Your SlideShare is downloading. ×
Pangan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pangan

528
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
528
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1.
    • Persentasi
    • Kimia Bahan Pangan
  • 2. OLEH : Asniar Sabar Darono Hadi P Siamartik “ Belodar Delima”*
  • 3. Deskripsi
    • Pemilik : Hj.Armah
    • Alamat : Jl. Pak Kasih No 48 C Pontianak – Kalbar
    • Sejarah Perjalanan
    Baca Detail
  • 4. Bahan – Bahan dan Alat
    • Bahan:
    • Tepung Terigu : 25 Kg
    • Gula : 7 Kg
    • Susu : 15 Kaleng
    • Simas Margarin : 9 Bungkus
    • Telur : 100 Butir
    • Alat:
    • Oven
    • Baskom
    • Kipas Angin
    • Plastik
    • Kertas Lebel
    • Pengaduk (Mikser)
    • Pisau
    • Timbangan
  • 5. Proses pembuatan kue Semua Bahan Adonan Berbentuk Kue Dimasukkan ke baskom Diaduk di bentuk menjadi kue di Oven di dinginkan Kue Masak
  • 6. D i Kemas Diberi Lebel Kue Sudah Siap Dipasarkan Kue Masak
  • 7. Tinjauan dari segi kimia pangan
    • Pembuatan kue ini sudah cukup baik karena :
    • menggunakan oven sabagai pemasak rotinya
    • Sudah Dikemas dan Diberi lebel
    • Tidak menggunakan Pewarna dan Pemanis Kimia
  • 8. TERIMA KASIH
  • 9.
    • Usaha kue Ibu Hj. Armah ini diberi nama “Roti Delima” yang diambil dari nama ibunya yang bernama Halima. Usaha ini dimulai sejak tahun 1993, ketika itu ibu Armah hanya menitipkan kuenya ke warung – warung saja, dimana konsumsi terigu perhari 3 Kg. Selanjutnya pada tahun 2004 usaha ini berkembang dengan pesat sehingga konsumsi terigu mencapai 5 karung perhari, sejalan dengan watu kini konsumsi tepung terigu hanya 2 karung perhari, hal ini dikarenakan banyaknya saingan yang bermunculan, tetapi walaupun demikian penghasilan yang diperoleh pada saat ini lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan pembuatan kue divariasi menjadi bermacam macam kue, salah satunya kue belodar delima. Ibu Armah membuka cabang kue sebanyak 2 cabang yang pertama di Jl. Adisucipto Pontianak dan di Jakarta dengan produksi khusus kue bingke. Dengan pembukaan cabang ini pendapatan bersih setelah dikurangi membayar karyawan sebanyak 6 orang dan baha baku, sebesar 2,5 juta/hari.
    Kembali

×