• Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
6,435
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
590
Comments
2
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. ANIMASI FISIKA Dede Riska Ningrum XII.IPA 1 Oleh :
  • 2. DAFTAR ISI Hukum Kirchoff I Rangkaian Seri Rangkaian Paralel Arus Listrik dan Kuat Arus Listrik Hukum Ohm Keluar Rangkaian Campuran Pengertian Listrik Dinamis Hukum Kirchoff II Beda Potensial Listrik Hambatan / Resistansi Kode Warna Resistor Energi Listrik Daya Listrik Listrik AC Listrik DC Penghantar Listrik Konduktor Isolator Semikonduktor
  • 3. Pengertian Listrik Dinam Listrik dinamis adalah listrik yang mengalir, atau memiliki arus / muatan listrik.
  • 4. Arus Listrik adalah aliran muatan listrik. Sedangkan kuat arus listrik adalah aliran muatan listrik dalam suatu penghantar tiap satu satuan waktu. Pengertian Arus Listrik dan Kuat Arus Listrik
  • 5. Potensial tinggi Potensial rendah Arah arus listrik berlawanan dengan arah aliran elektron, dimana arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah, sedangkan elektron mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi.
  • 6. Arus listrik di dalam suatu rangkaian hanya dapat mengalir di dalam suatu rangkaian tertutup.
  • 7. Agar terjadi aliran muatan (arus listrik) dalam suatu rangkaian tertutup, maka haruslah ada beda potensial / beda tegangan di kedua ujung rangkaian. Beda potensial listrik (v) adalah energi tiap satu satuan muatan. V I R Beda Potensial Listrik
  • 8. 1) Hambatan Kawat Penghantar Besarnya hambatan kawat penghantar dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu Hambatan Jenis Penghantar,Panjang Penghantar, dan Luas Penampang Penghantar 2) Hambatan Resistor Dalam suatu rangkaian, kadangkala digunakan resistor sebagai penghambat arus. Resistor digunakan agar tidak membuang banyak biaya dalam pembuatan suatu hambatan. Besarnya resistansi suatu resistor dapat kita tentukan secara langsung menggunakan alat ukur hambatan (ohmmeter) atau bisa juga dilakukan penghitungan manual menggunakan kode warna resistor. Hambatan / Resistansi Listrik
  • 9. Kode Warna Resistor
  • 10. Hukum Ohm menyatakan bahwa "Pada temperatur tetap, kuat arus dalam suatu rangkaian tertutup akan sebanding dengan beda potensial antar ujung-ujung rangkaian". Baterai ABG Voltmete r Amperemete r V I =R V = I.R Hukum Ohm
  • 11. Hukum Kirchoff I Hukum I Kirchoff merupakan hukum kekekalan muatan listrik yang menyatakan bahwa “jumlah muatan listrik yang ada pada sebuah sistem tertutup (baik yang bercabang maupun tidak) adalah tetap”.
  • 12. I Hk. Khirchoff I = konstan Pada rangkaian tak bercabang, kuat arus di titik manapun dalam rangkaian adalah sama besar.  Tidak bercabang
  • 13. Pada rangkaian bercabang kuat arus yang masuk ke titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan tersebut. I I1 I2 I3 Hk. Khirchoff I masuk = I keluar  Bercabang
  • 14. Hukum Kirchoff IIHukum II Kirchoff adalah hukum kekekalan energi yang menyatakan bahwa “jumlah aljabar dari GGL (Gaya Gerak Listrik) sumber beda potensial dalam sebuah rangkaian tertutup (loop) sama dengan nol”. Hk. Kirchoff ∑ε + ∑V = 0
  • 15. Rangkaian Seri
  • 16. Baterai ABG Arus Listrik TETAP AB CDE VAB = VCD + VDE RTotal = R1 + R2 Sifat Rangkaian Seri
  • 17. Rangkaian Paralel
  • 18. Baterai ABG AB CD VAB = VCD ITotal = IR1 + IR2 + IR3 321 1111 RRRRTotal Sifat Rangkaian Paralel
  • 19. Rangkaian listrik campuran merupakan rangkaian listrik gabungan dari rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik paralel. Baterai ABG Rangkaian Campuran
  • 20. Energi listrik adalah suatu usaha untuk memindahkan sejumlah muatan dari potensial yang satu ke potensial lainnya, di mana kedua potensial memiliki nilai berbeda. Energi Listrik
  • 21. Daya listrik didefinisikan sebagai energi listrik yang digunakan oleh suatu alat tiap satu satuan waktu. P W t = Ket. P = daya listrik (Watt) W = usaha listrik (Joule) t = waktu (detik) Daya Listrik
  • 22. Listrik AC (Alternating Current) merupakan listrik yang kuat arus maupun tegangannya merupakan fungsi periodik dari waktu, artinya arus maupun tegangannya berubah ubah secara periodik. I = Imax sin (ωt) V = Vmax sin (ωt) Listrik AC
  • 23. Listrik DC (Direct Current) merupakan listrik yang kuat arus maupun tegangannya tidak merupakan fungsi periodik dari waktu, artinya arus maupun tegangannya merupakan bilangan konstan (C). V = C I = C Listrik DC
  • 24. Penghantar adalah zat yang dapat menghantarkan arus listrik, baik berupa zat padat, cair atau gas. Karena sifatnya yang konduktif maka disebut konduktor. Bahan - bahan yang berhubungan dengan arus listrik dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu : 1. Bersifat Konduktor 2. Bersifat Isolator 3. Bersifat Semikonduktor Penghantar Listrik
  • 25. Konduktor
  • 26. Konduktor adalah penghantar listrik yang baik. Contoh: tembaga, besi, perak dan karbon Semua jenis logam dan karbon adalah konduktor Konduktor
  • 27. Isolator
  • 28. Isolator adalah penghantar listrik yang buruk. Contoh: kayu, plastik, karet dan kaca Semua jenis non logam, kecuali karbon, adalah isolator Pada tegangan yang sangat tinggi, isolator dapat menghantarkan listrik dengan baik Isolator
  • 29. Semi konduktor adalah bahan yang dapat dibuat sebagai konduktor maupun isolator, contohnya silikon dan germanium Semikonduktor
  • 30. BYE…BYE… ^_^