Your SlideShare is downloading. ×
Seminar & Workshop   “Software Design”            8 April 2012Derist Touriano, SE., ST., M.Kom
Bagian          Pengertian Informasi dan Sistem Informasi   IMenurut O’Brien, sistem merupakan sekelompok komponen yang sa...
Bagian           Perancangan Sistem     IIPerancangan sistem adalah proses pengembangan sistem baru berdasarkan rekomendas...
Bagian           Rancangan Model Physical System   IIIBagan alir sistem merupakan alat yang tepat untuk menggambarkan phys...
Disk, menunjukkan i/o                                   Diskt, menunjukkan i/o                           menggunakan hard ...
Tabel 2 : Simbol Bagan Alir Program                          Input/output, digunakan                         Proses, digun...
Bagian          Rancangan Model Logika   IVRancangan model logika (logical model) dari sistem informasi lebih menjelaskan ...
Ada tiga hal penting yang harus diingat tentang terminator :1. Terminator merupakan bagian/lingkungan luar sistem. Alur da...
Penyimpanan (Data Stores)         Komponen ini digunakan untuk memodelkan kumpulan data atau paket data. Notasi yangdiguna...
Diagram Konteks   Diagram konteks (context diagram) adalah diagram tingkat atas, merupakan diagram dari sebuah   sistem ya...
Bagian           Perancangan Basis Data   VPerancangan basis data dilakukan dengan menentukan kebutuhan file-file dalam ba...
sedangkan B adalah seorang pelanggan maka B adalah isi dari pelanggan. Karena itu harus     dibedakan antara entitas sebag...
c.   Banyak ke Banyak (Many to Many)     Setiap elemen dari entity pertama dipasangkan dengan beberapa elemen dari entity ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Seminar - Software Design

1,303

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,303
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
56
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Seminar - Software Design"

  1. 1. Seminar & Workshop “Software Design” 8 April 2012Derist Touriano, SE., ST., M.Kom
  2. 2. Bagian Pengertian Informasi dan Sistem Informasi IMenurut O’Brien, sistem merupakan sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja samauntuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam prosestransformasi yang teratur. Sistem semacam ini memiliki tiga komponen atau fungsi yang berinteraksi:1. Input melibatkan penangkapan dan perakitan berbagai elemen yang memasuki sistem untuk diproses.2. Pemrosesan melibatkan proses transformasi yang mengubah input menjadi output.3. Output melibatkan pemindahan elemen yang telah diproduksi oleh prosestransformasi ketujuan akhir. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan elemen-elemen yangberhubungan yang menghasillkan sesuatu. Sedangkan data menurut O’brien data adalah fakta atau observasi mentah yang biasanyabanyak data yang menjelaskan kegiatan tersebut. Sedangkan informasi merupakan data yang telahdiubah menjadi konteks yang berarti dan berguna bagi pemakai akhir tertentu. Dari pengertian diatasbahwa informasi merupakan data yang dapat dimengerti oleh pengguna dan memiliki arti. Sistem informasi menurut O’Brien merupakan kombinasi teratur dari orang-orang, hardware,software, jaringan komunikasi dan sumber daya data yang terkumpul, dapat mengubah dan dapatdisebarkan. Dari pengertian di atas sistem informasi merupakan gabungan dari beberapa elemen-elemenyang digunakan untuk memberikan informasi yang berarti. Menurut O’Brien ( 2005, p10 ) terdapat tigaalasan mendasar untuk semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi, yaitu :1. Mendukung proses dan operasi bisnis2. Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan managernya3. Mendukung berbagai strategi unuk keunggulan kompetitif Menurut Mulyadi (2001), Sistem adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan satu denganlainnya, yang berfungsibersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem juga adalah kumpulan darikomponen-komponen peralatan model requirements, function dan interface (Mathiassen, Lars, 2000).Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatutujuan. Sistem adalah sekumpulan komponen yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan gunamemperbaiki organisasi ke arah yang lebih baik (McLeod, 1998). Informasi adalah salah satu jenissumber daya yang tersedia bagi manajer, yang dapat dikelola seperti halnya sumberdaya yang lain.Informasi dari komputer dapat digunakan oleh para manajer, non manajer, serta orang-orang danorganisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan (McLeod,2001). Sistem Informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhanpengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatuorganisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan (McLeod,2001).
  3. 3. Bagian Perancangan Sistem IIPerancangan sistem adalah proses pengembangan sistem baru berdasarkan rekomendasi analisissistem. Dalam tahap perancangan, tim kerja desain harus merancang spesifikasi yang dibutuhkan dalamberbagai kertas kerja. Kertas kerja itu harus memuat berbagai uraian mengenai input, proses, dan outputdari sistem yang diusulkan. Desain atau perancangan sistem dapat diartikan sebagai :1. Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem.2. Pendefinisian atas kebutuhan-kebutuhan fungsional.3. Persiapan untuk rancang bangun implementasi.4. Mengambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk, berupa penggambaran perencanaan, pembuatan sketsa, pengaturan dari beberapa elemen terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.5. Konfigurasi komponen piranti lunak dan piranti keras sistem. Tujuan tahap perancangan sistem :1. Memenuhi kebutuhan pemakai sistem2. Memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap untuk pemrogram dan para ahli yang terlibat. Sasaran yang harus dicapai :4. Desain sistem harus berguna, mudah dipahami dan digunakan, data harus mudah ditangkap, metode harus mudah diterapkan, informasi mudah dihasilkan dan mudah pula dipahami.5. Desain sistem harus mendukung tujuan utama perusahaan.6. Desain sistem harus efisien dan efektif dalam mendukung pengolahan transaksi, pelaporan manajemen dan pembuatan keputusan.7. Desain sistem harus memberikan komponen sistem informasi secara rinci, meliputi data, informasi, media penyimpanan, prosedur yang digunakan, sumber daya manusia yang dibutuhkan, perangkat keras, perangkat lunak dan pengendaliannya. Beberapa tekanan desain yang harus diperhatikan :1. Integrasi sistem2. Jalur pemakai/sistem (user interface: query, desain layar, umpan balik, bantuan, pengendalian kesalahan, desain workstation)3. Tekanan dan persaingan4. Kualitas dan kegunaan informasi (tepat waktu, tepat guna, relevan)5. Kebutuhan sistem (keandalan, ketersediaan, keluwesan, penjadwalan instalasi, berguna sesuai pertumbuhan organisasi, kemudahan pemeliharaan).6. Kebutuhan pengolahan data (volume, hambatan waktu pengolahan, permintaan perhitungan).7. Faktor-faktor organisasi (sifat organisasi, tipe, ukuran, struktur organisasi, gaya manajemen).8. Kebutuhan-kebutuhan biaya efektivitas.9. Faktor-faktor manusia.10. Kebutuhan dan kelayakan (kelayakan dari segi teknik, ekonomi, hukum, operasi, dan kelayakan jadwal).
  4. 4. Bagian Rancangan Model Physical System IIIBagan alir sistem merupakan alat yang tepat untuk menggambarkan physical system. Bagan Alir(flowchart) adalah bagan (chart) yang menunjukkan aliran (flow) di dalam program atau prosedur sistemsecara logika, digunakan terutama sebagai alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. Pedoman untuk menggambarnya :1. Sebaiknya digambarkan dari atas ke bawah, mulai dari kiri suatu halaman.2. Kegiatannya harus ditunjukkan dengan jelas sejak dimulai hingga berakhirnya.3. Untuk masing-masing kegiatan sebaiknya menggunakan suatu kata yang dapat mewakili pekerjaan.4. Kegiatan itu harus dalam urutan yang benar.5. Kegiatan yang terpotong dan akan disambung harus ditunjukkan dengan jelas oleh simbol penghubung. Ada lima macam bagan alir :1. Bagan Alir Sistem Bagan alir sistem (System Flowchart) merupakan bagan yang menunjukkan arus pekerjaan dari sistem secara keseluruhan, menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem serta menunjukkan apa yang dikerjakan di dalam sistem. Tabel 1 : Simbol Bagan Alir Sistem Dokumen, menunjukkan Manual, menunjukkan input dan output untuk pekerjaan manual proses manual, mekanik dan komputer Simpanan ofline, file non- Simpanan ofline, file non- komputer yang diarsip urut komputer yang diarsip urut angka. (numerical) huruf. (alphabetical) N A Simpanan ofline, file non- Kartu punc, menunjukkan komputer yang diarsip urut I/O yang menggunakan tanggal. (chronological) kartu punch. C Proses, menunjukkan Operasi luar, menunjukkan kegiatan proses dari operasi operasi yang dilakukan di program komputer luar operasi komputer. Sort offline, menunjukkan Pita magnetic, proses pengurutan data di menunjukkan i/o luar proses computer menggunakan pita magnetik
  5. 5. Disk, menunjukkan i/o Diskt, menunjukkan i/o menggunakan hard disk menggunakan disket drum magnetic, Pita kertas berlubang , menunjukkan i/o menunjukkan i/o menggunakan drum menggunakan pita kertas magnetik berlubang. Keyboard, menunjukkan Display, menunjukkan input yang menggunakan output yang ditampilkan di online keyboard monitor. Hubungan komunikasi, Garis alir, menunjukkan menunjukkan proses output yang ditampilkan di transmisi data melalui monitor. saluran komunikasi Penjelasan, menunjukkan Penghubung, menunjukkan penjelasan dari suatu penghubung ke halaman proses yang sama atau halaman lain. Pita control, menunjukkan penggunaan pita control (control tape) dalam bach control untuk pencocokan di proses bach processing2. Bagan Alir Dokumen Bagan alir dokumen (document flowchart), disebut juga bagan alir formulir, (form flowchart), atau paperwork, adalah bagan alir yang menunjukkan arus laporan atau formulir, termasuk tembusan- tembusannya, menggunakan simbol-simbol yang sama dengan bagan alir sistem.3. Bagan Alir Skematik Bagan alir skematik (schematic flowchart) menggambarkan prosedur di dalam sistem, merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem. Perbedaannya, selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, bagan alir skematik juga menggunakan gambar komputer dan peralatan lain yang digunakan. Fungsi gambar tersebut adalah untuk memudahkan pemahaman atas simbol-simbol bagan alir itu.4. Bagan Alir Program Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah- langkah proses program, dibuat dari derivikasi bagan alir sistem, bagan alir program terdiri dari 2 bentuk, yaitu : a. Bagan alir logika, digunakan untuk menggambarkan logika setiap langkah program, disiapkan oleh analis sistem. b. Bagan alir komputer terinci, yang menggunakan simbol-simbol berikut :
  6. 6. Tabel 2 : Simbol Bagan Alir Program Input/output, digunakan Proses, digunakan untuk untuk mewakili data i/o mewakili suatu proses Garis air, menunjukkan arus Keputusan, digunakan dari proses untuk suatu seleksi kondisi di dalam program Penghubung, menunjukkan Proses terdefinisi, penghubung ke halaman menunjukkan suatu operasi yang sama atau halaman yang rinciannya ditunjukkan lain. di tempat lain. Persiapan, digunakan untuk Terminal, menunjukkan member nilai awal suatu awal dan akhir dari suatu besaran. proses.5. Bagan Alir Proses Bagan alir proses merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industry, berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses yang ada di dalam suatu prosedur. Bagan ini juga dapat menunjukkan jarak kegiatan yang satu dengan yang lain serta waktu yang diperlukan oleh suatu kegiatan. Tabel 3 : Simbol Bagan Alir Proses Menunjukkan suatu operasi Menunjukkan suatu pemindahan Menunjukkan suatu Keputusan, digunakan simpanan untuk suatu seleksi kondisi di dalam program Menunjukkan suatu inspeksi Menunjukkan suatu penundaan..
  7. 7. Bagian Rancangan Model Logika IVRancangan model logika (logical model) dari sistem informasi lebih menjelaskan kepada user bagaimananantinya fungsi-fungsi di sistem informasi secara logika akan bekerja. Model logika dapat digambarkandengan menggunakan diagram arus data (data flow diagram). DFD menggambarkan arus data dari suatusistem informasi, baik sistem lama maupun sistem baru secara logika tanpa mempertimbangkanlingkungan fisik di mana data tersebut berada.Tabel 4 : Simbol Data Flow Diagram DeMarco & Yourdan Keterangan Gane & Sarson Source (Kesatuan Luar) Proses Data Flow (Simpanan Data) Data Store (Simpanan Data)Keterangan Gambar :Kesatuan Luar Kesatuan luar adalah kesatuan di luar sistem yang akan memberikan input atau menerima outputdari sistem, dapat berupa orang, organisasi, sumber informasi lain ataupun penerima akhir dari suatulaporan. Supplier Akuntansi Direktur Terminator Sumber Terminator Tujuan Terminator Tujuan & Sumber Gambar 1 Kesatuan Luar dalam Data Flow Diagram
  8. 8. Ada tiga hal penting yang harus diingat tentang terminator :1. Terminator merupakan bagian/lingkungan luar sistem. Alur data yang menghubungkan terminator dengan berbagai proses sistem, menunjukkan hubungan sistem dengan dunia luar.2. Profesional sistem tidak dapat mengubah isi atau cara kerja organisasi, atau prosedur yang berkaitan dengan terminator.3. Hubungan yang ada antar terminator yang satu dengan yang lain tidak digambarkan pada DFD.Proses Proses merupakan kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan oleh orang atau mesin computer, dimana aliran data masuk ditransformasikan ke aliran data keluar. 1 1.0 Input Data Input Data Pemasok Pemasok Gambar 2 Proses dalam Data Flow Diagram Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang proses :1. Proses harus memiliki input dan output.2. Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data.3. Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.Arus Data Dipresentasikan dalam bentuk anak panah yang menuju ke atau dari proses dan digunakanuntuk menggambarkan gerakan paket data atau informasi dari satu bagian ke bagian lain dari sistem dimana penyimpanan mewakili lokasi penyimpanan data. Nama berfungsi untuk mendefinisikan arti darialiran dan ditulis untuk mengindetifikasi aliran tersebut. Ujung panah menunjukkan ke mana databergerak, ke atau dari proses, penyimpanan ataupun terminator atau keduanya. Aliran yang digambarkansebagai panah dengan dua ujung menggambarkan terjadinya dialog. Aliran dapat juga menyebar ataumenyatu, misalnya sejumlah atribut dapat membentuk satu aliran, atau satu aliran menyebar menjadisejumlah atribut. Atribut dalam hal ini dapat berupa bagian atau duplikasi dari aliran. Nama data yangdigambarkan dalam aliran disebut data packet dan dituliskan di atas garis panah. Arus data menunjukkan arus dari data, dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil prosessistem dan dapat berbentuk sebagai berikut :1. Formulir atau dokumen yang digunakan di perusahaan2. Laporan tercetak yang dihasilkan oleh sistem3. Tampilan atau output di layar computer yang dihasilkan oleh sistem4. Masukan untuk computer5. Komunikasi lisan/ucapan6. Surat-surat atau memo.7. Data yang dibaca atau direkamkan ke suatu file8. Suatu sistem yang dicatat pada buku agenda9. Transmisi data dari suatu computer ke computer yang lain.
  9. 9. Penyimpanan (Data Stores) Komponen ini digunakan untuk memodelkan kumpulan data atau paket data. Notasi yangdigunakan adalah garis sejajar, segi empat dengan sudut melengkung atau persegi panjang, atau open-ended rectangle on the right side. Nama (basis data atau file) dari penyimpanan disebutkan dalamsymbol. Notasi ini dapat mendefinisikan file atau basis data, disk, dan model DBMS lain, ataumendefinisikan bagaimana penyimpanan diimplementasikan dalam sistem computer. Penyimpanankadang kala didefinisikan sebagai suatu mekanisme diantara dua proses yang dibatasi oleh jangka waktutertentu. F Penjualan Gambar 3 Penyimpanan dalam Data Flow DiagramPetunjuk Pembuatan DFD Beberapa petunjuk untuk membuat DFD yang jelas dan mudah dibaca :a. Pilih nama yang jelas maksudnya (bagi proses, aliran penyimpanan dan terminator). 1) Untuk proses sebaiknya menggunakan nama yang mengacu pada fungsi, yaitu gabungan antara kata kerja yang spesifik dan objek, misalnya memproses laporan inventory, validasi nomor telepon atau yang lain. Untuk terminator lebih mengacu pada orang atau kelompok orang, sedangkan untuk aliran dan penyimpanan mengacu pada paket data atau informasi yang terkandung di dalamnya. 2) Jangan menggunakan nama yang terlalu umum, misalnya proses data, tangani masukan, dan yang sejenisnya. 3) Gunakan nama yang familiar bagi pemakai.b. Menomori proses untuk memperjelas sistematika 1) Tidak jadi masalah bagaimana urutan ditempatkan 2) Nomor tidak menunjukkan urutan 3) Penomoran dimaksudkan sebagai identifikasi proses dan memudahkan penurunan ke level yang lebih rendah atau ke proses berikutnya.c. Menggambar kembali DFD hingga beberapa kali sehingga tampak bagus. Pengulangan tersebut berfungsi untuk menjaga secara teknis bahwa gambar tersebut sudah benar, dapat diterima oleh pemakai, misalkan bagi programmer yang akan membuat programnya dan pimpinan sebagai penentu strategi organisasi. Ketika penggambaran dilakukan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu : 1) Ukuran dan dan bentuk lingkaran sebaiknya tetap sama karena penggunaan lingkaran yang lebih besar tidak akan dapat mengesankan bahwa proses tersebut juga lebih besar. 2) Panah melengkung atau lurus tidak jadi masalah sebaiknya tidak menggunakan keduanya pada gambar yang sama. 3) Menggambar demgam tangan atau dengan menggunakan alat tertentu bukan masalah. Menggambar dengan tangan seringkali apat memberikan sentuhan seni, tetapi menggambar dengan mesin seringkali lebih memudahkan untuk memodifikasi.d. Mencegah DFD yang terlalu komplek dan tidak perlu. Kegunaan DFD bukan hanya menggambarkan fungsi dan interaksi sistem secara akurat tetapi juga untuk dibaca dan dimengerti, bukan hanya oleh analis sistem tetapi juga pemakai yang akan menggunakan sistem yang dimodelkan. Ini berarti jangan membuat DFD dengan terlalu banyak proses, aliran, penyimpanan dan terminator.e. Menjamin konsisten DFD tersebut secara intern ataupun yang berkualitas dengan DFD. Konsistensi dalam hal ini juga menyangkut konsistensi dengan model lain (ER-Diagram, state transistion diagram, kamus data dan spesifikasi proses).
  10. 10. Diagram Konteks Diagram konteks (context diagram) adalah diagram tingkat atas, merupakan diagram dari sebuah sistem yang menggambarkan aliran data yang masuk dan keluar dari sistem serta entitas luar. Hal yang harus diperhatikan : a. Memberikan gambaran tentang seluruh sistem b. Terminal yang memberikan masukan ke sistem disebut source. c. Terminal yang menerima keluaran disebut sink. d. Hanya ada satu proses. e. Tidak boleh ada data store.Diagram Nol Setelah diagram konteks dibuat maka akan dilanjutkan dengan pembuatan DFD level 1, penggambaran diagram konteks yang lebih rinci (overview diagram). Hal-hal yang harus diperhatikan : a. Perlihatkan data store yang digunakan. b. Pada proses yang tidak dirinci lagi, tambahkan tanda ( * ) pada penomoran proses. c. Keseimbangan antara diagram konteks dan diagram nol harus dipelihara.Diagram Rinci Tiap-tiap proses level 0 akan digambarkan secara rinci. Hal-hal yang harus diperhatikan : a. Keseimbangan aliran data antara diagram nol dan diagram rinci b. Pada proses yang tidak dirinci lagi, tambahkan tanda ( * ) pada penomoran proses. c. Keseimbangan antara diagram konteks dan diagram nol harus dipelihara.data store yang digunakan. Tabel 5 : Penomoran Proses Nama Nama Diagram Nomor Proses Level 0 Konteks 0 1 Diagram Nol 1.0, 2.0, 3.0, … 2 Diagram Rinci 1.0 1.1, 1.2, 1.3, … 2 Diagram Rinci 2.0 2.1, 2.2, 2.3, … 2 Diagram Rinci 3.0 3.1, 3.2, 3.3, … 3 Diagram Rinci 1.1 1.0, 2.0, 3.0, … 3 Diagram Rinci 1.2 1.0, 2.0, 3.0, … 3 Diagram Rinci 1.3 1.0, 2.0, 3.0, … Dan seterusnya
  11. 11. Bagian Perancangan Basis Data VPerancangan basis data dilakukan dengan menentukan kebutuhan file-file dalam basis data berdasarkanmodel sistem. Model sistem tersebut ditunjukkan oleh diagram aliran data sistem yang telah dibuat padatahap sebelumnya. Selanjutnya parameter-parameter file dalam basis data perlu ditentukan. Setelahkebutuhan file-file tersebut diketahui, pendefinisian struktur file basis data dilakukan. Struktur file basisdata tergantung dari data yang masuk dan hasil keluaran yang diinginkan. Suatu file dapat didefinisikanstrukturnya dari analisis arus data yang masuk dan hasil keluaran. Selanjutnya kerelasian antar filedikendalikan oleh suatu kunci penghubung (foreign key). Perancangan basis data dapat dilakukan menggunakan konsep normalisasi yang diterapkandalam perancangan basis data dalam model basis data relasional atau menggunakan teknik entityrelationship model yang menghasilkan sebuah diagram yang disebut entity relational diagram (ERD).1. Konsep Normalisasi Normalisasi merupakan sebuah teknik dalam desain logika sebuah basis data, teknik pengelompokkan atribut dari suatu relasi sehingga membentuk struktur relasi yang baik (tanpa redundansi). Kegunaan normalisasi : a. Meminimalisasi pengulangan informasi. b. Memudahkan identifikasi entitas atau objek. Langkah-langkah normalisasi : st a. Normal Pertama (1 Normal Form), aturan :  Mendefinisikan atribut kunci  Tidak ada grup berulang  Semua atribut bukan kunci tergantung pada aktribut kunci nd b. Normal Kedua (2 Normal Form), aturan :  Sudah memenuhi bentuk normal pertama  Sudah tidak ada ketergantungan parsial di mana seluruh field hanya tergantung pada sebagian field kunci. rd c. Normalisasi Ketiga (3 Normal Form), aturan :  Sudah berada dalam bentuk normal kedua.  Tidak ada ketergantungan transistif (di mana field bukan kunci tergantung paa field bukan kunci lainnya) Catatan : Normal seharusnya berada dalam bentuk normal tertinggi dan bergerak dari bentuk normal satu dan seterusnya untuk setiap kali membatasi hanya satu jenis redudansi.2. Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram merupakan notasi grafis dalam permodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antar penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relative kompleks. Dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. ERD menggunakan sejumlah notasi dan symbol untuk menggambarkan struktur data dan hubungan antar data. Pada dasarnya ada 3 macam symbol yang digunakan, yaitu : a. Entity, adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi dalam lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat. Sebagai contoh adalah barang, pemasok, pekerja dan lain-lain. Seandainya A adalah barang maka A adalah isi dari barang,
  12. 12. sedangkan B adalah seorang pelanggan maka B adalah isi dari pelanggan. Karena itu harus dibedakan antara entitas sebagai petunjuk umum dari deskripsi tertentu dan isi entitas seperti A dan B dalam contoh di atas. Entitas digambarkan dalam bentuk persegi empat. Barang Gambar 4 Entitasb. Atribut, entitas mempunyai elemen yang disebut atribut dan berfungsi mendeskripsikan karakter entitas, misalnya atribut nama barang dari entitas barang. Setiap ERD bisa berisi lebih dari satu atribut. Entitas dalam bentuk elips. Harga Barang Nama Barang Stock Barang Gambar 5 Atributc. Hubungan – Relationship. Sebagaimana halnya entitas, hubungan pun harus dibedakan antara hubungan atau bentuk hubungan antar entitas dengan isi dari hubungan itu sendiri. Misalnya dalam kamus hubungan antara entitas barang dan entitas elanggan adalah menjual barang, sedangkan isi hubungannya dapat berupa tanggal jual atau yang lainnya. Hubungan digambarkan dalam bentuk intan (diamond).Jenis-Jenis Hubungan (Versi Chen) :a. Satu ke Satu (One to One) Setiap elemen dari entitas pertama tepat dipasangkan dengan satu elemen dari entitas kedua, demikian juga sebaliknya. Misalnya relasi antara Pasien dan Tempat Tidur pada masalah medical record. Pasien 1 Menempati 1 Tempat Tidur Gambar 2.6 Hubungan Satu ke Satub. Satu ke Banyak atau Banyak ke Satu (One to Many atau Many to One) Setiap elemen dari entitas pertama dipasangkan dengan beberapa elemen dari entitas kedua dan setiap elemen dari entity kedua tepat dipasangkan dengan satu elemen dari entitas pertama, demikian juga sebaliknya. Contoh: relasi antara Pasien dan Ruangan pada masalah medical record. Ruangan 1 Ditempati M Pasien Gambar 2.7 Hubungan Satu ke Banyak
  13. 13. c. Banyak ke Banyak (Many to Many) Setiap elemen dari entity pertama dipasangkan dengan beberapa elemen dari entity kedua dan setiap elemen dari entity kedua juga dipasangkan dengan beberapa elemen dari entity pertama. Contoh: relasi antara PASIEN dan DOKTER. Pasien M Diperiksa M Dokter Gambar 2.8 Hubungan Banyak ke BanyakMetodologi Desain ERD Tahap pertama pada desain sistem informasi menggunakan model ERD adalahmenggambarkan kebutuhan informasi atau jenis informasi yang akan disimpan dalam database.Teknik pemodelan data dapat digunakan untuk menggambarkan setiap ontologi (yaitu gambaran danklasifikasi dari istilah yang digunakan dan hubungan anatar informasi) untuk wilayah tertentu. Tahap berikutnya disebut desain logis, dimana data dipetakan ke model data yang logis,seperti model relasional. Model data yang logis ini kemudian dipetakan menjadi model fisik ,sehingga kadang-kadang, Tahap kedua ini disebut sebagai “desain fisik”. Tabel 6 : Metodologi ERD

×