Your SlideShare is downloading. ×
Skill Lab 5 GINGIVEKTOMI
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Skill Lab 5 GINGIVEKTOMI

4,859
views

Published on

Skill Lab Gingivektomi dan Aplikasi Periodontal Pack Blok Aesthetic Dentistry Kedokteran Gigi UNSOED Purwokerto Jawa Tengah

Skill Lab Gingivektomi dan Aplikasi Periodontal Pack Blok Aesthetic Dentistry Kedokteran Gigi UNSOED Purwokerto Jawa Tengah


0 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,859
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
8
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia PANDUAN SKILL LAB BLOK AESTHETIC DENTISTRY 2 (SKILL LAB 5)“GINGIVEKTOMI DAN APLIKASI PERIODONTAL PACK” JURUSAN KEDOKTERAN GIGIFAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Purwokerto, 2012 1 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 2. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia A. DEFINISI, INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI GINGIVEKTOMIGingivektomi adalah pemotongan jaringan gingiva dengan membuang dindinglateral poket yang bertujuan untuk menghilangkan poket dan keradangan gingivasehingga didapatkan gingiva yang secara fisiologis, fungsional dan estetik baik.Tindakan gingvektomi dapat menghilangkan dinding poket agar menambahvisibilitas dan pencapaian yang optimal dalam membersihkan kalkulus danpenghalusan akar gigi secara menyeluruh.Prinsip dan teknik gingivektomi yaitu setelah ditandai dengan poket marker, jaringangingiva kemundian dieksisi dengan sudut 45° kemudian gingiva dibentuk sesuaikontur gingiva normal. Gingivektomi selalu diikuti dengan gingivoplasti untukmendapatkan kontur dan bentuk ketajaman tepi gingiva yang normal baik anatomismaupun fisiologis.INDIKASI1. Poket supraboni dengan dinding poket yang fibrous dan firm (keras)2. Poket supraboni dengan deposit akar gigi yang sulit dijangkau/ dibersihkan hanya dengan alat scaler3. Pembesaran gingiva (gingival enlargement) yang disebabkan medikamen/ hormonal4. Idiopatik fibrosis5. Abses gingiva.KONTRAINDIKASI1. Attached gingiva inadequate2. Perawatan yang membutuhkan bedah tulang atau pemeriksaan bentuk dan morfologi tulang3. Poket infraboni4. Dasar poket di apical mucogingival junction5. Perawatan yang membutuhkan pertimbangan estetik, terutama pada gigi anterior atas6. Pada kasus kerusakan tulang yang dalam dengan bentuk irregular pada bagian fasial dan oral, dan jika tepi puncak tulang boulbus / thickening. 2 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 3. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, IndonesiaB. ALAT DAN BAHANALAT 1. Set alat diagnostik 2. Alat kuret (Gracey currete) dan alat skaling 3. Alat irigasi (Syringe) 4. Gunting 5. Pinset anatomis 6. Pinset chirurgis 7. Poket marker (PMF/ pocket marking forcep) 8. Periodontal probe 9. Scalpel dan blade khusus / periodontal knives (Kirkland knives) 10. Stones 11. Glass plate 12. Semen spatel/ stik es krim Alat Kuretase (Gracey) Pocket Marking Forcep Kirkland knivesBAHAN 1. Tampon 2. Cotton roll 3. Alkohol 70% 4. Antiseptik (betadine) 5. Larutan H2O 6. Anestesi lokal (pehachain) 7. Periodontal pack/ dresing (coe pack) 8. Analgetik dan antibiotik 9. Cairan fisiologis 3 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 4. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia C. PROSEDUR GINGIVEKTOMI1. Diagnosis2. Dental photo (bila perlu)3. Isolasi daerah kerja dan pemberian anestesi lokal (infiltrasi)4. Mengukur kedalaman poket dengan periodontal probe5. Masukkan poket marker (PMF/ pocket marker forcep) ke dalam poket tersebut; caranya masukkan ujung yang tajam dari PMF ke dalam poket6. Tekan ujung yang runcing ke gingiva sehingga menimbulkan bercak darah (bleeding point), lakukan secara sistematis dari distal ke mesial7. Insisi (beveled incision) menggunakan scalpel pada bagian permukaan fasial dan lingual sampai bagian distal gigi yang bersangkutan dengan pisau periodontal. Insisi dimulai agak ke arah apikal dari bleeding point. Gingivektomi pada kasus beberapa gigi, insisi dapat dilakukan secara kontinyu atau diskontinyu 4 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 5. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia8. Eksisi sesuai dengan insisi yang telah dibuat dengan menggunakan scalpel (eksisi gingiva dapat dilakukan dengan menggunakan pisau periodontal, scalpel atau gunting). Eksisi dilakukan sedemikian rupa sehingga membentuk sudut 45° (mengarah ke koronal gigi) dengan sumbu gigi dan sampai mencapai bagian apikal dari dasar poket 3 5 8a 8b 9 139. Menghilangkan dinding poket yang sudah tereksisi, membersihkan area dengan irigasi antiseptik, dan membersihkan deposit yang terdapat pada akar gigi (scaling dan root planing)10. Kuret jaringan granulasi yang ada secara hati-hati dan hilangkan sisa kalkulus dan sementum yang nekrosis sehingga permukaan gigi bersih dan halus11. Gingivoplasty, untuk membentuk kembali gingiva sesuai bentuk/ kotur fisiologis setelah poket dihilangkan. Menyempurnakan kontur gingiva seperti yang diinginkan dengan bur intan atau pisau bermata lebar untuk mengerok jaringan12. Irigasi dengan larutan hidrogen peroksida atau larutan saline, kemudian tekan dengan kasa kering 2-3 menit untuk menghentikan perdarahan13. Tutup area luka dengan periodontal pack14. Pemberian antibiotik dan analgetik15. Instruksi post-operative dan apabila tak ada keluhan penderita diminta kembali 1 minggu kemudian.16. Kontrol. Dilakukan pengecekan pada (1) keadaan post gingivektomi; (2) kebersihan rongga mulut (OH); dan (3) periodontal pack dilepas. 5 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 6. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia D. APLIKASI PERIODONTAL PACKPROSEDUR APLIKASI PERIODONTAL PACK (COE-PACK) 1. Peridontal pack (coe-pack) dipersiapkan dengan mencampurkan dua pasta dengan perbandingan 1:1. Pasta yang dicampur adalah pasta accelerator dan pasta base hingga homogen menggunakan stik es krim. 2. Periodontal pack direndam dalam air pada suhu kamar, tunggu 2-3 menit. 6 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 7. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia3. Periodontal pack dibuat menjadi 2 strip dan dilekatkan sekitar area distal gigi terakhir.4. Satu strip dibawa ke arah depan menuju midline mengikuti kontur margin gingiva dan interproksimal, strip yang lain dilekatkan di area palatal/ lingual dan bertemu pada sisi distal dari gigi terakhir, kemudian dibawa ke arah depan mengikuti kontur margin gingiva dan interproksimal hingga ke midline.5. Strip digabungkan pada interproksimal dengan menekan area fasial dan palatal/ lingual pack. Seluruh daerah luka ditutup dengan periodontal pack tanpa mengganggu oklusi atau daerah perlekatan otot 7 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 8. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia6. Periodontal pack dilepas setelah 1 minggu dengan menggunakan surgical hoe, partikel yang terselip interproksimal dibuang dengan scaler dan diirigasi dengan hidrogen peroksida untuk menghilangkan debris. pack dilepas, gigi dipoles Kondisi gingiva pasca gingivektomi7. Setelah periodontal pack terakhir dilepas, poles gigi dan instruksikan pasien untuk melakukan pengendalian plak dengan baik. 8 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 9. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, IndonesiaE. EDUKASI PASCA GINGVEKTOMI Setelah seluruh prosedur gingivektomi dilaksanakan, pasien perlu diberiinformasi yang lengkap tentang cara-cara perawatan pasca operasi, yaitu:1. Menghindari makan atau minum selama satu jam2. Dilarang minum minuman panas atau alkohol selama 24 jam. Dilarang berkumur-kumur satu hari setelah operasi3. Dilarang makan makanan yang keras, kasar atau lengket dan mengunyah makanan dengan sisi yang tidak dioperasi4. Minum analgesik bila merasa sakit setelah efek anestesi hilang. Aspirin merupakan kontraindikasi selama 24 jam5. Menggunakan larutan kumur saline hangat setelah satu hari. Menggunakan larutan kumur klorheksidin di pagi hari dan malam hari apabila pasien tidak dapat mengontrol plak secara mekanis. Larutan ini dapat langsung digunakan pada hari pertama setelah operasi asal tidak dikumurkan terlalu kuat di dalam mulut6. Apabila terjadi perdarahan, periodontal pack ditekan selama 15 menit dengan menggunakan kasa/ kain bersih yang sudah dipanaskan; dilarang berkumur7. Sikat bagian mulut yang tidak dioperasi saja. 9 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2
  • 10. DENTISTRY UNSOED Website: http://dentistry.unsoed.ac.id Purwokerto, Jawa Tengah, IndonesiaREFERENSIFedi PF, Vernino AR, Gray JL. 2004. Silabus Periodonti. Jakarta: EGCGoldman HM, Cohen DW. 1980. Periodontal Therapy. 6th ed. St. Louis: Mosby CompanyManson JD, Eley BM. 1993. Buku Ajar Periodonti. ed 2. Jakarta: Hipocrates.Newman MG, Takei HH, Carranza FA. 2010. Carranza’s Clinical Periodontology. 11th ed. Phildelphia: WB Saunders Comp. 10 |Blok A e s t h e t i c D e n t i s t r y 2