• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Ekonomi manajerial permintaan (kuliah2)
 

Ekonomi manajerial permintaan (kuliah2)

on

  • 13,404 views

 

Statistics

Views

Total Views
13,404
Views on SlideShare
13,401
Embed Views
3

Actions

Likes
0
Downloads
255
Comments
1

1 Embed 3

https://twitter.com 3

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Ekonomi manajerial permintaan (kuliah2) Ekonomi manajerial permintaan (kuliah2) Presentation Transcript

    • II. TEKNIK DAN ALAT OPTIMASI
      • Analisis Regresi
      • Analisis Regresi digunakan untuk melihat hubungan dan pengaruh antara variabel dependen (variabel tak bebas) dengan variabel independen (variabel bebas)
      • Misal : Hubungan antara Sales dengan Advertising
      • Beberapa langkah yang diperlukan untuk mengestimasi model persamaan regresi yang tepat
      • a)  Tentukan Scatter Diagram (diagram pencar) antara variabel
      • dependen dan independen untuk melihat arah hubungan
      • antara kedua variabel tersebut apakah bersifat linier
      • (positif atau negatif) ataukah bersifat non linier
      •  
    • b) Tentukan model persamaan regresi sesuai dengan scatter plot diagram yang dihasilkan. Karena antara Sales dan Advertising dihasilkan model linier positif maka persamaan yang akan diestimasi dinyatakan dalam bentuk   Y = a + Bx
      •   c. Persamaan regresi yang dihasilkan menggunakan metode OLS
      • (Ordinary Least Square) yaitu meminimumkan kuadrat dari error
      • pada setiap titik pada garis regresi tersebut
      • Regresi Sederhana (2 variabel)
      • Bentuk umum dari persamaan regresi
      • Ŷ = a 0 + β 1 X 1
      • Ŷ = Y aktual
      • Y = Ŷ + e
      • Sehingga Y = β 0 + β 1 X 1 + e
      • Prinsip regresi adalah meminimumkan tingkat kesalahan (error term).
      • Y - a 0 - β 1 X 1 = e
      • Σe = Y - a 0 - β 1 X 1
      • Σe ² = [Y - a 0 - β 1 X 1 ] 2
      • Berapakah a 0 dan β 1 ?
      • Syarat untuk meminimumkan error term adalah turunan pertama (determinan) dari error term tersebut terhadap a 0 dan β 1 harus sama dengan 0.
      • Deferensial Σe² terhadap β 0
      • ∂ Σe²/ ∂ a 0 = 2 Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 ] [-1] = 0
      • -2 Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 ] = 0
      • Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 ] = 0
      • ΣY – n a 0 - β 1 ΣX1 = 0
      • ΣY = n a 0 + β 1 ΣX 1 …………………(1)
      • Deferensial Σe² terhadap β 1
      • ∂ Σe²/ ∂ β 1 = 2 Σ [Y - β 0 - β 1 X 1 ] [-X 1 ] = 0
      • -2 Σ [Y - β 0 - β 1 X 1 ] X 1 = 0
      • Σ YX 1 - β 0 Σ X 1 - β 1 Σ X 1 2 = 0
      • Σ X 1 Y = β 0 Σ X 1 + β 1 Σ X 1 2 …………(2)
      • KESIMPULAN
      • Regresi sederhana Ŷ = a 0 + β 1 X 1
      • Koefisien diperoleh dengan formulasi
      • ΣY = n a 0 + β 1 ΣX 1 ………..…………(1)
      • Σ X 1 Y = β 0 Σ X 1 + β 1 Σ X 1 2 …………(2)
      • Regresi Berganda (3 variabel)
      • Bentuk umum dari persamaan regresi
      • Ŷ = a 0 + β 1 X 1 + β 2 X 2
      • Ŷ = Y aktual
      • Y = Ŷ + e
      • Sehingga Y = a 0 + β 1 X 1 + β 2 X 2 + e
      • Prinsip regresi adalah meminimumkan tingkat kesalahan (error term).
      • Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 = e
      • Σe = Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2
      • Σe² = [Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] 2
      • Berapakah a 0 β 1 dan β 2 ?
      • Determinan Σe² terhadap a 0
      • ∂ Σe²/ ∂ a 0 = 2 Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] [-1] = 0
      • -2 Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] = 0
      • ΣY – n a 0 - β 1 ΣX 1 - β 2 ΣX 2 = 0
      • ΣY = n a 0 + β 1 ΣX 1 + β 2 ΣX 2 ……(1)
      • Determinan Σe ² terhadap β 1
      •   ∂ Σe ² / ∂ β 1 = 2 Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] [-X 1 ] = 0
      • -2 Σ [Y - a 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] X 1 = 0
      • Σ YX 1 - a 0 Σ X 1 - β 1 Σ X 1 2 - β 2 Σ X 2 X 1 = 0
      • Σ X 1 Y = a 0 Σ X 1 + β 1 Σ X 1 2 - β 2 Σ X 2 X 1 ……… (2)
      • Determinan Σe² terhadap β 2
      •  ∂ Σe²/ ∂ β 2 = 2 Σ [Y - β 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] [-X 2 ] = 0
      • -2 Σ [Y - β 0 - β 1 X 1 - β 2 X 2 ] X 2 = 0
      • Σ YX 2 - β 0 Σ X 2 - β 1 Σ X 1 X 2 - β 2 Σ X 2 2 = 0
      • Σ X 1 Y = β 0 Σ X 1 + β 1 Σ X 1 X 2 - β 2 Σ X 2 2 ………(3)
      •  
      • KESIMPULAN
      • Regresi berganda Ŷ = a 0 + β 1 X 1 + β 2 X 2
      • Koefisien diperoleh dengan formulasi
      • ΣY = n a 0 + β 1 ΣX 1 + β 2 ΣX 2 ………………..…(1)
      • Σ X 1 Y = a 0 Σ X 1 + β 1 Σ X 1 2 - β 2 Σ X 2 X 1 ……… (2)
      • Σ X 1 Y = β 0 Σ X 1 + β 1 Σ X 1 X 2 - β 2 Σ X 2 2 ………. ………(3)
      • Mencari: konstanta dan koefisien
      • A0 = Σ
    • Menentukan fs. Permintaan (contoh) Toko Harga (X) ($) Penjualan (Y) (dalam 000) XY X^2 Y^2 1 0.79 4650 3673.5 0.6241 21622500 2 0.99 3020 2989.8 0.9801 9120400 3 1.25 2150 2687.5 1.5625 4622500 4 0.89 4400 3916 0.7921 19360000 5 0.59 6380 3764.2 0.3481 40704400 6 0.49 5500 2695 0.2401 30250000 5.00 26100.00 19726.00 4.55 125679800.00
    • Lanjutan..
      • Dimana : (nilai rata2) dari:
      • Y = 4350 dan X = 0,8333
      • Setelah diolah maka perhitungan garis regesi akan menghasilkan nilai β = -5321,648 dan nilai konstanta a = 8784,706. Dengan demikian berarti bahwa fungsiregresi yang dihasilkan mempunyai persamaan :
      • Y = 8784,706 – 5321,648X.
      • Konsep Marginalitas
      • Berkaitan dengan perubahan suatu variabel (variabel dependent) akibat perubahan variabel lain (variabel independent)
      • Secara matematika konsep marginalitas dikenal dengan istilah DIFERENSIAL (TURUNAN)
      • Jika Y = f(X)
      • Maka diferensialnya dinyatakan dengan
      •  Y/  X
      • Contoh
      • FUNGSI UTILITAS : TU = f(XY)
      • dimana TU = Total utilitas X Y = Barang yang dikonsumsikan
      • DIFERENSIALNYA adalah :
      •  TU/  X = MUx (Marginal Utility of X) yaitu perubahan total utilitas akibat
      • perubahan jumlah barang X yang dikonsumsikan
      •  TU/  Y = MUy (Marginal Utility of X) yaitu perubahan total utilitas akibat
      • perubahan jumlah barang X yang dikonsumsikan
      • FUNGSI PRODUKSI : TP = f(LK)
      • dimana TP = Total Product L K = Input Labor dan Kapital
      • DIFERENSIALNYA adalah :
      •  TP/  L = MP L (Marginal Product of Labor) yaitu perubahan total produksi
      • akibat perubahan input Labor
      •  TP/  K = MP K (Marginal Utility of Kapital) yaitu perubahan total produksi
      • akibat perubahan input Kapital
      • FUNGSI BIAYA : TC = f (Q)
      • Dimana TC = Total Cost dan Q = Jumlah barang yang diproduksi
      • DIFERENSIALNYA adalah :
      •  TC/  Q = MC (Marginal Cost) yaitu perubahan total biaya akibat perubahan
      • jumlah barang yang diproduksi
      • FUNGSI PENERIMAAN : TR = f (Q)
      • Dimana TR = Total Revenue dan Q = Jumlah barang yang terjual
      • DIFERENSIALNYA adalah :
      •  TR/  Q = MR (Marginal Revenue) yaitu perubahan total penerimaan akibat
      • perubahan jumlah barang yang terjual
      • Konsep Elastisitas
      • Berkaitan dengan prosentase perubahan suatu variabel (variabel dependent) akibat prosentase perubahan variabel lain (variabel independent)
      • Secara matematika
      • Jika Y = f(X)
      • Maka elastisitas X dinyatakan dengan
      • Ex = %  Y/%  X dibaca prosentase perubahan Y akibat prosentase
      • perubahan X
      • FUNGSI PRODUKSI : TP = f(LK)
      • dimana TP = Total Product L K = Input Labor dan Kapital
      • ELASTISITASNYA adalah :
      • E L = %  TP/%  L Elastisitas input labor adalah prosentase perubahan
      • total product akibat prosentase perubahan input
      • labor
      • E K = %  TP/%  K Elastisitas input kapital adalah prosentase
      • perubahan total product akibat prosentase
      • perubahan kapital
    • III. DEMAND
      • DEFINISI DEMAND
      • Qdx = f (Px Pys Pyk A I T Pe Pop dll)
      • Qdx= Permintaan barang X
      • Px = Harga barang X
      • Pys = Harga barang Lain Substitusi
      • Pyk = Harga barang lain komplementer
      • A = Advertising
      • I = Income
      • T = Selera
      • Pe = Ekspektasi Harga
      • Pop = Populasi
    • Bagaimana Pengaruh Variabel Independent Terhadap Demand ?
      • Px = Berpengaruh negatif ( - )
      • Pys = Berpengaruh positif ( + )
      • Pyk = Berpengaruh Negatif ( - )
      • A = Berpengaruh positif ( + )
      • I = Berpengaruh positif ( + ) if barang normal/superior
      • dan negatif ( - ) untuk barang inferior
      • T = Berpengaruh positif ( + )
      • Pe = Berpengaruh positif ( + )
      • Pop = Berpengaruh positif ( + )
    • Skedul Demand
      • Menunjukkan hubungan antara berbagai kuantitas yang diminta pada berbagai tingkat harga ceteris paribus.
      Price ( Px) Demand ( Qdx) 10 900 20 800 30 700 40 600 50 500
    • Kurva Demand Demand Curve Kombinasi antara barbagai kuantitas yang diminta pada berbagai tingkat harga
    • Contoh Soal: Analisis Permintaan
      • Jika fungsi permintaan TV berwarna 20 inchi di Jakarta tahun 1996 ditunjukkan dengan fungsi : 
      • Q x = ao + a 1 Px + a 2 Py + a 3 I + a 4 A
      • Qx = 14 - 15Px + 20Pt + 26I + 25A
      • Dimana
      • Q x = jumlah permintaan TV berwarna (fungsi banyak) dalam
      • ribuan unit
      • Px = harga rata-rata TV berwarna = (dalam ratus ribu)  Rp 11
      • (juta)
      • Pt = harga rata-rata apartment TV (fungsi terbatas) (dalam ratus r
      • ribu)  Rp 09 juta
      • I = Pendapatan (dalam juta rupiah)  Rp 10 juta
      • A = Pengeluaran advertising (dalam ratus juta rupiah)  Rp 5
      • milyar
      • Pertanyaan :
      • Tentukan interpretasi ekonomi dari fungsi permintaan diatas
      • Berapa estimasi jumlah barang yang diminta
      • Jelaskan secara grafik bagaimana fungsi permintaan rumah tersebut diperoleh
    • JAWAB: a Nama Variabel Tanda slope parameter Besaran koefisien Penjelasan Intercept (konstanta) + 14 Jika semua variabel independent dianggap konstan maka jumlah TV berwarna yang diminta sebanyak 1400 unit Px - 15 Apabila harga TV berwarna turun/naik sebesar seratus ribu rupiah maka TV berwarna yg diminta naik/turun sebanyak 15 ribu unit Pt + 75 Apabila harga TV (fungsi terbatas) turun/naik sebesar seratus ribu rupiah maka TV berwarna yg diminta turun/naik sebanyak 75 ribu unit
    • JAWAB: Nama Variabel Tanda slope parameter Besaran koefisien Penjelasan I + 26 Apabila pendapatan masyarakat naik/turun sebesar 1 juta rupai maka TV berwarna yang diminta akan naik/turun sebanyak 2600 unit A _ 25 Apabila terjadi kenaikan anggaran iklan TV berwarna naik/turun sebesar seratus seratus juta rupiah maka TV berwarna yg diminta naik/turun sebanyak 2500 ribu unit
    • b. Estimasi jumlah TV berwarna yang diminta
      • Qx = 14- 15Px + 20Pt + 26I + 25A
      • Qx = 14 – 15 (11) + 20 (9) + 26 (10) + 25 (50) = 521  52.100 unit pada harga Rp 11 juta
    • c. Fungsi Permintaan dan Grafik
      • Qx = 14- 15Px + 20Pt + 26I + 25A
      • Qx = 14 – 15 Px + 20 (9) + 26 (10) + 25 (50)
      • Qx = 2171 – 15Px
      • 14 473
      • Qx
      Px 2711
    • Skedul Permintaan: Qx = 2171 – 15Px Titik Kombinasi (PQ) Px (Rp100.00000) Qx (Ribu unit) A 14473 000 B 13673 1500 C 12473 3000 D 11473 4500 E 10473 6000 F 9473 7500 G 8473 9000 H 7473 10500 I 6473 12000
    • Lanjutan analisis:
      • 1. Jika penentuan harga ditetapkan pada tingkat yang kompetitif dengan harga pesaing berapa ekspektasi produk akan dibeli oleh konsumen?
      • 2. Jika kapasitas produksi terbatas hanya 55000 unit saja maka berapa harga produk harus ditetapkan agar ekspekatasi permintaan dapat dipenuhi oleh konsumen?
    • JAWAB:
      • Jika diasumsikan setelah menghitung total biaya produksi dan lainnya maka harga kompetitif yang ditetapka sebesar Rp1005 juta maka besarnya penjualan
      • Qx = 2171 -15 Px
      • Qx = 2171 – 15 (1005) = 596
      • 59.600 unit
    • JAWAB:
      • 2. Menentukan harga jual pada kapasitas produksi tertentu:
      • Mengubah fs permintaan
      • Qx = 217 1 – 15 Px menjadi
      • Px = 14473 – 0067 Qx
      • ( invers demand function ) sehingga
      •  Px = 14473 – 0067 (55) = 108 (ratus ribu) = 108 juta
    • Pergerakan dan Pergeseran Demand
      • Pergerakan Demand
      • Disebabkan karena perubahan Px
      • Jika Px naik maka Demand turun (dari A ke C) : Demand bergerak ke kiri atas
      • Pergeseran Demand
      • Disebabkan karena perubahan selain harga
      • Misal Jika Py naik (substitusi) maka demand naik (geser kanan atas)
      P Q A C B Jika Px turun maka demand naik (dari A ke B) : Demand gerak kanan bawah A C B Px P Q Q1 Q3 Q2 Jika Py turun (substitusi) maka demand turun (geser kiri bawah)
    • Soal 1. lanjutan tunjukkan dalam grafik
      • 3. Jika terjadi peningkatan biaya iklan sebesar 20% pada tahun 1997
      • 4. Jika terjadi penurunan biaya iklan sebesar 20% pada tahun 1997
    • JAWAB:
      • Sebelum terjadi perubahan biaya iklan maka
      • Qx = -14- 15Px + 20Pt + 26I + 25A
      • Qx = -14 – 15 Px + 20 (9) + 26 (10) + 25 (50)
      • Qx = 2171 – 15 Px
      • 3. Jika terjadi peningkatan biaya iklan maka
      • Qx = -14- 15Px + 20Pt + 26I + 25A
      • Qx = -14 – 15 Px + 20 (9) + 26 (10) + 25 (60)
      • Qx = 2421 – 15 Px
      • 4. Jika terjadi penurunan biaya iklan maka
      • Qx = -14- 15Px + 20Pt + 26I + 25A
      • Qx = -14 – 15 Px + 20 (9) + 26 (10) + 25 (40)
      • Qx = 1921 – 15 Px
    • Skedul Permintaan Px (Rp100.00000) Qx (Ribu unit) A = 50 Qx (Ribu unit) A = 60 Qx (Ribu unit) A = 40 14473 000 2500 000 13673 1500 4000 000 12473 3000 5500 500 11473 4500 7000 2000 10473 6000 8500 3500 9473 7500 10000 5000 8473 9000 11500 6500 7473 10500 13000 8000 6473 12000 14500 9500
    • Grafik Px Qx 2171 1921 2421 14473 1280 1614
    • Contoh soal permintaan: CL
      • Pada tahun 1998 krisis moneter telah mengakibatkan biaya operasi pesawat meningkat sehingga banyak perusahaan penerbangan menaikkan tariff angkutan udara. Jelaskan bagaimana kenaikan tariff pesawat udara ini akan mempengaruhi hal-hal berikut :
      • a. Permintaan untuk angkutan udara (air travel)
      • b. Permintaan untuk sewa hotel
      • c. Permintaan untuk sewa mobil (rental cars)
      • d. Penawaran dari overnight mail
    • Contoh Soal Permintaan : CL
      • Diketahui dari hasil survey terhadap permintaan cellphone di 5 negara, diperoleh hasil jml cp yg terdaftar (Y) dan pendapatan per kapita setiap negara setiap negara (X1). Data ditunjukka sbb:
    • Data Negara Jml cp per 100 org Pendapatan per kapita ($) Argentina 17,76 11410 Australia 71,95 28780 Belgia 79,28 28920 Brasil 26,36 7510 Bulgaria 46,64 75,4
    • Pertanyaan:
      • cari estimasi fungsi permintaan CP yang dipengaruhi oleh pendapatan per kapita
    • Contoh Soal Permintaan: Collaborative Learning
      • Jika fungsi permintaan rumah ditunjukkan dengan fungsi : 
      • Q x = ao + a 1 Px + a 2 Py + a 3 I + a 4 i + a 5 A
      • Qx = 10000 - 100Px + 20Py + 05I – 2000i + 5A
      • Dimana
      • Q x = jumlah permintaan rumah
      • Px = harga rata-rata rumah = Rp 20 juta
      • Py = harga rata-rata apartment Rp 50 juta
      • I = Pendapatan = Rp 10 juta
      • i = rata-rata tingkat bunga pinjaman rumah (%) = 20%
      • A = Pengeluaran advertising = Rp 25 juta
      • Pertanyaan :
      • Tentukan interpretasi ekonomi dari fungsi permintaan diatas
      • Berapa estimasi jumlah barang yang diminta
      • Jelaskan secara grafik bagaimana fungsi permintaan rumah tersebut diperoleh
      • Apa yang terjadi jika terjadi perubahan-perubahan sebagai berikut (penjelasan disertai dengan grafik)
      • - Jika harga rumah (Px) turun menjadi 15 juta
      • - Pendapatan naik menjadi Rp 12 juta
      • - Advertising naik 100%
      • e. Hitung besarnya elastisitas harga silang income suku bunga dan elastisitas iklan dan jelaskan arti ekonominya