Cara dan syarat pengajuan kredit di bank
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Cara dan syarat pengajuan kredit di bank

on

  • 5,284 views

 

Statistics

Views

Total Views
5,284
Views on SlideShare
5,284
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
49
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Cara dan syarat pengajuan kredit di bank Cara dan syarat pengajuan kredit di bank Presentation Transcript

    • LOGO LOGO SMK TELKOM SP MALANG Kel 3 2012-2013 Cara dan Syarat Pengajuan Kredit di Bank
    • Hal-hal yang dipertimbangkan oleh bank Character( Karakter) 5c
    • Yang diperlukan untuk Pengajuan Kredit di Bank  Perorangan 1.Kopi identitas diqi (ktp , sim, atau paspoq) 2.Kopi akte nikah (bagi yang sudah menikah) 3.Kopi kaqtu keluaqga. 4.Kopi qekekening koqan/qekening giqo atau kopi buku tabungan di bank manapun antaqa 6 s/d 3 bulan teqakhiq. 5.Kopi slip gaji
    • Yang diperlukan untuk Pengajuan Kredit di Bank • Badan usaha 1.Kopi identitas diqi daqi paqa penguqus pequsahaan (diqektuq & komisaqis). 2.Kopi npwp (nomoq pokok wajib pajak). 3.Kopi siup (suqat ijin usaha peqdagangan ). 4.Kopi akte pendiqian pequsahaan daqi notaqis. 5.Kopi tdp (tanda daftaq pequsahaan) dalam pinjaman dana tunai diminta copy qekening koqan/giqo atau
    • Hal-hal yang Diperjanjikan Dalam Perjanjian Kredit • Jangka waktu kredit • Suku bunga • Cara pembayaran • Agunan/ jaminan kredit • Biaya administrasi • Asuransi jiwa dan tagihan
    • 1. Membuat Surat Permohonan Buatlah surat permohonan pengajuan Kredit secara resmi. Paparkan beberapa hal ini dalam surat, yaitu: • Pemaparan secara singkat mengenai bidang usaha perusahaan. • Tujuan dari penggunaan modal yang dipinjam. • Nominal modal yang dipinjam atau dibutuhkan. • Jangka waktu peminjaman. 2. Mengisi Formulir Pengajuan Kredit dan melengkapi semua persyaratan dari Bank Langkah awal adalah dengan mengisi formulir pengajuan kredit yang telah disediakan oleh bank. Selain sebagai dokumen bank, pihak bank akan menjadikannya acuan untuk mengetahui informasi mengenai perusahaan kita. Isilah dengan selengkap mungkin, atau sesuaikan dengan petunjuk dari petugas bank. Proses Pengajuan Kredit ke Bank
    • 3. Menyerahkan Proposal Usaha Beserta Kelengkapan Dokumen Buatlah proposal usaha dengan sebaik-baiknya, tanpa adanya rekayasa, serta memiliki kerangka yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu, buatlah sesuai dengan analisis kelayakan kredit, di mana beberapa informasi berikut harus termuat di dalamnya. Informasi Permohonan Kredit dan Profil Perusahaan • Aspek Yuridis Perusahaan • Aspek Manajemen dan Organisasi dari Perusahaan • Aspek Operasional Produksi Perusahaan • Aspek Pemasaran Perusahaan • Aspek Keuangan Perusahaan • Aspek Jaminan Perusahaan • Aspek Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Proses Pengajuan Kredit ke Bank (lanjutan)
    • 4. Peninjauan Usaha Setelah dokumen yang dibutuhkan telah lengkap, biasanya pihak Bank meninjau langsung ke lokasi perusahaan untuk memastikan kebenaran dokumen-dokumen yang diberikan. Proses peninjauan biasanya dilakukan secara mendadak, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Selain melakukan survei, ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh peninjau tersebut. 5. Peninjauan Anggunan Peninjauan anggunan ini dilakukan untuk melihat kelayakan dari barang jaminan yang diberikan oleh kita terhadap bank. Apakah kelayakan fungsi, dan nilai ekonomisnya sebanding dengan pinjaman yang diminta. Apabila dalam waktu yang lama, pihak bank belum juga datang melakukan peninjauan, jangan segan untuk menghubungi mereka kembali. Pastikan bahwa pinjaman kita telah benar-benar diproses. Proses Pengajuan Kredit ke Bank (lanjutan)
    • 6. Apabila memenuhi syarat debitur akan diwawancarai • Wawancara terhadap Pemilik dan Karyawan Poin-poin utama yang biasa ditanyakan seputaran hal penting dalam aktivitas perusahaan. Mulai dari kapasitas produksi dalam perharinya, kapasitas stok barang, omset penjualan, lamanya waktu perputaran barang di gudang, jaringan distribusi, pelanggan dan lainnya. Setelah wawancara selesai, kebenaran informasi tersebut akan langsung di cek oleh pihak bank. • Wawancara terhadap Pihak Terkait Lainnya Pihak bank juga akan melakukan wawancara terhadap pihak di luar perusahaan, yang melihat langsung atau mengetahui mengenai informasi perusahaan. Biasanya info yang ditanyakan mengenai bagaimana perusahaan menanggulangi masalah limbah, apakah usaha yang dijalankan menimbulkan kerugian terhadap lingkungan, bagaimana peran perusahaan untuk menyediakan lapangan pekerjaan terhadap masyarakat sekitar, tingkat keramaian pelanggan, serta info lainnya yang memperlihatkan pandangan masyarakat terhadap usaha yang sedang berjalan ini. Proses Pengajuan Kredit ke Bank (lanjutan)
    • 7. Proses Persetujuan Kredit Pihak bank akan mempertimbangkan apakah kredit akan diberikan atau tidak. Biasanya proses ini dilakukan dengan cara komite kredit. Komite kredit sendiri merupakan proses persetujuan kredit melalui mekanisme berjenjang berdasarkan struktur organisasi pada bank, yang berdasarkan wewenang pemberian batas plafon kredit. Untuk itu, semakin banyak jumlah kredit atau pinjaman, akan membutuhkan waktu lebih lama dalam proses persetujuan kreditnya. Akan tetapi, setiap bank biasanya memiliki aturan serta wewenang masing-masing. 8. Pemberian Persetujuan Kredit Apabila pengajuan kredit disetujui, pihak bank akan memberikan surat persetujuan kredit. Surat ini bisa saja dikirim langsung ke alamat kita, atau diminta untuk diambil ke bank. Nantinya pihak bank akan menjelaskan tata cara untuk proses pencairan dan persyaratan yang harus dilakukan. Apabila terdapat dokumen yang belum lengkap, maka kita akan diminta untuk melengkapinya, sebelum perjanjian dilakukan. Proses Pengajuan Kredit ke Bank (lanjutan)
    • 9. Perjanjian Pemberian Kredit Proses perjanjian ini harus sah di mata hukum. Walaupun bisa dilakukan di bawah tangan, tapi usahakan untuk melakukannya tetap di depan notaris, kecuali pinjaman dalam nominal kecil. Hal ini karena dengan adanya beban pembayaran notaris yang dibebankan kepada kita. 10. Pencairan Dana Pencairan dana biasanya dilakukan melalui rekening peminjam. Akan tetapi, jika dalam nominal kecil, biasanya pencairan dilakukan secara tunai. 11. Pengawasan Setelah pinjaman cair, pengawasan akan dilakukan oleh pihak bank. Mereka akan melakukan peninjauan sekali waktu untuk melihat perkembangan usaha. Dan beberapa saat sebelum jatuh tempo, pihak bank juga akan mengingatkan nasabah untuk melakukan pembayaran. Proses Pengajuan Kredit ke Bank (lanjutan)
    • Thank You 