Proposal Jakarta Final
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Proposal Jakarta Final

on

  • 1,922 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,922
Views on SlideShare
1,922
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
35
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Proposal Jakarta Final Proposal Jakarta Final Document Transcript

  • Confidentiality Agreement The undersigned reader acknowledges that the information provided by This Company in this business plan is confidential; therefore, reader agrees not to disclose it without the express written permission of This Company. It is acknowledged by reader that information to be furnished in this business plan is in all respects confidential in nature, other than information which is in the public domain through other means and that any disclosure or use of same by reader, may cause serious harm or damage to………………………... Upon request, this document is to be immediately returned to ……………………... Bandung, Juni 2009 (……………………………) This is a business plan. It does not imply an offering of securities.
  • TABLE OF CONTENTS 1. Executive Summary..........................................................1 1.1. Objectives............................................................................................................1 1.2. Mission................................................................................................................1 1.3. Keys to Success...................................................................................................1 2. Company Summary............................................................1 2.1. Company Ownership...........................................................................................2 3. Services.............................................................................2 4. Market Analysis Summary.................................................2 4.1. Market Segmentation..........................................................................................3 4.2. Target Market Segment Strategy.........................................................................3 4.3. Service Business Analysis...................................................................................4 4.4. Competition and Buying Patterns........................................................................4 4.5. Sales Strategy......................................................................................................4 5. Start Up Cost.....................................................................6 6. Benchmark........................................................................7 7. Financial Statement...........................................................9 7.1. Financial Statement I...........................................................................................9 7.2. Financial Statement II.......................................................................................11 7.3. Financial Statement III......................................................................................13 7.4. Financial Statement IV......................................................................................15 8. Conclusion.......................................................................18
  • 1. Executive Summary 1.1.Objectives 1. Menjadi perusahaan garmen yang mampu menyediakan segala kebutuhan promosi konsumen. 2. Untuk meningkatkan laba perusahaan secara substansial, kami akan melakukan efisiensi produksi dengan menerapkan manajemen berbasis value sehingga cost produksi dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas produk. 3. Menciptakan service value dan product value sehingga tercapai tingkat kepuasan pelanggan (customer satisfaction) yang tinggi 4. Penerapan sistem administrasi dan manajemen sehingga tercipta perusahaan yang solid dan profesional. 1.2.Mission • Perusahaan ini akan menyediakan pelayanan jasa promosi yang berkualitas dan bernilai seni tinggi yang merupakan refleksi dari keinginan dan personalitas konsumen. • Perusahaan ini berkomitmen penuh terhadap kepuasan pelanggan dengan memberikan product value maupun service value yang tinggi, memperhatikan kesejahteraan pegawai, serta peningkatan shareholders value. 1.3.Keys to Success 1. Menciptakan reputasi dan nama baik perusahaan. 2. Menciptakan produk berkualitas tinggi. 3. Pengembangan diri secara terus menerus untuk menciptakan perusahaan yang kompetitif. 4. Kreatif dan inovatif. 5. Meningkatkan kualitas layanan. 6. Strategi pemasaran yang tepat. 2. Company Summary Perusahaan ini merupakan perusahaan penyedia layanan jasa garmen dan kebutuhan promosi. Kami menyediakan layanan jasa garmen dan Halaman 1/20
  • kebutuhan promosi yang meliputi: T-Shirt, Kemeja, Polo Shirt, Kostum Olahraga, Training Spack, Banner, Pin, Mug, dll. Bagian terbesar dari pasar kami terletak pada layanan jasa garmen untuk kebutuhan promosi. Perusahaan ini akan dikembangkan oleh orang-orang yang telah berpengalaman dalam bidangnya selama bertahun-tahun. Perusahaan ini dibangun untuk minciptakan market share yang luas dan terus berkembang untuk sejajar dan melampaui dengan perusahaan lainnya yang bergerak di bidang in pada tahun-tahun mendatang. 2.1.Company Ownership Rencana kepemilikan saham perusahaan adalah sebagai berikut: OPERATING PARTNERS 1. General Managing Partner, ………………., dengan…. kepemilikan saham. 2. Vice Managing Partner, ……………………, dengan…. kepemilikan saham. INVESTMENT PARTNERS 1. Limited Partner 1, dengan…. kepemilikan saham. 2. Limited Partner 2, dengan…. kepemilikan saham. 3. Services Perusahaan ini menyediakan layanan jasa garmen dan media promosi yang meliputi: • T-Shirt • Merchendaise • Polo Shirt • X-Banner • Kemeja • Mug • Training Spack • Topi, dll • Kostum Olahraga 4. Market Analysis Summary Kebutuhan terhadap garmen dan kebutuhan akan promosi akan semakin meningkat seiring dengan berkembangnya masyarakat modern yang mempunyai kesadaran akan arti penting sebuah promosi dan pencitraan diri. Bisnis ini tidak akan pernah surut, bahkan akan semakin dibutuhkan. Halaman 2/20
  • Menjamurnya event organizer dan banyaknya event baik formal dan non- formal yang diselenggarakan perusahaan-perusahaan di Indonesia saat ini, terutama di wilayah Bandung dan Jakarta akan memberikan pengaruh positif terhadap perusahaan ini. Kebutuhan tersebut dijawab oleh kami, dengan menjadi partner untuk menyediakan kebutuhan logistik promosi (T-Shirt, Kemeja, Polo Shirt, dll) yang diperlukan. Selain itu tingginya permintaan kostum olahraga dengan menjamurnya banyak kelompok-kelompok futsal, basket, dan olah raga lainnya yang membutuhkan seragam sebagai identitas kelompok mereka menjadi salah satu pangsa pasar tersendiri yang menjanjikan. 4.1.Market Segmentation Perusahaan ini mempunyai segmen pasar sebagai berikut: • Perusahaan-perusahaan yang memiliki event promo, seminar, dan acara- acara lainnya yang membutuhkan logistic promosi berupa (T-Shirt, Polo Shirt, Kemeja, Mug, dll) yang dapat menunjukan identitas perusahaan mereka. • Kelompok-kelompok olahraga, seperti team-team futsal, basket, bulutangkis, dll yang memerlukan seragam untuk identitas kelompok mereka. • Dinas-dinas pemerintahan, yang membutuhkan logistic promosi untuk untuk beberapa event yang di selenggarakan, dan kebutuhan pakaian dinas. 4.2.Target Market Segment Strategy Selama ini kami telah memiliki beberapa client yang cukup besar di perusahaan-perusahaan ternama yang dapat kami tarik dengan memberikan product value dan service value yang tinggi. Value tersbut dapat diciptakan dengan berkomitmen untuk memberikan jaminan kualitas produk yang sesuai dengan harapan pelanggan dan kecepatan, serta ketepatan pelayanan. Kami juga terus melakukan kontrol kualitas dan pelayanan sehingga akan menciptakan loyalitas pelanggan. Pelanggan yang puas akan pelayanan kami tentu saja akan mereferensikan Perusahaan ini ke rekan-rekan mereka. Rencana pemasaran ke depan berupa brosur, stiker, tas, iklan di media lain yang sesuai. Halaman 3/20
  • Inti dari bisnis ini adalah produk yang bagus dan dikemas dalam strategi pemasaran yang baik. Penggerak utamanya adalah ketika pelanggan yang puas kemudian mereferensikan ke pelanggan yang lain (word of mouth). Namun demikian kita seharusnya tidak hanya menunggu sampai word of mouth membuahkan hasil. Langkah-langkah yang harus diupayakan sehingga segmen pasar ini tergarap dengan baik adalah mengikuti pameran, membuat brosur yang menarik dan persuasif, kartu nama, dan pemasaran melalui web site. 4.3.Service Business Analysis Perusahaan ini melakukan sebuah pendekatan yang berbeda dalam membuat media-media promosi dalam bidang garmen. Pendekatan yang akan kami lakukan adalah melalui design-design produk yang dapat menjawab kebutuhan dan keinginan konsumen yang dipadupadankan dengan pengalaman kami dalam memilih material dan teknik yang berkualitas untuk menciptakan produk-produk yang inovatif dan keatif. Kami melakukan riset dan proses pembelajaran terus menerus untuk menghasilkan produk-produk berkualitas serta meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. 4.4.Competition and Buying Patterns Elemen penting yang menjadi dasar pertimbangan konsumen dalam memilih dan memutuskan untuk menggunakan jasa layanan perusahaan kami, antara lain: 1. Reputasi dan nama baik perusahaan. 2. Kualitas produk (design produk, kualitas bahan, ketelitian dan kerapian dalam produk,,dll.). 3. Pelayanan yang baik. 4. Waktu pengerjaan yang relatif cepat. 5. Harga yang kompetitif. 6. Tempat yang strategis/mudah dijangkau 4.5.Sales Strategy Strategi Penjualan kami adalah sebagai berikut: • Menarik klien-klien yang telah kami miliki di perusahaan sebelumnya. • Iklan di koran dan media lain yang sesuai. Halaman 4/20
  • • Penetapan harga yang kompetitif dengan kualitas yang baik (garansi kerusakan dan gambar tidak pecah). • Delivery order (layanan ambil/antar). • Efisiensi dan kecepatan pengerjaan. • Manajemen database pelanggan dan project. • Compensate salespeople, kami memberikan komisi 5% kepada orang yang mereferensikan jasa kami. • Melengkapi peralatan konveksi yang diperlukan untuk mendukung perusahaan ini • Inovatif dan kreatif. • Kerapian dan ketelitian Manajemen database pelanggan dan project • Efisiensi dan kecepatan pengerjaan. • Iklan di majalah lokal. • Word of mouth. • Proposal ke calon pelanggan potensial. Halaman 5/20
  • 5. Start Up Cost Kebutuhan Peralatan untuk Start Up adalah Sebagai Berikut: Unit Peralatan Harga Unit Peralatan Harga Biaya publikasi bulan pertama: Unit Media Harga Halaman 6/20
  • 6. Benchmark Analisa Kondisi di Bandung Jumlah Tenaga Kerja: 1 Manager 1 Assistant Manager 1 Staf Administrasi 4 Staf Editor Beberapa orang Pekerja Lepas (Tenaga Kerja Langsung) Sebagai contoh Laporan Laba Rugi bulan Agustus 2006 PENDAPATAN Pendapatan Jasa Rp. 27.579.000,00 BIAYA OPERASIONAL Biaya Tetap Perlengkapan kantor Rp. 392.000,00 Akumulasi penyusutan peralatan Rp. 2.128.803,00 biaya gaji Rp. 7.089.000,00 biaya listrik dan telepon Rp. 566.000,00 biaya sewa tempat Rp. 210.000,00 biaya maintenance Rp. 100.000,00 biaya tetap lain - lain Rp. 550.000,00 Total Biaya Tetap Rp. 11.035.803,00 Halaman 7/20
  • Biaya Variabel bahan baku Rp. 707.000,00 biaya tenaga kerja langsung Rp. 5.000.000,00 biaya sewa peralatan Rp. 450.000,00 biaya transportasi Rp. 156.000,00 biaya iklan Rp. 504.000,00 Total Biaya Variabel Rp. 6.817.000,00 Laba Bersih (sebelum bunga dan pajak) Rp. 9.726.197,00 Analisa Titik Impas (BEP) Biaya (dalam juta rupiah) D : Y=X Y 27,579 C : Y = 0,247 X + 11,036 Laba B : Y = 17,853 17,853 Titik Impas A : Y = 11,036 11,036 X 14,659 27,579 Penjualan (dalam juta rupiah) Misal: X = Penjualan Y = Biaya Garis A (Biaya Tetap) : Y = 11.035.803 Garis B (Total Biaya) = Y = 17.852.803, bilamana total penjualannya adalah 27.579.000 Halaman 8/20
  • Persamaan Garis C adalah: C : Y = mX + C C : Y = (17.852.803 – 11.035.803) / 27.579.000 X + 11.035.803 C : Y = 0,247180826 X + 11.035.803 Titik Impas akan dicapai bilamana Total Biaya sama dengan Penjualan, berarti BEP adalah titik temu garis D : Y = X dengan persamaan Garis C : Y = 0,247180826 X + 11.035.803. X = 0,247180826 X + 11.035.803 0,752819174 X = 11.035.803 X = 14.659.301,17 Jadi Titik Impas (BEP) = Rp. 14.659.301,17 Besaran omset Dondong Videography di Malang saat ini antara 20 juta sampai dengan 30 juta per bulan dan masih ada kecenderungan untuk terus meningkat. Sistem yang sudah berjalan dengan baik ini akan diterapkan dan dikembangkan lagi di Jakarta. 7. Financial Statement Dalam analisa proforma ini kita membagi target operasional dalam 4 tahap (triwulan) 7.1. Financial Statement I Critical Pointnya adalah bulan ke – 1 Kondisinya sebagai berikut Jumlah tenaga kerja awal: 1 Manager 2 Editor 1 Staf Administrasi 1 Assistant Manager Halaman 9/20
  • Dengan Komposisi tenaga kerja seperti tersebut di atas, maka perkiraan kapasitas produksi optimal per bulan adalah: TAHAP I Jumlah Jenis Order Nilai/Order Total 2 Event (Liputan Video & Photo) Rp. 10.000.000,00 Rp. 20.000.000,00 40 Non Event (Transfer, Edit, Etc) Rp. 150.000,00 Rp. 6.000.000,00 Rp. 26.000.000,00 Perkiraan Laba Ruginya adalah: TAHAP I LAPORAN LABA RUGI PENDAPATAN Pendapatan Jasa Rp. 26.000.000,00 BIAYA OPERASIONAL Biaya Tetap Perlengkapan kantor Rp. 300.000,00 Akumulasi penyusutan peralatan Rp. 2.000.000,00 Biaya gaji Rp. 8.800.000,00 Biaya listrik dan telepon Rp. 500.000,00 Biaya sewa tempat Rp. 2.000.000,00 Biaya maintenance Rp. 100.000,00 Biaya tetap lain - lain Rp. 500.000,00 Total Biaya Tetap Rp. 14.200.000,00 Biaya Variabel Bahan baku Rp. 1.000.000,00 Biaya tenaga kerja langsung Rp. 3.000.000,00 Biaya sewa peralatan Rp. 1.500.000,00 Biaya transportasi Rp. 450.000,00 Biaya iklan Rp. 1.000.000,00 Total Biaya Variabel Rp. 6.950.000,00 Laba Bersih (sebelum bunga dan pajak) Rp. 4.850.000,00 Analisa Tahap I: 1. Asumsi-asumsi dalam laporan rugi laba tahap I merupakan perkiraan yang realistis ditinjau dari berbagai dimensi bisnis yang ada. Margin laba yang diharapkan (18,65%) memang relatif kecil tapi sudah cukup bagus untuk start up. 2. Perbandingan antara kondisi yang ada di Malang dan Jakarta sangat berbeda, terutama untuk biaya sewa tempat, gaji pegawai, biaya tenaga kerja langsung serta transportasi yang jauh lebih besar. Halaman 10/20
  • 3. Butuh waktu untuk dikenal masyarakat luas sehingga jumlah order yang masuk pada tahap awal tidak terlalu banyak. 4. Target pendapatan untuk 3 bulan pertama secara realistis tidak mungkin dipatok terlalu tinggi karena sifatnya masih promo. 5. Tenaga kerja yang ada belum optimal atau belum mencapai skala yang ideal. Misal: Seorang manager dibantu seorang assistant manager seharusnya bisa membawahi 10 staf bagian produksi atau lebih. Analisa Titik Impas (BEP) Tahap I BEP (Penjualan) = Biaya Tetap + [(Biaya Variabel / Penjualan) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 14.200.000 + [(6.950.000 / 26.000.000) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 14.200.000 + 0,2673 Penjualan BEP (Penjualan) = Rp. 19.380.577,43 7.2.Financial Statement II Critical Pointnya adalah bulan ke - 4 Jumlah Staf Produksi Bertambah 2 Orang, Sehingga komposisi tenaga kerjanya adalah sbb: 1 Manager 1 Assistant Manager 4 Editor 1 Staf Administrasi Pada tahap ke II ini perusahaan mulai investasi membeli peralatan baru lagi untuk melengkapi peralatan yang sudah ada, meningkatkan kapasitas produksi dengan mempekerjakan 4 orang editor dan menambah aktivitas marketing. TAHAP II Jumlah Jenis Order Nilai/Order Total 3 Event (Liputan Video & Photo) Rp. 10.000.000,00 Rp. 30.000.000,00 50 Non Event (Transfer, Edit, Etc) Rp. 150.000,00 Rp. 7.500.000,00 Rp. 37.500.000,00 Halaman 11/20
  • Perkiraan Biaya Produksinya TAHAP II LAPORAN LABA RUGI PENDAPATAN Pendapatan Jasa Rp. 37.500.000,00 BIAYA OPERASIONAL Biaya Tetap Perlengkapan kantor Rp. 400.000,00 Akumulasi penyusutan peralatan Rp. 3.000.000,00 Biaya gaji Rp. 12.000.000,00 Biaya listrik dan telepon Rp. 600.000,00 Biaya sewa tempat Rp. 2.000.000,00 Biaya maintenance Rp. 200.000,00 Biaya tetap lain - lain Rp. 800.000,00 Total Biaya Tetap Rp. 19.000.000,00 Biaya Variabel Bahan baku Rp. 2.000.000,00 Biaya tenaga kerja langsung Rp. 4.500.000,00 Biaya sewa peralatan Rp. 1.000.000,00 Biaya transportasi Rp. 750.000,00 Biaya iklan Rp. 2.000.000,00 Total Biaya Variabel Rp. 10.250.000,00 Laba Bersih (sebelum bunga dan pajak) Rp. 8.250.000,00 Analisa Tahap ke II: 1. Jumlah perkiraan laba meningkat menjadi 22% karena kapasitas produksi bertambah mendekati skala ideal. 2. Investasi peralatan pada tahap ini meliputi: camcorder, kamera digital photo, steady cam, boomer, mixer audio, dll. yang total nilainya sekitar 50 juta rupiah. 3. Biaya sewa peralatan tidak naik walaupun terjadi kenaikan jumlah order karena sudah diantisipasi dengan penambahan peralatan. 4. Biaya tetap meningkat karena penambahan jumlah pegawai dan penyusutan peralatan, sedangkangkan komponen biaya tetap yang lain cenderung stabil. 5. Biaya variabel mengalami kenaikan signifikan pada: bahan baku, upah tenaga kerja langsung, serta biaya iklan. Halaman 12/20
  • Analisa Titik Impas (BEP) Tahap II BEP (Penjualan) = Biaya Tetap + [(Biaya Variabel / Penjualan) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 19.000.000 + [(10.250.000 / 37.500.000) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 19.000.000 + 0,273333333 Penjualan BEP (Penjualan) = Rp. 26.146.788,99 7.3.Financial Statement III Crirical Pointnya adalah bulan ke – 6 Pada tahap ini jumlah staf produksi bertambah 2 orang lagi, Sehingga komposisi tenaga kerjanya adalah sbb: 1 Manager 1 Assistant Manager 6 Editor 1 Staf Administrasi Pada tahap ke III perusahaan tetap mengejar kapasitas produksi dengan menambah jumlah staf produksi dan meningkatkan aktivitas marketing, sedangkan investasi peralatan hanya sebagai pelengkap yang sudah ada (tidak sebesar pada tahap I dan II). Untuk mengoptimalkan peralatan produksi maka pada tahap ini akan diberlakukan sistem kerja 2 shift. TAHAP III Jumlah Jenis Order Nilai/Order Total 3 Event (Liputan Video & Photo) Rp. 15.000.000,00 Rp. 45.000.000,00 60 Non Event (Transfer, Edit, Etc) Rp. 150.000,00 Rp. 9.000.000,00 Rp. 54.000.000,00 Halaman 13/20
  • Perkiraan Biaya Produksinya TAHAP III LAPORAN LABA RUGI PENDAPATAN Pendapatan Jasa Rp. 54.000.000,00 BIAYA OPERASIONAL Biaya Tetap Perlengkapan kantor Rp. 600.000,00 Akumulasi penyusutan peralatan Rp. 3.000.000,00 Biaya gaji Rp. 15.000.000,00 Biaya listrik dan telepon Rp. 700.000,00 Biaya sewa tempat Rp. 2.000.000,00 Biaya maintenance Rp. 200.000,00 Biaya tetap lain - lain Rp. 1.000.000,00 Total Biaya Tetap Rp. 22.500.000,00 Biaya Variabel Bahan baku Rp. 5.000.000,00 Biaya tenaga kerja langsung Rp. 6.000.000,00 Biaya sewa peralatan Rp. 1.000.000,00 Biaya transportasi Rp. 900.000,00 Biaya iklan Rp. 3.000.000,00 Total Biaya Variabel Rp. 15.900.000,00 Laba Bersih (sebelum bunga dan pajak) Rp. 15.600.000,00 Analisa Tahap III: 1. Pada tahap ini perkiraan labanya adalah 28% yang berarti sudah mendekati target 2. Jumlah Event yang diliput ditetapkan tidak terlalu banyak, tapi kita mengasumsikan bahwa aktivitas marketing mulai membuahkan hasil sehingga perusahaan sudah mulai masuk ke segmen yang lebih atas (ditunjukkan dengan peningkatan nilai per order). 3. Komponen biaya tetap yang meningkat signifikan adalah biaya gaji (ada penambahan pegawai) sedangkan komponen biaya yang lain cenderung stabil. 4. Komponen biaya variabel meningkat signifikan pada bahan baku dan tenaga kerja langsung, karena strategi pricing harus diikuti dengan penambahan nilai yang sepadan baik pada kualitas produk maupun layanan. Halaman 14/20
  • Analisa Titik Impas (BEP) Tahap III BEP (Penjualan) = Biaya Tetap + [(Biaya Variabel / Penjualan) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 22.500.000 + [(15.900.000 / 54.000.000) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 22.500.000 + 0,294444444 Penjualan BEP (Penjualan) = Rp. 31.889.763,78 7.4.Financial Statement IV Crirical Pointnya adalah bulan ke – 9 Jumlah staf produksi bertambah 2 orang lagi, Sehingga komposisi tenaga kerjanya adalah sbb: 1 Manager 1 Assistant Manager 8 Editor 1 Staf Administrasi Pada tahap ke IV perusahaan tetap mengejar kapasitas produksi dengan menambah jumlah staf produksi, anggaran untuk marketing bisa tetap atau bertambah, sedangkan sistem kerja 2 shift terus diberlakukan. TAHAP IV Jumlah Jenis Order Nilai/Order Total 4 Event (Liputan Video & Photo) Rp. 15.000.000,00 Rp. 60.000.000,00 70 Non Event (Transfer, Edit, Etc) Rp. 150.000,00 Rp. 10.500.000,00 Rp. 70.500.000,00 Halaman 15/20
  • Perkiraan Biaya Produksinya TAHAP IV LAPORAN LABA RUGI PENDAPATAN Pendapatan Jasa Rp. 70.500.000,00 BIAYA OPERASIONAL Biaya Tetap Perlengkapan kantor Rp. 800.000,00 Akumulasi penyusutan peralatan Rp. 3.000.000,00 biaya gaji Rp. 19.800.000,00 biaya listrik dan telepon Rp. 900.000,00 biaya sewa tempat Rp. 2.000.000,00 biaya maintenance Rp. 250.000,00 biaya tetap lain - lain Rp. 1.500.000,00 Total Biaya Tetap Rp. 28.250.000,00 Biaya Variabel bahan baku Rp. 7.000.000,00 biaya tenaga kerja langsung Rp. 9.000.000,00 biaya sewa peralatan Rp. 2.000.000,00 biaya transportasi Rp. 1.200.000,00 biaya iklan Rp. 3.000.000,00 Total Biaya Variabel Rp. 22.200.000,00 Laba Bersih (sebelum bunga dan pajak) Rp. 20.050.000,00 Analisa Tahap IV: 1. Pada tahap ini perkiraan labanya 28,44% hanya meningkat sedikit dari tahap sebelumnya. 2. Prosentase laba sudah mendekati skala ideal untuk rata-rata perusahaan jasa, target realistis laba lebih dari 30% dari omset bukan tidak mungkin akan tercapai beberapa bulan kemudian. 3. Ada peningkatan gaji pegawai sebesar 10%. 4. Pada tahap ini diharapkan perusahaan sudah mantap menggarap segmen menengah atas, dan sudah mempunyai basis pelanggan dan mitra yang kuat. Analisa Titik Impas (BEP) Tahap IV BEP (Penjualan) = Biaya Tetap + [(Biaya Variabel / Penjualan) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 28.250.000 + [(22.200.000 / 70.500.000) x Penjualan] BEP (Penjualan) = 28.250.000 + 0.314893617 Penjualan BEP (Penjualan) = Rp. 41.234.472,05 Halaman 16/20
  • Biaya (dalam juta rupiah) Y 70 Laba Tahap IV 60 50 Titik Impas IV Laba Tahap III 40 Titik Impas III Laba Tahap II 30 Titik Impas II Laba Tahap I 20 Titik Impas I 10 X 10 20 30 40 50 60 70 Penjualan (dalam juta rupiah) Halaman 17/20
  • 8. Conclusion 1. Asumsi-asumsi yang telah dituliskan dalam bisnis plan tersebut di atas dibuat dengan nilai-nilai yang serealistis mungkin, sesuai dengan anologi bisnis Dondong Videography di kota Malang. 2. Pembagian rencana bisnis menjadi 4 tahap mungkin tidak semulus seperti yang tertulis dalam business plan. Banyak faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi. Tugas team pelaksana adalah menjalankan dengan baik dan konsisten rencana-rencana yang telah dituliskan. Menurut pengalaman kami selama hampir 4 tahun, memang bisnis dokumentasi terkadang pada bulan tertentu mencapai peak season sedangkan pada bulan yang lain low season (puasa, lebaran, muharam). Hal ini menyebabkan pencapaian keseluruhan tahap mungkin akan lebih lama beberapa bulan. 3. Investor harus menyediakan dana cukup untuk investasi tahap I dan II. 4. Perhitungan laba rugi dalam setiap tahap merupakan sinyal atau target yang harus dicapai atau paling tidak mendekati nilai tersebut. Jika melenceng jauh dari target maka perlu diadakan evaluasi rencana yang ditetapkan oleh tim pelaksana dan investor untuk membuat bisnis keep on the right track. 5. Kualitas pekerjaan kami dengan didukung alat yang memadai sudah cukup untuk bersaing di Jakarta. 6. Bisnis videografi dan fotografi yang sudah hampir 4 tahun kami operasikan layak untuk dikembangkan di Jakarta. Halaman 18/20