Perbandingan Pesantren Tradisional dan Modern

6,281 views
6,081 views

Published on

Merupakan presentasi makalah Seminar Pendidikan Agama Islam
Disusun oleh: Fuji Hernawati Kusumah, Listia, Yuli Rachmawati, dan Wildan Nurul Aini
Tahun Penyusunan: 2010

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
6,281
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
134
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Perbandingan Pesantren Tradisional dan Modern

  1. 1. PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN ANTARA PESANTREN TRADISIONAL DENGAN PESANTREN MODERN(STUDI KASUS PESANTREN TRADISIONAL DI SUKASARI, BANDUNG DENGAN PESANTREN MODERN DI SINGAPARNA, TASIKMALAYA)<br />Oleh<br />Fuji HernawatiKusumah<br />Listia Fuji Lestari<br />WildanNurulAini<br />YuliRachmawati<br />
  2. 2. LatarBelakangMasalah<br /><ul><li>Adanyakewajibanbagimanusiauntukmenuntutilmu
  3. 3. Artinya : “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan, yakni telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Maha Mulia, yang telah mengajarkan dengan pena.” (QS. Al-‘Alaq 1-4)
  4. 4. Pesantrenmerupakansalahsatutempatuntukmenimbailmu
  5. 5. Realitasbahwaterdapatbeberapajenispesantren yang dipilihmasyarakatsebagaitempatmenimbailmu</li></li></ul><li>RumusanMasalah<br />Bagaimana sistem pendidikan pesantren tradisional di Sukasari, Bandung?<br />Bagaimana sistem pendidikan pesantren modern di Singaparna, Tasikmalaya? <br />Bagaimana perbandingan sistem pendidikan pesantren tradisional di Sukasari, Bandung dan pesantren modern di Singaparna, Tasikmalaya?<br />
  6. 6. TujuanPenelitian<br />Mendeskripsikan sistem pendidikan pesantren tradisional yang berada di Sukasari. <br />Mendeskripsikan sistem pendidikan pesantren modern di Singaparna, Tasikmalaya.<br />Mengetahui perbandingan sistem pendidikan pesantren tradisional di Sukasari dan pesantren modern di Singaparna, Tasikmalaya.<br />
  7. 7. KegunaanPenelitian<br />Kegunaan Teoretis<br /> Makalah ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang sistem pendidikan di pesantren.<br /> <br />Kegunaan Praktis<br /> Informasi yang diberikan pada makalah ini diharapkan dapat diterapkan dan bermanfaat bagi dunia pendidikan terutama institusi pendidikan Islam.<br />
  8. 8. MetodePenelitian<br /><ul><li>Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif
  9. 9. Pendekatan kualitatif.
  10. 10. Teknik penelitiannya adalah melakukan wawancara dengan pihak terkait.
  11. 11. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara.</li></li></ul><li>KAJIAN TEORI<br /><ul><li>PengertianSistem</li></ul> Campbell (1979: 3) menyampaikanpandangannyabahwa: ‘a system as any group of interrelated components or parts which function together to achieve a goal’, sistemadalahsekumpulankomponenataubagian-bagian yang salingberkaitansatusama lain yang berfungsiuntukmencapaisuatutujuan. <br />MenurutElias M Award (1979: 4), ‘…can be defined as an organized group of components (subsystems) linked together according to a plan to achieve a specific objective’, sistemadalahsekumpulankomponen-komponenatausubsistem yang terorganisirsatusama lain sesuaidenganrencanauntukmencapaisuatutujuan<br />
  12. 12. KAJIAN TEORI<br /><ul><li>PengertianPendidikan</li></ul>DalamUndang-undangSistemPendidikanNasionalNomor 20 Tahun 2003, disebutkanbahwapendidikanadalahusahasadardanberencanauntukmewujudkansuasanabelajardanprosespembelajaran agar pesertadidiksecaraaktifmengembangkanpotensidirinyauntukmemilikikekuatan spiritual keagamaan, pengendaliandiri, kepribadian, kecerdasan, akhlakmulia, sertaketerampilan yang diperlukandirinya, masyarakat, bangsa, dannegara. <br />Komponen-komponenpendidikan (dalamsistempendidikannasional), yaitutujuanpendidikan, kurikulum, pesertadidik, tenagapengajar, evaluasi, saranadanprasarana. <br />
  13. 13. KAJIAN TEORI<br /><ul><li>PengertianSistemPendidikan</li></ul>Sistempendidikanadalahseperangkatunsurataukomponen-komponenpendidikanyaitutujuanpendidikan, kurikulum, pesertadidik, tenagapengajar, evaluasi, saranadanprasarana, yang salingberkaitandanmempengaruhisatusama lain untukmencapaitujuanpendidikan<br />
  14. 14. DefinisiPesantren<br />Pesantrenpe-santri-an(bahasaJawa)<br />kata"santri" berartimurid<br />Santri (Tamil) Guru mengaji<br />Pesantren tempatuntuksantri<br />
  15. 15. Jenis-jenisPesantren<br /><ul><li>Pesantrentradisionaljenispesantren yang menerapkanpolatradisionalataujugadapatdisebutpesantrensalafiyah
  16. 16. Pesantren modern  pesantren yang disampingmengajarkanpendidikankeagamaan, jugamengajarkanpendidikanumumdenganpersentasedimanaajaranpendidikan agama Islam lebihbanyakdaripadailmuumumnya</li></li></ul><li>FungsiPesantren<br />FungsiPesantrendiantaranya:<br /><ul><li>LembagaDakwah
  17. 17. Pusatpengembanganilmupengetahuan, khususnyailmu agama</li></li></ul><li>DalilmengenaiKewajibanMenyeimbangkanDuniadanAkhirat<br />SuratAl-Qashashayat77<br />وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ<br />Artinya: “Dan carilahpadaapa yang telahdianugerahkan Allah kepadamu [kebahagiaan] negeriakhirat, danjanganlahkamumelupakanbahagianmudari [keni’matan] duniawidanberbuatbaiklah [kepadaorang lain] sebagaimana Allah telahberbuatbaikkepadamu, danjanganlahkamuberbuatkerusakandi [muka] bumi. Sesungguhnya Allah tidakmenyukaiorang-orang yang berbuatkerusakan.”<br />
  18. 18. Perintahmencariilmu<br />"Barangsiapamenginginkansoal-soal yang berhubungandengandunia, wajiblahiamemilikiilmunya ; danbarangsiapa yang ingin (selamatdanberbahagia) diakhirat, wajiblahiamengetahuiilmunya pula; danbarangsiapa yang meginginkankedua-duanya, wajiblahiamemilikiilmukedua-duanya pula". (HR.Bukharidan Muslim) <br />
  19. 19. Pembahasan<br />
  20. 20. Pembahasan<br />
  21. 21. Pembahasan<br />
  22. 22. Pembahasan<br />
  23. 23. Pembahasan<br />
  24. 24. simpulan<br />Berdasarkanunsur-unsurpendidikan, sistempendidikanpesantrentradisionaldidaerahSukasariadalahbertujuanuntukmenciptakanulama-ulamadanimamulmuttaqiin. Dalamprosespembelajarandigunakanmetodeekspositoridenganpendekatanteacher-centered.Pendidikan yang diselenggarakanhanyapendidikankeagamaandimanapelaksanaanyaberdasarkankurikulum yang dibuatolehpihakpesantrendimanatidakadasistemkelulusan.<br />
  25. 25. simpulan<br />2. Sistempendidikanpesantren modern didaerahSingaparna, Tasikmalayadilihatdariunsur-unsurpendidikanbertujuanuntukmenghasilkansumberdayamanusia yang cakapdalammengajardanmenguasaiilmu-ilmu agama. Prosespembelajaranpendidikankeagamaandilakukandenganmetodeceramahdandiskusi, sedangkanpadapendidikanumummenggunakanmetodeekspositoridanpraktek. Dengandemikian, pendekatanpembelajarannyaberupagabungandaristudent-centered danteacher- centered.Pelaksanaanpembelajaranpendidikanumumberdasarkankurikulum yang dibuatsekolah yang mengacupadapedomandariDepartemen Agama, sedangkanpendidikankeagamaanmenggunakankurikulum yang dibuatsecaramandiriolehpihakpesantren, dengansistemkelulusanmengacupadaUjianNasional.<br />
  26. 26. simpulan<br />3. SistempendidikanpesantrentradisionaldidaerahSukasaridanpesantren modern didaerahSingaparna, Tasikmalayamemilikiperbedaandanpersamaan. Perbedaannyaterletakpadaadatidaknyapendidikanumum, metodedanpendekatanpembelajaran, kurikulum, matapelajaran yang diprioritaskan, sistemkelulusan. Sedangkan, persamaannyaterletakpadaporsipendidikan agama yang lebihbanyak, danlingkungantempattinggal.<br />
  27. 27. Rekomendasi<br />Teoretis<br />Menyarankanmasyarakathendaknyamemandangbahwapesantrentradisionaldanpesantren modern memilikikelebihandankekurangannyamasing-masing. Tidakbisadikatakanbahwapesantrentertentulebihbaikdaripadapesantren yang lain. <br />Praktis<br />Pemilihanmasyarakatpadapesantrensebagaisalahsatutempatbelajarsebaiknyadidasarkanpadatujuandankebutuhan. Baikpesantrentradisionalmaupunpesantren modern memilikikarakterisitikmasing-masing.<br />
  28. 28. Pertanyaan:<br />Dwi U (kel.5)<br />Berkaitandenganjudul, kasus/permasalahanapa yang diangkatsecarakhusus?<br />2. Zahara (kel.5)<br />adakahdariperbedaan-perbedaansistempendidikanpadakeduajenispesantrentersebut yang bisadieksplorasi?<br />Sophia (kel.10)<br />Menurutkelompok kalian, apakahpendidikanumumdipesantren modern sudahmencukupidanmembuatsiswa-siswanyamampubersaingdengansiswa-siswadarisekolah-sekolahumum?<br />

×