Logam Alkali
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Logam Alkali

on

  • 1,223 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,223
Views on SlideShare
1,222
Embed Views
1

Actions

Likes
5
Downloads
183
Comments
0

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Logam Alkali Presentation Transcript

  • 1. Logam Alkali XII IPA 4 2013/2014 SMA N 1 Temanggung
  • 2. Kelompok 2 1. 2. 3. 4. 5. Cahyaningtyas Zara S B Choirul Luluk Fatimah Chrispina Ayu W K Edita Pandan Wangi Firman Rofii Darojat 06 07 08 09 10
  • 3. Logam Alkali.. Logam Alkali adalah unsur-unsur golongan IA kecuali Hidrogen. Yaitu 3Li 11Na 19K 37Rb 55Cs 87Fr Kata alkali berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. Oleh karena logam-logam golongan IA membentuk basa-basa kuat yang larut air, maka disebut logam alkali.
  • 4. Unsur-unsur Golongan 1A 1. Lithium (Li) Lithium bereaksi dengan air, sehingga ia tidak terdapat di alam. Logamnya lunak seperti mentega. Ia mudah terbakar dan menghasilkan oksidanya. Biasanya digunakan sebagai perpaduan untuk meningkatkan kekuatan regang campuran. Ia mengemisikan warna merah tua yang indah. Secara medis digunakan dalam senyawa-senyawa untuk menghilangkan asam urat dan mengurangi depresi. Warna nyala pada lithium adalah merah.
  • 5. 4. Rubidium (Rb) Rubidium adalah senyawa yang mirip dengan kalium dan rubidium. Logam ini sangat lunak, ia bereaksi sangat hebat dengan air. Warna nyala pada rubidium adalah merah. 5. Cesium (Cs) Cesium merupakan suatu unsur golongan 1 yang biasa digunakan pada beberapa sel foto listrik dan sebagai katalis pada reaksi-reaksi organik. Garam-garam cesium adalah zat-zat bernyala fosfor pada layar fosforesensi tabung televisi berwarna. Warna nyala pada cesium adalah biru.
  • 6. 1. Litium 3. Kalium 2. Natrium
  • 7. 4. Rubidium 5. Cesium
  • 8. Natrium dan kalium sangat melimpah dikerak bumi sedangkan litium, rubidium dan sesium kelimpahannya sangat sedikit. Kelimpahan logam alkali yang paling sedikit adalah fransium. Hal ini disebabkan fransium merupakan unsur radioaktif yang memancarkan sinar beta (β) dengan waktu paruh yang pendek sekitar 21 menit, kemudian segera berubah menjadi unsur thorium. Logam fransium dihasilkan dari unsur aktinum dengan pemancaran sinar alpha (α).
  • 9. Sumber Logam Alkali Di Alam
  • 10. Ciri-ciri Logam Alkali • • • • • • Memiliki 1 elekro valensi Energi ionisasi sangat rendah Sangat reaktif Bereaksi dengan air Reduktor kuat Titik didih lebih rendah dibandingkan logam Alkali Tanah
  • 11. • Rubidium dan Cesium Rb dan Cs ditemukan sebagai unsur baru dengan teknik spektroskopi pada tahun 1860-1861 oleh Bunsen dan Kirchhoff. • Fransium Fransium ditemukan oleh Perey dengan menggunakan teknik radiokimia tahun 1939. Semua logam alkali hanya dapat diisolasi dari leburan garam halidanya melalui proses elektrolisis. Garamgaram halida mempunyai titik lebur yang sangat tinggi, oleh karena itu umumnya ditambahkan garam halida yang lain untuk menurunkan titik lebur garam halidanya.
  • 12. Sifat Fisis Logam Alkali
  • 13. Sifat Fisis Logam ALkali Sifat Litium (Li) Natrium (Na) Kalium (K) Rubidium (Rb) Sesium (Cs) 3 11 19 37 55 [He] 2s1 [Ne] 3s1 [Ar] 4s1 [Kr] 5s1 [XE] 6s1 Jari-jari atom 1.52 1.86 2.31 2.44 2.62 Jari-jari ion 0.60 0.95 1.33 1.48 1.69 Titik leleh (oC) 181 97.8 63.6 38.9 28.4 Titik didih (oC) 1347 883 774 688 678 Massa jenis (g/cm3) 0.53 0.97 0.86 1.53 1.88 Energi pengionan 520 496 419 403 376 Keelektronegatifan 1.0 0.9 0.8 0.8 0.7 merah-tua kuning ungu merah-biru biru -3.05 -2.71 -2.92 -2.49 -3.02 Nomor atom Konfigurasi elektron Warna nyala Potensial reduksi standar
  • 14. Jari-jari Logam dan Ionik Unsur Jar. logam Jar. Ionik Litium 160 74 Natrium 190 102 Kalium 240 138 Rubidium 250 149 Sesium 270 170 - 1194 Fransium Dari atas ke bawah, dalam satu golongan, jari-jari logam dan ion semakin besar.
  • 15. Keelektronegatifan Unsur Keelektronegatifan Litium 1.0 Natrium 0.9 Kalium 0.8 Rubidium 0.8 Sesium 0.7 Fransium 0.7 Dari atas ke bawah, dalam satu golongan, keelektronegatifan atau kecenderungan atom untuk menarik suatu elektron membentuk suatu ikatan semakin kecil.
  • 16. Energi Ionisasi (kJ/mol) Unsur Ionisasi I Litium 520 Natrium 496 Kalium 419 Rubidium 403 Sesium 376 Fransium 380 Dari atas ke bawah, dalam satu golongan, energi ionisasi atau energi yang digunakan untuk melepaskan elektron semakin kecil.
  • 17. Titik leleh dan Titik didih (oC) Unsur Titik leleh Titik didih Litium 181 1342 Natrium 98 883 Kalium 63 760 Rubidium 39 686 Sesium 29 669 Fransium 27 677 Dari atas ke bawah, dalam satu golongan, titik didih dan titik leleh semakin kecil.
  • 18. Potensial Reduksi Standar (volt) Unsur Potensial Reduksi Standar Litium -3.05 Natrium -2.71 Kalium -2.92 Rubidium -2.99 Sesium -3.02 Fransium - Dari atas ke bawah, dalam satu golongan, potensial reduksi standar cenderung semakin negatif, kecuali litium. Hal ini menunjukan semakin mudahnya melepas elektron (sifat reduktor semakin kuat dari Na sampai Cs)
  • 19. Massa Jenis (kg/m3) Unsur Massa jenis Litium 530 Natrium 970 Kalium 860 Dari atas ke bawah, dalam satu golongan, massa jenis semakin Rubidium 1530 besar. Sesium 1880 Fransium -
  • 20. Kesimpulan     Jari-jari atom >>> Jari-jari ionik >>> Massa jenis >>> Potensial reduksi standar >>> ( ≠ Li) Titik leleh <<< Titik didih <<< Keelektonegatifan <<< Energi ionisasi <<<
  • 21. Sifat Kimia Logam Alkali
  • 22. Sifat Kimia Logam Alkali Logam alkali merupakan golongan logam yang paling reaktif, disebabkan kulit terluarnya hanya terdapat satu elektron dan energi ionisasi yang lebih kecil dibanding unsur golongan lain. Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, kereaktifan logam alkali makin bertambah seiring bertambahnya nomor atom.
  • 23. 1. Bereaksi dengan oksigen
  • 24. 2. Bereaksi dengan Halogen membentuk halida 2L(s) + X2  2LX(s) Natrium cair terbakar dalam gas klorin menghasilkan nyala berwarna kuning khas logam natrium
  • 25. 3. Bereaksi dengan Hidrogen
  • 26. 4. Bereaksi dengan Air Semua logam alkali bereaksi dengan air membentuk basa dan gas hidrogen. Litium bereaksi agak pelan, natrium bereaksi hebat, dan kalium, rubidium serta sesium meledak jika dimasukkan ke dalam air. 2L(s) + 2H2O(l)  2LOH(aq) + H2(g)
  • 27. 5. Bereaksi dengan Senyawa
  • 28. Warna Nyala Logam Alkali
  • 29. Li (merah) Na (kuning) K (ungu-pink) Rb (lembayung kemerahan) Cs (biru-ungu)
  • 30. Pembuatan Logam Alkali Pembuatan logam alkali pada umumnya dilakukan dengan elektrolisis lelehan garam kloridanya,bukan dengan elektrolisis larutan garam kloridanya. • Reaksi elektrolisis lelehan NaCl: NaCl Na+ + ClKatode(Fe): Na+ + e Na Anoda (Fe): 2ClCl2 + 2e
  • 31. 1. Pembuatan Logam Litium ( Li ) Litium ( Li) dibuat secara elektrolisis cairan LiCl, logam Li diperoleh di katoda dan gas Cl2 diperoleh di anoda.
  • 32. 2. Pembuatan Logam Natrium (Na)
  • 33. 4. Pembuatan Senyawa Natrium Hidroksida ( NaOH )
  • 34. Kegunaan