Istilah rancob

312 views
214 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
312
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
10
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Istilah rancob

  1. 1. ISTILAH – ISTILAH DALAM RANCANGAN PERCOBAAN DI SUSUN NAMA ; NUR AFWADI FAK ; PERTANIAN lokal IDI TKT/SMES ; III / V NIM ; 11.01.3.0775 UNIVERSITAS SAMUDRA LANGSA FAKULTAS PERTANIAAN TAHUN 2013
  2. 2. Istilah Percobaan Beberapa istilah dalam peneltian adalah perlakuan (treatment), aras (level), kontrol, satuan percobaan (experimental unit/plot), peubah, variasi (natural variation), rancangan perlakuan, rancangan percobaan, dan lain-lain. 1. Perlakuan (Treatment) Perlakuan dapat diartikan sebagai kondisi yang pengaruhnya diamati dalam penelitian. Perlakuan selalu terkait dengan pertanyaan atau hipothesis yang akan dijawab atau dibuktikan dalam percobaan. 2. Aras (level) Aras merupakan perbedaan kondisi suatu perlakuan. Aras biasanya merupakan perluasan atau pengembangan dari perlakuan. Terdapat aras kualitatif dan aras kuantitatif. Aras kualitatif misalnya dalam kajian jenis obat dikaji obat sejenis tapi lain pabrik atau lain jenis molekulnya. Sedangkan aras kuantitatif adalah kadar dari obat yang diuji misalnya 1, 2 dan 3 ppm. 3. Kontrol (control) Kontrol adalah standar perlakuan yang biasanya digunakan sebagai pembanding dalam mengkaji pengaruh perlakuaan. Kontrol pada umumnya diartikan sebagai tanpa perlakuan. Penggunaan kontrol dalam suatu percobaan sangat embantu dalam melihat pengaruh suatu perlakuan. Penggunaan kontrol memungkinkan peneliti dapat segera melihat kelemahan atau keunggulan dari perlakuan yang sedang dikaji. 4. (Satuan percobaan (experimental unit/plot) Satuan percobaan adalah individu atau kelompok individu yang mendapat satu perlakuan. Pengukuran peubah dilakukan pada setiap satuan percobaan. Berbagai jenis pengukuran dapat dilakukan dalam setiap satu satuan percobaan. 5. Peubah (variable) Peubah adalah penampilan unit percobaan yang diamati dan merupakan respon terhadap perlakuan. Contoh peubah adalah konsumsi ransum, produksi susu, bobot badan atau
  3. 3. pertambahan bobot badan. Peubah yang diukur harus disesuaikan dengan tujuan penelitian atau hipothesis yang diuji dalam penelitian 6. Keragaman (variation) Keragaman adalah perbedaan nilai suatu peubah hasil pengukuran antara satu individu dengan individu lainnya yang diamati. Jika suatu kelompok ternak mempunyai keragaman genetis tinggi maka tampilan produksi ternak akan sangat beragam walaupun kondisi lingkungannya sama. 7. Kelompok (group/block) Kelompok adalah sejumlah individu yang mempunyai kesamaan sifat tertentu. Pada percobaan biasanya dikenal pengelompokan satuan percobaan. Pengelompokan satuan percobaan dilakukan untuk mengurangi atau memisahkan sumber keragaman dalam suatu percobaan agar pengaruh perlakuan yang diuji lebih terlihat 8. Koefisien keragaman (KK) Koefisien keragaman merupakan indeks keterandalan yang baik suatu percobaan. Nilai koefisien keragaman menunjukkan derajat ketepatan dalam suatu percobaan tertentu. 9. Asumsi analisis (model) Asumsi yang biasa digunakan agar upaya pengujian statistik menjadi sah; berupa sifat aditif, ragam yang seragam (homogen), normalitas dan linieritas model. 10. Keragaman Keragaman (variation) atau variasi adalah perubahan nilai yang berbeda-beda dari sekumpulan hasil pengamatan. Misal hasil pengamatan akan menunjukkan angka-angka (nilai data) yang tidak selalu sama. 11. Peubah Peubah (variable) merupakan sifat mutu (kaulitas) yang dapat menunjukkan perbedaan antara satu individu dengan lainnya dalam suatu populasi. 12. Populasi Populasi (population) merupakan sekumpulan (kumpulan) dari individu. 13. SAMPEL
  4. 4. Suatu bagian dari populasi tertentu yang menjadi perhatian 14. Pengamatan Pengamatan (observation) merupakan upaya menyelidiki perkem-bangan suatu pertumbuhan atau pengambilan data suatu percoba-an. Hasil pengamatan (respon) berupa angka-angka dengan satuan ukuran tertentu. 15. Satuan Percobaan Satuan percobaan (experimental unit) adalah media pengamatan yang diperlakukan pada suatu percobaan 16. Perlakuan (treatment) Perlakuan : suatu cara yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang diamati atau diselidiki 17. Lokal Kontrol yang dimaksud adalah berupa upaya pengelompokan, menyeimbangkan satuan-satuan percobaan. 18. Pengacakan suatu proses untuk mengambil (menarik, mene-tapkan) sebagian kecil atau besar dari seluruh individu populasi untuk dijadikan individu contoh atau pewakil 19. Pengulangan maksudnya mengulang satuan percobaan dengan perlakuan yang sama. 20. Skala interval Data yang diukur menggunakan skala interval selain mempunyai ciri nominal dan ordinal , juga mempunyai ciri interval yang sama. Misalnya nilai ujian (dalam angka), suhu (temperatur), dan sebagainya. 21. Skala rasio
  5. 5. merupakan skala pengukuran data yang tingkatannya paling tinggi. Selain mempunyai ketiga ciri dari skala pengukuran diatas, juga mempunyai nilai nol yang bersifat mutlak (absolut). Misalnya: Umur, berat, pendapatan, dan sebagainya. 22. Skala nominal Merupakan data yang tingkatannya paling rendah. Data nominal hanya berupa kategori saja. Misalnya: Jenis kelamin, agama, dan sebagainya. 23. Skala ordinal Data yang diukur menggunakan skala ordinal selain mempunyai ciri nominal, juga mempunyai ciri berbentuk peringkat atau jenjang. Istilah ordinal berasal dari kata ordo yang berarti tatanan atau deret. Misalnya tingkat pendidikan, nilai ujian (dalam huruf). 24. Probability sampling setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama besar untuk dipilih. 25. Keuntungan probability sampling adalah: sampling error dapat dihitung. Sampling error adalah derajat yang menunjukkan sejauh mana sampel berbeda dari populasi. 26. Nonprobability sampling anggota populasi memiliki kesempatan yang tidak sama besar untuk dipilih. Dalam nonprobability sampling, derajat yang menunjukkan sejauh mana sampel berbeda dari populasi tidak dapat dihitung. 27. Rancangan Pengukuran Rancangan pengukuran adalah merupakan rancangan yang membicarakan bagaimana respon percobaan diambil unit-unit percobaan yang ditelit. 28. Pengamatan Berulang Pengamatan berulang adalah pengamatan yang dilakukan berulang kali dalam waktu yang berbeda pada suatu objek atau satuan amatan yang sama, untuk mengetahui keragaman yang timbul pada responi. 29. Asumsi Anggapan atau dugaan mengenai terpenuhinya syarat cukup dan perlu terhadap unit percobaan/satuan amatan yang menjadi fokus dalam perancangan percobaan sehingga
  6. 6. kesimpulan mengenai data percobaan yang dihasilkan secara Statistika bisa diterima dan diandalkan 30. Taraf/Level Taraf adalah nilai-nilai dari peubah bebas (faktor) yang dicobakan dalam percobaan 31. Rancangan Lingkungan Rancangan lingkungan adalah suatu rancangan yang berkaitan dengan bagaimana perlakuan-perlakuan tersebut ditempatkan pada unit percobaan IDI , 5 OKTOBER 2013 (NUR AFWADI) NIM ; 11.01.1.0775
  7. 7. kesimpulan mengenai data percobaan yang dihasilkan secara Statistika bisa diterima dan diandalkan 30. Taraf/Level Taraf adalah nilai-nilai dari peubah bebas (faktor) yang dicobakan dalam percobaan 31. Rancangan Lingkungan Rancangan lingkungan adalah suatu rancangan yang berkaitan dengan bagaimana perlakuan-perlakuan tersebut ditempatkan pada unit percobaan IDI , 5 OKTOBER 2013 (NUR AFWADI) NIM ; 11.01.1.0775

×