0
KIAT SUKSES KEBERHASILAN   KOMUNIKASI PENDIDIKAN
BAB I PENDAHULUAN
<ul><li>Latar Belakang Komunikasi pada hakekatnya adalah suatu proses sosial, yaitu sesuatu yang berlangsung atau berjalan...
BAB II PEMBAHASAN  KIAT SUKSES KEBERHASILAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN
<ul><li>A. Pengertian Komunikasi Pendidikan   </li></ul>
Secara sederhana makna  Komunikasi Pendidikan  adalah komunikasi yang terjadi dalam suasana pendidikan.  Di sini komunikas...
B. Tujuan Komunikasi Pendidikan
Pada kita, tujuan yang harus dicapai oleh pendidikan, dan tentu oleh suatu tindakan komunikasi pendidikan, sesuai yang dia...
C.   Hambatan   Komunikasi Pendidikan
Ada beberapa faktor yang menjadi penghambat atau penghalang proses komunikasi. Penghambat tersebut biasa dikenal dengan is...
D. Kiat Sukses Keberhasilan Komunikasi Pendidikan
<ul><li>Perumusan Strategi Komunikasi  </li></ul><ul><li>P endidikan . </li></ul><ul><li>Langkah-langkah perumusan strateg...
<ul><li>Pemanfaatan Media Pendidikan </li></ul><ul><li>Media Pendidikan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat menya...
<ul><li>Secara umum media pendidikan mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut : </li></ul><ul><li>M emperjelas penyajia...
<ul><li>Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari pemanfaatan media pendidikan ini diperlukan persiapan dan perencanaan m...
<ul><li>AECT (Association For Education Communication and Technology) mengklasifikasikan sumber belajar menjadi 6 yaitu : ...
3.  Menulis Dalam berkomunikasi lisan, kita menyampaikan ide kepada orang lain. Komunikasi itu hanya akan berjalan dengan ...
<ul><li>Kemampuan menulis bisa dikembangkan dengan  </li></ul><ul><li>cara-cara: </li></ul><ul><li>Sering menulis berdasar...
<ul><li>Akhirnya  semua keberhasilan akan dapat diraih dibarengi dengan sebuah kesungguhan dan semangat yang kita singkat ...
Terima kasih
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kiat Sukses Keberhasilan Komunikasi Pendidikan

7,035

Published on

2 Comments
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
7,035
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
115
Comments
2
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Kiat Sukses Keberhasilan Komunikasi Pendidikan"

  1. 1. KIAT SUKSES KEBERHASILAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN
  3. 3. <ul><li>Latar Belakang Komunikasi pada hakekatnya adalah suatu proses sosial, yaitu sesuatu yang berlangsung atau berjalan antar manusia. Sebagai proses sosial, maka dalam komunikasi terjadi interaksi individu dengan lingkungannya. Inilah yang akhirnya menyebabkan terjadinya proses perubahan perilaku dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak paham menjadi paham dan dari yang sebelumnya tidak mengacuhkan situasi masa depan menjadi berantusias sekali akan harapan-harapan positif pada masa yang akan datang </li></ul>
  4. 4. BAB II PEMBAHASAN KIAT SUKSES KEBERHASILAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN
  5. 5. <ul><li>A. Pengertian Komunikasi Pendidikan </li></ul>
  6. 6. Secara sederhana makna Komunikasi Pendidikan adalah komunikasi yang terjadi dalam suasana pendidikan. Di sini komunikasi tidak lagi bebas, tetapi dikendalikan dan dikondisikan untuk tujuan-tujuan pendidikan.
  7. 7. B. Tujuan Komunikasi Pendidikan
  8. 8. Pada kita, tujuan yang harus dicapai oleh pendidikan, dan tentu oleh suatu tindakan komunikasi pendidikan, sesuai yang diamanatkan dalam rumusan tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN), yaitu untuk mencapai predikat manusia Indonesia yang berpancasila,”….. meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan, keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat agar dapat menumbuhkan manusia-manusia yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa”.
  9. 9. C. Hambatan Komunikasi Pendidikan
  10. 10. Ada beberapa faktor yang menjadi penghambat atau penghalang proses komunikasi. Penghambat tersebut biasa dikenal dengan istilah barriers, atau noises . Kita kenal adanya hambatan psikologis, seperti minat, sikap, pendapat, kepercayaan, intelegensi, pengetahuan dan hambatan fisik seperti kelelahan, sakit, keterbatasan daya indera dan cacat tubuh . Dua jenis hambatan yang lain adalah hambatan kultural seperti perbedaan adat-istiadat, norma-norma sosial, kepercayaan dan nilai-nilai panutan; dan hambatan lingkungan yaitu hambatan yang ditimbulkan situasi dan kondisi keadaan sekitar .
  11. 11. D. Kiat Sukses Keberhasilan Komunikasi Pendidikan
  12. 12. <ul><li>Perumusan Strategi Komunikasi </li></ul><ul><li>P endidikan . </li></ul><ul><li>Langkah-langkah perumusan strategi </li></ul><ul><li>komunikasi : </li></ul><ul><li>Mengenal khalayak </li></ul><ul><li>Menyusun pesan </li></ul><ul><li>Menetapkan metode </li></ul><ul><li>Seleksi Penggunaan Media </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Pemanfaatan Media Pendidikan </li></ul><ul><li>Media Pendidikan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat menyalurkan pesan sehingga membantu mengatasi hambatan-hambatan komunikasi pendidikan. Perbedaan gaya belajar, minat, intelegensi, keterbatasan daya indera, cacat tubuh atau hambatan jarak geografis, jarak waktu dan lain-lain dapat dibantu diatasi dengan pemanfaatan media pendidikan. </li></ul>
  14. 14. <ul><li>Secara umum media pendidikan mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut : </li></ul><ul><li>M emperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu </li></ul><ul><li>bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis </li></ul><ul><li>atau lisan belaka) </li></ul><ul><li>M engatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya </li></ul><ul><li>indera. </li></ul><ul><li>M enimbulkan kegairahan belajar </li></ul><ul><li>M emungkinkan interaksi yang lebih langsung </li></ul><ul><li>antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan </li></ul><ul><li>M emungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri </li></ul><ul><li>menurut kemampuan dan minatnya </li></ul>
  15. 15. <ul><li>Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari pemanfaatan media pendidikan ini diperlukan persiapan dan perencanaan membuat program media pembelajaran. </li></ul><ul><li>Persiapan dan perencanaan tersebut dapat diutarakan dengan langkah-langkah : </li></ul><ul><li>M erumuskan tujuan instruksional dengan operasional </li></ul><ul><li>dan khas </li></ul><ul><li>M erumuskan butir-butir materi secara terperinci yang </li></ul><ul><li>mendukung tercapainya tujuan </li></ul><ul><li>M enganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa </li></ul><ul><li>M engembangkan alat pengukur keberhasilan berupa tes </li></ul><ul><li>atau penugasan </li></ul><ul><li>M enulis naskah media </li></ul><ul><li>M engadakan tes dan revisi. </li></ul>
  16. 16. <ul><li>AECT (Association For Education Communication and Technology) mengklasifikasikan sumber belajar menjadi 6 yaitu : </li></ul><ul><li>Pesan (messages), yaitu informasi yang ditransmisikan </li></ul><ul><li>(diteruskan) oleh komponen lain dalam bentuk ide, fakta arti </li></ul><ul><li>dan data. </li></ul><ul><li>Orang (peoples), yaitu manusia yang bertindak sebagai </li></ul><ul><li>penyimpan, pengolah, penyaji pesan. </li></ul><ul><li>Bahan (materials), yaitu perangkat lunak yang mengandung </li></ul><ul><li>pesan untuk disajikan melalui penggunaan alat ataupun oleh </li></ul><ul><li>dirinya sendiri. </li></ul><ul><li>Alat (devices), yaitu perangkat keras yang digunakan untuk </li></ul><ul><li>penyampaian pesan yang tersimpan dalam bahan. </li></ul><ul><li>Teknik (Techniques), yaitu prosedur atau acuan yang </li></ul><ul><li>disiapkan untuk menggunakan bahan, peralatan, orang dan </li></ul><ul><li>lingkungan untuk menyampaikan pesan. </li></ul><ul><ul><ul><ul><li>Lingkungan (setting), yaitu situasi sekitar dimana pesan disampaikan. </li></ul></ul></ul></ul>
  17. 17. 3. Menulis Dalam berkomunikasi lisan, kita menyampaikan ide kepada orang lain. Komunikasi itu hanya akan berjalan dengan baik jika apa yang hendak disampaikan memang bisa tepat sama dengan apa yang dipersepsi oleh pihak penerimanya. Dalam menulis, kata-kata adalah batu bata dalam berkomunikasi yang memiliki fungsi sama.
  18. 18. <ul><li>Kemampuan menulis bisa dikembangkan dengan </li></ul><ul><li>cara-cara: </li></ul><ul><li>Sering menulis berdasarkan kegunaan (purpose) </li></ul><ul><li>spesifik atau audience spesifik </li></ul><ul><li>Memahami fakta bahwa writing is revising. </li></ul><ul><li>Dengan kata lain, menulis adalah memperdalam </li></ul><ul><li>keahlian Anda </li></ul><ul><li>Memperoleh pengalaman editing yang akan </li></ul><ul><li>bermanfaat tidak hanya untuk menulis akan tetapi </li></ul><ul><li>secara keseluruhan bermanfaat untuk pengembangan </li></ul><ul><li>kemampuan riset dan auditory atau observasi </li></ul><ul><li>Mempublikasikan tulisan. </li></ul>
  19. 19. <ul><li>Akhirnya semua keberhasilan akan dapat diraih dibarengi dengan sebuah kesungguhan dan semangat yang kita singkat dengan SOUL (4 spirit for SOUL ) : </li></ul><ul><li>Spirit for Servicing </li></ul><ul><li>Spirit for giving an Outstanding </li></ul><ul><li>Performance </li></ul><ul><li>Spirit for Understanding </li></ul><ul><li>Spirit for Loving </li></ul>
  20. 20. Terima kasih
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×