a. Letusan gunug yang merusak lingkungan alam
sekitar.
b. Gempa bumi yang menyebabkan dislokasi
lapisan tanah.
c. Kebakara...
BANJIR
 Erosi
Dh
Butir-butir tanah
yang terlepas
Kapasitas
angkut air
(Dh + Dl) atau (Th + Tl)
Tanah tererosi
Skema prose...
Jumlah aliran air permukaan
 Jumlah dan intensitas hujan
 Kapasitas infiltrasi
 Kapasitas penyimpanan air tanah (WHC)
Erosi (E)
Interaksi kerja beberapa faktor
1. Iklim (i)
2. Topografi (r)
3. Vegetasi (v)
4. Manusia (m)
5. Tanah (t)
E = f ...
Iklim
 Besarnya curah hujan:volume air yang jatuh
pada areal tertentu (M3
per satuan luas atau
tinggi air (mm)
 Intensit...
Topografi
 Kemiringan lereng (slope) – S
 Panjang lereng - L
 Konfigurasi lereng - LS
 Arah lereng
Unsur paling berpen...
Panjang lereng
 Panjang lereng: mulai titik pangkal aliran
sampai suatu titik air masuk saluran/sungai
 Zingg (1940)
X =...
Kseragaman lereng
 Aliran erosi pada lereng yang seragam >
lereng tidak seragam
Arah lereng
 Belahan utara khatulistiwa ...
Vegetasi
 Vegetasi, penutup tanah (rumput & hutan) akan
menghilangkan pengaruh hujan & topografi terhadap
erosi
 Pengaru...
Intersepsi hujan
 Mempengaruhi jumlah air yang sampai ke
tanah, shg dapat mengurangi aliran
permukaan
 Mempengaruhi keku...
Hazairin Zubair (1988):
hubungan linear antara besarnya intersepsi dengan curah hujan
bulanan
1. Pinus mercussi umur 30 th...
3. kerusakan alam
3. kerusakan alam
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

3. kerusakan alam

560 views
478 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
560
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
26
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

3. kerusakan alam

  1. 1. a. Letusan gunug yang merusak lingkungan alam sekitar. b. Gempa bumi yang menyebabkan dislokasi lapisan tanah. c. Kebakaran hutan karena proses alami d. Banjir besar dan gelombang laut yang tinggi akibat badai. Kerusakan Alam - Faktor Internal - Faktor Eksternal
  2. 2. BANJIR  Erosi Dh Butir-butir tanah yang terlepas Kapasitas angkut air (Dh + Dl) atau (Th + Tl) Tanah tererosi Skema proses terjadinya erosi tanah Dl Th Tl
  3. 3. Jumlah aliran air permukaan  Jumlah dan intensitas hujan  Kapasitas infiltrasi  Kapasitas penyimpanan air tanah (WHC)
  4. 4. Erosi (E) Interaksi kerja beberapa faktor 1. Iklim (i) 2. Topografi (r) 3. Vegetasi (v) 4. Manusia (m) 5. Tanah (t) E = f (i, r, v, t, m) Peubah: 1. Dapat diubah manusia: vegetasi 2. Tidak dapat diubah: iklim, tipe tanah, kecuraman lereng
  5. 5. Iklim  Besarnya curah hujan:volume air yang jatuh pada areal tertentu (M3 per satuan luas atau tinggi air (mm)  Intensitas hujan: besarnya curah hujan yang jatuh dalam suatu waktu yang singkat (5, 10, 15 atau 30 menit) yang dinyatakan dalam mm/jam.
  6. 6. Topografi  Kemiringan lereng (slope) – S  Panjang lereng - L  Konfigurasi lereng - LS  Arah lereng Unsur paling berpengaruh: - Kemiringan lereng (S): % - Panjang lereng (L) Makin curam S : - aliran permukaan makin cepat - energi angkut air meningkat
  7. 7. Panjang lereng  Panjang lereng: mulai titik pangkal aliran sampai suatu titik air masuk saluran/sungai  Zingg (1940) X = CLn dimana: X = tanah tererosi L = panjang lereng (feet) n = konstanta
  8. 8. Kseragaman lereng  Aliran erosi pada lereng yang seragam > lereng tidak seragam Arah lereng  Belahan utara khatulistiwa lereng menghadap ke selatan, erosinya > yang menghadap ke utara. Penyinaran matahari menyebabkan terjadinya dekomposisi.
  9. 9. Vegetasi  Vegetasi, penutup tanah (rumput & hutan) akan menghilangkan pengaruh hujan & topografi terhadap erosi  Pengaruh vegetasi thd erosi & aliran permukaan: 1. Intersepsi hujan oleh tajuk tanaman 2. mengurangi kecepatan aliran permukaan & kekuatan perusak air 3. akar dan kegiatan biologi dalam tanah terhadap stabilitas struktur dan porositas tanah 4. Transpirasi menyebabkan kandungan air tanah turun
  10. 10. Intersepsi hujan  Mempengaruhi jumlah air yang sampai ke tanah, shg dapat mengurangi aliran permukaan  Mempengaruhi kekuatan perusak butir2 hujan yang jatuh menimpa tanah
  11. 11. Hazairin Zubair (1988): hubungan linear antara besarnya intersepsi dengan curah hujan bulanan 1. Pinus mercussi umur 30 th. Y = 7,57 + 0,26 X R2 = 0,55 2. Tegakan hutan alami Y = 3,06 + 0,24 X R2 = 0,65 3. Ecalyptus deglupte Y = 2,48 + 0,13 X R2 = 0,50 4. Semak campuran Y = 3,38 + 0,31 X R2 = 0,86 5. Tanaman tembakau Y = 3,03 + 0,27 X R2 = 0,75 Dimana: Y = jumlah air hujab terintersepsi (mm) X = curah hujan bulanan (mm) Hubungan linear

×