Electability, branding & campaign monitoring

2,576 views
2,618 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,576
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2,046
Actions
Shares
0
Downloads
35
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Electability, branding & campaign monitoring

  1. 1. ELECTABILITY, BRANDING & CAMPAIGN MONITORING WWW.POLITIKAPEDIA.COM
  2. 2. CANDIDATE ELECTABILITY Candidate Electability berfungsi mengetahui kandidat yang paling tinggi peluangnya untuk menang pada bulan ini. Candidate Electability gabungan dari Candidate Popularity (Awarness) + Candidate Reputation + Candidate Engagement
  3. 3. CANDIDATE POPULARITY Candidate Popularity berfungsi mengetahui kandidat yang paling banyak dibicarakan di social media (twitter & facebook)
  4. 4. CANDIDATE REPUTATION Candidate Reputation berfungsi mengetahui seberapa besar kepercayaan pemilih terhadap kandidat dalam membuktikan apa-apa yang dijanjikannya.
  5. 5. CANDIDATE ENGAGEMENT Candidate Engagement berfungsi mengetahui seberapa kuat ikatan emosi antara kandidat dengan pemilih.
  6. 6. Brand Political (BP) Score merupakan alat ukur top persepsi yang ada di social media terkait kandidat tsb. BP Score menjadi acuan untuk mengukur kekuatan brand politik sang kandidat. BRAND POLITICAL SCORE Pembicaraan di social media tentang ARB cukup kuat diseputar pencalonan beliau sebagai presiden Indonesia dari partai Golkar. Brandnya cukup kuat. Pembicaraan di social media tentang Jokowi diseputar Jakarta, Presiden, dan Gubernur. Pembicaraan tersebut tidak banyak berubah, sehingga brand Jokowi sangat kuat.
  7. 7. CES adalah alat ukur untuk mengetahui penyebaran konten dan persepsi tentang kandidat tsb. CES dapat mengukur seberapa tinggi efektivitas kampanye dari kandidat tsb. Campaign Effectiveness Score Jumlah perbincangan (total mention) untuk Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto sama banyaknya. Namun jumlah Netizen (pengguna social media) yang membicarakannya jauh lebih banyak untuk Jusuf Kalla dibandingkan Prabowo Subianto. Artinya konten tentang Jusuf Kalla lebih menyebar daripada konten tentang Prabowo Subianto. Konten yang menyebar mengindikasikan efektivitas kampanye yang lebih baik.
  8. 8. Media Darling & Media Share Selama sebulan terakhir, Joko Widodo menjadi Media Darling dengan pemberitaan terbanyak dilakukan oleh media portal www.inilah.com, lalu diikuti www.liputan6.com. Bahkkan terdapat 196 lebih artikel yang ditulis di blog www.kompasiana.com.
  9. 9. MOST POPULER NEWS Menampilkan berita-berita yang paling populer dan paling banyak dibaca (views) dari media online nasional pilihan
  10. 10. TERIMA KASIH WWW.POLITIKAPEDIA.COM Our Clients

×