Pelajaran sekolah sabat ke 9 triwulan 1 2014

51,471 views
58,308 views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 9 triwulan 1 2014

Published in: Spiritual
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
51,471
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
43,043
Actions
Shares
0
Downloads
125
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pelajaran sekolah sabat ke 9 triwulan 1 2014

  1. 1. Melalui teladan Yesus dan para rasul, kita akan mempelajari bagaimana untuk berhubungan dengan orang-orang yang berkuasa. “Orang yang berkuasa" diartikan sebagai orang yang memiliki otoritas politik, sipil atau agama atas orang lain. Pada zaman Yesus,mereka adalah raja, anggota Sanhedrin,, konsul ... Hari ini kita dapat berbicara tentang raja-raja, presiden, senator, anggota kongres, hakim ...  Bagaimana orang Kristen sepatutnya berhubungan dengan pemerintah?  Bagaimana YESUS KRISTUS berkhotbah?  Bagaimana kuasa dari Khotbah Yesus?  Orang-orang berkuasa yang menerima Injil.  Orang-orang berkuasa yang menolak Injil.  Bagaimanakah seharusnya Gereja berkhotbah kepada orang-orang yang berkuasa?
  2. 2. Kayafas: “Sesaat keilahian Kristus melintas dalam pikirannya. Imam Besar ragu-ragu di bawah tatapan Juruselamat. Penampilan yang tampaknya membaca pikirannya yang tersembunyi dan masuk ke dalam hatinya seperti api. Tak Pernah, dalam sisa hidupnya, ia melupakan tatapan dari Anak ALLAH yang dianiaya” (DA, pg. 654) PILATUS: “Pilatus ingin mengetahui kebenaran. Pikirannya bingung. Ia bersemangat mendengarkan kata-kata Juruselamat, dan hatinya tergerak oleh keinginan yang besar untuk mengetahui apa sebenarnya kebenaran itu dan bagaimana ia bisa mendapatkannya. “... tetapi dia tidak menunggu jawaban” (DA pg. 675) HERODES: “Kristus dapat menuntun Herodes kepada kata-kata yang mengeraskan hati, dan memenuhinya dengan rasa takut dan penyajian kesalahan hidupnya dan kengerian nasibnya yang menggetarkan pada masa yang akan datang. Tapi keheningan Kristus adalah teguran terberat yang bisa diberikan kepadanya. Herodes telah menolak kebenaran bahwa ia berbicara dengan yang terbesar dari para nabi dan tidak akan menerima pesan lain” (DA pg. 678)
  3. 3. Matius 10:17,18 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
  4. 4. Gereja membawa Injil ke rumah yang sama dari Kaisar(Filipi 4:22) Beberapa orang berkuasa hampir saja percaya. Ia adalah gubernur Felix (Kisah Para Rasul 24:24-25) dan Raja Agripa (Kis. 26:28) Yang lainnya terbuka menerima Injil, ia adalah gubernur Sergius Paulus (Kisah Para Rasul 13:12) Setiap kali memiliki kesempatan, orang-orang Kristen yag mula-mula menjadi saksi yang berkuasa. Kadang-kadang sebagai terdakwa di pengadilan (Kisah Para Rasul 4:9-12, 23:6), kadang-kadang melakukan mujizat (Kisah Para Rasul 28:8-9), dan beberapa, dibantu oleh malaikat (Kis. 08:26 -39, Kis 10).
  5. 5. “Saya tidak tahu pada posisi apa anda akan dapat dipanggil di masa depan. TUHAN bisa memakai Anda sebagai Daniel digunakan untuk mengkomunikasikan pengetahuan tentang kebenaran kepada para penguasa dunia. .... TUHAN dapat memberikan semua kemampuan belajar anda. Ini dapat membantu untuk menjadi serupa dengan cabang-cabang studi yang Anda kerjakan. Buatlah yang menjadi pokok perhatian anda yang utama adalah untuk memiliki prinsipprinsip yang benar, mulia dan meninggikan derajat. TUHAN ingin agar kita menjadi saksi-saksi-Nya. " E.G.W. (Counsels to Teachers, p. 539)

×