SumberSyariah<br />
Al-Quran<br />Qara a. Bacaanataumenelaah yang adapadanya.<br />Hakikat al-Quran :<br />DiturunkankepadaNabi Muhammad<br />...
Penjelasan Al-Quran terhadaphukum<br />Ayatmuhkamat<br />Ayat yang jelas, terangdantidakadakeraguanpadamaknanya<br /><ul><...
AyatMuhkamatadalahayat yang maksudnyadapatdiketahuisecaralangsung, tanpamemerlukanketerangan lain.
AyatMuhkamatadalahsesuatu yang mudahdifahami.
AyatMuhkamat yang didalamnyamenerangkansesuatu yang halaldanharam, fardu, janjidanancaman.</li></ul>"Wahaiorang-orang yang...
Ayatmutasyabihat<br />Berertisamar<br />Ayat yang maknanyatidakbegitujelassehinggabolehmenimbulkanperbezaanpendapatdalamme...
Hukum Al-Quran terbahagikepada 3<br />HukumAqidah<br />HukumAkhlak<br />HukumAmaliah<br />Ibadat<br />Muamalat:<br /><ul><...
Hukum-hukumhartadanekonomi
Hukum-hukumjenayah
Hukum-hukumkenegaraandanpentadbiran
Hukum-hukumpolitikdanhalsemasaantarabangsa</li></li></ul><li>Al-Quran SebagaiSumberSyariah<br />PerintahSolat<br />“Dan di...
Hadis<br />Sumberhukumkeduaselepas Al-Quran.<br />Menerangkanhukumdanmakna yang terdapatdalam Al-Quran<br />KitabSahihBukh...
Hadisatausunnahsecaraumumnyamempunyai 3 kelas yang terbesar<br />SunnahQauliyah<br />Sunnahdalambentukucapan<br />SunnahFi...
SunnahQauliyah<br />Terbahagikepadabeberapabahagian<br />HadisSahih<br />HadisHasan<br />HadisMaudhu’<br />HadisJayyid<br ...
SunnahFi’iliyah<br />Tinjauandarisudut<br />Tasyri’<br />Kekerapan<br />Segalaperilaku yang<br />disengajakandalam<br />ib...
SunnahTaqririyah<br />Berertiketetapan.<br />Contoh: DiamnyabagindaterhadapperbuatansahabatadalahdalamsuatujamuanmakanSaha...
HadisMenerangkanHukumdalam Al-Quran<br />“Solatlahkamusebagaimanakamumelihataku<br />solat"<br />Selepasmendengarhadisini,...
Bahasa: Azamatautekad<br />Syarak: Kesepakatanyaknikesepakatanparaulamadalammenetapkansuatuhukumdalam agama Islam berasask...
RukunIjmak<br />1. Terdapatbeberapaulamamujtahidpadamasabelakunyasesuatumasalahatauperkara.<br />2. Ulama yang bersepakath...
Jenis-jenisIjmak<br />IjmakSahabat - iaituijmak yang dilakukanolehparaSahabatRasulullah.<br />IjmakKhulafaurrasyidin - iai...
Perkara Yang DibolehkanBerlakuIjmak<br />Semuaperistiwaataukejadian yang secaradasarnyatidakdiceritakansecarajelasdalam Al...
Qiyas<br />Bahasa: menyamakan, membandingkanataumengukur<br />Istilah: Menetapkanhukumsuatukejadianatauperistiwa yang tida...
DiriwayatdariRasulullah, BagindabertanyakepadaMua’zketikabagindamelantiknyauntukmenjadikadidinegeriYaman ”Denganapakahkamu...
Istihsan<br />Bahasa: Menganggap baik atau mencari yang baik. <br />Istilah: Meninggalkanhukum yang telahditetapkankepadah...
MenurutMazhabHanafi, sisaminumanburungbuas, sepertihelang, burunggagakdansebagainyaadalahsucidanhalaldiminum. Hal iniditet...
Istishab<br />Bahasa: Menyertakan, membawasertadantidakmelepaskansesuatu<br />Istilah: Definisi al-Asnawy yang menyatakanb...
LagiContohIstihsab<br />Rasulullah saw bersabda:<br />“Sesungguhnyasyaitanmendatangisalahseorangdari kalian (dalamsolattny...
Urf<br />Urfialahsesuatu yang telahdikenalolehmasyarakatdanmerupakankebiasaandikalanganmerekasamaadadalamperkataanmaupunpe...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Sumber syariah (muhammad hakim bin mohd shokri)

812

Published on

Published in: Spiritual
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
812
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
20
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Al quranmerupakansumberhukumyg paling pertamadalamsetiappermasalahandrsegiakidah, syariahdanakhlakmahupunibadah
  • AyatMuhkamberertiayat al-Qur&apos;an yang jelas. Maknamenurutbahasa, muhkamberasaldarikataحكم –يحكم –حكما yang berertimemutuskanduaperkara. Maknamenurutistilah, muhkamertinyasuatuungkapan yang maksudmaknalahirnyatidakmungkindigantiataudiubah.JadiMuhkamatauMuhkamatialahketepatandankualititinggipadalafaz-lafazdanerti-ertinya.
  • Sahih = Hadis yang bersambungsanadnyadarimulahinggaakhirdantidakbolehbertentangandenganhadis yang mutawatirdanayat-ayat Al-QuranHasan = Hadis yang berhubung/bersambungansanadnyadarimulahinggaakhirdanperawi-perawinyabersifatsepertiHadisSahihtetapimerekatidakmempunyaiingatan yang kuatMutawatir = Hadis yang mempunyaibanyaksanaddantidakdiraguilangsungakankesahihannyamemandangkansesetengahhadisitusanadnyaterlalubanyaksehinggaadalahmustahiluntukperawihadisseramaiitubersepakatuntukmemalsukanhadistersebut
  • Jikaulamamujtahidygsepakathanyaberadadisatutptshj. Jikatidaktidakdinamakanijmak
  • Sumber syariah (muhammad hakim bin mohd shokri)

    1. 1. SumberSyariah<br />
    2. 2.
    3. 3.
    4. 4. Al-Quran<br />Qara a. Bacaanataumenelaah yang adapadanya.<br />Hakikat al-Quran :<br />DiturunkankepadaNabi Muhammad<br />DalamBahasa Arab<br />MukjizatterbesarNabi Muhammad S.A.W.<br />Firman Allah S.W.T. kepadaNabi Muhammad untukdisampaikankepadaumatnya<br />“TidakKamitinggalkansesuatu (kecualiada) didalamAl-Qur’an.” (Al-An’am: 38)<br />“Dan Kamiturunkankepadamukitab Al-Qur’an untukmenerangkansegalasesuatu.” (An-Nahl: 89)<br />
    5. 5. Penjelasan Al-Quran terhadaphukum<br />Ayatmuhkamat<br />Ayat yang jelas, terangdantidakadakeraguanpadamaknanya<br /><ul><li>AyatMuhkamatadalahayat yang mudahdiketahuimaksudnya.
    6. 6. AyatMuhkamatadalahayat yang maksudnyadapatdiketahuisecaralangsung, tanpamemerlukanketerangan lain.
    7. 7. AyatMuhkamatadalahsesuatu yang mudahdifahami.
    8. 8. AyatMuhkamat yang didalamnyamenerangkansesuatu yang halaldanharam, fardu, janjidanancaman.</li></ul>"Wahaiorang-orang yang beriman! Sesungguhnya arak danjudidanpemujaanberhaladanmengundinasibdenganbatang-batanganakpanah, adalahkotor (keji) dariperbuatanSyaitan. Olehituhendaklahkamumenjauhinyasupayakamuberjaya. (Al-Maidah: 90)<br />
    9. 9. Ayatmutasyabihat<br />Berertisamar<br />Ayat yang maknanyatidakbegitujelassehinggabolehmenimbulkanperbezaanpendapatdalammenafsirkannya<br />Kebanyakanulama’ hanyamenyerahkankepada Allah berkenaanmaksudnya.<br />Contoh:<br />Alif lam mim<br />Kaf Ha YaAin Sad<br />
    10. 10. Hukum Al-Quran terbahagikepada 3<br />HukumAqidah<br />HukumAkhlak<br />HukumAmaliah<br />Ibadat<br />Muamalat:<br /><ul><li>Hukum-hukumkeluarga
    11. 11. Hukum-hukumhartadanekonomi
    12. 12. Hukum-hukumjenayah
    13. 13. Hukum-hukumkenegaraandanpentadbiran
    14. 14. Hukum-hukumpolitikdanhalsemasaantarabangsa</li></li></ul><li>Al-Quran SebagaiSumberSyariah<br />PerintahSolat<br />“Dan dirikanlahsholat, sesungguhnyasholatitumencegahdariperbuatankejidanmungkar.”” (Al-Ankabut: 45)<br />PerintahMengeluarkanZakat<br />“Ambillahzakatdarisebagianhartabendamereka, denganzakatitu, kamumembersihkanmerekadanmensucikanmereka.” (At-Taubah: 103)<br />PerintahBerpuasa<br />“Haiorang-orang yang beriman, diwajibkanataskamuberpuasasebagaimanadiwajibkanatasorang-orangsebelumkamu, agar kamubertaqwa.” (Al-Baqarah : 183)<br />PerintahMengerjakanHaji<br />“MengerjakanibadahHajiadalahkewajipanmanusiaterhadap Allah, yaitubagiorang yang sanggupmengadakanperjalanankepadanya.” (Al-Imran: 97)<br />
    15. 15. Hadis<br />Sumberhukumkeduaselepas Al-Quran.<br />Menerangkanhukumdanmakna yang terdapatdalam Al-Quran<br />KitabSahihBukhari yang dikatakankitab yang paling sahihselepas Al-Quran<br />Hukumtidakmenerimahadissebagaisumberhukumkdeuaselepas al-Quran<br />“Tidaklah beriman salah seorang di antara kamu sehingga aku lebih dicintainya daripadaibubapanya, anaknya dan sekalianmanusia.” (HR. Bukhari)<br />Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(-Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhirat. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (An-Nisa’ 4: 59)<br />“Aku tinggalkan kepadakalian dua perkara yang dengan keduanya kalian tidak akan tersesat, yaitu al-Qur’an dan sunnah Nabi-Nya.” (HR. Imam Malik dalam Muwatho’)<br />
    16. 16. Hadisatausunnahsecaraumumnyamempunyai 3 kelas yang terbesar<br />SunnahQauliyah<br />Sunnahdalambentukucapan<br />SunnahFi’iliyah<br />SunnahRasulullah yang ditinjaudarisudutperbuatan<br />SunnahTaqririyah<br />SunnahRasulullahdengancaramengiyakanperbuatanSahabatataumendiamkandirisahajasebagaitandasetuju<br />
    17. 17. SunnahQauliyah<br />Terbahagikepadabeberapabahagian<br />HadisSahih<br />HadisHasan<br />HadisMaudhu’<br />HadisJayyid<br />HadisMursal<br />HadisMauquf<br />HadisMutawatir<br />HadisMasyhur<br />HadisMuttasil<br />HadisMahfuz<br />HadisMuajwwad<br />
    18. 18. SunnahFi’iliyah<br />Tinjauandarisudut<br />Tasyri’<br />Kekerapan<br />Segalaperilaku yang<br />disengajakandalam<br />ibadah<br />Terbahagikepada<br />Tasyri’ danGhairiTasyri’<br />AdaperbuatanRasulullah<br />yang menjadirutindanada<br />yang sesekalisahaja.<br />Ta’abbudi<br />SegalaperilakuRasulullah<br />yang berupaupacaraibadah<br />TerbahagikepadaTa’abbudi<br />danGhairiTa’abbudi<br />
    19. 19. SunnahTaqririyah<br />Berertiketetapan.<br />Contoh: DiamnyabagindaterhadapperbuatansahabatadalahdalamsuatujamuanmakanSahabat. Khalid bin al-WalidmenyajikanmakanandagingbiawakdanmempersilakankepadaNabiuntukmeni’matinyabersamaparaundangan.<br />Rasulullah saw menjawabTidak . Berhubungbinatanginitidakterdapatdikampungkaumkuakujijikpadanya! Kata Khalid, ‘LantasakumemotongdanmemakannyasambilRasulullah saw memerhatikanku.’ .<br />
    20. 20. HadisMenerangkanHukumdalam Al-Quran<br />“Solatlahkamusebagaimanakamumelihataku<br />solat"<br />Selepasmendengarhadisini, carasolatdisampaikankepadaorang lain melaluiparaSahabat yang melihatbagaimanaRasulullahsolat.<br />Hadisinimenerangkanparasauratseorangwanita<br />Makajawabbaginda Saw : ADAKAH KAU TIDAK MELIHAT KEADAANYA (IAITU KEADAAN ASMA' BERPAKAIAN) ?SESUNGGUHNYA SEORANG PEREMPUAN MUSLIMAH ITU TIDAK BOLEH MENAMPAKKAN SESUATU DARI TUBUH BADANNYA MELAINKAN INI DAN INI (RASULULLAH SAW MENUNJUKKAN PERGELANGAN TANGANNYA DAN MENGGENGGAMNYA DAN JUGA RASULULLAH SAW MENEKAPKAN KEDUA TANGANNYA KE PIPINYA UNTUK MENUNJUKKAN MUKA SAHAJA).<br />
    21. 21. Bahasa: Azamatautekad<br />Syarak: Kesepakatanyaknikesepakatanparaulamadalammenetapkansuatuhukumdalam agama Islam berasaskan Al-Quran danHadistentangsuatuperkara yang terjadipadasuatumasasetelahzamanRasulullah S.A.W.<br />Ijmak<br />DalilIjmaksebagaisumberhukum<br />“Wahaiorang-orang yang beriman, taatlahkamukepada Allah dantaatlahkamukepadaRasulullahdankepada "Ulil-Amri" (orang-orang yang berkuasa) darikalangankamu. Kemudianjikakamuberbantah-bantah (berselisihan) dalamsesuatuperkara, makahendaklahkamumengembalikannyakepada (Kitab) Allah (Al-Quran) dan (Sunnah) RasulNyajikakamubenarberimankepada Allah danHariAkhirat. Yang demikianadalahlebihbaik (bagikamu) danlebihelok pula kesudahannya. ” (Surah an-Nisa: 59)<br />
    22. 22. RukunIjmak<br />1. Terdapatbeberapaulamamujtahidpadamasabelakunyasesuatumasalahatauperkara.<br />2. Ulama yang bersepakathendaklahkesemuaulamamujtahid yang beradadalamdunia Islam<br />3. SepakatUlama-ulamamujtahidmengeluarkanpendapatmasing-masingsecarategas, samaadaberupaperkataaan, perbuatanatauisyarat, baiksecarabersendirianatauberkumpulan. <br />4. Setiapmujtahidperlumenyatakandengantegasbahawaiabersependapatdenganmujtahid lain. Tidakbolehadaunsurpaksaan.<br />5. Semuaulamamujtahidhendaklahbersepakatdenganhukumsyaraksesuatupermasalahan. Tidakbolehhanyasebahagianbesaratausebahagiansahaja yang bersepakatatautidakakandikiraijmak.<br />
    23. 23. Jenis-jenisIjmak<br />IjmakSahabat - iaituijmak yang dilakukanolehparaSahabatRasulullah.<br />IjmakKhulafaurrasyidin - iaituijmak yang dilakukanolehKhalifah Abu Bakar, KhalifahUmar, KhalifahUtsmandanKhalifah Ali bin AbiThalib. Tentusajahalinihanyadapatdilakukanpadamasakeempatorangituhidup, iaitupadamasaKhalifah Abu Bakar. Setelah Abu Bakarmeninggalduniaijmaktersebuttidakdapatdilakukanlagi.<br />IjmakShaikhan - iaituijmak yang dilakukanolehKhalifah Abu BakardanKhalifahUmar bin Khattab.<br />IjmakahliMadinah - iaituijmak yang dilakukanolehulama-ulamaMadinah. IjmakahliMadinahmerupakansalahsatusumberhukum Islam menurutMazhabMaliki, tetapiMazhabSyafietidakmengakuinyasebagaisalahsatusumberhukum Islam.<br />IjmakulamaKufah - iaituijma' yang dilakukanolehulama-ulamaKufah. MazhabHanafimenjadikanijmakulamaKufahsebagaisalahsatusumberhukum Islam.<br />
    24. 24. Perkara Yang DibolehkanBerlakuIjmak<br />Semuaperistiwaataukejadian yang secaradasarnyatidakdiceritakansecarajelasdalam Al-Quran danHadis.<br />Pendidikan<br />Pemerintahan<br />Politik<br />Ekonomi<br />Ketenteraan<br />Kemasyarakatan<br />Hal-halduniawi yang lain-lain<br />IjmakSahabatdalampemerintahan. WajibhukumnyamelantikseorangkhalifahuntukmenggantikanRasulullahdalammengurusiurusanDaulahIslamiyah yang terdiridaripadaurusan agama dandunia yang disepakatiolehparaSahabat.<br />
    25. 25. Qiyas<br />Bahasa: menyamakan, membandingkanataumengukur<br />Istilah: Menetapkanhukumsuatukejadianatauperistiwa yang tidakadadasarnasnyadengancaramembandingkannyakepadasuatukejadianatauperistiwa yang lain yang telahditetapkanhukumnyaberdasarkannaskeranaadapersamaanillatantarakeduakejadianatauperistiwaitu. <br />
    26. 26. DiriwayatdariRasulullah, BagindabertanyakepadaMua’zketikabagindamelantiknyauntukmenjadikadidinegeriYaman ”Denganapakahkamuhendakmenghukum?” JawabMua’z, “Sayamenghukumdengankitab Allah.” Rasulullahbertanyalagi “Jikatidakdidapatididalamkitab Allah?” BerkataMua’z “SayaakanmenghukumdengansunnahRasulullah.” BertanyaRasulullahlagi ” JikahukumitutidakdidapatididalamsunnahRasulullah” Mua’zmenjawab “Sayabersungguh-sungguhmenggunakanfikiranku” berkataRasulullah “DiatelahmufakatakanRasulullahpadasuatu yang dikasihioleh Allah danRasulullah-Nya”. Hadisinidiriwayatoleh Ahmad bin Hambal, Abu Daud, danTirmizi.<br />Berdasarkanhadisdiatas, RasulullahtelahmenyokongpendapatMu’azuntukberijtihaddenganfikirannyaketikatidakadanasuntukdirujuk.<br />
    27. 27. Istihsan<br />Bahasa: Menganggap baik atau mencari yang baik. <br />Istilah: Meninggalkanhukum yang telahditetapkankepadahukum yang lainnya, padasuatuperistiwaataukejadian yang ditetapkanberdasardalilsyara’.<br />Merupakansumberhukum yang digunakanolehsebahagianulamasahaja. Imam Syafiemenolakpenggunaanistihsankeranamenganggapsesiapa yang menggunakanistihsanhanyadisebabkanolehnafsu.<br />Imam Hanafi pula mengatakanIstihsanitusepertiqiyas. Bukankerananafsu, tetapidisebabkanoleh rasa yang kurangsenang.<br />
    28. 28. MenurutMazhabHanafi, sisaminumanburungbuas, sepertihelang, burunggagakdansebagainyaadalahsucidanhalaldiminum. Hal iniditetapkandenganistihsan.<br />SeharusnyakalaumenurutQiyasJali (Nyata), sisaminumanbinatangbuas, sepertianjingdanburung-burungbuasadalahharamdiminumkarenasisaminuman yang telahbercampurdengan air liurbinatangitudiqiyaskankepadadagingnya. Binatangbuasitulangsungminumdenganmulutnya, sehingga air liurnyamasukketempatminumnya.<br />MenurutQiyasKhafi (Samar), burungbuasituberbedamulutnyadenganmulutbinatanghuas. Mulutbinatangbuasterdiridaridaging yang haramdimakan, sedangmulutburungbuasmerupakanparuh yang terdiriatastulangatauzattandukdantulangatauzattandukbukanmerupakannajis. Karenaitusisaminumburungbuasitutidakbertemudengandagingnya yang haramdimakan, sebabdiantaraolehparuhnya, demikian pula air liurnya.<br />Dalamhalinikeadaan yang tertentu yang adapadaburungbuas yang membezakannyadenganbinatangbuas. Berdasarkeadaaninilahditetapkanperpindahandariqiyasjalikepadaqiyaskhafi, yang disebutistihsan.<br />
    29. 29. Istishab<br />Bahasa: Menyertakan, membawasertadantidakmelepaskansesuatu<br />Istilah: Definisi al-Asnawy yang menyatakanbahawa “(Istishab) adalahpenetapanhukumterhadapsuatuperkaradimasa yang laluatasdasarbahwahukumitutelahberlakusebelumnya, karenatidakadanyasuatuhal yang mengharuskanterjadinyaperubahan (hukumtersebut).”<br />Merupakanantarapilihanterakhirseorangmujtahiddalammenentukanhukumsetalahtidakmenjumpaisebarangnasdalam Al-Quran, Hadis, IjmakdanQiyas.<br />Contoh: Si A memilikisebuahrumahdansetelahbeberapatahunberlalu, sekiranyamasihtidakadadalilataunas yang menyebabkanpemilikanrumahtersebutberubah, kitayakindanmenetapkanbahawarumahitumasihlagimilik Si-A.<br />Dengankata lain, istishabadalahmelanjutkanpemberlakuanhukumdimasasebelumnyahinggakemasakiniataunanti.<br />
    30. 30. LagiContohIstihsab<br />Rasulullah saw bersabda:<br />“Sesungguhnyasyaitanmendatangisalahseorangdari kalian (dalamsolattnya) lalumengatakan: ‘Engkautelahberhadas! Engkautelahberhadas!’ Maka (jikademikian), janganlahdiameninggalkansolatnyahinggaiamendengarkanbunyiataumenciumbau.”<br />InilahIstihsab!<br />
    31. 31. Urf<br />Urfialahsesuatu yang telahdikenalolehmasyarakatdanmerupakankebiasaandikalanganmerekasamaadadalamperkataanmaupunperbuatan.<br />Jenis-jenisUrf<br />Dari sudutpenerimaan:<br />UrfSahih<br />UrfFasid<br />Dari sudutsifat :<br />UrfQauli<br />UrfAmali<br />
    32. 32. UrfQauli – Perkataan. Lahmun yang bermaksuddagingsamaadadaratataudidalam air sudahbiasadisebutdagingdarat.<br />UrfAmali – Perbuatan. Jualbelidalammasyarakat yang tidakmengucapkanSighahjualbelikeranatelahterbiasa. Jadi, syarakmembenarkannyakeranatidakterjadiperkara-perkara yang tidakdiingini.<br />UrfSahih – Urf yang baikdandapatditerimakeranatidakbertentangandengansyarak. Contohnyamengadakanpertunangansebelumakadnikah..<br />UrfFasid – Urf yang tidakbaikdantidakdapatditerima. Contohnyamenyajikanmakanankepadasebuahpatung yang dianggapkeramat.<br />Jadi, urfbolehdijadikandasarhujahselagitidakbertentangandengansyarak.<br />
    33. 33. Marsalih al-Mursalah<br />Bahasa: Mencarikemaslahatan.<br />Istilah: Menetapkanhukumsuatumasalah yang tidakadanashnyaatautidakadaijma’nya, denganberdasarpadakemaslahatansemata ( yang olehsyara’tidakdijelaskandibolehkanataudilarang)<br />Tidakdisepakatiulamakeranadibimbangiakandigunakanatasdasarhawanafsu.<br />Konsepnyaterbahagikepada 3:<br />Dharuriyyah<br />Hajjiyyah<br />KamaliyahatauTahsiniyyah<br />
    34. 34. Dharuriyah (kepentingan)<br />Merupakan tingkat pertama dan terkuat di dalam maslahah, iaitu menjaga keutamaan asas yang lima iaitu agama, nyawa, akal, keturunan dan harta<br />Hajiyyah (keperluan)<br />Merupakan kepentingan biasa, maksudnya ianya diraikan untuk menolak kesusahan tetapi tidak sampai merosakkan lima keutamaan tadi.<br />Tahsiniyyah (keselesaan) atauKalimiyyah (kesempurnaan)<br />Pelengkap kepada kehidupan dan maslahah. Keselesaan dan penambahbaikan di dalam sesuatu syariat dan maslahah.<br />Pengkategorian ini adalah penting di dalam memahami keutamaan di dalam menetapkan sesuatu hukum, di mana keutamaan yang pertama akan diberikan kepada keutamaan asas (Dharuriyyah), kemudiannya ialah kepentingan biasa (Hajiyyah) dan seterusnya barulah keselesaan (Tahsiniyyah).<br />
    35. 35. Rujukan<br />
    1. A particular slide catching your eye?

      Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

    ×