Gsar id final 18 apr _smaller
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Gsar id final 18 apr _smaller

on

  • 1,365 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,365
Slideshare-icon Views on SlideShare
934
Embed Views
431

Actions

Likes
0
Downloads
5
Comments
0

3 Embeds 431

http://cokyfauzialfi.wordpress.com 428
http://feeds.feedburner.com 2
https://cokyfauzialfi.wordpress.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Gsar id final 18 apr _smaller Gsar id final 18 apr _smaller Document Transcript

    • DAFTAR ISIHal Isi2 Ringkasan Eksekutif4 Pendahuluan6 Strategi dan Komitmen IndonesiaKeterbukaan yang Berkelanjutan8 Platform dan Instrumen KerjaFondasi Kokoh Penunjang OGI12 Pencapaian Inisiatif OGIPerubahan Nyata Melalui Kepedulian Bersama17 Tantangan ImplementasiPemacu Kolaborasi dan Sinergi18 Kesimpulan dan Hikmah Ajar2012 - Tahun Ambisius dan Disertai KeberhasilanTerbangunnya Ownership20 Lampiran1
    • RINGKASANEKSEKUTIFBenih-benih keterbukaan telah dirintis sejakreformasi politik di tahun 1998. Seluruh elemenmasyarakat menuntut pemerintah untuk menjadilebih transparan dan menginginkan agar merekadiikutsertakan dalam proses perencanaan danpengawasan pemerintahan. Semenjak saat itu,bola salju keterbukaan terus bergulir. PemerintahIndonesia semakin yakin bahwa keterbukaanadalah dasar pemerintahan yang modern danmerupakan kunci untuk membuka potensi negaraIndonesia di bidang ekonomi, layanan publik, daninovasi menuju negara yang progresif, adil, dansejahtera. Pemerintahan yang dulunya tertutupdan terpusat, mulai semakin terbuka.Pada 2004, desentralisasi pemerintahan mulaidicanangkan. Sistem ini mendorong pemerintahdaerah untuk memiliki peran serta yang lebih aktifdalam membangun daerahnya. Disahkannya UUKeterbukaan Informasi Publik (KIP) pada 2008 dansemakin maraknya pemanfaatan telepongenggam, internet, dan media sosial menciptakandorongan yang lebih besar dan kuat agarpemerintah lebih terbuka. Bagi Indonesia, era baruketerbukaan pemerintah telah tiba. Pemerintahanyang terbuka (Open Government) menjadikanpemerintah semakin cerdas dalam menyelesaikanmasalah dan melayani masyarakat.Semangat keterbukaan ini jugalah yangmendorong Pemerintah Indonesia untukbergabung menjadi salah satu perintis gerakanglobal Open Government Partnership (OGP) padabulan September 2011. Hanya dalam kurun waktukurang lebih 1 tahun, gerakan OGP telah didukungoleh 58 negara yang mewakili lebih dari 2 milyarpenduduk dunia. Negara-negara yang bermitradalam OGP ini berkolaborasi melampaui batas-batas politik dan mendekatkan hubunganmasyarakat dengan pemerintah untuk bersama-sama menciptakan negara yang lebih baik. Negarayang dicita-citakan OGP adalah negara yangm e m b a w a p e r b a i k a n k u a l i t a s h i d u pmasyarakatnya melalui pemerintahan yangterbuka, bersedia mendengar aspirasi masyarakat,partisipatif, dan memiliki semangat untukmemperbaiki diri terus-menerus.Pemerintah Indonesia melalui Presiden RI secarakonsisten mengungkapkan komitmennya padaOpen Government. Dalam pidato kenegaraan padabulan Agustus 2012, Presiden Susilo BambangYudhoyono berkata,“Perluasan peran dan partisipasi publik(diperlukan) dalam pembangunan hinggamembuka akses agar publik ikut mengawasipembangunan. Inilah esensi Open Government “.Di dalam negeri, melalui gerakan OpenGovernment Indonesia (OGI), pemerintahberkomitmen untuk menjalankan program-programdan rencana aksi yang memperkokoh 3 pilarketerbukaan pemerintah, yaitu transparansi,partisipasi publik dan inovasi. Program danrencana aksi OGI di tahun 2012 yang berjumlah38, ditujukan untuk menjawab 3 dari 5 TantanganUtama OGP, yaitu peningkatan layanan publik,peningkatan integritas aparatur pemerintah, danmanajemen sumber daya publik yang efektif dantransparan.Sejak awal, penyusunan dan pengawalanpelaksanaan program OGI telah diselenggarakanmelalui kolaborasi erat antara pemerintah danmasyarakat yang secara suka rela telah tergabungdalam Tim Inti Open Government Indonesia. TimInti OGI inilah yang bertanggung jawabmerencanakan, menjaring masukan darimasyarakat, mensosialisasikan, melaksanakan,dan mengawasi program-program OGI.2
    • Progres gerakan OGI selama tahun 2012 berjalancukup menggembirakan. Salah satu program padatahun 2012 adalah kompetisi OGI yangdiselenggarakan selama bulan April hingga Juli2012. Di dalam kompetisi ini, 62 layanan publikberlomba untuk meningkatkan kualitas layananpubliknya.Upaya terobosan lain dalam Open Government diIndonesia termasuk beroperasinya portal SatuLayanan, yang saat ini telah berisi lebih dari 100modul informasi layanan warga negara, mulai daripembuatan paspor hingga informasi biayapemasangan listrik.Dalam sisi kelembagaan, Open Government diIndonesia juga mendorong terbentuknya PejabatPengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di100% jajaran Kementerian/Lembaga dibawahKabinet Indonesia Bersatu II dan 21% PemerintahDaerah.Kegembiraan atas capaian OGI juga diraih dalamhal keterbukaan anggaran. Dalam survey OpenBudget Index (OBI) Indonesia berhasilmeningkatkan OBI dari 51 di tahun 2010 menjadi62 di tahun 2012. Peningkatan capaian OBItersebut menempatkan Indonesia pada peringkatpertama di Asia Tenggara, peringkat ke-3 di Asia(setelah Korea Selatan dan India), dan dalamkelompok keterbukaan anggaran yang sama(Significant Information) dengan negara-negarayang memiliki sistem demokrasi yang sudahmapan seperti Amerika Serikat. Surveytransparansi anggaran ini dilakukan setiap duatahun sekali oleh Open Budget Partnership (OBP),sebuah lembaga internasional independen yangsecara berkala melakukan survey keterbukaananggaran di 100 negara.Selama ini, OGI dikelola dengan penekanan bahwaOGI adalah sebuah gerakan, bukan semata-matasebuah program pemerintah. Pendekatan ini telahmembawa perubahan paradigma: OGI yang semulahanya milik pemerintah menjadi milik bersama,sikap pemerintah dalam pemecahan masalah yangsemula konservatif menjadi lebih inovatif, dansikap masyarakat berubah dari skeptis menjadiantusias. Tidak hanya itu, sejumlah lembaga donorinternasional, perusahaan swasta, dan civitasakademika bersinergi untuk mempercepatterimplementasinya OGI. Di dalam laporan ini pulaakan nampak berbagai contoh implementasi OGI,baik yang didorong oleh pemerintah maupun yangdidorong oleh masyarakat.Tahun 2012 merupakan tahun penetapan fondasi,pelaksanaan percepatan inisiatif yang ada, danpenciptaan terobosan baru. Selama masaimplementasi OGI pada tahun 2012, banyakpembelajaran yang bisa dipetik agar PemerintahIndonesia bisa menyempurnakan komitmen OpenGovernment pada tahun-tahun berikutnya. Padatahun 2013, OGI harus memperkokoh sistem yangmendukung transparansi pemerintah danmemperkuat pemahaman masyarakat akanpentingnya partisipasi publik. Dengan begitu,penerapan Open Government di segala linipemerintahan akan lebih terarah, serta partisipasidan aspirasi masyarakat akan lebih mudahterakomodasi.“...pemerintahdalam pemecahanmasalah yangsemula konservatifmenjadi lebihinovatif, dan sikapmasyarakat berubahdari skeptis menjadiantusias.”3
    • PENDAHULUANDimobilisasi oleh gerakan reformasi yang sudahgerah dengan tata kelola pemerintahan yangtertutup dan korup, sejak 1998 di Indonesia terjaditransformasi besar-besaran dalam berbagai sektor,termasuk bidang ekonomi, sosial, dan politik.Perubahan ini menghembuskan angin kebebasandan mendorong partisipasi publik. Reformasi inijuga merupakan tonggak awal terjadinyaperubahan mengubah tata kelola pembangunan,dari sentralisasi menjadi desentralisasi, yang mulaiditerapkan pada 2004. Momentum-momentumperubahan menuju keterbukaan inilah yang harusterus dijaga dan dikobarkan agar bola saljuperbaikan tetap bergulir.Tidak hanya melakukan berbagai perbaikaninternal, Indonesia juga semakin mengukuhkanperannya dalam percaturan regional dan global.Saat ini Indonesia telah menjadi negaraberpendapatan menengah dan menerimapengakuan dunia atas iklim demokrasi yang sehatdan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Indonesia adalah anggota aktif dari berbagaiorganisasi multinegara, seperti ASEAN dan G-20.Untuk itu, Indonesia memiliki tanggung jawabuntuk terus-menerus memperbaiki tata kelolapemerintahan dan meningkatkan akuntabilitas;tidak hanya tanggung jawab internal kepada warganegara, tapi juga tanggung jawab moral untukmemberikan panutan sebagai negara denganekonomi terbesar di ASEAN dan pemain kuncidalam percaturan politik dunia. Dalammenjalankan tanggung jawab ini ada banyaktantangan yang menghadang, yang banyak diantaranya bisa dihadapi dengan menerapkan tatakelola pemerintahan yang lebih baik. Denganadanya tata kelola pemerintahan yang lebih baikdan terbuka, Indonesia bisa mendorongpeningkatan layanan publik, perbaikan integritasaparatur pemerintah, dan pengefektifan tata kelolasumber daya publik, yang pada akhirnya akanmenjadi fondasi untuk menyejahterakan seluruhmasyarakat Indonesia.REFORMASI (~1998)DESENTRALISASI (~2004)OPEN GOVERNMENT (~2011)Momentum perbaikan ini semakin diperkuatdengan komitmen Presiden RI di kancahinternasional, yang pada September 2011Pemerintah Indonesia secara resmi menjadi salahsatu dari 8 negara pendiri inisiatif OpenGovernment Partnership (OGP) di New York,Amerika Serikat. Seluruh negara anggota OGP yangberjumlah 58 berkomitmen untuk menjalankanagenda open government dengan mencanangkanrencana aksi yang mendorong transparansi,memberdayakan partisipasi publik, danmeningkatkan inovasi. Tidak hanya itu, padaSeptember 2012 Indonesia –bersama denganMembuka pintu bagimasyarakat untukberpartisipasi dalamdunia politikMemperkuat perandaerah dalammenentukan arahpembangunanMendorong partisipasipublik dalam pengelolaanpemerintahan4
    • Inggris– dipercaya menjadi co-chair OGP yang akanmengendalikan arah inisiatif ini di seluruh dunia.Nantinya, pada September 2013, Indonesia akanmenjadi lead chair OGP.Untuk melaksanakan komitmen pada keterbukaanini, di Indonesia digerakkan inisiatif OpenGovernment Indonesia (OGI) yang memiliki 3 pilarutama: transparansi, partisipasi, dan inovasi. OGIdigerakkan oleh Tim Inti OGI, yang terdiri daribeberapa wakil kementerian/lembaga danorganisasi masyarakat sipil (OMS), yang difasilitasioleh sebuah Sekretariat OGI. Sejak awal, dalampenyusunan rencana-rencana dan prioritas opengovernment, Tim Inti OGI telah melibatkan publikdalam menjaring aspirasi masyarakat dalammenyusun rencana aksi open government, sepertimengadakan focus group discussion (FGD),workshop, dan pemanfaatan berbagai platformkomunikasi massa dan media sosial berbasisinternet.Tim Inti Open Government IndonesiaLaporan ini mendokumentasikan seluruh prosesperencanaan dan pencapaian OGI. Dengandipublikasikannya laporan ini, seluruh pemangkukepentingan terkait akan mendapatkan ruanguntuk merefleksikan pencapaian inisiatif OGI.Melalui laporan ini juga, Pemerintah Indonesiamenyatakan komitmennya untuk terus berinovasidalam mendorong transparansi dan meningkatkanpartisipasi publik, sebagai wujud nyata dari opengovernment.“Untuk melaksanakankomitmen padaketerbukaan ini,di Indonesiadigerakkanlah inisiatifOpen GovernmentIndonesia (OGI) yangmemiliki 3 pilar utama:transparansi,partisipasi,dan inovasi.”5
    • STRATEGI & KOMITMEN INDONESIAKETERBUKAAN YANGBERKELANJUTANPemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk mendorong keterbukaan yang berkelanjutan. Rancanganprogram OGI didasari oleh 3 pilar open government, yaitu transparansi, partisipasi, dan inovasi. Dalammerancang program-program ini, Pemerintah Indonesia menetapkan beberapa prioritas, yaitu memperkuatprogram-program pemerintah yang terkait transparansi, membuka informasi publik terkait hal-halmendasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan, dan menyusun rencana aksi yangmempromosikan partisipasi publik.Maka, pada tahun 2012, tersusunlah 38 rencana aksi OGI, yang merinci komitmen open government yangakan dilakukan oleh pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II dibawah Presiden Susilo BambangYudhoyono. Target dari rencana aksi ini dibuat sangat konkret dan spesifik untuk kemudian dimonitorsecara ketat perkembangan capaiannya. Ke-38 rencana aksi ini dikelompokkan dalam 3 trek, sehinggakemudian Rencana Aksi OGI 2012 disebut sebagai Strategi 3 Trek. Masing-masing trek ini memiliki fokusdan dinamika tantangan yang berbeda-beda, namun setiap trek saling berkaitan dan melengkapi denganlainnya.Trek Definisi Rencana AksiPenguatan danpercepatanprogram berjalanPengembangan portalketerbukaan informasi danpartisipasi publikInisiatif baru•Mempercepat implementasi UUKerterbukaan Informasi (KIP)•Pelaksanaan Inpres yang ada•Portal layanan publik (SatuLayanan.net)•Portal transparansi badan publik(SatuPemerintah.net)•Portal peta terintegrasi (One map)•Provinsi/kab/kota sebagai Pilot ProjectOpen Government•Inisiatif baru open government1236
    • Trek 1 bertujuan untuk memperkuat danmempercepat aktivitas yang sedang berjalan(ongoing activities) yang mendorong padaketerbukaan. Rencana aksi dalam Trek 1 antaralain meliputi penguatan infrastruktur danmekanisme di seluruh instansi publik dalammenjawab permintaan informasi, serta pembukaaninformasi pengadilan pajak dan pengadilan kasusdi polisi.Trek 2 berfokus pada pengembangan tiga portalyang memuat informasi penting yang langsungbersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Tigaportal ini adalah Portal Satu Layanan –yang berisilebih dari 100 informasi layanan publik, PortalSatu Pemerintah –yang berisi data-data anggarandan kinerja pemerintah, dan Portal Satu Peta –yang mengonsolidasi data geografi dan geospasialIndonesia dalam satu platform yang terintegrasi.Dengan adanya portal, informasi yang sebelumnya‘tersimpan’ menjadi ‘tersajikan’, dan diharapkanterjadi snowball effect yang mendorong semakincepat dan baiknya kualitas informasi yang dibukauntuk publik.Trek 3 meliputi upaya mendorong keterbukaanyang merupakan prakarsa baru, baik yang dimilikioleh pemerintah daerah maupun oleh institusipemerintah lain. Mereka yang bersedia menjadilocal champion akan didukung, difasilitas, dandijadikan role model sehingga semangat opengovernment akan semakin cepat bergulir dilembaga dan daerah lainnya. Beberapa contohprogram yang ada di dalam trek 3 adalahpencanangan Kota Ambon, Kabupaten IndragiriHulu, dan Provinsi Kalimantan Tengah sebagaidaerah percontohan penerapan open government.Selain itu, di Trek 3 pula ada Kompetisi OG yangmemberi apresiasi bagi Kementerian/Lembagayang telah melakukan perbaikan dalam layananpubliknya.Rencana-rencana aksi ini dirumuskan melaluiserangkaian proses yang transparan danmelibatkan partisipasi dari berbagai pemangkukepentingan yang mewakili Kementerian/Lembaga, sektor swasta dan BUMN, sertaakademisi dan masyarakat sipil. Melaluiserangkaian focus group discussion (FGD),berbagai workshop –baik workshop terbatasmaupun gabungan pada tingkat nasional–, sertarapat-rapat teknis, rencana aksi ini dirumuskan,dibahas, serta direvisi secara bersama-sama.Sebagai masukan awal dari rencana aksi OGI,telah diselenggarakan FGD sebanyak 31 kali diberbagai lokasi di seluruh Indonesia untukmengetahui ketertarikan masyarakat dari berbagailapisan tentang arti keterbukaan, manfaatketerbukaan, dan apa yang diharapkanmasyarakat dengan memiliki pemerintahan yangterbuka dan masyarakat yang sadar keterbukaan.Hal ini juga sebagai bentuk awal sosialisasitentang era baru keterbukaan pemerintah.Dalam pelaksanaannya, setiap lembaga publikdiberikan kesempatan untuk menyusun rencanaimplementasi keterbukaan di lembaganya masing-masing, yang kemudian dibahas bersama dalamkelompok FGD di forum konsultasi publik untukmenghasilkan draft rencana aksi OGI. Selanjutnyadraf t rencana aksi dimaksud kembalidikonsultasikan dengan pemangku kepentingan(proses penajaman) untuk menghasilkan RencanaAksi OGI yang bersifat final. Alhasil, sebagai buktinyata atas semangat perubahan ini, rencana aksiyang awalnya berjumlah hanya 11 aktivitasberkembang menjadi 38 aktivitas. SeluruhRencana Aksi OGI 2012 dapat dilihat pada http://opengovindonesia.org/?p=684.Focus Group DiscussionPenyelenggaraan focus group discussionsFGD dilakukan oleh universitas, sehinggaindependen dalam menjaring aspirasi “Apayang Dimaksud dengan Keterbukaan” dan“Keterbukaan Apa yang Diinginkan olehMasyarakat”.7
    • PLATFORM DAN INSTRUMEN KERJAFONDASI KOKOHPENUNJANG OGIGerakan OGI dimulai dengan terbentuknya secarasukarela tim kerja yang merupakan kolaborasi eratantara unsur pemerintah dengan masyarakat sipil.Berbagai ide terobosan dihasilkan oleh tim kerjatersebut, mulai dari Strategi 3 Trek, berbagaisarana komunikasi melalui website dan mediasosial, forum peningkatan pemaham danpembelajaran akan keterbukaan pemerintah,sampai dengan mekanisme pemantauanpelaksanaan gerakan OGI. Strategi 3 Trek danplatform kerja OGI tersebut merupakan satukesatuan yang saling menunjang demikeberhasilan dan keberlanjutan gerakan OGI.Bab ini akan mengulas tentang platform-platformyang mendukung terlaksananya strategi OGI,meliputi:a) motor penggerak bergulirnya inisiatif OGIb) aktivitas OGI yang bertujuan untukmenyebarluaskan pemahaman dansemangat OGIc) media yang menjadi saluran komunikasidua arahd) mekanisme pemantauan pencapaianrencana aksi OGI,e) berbagai dukungan kolaboratif dari seluruhmasyarakat Indonesia untuk OGI.Seluruh platform ini bekerja bersama sebagai satukesatuan yang saling menunjang demikeberhasilan dan keberlanjutan gerakan OGI.A. Tim Inti Open Government IndonesiaOGI memiliki sebuah tim kerja kecil yang disebutdengan Tim Inti OGI yang berfungsi untukmemastikan kelancaran pelaksanaan strategi OGI.Embrio Tim Inti OGI adalah sebuah pertemuanyang diadakan pada 27 Juli 2011 di Kantor UnitKerja Presiden bidang Pengawasan danPengendalian Pembangunan (UKP4). Rapat inimenindaklanjuti komitmen Indonesia sebagaisalah satu pendiri OGP. Di dalam rapat yangdihadiri oleh perwakilan pemerintah danorganisasi masyarakat sipil (OMS) ini didiskusikancara untuk memaksimalkan peran Indonesiadalam OGP sehingga dapat mendorong perubahanpemerintahan Indonesia menjadi lebih baik.Di dalam rapat ini diputuskan untuk membentuksebuah tim kerja yang disebut Tim Inti OGI yangterdiri dari 5 institusi pemerintah dan 4 organisasimasyarakat sipil. Kesembilan organisasi ini bekerjadalam kedudukan yang setara dan memiliki suarayang sebanding dalam menentukan arah OGI.Anggota Tim Inti Open Government IndonesiaPEMERINTAHUnit Kerja Presiden Bidang Pengawasan danPengendalian Pembangunan (UKP4)Kementerian Luar Negeri (Kemlu)Kementerian Komunikasi dan Informatika(Kemkominfo)Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional(BAPPENAS)Komisi Informasi Pusat (KIP)ORGANISASI MASYARAKAT SIPILTransparency International Indonesia (TII)Sekretariat Nasional Forum Indonesia untukTransparansi Anggaran (Seknas FITRA)Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO)Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)8
    • Di tengah perjalanan, Tim Inti OGI menyadariadanya kebutuhan Sekretariat yang berfungsiuntuk memfasilitasi berbagai kegiatan operasionalOGI. Maka, didirikanlah Sekretariat OGI pada April2012. Sekretariat OGI memiliki 3 fungsi utama,yaitu manajemen program, manajemen media, danmanajemen hubungan pemangku kepentingan.B. Forum Pengetahuan dan Pemberdayaan OGIOpen government adalah sebuah inisiatif yangtidak bisa berdiri sendiri. Program OGI perludigulirkan, semangat OGI harus ditularkan,sehingga semakin banyak institusi pemerintah danelemen masyarakat yang mendorong terciptanyaopen government. Singkatnya, perlu ada sebuahforum yang memperkuat dan memperluaspemahaman akan nilai-nilai dan berbagai praktekketerbukaan pemerintahan.Salah satu cara untuk menyebarluaskan semangatOGI adalah dengan mengadakan KnowledgeForum OGI yang diselenggarakan 3 kali selamatahun 2012. Di dalam Knowledge Forum OGIseluruh pihak bisa bertukar pengetahuan danp en g a l a m a n da l a m m en era p ka n o p e ngovernment. Tiga tema Knowledge Forum yangtelah terselenggara di 2012 adalah efektifitaspartisipasi publik, percepatan pembentukan PPID,dan reformasi keterbukaan anggaran.Selain itu, juga ada program OGI Masuk Kampusyang selama 2012 telah dilakukan di 4 universitasyang berbeda, yaitu Universitas Sumatera Utara(Medan), Universitas Hasanuddin (Makassar),Universitas Trisakti (Jakarta), dan Institut TeknologiBandung (Bandung). Kegiatan ini bertujuan untukmerangkul anak muda untuk turut sertamemberikan saran dan kritik konstruktif bagipemerintah Indonesia, sembari memberikanpemahaman bahwa pemerintah Indonesia sedangberubah ke arah yang lebih baik.Fungsi Sekretariat OGMelakukan fungsi pelaksana dan manajemenuntuk implementasi OG sehari-hariMemberikan laporan akan kemajuanimplementasi OG dan evaluasinyaMenyalurkan aspirasi yang berkembang kepelaksana OGMenyelenggarakan konsultasi publik terhadaplaporan hasil pelaksanaan OG dan evaluasinyaAPA ITU KNOWLEDGE FORUM?Knowledge Forum adalah wadah sosialisasi dandiskusi yang bertujuan untuk meningkatkanpemahaman tentang OGI. Knowledge Forumdilaksanakan bergiliran antara anggota Tim IntiOGI, baik institusi pemerintah maupun OMS.Pengaturan ini memberikan pesan bahwainisiatif OGI menjadi tanggung jawab tidak hanyapemerintah, tapi juga masyarakat. Selain itu,sistem penyelenggaraan Knowledge Forum yangbergantian menekankan bahwa kewajibanmembagi pengetahuan dan semangat OGIdimiliki oleh seluruh anggota Tim Inti secarasetara.9
    • C. Website, Media Sosial, dan Newsletter OGIWe b s i te O p e n G ove r n m e n t I n d o n e s i a(www.opengovindonesia.org) berisi informasilengkap tentang definisi dan latar belakang OGI,detail kegiatan yang telah dan akan dilakukan, dancara untuk ikut berkontribusi di dalam SekretariatOpen Government Indonesia. Selain itu, di dalamp o r t a l i n i j u g a a d a b l o g(blog.opengovindonesia.org) yang berisi tulisandari para pendukung OGI. Sebagai contoh, tulisanpertama yang muncul di blog ini ditulis olehseorang mahasiswa yang berkesempatanmelakukan magang di Sekretariat OGI.Selain menjangkau masyarakat luas lewat mediasosial di internet, OGI juga berupaya untukmenyebarkan semangat open government melaluimedia non-internet, seperti newsletter OGI, yangditerbitkan setiap dua bulan. Tema dalam tiapnewsletter ini berbeda-beda, disesuaikan dengantopik yang sedang hangat dibicarakan pada saatitu. Sebagai contoh, newsletter yang terbarumengangkat headline tentang Open Budget Index2012, yang hasilnya baru saja dirilis danmenempatkan Indonesia sebagai negara denganindeks keterbukaan anggaran yang paling tinggi diAsia Tenggara.D. Mekanisme Pemantauan Rencana Aksi OGIUntuk memastikan terlaksananya rencana aksiyang telah disepakati, maka dilakukan monitoringatas pelaksanaannya. Monitoring tersebutdidasarkan atas target output yang telahdisepakati pada masing-masing rencana aksi.Hasil monitoring ini dilaporkan setiap 6 bulan dandisajikan dalam bentuk dokumen excel yangdinamai “Format 8 Kolom” yang berisi RencanaAksi, Penanggung Jawab, Instansi Terkait, KriteriaKeberhasilan, Ukuran Keberhasilan, UkuranKeberhasilan per 6 bulanan, Persen Capaian danKeterangan. Format yang sederhana dangamblang ini mempermudah seluruh anggota TimInti dan masyarakat untuk ikut memantaupencapaian Rencana Aksi OGI.Peran penting lain yang dilakukan sebagai bagiandari pelaksanaan monitoring dan evaluasi adalahupaya de-bottlenecking untuk rencana aksi yangtidak berjalan sesuai rencana. Dalam upaya de-bottlenecking, para pemangku kepentingan yangterkait akan duduk bersama untuk mengupasp e r m a s a l a h a n d a n m e n e m u k a n a k a rpermasalahan yang telah menghambattercapainya target. Ada beberapa contoh upayayang dilakukan UKP4 dalam rangka de-bottlenecking seperti:1. Mendorong Kementerian Keuanganmelakukan publikasi data keuangan negaratermasuk pengelolaan dan realisasianggaran melalui rapat koordinasi danpenyampaian surat dan contoh dokumensebagai acuan dokumen citizen budget.2. M e n d o r o n g p e n d i r i a n P P I D d i 8Kementerian/Lembaga dengan caramendukung penyelenggaraan workshopuntuk seluruh K/L, penyampaian surat UKP4khusus yang bertujuan untuk mengingatkanpercepatan pendirian PPID, serta monitoringprogres status pendirian PPID.E. Kolaborasi: Keterlibatan dan Bantuan Pihakdari Luar PemerintahPada awal implementasi rencana aksi OGI, institusipemerintah menjadi satu-satunya pihak yangdiharapkan menjalankan rencana aksi yangdimaksud. Sikap skeptis dari pihak non-pemerintah terasa begitu kuat. Hal tersebut dapatdipahami mengingat jalan panjang yang dilaluidalam memperjuangkan keterbukaan informasioleh pihak non-pemerintah, khususnya olehAkun Twitter @opengovIndo yang sudahmemiliki follower lebih dari 2,400 orang,secara rutin memberikan informasi tentangOpen Government Indonesia, mulai darilayanan yang baru saja diunggah diSatuLayanan.net, berbagai tulisan yang barudimuat di blog, sampai live-tweet acara OpenGovernment Indonesia yang sedangberlangsung.10
    • organisasi masyarakat sipil. Kondisi tersebut diperparah dengan belum juga terimplementasinya secara luasUU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), meskipun UU tersebut sudah disahkan sejak tahun 2008 dan mulaidiimplementasikan secara nyata pada 2010.Namun, berkat kerja keras oleh Tim Inti OGI selama hampir 2 tahun ini, kepercayaan mulai tumbuh, dantawaran dukungan/bantuan dari berbagai pihak yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan OGI mulaibermunculan:1. Organisasi Multilateral dan Donor. OGI bekerja sama dengan World Bank untuk menyusun rencanareplikasi program yang mendorong transparansi sekolah di Filipina: Check My School. Selain itu, FordFoundation telah bekerja sama dalam berbagai aktivitas OGI seperti Knowledge Forum dan proyekpercontohan OGI.2. Universitas. Berbagai universitas, di antaranya Paramadina, Bina Nusantara, Trisakti, UniversitasIndonesia, ITB, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin telah mendukung diseminasiinformasi dan kegiatan OGI.3. Perusahaan. Tim konsultan dari Boston Consulting Group (BCG) bekerja selama sebulan untukmenganalisa pengembangan strategi pelaksanaan OGI. Selain BCG, IBM telah membantupengembangan infrastruktur teknis yang menunjang aplikasi dan sistem informasi OGI.4. Individual. Semakin banyak mahasiswa yang ingin bergabung sebagai pemagang dan profesional yangingin bergabung sebagai sukarelawan untuk membantu program-program OGI. Berbagai kontribusi yangtelah dilakukan pemagang dan sukarelawan ini antara lain menyusun newsletter, melengkapi portal SatuLayanan, memutakhirkan website OGI, dan mendukung berbagai aktivitas OGI seperti Kompetisi OGI,Knowledge Forum, dan proyek percontohan OGI.“... kepercayaan mulai tumbuh,dan tawaran dukungan/bantuan dariberbagai pihak yang ingin berpartisipasidalam kegiatan OGI mulai bermunculan.”11
    • PENCAPAIAN INISIATIF OGIPERUBAHAN NYATA MELALUIINISIATIF BERSAMAMomentum penting peluncuran gerakan OGP padaSeptember 2011 telah menyulut antusiasmeberbagai pemangku kepentingan di Indonesiauntuk menciptakan pemerintahan yang lebih baikdan terbuka. Dalam bab ini akan dipaparkanpencapaian OGI pada tahun 2012, yang meliputi38 rencana aksi. Di antara ke-38 rencana aksi ini,12 di antaranya adalah bagian dari komitmenIndonesia dalam OGP, dan 26 lainnya adalahrencana aksi tambahan OGI.A. Rencana Aksi Indonesia dalam OGP 2012 danPencapaiannyaRencana aksi Indonesia dalam OGP tahun 2012terdiri dari 12 rencana aksi, yang secara umumtelah mengalami kemajuan yang menggembirakan.Ke-12 rencana aksi ini berfokus pada transparansidi bidang-bidang yang:a) rentan akan terjadinya tindak korupsi,b) menyangkut layanan dasar masyarakat, danc) berpotensi untuk menimbulkan konflik ditingkat masyarakat.Beberapa bidang yang tersentuh rencana aksi iniadalah pendidikan, kesehatan, pertanahan,pengelolaan anggaran, pengadaan barang danjasa, dan pengelolaan tata ruang.Secara umum, rencana-rencana aksi yang telahmencapai hasil yang signifikan adalah yangberkaitan dengan transparansi data atau dokumenyang menyangkut layanan dasar masyarakat yangdilakukan melalui website instansi tersebut.Sedangkan rencana aksi yang berkaitan denganpengembangan partisipasi publik masih belumberjalan sesuai dengan harapan.Secara lebih detail, progres implementasikesebelas rencana aksi Indonesia dalam OGPtahun 2012 adalah sebagai berikut:A. Peningkatan Pelayanan Publik1.Transparansi implementasi pengentasankemiskinan, termasuk mendorong keterlibatanpublik sejak awal perumusan program.Progres: Data penerima bantuan Beras Miskintelah terpublikasi melalui poster di kantorkelurahan, sehingga masyarakat dapatmengetahui nama-nama penerima bantuan.2.Transparansi implementasi program BantuanOperasional Sekolah (BOS) untuk SD dan SMPmelalui publikasi data tiap sekolah di 411Kabupaten/Kota.Progres: Data alokasi BOS telah dipublikasikanmelalui website Kementerian Pendidikan danKebudayaan disertai dengan publikasi kinerjalayanan pengaduan menyangkut BOS. (http://bos.kemdiknas.go.id/home/berita/48 danhttp://bos.kemdiknas.go.id/pengaduan/)3.Transparansi implementasi BantuanOperasional Kesehatan (BOK) melalui publikasidata seperti anggaran, daftar penerima,mekanisme, dan prosedur layanan untuk setiapPuskesmas di 497 Kecamatan.Progres: Publikasi data telah dilakukan melaluiwebsite Kementerian Kesehatan meliputi jumlahalokasi dan realisasi berdasarkan Puskesmas di497 Kabupaten/Kotamadya. (http://www.gizikia.depkes.go.id/archives/berita-bok/daftar-alamat-website-26-kabkota-og-bok)12
    • B. Peningkatan Integritas Aparatur PemerintahC. Manajemen Sumber Daya Publik yang Efektif4.Transparansi layanan publik yangdilaksanakan oleh institusi Kepolisian danKejaksaan melalui publikasi organisasi,pejabat, jenis layanan, prosedur/mekanismelayanan termasuk besar biaya dan waktu yangdibutuhkan, informasi perkembangan kasus,dan laporan tahunan melalui website.Progres: Publikasi data telah dilakukan melaluiw e b s i te M a b e s Ke p o l i s i a n ( h t t p : / /www.polri.go.id/) dan Kejaksaan Agungtermasuk informasi perkembangan statusperkara (http://www.kejaksaan.go.id/index.php).5.Transparansi pada Kantor Pajak, KantorImigrasi, dan Kantor Bea dan Cukai. Data yangdipublikasikan berupa organisasi dan profilpejabat, jenis layanan, prosedur/mekanismelayanan meliputi besar biaya dan waktu yangdibutuhkan, informasi perkembangan statuslayanan, serta laporan tahunan melaluiwebsite.Progres: Publikasi data informasi telahdilakukan pada website Pengadilan Pajak(http://www.setpp.depkeu.go.id/ind/), websiteDirjen Imigrasi (http://www.imigrasi.go.id/index.php), dan website Dirjen Bea dan Cukai(http://www.beacukai.go.id/), meski informasistatus layanan masih belum tersedia.6.Transparansi pelaksanaan rekrutmenPegawai Negeri Sipil (PNS) di Pusat dan Daerahmelalui publikasi data jabatan yang dibutuhkantermasuk jumlahnya, proses rekrutmen, kriteriaseleksi, pengumuman hasil seleksi hinggaakhir, dan ketersediaan serta publikasi keluhanmasyarakat dan responnya.Progres: Peraturan yang mengatur mekanismepelaksanaan rekrutmen PNS secara online telahdisusun. Akan tetapi, karena adanya kebijakanpemerintah untuk sementara tidak melakukanrekrutmen PNS, maka mekanisme ini belumdiimplementasikan.7.Transparansi layanan publik di Kantor BPNmelalui publikasi jenis layanan, prosedur/mekanisme layanan termasuk besar biaya danwaktu yang dibutuhkan, dan informasiperkembangan status layanan melalui websiteBPN.Progres: Pada website BPN (http://www.bpn.go.id/layanan-pertanahan.aspx) telahtersedia informasi menyangkut layanansertifikasi pertanahan yang mencakup 5layanan pertanahan dan 1 layanan pengaduan.8.Transparansi dan akuntabilitas informasikeuangan negara melalui publikasi data APBN(Anggaran & Pendapatan Belanja Negara),RAPBN, RKA-KL (Rencana Kegiatan AnggaranKementerian – Lembaga), pengeluaranperiodik, laporan anggaran tahunan, laporananggaran yang telah diaudit, dan citizenbudget.Progres: Seluruh data pengelolaan anggarantelah dipublikasikan sesuai dengan targetmelalui website Kementerian Keuangan (http://www.anggaran.depkeu.go.id/Content/citizen%20budget.pdf, http://www.depkeu.go.id/Ind/others/InformasiPublik/default.asp). Hasilcapaian menyangkut publikasi data Anggarandimaksud selama periode tahun 2011 & 2012telah mengangkat prestasi Indonesia dalamforum internasional sebagai negara terbaik diAsia Tenggara dan negara terbaik ketiga Asia(setelah Korea Selatan dan India) menurut OpenBudget Index (OBI) tahun 2012 yangdikeluarkan oleh International BudgetPartnership (IBP), sebuah lembaga internasionalindependen.9.Transparansi dan akuntabilitas informasikeuangan negara melalui publikasi dataPemerintah DaerahProgres: Kementerian Dalam Negeri cq.Direktorat Jenderal Keuangan Daerah telahmenyediakan informasi publikasi dokumenkeuangan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota13
    • b e r b e n t u k t a b e l m e l a l u i h t t p : / /djkd.kemendagri.go.id/?jenis=transparansisehingga publik dapat melihat daerah manayang tidak mempublikasikan dokumenkeuangannya. Setidaknya terdapat 12 dokumenkeuangan yang dijadikan target publikasi olehdaerah yang ruang lingkupnya serupa denganindikator yang digunakan dalam penilaian OpenBudget Index (OBI). Secara umum kinerjapublikasi dokumen keuangan daerah masihrendah, namun setidaknya terdapat 3 Provinsi(termasuk Kabupaten/Kota di wilayahnya) yangsudah cukup banyak mempublikasikandokumen keuangannya yaitu Provinsi Gorontalo,Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi DIY.10.Transparansi dan akuntabilitas pelaksanaanpengadaan barang dan jasa melaluipemanfaatan sistem e-procurement di 56Kementerian & Lembaga (K/L).Progres: Sejumlah K/L yaitu 546 Badan Publik(pusat & daerah) telah memanfaatkan e-procurement dalam rangka pelaksanaanpengadaan barang dan jasa menggunakanaplikasi LPSE (Layanan Pengadaan SecaraElektronik). Informasi ini bisa dicek websiteLKPP (http://www.lkpp.go.id/v3/).B. Rencana Aksi OGI 2012 dan Program LainnyaSelain 12 rencana-rencana aksi yang menjadikomitmen Indonesia pada OGP, terdapat 26rencana aksi lain yang mencakup:a) pemberantasan korupsi,b) peningkatan kualitas program rakyat,c) penegakan hukum,d) perluasan partisipasi publik,e) penguatan infrastruktur keterbukaaninformasi.Ke-38 rencana aksi ini diimplementasikan olehberbagai institusi pemerintah di pusat dan didaerah (provinsi, kabupaten, kota).Sesuai dengan Strategi 3-Trek, progrespelaksanaan rencana aksi sesuai dengan setiapTrek adalah sebagai berikut:11.Mengembangkan Portal Satu Peta yangbertujuan untuk mengefisienkan pengelolaanhutan melalui digitalisasi data dan informasiyang menyangkut hutan primer dan sekunderdalam satu portal layanan.Progres: Portal Satu Peta telah dioperasionalkandan mempublikasikan peta dasar (baseline)dengan melakukan sinkronisasi data peta hutandari 2 instansi berbeda yaitu KementerianKehutanan dan Badan Informasi Geospasial.Telah diberlakukan juga mekanismepenyampaian masukan oleh masyarakat dalamrangka penyempurnaan peta dimaksud melaluiwebsite.Portal Satu PetaSebuah portal (http://tanahair.indonesia.go.id/)yang akan menjawab berbagai permasalahanperbedaan data dan pendapat tentang area/wilayah yang menjadi dasar penting untukberbagai pengambilan keputusan.12.Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasipublik di bidang lingkungan, SDA, dan dataspasial dari industri ekstraktif (berupainformasi penerimaan negara di pusat &daerah), serta melalui pembentukan forummulti-stakeholders dalam perencanaanpengembangan RTRW (Rencana Tata RuangWilayah), dan publikasi dokumen RTRWmelalui website.Progres: Publikasi atas penerimaan negara darihulu migas yang ada pada website BP Migasdan publikasi dokumen rencana dan peraturandaerah menyangkut RTRW melalui website(http://www.ekon.go.id/pages/opengov) telahdilakukan.14
    • Sesuai dengan Strategi 3-Trek, progrespelaksanaan rencana aksi sesuai dengan setiapTrek adalah sebagai berikut:1. Trek 1 - Penguatan dan Percepatan ProgramBerjalana. PPID. Seluruh kementerian di pemerintah pusattelah memiliki organisasi Pejabat PengelolaInformasi dan Dokumentasi (PPID) yangmerupakan unit pemberi layanan informasi publik.b. Komisi Informasi Provinsi. Telah terbentukKomisi Informasi Provinsi sebagai organisasi yangberfungsi menyelesaikan sengketa informasiantara masyarakat dengan badan publik di 19Provinsi.c. Pengadilan Pajak. Publikasi hasil putusan pajaktelah dipublikasikan melalui website PengadilanPajak (http://www.setpp.depkeu.go.id/ind/).d. I m i g r a s i . K a n t o r I m i g r a s i t e l a hmengoperasionalkan layanan permohonan paspordan visa secara online melalui http://www.imigrasi.go.id/ untuk mengurangi praktekpungutan liar.e. Layanan Online. Beberapa website KementerianPemerintah Pusat telah mengoperasionalkanlayanan permohonan informasi secara online,seperti Kementerian Perindustrian (http://kemenperin.go.id/), Kementerian Keuangan(http://www.depkeu.go.id/Ind/), dan KementerianPerdagangan (http://www.kemendag.go.id/id).f. Layanan Kepolisian. Website Kepolisian (http://www.polri.go.id/) telah mempublikasikan layananpermohonan pengurusan SIM secara online,transparansi soal ujian, dan prosedur layananlainnya.2. Trek 2 - Pengembangan Portal KeterbukaanInformasi dan Partisipasi Publika. Portal Satu Layanan (www.satulayanan.net)dirancang sebagai portal berbasis komunitas dimana keterlibatan warga dan masyarakat sangatdiperlukan dalam memberi masukan, mengisikonten, meningkatkan akurasi informasi, danmemelihara keberlanjutan konten yang tersedia.Saat ini portal Satu Layanan menyediakan lebihdari 100 informasi layanan dasar masyarakatseperti pemasangan jaringan listrik dan telepon,pembuatan KTP, paspor, visa, dan akta, sertaberbagai informasi beasiswa pendidikan. Portal initelah dikunjungi oleh lebih dari 55.000pengunjung dan akan di-launch secara resmi padaApril 2013.b . P o r t a l S a t u P e m e r i n t a h(www.satupemerintah.net) telah bisa diaksesmeski masih dalam tahap pengembangan. Portalini menyediakan informasi profil organisasi BadanPublik Pemerintah, tugas dan fungsi, anggaran,program kerja, dan informasi lainnya untukmemudahkan masyarakat memahami aktivitasdan memonitor kegiatan institusi pemerintah.3. Trek 3 - Inisiatif Barua. Proyek Percontohan. Sedang dijalankankegiatan proyek percontohan Open Government di3 daerah yaitu Kota Ambon, Kabupaten IndragiriHulu, dan Provinsi Kalimantan Tengah, yangberfokus pada transparansi anggaran daerah,transparansi dana BOS dan layanan kesehatan,serta operasionalisasi PPID. MOU proyekpercontohan telah ditandatangani pada BulanNovember 2012, dan salah satu hasil proyekpercontohan ini adalah telah terpublikasinyalaporan keuangan di Kota Ambon di websitenya(http://www.ambon.go.id/index.php/transparansi-anggaran.html).b. LAPOR! (www.lapor.ukp.go.id). LAPOR! adalahakronim dari Layanan Aspirasi dan PengaduanOnline Rakyat. Melalui LAPOR!, masyarakat bisamenyampaikan aspirasi mereka dan mengadukanlayanan publik ataupun kualitas infrastruktur yangtidak memuaskan, baik melalui website(www.lapor.ukp.go.id) atau melalui SMS ke 1708.c. Kompetisi OG adalah kompetisi antar-unitlayanan publik yang melibatkan 34 K/L danmengikutsertakan 62 layanan publik. Kompetisi initelah membangun semangat bersaing positifantara K/L selama 3 bulan periode lomba (April2012 – Agustus 2012) dalam meningkatkankualitas layanan publik. Penghargaan kepada 10Unit Layanan Paling Progresif diberikan langsungoleh Wakil Presiden RI.15
    • Informasi lebih lengkap bisa diakses di http://opengovindonesia.org/?page_id=348d. Mendorong Budaya Kerja ‘Bersih’ diPerusahaan Listrik Negara (PLN). TransparencyInternational Indonesia (TII) bekerja sama denganPLN (Perusahaan Listrik Negara) untukmenerapkan prinsip-prinsip good corporategovernance sejak 6 Maret 2012. Kampanye PLNBERSIH: NO SUAP! menyebar dari kantor pusathingga unit lokal. PLN juga menandatanganideklarasi integritas bersama 35 vendor (termasukdi antaranya Siemens, AON, CG Power System,Dalle Energy, GE, dan Schneider Electric). Isideklarasi ini adalah kesepakatan untuk melakukanbisnis tanpa suap-menyuap.e. Portal Korupedia. Transparency InternationalIndonesia (TII) bersama dengan aktivis OMSlainnya dan jurnalis terkemuka meluncurkanwww.korupedia.org. Portal ini bertujuan untukmemberikan efek jera pada koruptor danmeningkatkan akses publik pada vonis terkaitkasus korupsi. Hanya dalam satu minggu setelahpeluncurannya pada 12 Juni 2012, portal ini telahdiakses lebih 1 juta kali baik dari pengunjungdalam maupun luar negeri. Saat ini, Korupediatelah diisi informasi tentang hampir 200 koruptordan terus bertambah.f. Film Kita versus Korupsi. TransparencyInternational Indonesia (TII) dan KomisiPemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan filmkampanye antikorupsi yang berjudul Kita vsKorupsi (KvsK). Sejak diluncurkan pada Januari2012, film ini telah ditonton lebih dari 9 jutapenonton termasuk Wakil Presiden Indonesia,beberapa Menteri, dan beberapa kepala lembaganegara. Film ini telah ditayangkan di 10 stasiun TV(termasuk beberapa TV nasional, TV lokal, dan TVkabel) dan di dalam perjalanan pesawat udaraGaruda Indonesia dan Kereta Api Indonesia.g. Suara Pemuda AntiKorupsi (SPEAK).Transparency International Indonesia (TII)menggerakkan anak-anak muda untuk melawankorupsi melalui inisiatif SPEAK (@ClubSPEAK) yangdiluncurkan pada 2 Juli 2010. Untuk memperingatiHari Antikorupsi Sedunia 2012 SPEAKmenyelenggarakan SPEAK Forum, Moviemento danSPEAK Goes to Campus. Pendekatan SPEAK yangunik dan sederhana telah menjadi percontohangerakan anak muda antikorupsi lain di Vietnam,Nepal, Hungaria, Filipina dan Colombia. AktivitasSPEAK sudah diliput oleh media-media nasionaldan bahkan BBC London.KOMPETISI PELAYANAN PUBLIKOPEN GOVERNMENT 2012Kompetisi OG merupakan ajang penanaman nilai-nilai keterbukaan yang diwujudkan secara nyatadalam bentuk layanan pemerintah kepadawarganya. Selama berlangsungnya Kompetisi OG,ada tiga tahapan yang harus dilewati. Tahappertama adalah pendaftaran, di mana setiapKementerian/Lembaga bisa mengajukanmaksimal 2 unit layanan publik untuk mengikutikompetisi. Tahap kedua adalah penyisihan, dimana setiap unit layanan publik setiap awal bulanmemberikan laporan ter tulis tentangperkembangan perbaikan di unit mereka masing-masing. Setelah itu, Dewan Juri (yang terdiri daripakar inovasi, tokoh antikorupsi, tokoh layananpublik, dan pakar media) berdiskusi untukmenentukan 20 Besar. Dalam Tahap PenilaianAkhir, 20 Besar diminta untuk mempresentasikanperbaikan-perbaikannya di depan Dewan Juri.Rangkaian acara ini antara lain berbagaiworkshop, kunjungan ke BKPM yang dinobatkansebagai Layanan Publik Terbersih versi KPK, dannonton bareng film ‘Kita vs. Korupsi’.Dan akhirnya, dalam acara PemberianPenganugerahan Kompetisi OG, Wakil Presiden RImemberikan penghargaan kepada 10 UnitLayanan Paling Progresif, yaitu1. Inatrade (KemenDag)2. Sistem Penerbitan Paspor Kantor ImigrasiJaksel (KemenKumHAM)3. Beasiswa Bidik Misi (Kemdikbud)4. Perizinan Frekuensi Radio (Kemkominfo)5. National Traffic Management Center (POLRI)6. Notifikasi Kosmetika (Badan POM)7. Penilaian Keamanan Pangan (Badan POM)8. Satuan Penyelenggara Administrasi SIM(POLRI)9. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi(Kementerian PU)10. Kantor Per tanahan Jakbar (BadanPertanahan Nasional).16Selama 3 bulan, seluruh pesertaKompetisi OG diajak utuk mengikutiberbagai rangkaian acara untukmeningkatkan pemahaman tentangOG dan kapasitas instansipemerintah untuk menerapkan OGdi lingkup kerjanya masing-masing.
    • TANTANGAN IMPLEMENTASIPEMACU KOLABORASIDAN SINERGIBeragam tantangan dihadapi selama implementasi open government di Indonesia pada tahun 2012.Tantangan-tantangan tersebut dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori, yaitu:1. Pemahaman Aparat Pemerintah.Secara umum mayoritas instansi pemerintah belum memahami substansi UU Keterbukaan Informasi (KIP)meski UU tersebut sudah diterbitkan pada tahun 2008 dan berlaku sejak tahun 2010. Resistensi awalnyamuncul karena ada anggapan bahwa keterbukaan informasi akan menciptakan pekerjaan tambahan ataumembahayakan institusi. Resistensi ini terbukti dengan munculnya argumen dari beberapa K/L yangmenyatakan keberatannya pada awal perumusan rencana aksi OGI.2. Keterbatasan Sumber Daya Pemerintah.Pemerintah memiliki keterbatasan SDM untuk membangun kapasitas pemahaman aparatnya menyangkutUU KIP. Di samping itu, implementasi OGI pada tahun 2012 didorong melalui optimalisasi sumber daya -termasuk anggaran- yang ada, dan bukan melalui penciptaan anggaran baru.3. Perpaduan antara Kurang Mendalamnya Pemahaman Masyarakat Sipil & Ketidaksiapan BadanPublik.Masyarakat sipil berperan besar dalam mendorong terbitnya UU KIP. Namun gelombang keterbukaan inimasih belum diikuti oleh pemahaman yang substansial. Banyaknya sengketa yang ditolak KI karenakesalahan prosedur menunjukkan bahwa masih tingginya persentase masyarakat sipil yang belummemahami substansi KIP, khususnya dalam proses mengajukan sengketa informasi. Di sisi lain, keaktifanmasyarakat dalam mendorong badan publik untuk terbuka tidak diikuti dengan kesiapan badan publikdalam menyampaikan informasi yang diminta, sehingga tercipta sikap defensif yang justru tidak kondusif.4. Rencana Aksi yang Terlalu Ambisius dan Tidak Terfokus.Rencana Aksi OGI dirumuskan melalui proses konsultasi publik yang melibatkan OMS, universitas,perusahaan swasta, dan BUMN. Karena saat itu pemerintah belum terbuka, konsultasi publik inimenghasilkan rekomendasi rencana aksi yang banyak, yaitu 38 rencana aksi, yang kemudian terbagimenjadi 127 sub-rencana aksi. Tidak hanya itu, seluruh rencana aksi ini meliputi begitu banyak bidang,termasuk pemberantasan korupsi, peningkatan kualitas program rakyat, penegakan hukum, partisipasipublik, dan infrastruktur keterbukaan informasi. Dengan rencana aksi yang sangat ambisius inimenyebabkan tidak terfokusnya kinerja Tim Inti OGI.17
    • KESIMPULAN DAN HIKMAH AJAR2012 - TAHUN AMBISIUS YANG DISERTAIKEBERHASILAN TERBANGUNNYA OWNERSHIPA. KesimpulanMelakukan perubahan yang menggoncangkanzona nyaman memang tidak mudah, termasukketika OGI berusaha menerapkan keterbukaanpemerintah di berbagai bidang. Namun begitu,k e r j a k e r a s d a n k e s a b a r a n d a l a mmengimplementasikan rencana aksi OGI, meskidihadang oleh tantangan-tantangan yang telahdisebutkan di atas, membuahkan pembelajaranbagi Pemerintah Indonesia. Semoga kesimpulan-kesimpulan di bawah ini juga dapat menjadihikmah ajar bagi negara-negara lain yang jugaberkomitmen untuk mendorong transparansi,partisipasi publik, dan inovasi di pemerintahanmereka.Selama tahun 2012 ini, OGI telah menanamkanperubahan pola pikir pada pemerintah danmasyarakat, yang di antaranya adalah:2.‘Skeptisme’ yang Berubah Menjadi ‘Antusiasme’.Perubahan sikap yang signifikan terjadi pada K/L yang ikut serta dalam kompetisi layanan publikOGI. Beberapa K/L yang awalnya menolakmelakukan Rencana Aksi OGI baik denganalasan anggaran tidak tersedia, maupunkekurangan SDM dan alasan lainnya, justrusangat antusias mengikuti lomba dan banggabahwa mereka melakukan perubahan layananpublik dalam waktu yang sangat singkat dantanpa perlu anggaran tambahan.1. ‘Keterpaksaan’ yang Berubah Menjadi‘Rasa Memiliki (Ownership)’.Unsur wajib yang sengaja diterapkan pada awalimplementasi Rencana Aksi OGI membuatbanyak badan publik, khususnya instansipemerintah merasa terpaksa menjalankanRencana Aksi OGI. Namun, ketika upayamereka telah membuahkan hasil, banyakapresiasi yang datang dari berbagai pihak,termasuk dari K/L lain. Ini menginspirasibanyak K/L untuk melakukan lebih banyakaktivitas yang berkaitan dengan OGI. Saat inibanyak K/L justru dengan sukarela dan banggamelakukan beragam aktivitas di luar RencanaAksi OGI.3. ‘Konservatif’ yang Berubah Menjadi‘Inovatif’.Pada awalnya pemahaman aparat dalammenjalankan Rencana Aksi OGI sangat terbatas.Ini tercermin dalam anggapan bahwa OGIhanyalah tentang mempublikasi sebuahdokumen tertentu di website. Kini, denganterbangunnya iklim kompetisi antar-K/L makaterbangun juga kreativitas K/L untuk berinovasi,seperti memberikan layanan informasi online,membuat aplikasi simulasi layanan, danmenyempurnakan website sehingga lebih ramahbagi pengguna.4. ‘Milik Pemerintah’ Berubah Menjadi ‘MilikBersama’.Seiring dengan berjalannya waktu dan hasil yangdirasakan, berbagai pihak di luar Tim Inti OGImulai berpartisipasi dalam implementasi OGI.Semakin banyak masyarakat sipil, universitas,organisasi multilateral, donor, pihak swasta, danindividu yang terlibat aktif dalam menyukseskankegiatan OGI.18
    • B. Hikmah Ajar untuk Komitmen BerkelanjutanIndonesia di tahun 2013Belajar dari kesimpulan-kesimpulan di atas,Pemerintah Indonesia mengambil beberapahikmah ajar yang juga merupakan best practicesuntuk implementasi OGI di tahun 2013, sepertiperumusan rencana aksi melalui konsultasi publik,penguatan sistem informasi dalam mendorongketerbukaan, dan fasilitasi atas badan publik yangmemiliki inisiatif sendiri. Namun demikian, padasaat yang sama juga dilakukan beberapaperbaikan agar pelaksanaan OGI tahun 2013menjadi lebih baik. Beberapa langkahpenyempurnaan tersebut antara lain:1. Melibatkan Masyarakat Umum dalamPerumusan Rencana Aksi OGI.Dengan semakin kuatnya kesadaran publikdalam mengikuti perkembangan implementasiOGI melalui media maka pada tahun 2013masyarakat umum dapat memberikanmasukan atas draft Rencana Aksi OGI yangdipublikasikan melalui berbagai media sosialsosial (facebook, twitter) dan berbagai portalOGI (website OGI, LAPOR!).2. Menyusun Rencana Aksi dengan LebihTerfokus.Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya dimana jumlah rencana aksi yang sangat banyak,area Rencana Aksi OGI yang luas, sertabanyaknya objek institusi Pemerintah di Pusatdan Daerah, maka rencana aksi tahun 2013dibuat fokus pada area yang langsungmenyentuh masyarakat, dengan jumlah yangjauh lebih sedikit tapi berdampak lebihsignifikan.3. Meningkatkan Promosi Kegiatan OGI.Semenjak adanya partisipasi Indonesia di OGP,publikasi dan promosi menyangkut kegiatandan capaian implementasi OGI hanya terbatasmelalui Knowledge Forum, pameran atasundangan pihak lain, dan beberapa mediasosial dan portal OGI. Pada tahun 2013 ini OGIakan melaksanakan lebih banyak promosi dansosialisasi tentang OGI dan capaianimplementasi rencana aksi OGI, denganmengajak peran serta berbagai pihak, sepertiK/L, OMS, universitas, dan pihak swasta untukikut menyelenggarakan aktifitas tersebut.4. Membentuk Tim Asistensi PemberdayaanPPID.Sebenarnya banyak institusi Pemerintah yangingin meningkatkan kualitas layanan informasipublik, namun terkendala terbatasnya tim yangmemiliki keahlian khusus yang bisa membantuhal tersebut. Untuk itu perlu dibentuk timasistensi yang melibatkan berbagai pihak yangkompeten, baik pemerintah maupun non-pemerintah, sehingga mempercepat prosespenguatan dan peningkatan kapasitas diinstansi pemerintah dalam mengelola informasidan memenuhi kebutuhan informasi publik.“Masyarakat umum dapat memberikan masukan atasdraft rencana aksi OGI yang melalui berbagai media sosialdan portal OGI.”19Sosialisasi PPID
    • 1. Tonggak-tonggak Penting dalam Perjalanan OGILAMPIRAN20Perjalanan(Open(Government(Indonesia(di(2012(Dialog(RI1(dg(OMS((di(Istana(Presiden((25Jan)(OGP(Annual(MeeBng(di(Brasilia((17E18(Apr)(Penyerahan(Penghargaan((10(Layanan(Terprogresif(di(Istana(Wapres(((10(Agu)(OGP(outreach(di(BDF(((Bali,(9(Nov)(OGP(1st(Anniversary(di(NY((25E27Sep)(Knowledge(Forum(II(E(Hari(Hak(untuk(Tahu((28(Sep)(Peluncuran(Aksi(OGI(di(Istana(Wapres((24(Jan)(Knowledge(Forum(I(E(PPID((6Jun)(Nonton(Bareng(KvsK(bersama(RI2(((28(Feb)(KickEoff(KompeBsi(Layanan(Publik(((10(Apr)(Pilot(KickEoff(di(Kalteng((19(Okt)(Pilot(KickEoff(di(Ambon((29(Nov)(OGP(SC(MeeBng((di(London(((3E6(Des)(Knowledge(Forum(III(–(Reformasi(Penganggaran(((12(Des)(JANUARI(( DESEMBER(Perjalanan(Open(Government(Indonesia(dimulai(sejak(2011(Pengembangan(renaksi(OG(oleh(Bappenas(dg(K/L,(OMS,(BUMN(&(swasta((Agustus(2011)(Pertemuan(Tim(InK((27(Juli,(10(&(15(Ags.)(OGP(MeeKng(I((AS,21(Jan)(Rapat((Inpres(9(di(Wapres(((26(Ags.)(Launching(OGP(di(NY((21(Sept.)(Pertemuan(Tim(InK((7(Okt.)(Presentasi(OG(di(POLRI((18(Okt.)(Pertemuan(dg(OMS(+(Donor((21(Okt.)(Knowledge(Forum((14(Des)(Kolaborasi(Social(Media((17(Des)(Kunjungan(ke(Jogja(&(Solo((16([17(Juni)(Pelaksanaan(FGD((5(Ags.(–(Okt.)(OGP(MeeKng(II((AS,(11[12(Juli)(OGP(MeeKng(III((Brz,(6[8(Des)(JANUARI(( DESEMBER(
    • 2. Diagram Konsultasi OGIDalam penyusunan rencana aksi, OGI melibatkan banyak pihak, termasuk di antaranyaberbagai lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat sipil.Diagram ini menggambarkan prosesnya secara singkat.Melakukan(FGD((secara(nasional(Inernet,(Situs(Web,(Media(Sosial((Menyiapkan(rancangan(rencana(aksi((versi(1.0)((&(perangkat(komunikasi(Melibatkan(beberapa(OMS(penDng(/(utama(((Menyajikan(rancangan(rencana(aksi((versi(2.0)(dan(menerima(masukan(luas(mengenai(rancangan(melalui(beberapa(seri(pertemuan((((Merivisi(rencana(aksi(sesuai(dengan(masukan(((versi(3.0)(Menerbitkan(dan(mempublikasikan(rencana(aksi(yang(sudah(final(Melibatkan(pemangku(kepenDngan(yang(luas(dan(beragam((BUMN(Sektor(Swasta(Kementerian(/(Lembaga(Akademisi(OMS(lainnya(2134562 221
    • 3. Berbagai event OGIa. Kompetisi OGIKompetisi OGI adalah kompetisi antar-unit pelayanan publik yang diselenggarakan pada April2012 – Agustus 2012 untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penghargaan kepada 10pemenang diberikan oleh Wakil Presiden RI.Coach Cynthia sedang membagi ilmunyatentang Inovasi dalam Knowledge Forum:Workshop Kompetisi OG di Hotel Millenium Sirihpada 30 Mei 2012.Seluruh peserta Kompetisi OGI diundang untuknonton bareng film Kita vs. Korupsi diDjakarta Theatre pada 14 Juni 2012.Pada 25 Juni 2012 peserta KompetisiOGI mengunjungi BKPM (Badan KoordinasIPenanaman Modal) yang digelari layananpaling bersih oleh KPK.Perwakilan dari NTMC Polri yang masuk dalam 20Besar sedang mempresentasikan progresnya dihadapan Dewan Juri di Hotel Alila, pada 18 Juli 2012.Wakil Presiden RI memberikan Piala Kompetisi OGIkepada Inatrade dari Kementerian Perdagangandalam Awarding di Istana Wakil Presiden.Wakil Presiden RI, Dewan Juri, dan 10 PemenangKompetisi OGI setelah acara Awarding, yangdilaksanakan pada 10 Agustus 2012.22
    • b. Knowledge ForumKnowledge Forum adalah wadah sosialisasi dan diskusi yang bertujuan untuk meningkatkanpemahaman tentang OGI. Knowledge Forum diselenggarakan 3 kali dalam satu tahun. TemaKnowledge Forum selalu berbeda-beda pada setiap pelaksanaannya. Knowledge Forum yangpertama diselenggarakan bersamaan dengan pelaksanaan Kompetisi OGI.b. 1. Knowledge Forum: Percepatan Pelaksanaan UU KIP.Knowledge Forum ini dilaksanakan dalam rangka mendorong pembentukan PPID dilingkungan Kementerian dan Lembaga. Kegiatan yang dilaksanakan oleh KementerianKomunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tersebut diikuti oleh pejabat eselon 1 dan 2 seluruhK/L dengan menghadirkan 3 narasumber utama yaitu Menteri Kominfo, Kepala UKP4, danKepala Komisi Informasi Pusat. Sebagai tindak lanjut, setelah knowledge sharing seluruhpeserta dibagi dalam 5 kelompok untuk merumuskan rencana aksi tahun 2012 untuk masing-masing K/L terkait pembentukan PPID dan infrastruktur pendukungnya. Realisasi rencana aksitersebut selanjutnya dimonitor Kemkominfo dan dilaporkan kepada UKP4.Kepala UKP-PPP memberikan sambutan padapembukaan Knowledge Forum.23
    • b. 2. Knowledge Forum: Hari Hak untuk Tahu.Knowledge Forum yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika inisekaligus diadakan untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu (28 September). PPID dariseluruh Kementerian/Lembaga hadir dalam acara ini. Dalam acara ini juga diadakan beberapasesi diskusi yang memberikan kesempatan pada PPID untuk saling belajar kepada satu samalain.Pada 28 September 2012 diadakan KnowledgeForum untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu(Right to Know Day) di Hotel Red Top.Peserta kegiatan Hari Hak untuk Tahu melakukankampanye di bundaran Hotel Indonesia tentangpentingnya hak untuk tahu.Peserta kegiatan peringatan Hari Hak untukTahu membagikan brosur tentang pentingnyapemahaman hak untuk tahu.Panitia dan para pembicara Knowledge ForumHari Hak untuk Tahu.24
    • b. 3. Knowledge Forum: ReformasiPenganggaran dalam Kerangka OGI.Knowledge Forum ini diselenggarakan oleh Seknas FITRA.FITRA pada 12 Desember 2012 mengadakanKnowledge Forum: Reformasi Penganggarandalam Kerangka OGI.Diskusi Knowledge Forum di sedang berlangsungdi hotel Sari Pan Pacific.Seorang peserta yang sedang bertanya tentangpraktek penganggaran di Indonesia.Deputi IV Kepala UKP-PPP, Tara Hidayat, sedangmenjawab pertanyaan peserta Knowledge Forum.25
    • c. OGI Goes to CampusOGI Goes to Campus adalah sesi sosialisasi ke kampus-kampus yang bertujuan untukmenyebarkan semangat open government ke kalangan mahasiswa dan civitas akademika.Pada tahun 2012, telah diadakan 4 kali OGI Goes to Campus, yang rangkaiannya dimulai pada26 November 2012 dan berakhir pada tanggal 1 Desember 2012. OGI Goes to Campus telahdiadakan di Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Trisakti Jakarta, UniversitasSumatera Utara Medan, dan Institut Teknologi Bandung.OGI Goes to Campus di UniversitasHasanuddin, Makassar.OGI Goes to Campus di Campus Centerdi Institut Teknologi Bandung.Open Government Indonesia menjadi headlinedi majalah kampus ‘Soul of Campus’ ITB.Peserta OGI Goes to Campus menuliskankomentar dan saran positif untukgerakan Open Government di Indonesia.26
    • d. Peringatan Hari Anti Korupsi di MonasHari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang diperingatipada tanggal 09 Desember 2012 di Lingkar Monasdiikuti oleh lebih dari 2.000 orang.Stand informasi OGI dipenuhi oleh peserta yangingin tahu lebih banyak tentang OpenGovernment Indonesia.Tema peringatan Hari Anti Korupsi Internasionalpada tahun 2012 adalah “Berani Jujur Hebat”.Para peserta peringatan HAKI menuliskan pesan-pesananti korupsi di dinding pesan yang disediakan olehpanitia HAKI.e. Diskusi tentang OGI di acara Bincang Edukasi.Bincang Edukasi adalah sebuah wadah untuk para penggiat pendidikan untuk berkumpul danberdiskusi tentang edukasi. OGI mendapatkan kesempatan untuk berbagi tentang gerakan inidan mendapatkan masukan.Suasana diskusi informaldalam salah satu sesiBincang Edukasi.27
    • f. Kunjungan ke Lokasi Pilot Project: Kota Ambon,Kabupaten Indragiri Hulu, dan Provinsi Kalimantan TengahPATTIRO memimpin FGD tentang rencana penerapanOpen Budget dengan Pemerintah Kota Ambon pada29 November 2012.Diskusi implementasi Open Government di Kota Ambonpada 29 November 2012 yang dihadiri oleh UKP-PPP,Walikota Ambon, dan staf.Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Tengahmemimpin rapat koordinasi impementasi OGI diPalangkaraya pada 28 November 2012.Diskusi dengan tim IT Pemkab Indragiri Hulu pada21 Juni 2012 untuk memetakan kesiapan pemerintahdalam mendukung OGI.28
    • 4. OGP Outreach di Bali Democracy Forum (BDF)BDF dihadiri oleh 11 Kepala Negara/Pemerintahan, 42 Menteri dan Wakil Menteri, serta 45Kepala Delegasi lainnya. Dalam kapasitas Indonesia sebagai co-chair OGP, maka Indonesiamenyelenggarakan OGP Outreach untuk memperkenalkan OGP pada negara-negara yanghadir. OGP Outreach diadakan saat sesi makan siang di hari kedua BDF, Jumat 9 November2012.Suasana OGP Outreach di BDF.Kepala UKP-PPP, Kuntoro Mangkusubroto sedangmemberikan penjelasan tentang OGI.Peserta sedang membaca brosur OGP. Tim OGI setelah kegiatan OGP Outreach BDF.5. Portal Satu LayananPortal Satu Layanan (satulayanan.net) berisiinformasi lebih dari 100 layanan publik.Salah satu informasi yang ada adalah caramenambah daya PLN dan simulasi biayanya.29
    • 6. Portal Satu PemerintahPortal Satu Pemerintah (satupemerintah.net)berisi informasi tentang kinerja danrencana/laporan keuangan pemerintah.Salah satu informasi yang bisa didapatkan diportal Satu Pemerintah adalah laporanAPBN semenjak tahun 1968 hingga RAPBN 2013.7. Portal Satu PetaIna Portal (tanahair.indonesia.go.id) dibangun olehBIG untuk memberikan akses datainformasi geospasial kepada publik.Dalam Rapat Koordinasi NasionalInformasi Geospasial 2013 kembali ditekankanperan Satu Peta karena integritasinformasi geospasial adalah kuncidalam pembangunan.8. Portal LAPOR!Portal LAPOR! di lapor.ukp.go.id. Di sini masyarakatbisa melaporkan keluhan mereka dan bisa mengecektindak lanjut yang telah dilakukan.Dari seluruh laporan yang masuk, sekitar 38% telahselesai ditindaklanjuti.30
    • 9. Media Komunikasi OGIMedia Komunikasi OGI terdiri dari berbagai kanal, termasuk media online (twitter, website),media elektronik (video), dan media offline.Akun twitter @opengovindo dengan 2.566follower menyampaikan informasi OGI danmelaporkan langsung (live tweet) acara OGI.Website resmi OGI, opengovindonesia.org, berisiberbagai informasi dan kegiatan terkait OGI.Video OGI yang dibuat dengan merekamsketsa menjelaskan tiga pilar OGI, yaitutransparansi, partisipasi dan inovasi.Video Kompetisi OGI menceritakan proses kompetisiOGI dan berbagai terobosan yang berhasil diraiholeh peserta Kompetisi OGI.Brosur OGP (tampak depan) Brosur OGP (tampak belakang)31
    • Newsletter OGI Edisi 1 (halaman 1) Newsletter OGI Edisi 1 (halaman 2)Newsletter OGI Edisi 2 (halaman 1) Newsletter OGI Edisi 2 (halaman 4)32
    • 10. Inisiatif yang Didorong oleh OMSTransparency International Indonesia (TII)meluncurkan portal ensiklopedia koruptor Indonesiayang bernama Korupedia (korupedia.org). Portal iniberisi hampir 200 informasi koruptor.Transparency International Indonesia (TII) bekerjasama dengan Komisi PemberantasanKorupsi memproduksi film Kita versus Korupsi.11. Aliansi StrategisSalah satu FGD yang diadakan di Bandung olehUniversitas Indonesia.Pada 27 Agustus 2012, IBM berkomitmen akanmembantu merancang portal Satu Layanan.Sejak 4 September 2012, selama 1 bulan, BCG mendedikasikan 2 konsultanterbaiknya untuk membantu OGI menyusun rencana aksi.Sejak 4 September 2012, selama 1 bulan, BCG mendedikasikan 2 konsultanterbaiknya untuk membantu OGI menyusun rencana aksi.Internship OGI batch 1 dilaksanakan padaJuli-Agustus 2012Internship OGI batch 2 dilaksanakan pada Oktober-November 2012.33
    • 11. Tautan ke Portal-portal PentingOpen Government Indonesiahttp://opengovindonesia.org/Open Government Partnershiphttp://www.opengovpartnership.org/Satu Layananhttp://satulayanan.net/Satu Pemerintahhttp://satupemerintah.net/Satu Petahttp://tanahair.indonesia.go.id/LAPOR!http://lapor.ukp.go.id/Twitter OGIhttp://twitter.com/opengovindoKorupediahttp://korupedia.org/34
    • ATIONBILITYTICIPATIONPARTICIPATIACCOUNTAINNOVATIONTRANSPARACCOUNTAOPENNESSUBLICPUBLICPATIONCOUNTABILITYIONENCYOPENNESSwww.opengovindonesia.orgwww.satulayanan.netwww.satupemerintah.netblog.opengovindonesia.orgtwitter.com/OpenGovIndoyoutube.com/user/OpenGovIndonesiaffacebook.com/OpenGovernmentIndonesia