Your SlideShare is downloading. ×
Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan i 2014 memuridkan anak-anak
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan i 2014 memuridkan anak-anak

21,547
views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan i 2014 memuridkan anak-anak

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan i 2014 memuridkan anak-anak

Published in: Spiritual

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
21,547
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
144
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. E.G.W. (The Desire of Ages, pg. 49)
  • 2. Yesus tidak langsung datang dan lahir sebagai orang dewasa. Ia lahir sebagai seorang anak-anak. Ia harus belajar berjalan, berbicara, menulis, untuk menyembah Allah. Sebagai seorang anak, Yesus juga menjadi teladan bagi anak-anak lain. Pada usia 12, anak Israel diterima sebagai anggota masyarakat Israel. Pada usia itu, Yesus menunjukkan pengetahuan dan kepedulian-Nya terhadap hal-hal rohani yang mengejutkan bahkan bagi orang-orang yang paling bijaksana di Israel. Lukas 2:47 Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya.
  • 3. Dia membangkitkan anak perempuan Yairus (Matius 9:1826) "Anakku perempuan baru saja meninggal, datanglah dan letakkanlah tanganMu atasnya, maka ia akan hidup.“ Mat 9:18 Dia mengusir setan dari anak perempuan SiroFenisia(Matius 15:21-28) "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Mat 15:28 Mengusir setan dari seorang anak yang ayahnya telah putus asa (Markus 9:17-27) Dia menyembuhkan penyakit seorang anak bangsawan (Yoh 4:46-54) "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!" "Pergilah, anakmu hidup!“ (Yoh 4:50) (Mrk. 9:24) Semua kasus ini memiliki satu kesamaan: orang tua tertekan yag membawa anakanak mereka kepada Yesus supaya Ia menyembuhkan mereka. Yesus memulihkan semua harapan dan impian yang orang tua miliki bagi anak-anak mereka, dan begitu diberi kesempatan, ia tumbuh untuk menghormati Allah dan menggunakan bakat mereka untuk kemuliaan-Nya. Anak-anak disembuhkan sesuai dengan iman orang tua mereka.
  • 4. E.G.W. (The Christian home, pg. 250)
  • 5. Sebagai para orangtua dan orang dewasa, kita harus melakukan segala yang dapat kita lakukan untuk menanamkan pengetahuan dan kasih akan ALLAH, dan tidak ada yang dapat menyatakan kasih itu daripada kehidupan, kebaikan, belas kasihan dan perhatian kita sendiri.
  • 6. Markus 10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orangorang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. E.G.W. (The Ministry of Healing, pg 27.)