengan baik karena sudah untuk mengatasi permasalahan yang ada.terbiasa dengan bahan yang disederhanakan. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa Media komputer akan sangat membantu guru refleksi diri bukan merupakan hal yang mudahdalam menyediakan bahan-bahan yang otentik. Hal untuk dilakukan oleh guru. Permasalahan yangini dapat dilakukan oleh guru, misalnya dengan timbul adalah guru sering tidak tahu hal-hal apa sajamemanfaatkan Internet untuk pencarian bahan- yang harus direfleksi dan bagaimana carabahan yang mendukung kegiatan pembelajaran. melakukan refleksi. Kalaupun guru sudah melakukan refleksi diri dan kemudian menemukan2.3 Efisiensi dalam penyajian materi kekurangan dalam kegiatan pembelajaran, guru Keuntungan lain dari penggunaan media dalam tidak tahu apa yang harus dilakukan untukkegiatan pembelajaran, khususnya media komputer, mengatasi permasalahan yang ada.adalah guru dapat menyajikan materi dengan efisien. Untuk membantu guru melakukan refleksi, AgusBanyak hal yang dapat disajikan oleh guru ketika Widyantoro dalam draft disertasinya mencobaguru mengajar Bahasa Inggris. Sebagai contoh, guru mengembangkan perangkat refleksi diri berbantuandapat mengajarkan listening melalui fasilitas MP3 komputer untuk guru Bahasa Inggris.yang terdapat pada komputer relatif mudahpengoperasiannya jika dibandingkan dengan 3.1 Definisi refleksi diripenggunaan tape-recorder. Ada beberapa definisi yang dikemukakan oleh Fasilitas seperti peta, gambar-gambar, dan kamus para ahli tentang refleksi diri. Salah satu definisisangat membantu guru dalam mengajar Bahasa tersebut adalah yang dikemukakan oleh MurphyInggris. Fasilitas-fasilitas tersebut selain menarik (2001: 500), yaitu: “an approach to secondbagi peserta didik juga tentu akan menyajikan materi language (L2) classroom instruction in whichsecara lebih riil. current and prospective teachers ‘collect data about teaching, examine their attitudes, beliefs,3. MEDIA KOMPUTER UNTUK REFLEKSI assumptions, and teaching practices, and use the DIRI information obtained as a basis for critical Dalam rangka melaksanakan kegiatan reflection’ about their efforts in language courses.”pembelajaran yang efektif, guru tentu menghadapi Definisi tersebut menyiratkan bahwa dalam kegiatanberbagai permasalahan. Guru sering tidak tahu refleksi diri, guru mencoba mengumpulkan dataapakah kegiatan pembelajaran yang dilakukan sudah tentang kegiatan pembelajaran yang dilakukan.efektif atau belum. Untuk itu, guru perlu mencoba Tujuannya adalah untuk melakukan refleksi kritismengetahui kekurangan-kekurangan yang terdapat terhadap kegiatan pembelajaran yang telahdi dalam kegiatan pembelajarannya. diaksanakan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan olehguru untuk mengetahui permasalahan dalam 3.2 Mengapa guru perlu melakukan refleksikegiatan pembelajaran, misalnya dengan meminta diriteman lain melakukan pengamatan di dalam kelas Airasian dan Gullickson (2006) menyampaikanketika dia sedang mengajar. Namun, hal ini pada beberapa alasan mengapa guru perlu melakukanumumnya kurang diminati oleh guru karena mereka refleksi diri. Di antara alasan tersebut adalah:merasa sungkan dan kurang nyaman ketika diamati - Refleksi diri merupakan tanggung jawaboleh pihak lain dalam kegiatan pembelajaran. profesional.Apalagi, tujuan pengamatan tersebut adalah untuk - Refleksi diri terfokus pada pengembanganmengetahui kekurangan-kekurangannya. Di samping keprofesionalan dan perbaikan di tingkat kelasitu, sering muncul apa yang oleh Bailey (2001) - Refleksi diri memungkinkan bagi guru untukdisebut the observer’s paradox, yaitu ketika guru menyadari kelebihan dan kekurangan yangdiamati, perilakunya sering berubah, tidak seperti dialami dalam kegiatan pembelajaranperilaku yang biasa dilakukan. A-36
  3. 3. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009) ISSN: 1907-5022Yogyakarta, 20 Juni 2009- Refleksi diri mendorong guru untuk melakukan 4.1.4 Variasi pengembangan diri secara berkelanjutan dan Pembelajaran yang efektif menunjukkan adanya mendorong guru untuk tidak terjebak dalam variasi. Pembelajaran yang berlangsung monoton keyakinan, kegiatan rutin, dan metode yang dapat dipastikan bukan merupakan pembelajaran tidak pernah berubah yang efektif. Variasi ditunjukkan dalam teknik pembelajaran (Brown, 2001); dalam kegiatan Di antara beberapa alasan yang dikemukakan (Borich, 2000); dan variasi media yang digunakanoleh Airasian dan Gullickson tersebut, jelas bahwa (Borich, 2000).refleksi diri sangat bermanfaat bagi guru, terutamauntuk membantu guru secara mandiri berupaya 4.1.5 Kemenarikanuntuk meningkatkan efektivitas pembelajarannya. Karakteristik-karakteristik yang telahMelalui kegiatan refleksi diri, guru dapat disampaikan di atas merupakan karakteristik yangmenemukan kekurangan-kekurangan yang terdapat penting bagi terciptanya pembelajaran yang efektif.dalam kegiatan pembelajarannya dan guru dapat Meskipun demikian, ada karakteristik lain yangberupaya untuk menutup kekurangan-kekurangan tidak kalah pentingnya, yaitu kemenarikan. Ketikatersebut agar pembelajaran yang dilaksanakan guru mengajar, dia perlu berupaya agar kegiatan-berlangsung secara efektif. kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran menarik bagi peserta didik.4. PERANGKAT REFLEKSI DIRI BERBANTUAN KOMPUTER 4.2 Kekurangan dan saran Perangkat refleksi diri berbantuan komputer Satu hal yang dicoba ditampilkan dalamyang dikembangkan meliputi beberapa unsur, yaitu: perangkat refleksi diri berbantuan komputer adalah adanya dimunculkan saran-saran bagi guru setelah4.1 Instrumen guru menyadari adanya kekurangan dalam kegiatan Instrumen ini merupakan bagian penting dari pembelajarannya. Saran-saran ini dimaksudkanperangkat refleksi diri yang dikembangkan. Melalui untuk mengatasi permasalahan yang muncul ketikainstrumen ini guru disadarkan pada karakteristik- guru melakukan refleksi diri tanpa bantuankarakteristik penting dalam kegiatan pembelajaran komputer. Pada saat guru menemukan kekuranganyang menunjukkan apakah kegiatan pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran, guru tidak dapat sertayang dilakukan oleh guru sudah efektif atau belum. merta memperoleh saran-saran perbaikan. KalauKarakteristik-karakteristik tersebut adalah: guru menginginkan saran, dia harus menemui teman sejawat, kepala sekolah, atau pihak lain untuk4.1.1 Kesesuaian dengan tujuan memperoleh saran perbaikan. Kegiatan pembelajaran baru dikatakan efektifjika kegiatan pembelajaran sesuai dengan tujuan. 4.3 Dasar teoriDengan kata lain, kegiatan pembelajaran yang tidak Bagian ini merupakan upaya untuk memberikansesuai dengan tujuan pembelajaran dapat dipastikan pencerahan kepada guru. Dasar teori yangtidak efektif. Tujuan di sini dapat merupakan tujuan dicantumkan dikaitkan dengan saran-saran yangyang sifatnya umum tetapi juga dapat tujuan yang diberikan. Dasar teori ini diberikan karena saran-sifatnya khusus. saran terkait dengan kekurangan guru masih sangat umum. Saran yang diberikan mungkin tidak berlaku4.1.2 Ketepatan dalam semua situasi. Di samping itu, sangat disadari Karakteristik kedua yang dicantumkan dalam sepenuhnya bahwa kegiatan pembelajaran di dalaminstrumen adalah ketepatan. Beberapa kegiatan yang kelas merupakan kegiatan yang sangat kompleksdilaksanakan oleh guru harus tepat. Kegiatan yang melibatkan berbagai faktor. Oleh karena itu,tersebut antara lain: langkah-langkah pembelajaran, tidak ada pemecahan masalah yang sifatnya pasti.penugasan kepada peserta didik, penanganan Bagian dasar teori dimaksudkan untukkesalahan dan pemberian umpan balik dalam bentuk membantu guru mencari solusi alternatif di sampingpujian. saran-saran yang telah diberikan. Dasar teori yang diambil dari pendapat berbagai ahli dalam bidang4.1.3 Kejelasan pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa Karakteristik ketiga adalah kejelasan. Beberapa asing, diharapkan dapat menjadi acuan bagi guruahli (Borich, 2000; Brown, 2001; Harris, 2002; untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yangRichards dan Lockhart, 1996) menyatakan efektif.pentingnya guru menyajikan materi pembelajarandengan jelas. Kejelasan juga perlu ditunjukkan oleh 5. TAMPILAN PERANGKAT REFLEKSIguru dalam perintah yang diberikan kepada peserta DIRI BERBANTUAN KOMPUTERdidik. Pada bagian berikut ini disajikan secara sekilah tampilan perangkat refleksi diri berbantuan komputer yang dikembangkan oleh penulis. A-37
  4. 4. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009) ISSN: 1907-5022Yogyakarta, 20 Juni 2009 ini disajikan tampilan dasar teori pada perangkat refleksi diri tersebut. Gambar 1. Tampilan depan perangkat refleksi diri berbantuan komputer Gambar 3. Tampilan dasar teori Pada Gambar 1 terlihat tampilan depanperangkat refleksi diri berbantuan komputer. Pada Program dan tampilan perangkat ini sengajabagian awal ini terdapat tombol-tombol: dibuat sederhana. Tujuannya adalah agar pengguna“Instrumen”; “Kekurangan dan Saran”; “Dasar tidak mengalami kesulitan mengoperasikannyaTeori”; dan “Exit”. karena tujuan utamanya adalah membantu pengguna Tombol “Instrumen” membawa pengguna pada dalam hal ini guru Bahasa Inggris untuk melakukaninstrumen refleksi diri yang dapat membantu guru refleksi diri dan memperoleh umpan balik berupauntuk mencermati aspek-aspek atau karakteristik apa saran-saran untuk peningkatan efektivitassaja yang perlu direfleksi. Pada bagian ini guru pembelajarannya.cukup memilih alternatif yang disediakan sesuaidengan karakteristik pembelajaran yang efektif. 6. KEUNTUNGAN PEMANFAATAN Salah satu bagian penting perangkat refleksi diri PERANGKAT REFLEKSI DIRIberbantuan komputer ini adalah disediakannya saran BERBANTUAN KOMPUTERuntuk kekurangan-kekurangan yang dialami oleh Ada beberapa keuntungan yang dapat diperolehguru dalam kegiatan pembelajaran. Bagian ini dari pemanfaatan perangkat refleksi diri berbantuandimaksudkan untuk membantu guru mencari solusi komputer ini. Di antara keuntungan tersebut adalah:terhadap kekurangan yang dialami. Meskipundemikian, karena permasalahan yang ada dalam 6.1 Guru terbebas dari rasa malu atau cemaspembelajaran sangat kompleks, saran-saran yang Penggunaan perangkat refleksi diri berbantuandiberikan hanya merupakan salah satu alternatif komputer membebaskan guru dari perasaan maluyang dapat digunakan oleh guru, bukan “satu- atau cemas. Perasaan malu dan cemas sering munculsatunya” saran. Berikut ini contoh tampilan ketika dalam melaksanakan pembelajaran guru“kekurangan dan saran” pada perangkat tersebut: diamati oleh pihak lain, seperti teman sejawat, kepala sekolah, atau pengawas sekolah. Dengan menggunakan perangkat ini, guru tidak perlu merasa malu dan cemas karena dia hanya berhadapan dengan komputer. Dia tidak perlu merasa malu dengan kekurangan-kekurangan yang ada dalam kegiatan pembelajaran. 6.2 Guru dapat melakukan refleksi diri setiap saat Salah satu keuntungan penggunaan perangkat Gambar 2. Tampilan berisi kekurangan dan saran refleksi diri berbantuan komputer ini adalah bahwa guru dapat menggunakan perangkat ini setiap saat. Bagian penting berikutnya adalah “dasar teori”. Hal ini berbeda dengan pemanfaatan pihak lain.Bagian ini berisi teori-teori tentang pembelajaran Guru tidak mungkin akan berhubungan denganyang efektif. Dasar teori diambil dari berbagai teman sejawat, kepala sekolah, atau pengawas setiapsumber yang dapat digunakan oleh guru untuk saat. Bahkan kepala sekolah atau pengawas mungkinmengajar secara efektif. Sesuai dengan aspek-aspek hanya akan hadir melakukan pengamatan kelas satudan karakteristik yang dicantumkan dalam atau dua kali dalam setahun. Pihak-pihak laininstrumen pada perangkat ini, dasar teori yang tersebut sangat terbatas waktunya untuk membantudisertakan mencakup tujuh aspek penting guru sementara komputer dapat dibuka kapan saja.pembelajaran, yaitu: penanganan kesalahan, urutan Bahkan kalau mau, guru dapat melakukan kegiatandan kecepatan, teknik pembelajaran, variasi, refleksi setiap selesai kegiatan pembelajaran.pengelolaan kelas, dan tujuan. Pada gambar berikut A-38
  5. 5. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009) ISSN: 1907-5022Yogyakarta, 20 Juni 20096.3 Saran-saran yang diberikan didasarkan Murphy, J.M. (2001). Reflecting teaching in ELT. In pada teori Marianne Celce-Murcia (Ed.). Teaching Keuntungan lain dari penggunaan perangkat English as a second or foreign language.refleksi diri berbantuan komputer adalah bahwa Ontario: Heinle & Heinle.saran-saran yang diberikan, terutama yang Richards, J.C. & Lockhart, C. (1996). Reflectivedimasukkan ke dalam dasar teori, diambil dari teori- teaching in second language classrooms.teori yang dikembangkan oleh para ahli dalam Cambridge: Cambridge University Press.bidang pembelajaran, khususnya pembelajaran Wisnu, Fajar. (2007). Indeks pendidikan Indonesiabahasa asing. Teori-teori tersebut telah teruji menurun. Diakses pada 31 Desember 2007 darikesahihannya sehingga sangat bermanfaat bagi guru http://stembasurabaya.wordpress.com/2007/12/3untuk meningkatkan efektivitas pembelajarannya. 1/indeks-pendidikan-indonesia-menurun/.6.4 Dasar teori yang disertakan dapat digunakan sebagai bahan pengembangan Salah satu keunggulan perangkat refleksi diriberbantuan yang dikembangkan penulis adalahbahwa di dalamnya disertakan dasar teori. Dasarteori ini disertakan dengan asumsi bahwa saran-saran yang diberikan dalam perangkat ini masihsangat umum sehingga sangat mungkin tidaklangsung menyentuh permasalahan yang benar-benar terjadi di dalam kegiatan pembelajaran.Sementara itu, juga disadari bahwa permasalahandalam kegiatan pembelajaran yang sedemikiankompleks memerlukan alternatif-alternatif yangbanyak untuk pemecahannya. Satu permasalahandapat dipecahkan dengan berbagai alternatifpemecahan, bukan hanya satu alternatif saja. Olehkarena itu, dasar teori ini disediakan agar guru dapatmemilih alternatif lain yang mungkin dapatdigunakan untuk memecahkan permasalahan yangterjadi dalam kegiatan pembelajaran yangdilaksanakannya.7. PENUTUP Sebagai penutup, penulis ingin mengingatkankembali bahwa proses pembelajaran yang efektifmerupakan persyaratan utama untuk menujupeningkatan mutu pendidikan. Sebagai upaya untukmembantu guru meningkatkan efektivitaspembelajaran, guru dapat memanfaatkan komputersebagai media pembelajaran. Di samping itu,komputer juga dapat dirancang untuk membantuguru dalam peningkatan keprofesionalannya,misalnya dengan kegiatan refleksi diri.PUSTAKABorich, G.D. (2000). Effective teaching methods. New Jersey: Prentice-Hall Inc.Brinton, D.M. (2001). The Use of Media in Language Teaching. In Marianne Celce-Murcia (Ed.). Teaching English as a second or foreign language. Ontario: Heinle & Heinle.Brown, H.D. (2001). Teaching by principles. New York: Addison Wisley Longman, Inc.Charles, C.M. & Charles, M. (2004). Classroom management for middle-grades teachers. Boston: Pearson Education, Inc. A-39

×