Your SlideShare is downloading. ×
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Management sistem informasi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Management sistem informasi

575

Published on

makalah sistem informasi management dalam bisnis

makalah sistem informasi management dalam bisnis

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
575
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. MANAJEMEN SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS Disusun oleh : Ade Suhendar 005131121004 Firman Sari 005131121027 Halfis Abdullah 005131121033 STMIK ERESHA 2014
  • 2. KATA PENGANTAR Segala puji dan rasa syukur penulis persembahkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah - Nya. Pada kesempatan ini tak lupa penulis ucapkan terimah kasih kepada kedua orang tua, yang berjasa telah besar dan penuh pengorbanan serta selalu berdo’a dalam memenuhi segala kebutuhan kami, sehingga penulis sukses dalam menuntut ilmu untuk kehidupan masa depan yang lebih baik. Dalam penyusunan makalah ini, penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penyusunannya, baik dalam penyajian data, bahasa maupun sistematika pembahasannya. Penulis juga mengharapkan masukan atau kritikan maupun saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan di masa yang akan datang. Bogor, April 2014 Penulis
  • 3. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.........................................................................................i DAFTAR ISI........................................................................................................ii BAB 1 PENDAHULUAN ...................................................................................1 1.1 Latar Belakang ..........................................................................................1 1.2 Tujuan........................................................................................................2 BAB 2 PEMBAHASAN......................................................................................3 2.1 Pengertian Data .........................................................................................3 2.2 Pengertian Informasi .................................................................................4 2.3 Pengertian Sistem......................................................................................5 2.4 Pengertian Sistem Informasi .....................................................................5 2.4.1 Sumber Daya Manusia.................................................................5 2.4.2 Sumber Daya Hardware...............................................................5 2.4.3 Sumber Daya Software ................................................................5 2.4.4 Sumber Daya Data .......................................................................6 2.5 Manajemen Sistem Informasi....................................................................6 2.6 Sistem Informasi Dalam Bisnis.................................................................7 2.7 Kerangka Kerja Konseptual Sistem Informasi..........................................7 2.7.1 Konsep-Konsep Dasar..................................................................8 2.7.2 Teknologi Informasi.....................................................................8 2.7.3 Aplikasi Bisnis .............................................................................8 2.7.4 Proses Pengembangan..................................................................8 2.7.5 Tantangan Manajemen.................................................................9 2.8 Aturan SI Pada Bisnis ...............................................................................9 2.9 Aturan E-Business Pada Bisnis.................................................................9 2.9.1 Komunikasi ..................................................................................9 2.9.2 Komersial ( Perdagangan )...........................................................9 2.9.3 Proses Bisnis ................................................................................10 2.9.4 Layanan ........................................................................................10 2.9.5 Learning .......................................................................................10
  • 4. 2.9.6 Kolaborasi ....................................................................................11 2.9.7 Komunitas ....................................................................................11 2.10 Keuntungan E-Business ............................................................................11 2.11 Kebijakan E-Business ...............................................................................13 2.12 Aktivitas Sistem Informasi Bisnis.............................................................14 BAB 3 PENUTUP................................................................................................15 3.1 Simpulan....................................................................................................15 DAFTAR PUSTAKA
  • 5. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan organisasi yang semakin kompleks dan tuntutan untuk selalu melakukan adaptasi terhadap lingkungan organisasi, mengakibatkan proses pengambilan keputusan dan manajemen juga berkembang. Proses tersebut berkaitan dengan informasi yang merupakan hal penting dan berharga dalam sebuah organisasi dewasa ini, karena informasi yang akurat dan cepat dapat sangat membantu tumbuh kembangnya sebuah organisasi. Maka dari itu, pengelolaan informasi dipandang penting demi kelancaran sebuah pekerjaan dan untuk menganalisis perkembangan dari pekerjaan itu sendiri. Hal tersebut menuntut pembelajaran Sistem Informasi Manajemen dalam menciptakan, mendistribusikan dan memanfaatkan informasi guna mendukung kegiatan manajemen, khususnya pembuatan keputusan dalam kebijakan publik. Namun, sanyangnya banyak organisasi yang ingin membangun Sistem Informasi Manajemennya sendiri, dan telah menyediakan dana yang cukup, tetapi ternyata usaha tersebut sering kali gagal. Penyebabnya antara lain adalah struktur organisasi yang kurang wajar, rencana organisasi yang belum memadai, sumber daya manusia yang tidak memadai, dan yang terpenting adalah kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh pihak yang terlibat. Seiring dengan berkembangnya teknologi maka semakin berkembang juga sistem informasi terlebih dalam dunia bisnis yang dinamis mengikuti perkembangan zaman. Berbagai bisnis sudah berkembang salah satunya E- Business yang menjadi salah satu trend dalam dunia bisnis saat ini. E-business menawarkan berbagai macam bisnis yang relavan dan perkembangannya semakin terlihat seiring berubahnya gaya hidup masyarakat dan perkembangan teknologi.
  • 6. 1.2 Tujuan Makalah ini disusun dengan tujuan untuk : 1. Memenuhi tugas matakuliah pengantar sistem informasi. 2. Dapat dijadikan referensi untuk mahasiswa selanjutnya apabila mendapat topik yang sama dalam sistem informasi. 3. Membuka wawasan dalam bidang sistem informasi yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 4. Mengenalkan berbagai macam sistem informasi yang ada disekitar kita pada saat ini.
  • 7. BAB 2 PENJELASAN 2.1 Pengertian Data Data adalah kumpulan dari fakta, konsep, atau instruksi pada penyimpanan yang digunakan untuk komunikasi, perbaikan dan diproses secara otomatis yang mempresentasikan informasi yang dapat di mengerti oleh manusia. Berdasarkan teori ahli diatas dapat disimpulkan bahwa, data adalah deskripsi dasar dari benda, peristiwa, aktivitas dan transaksi yang direkam, dikelompokkan, dan disimpan dalam jumlah yang besar tetapi belum diolah. Data dapat dibedakan atas beberapa bagian sebagai berikut. a. Menurut Sifatnya 1) Data kualitatif Data kualitatif disajikan bukan dalam bentuk bilangan-bilangan (non-numerik) seperti suku bangsa, jenis kelamin, agama, dan kualitas barang. 2) Data kuantitatif Data kuantitatif disajikan dalam bentuk bilangan-bilangan seperti jumlah mahasiswa menurut jurusan. b. Menurut Cara Memperolehnya 1) Data primer Data primer merupakan data yang langsung diperoleh dari lapangan melalui percobaan, survei dan observasi. Misalnya mewawancarai langsung siswa SMP untuk meneliti minat mereka dalam belajar matematika. 2) Data sekunder Data sekunder diperoleh dari data primer, biasanya dalam publikasi. Misalnya peneliti menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.
  • 8. c. Menurut Waktu 1) Data silang Data silang merupakan data yang dikumpulkan dalam waktu yang sifatnya temporer. Misalnya data hasil penelitian kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran matematika pada semester I tahun 2013. 2) Data berkala Data berkala merupakan data yang dikumpulkan setiap periode tertentu. Misalnya jumlah siswa yang mendaftar ke SMA X dari tahun 2003 sampai tahun 2013. d. Menurut Sumber 1) Data internal Data internal merupakan data yang dikumpulkan oleh unit kerja tertentu dalam lingkungannya untuk keperluan sendiri. Misalnya data mahasiswa di UPI. 2) Data eksternal Data eksternal merupakan data yang diambil dari unit lain. Misalnya data mahasiswa di UPI yang kemudian digunakan oleh BPS, maka data tersebut merupakan data eksternal bagi BPS. 2.2 Pengertian Informasi Menurut O’Brien, informasi adalah data yang telah diubah ke dalam suatu konteks yang memiliki arti dan berguna bagi end user tertentu. Berdasarkan teori ahli diatas dapat disimpulkan bahwa, informasi adalah data yang telah diorganisir sehingga memiliki arti dan berguna bagi end user. 2.3 Pengertian Sistem Menurut O’Brien dan Marakas, Sistem adalah sekelompok komponen yang saling bekerja sama menuju tujuan bersama dengan input dan menghasilkan output dalam proses transformasi yang teroganisir.
  • 9. 2.4 Pengertian Sistem Informasi Menurut O’Brien dan Marakas, Sistem Informasi adalah dapat berupa kombinasi yang teroganisir antara orang, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunikasi, dan sumber data yang terkumpul, berubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi. 2.4.1 Sumber Daya Manusia Menurut O’Brien dan Marakas manusia dibutuhkan untuk pengoperasian semua sistem informasi. Sumber daya manusia ini meliputi pemakai akhir dan pakar SI. a. Pemakai Akhir adalah orang-orang yang menggunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan sistem tersebut. b. Pakar SI adalah orang-orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi. 2.4.2 Sumber Daya Hardware Menurut O’ Brien dan Marakas konsep sumber daya hardware meliputi semua peralatan dan bahan fisik yang digunakan dalam pemrosesan informasi. 2.4.3 Sumber Daya Software Menurut O’Brien dan Marakas , Konsep sumber daya software meliputi semua rangkaian perintah pemrosesan informasi. Konsep umum software ini meliputi tidak hanya rangkaian perintah operasi yang disebut progam, dengan hardware komputer pengendalian dan langsung, tetapi juga rangkaian perintah pemrosesan informasi yang disebut prosedur. Berikut ini adalah contoh-contoh sumber daya software : a. Software sistem, seperti progam sistem operasi, yang mengendalikan serta mendukung operasi sistem komputer. b. Software aplikasi, yang memprogam pemrosesan langsung bagi pemakai akhir. c. Prosedur, yang mengoperasikan perintah bagi orang-orang yang akan menggunakan sistem informasi.
  • 10. 2.4.4 Sumber Daya Data Menurut O’Brien dan Marakas data lebih dari pada hanya bahan baku mentah sistem informasi. Data dapat berupa banyak bentuk, termasuk data alfa numerik tradisional, yang terdiri dari angka dan huruf serta karakter lainnya yang menjelaskan transaksi bisnis dan kegiatan serta entitas lainnya. Data teks,terdiri dari kalimat dan paragraf yang digunakan dalam menulis komunikasi, data gambar, seperti bentuk grafik dan angka, serta gambar video grafis dan video, serta data audio, suara manusia dan suara-suara lainnya, juga merupakan bentuk data yang penting. 2. 5 Manajemen Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi. Lebih lengkapnya Sistem Informasi Manajemen adalah jaringan prosedur pengolahan data yang dikembangkan dalam organisasi dan disatukan apabila dipandang perlu,dengan maksud memberikan data kepada manajemen setiap waktu diperlukan, baik data yang bersifat intern maupun yang bersifat ekstern, untuk dasar pengambilan keputusan dalam rangka mencapai tujuan organisasi.Sistem informasi manajemen dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkatan manajemen, yaitu manajemen tingkat bawah (lower level management), managemen tingkat menengah (middle level management) dan manajemen tingkat atas (top level management). Top level management dengan executive management dapat terdiri dari direktur utama (president), direktur (vice-president) dan eksekutif lainnya di fungsi-fungsi pemasaran, pembelian, teknik, produksi, keuangan dan akuntansi. Sedang middle level management dapat terdiri dari manajer- manajer devisi dan manajer-manajer cabang. Lower level management disebut degan operating management dapat meliputi mandor dan pengawas. Top level management disebut juga dengan strategic level, middle level management dengan tactical level dan lower management dengan tehcnical level.
  • 11. 2.6 Sistem Informasi Dalam Bisnis Sistem Informasi Bisnis merupakan kumpulan dari berbagai informasi yang memiliki kesatuan antara satu dan yang lainnya yang ditujukan untuk kepentingan bisnis. Dalam mendukung penyampaian suatu informasi maka dimanfaatkanlah teknologi informasi, yang menggunakan teknologi computer sebagai media Utama dalam penyampaian informasi. Istilah ini sendiri merupakan perkembangan dari istilah Sistem Informasi ( information system ). Semakin tinggi kualitas teknologi informasi yang digunakan maka tingkat efektfitas dan efisiensinya semakin baik. 2.7 Konsep-Konsep Dasar Sistem Informasi Teknologi informasi, termasuk sistem informasi berbasis internet, memainkan peranan penting dalam bisnis. Teknologi informasi dapat membantu segala jenis bisnis, meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses bisnis mereka, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga dapat memperkuat posisi kopentitif mereka dalam pasar yang cepat sekali berubah. Hal ini berlaku ketika teknologi informasi digunakan untuk mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam aktivitas bisnis lainnya. Gambar berikut memperlihatkan kerangka kerja konseptual yang berguna untuk mengatur pengetahuan yang disajikan dan memberi garis besar tentang hal yang perlu diketahui mengenai sistem informasi. Gambar 2.
  • 12. 2.7.1 Konsep-Konsep Dasar Konsep dasar keprilakuan, teknis, bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai komponen dan peran sistem informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar yang berasal dari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif. 2.7.2 Teknologi informasi Konsep - konsep utama, pengembangan, dan berbagai isu manajemen teknologi informasi yaitu meliputi hardware, software, jaringan, manajemen data, dan banyak teknologi berbasis internet. 2.7.3 Aplikasi Bisnis Penggunaan utama dari sistem informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif bisnis. 2.7.4 Proses Pengembangan Bagaimana para praktisi bisnis dan pakar informasi merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis. 2.7.5 Tantangan Manajemen Tantangan untuk secara efektif dan etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan, dan global dalam bisnis. 2.8 Aturan dasar SI pada Bisnis Ada tiga aturan vital agar sistem informasi untuk perusahaan bisnis, yaitu : - Dukungan terhadap proses dan operasi bisnis. - Dukungan terhadap pengambilan keputusan oleh pegawai dan manajer. - Dukungan strategi untuk keunggulan bersaing
  • 13. 2.9 Aturan E-Business pada Bisnis e-Business merupakan suatu alat/media/ sumber daya yang digunakan untuk menjalankan proses bisnis. e-Business biasanya berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi, komputer ( data yang telah terkomputerisasi) dan internet. Agar dalam menjalankan e-Business dapat berjalan dengan baik terdapat aturan yang harus kita ketahui dan jalankan. 2.9.1 Komunikasi Yang dimaksud dengan komunikasi adalah adanya fasilitas atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan perpindahan barang dari penjual ke pembeli. Media komunikasi yang memadai yang biasa mempertemukan pelaku e- Business menjadi syarat utama terselenggaranya. 2.9.2 Komersial (Perdagangan) Sisi komersial yang disyaratkan pada e-Business adalah adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi barang, pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang memesan barang tidak memerlukan melihat barang secara langsung tetapi melalui gambar atau spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan, sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stock barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem shopping online harus terhubung dengan otoritas pembayaran misalnya bank atau penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup. 2.9.3 Proses Bisnis Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e- Business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan dengan perdagangan yang dilakukan secara tradisional.
  • 14. 2.9.4 Layanan Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku e-Business, penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau. Misalnya, dimensi barang yang ditawarkan beserta spesifikasinya bisa diperiksa lebih seksama sebelum dibeli (diakses melalui website), tidak diperlukan toko secara fisik, dan bisa diakses dari mana saja dengan menggunakan internet. Bahkan dengan sistem informasi, customer bisat dilayani secara khusus dan personal karena datadata aktifitas customer direkam dan bisa dilakukan analisis untuk meningkatkan pelayanan. 2.9.5 Learning Untuk meningkatkan “awareness” baik diantara pengguna maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak anggota masyarakat yang menyadari manfaat Sistem Informasi Bisnis dan kelebihan dari transaksi online. Perbedaan dengan transaksi tradisional adalah pembeli dan penjual tidak perlu belajar sebelum melakukan transaksi sedangkan transaksi online karena pengguna maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin komputer maka diperlukan proses edukasi agar mereka bisa menggunakan fasilitas atau media transaksi dengan lancar. 2.9.6 Kolaborasi Satu siklus transaksi online antara penjual dan pembeli melibatkan stakeholder lain yang harus berkolaborasi untuk menyelesaikan transaksi tersebut. Pada saat pembayaran maka akan terjadi kolaborasi antara penyedia shopping online dengan bank atau penyedia kartu kredit untuk menyelesaikan proses pembayaran. Setelah dibayar maka terjadi kolaborasi antara penyedia shopping online dengan gudang, dan jasa pengiriman barang untuk mengantarkan barang sampai ke pembeli. Pihak lain yang juga terlibat adalah pihak asuransi untuk melakukan penjaminan transaksi maupun atas barang yang dikirim.
  • 15. 2.9.7 Komunitas Dalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e- Business, komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan, maupun mekanisme transaksi. 2.10 Keuntungan E-Business Keuntungan dalam menyiapkan kebijakan e-Business saat ini adalah kita bisa belajar dari kesalahan model bisnis yang terjadi di-era tahun 2000 dimana banyak perusahaan dotcom mengalami kebangkrutan sehingga berdampak pada menurunnya ekonomi global pada saat itu.Untuk meningkatkan kemungkinan sukses dalam e-Business dan mengurangi resiko kegagalan maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan identifikasi faktor sukses. Dari pengalaman sebelumnya, sukses faktor paling menentukan adalah kombinasi dari faktor-faktor berikut: 1. Biaya (cost) E-Business perlu menjamin terjadinya ’cost efficiency’ melalui efisiensi waktu atau volume penjualan yang lebih besar dengan melakukan optimasi pada proses logistik langsung dari warehouse ke pembeli. 2. Komersial (commerce) Memaksimalkan keuntungan (profitabilitas) dilakukan dengan melakukan reengineering seluruh proses bisnis sehingga selain menurunkan biaya operasional juga meningkatkan kepuasan pelanggan dan pada akhirnya menaikkan volume penjualan. 3. Konten (content) Informasi tentang produk atau layanan, berita yang selalu up to date, informasi yang berguna misalnya tip, advice, variasi produk atau layanan pendukung yang dibarengi dengan kualitas produk dan layanan
  • 16. yang prima sehingga pelanggan merasa dilayani secara personal merupakan kunci sukses utama. 4. Komunitas (community) Komunitas merupakan media tempat pertukaran pengalaman, membentuk interest group sehingga menjadi sarana yang efektif untuk membentuk opini pelanggan, membangun permintaan (generate demand) dan melindungi kepentingan pengguna maupun pelaku. Komunitas merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan retensi pelanggan sehingga biaya untuk mendapatkan pelanggan baru menjadi minimal. 5. Kenyamanan (convenience) Kenyamanan dalam melakukan transaksi online merupakan salah satu kunci sukses. Navigasi yang mudah, cepat, dan informatif akan membuat pengguna menyukai cara bertransaksi online. Sedangkan kerumitan nagivasi yang memerlukan beberapa kali clik dan tidak memberikan petunjuk yang mudah dan cepat bisa menyesatkan pengguna dan membuat pengguna tidak kembali lagi. 6. Konektifitas (connectivity) Ketersediaan koneksi yang cepat juga merupakan factor penentu kesuksesan transaksi online. Respon yang cepat dan tidak terputus akan membuat pengguna merasakan manfaat yang nyata dari e-Business 2.11 Kebijakan E-Business Kebijakan E-Business yang perlu dibuatkan aturan main dan rambu- rambu agar para pelaku e-Business (stakeholders) bermain dalam arena (playing field) yang fair dan semua pihak dilindungi hak dan kewajibannya tanpa mengurangi kemampuannya dalam mengimplementasikan strategi e- Business masing-masing mencakup kebijakan antara lain : - Internal : manajemen dan staf - Pemasok dan manufaktur - Pelanggan (customer) - Perantara (intermediaries)
  • 17. - Lembaga Keuangan - Pemilik Web (Web service provider) - Asosiasi - Komunitas Web Kebijakan e-Business tidak hanya mengatur/memfasilitasi tindakan pra-transaksi tetapi juga post-transaksi dimana ada 3 hal penting yang harus ditangani antara lain: 1. Keabsahan transaksi dimana ada pemegang otoritas yang melakukan settlement bahwa transaksi sudah selesai dan diterima oleh penjual dan pembeli 2. Masalah legal misalnya pelanggaran hak cipta. Diperlukan proses hukum dengan mengacu pada undang-undang yang mengatur hak cipta untuk barang yang diperdagangkan secara elektronis 3. Gangguan keamanan pada transaksi online misalnya pencurian nomor kartu kredit, fraud, penyalahgunaan user id dan password, dll. 2.12 Aktivitas Sistem Informasi Bisnis 1. Input sumber daya data Memindai secara optikal barang – barang dengan pengenal yang menggunakan kode garis. 2. Pemrosesan data menjadi informasi Seperti menghitung pembayaran karyawan, pajak dan potongan gaji lainnya. 3. Output produk informasi Menghasilkan laporan dan tampilan mengenai kinerja penjualan. Contohnya, seorang manajer penjualan dapat melihat tampilan video untuk memeriksa kinerja seorang tenaga kerja penjualan, menerima pesan suara yang dihasilkan computer melalui telepon, menerima cetakan dari hasil penjualan bulanan.
  • 18. 4. Penyimpanan sumber daya data Penyimpanan adalah komponen sistem dasar sistem informasi. Penyimpanan adalah aktivitas sistem informasi tempat data dan informasi disimpan secara teratur untuk digunakan kemudian. 5. Pengendalian kinerja sistem Aktivitas sistem informasi yang penting adalah pengendalian kinerja sistem. Sistem informasi harus menghasilkan umpan balik mengenai aktivitas input, pemrosesan, output, dan penyimpanan. Umpan balik ini harus diawasi dan dievaluasi untuk menetapkan apakah sistem dapat memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan. Kemudian, aktivitas sistem yang tepat harus disesuaikan agar produk informasi yang tepat dihasilkan bagi para pemakai akhir.
  • 19. BAB 3 PENUTUP 3.1 Simpulan Sistem informasi semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Sekarang semakin banyak organisasi yang menerapkan sistem informasi dengan komputerisasi yang memudahkan kerja sistem informasi di organisasi tersebut. Selain dibidang organisasi sistem informasi juga berkembang dibidang usaha atau bisnis dengan istilah e-Businiess, yang semakin berkembang dan bervariasi tetapi memliki tujuan utama untuk mempermudah end-user atau pengguna. Dengan adanya e-Business semakin mempermudah dalam bertransaksi dan tak terbatasi oleh jarak selama ada media yang dapat saling terhubung dan terkomunikasi antar pelaku e-Business.
  • 20. DAFTAR PUSTAKA William H. Inmon, BUILDING THE DATA WAREHOUSE (4th Ed.), India, 1 Jan 2005, 544 halaman James A. O’brien and George Marakas, INTRODUCTION TO INFORMATION SYSTEM (15th Ed.),California, McGraw-Hill Companies,Inc.,November 2009, 529 halaman http://www.academia.edu http://www.slideshare.net http://febianto.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/30342/2_Sistem-Informasi- Bisnis.pdf http://lista.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/26044/Sistem+Informasi+Bisnis .pdf http://thesis.binus.ac.id/Doc/Bab2/2012-1-00631-SI%20Bab2002.pdf

×