Sejarah Penemuan
Virus
Struktur dan
Sifat Virus
Peranan Virus
dalam Kehidupan
Manusia
Pengklasikasian
Virus
Reproduksi Vir...
Kata virus berasal dari bahasa latin, yaitu “virion” yang berarti
racun. Kata tersebut merujuk pada banyaknya penyakit pad...
1 /3
Virus merupakan organisme subselular, karena ukurannya
sangat kecil, atau memiliki ukuran ultra mikroskopik.
Virus ra...
2 /3
Struktur tubuh virus hanya terdiri atas bahan inti asam nukleat,
yaitu DNA atau RNA. Bahan tersebut terbungkus didala...
3 / 3
Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang hanya
hidup pada sel organisme biologis. Setiap jenis virus
hanya da...
Pengklasifikasian Virus
1 / 2
Genus Penyakit yang ditimbulkan
Untai Ganda
Papovavirus
Papiloma (kutil, kanker serviks);
po...
2 / 2
Berdasarkan jenis sel inang yang diinfeksinya, virus
dikelompokkan menjadi beberapa macam.
a. Virus yang menyerang u...
2 / 2
d. Virus yang menyerang saluran pernapasan,
contohnya influenza (virus Ortromyxovirus), Sars
(Corona virus)
e. Virus...
Virus selama hidupnya di dalam organisme inang mengalami dua macam
daur hidup, yaitu daur litik dan daur lisogenik. Daur h...
Daur Litik
2 /3
1 2 3
Daur Litik
2 /3
Fase Adsorbsi
Virus (bakteriofage) dalam fase ini mulai melekatkan diri dengan organisme inang
(bakteri Es...
Daur Litik
2 /3
Fase Replikasi (sintesis)
Molekul DNA Virus dalam fase ini memulai fungsinya sebagai materi genetik,
yaitu...
Daur Lisogenik
3 /3
1 2
Daur Lisogenik
3 /3
1 2
Fase Adsorpsi
Virus menempel pada dinding dan memasukkan DNA pada tubuh bakteri
Fase Penggabungan
...
Manfaat Virus bagi Manusia :
a. Memproduksi Vaksin
b. Memproduksi Interferon
c. Memproduksi Antitoksin
Manfat Virus bagi M...
a. Virus yang menyerang Hewan
1. Rabies (anjing gila) disebabkan oleh virus neurotrop
yang menyerang syaraf pusat. Menyera...
1. Penyakit mosaik, disebabkan oleh Tobacco Mozaik
Virus. Menyerang daun tembakau, tomat, kentang, dan
bunga tulip
2. Peny...
1. Influenza. Penyebab influenza adalah virus orthomyxovirus yang berbentuk seperti bola. Virus
influenza ditularkan lewat...
4. Polio disebabkan oleh poliovirus. Serangan poliovirus menyebabkan lumpuh bila virus
menginfeksi selaput otak (meninges)...
Created By :
Press „Esc‟ to Exit
Dewi Ayu S Hartinah S Dewang
02
2011004
X Unggulan 1
SMAN 5 Makassar
Bab virus kelas 1
Bab virus kelas 1
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bab virus kelas 1

1,627 views
1,485 views

Published on

Published in: Education
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
1,627
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab virus kelas 1

  1. 1. Sejarah Penemuan Virus Struktur dan Sifat Virus Peranan Virus dalam Kehidupan Manusia Pengklasikasian Virus Reproduksi Virus Exit
  2. 2. Kata virus berasal dari bahasa latin, yaitu “virion” yang berarti racun. Kata tersebut merujuk pada banyaknya penyakit pada tumbuhan, hewan, dan manusia yang disebabkan oleh virus. Sejarah penemuan virus diawali ketika Adolf Mayer, seorang ilmuan dari Jerman sedang meneliti penyebab penyakit pada daun tembakau, yang ditandai adanya bercak bercak. Mayer menemukan bahwa penyakit itu dapat ditularkan dari satu tanaman ke tanaman lain dengan cara menyemprotkan getah yang diekstraksi dari tanaman yang sakit ke tanaman yang sehat. Mayer menduga bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang berukuran sangat kecil. Dugaan tersebut diuji oleh D. Iwanowsky dan M. Beyerinck. Mereka menduga penyebab penyakit mosaik itu adalah bakteri yang berukuran sangat kecil Kemudian W.M. Stanley, seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM). Sejarah Penemuan Virus
  3. 3. 1 /3 Virus merupakan organisme subselular, karena ukurannya sangat kecil, atau memiliki ukuran ultra mikroskopik. Virus rata-rata mempunyai ukuran berkisar 10nm-300nm (1nm = 10-6mm). Ukuran virus lebih kecil daripada bakteri yang terkecil.Virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Karena ukurannya sangat kecil, virus tidak dapat diamati dengan menggunakan mikroskop cahaya , hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop elektron Struktur dan Sifat Virus
  4. 4. 2 /3 Struktur tubuh virus hanya terdiri atas bahan inti asam nukleat, yaitu DNA atau RNA. Bahan tersebut terbungkus didalam suatu lapisan pelidung yang tersusun atas molekul proterin yang disebut kapsid. Setiap subunit protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer. Kapsid dapat berbentuk heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks. Kapsid yang paling kompleks ditemukan pada bakteriofag atau fage. Partikel virus mengandung DNA atau RNA yang dapat berbentuk untai tunggal atau ganda. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal. Bahan genetik tersebut diselubungi lapisan protein yang disebut kapsid. Kapsid bisa berbentuk bulat (sferik) atau heliks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus Struktur Tubuh Virus
  5. 5. 3 / 3 Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang hanya hidup pada sel organisme biologis. Setiap jenis virus hanya dapat menginfeksi dan parasit pada jenis sel inang tertentu. Jenis inang yang dapat diinfeksi oleh virus disebut kisaran inang. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada sel yang hidup (sel sel pada embrio, sel sel pada jaringan hewan, dan sel sel pada jeringan tumbuhan). Hal lain yang merupakan sifat dari virus adalah dapat mengkristalkan diri. Saat virus berada di luar sel hidup, virus mengkristalkan diri. Kristal tersebut tidak dapat dibiakkan pada media yang berisi nutrisi di dalam tabung reaksi atau cawan petri seperti bakteri. Virus hanya dapat bereproduksi dan melaksanakan aktivitas hidupnya di dalam sel hidup. Sifat Virus
  6. 6. Pengklasifikasian Virus 1 / 2 Genus Penyakit yang ditimbulkan Untai Ganda Papovavirus Papiloma (kutil, kanker serviks); polioma (tumor pada hewan tertentu) Adenovirus Penyakit saluran pernapasan; tumor pada hewan tertentu Herpesvirus Herpes simpleks 1; herpes simpleks 2; vaccinia zoster Poxvirus Cacar (smallpox); vaccinia (cacar sapi) Untai Tunggal Parvovarirus Agar bisa tumbuh, parvovirus harus bersama sama dengan adenovirus pada saat menginfeksi sel inang Genus Penyakit yang ditimbulkan Untai Ganda Reovirus Infeksi saluran pernapasan dan gastroenteritis Untai Tunggal Picomavirus Poliovirus; rhinovirus ; virus enteric Togavirus Virus rubelia; virus demam kuning Rhabdovorus Rabies Paramyxovirus Campak; gondok Orthoyxovirus Influenza DNA RNA
  7. 7. 2 / 2 Berdasarkan jenis sel inang yang diinfeksinya, virus dikelompokkan menjadi beberapa macam. a. Virus yang menyerang urat saraf, contohnya penyakit polimyelitis dan rabies b. Virus yang menyerang kulit, contohnya virus cacar, hepes zoster, trachoma, penyakit mulut dan kuku pada ternak c. Virus yang menyerang hati atau hepar, contohnya virus hepatitis Pengklasifikasian Virus 1 2
  8. 8. 2 / 2 d. Virus yang menyerang saluran pernapasan, contohnya influenza (virus Ortromyxovirus), Sars (Corona virus) e. Virus yang menyerang sel darah putih , antara lain virus leukimia, dan HIV penyebab AIDS f. Virus yang menyerang organ lain, contohnya virus yang menyerang usus yaitu demam kuning, virus ebola Pengklasifikasian Virus 1 2
  9. 9. Virus selama hidupnya di dalam organisme inang mengalami dua macam daur hidup, yaitu daur litik dan daur lisogenik. Daur hidup litik terdiri dari fase adsorbsi (penempelan), fase infeksi (penetrasi), fase replikasi (sintesis), fase perakitan dan fase lisis (pembebasan virus baru). Sedangkan daur hidup lisogenik terdiri dari fase adsorbsi (penempelan), fase infeksi (penetrasi), fase pengabungan dan fase pembelahan. Reproduksi Virus 1 /3
  10. 10. Daur Litik 2 /3 1 2 3
  11. 11. Daur Litik 2 /3 Fase Adsorbsi Virus (bakteriofage) dalam fase ini mulai melekatkan diri dengan organisme inang (bakteri Escherichia coli) pada bagian permukaan sel bakteri. Alat yang digunakan oleh virus untuk melakukan perlekatan adalah serabut ekor yang ada di bagian dekat struktur ekor. Virus harus mengenali reseptor virus pada permukaan sel bakteri sebelum melakuan perlekatan. Fase Infeksi (Penetrasi) Fase infeksi merupakan fase yang melibatkan pemasukan materi genetik virus (asam nukleat) ke dalam sel organisme inang. Asam nukleat (molekul DNA atau RNA) dimasukkan ke dalam sel dan akan melakukan tugasnya sebagai blue print kehidupan virus. Setelah asam nukleat masuk ke dalam sitoplasma sel, tahap selanjutnya ditentukan apakah masuk ke dalam siklus litik atau siklus lisogenik. Apabila virus masuk ke dalam siklus litik maka tahapan selanjutnya berturut-turut adalah replikasi, perakitan dan lisis sel bakteri. Tetapi jika virus masuk ke dalam siklus lisogenik maka tahapan selanjutnya adalah pengabungan kedua macam asam nukleat (miliki virus dan milik sel inang), dan fase pembelahan. 1 2 3
  12. 12. Daur Litik 2 /3 Fase Replikasi (sintesis) Molekul DNA Virus dalam fase ini memulai fungsinya sebagai materi genetik, yaitu mensintesis protein yang berhubungan dengan struktur dan enzim virus. Struktur virus pada fase ini mulai dibentuk, seperti struktur capsid, ekor dan serabut ekor. Fase Perakitan Struktur tubuh virus setelah disintesis mulai dirakit menjadi struktur virus yang utuh sebagai virus-virus baru. Setiap virus hasil perakitan memiliki struktur lengkap seperti virus pada umunya (memiliki capsid, ekor dan serabut ekor). Fase lisis Virus-virus baru yang telah matang dan telah sempurna bentuk dan strukturnya akan keluar dari sel inang. Proses keluarnya virus-virus baru dengan cara merusak struktur sel (lisis) sehingga sel innag pecah dan virus-virus dapat keluar dari sel. virus-virus yang baru ini siap untuk menginfeksi sel inang lain. 1 2 3
  13. 13. Daur Lisogenik 3 /3 1 2
  14. 14. Daur Lisogenik 3 /3 1 2 Fase Adsorpsi Virus menempel pada dinding dan memasukkan DNA pada tubuh bakteri Fase Penggabungan Fase penggabungan dapat dialami oleh virus ketika memasuki siklus hidup lisogenik. Setelah asam nukleat virus berhasil dimasukkan ke dalam oragnisme inang, selanjutnya asama nuklaet tersebut bergabung dengan DNA Kromosom organisme inang, dalam hal ini DNA Kromosom bakteri. Penggabungan materi genetik ini bertujuan untuk menitipkan DNA atau RNA virus ke DNA Kromosom untuk selanjutnya ikut digandakan saat proses pembelahan sel. DNA Kromosom bakteri adalah DNA yang memiliki informasi genetik bakteri termasuk salah satunya adalah informasi perintah untuk melakukan pembelahan sel. Fase pembelahan Virus pada fase ini akan memanfaatkan proses pembelahan sel bakteri untuk penggandaan materi genetiknya yang sudah bergabung dengan DNA Kromosom. Jika satu sel bakteri membelah menjadi dua bakteri (saat pembelahan biner), maka akan didapat dua sel bakteri yang masing-masing di dalamnya terdapat DNA virus. Begitu juga seterusnya, dari dua sel bakteri tersebut akan tersu mengalami pembelahan dan jumlah DNA virus yang dihasilkan adalah sebanding dengan jumlah sel bakteri hasil pembelahan. Jika jumlah DNA virus yang dibutuhkan sudah cukup, DNA virus akan memisahkan kembali dan virus akan masuk ke daur litik melalui fase sintesis (replikasi).
  15. 15. Manfaat Virus bagi Manusia : a. Memproduksi Vaksin b. Memproduksi Interferon c. Memproduksi Antitoksin Manfat Virus bagi Manusia 1 /2
  16. 16. a. Virus yang menyerang Hewan 1. Rabies (anjing gila) disebabkan oleh virus neurotrop yang menyerang syaraf pusat. Menyerang anjing, kera, kucing, dan manusia 2. Tetelo, disebabkan oleh virus Newcastle Disease Virus (NCD). Menyerang unggas 3. Penyakit Mulut dan Kuku pada sapi. Disebabkan olh virus FMD 4. Cacar pada sapi desebabkan oleh virus Vaccinia Virus yang Merugikan 2 /2 1 2 3 4
  17. 17. 1. Penyakit mosaik, disebabkan oleh Tobacco Mozaik Virus. Menyerang daun tembakau, tomat, kentang, dan bunga tulip 2. Penyakit kerdil pada padi. Disebabkan oleh virus tungro. 3. Penyakit degenerasi pembuluh tipis pada tanaman jeruk. 4. Penyakit Tristeza pada tanaman jeruk yang disebabkan virus tristeza Virus yang Menyerang Tumbuhan 2 /2 1 2 3 4
  18. 18. 1. Influenza. Penyebab influenza adalah virus orthomyxovirus yang berbentuk seperti bola. Virus influenza ditularkan lewat udara dan masuk ke tubuh manusia melalui alat pernapasan. Virus influenza pada umumnya menyerang hanya pada sistem pernapasan. Terdapat tiga tipe serologi virus influenza, yaitu tipe A, B, dan C. Tipe A dapat menginfeksi manusia dan hewan, sedangkan B dan C hanya menginfeksi manusia. Gejala influenza adalah demam, sakit kepala, pegal linu otot, dan kehilangan nafsu makan, Orang yang terserang influenza biasanya akan sembuh dalam 3 sampai 7 hari. Penanggulangan virus ini telah diusahakan oleh beberapa ahli dengan pembuatan vaksin. pendekatan terbaru adalah dengan pemakaian mutan virus hidup vang dilemahkan untuk mendorong agar respon kekebalan tubuh meningkat. Pencegahan terhadap penyakit influenza adalah dengan menjaga daya tahan tubuh dan menghindari kontak dengan penderita influenza. 2. Cacar air. Disebabkan oleh virus Herpesvirus varicellae. Virus ini mempunvai DNA ganda dan menyerang sel diploid manusia. 3. Hepatitis (pembengkakan hati). Disebabkan oleh virus hepatitis. Ada 3 macam virus hepatitis yaitu hepatitis A, B, dau C (non-A,non-B). Gejalanya adalah demam, mual, dan muntah, serta perubahan warna kulit dan selaput lendir menjadi kuning. Virus hepatitis A cenderung menimbulkan hepatitis akut, sedangkan virus hepatitis B cenderung menimbulkan hepatitis kronis. Penderita hepatitis B mempunyai risiko menderita kanker hati. Penyakit ini dapat rnenular melalui minuman yang terkontaminasi, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Virus yang Menyerang Manusia 2 /2 1 2 3 4
  19. 19. 4. Polio disebabkan oleh poliovirus. Serangan poliovirus menyebabkan lumpuh bila virus menginfeksi selaput otak (meninges) dan merusak sel saraf yang berhubungan dengan saraf tepi. Virus ini menyerang anak - anak berusia antara 1 - 5 tahun . virus polio dapat hidup di air selama berbulan - bulan, sehingga dapat menginfeksi melalui air yang diminum. Dalam keadaan beku virus ini dapat ditularkan lewat lingkungan yang buruk, melalui makanan dan minuman. penularan dapat terjadi melalui alat makan bahkan melalui ludah. 5. Herpes disebabkan oleh virus anggota suku Herpetoviridae, yang menyerang kulit dan selaput lendir. Virus herpes simplex dapat menyerang bayi, anak-anak, dan orang dewasa. Penyakit ini biasanya menyerang mata, bibir, mulut, kulit, alat kelamin, dan kadang - kadang otak. Infeksi pertama biasanya setempat dan cenderung hilang timbul. Virus masuk ke dalam tubuh melalui luka kecil. Pada bayi, virus sering ditularkan pada saat dilahirkan. Selain itu virus juga ditularkan melalui hubungan seksual. Kecuali pada mata dan otak, gejala utama penyakit adalah timbul gelembung - gelembung kecil. Gelembung tersebut sangat mudah pecah. Infeksi pada alat kelamin diduga merupakan salah satu faktor penyebab tumor ganas di daerah genitalia tersebut. 6. Papilloma Disebabkan oleh salah satu virus yang diduga dapat menimbulkan tumor di kulit, alat kelamin, tenggorokan, dan saluran utama pernapasan. Infeksi terjadi melalui kontak langsung dan hubungan seksual dengan penderita. 7. SARS (Severe Acute Respirotory Syndrome) Diduga disebabkan oleh virus Corona mamalia (golongan musang, rakun) yang mudah sekali bermutasi setiap terjadi replikasi. Gejala-gejala penyakit: suhu tubuh di atas 39oC, menggigil, kelelahan otot, batuk kering, sakit kepala, susah bernapas, dan diare. Virus yang Menyerang Manusia 2 /2 1 2 3 4
  20. 20. Created By : Press „Esc‟ to Exit Dewi Ayu S Hartinah S Dewang 02 2011004 X Unggulan 1 SMAN 5 Makassar

×