INVESTASI DI BURSA EFEK JAKARTASemakin meningkatnya aktivitas perdagangan di Bursa Efek Jakarta disebabkanmeningkatnya per...
(melalui kuasa) pialang atau broker dengan memberikan pesanan, baik pesanan jual ataubeli kepada perusahaan-perusahaan efe...
Sebagai ilustrasi, misalnya seorang pemodal melakukan transaksi pembelian atas sahamXYZ sebanyak 10 lot dimana harga saham...
Keuntungan dan Risiko Berinvestasi di SahamPada dasarnya semua pilihan investasi mengandung peluang keuntungan di satu sis...
hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualankekayaan perusahaan tersebut, maka sisa...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Investasi di bursa efek jakarta

905

Published on

Published in: Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
905
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
46
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Investasi di bursa efek jakarta

  1. 1. INVESTASI DI BURSA EFEK JAKARTASemakin meningkatnya aktivitas perdagangan di Bursa Efek Jakarta disebabkanmeningkatnya perhatian masyarakat terhadap bursa efek, yang merupakan salah satualternatif untuk menanamkan modalnya. Untuk memberikan pengetahuan dasar tentangbursa efek, berikut adalah ulasan singkat yang menggambarkan seluk beluk bursa efek.Apa saja yang diperdagangkan? Jenis efek serta tata cara melakukan transaksi.EfekEfek adalah semua yang termasuk surat berharga, dapat berupa:• Surat pengakuan utang• Surat berharga komersial• Saham• Obligasi• Tanda bukti utang• Unit penyertaan kontrak investasi kolektif• Kontrak berjangka atas efek• Setiap turunan (derivatif) dari saham atau obligasiEfek terbanyak diperjual-belikan di Bursa Efek JakartaSaham adalah efek yang paling banyak diperjual-belikan di Bursa Efek Jakarta.Mulainya pemodal membeli efekPenjualan dan pembelian di bursa efek disebut perdagangan di pasar sekunder (secondarymarket). Pemodal dapat mulai membeli atau menjual efek setiap hari bursa, setelah efekdicatatkan (listed) di bursa.Yang harus dilakukan bila ingin membeli efekJual beli efek di bursa efek hanya dapat dilakukan melalui perusahaan pialang yang resmimenjadi anggota bursa. Menjadi anggota bursa, berarti perusahaan yang bersangkutantelah menyetorkan modal dan memenuhi segala persyaratan yang ditentukan, untuk dapatmelayani masyarakat sebagai perantara perdagangan efek. Perusahaan efek memilikiwakilnya di bursa efek yang biasa disebut pialang. Pialang tersebutlah yang akanmelakukan transaksi atas dasar order atau amanat yang anda berikan untuk jual maupununtuk beli. Pialang tersebut dapat memberikan anjuran atau berbagai nasihat lainnyasehubungan dengan rencana investasi anda. Atas jasanya itu maka anda wajib membayarbiaya komisi kepada pialang.Yang boleh membeli efekSiapa saja boleh membeli efek, baik perorangan Indonesia atau asing maupun BadanHukum Indonesia atau asing.Cara membeli dan menjual efekSangat mudah untuk membeli dan menjual efek. Pertama harus diingat, jual-beli efekhanya dapat dilakukan oleh pialang atau broker (perantara pedagang efek) yang menjadianggota bursa. Kedua, pemodal dapat menghubungi langsung atau tidak lengsung
  2. 2. (melalui kuasa) pialang atau broker dengan memberikan pesanan, baik pesanan jual ataubeli kepada perusahaan-perusahaan efek yang telah terdaftar sebagai anggota Bursa EfekJakarta. Tanpa melalui pialang atau broker yang terdaftar, pemodal tidak dapat menjualatau membeli efek.Berlangsungnya jual-beli (transaksi) di BursaTransaksi di bursa dilakukan pada hari-hari tertentu yang disebut hari bursa, yaitu hariSenin s/d Kamis dari jam 09.00 s/d 12.00 untuk sesi pertama, dan dari jam 13.00 s/d16.00 untuk sesi kedua. Pada hari Jumat jam 09.30 s/d 11.30 untuk sesi pertama, dan darijam 14.00 s/d jam 16.00 untuk sesi kedua.Yang menentukan harga efekHarga efek ditentukan oleh kekuatan pasar, dalam artian tergantung permintaan danpenawaran (pembelian dan penjualan)Jumlah saham yang dapat dibeliSaham yang diperdagangkan di bursa ditentukan dalam satuan perdagangan yang disebutlot, terdiri dari 500 saham. Dengan demikian jumlah saham yang dapat dibeli atau dijualsekurang-kurangnya 500 saham (1 lot) dan kelipatannya. Namun bagi pemodal yangmemiliki saham dibawah 1 lot, misalnya hanya 25 atau 200 saham dapat menjual ataumembeli dipasar negosiasi. Untuk perdagangan right issue wajib diusahakan sebanyakright issue yang berhak untuk membeli 500 saham baru. Namun demikian tidak berartiright issue yang tidak memenuhi standar perdagangan tidak bisa diperjualbelikan. Dalamhal demikian, perdagangan dapat dilakuakan di pasar non regular.Manjadi nasabah perusahaan efekSebelum melakukan jual beli saham, seperti layaknya membuka rekening di Bank makaterlebih dahulu anda harus membuka rekening di satu atau beberapa perusahaan efek.Dengan pembukaan rekening tersebut maka secara resmi anda telah tercatat sebagainasabah dan data identitas anda tercatat dalam pembukuan perusahaan efek seperti Nama,Alamat, Nomor Rekening Bank dan data-data lain. Bersamaan dengan pembukaanrekening ini, anda menandatangani perjanjian dengan Perusahaan Efek yang menyangkuthak dan kewajiban kedua belah pihak.Biaya (fee) yang harus dibayar kepada pialangUntuk pembelian dan penjualan efek pemodal harus membayar biaya komisi(commisssion fee) kepada pialang. Besarnya komisi berdasarkan negosiasi denganAnggota Bursa (AB). Untuk transaksi obligasi dan right issue Bursa Efek Jakarta tidakmengenakan biaya transaksi.Biaya transaksi• Komisi yang dibayar kepada Anggota Bursa (AB), berdasarkan negosiasi dengan AB• PPN 10% dari komisi yang dibayar kepada AB• Pajak transaksi 0,1% dari nilai transaksi (untuk penjualan saham)
  3. 3. Sebagai ilustrasi, misalnya seorang pemodal melakukan transaksi pembelian atas sahamXYZ sebanyak 10 lot dimana harga saham XYZ terjadi pada posisi Rp 2,000 per saham. Keterangan Perhitungan Nilai (Rp)Transaksi beli 10 x 500 saham x Rp 2,000 10,000,000Komisi untuk broker (0.3% dari nilai 0.3% x Rp 10,000,000 30,000transaksi)PPN 10% dari komisi 10% x Rp 30,000 3,000Biaya pembelian saham 33,000Total biaya yang dikeluarkan 10,033,000Sebagai ilustrasi lain, misalnay seorang investor melakukan transaksi penjualan atassaham XYZ sebanyak 5 lot dimana harga saham pada posisi Rp 3,000 per lembar Keterangan Perhitungan Nilai (Rp)Transaksi jual 5 x 500 saham x Rp 3,000 7,500,000Komisi untuk broker (0.3% dari nilai 0.3% x Rp 7,500,000 22,500transaksi)PPN 10% dari komisi 10% x Rp 22,500 2,250PPh atas transaksi jual (0.1% dari 0.1% x Rp 7,500,000 7,500nilai transaksi)Biaya penjualan saham 32,500Hasil penjualan bersih 7,647,750Jadi komponen dari biaya jual dan beli saham adalah sebagai berikut:Nilai pembelian saham + komisi pialang + PPN atauNilai penjualan saham + komisi pialang + PPN + Pajak Penghasilan (PPh) 0.1%Yang harus dilakukan setelah terjadi transaksiTransaksi di bursa bukanlah yang bersifat tunai, artinya begitu pemodal memberi uangtidak otomatis akan mendapat efek yang dibeli. Proses penyelesaian transaksi antarpialang berlangsung dalam hitungan 3 hari bursa kemudian. Istilah teknisnya, settlementberlangsung T+3 baik untuk jual ataupun beli. Sementara penyelesaian dengan investor,paling cepat dapat dilakukan pada (T+4). Scripless trading (perdagangan tanpa warkat)memungkinkan proses penyelesaian transaksi bisa berlangsung lebih cepat.sebagaicontoh, bila transaksi dilakukan pada hari Senin, maka pemodal akan menerima efek(bagi pembeli) atau uang (bagi penjual) pada hari Jumat.Perlindungan bagi pemegang efekDisemua bursa berlaku prinsip “good delivery”. Prinsip ini menyatakan bahwa setiapefek yang diperdagangkan haruslah efek-efek yang siap untuk diserahkan. Prinsip yangsama berlaku juga terhadap penjual (dijaminkan akan menerima hasil penjualannya)“good fund”. Kegagalan pialang untuk melakukan good delivery atau good fund tidakakan terjadi karena transaksi telah dijaminkan kepada PT KPEI (Kliring Penjamin EfekIndonesia) dan PT KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia).
  4. 4. Keuntungan dan Risiko Berinvestasi di SahamPada dasarnya semua pilihan investasi mengandung peluang keuntungan di satu sisi danpotensi kerugian atau risiko di sisi lain. Seperti tabungan dan deposito Bank memilikirisiko kecil karena tersimpan aman di Bank, tetapi kelemahannya adalah keuntunganyang lebih kecil dibanding potensi keuntungan dari saham. Investasi di properti (rumahatau tanah) semakin lama harganya semakin tinggi, tetapi juga berisiko apabila tergusuratau terjadi kebakaran, sedangkan usaha sendiri (wiraswasta) berisiko bangkrut ataupailit, sementara investasi di emas memiliki risiko harga turun.Khusus untuk saham, peluang keuntungan dan risiko yang mungkin timbul antara lain:Keuntungan:1. Capital gain Yaitu keuntungan dari hasil jual beli saham. Misalnya sewaktu membeli nilainya Rp 1,000 per saham dan kemudian dijual dengan harga Rp 1,500 per saham. Jdai selisih sebesar Rp 500 ini disebut sebagai capital gain. Bila dibandingkan investasi lain, saham memungkinkan pemodal untuk mendapatkan return atau keuntungan yagnn lebih besar dalam waktu relatif singkat (high return). Selain high return, saham juga memiliki sifat high risk yaitu suatu ketika harga saham juga dapat turun secara cepat, atau sahamnya di-delist (dihapuskan pencatatannya) dari bursa sehingga untuk jual beli harus emncari pembeli atau penjual sendiri dan saham tidak memiliki harga patokan pasar. Dengan karakteristik high risk high return ini maka pemodal perlu terus memantau pergerakan harga saham yang dipegangnya, agar keputusan yang tepat dapat dihasilkan dalam waktu yang tepat pula.2. Dividen Merupakan keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Biasanya tidak seluruh keuntungan perusahaan dibagikan kepada pemegang saham, tetapi ada bagian yang ditahan kembali. Besarnya dividen yang anda terima ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan tersebut. Namun yang perlu dicatat adalah bahwa perusahaan tidak selalu membagikan dividen kepada para pemegang saham tetapi tergantung kepada kondisi perusahaan itu sendiri (khususnya berkaitan dengan keuntungan yang diraih); artinya jika perusahaan mengalami kerugian tentu saja dividen tidak akan dibagikan pada tahun berjalan tersenut. Dividen dapat berupa dividen tunai atau dividen saham. Selain itu investor juga bisa mendapatkan keuntungan dari saham bonus (jika ada).Risiko:1. Capital loss Merupakan kebalikan dari capital gain, yaitu suatu kondisi dimana anda menjual saham yang anda memiliki dibawah harga belinya. Misalnya saham PT XYZ anda beli dengan harga Rp 1,000 per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 1,500 per saham. Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, maka anda menjual pada harga tersebut sehingga anda mengalami kerugian sebesar Rp 500 per saham. Inilah yang disebut capital loss yang menimpa anda.2. Risiko likuidasi Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari
  5. 5. hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualankekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepadaseluruh pemegang saham.Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidakakan mempeoleh apa-apa. Ini merupakan risiko yang terberat dari seorang pemegangsaham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerusmengikuti perkembangan dari perusahaan yang sahamnya dimiliki.

×